Anti Ngintip 👀 Nyicipin Samsung S26 ULTRA di Galaxy UNPACKED 2026 San Fransisco (YouTube Video)
Nah, kita nyalain si traversiy display sekarang kita lihat. Duh, enggak kelihatan ya. Ada anti spy-nya langsung integrated di HP-nya ya. Wow, yuhu. Diangan gua sekarang udah ada Samsung Galaxy S26 series yang baru aja rilis resmi global ya. Dan gua lagi ada di San Francisco diundang sama Samsung untuk ngecekin HP ini. Jadi, gua pengen share ke kalian nih apa aja yang baru, apa aja yang upgrade-upgrade-nya ya. Karena menarik banget dari yang reguler dapat lumayan banyak upgrade sampai ke yang ultra nih. Juga seru banget ada fitur-fitur yang menarik. So, langsung aja tanpa basa-basa lagi kita mulai videonya. Let's go. [musik] Nah, di Samsung Unpack edisi pertama tahun 2026 ini Samsung rerilis Galaxy S26 series ya. Yang mana kelihatan perbedaan tipis nih di bagian desainnya. Yang sekarang itu bikin tampilan keseluruhan lini jadi lebih selaras nih. Di mana sebelumnya kan biasanya versi ultra itu agak beda ya. Nah, di sini jadi kelihatan kayak mirip-mirip semua. Nah, satu warna yang baru di sini adalah namanya warna cobalt violet atau warna keunguan gitu. Selain itu juga Samsung ngerilis wearbles yaitu TOS Samsung Galaxy Budge 4 dan 4 Pro plus beberapa update juga di bagian AI Galaxy AI yang mana Samsung pengen S206 series ini dikenalnya bukan lagi smartphone tapi APhone. [musik] Oke dari yang reguler plus sama ultra ini kita langsung aja mulai pembahasannya dari yang kecil dulu karena ini yang gua sangat-sangat tertarik ya karena upgrate-nya lumayan banyak. Kita mulai dari yang pertama yaitu dari dimensinya yang sekarang agak lebih gede ya. Tetap HP kompact tapi dimensinya naik sedikit. Ukuran layarnya naik 0,1 inci dan baterainya nih yang sekarang lebih gede dari sebelumnya cuma 4.000. Jadi sekarang 4.300 mAh. Nah, layar yang lebih gede tadi juga dilindungin dengan proteksi yang baru yang lebih kuat yaitu Gorilla Glass Armor 2. Nah, Gorilla Glass Armor 2 ini sama dengan yang ada di versi ultra tapi sayangnya untuk versi regular dan plus ini enggak dapat sih anti reflective coatingnya. Jadi masih agak mantul-mantul aja. Agak sayang sih. Dan yang paling menarik buat gua sendiri adalah bagian chipsetnya di mana? Di versi reguler dessang dia itu pakai chipset Exyos dari Samsung sendiri ya. Sebalik lagi pakai Exinos tapi ini bukan sembarangan karena dia Exinos 2600 itu punya fabrikasi 2 nanm. Yes. Ini tuh ya bisa dibilang yang salah satu yang pertama juga ya untuk chipset pakai fabrikasi 2 nanomet. Makanya menarik untuk kita coba jangka panjang, kita review, kita compare juga nanti sama kakak-kakaknya atau sama saudaranya yang tahun lalu ditunggu. Nah, lanjut untuk yang S26 Plus ini tuh sebenarnya kayak agak sedikit dianak tirikan mungkin ya. Karena menurut gua kayak [musik] hampir sama dengan yang tahun lalu. Bedanya cuma desainnya aja yang mana a sekarang jadi kayak senada [musik] semuanya dengan yang lain ya. Kayak ada lebih kamera frame-nya ini. Kedua, e dia punya chipset juga sama pakai Exyos 2600. Jadi yang versi reguler sama versi plus. itu pakainya chipset Exyos [musik] cuma versi ultra aja yang pakai Snapdragon yang nanti kita bahas. Sisanya sama baterai sama storage sama ada warnanya aja paling yang mana tadi ada warna baru yaitu sih warna purple-ya atau violet ya lebih tepat mungkin ini bakalan ada kakaknya yang tipis-tipis juga nanti di S26 Edge yang bakalan kurang lebih sama ukurannya. Makanya gua agak