Jungkat

ANC Terbaik ada di TWS ini! - Huawei Freebuds Pro 4 (YouTube Video)

  • 26/12/2024

Ini adalah Huawei FreeBuds Pro 4. Desain TWS ini cantik, jauh lebih cantik daripada AirPods Pro 2 saya. Di TWS ini selain warna putih keramiknya yang cakep, ini tuh ada aksen emasnya gitu loh. Jadi kerasa mewah banget. Ada satu lagi warna yang nggak kalah cakep, yang warna hitam. Warna yang Huawei kasih nama sebagai Ceramic Deco. Ini terinspirasi dari brand-brand fashion. Jujur warna hitamnya ini cakep banget ya, nggak ada obat gitu. Tapi saya sendiri prefer warna putih, karena jujur suka banget sama warna putih. Selain itu supaya bisa ngebandingin langsung antara TWS ini dengan si AirPods Pro 2 punya saya. Pertama kali pegang si TWS ini, jujur saya agak ragu, karena saya ngerasa ukurannya itu gede, tapi waktu saya pake, surprisingly ini pas di kupingnya. Dan karena ukurannya yang pas ini, justru ngasih sealing yang sempurna. Tentunya dengan pemilihan eartips yang pas dan tepat. Fitting yang pas ini, bikin si TWS ini nggak gampang jatuh waktu saya bergerak banyak, entah itu cuman geleng-geleng doang, atau bahkan saya coba lari-lari salto koprol dan lain-lain. Dan si TWS ini ternyata nggak lepas gitu. Yang artinya fittingnya pas dan nempel sempurna di kuping. Ada alasan kenapa earphone ini ukurannya lebih besar dibandingkan TWS kebanyakan. Nanti saya jelasin di bagian hardwarenya. Di dalam paket penjualan, kita akan menemukan banyak banget eartips bawaan dengan berbagai macam ukuran. Tapi yang menarik disini justru sih, memory foam eartipsnya, atau sebuah eartips yang terbuat dari busa, yang mana ini bukan sembarang eartips ya. Pertama, dia itu low density memory sponge. Dimana kerasa lembut banget waktu dimasukin ke dalam kuping. Terus dia juga sudah medical grade, yang artinya ramah terhadap kulit dan nggak akan bikin kulit kita iritasi. Memory foam eartips ini juga didesain untuk mengoptimalkan noise cancelling di TWS ini. Karena kita semua tau, busa menyerap suara dengan cukup baik. Lanjut ke soal hardwarenya. Sebagai informasi aja, Huawei FreeBuds Pro 4 ini adalah TWS pertama dari Huawei yang sudah menggunakan Huawei Sound. Huawei Sound sendiri sebelumnya hadir di perangkat-perangkat smart device mereka, seperti smartphone atau tablet. Dan suara dari perangkat-perangkat tersebut di tuning dengan sangat baik oleh si Huawei Sound. Untuk hardware, di dalam TWS ini terdapat sebuah quad magnetic dynamic driver berukuran 11mm plus micro UAF planar diaphragm, yang bisa ngedelivery suara mulai dari frekuensi 14Hz sampai 48kHz. Hardware ini juga didukung oleh triple adaptive equalizer algorithm. Sesuai dengan namanya, equalizer di TWS ini aktif dan otomatis berubah sesuai dengan gaya penggunaan si TWS. Dan dengan alasan banyaknya driver inilah, ukuran housing di TWS ini terlihat cukup besar. TWS ini juga sudah support banyak banget codecs Hi-Res, mulai dari L2HC 3.0, LDAC, sampai Hi-Res codecs buatan mereka sendiri, yaitu HWL atau Huawei Wireless Audio. Dan tentu aja, TWS ini sudah punya sertifikasi Hi-Res dan Wireless Hi-Res. Buat yang mungkin bingung, apa sih pengaruhnya si Hi-Res codecs terhadap kualitas audio yang kita dengarkan? Jadi codecs Hi-Res itu mampu mentransmisikan data yang lebih besar dibandingkan codecs non Hi-Res. Misalnya TWS ini, saat di pairin dengan perangkat Huawei seperti Huawei Pura 70 Ultra, dia bisa mentransmisikan data sampai 1.5MB per second. Yang artinya, data sebesar itu bisa mengantarkan sinyal suara dengan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan kualitas CD. Untuk Huawei FreeBus Pro 4 ini, bahkan kemampuannya bisa mentransmisikan data sampai 2.3MB per second jika di pairin dengan foldable phone Huawei terbaru. Yang 3 tuh... Apa sih namanya bang? [Mouldie]: Ada bang disini bang? [Irwan]: Nggak, kan Huawei punya. Yang kelipetan 3 gitu... [Mouldie]: Om Dyar punya. Kita kesana yuk! [Irwan]: Eh keren lu, rumah Om Dyar ada lidnya. Dan besarnya data yang bisa ditransfer ke TWS ini menjadi yang paling besar di antara TWS-TWS lain. Itulah kenapa isilah lossless TWS ini menurut saya valid. Untuk user experience, TWS ini juga ngasih pengalaman yang berbeda dibandingkan TWS yang lain. Misalnya kontrol si TWS dari aplikasi Huawei AI Live. Aplikasi ini bisa 100% mengontrol apapun yang ada di TWS. Mulai dari equalizer, tombol fungsi, sampai update firmware. Dan ada satu lagi fitur yang mungkin belum ada di TWS manapun, yaitu head motion control base. Di mana kita bisa ngangkat atau nge-reject telpon cukup dengan menganggukkan kepala ke atas atau ke bawah. Anjir... Jadi kalau lagi ada telpon tuh... [Mouldie]: Kalau telponnya banyak bang... [Irwan]: Pusing banget... Malah headbang... Jadi kalau takutnya pas kita lagi di telpon, kita mau nge-reject, tapi kita lagi di depan anak tongkrongan. [Mouldie]: Terus? [Irwan]: Dikira nantang... Lo apaan lo? Banyaknya fungsi yang bisa berjalan di TWS ini dimungkinkan dengan banyaknya sensor yang ada di masing-masing TWS. Mulai dari infrared, call sensor, gyroscope, accelerometer, bone acoustic, touch sensor, sampe press sensor. Buset banyak banget. Untuk durability, TWS ini udah punya sertifikasi IP54 yang artinya dia tahan terhadap debu dan cipratan air. Sayangnya, charging case-nya nggak waterproof jadi jangan sesekali diajak berenang. TWS ini juga bisa terhubung dengan 2 device sekaligus dengan fitur dual device connection. Dan yang paling asik adalah TWS ini udah mendukung sistem operasi Android ataupun iOS. Selanjutnya kita bahas soal fitur yang jadi nilai jual utama dari TWS ini yaitu ANC atau Active Noise Cancelling. ANC di TWS ini diklaim punya kualitas yang jauh lebih baik dari TWS manapun. Itulah kenapa mereka ngasih julukan ANC mereka sebagai Ultimate Anjay. ANC di TWS ini juga diklaim pintar karena dia bisa otomatis beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitar secara real time. Dan bisa secara otomatis mengoptimasi noise cancellation sesuai dengan kondisi sekitar dengan Intelligent Dynamic ANC. Dengan logaritman noise cancelling plus shape memory form eartips tadi diklaim bisa menghilangkan 50% noise lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya. Di TWS ini ANC-nya udah pake versi 3.0 dimana selain fitur noise cancellingnya adaptif ada juga beberapa mode tambahan seperti dynamic mode, general mode, dan ultra mode. Buat yang masih bingung bagaimana sebuah ANC bekerja, saya coba jelasin sedikit deh. Jadi Active Noise Cancelling adalah teknologi yang digunakan pada TWS atau headphone untuk mengurangi suara bising atau noise dari lingkungan sekitar. Nah ada 3 step cara kerja dari Active Noise Cancellingnya. Pertama adalah dia akan mendeteksi suara. Perangkat ANC atau TWS ini punya mikrofon yang tugasnya buat dengerin suara-suara yang ada di sekitar kita. Mikrofon ini yang akan menangkap frekuensi dan pola dari suara noise tersebut. Kemudian dia akan membuat gelombang suara yang berlawanan. Jadi setelah suara noise-nya terdeteksi, TWS ini akan menghasilkan gelombang suara yang berlawanan atau fase berlawanan dengan suara noise tersebut. Gelombang suara ini disebut sebagai anti noise. Nah step selanjutnya adalah ngebatalin si suara atau noise. Itulah kenapa namanya Ketika gelombang suara asli atau suara noise asli ketemu dengan gelombang anti noise, keduanya akan saling menyadakan. Alhasil suara noise yang