bingung sih untuk positioning yang plus di line up sekarang ini. Dan pastinya yang paling ditunggu-tunggu si S26 Ultra yang mana ini bisa dibilang cukup banyak upgrade-nya walaupun kayaknya mungkin kelihatannya dikit ya. Jadi makanya nih gua coba jelasin ke kalian satu-satu. Kita mulai dari yang paling key features-nya privacy display [musik] ya. Sesuai dengan namanya privacy display ini bikin kalian itu enggak bisa ngelihat layarnya kayak dari samping-samping. [musik] Jadi seakan kayak pakai antipy. Padahal ini enggak pakai anti spy ya. Dia itu memang feature yang ada di dalam layarnya yang mana itu integrasi dari software sama hardware. Katanya itu dia kayak punya pixel [musik] control karena dia pakai panel si AMOLED tadi ya. Dia bisa mengontrol pxelnya untuk enggak memancarkan cahaya ke samping. Jadi kita tuh enggak bisa lihat dari samping karena kan kita bisa ngelihat ini kan karena ada cahaya kayak gitu. Nah, itu memang lumayan penting sih menurut gua dan buat gua yang memang penikmat display punya feature [musik] itu secara istilahnya tempo rider yang kita bisa aktifin di saat kita perluin itu lebih oke. Karena apa? Karena kalau kita pakaiin si temper glass yang antipy itu biasanya tuh bikin kualitas layarnya tuh jadi menurun kayak lebih gelap terus lebih ada bintik-bintik yang mana tuh memang bikin kualitas layarnya jadi enggak enak gitu untuk dilihat kayak jangka panjang. Jadi kadang mungkin orang lama-lama terbiasa. Tapi buat gua, gua gak suka banget pakai anti spy ya. Makanya gua ngerasa feature ini tuh cukup game changing gitu. Kayak enggak perlu pakai antis [musik] supaya cukup ketika diperlukan kan. Dan sekarang juga menurut gua privacy itu penting banget. Terutama kalau kalian buka aplikasi-aplikasi penting kayak banking, kayak investment ya misalnya [musik] kayak buka saham gitu-gitu atau sesimpol ya kalian lagi chat orang aja gitu kan lebih privasy ketika kalian lagi di e lingkungan yang umum misalnya kayak gua kayak sekarang lagi sering naik e kereta lagi naik busway gitu-gitu ini bakal kepakai dan mungkin buat kalian juga yang leaders yang bos-bos ya yang buka saham portfolionya miliaran itu juga bakalan kayak kepakai gitu kan orang enggak bisa ngelihat tuh dari samping-samping kita lagi trading apa gitu kan sahamnya gitu ya yang GA mana tahu itu bisa jadi e poin yang menarik juga dan gua sendiri sih suka banget sih. Gua ngerasa ini bakalan sering kepakai dan enggak cuma gimmik doang. Terua adalah di bagian kamera yang mana ini juga sebenarnya masih kurang lebih sama tapi ada beberapa improvement lah bisa dibilang. Nah, ini untuk setup-nya ya. Pertama dari segi sensor utama dia pakai 200 megap ya dengan focal leng. Nah, sekarang focal leng-nya itu jadi lebih gede di 1,4 sebelumnya di 1,7. Memang tujuannya adalah untuk bikin hasil foto, terutama kalau low light itu nightografinya katanya bakal lebih tajam, lebih bagus. Yang mana itu pastinya nanti kita akan coba, kita akan compare. Dan sayangnya sendiri memang ya 200 megapelnya masih di lensa utama aja. Nah, untuk yang lain 3X telefotonya masih sama 10 megapel juga kayaknya enggak ada perubahan di sini. Yang ada perubahan adalah di bagian periscop telefotonya yang mana bukaannya dari sebelumnya 3,4 jadi F2,8. Sekarang masih sama-sama 50 megapel. Dan kelihatan dari fisiknya juga beda. Di mana kalau di S206 Ultra itu bentuk lensanya itu bulat ya. Sedangkan di S25 Ultra dia itu kayak kotak periscope gitu. [musik] Kalau enggak salah iPhone juga sama Periscope atau tetraprismnya itu bulat juga ya untuk yang periscope telefotonya. Sedangkan di sini juga sama udah bulat juga enggak kotak [musik] lagi. Sisanya ultrawide 50 megapel sama selfie 12 megapel sama cuma ada fitur baru yang menarik yaitu di video ada fitur namanya horizon lock di mana ini biasanya tuh adanya di action cam. yang mana dia tuh jadi kalau kalian pakai untuk lari misalnya untuk yang banyak pergerakan dia bisa m-maintain garis horizontalnya untuk enggak kayak goyang-goyang gitu. Kayak bisa dibilang sih sebenarnya ini upgrade dari fitur super steady-nya kali ya. Nah, ini juga nanti bakal kita coba untuk detail testing lebih lanjut. Nah, secara fin genggaman, desain yang lebih ramping dan lebih tipis memang bikin feel genggambannya itu jadi kerasa lebih nyaman. Walaupun gua juga ngerasa kalau S95 Ultra itu unik ya secara feel, secara looks-nya karena dia gede ya, mengkotak, lebar jadi kayak punya ciri khas tersendiri itu dibandingin sama seri-seri [musik] yang lainnya. Sekarang udah jadi enggak terlalu beda gitu di S26 series. Nah, satu yang gua noti juga pas nyobain si [musik] S Pen yang ada di S26 Ultra adalah pas dimasukin itu enggak boleh salah posisi ya. Karena kalau salah ya itu akan ada tonjolan dari pencetan si S Pnya. Karena memang posisi lubang si Sen ini tuh dekat sama sisi lengkung frame HP-nya. Satu yang bisa dibilang kontroversial di sini adalah di bagian baterai. Ya, kalau kalian ngikutin beritanya mungkin kalian semua tahu baterainya tidak ada peningkatan ya, yaitu di 5000 mAh. Yang mana ini ya tahun ini jadinya Samsung flagship yang lebih kecil dibandingin iPhone baterainya. iPhone aja masih lebih dari R5.000. Buat gua sendiri ya. Gua ngerasa memang baterai gede itu penting, tapi di satu sisi juga gua ngerasa 5000 mAh buat HP Samsung itu cukup untuk seharian. Tapi ya gitu enggak lebih. Mungkin Samsung ee gua ngerasa antara dia itu keras kepala atau takut gitu ya kalau mesti ganti teknologi baterai yang mana trauma dari ya generasi sebelumnya di waktu itu Galaxy Note 7 takutnya bisa terulang. Karena Samsung sendiri kan ini jualan HP ya bukan cuma 10000.000 1000 unit ya, jutaan untuk versi flagship ini gitu. Jadi mungkin mereka enggak mau ambil resiko yang berbahaya terutama gitu ya. Jadi baterai 5000 yang tadi cukup memang dia enggak bisa lebih istilahnya kayak gitu. Di mana HP-HP lain yang pakai silikon karbon yang 6.500 yang R.000 itu bisa lebih dari sehari bahkan bisa 2 hari gitu. Jadi kalau kalian pakai HP Samsung ya kalian harus kayak terbiasa aja sih ngecas tiap malam. Yang mana itu pun ya gua lakuin juga dengan iPhone gua gitu. Gua juga cas iPhone gua tiap malam walaupun baterainya gede 5.000 lebih dan biasanya iPhone kan 5.000 itu [musik] lebih awet dibandingin Android ya. Tapi tetap aja gua mesti cas tiap malam karena penggunaan gua juga heavy gitu. Sama juga kasusnya di HP Samsung. Di mana di antara HP-HP lain makanya gua ngerasa ya Samsung terutama yang ultra ya yang gua juga sempat pakai jadi daily driver di S25 itu baterainya ngepas lah untuk sehari kalau enggak bisa terlalu lebih banget gitu dan harus kita cas setiap malam. Jadi kebiasaan itu harus tetap kita ulangi dan ngomongin charging sendiri dia memang ada peningkatan sekarang udah super fast charging 3.0 [musik] yang mana dia itu bisa sampai 65 wat. Nah, untuk urusan performance sendiri seperti yang tadi udah kita mention juga di awal ya, kalau si versi S26 Ultra ini satu-satunya yang pakai