kamu denger akan berkurang secara signifikan, bahkan hampir hilang sepenuhnya. Jadi intinya, ANC atau Active Noise Cancelling ini bekerja dengan cara nyiptain suara yang berlawanan untuk ngilangin suara yang nggak diinginkan. Ini seperti 2 gelombang air yang bertemu dan saling menghilangkan ya. Jadi itu tadi penjelasan secara singkat bagaimana sebuah Active Noise Cancelling bekerja. Tapi saya akan coba memberikan gambaran secara visual bagaimana sebuah Active Noise Cancelling bekerja. Dan saya akui Active Noise Cancelling di TWS ini lebih baik dibandingkan Airpods Pro 2 saya. Kalau mereka bilang bahwa memory foam eartips yang mereka desain bisa menghilangkan suara noise lebih banyak, jujurlih saya setuju 100%. Satu hal lagi yang lebih penting dibandingkan kualitas suara adalah kualitas mikrofonnya. Dimana di TWS ini, Huawei ngedesain mikrofon yang jauh lebih canggih dibandingkan TWS ini. Total ada 4 mikrofon di TWS ini yang bertugas menangkap suara. Dimana keempat mikrofon itu terdiri dari 3 mikrofon konvensional dan 1 mikrofon Bond Conducting VPU. Mikrofon-mikrofon tersebut juga dilengkapi dengan fitur AI Noise Cancelling. Fitur tersebut diklaim bisa ngeblock suara-suara asing atau bising di sekitar sampai 200% waktu kita pake buat nelpon. Dan mereka klaim suara yang bisa dihilangkan mencapai 100 desibel. Sebuah angka yang sangat tinggi untuk sebuah mikrofon di TWS. Teori tetaplah teori. Tapi saya akan coba kasih tau ke kalian bagaimana kualitas mikrofon dari TWS ini. Sebelum kita mulai membandingkan, kalian harus dengar dulu bagaimana suara pada environment sekitar yang sebenarnya atau tanpa menggunakan TWS. Jadi seberisik ini memang suaranya. Jadi dengan standar seperti ini, kemudian kalian akan bisa membandingkan bagaimana kemampuan dua TWS yang akan saya bandingkan dalam menghilangkan noise yang ada di environment ini. Yang kalian dengar sekarang adalah suara yang direkam menggunakan mikrofon dari Huawei FreeBuds Pro 4, dimana seperti yang kalian dengarkan sekarang, suara noise benar-benar bersih, gak tertangkap sama sekali. Dan ini berkat teknologi yang menurut saya cukup advance yang Huawei kembangkan untuk TWS baru mereka. Setelah video ini, saya akan coba bandingkan dengan suara yang ditangkap oleh Apple Airpods 2 Pro, dan kalian bisa menilai sendiri mana yang lebih baik dibandingkan TWS ini. Nah, sekarang saya merekam menggunakan mikrofon dari Airpods 2 Pro buatan Apple, dan seperti inilah suara ditangkap, kalian bisa menilai sendiri dibandingkan FreeBuds Pro 4 tadi, yang pertama saya rekam, dimana sependengaran saya, Huawei FreeBuds lebih bersih dalam menghilangkan noise yang ada di sekitar. Dan itulah kenapa pada saat kita menggunakan TWS itu untuk menelpon, suaranya akan lebih jelas dan gernih terdengar ke lawan bicara. Next, kita akan bahas soal battery life. TWS ini punya kapasitas baterai 55 mAh di masing-masing unit, dan 510 mAh di charging case-nya. TWS ini juga bisa di charge menggunakan port USB Type-C dan wireless charger. Untuk daya tahan baterainya, TWS ini bisa bertahan hingga 6,5 jam buat dengerin musik tanpa menggunakan Active Noise Cancelling. Dengar musiknya ini tentunya menggunakan high-res codec ya, yang artinya memang akan makan baterai yang lebih banyak dibandingkan low-res codec. Sedangkan dalam kondisi Active Noise Cancelling-nya dihidupin, kita bisa dengerin musik non-stop selama 4,5 jam. Klaim baterai segini menurut saya normal dan nggak overwhelming. Kita semua tahu banyak brand yang ngeklaim kalau TWS mereka bisa bertahan sampai belasan jam atau puluhan jam gitu. Tapi jangan lupa bahwa TWS ini support high-res codec, sehingga transfer data yang lebih besar. Selanjutnya