Snapdragon ya, lebih tepatnya Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang mana ada peningkatan juga ya, yaitu di bagian heat sink-nya, heat disipation-nya meningkat sampai 30% yang mana artinya performance yang dihasilkan, panas yang dihasilkan nanti dari chipsetnya sendiri itu bakal bisa e punya performance mentransfer panas yang lebih tinggi dibandingin sebelumnya. Mungkin kalau kalian yang ngerasa sebelumnya itu agak panas ya, which is gua sendiri ngerasa enggak enggak kayak gimana panasnya, itu bakal lebih adem harusnya di S26 Ultra yang pasti nanti kita akan tes juga. So, stay tune, subscribe ke Basing Detect kalau kalian pengen tahu nih kurang lebih detail review si S26 Ultra kayak gimana karena gua juga bakal pakai sendiri HP-nya. Oke. So, ya paling itu sih ya untuk si S26 series ya dari yang reguler plus dan ultra. Nah, next gua pengen share beberapa fitur-fitur yang update di Galaxy AI yang mana ini bakal ada semua di ketiga HP-nya. Nah, untuk si Galaxy AI sendiri ya beberapa upgrade yang menarik. Pertama adalah dari segi untuk editing foto ada namanya fitur restyle foto. Kita bisa mengganti style fotonya menjadi art style-art style yang lain. Ya, gua sempat lihat tapi gua belum sempat coba 100% banget tapi ini gua share aja karena lumayan unik sih ya fiturnya. Kedua adalah ada entic automation di mana sekarang kita bisa ngerespon telepon pakai AI. Jadi bisa AI yang jawabin, AI yang nanyain kepentingannya apa, apakah ini ada di bahasa Indonesia? Nanti gua akan make sure lagi. Ketiga ada Circle to Search 3.0 yang mana sekarang lebih update, lebih upgrade lagi secara e responnya tuh kayak lebih holistik keseluruhan. Dia lebih ngecekin eh HP kita secara personal dan ya bisa dibilang ini bahasanya Samsung itu sekarang udah Aone bukan smartphone lagi kurang lebih kayak gitu. Next yang menarik ada fitur namanya now notch ya. Notch. Kayak kalau dulu kita apa ya? Chatting MSN ya yang digeter gitu. Ter angkatan MSN mana nih? Boleh dikomen di bawah. Nah, jadi Nach ini kayak di atasnya now brief ya tingkatannya ya. Jadi dia itu kayak lebih personalize yang mana dia bisa nongol di atas keyboard kayak konteksnya dia bisa baca, dia bisa ngecek dan dia bisa kayak ngebantu lah istilahnya untuk kita mencari konteks-konteks dari apa yang kita lagi coba ee lakuin di HP ini. Nanti mungkin akan gua bikin shorts-nya lebih detail ya untuk bisa ngejelasin ini. Next. adalah ngomongin si LLM AI-nya di mana sekarang kalian bisa milih antara CHGPT, Gemini atau Perplexity. Yes, kalian bisa pilih ketiganya yang mana nanti akan dibantu sama Bixby. Yes, Bixby is back sekarang di mana kalian bisa ya tadi pakai Bixby untuk ngembantu setting-setting AI dan juga tadi berkolaborasi sama tadi antara tiga pilihan CHG GPT, Gemini atau Perplex City. Satu lagi, Samsung juga ngerilis Galaxy Buds baru. Yes, ada Galaxy Buds 4 dan Galaxy Buds 4 Pro. Gua cuma sempat nyobain yang Galaxy Buds 4 Pro aja karena waktunya terbatas banget. Cuma menarik karena dia sekarang bentuknya juga lebih slim ya. Kayaknya gua ngerasa lebih slim dibanding sebelumnya dan dipakainya juga jadi kayak lebih nyaman. Pas pertama kali pakai gua langsung ngerasa enak gitu ya, kayak enteng dan nyaman banget di kuping. Gua testing untuk fitur-fiturnya. Ada fitur baru yaitu gesture control di mana kalian bisa ngangkat telepon ya pakai gerakan kepala dan bisa misalnya kalau mau baca notifikasi juga harusnya bisa. Kemudian setting volume juga bisa. Kurang lebih