kita akan bahas soal sound quality, dimana untuk pengujian kali ini, yang saya gunakan adalah Huawei Pura 70 Ultra sebagai playernya dengan source Apple Music. Kesimpulannya, secara keseluruhan menurut saya, suara yang dihasilkan dari TWS ini enak banget sob. Terasa mahal gitu tuningnya. Tonality TWS ini cenderung ke arah V-shape ya, dimana bass dan treblenya lebih menonjol dibandingkan mid-rangenya. Ini bikin suara keseluruhan kedengeran lebih fun dan asik. Tapi buat yang suka sama suara yang lebih flat atau netral, kalian bebas atur lewat equalizernya. Di frekuensi tinggi atau high, TWS ini cukup baik dalam menghadirkan detail pada frekuensi tinggi. Simbal, hi-hat, dan instrumen perkusi lainnya terdengar cukup crispy dan jelas. Tapi saya merasa di beberapa lagu, frekuensi high-nya cukup piercing ya, dan untungnya saya suka. Nah untuk mid, frekuensi ini adalah bagian dimana TWS ini bener-bener kerasa enak menurut saya. Vokalnya kedengeran natural dan jelas ya, dengan detail yang bagus banget. Gitar akustik dan instrumen mid-range lainnya juga diproduksi dengan sangat baik. Sedangkan untuk frekuensi rendah atau low, bassnya cukup deep dan punchy, tapi beberapa pengguna merasa bahwa bass sedikit terlalu dominan pada beberapa genre musik. Untungnya, banyak aplikasi pemutar musik yang memungkinkan kamu menyesuaikan EQ atau equalizer untuk mendapatkan suara bass yang sesuai dengan preferensi kamu. soundstage dan separasi, TWS ini tergolong cukup luas untuk sebuah TWS. Saya ngerasa separasi antara instrumennya tuh bagus ya. Terutama di lagu-lagu yang punya kualitas mastering yang bagus. Itulah kenapa saya prefer ke Apple Music dibandingkan aplikasi streaming yang music yang lain. Tapi jangan ngarepin soundstage-nya bakal luas kayak headphone over ear ya, karena ya TWS tetaplah TWS. Huawei FreeBuds Pro 4 ini bisa dibilang adalah salah satu TWS yang sangat-sangat tempting baik secara visual, sound quality, maupun fitur. Selain desain yang cakep banget menurut saya, kualitas ANC dan mikrofonnya ada di level yang sangat berbeda dibandingkan TWS-TWS yang lainnya. Secara keseluruhan, TWS ini adalah pilihan yang tepat kalau kalian lagi nyari TWS dengan kualitas suara yang bagus plus ANC yang sangat bisa diandalkan. Bahkan menurut saya lebih bagus daripada AirPods Pro 2. Sound quality-nya lebih bagus, kualitas mikrofon sama ANC jauh lebih bagus, dan desainnya lebih mewah menurut saya. Harganya juga lebih murah. Bocorannya sih akan dijual di harga 2 jutaan dan bisa mulai pre-ordernya di tanggal 9 Januari tahun depan ya. Ada juga cashback 200 ribu untuk pembelian selama masa pre-order. Harga resminya akan diumumin nanti pas hari launchingnya ya. Huawei juga punya earbuds lost worry free, jadi kalian bisa beli setengah harga untuk pembelian 1 earbuds selama 1 tahun. Jadi kalian kalau kehilangan 1 earbudsnya atau 1 earbudsnya rusak, nggak perlu beli baru dan bisa beli 1 earbuds aja dengan setengah harga. Pokoknya TWS ini adalah TWS yang bagus, jadi kalau ada budgetnya, silahkan dibeli. Murah cek, 2 juta doang. 2 juta, 2 juta murah nggak sih? Murah lah, lebih bagus daripada AirPods. AirPods 5 juta loh, gimana dong? Mending ini 2 juta. Tapi saya jarang lho, pake TWS, terus rasa cocok. Kan kalau TWS ini cocok-cocok kan ya? Ada TWS yang kita pake, kita butuh waktu lama buat dengerin, baru kuping kita itu terbiasa dengan suaranya gitu kan. Ini tuh kayak klik, langsung enak gitu loh di kuping saya. Aneh banget banget, saya bilang... Free Buds 2, Free Buds 3, saya ngerasa biasa aja. Ini kayak... beda aja gitu, nggak tau tuning mereka lebih baik aja rasanya gitu.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.