sama sih cuma dia jadi lebih slim. Kualitas suara gua belum sempat tes banyak tapi so far first impression-nya oke-oke aja. Noise cancelling juga oke. Dia juga ada mode adaptif sekarang ya. Jadi dia bisa ngecek lingkungan untuk ngasih suara yang oke. Bukan kayak transparency mode doang. Itu yang gua sekarang lagi suka pakai. Ya, karena kadang-kadang gua ngerasa ketika kita pakai earbuds, terutama kalau lagi ada ngobrol di lingkungan sama orang itu kita tetap bisa ee dengerin dia ada fitur auto conversation awareness gitu. Jadi kalau ada yang ngomong sama kita, dia otomatis ngecilin volumenya. Dan yang paling terakhir adalah warnanya. Dia ada warna baru untuk online eksklusif yaitu warna pink. Jadi kalau kalian yang pengin beliin pacar atau pengin beliin istri, ada warna yang feminim juga. Tapi sisanya untuk yang reguler dan pro itu warnanya hitam sama putih ya. Jadi bentuk desainnya berubah. Casing-nya juga tadi jadi versi bentuknya tidur bukan berdiri kayak sebelumnya. Yang mana menurut gua it's a welcome change. Karena sebelumnya itu kadang agak susah ya untuk keluar masukinnya karena segitiga tajam gitu kan ujung-ujungnya. Oke, back to the hotel. Sekarang untuk soal harga, gua baru aja dapat informasi lengkap dari Samsung Indonesia yang mana ini gua [musik] coba kasih kalian lihat ya. Untuk harga gua taruh detailnya di layar ini. Dan ya seperti yang diperkirakan ada kenaikan harga ya yang lumayan nih ya seiring [musik] dengan tadi naiknya harga-harga parts yang lagi ada AI boom ini gitu. Tapi ya selama masa pre-order as usual Samsung ngasih beberapa benefit ya promo-promo menarik. Yang pertama ada free double storage ya. Jadi kalau kalian beli yang 256 dapat 512 dan seterusnya yang nilainya itu sampai Rp4,5 juta benefitnya. [musik] Ditambah ada cashback bank up to Rp2 juta. Dan kalau kalian Samsung member yang udah register itu bisa dapat free [musik] casing buat HP yang kalian pesan. Nah, yang menarik juga kalau kalian PO dari awal untuk batch pertama yang dibuka dari tanggal 26 ini, kalian udah bisa dapat HP-nya kemungkinan dikirimnya itu di tanggal 5 ya. Jadi bisa nyampai hopefully sebelum lebaran. Jadi kalau kalian mau ada yang pulang kampung, ada yang mau liburan, ya udah punya HP baru. Dan menarik juga kalau tadi kalau kalian liburan ke luar negeri dan misalnya worst case amit-amit HP-nya kenapa-kenapa. S26 series ini di-cover sama Samsung Global Warranty. Jadi kalau kalian di luar negeri itu kalian bisa cover HP-nya. Dan ini saat ini cuma S26 series aja yang di-cover sama Samsung Global Warranty tadi. [musik] So, yes guys, paling itu tadi untuk coverage si Samsung [musik] Galaxy S26 series ini S25 Ultra gua belum pegang yang S26 [musik] mungkin besok nanti. Jadi, tunggu aja coverage kontennya lebih lengkap di bastech. subscribe ke YouTube channel-nya, kasih tombol jempol dan kita diskusi bareng aja. Kalau kalian ada yang mau ditanyain atau mau disampein pendapatnya, kita ngobrol bareng di kolom comment [musik] section di bawah. Dan itu aja, guys. Thank you semua buat yang udah nonton. Semoga videonya bermanfaat dan kalau iya, jangan lupa kasih tombol jempol. Oke, like videonya biar video ini tersebar dan di-share ke teman-teman. Mana tahu keluarga ada yang mau upgrade ya dari Samsungsamsung-nya ke S26 [musik] series. Dan itu aja kita ketemu lagi di video lengkap soal ya ini muka pensiun ni si S25-nya. Ciao
Video Lainnya
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...


















