Jungkat

Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion? Mengenal Seri Laptop HP OmniBook (YouTube Video)

  • 21/01/2026

Laptop-laptop di depan saya adalah laptop tin and light terbaru dari HP. Ya, enggak cuma satu, tapi ada tiga laptop yang di depan saya nih ya. Ada Omnibook 3, Omnibook 5, dan Omnibook 7. Selain yang tiga ini sebenarnya masih ada dua seri Omnibook lagi loh. Nah, udah pada tahu belum bedanya apa? Lalu ke mana seri-seri laptop dari HP seperti pavilion, NV, dan Spter? Nah, di video kali ini kita akan bantu menjelaskan tentang lini laptop tin and L terbaru dari HP yaitu Omnibook. Jadi, Omnibook itu sebenarnya apa sih? Nah, Omnibook sendiri adalah sebuah subbrand baru dari HP untuk laptop-laptop Tin and Light class consumer yang didesain untuk manfaatkan kekuatan dari AI. Menurut HP, Omni sendiri merupakan perangkat universal berbasis AI dan solusi yang bisa beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan setiap pengguna. Rebranding ini dilakukan agar penamaan laptop-laptop tin and light dari HP menjadi lebih konsisten dan simpel. Jadi kalau sebelumnya di laptop tin itu ada pavilion, NV dan spctter. Mulai tahun 2025 kemarin semuanya sudah ganti dan berubah menjadi Omniibook. Penamaan ini juga mempermudah konsumer dan pengguna awam saat ingin memilih laptop yang sesuai dengan budget dan kebutuhannya. Tapi sebenarnya buat yang sudah lama terjun di dunia teknologi terutama laptop harusnya enggak asing lagi ya dengan nama Omnibook ya. Karena kalau lihat sejarahnya Omniook ini adalah lini laptop HP yang diperkan di tahun 1993 tapi sudah tidak dilanjutkan lagi di tahun 2002. Jadi mungkin lebih seperti dihidupkan kembaliah ya. Nah, seri Omnibook sendiri punya beberapa pembagian kelas. Ada Omniook Ultra, Omnibook X, Omnibook 7, Omnibook 5, dan Omnibook 3. Pertama kita bahas dulu dari Omnibook Ultra ya. Nah, lini Omnibook Ultra adalah evolusi dari seri HP Spectter. Laptop ini diperkenalkan sebagai laptop consumer tin and light class flagship atau ultra premium dengan performa top tier untuk kalangan tag entusias profesional dan kreator. Di Indonesia ada HP Omnibook Ultra Flip 14 dengan dua varian hardware. Yang pertama itu menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9 28, RAM 32 GB, LPDR 5X, dan storage-nya 2 TB SSD. Varian kedua itu pakaior Intel Core Ultra 7 258V, RAM 32 GB, LPD 5X, dan storage 1 TB. Dan karena ada flip din namanya, laptop yang satu ini punya form factor convertibel. Jadi, layarnya bisa dibuka hingga 360 derajat. Seluruh laptop Omnibook Ultra itu menggunakan layar OLED ukuran 14 inci resolusi 2880 * 1800 piksel, refresh rate hingga 120 Hz, dan tentunya support touch screen dan penggunaan stylus. Nah, di kelas berikutnya SP punya Omnibook X, sebuah laptop tin and L kelas atas evolusi dari lini NV X360. Sama seperti yang tadi, Omnibook X juga ditunjukkan untuk penggunaan profesional dan kreator yang butuh laptop stylish dengan harga yang lebih terjangkau. Waktu itu kita juga udah pernah review laptop yang satu ini ya, pakai pressor Snapdragon X+ dengan RAM 16 GB. Nah, untuk Omnibook X sendiri hadir dengan dua jenis for factor. Ada yang clampim shell dan ada yang convertible. Untuk varian convertible namanya jadi HP Omnibook X Flip ya. Nah, Omni X Flip ini hadir dengan beberapa varian prosesor dan RAM. Ada yang pakai AMD Ryzen AI 7 350 dengan RAM 32 GB, Intel Core Ultra 7 256V dengan RAM 16 GB dan Qualcom Snapdragon X Elite dengan opsi RAM 16 atau 32 GB. tentunya seluruh varian Omnibook XFlip merupakan AI PC dengan performa NPU hingga 50 tops. Lini berikutnya ada Omnibook 7 laptop tin and light kelas menengah atas dari HP yang merupakan evolusi dari NV dan pavilion plus. Ini adalah laptop tin and light yang didesain untuk mengedepankan produktivitas, performa tinggi, dan durabilitas yang diklaim sudah lulus berbagai uji ketahanan standar militer seperti lingkungan dan perubahan suhu ekstrem. Omnibook 7 ditunjukkan untuk pengguna yang butuh laptop ringan, tangguh, mudah dibawa-bawa, tapi tetap punya performa maksimal seperti pekerja bisnis kantoran, mahasiswa, hingga contonent kreator pemula. Dari segi performa Omnibook 7 menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 255H dengan RAM 32 GB atau Intel Core 9290H dengan RAM 32 GB. Jadi jelas kelihatan ya kalau yang satu ini memang fokus di performa dengan harga yang lebih terjangkau. Selain performa kencang, Omniook 7 juga punya varian ultra light juga yaitu Omnibook 7 AO. Nah, Omnibook 7 A I Aero adalah laptop tin and light penerus dari keluarga pavilon Iro yang menghadirkan laptop super ringan dengan bobot di bawah 1 kg dan harga yang cukup terjangkau. Meskipun ringan, performanya enggak kalah kencang karena udah pakai prosesor AMD Ryzen AI5 dengan RAM 16 GB atau Ryzen AI 7 dengan opsi RAM 16 atau 32 GB. tentunya kedua prosesornya sudah dilengkapi dengan NPU yang punya performa hingga 50 tops. Jadi kalau memang butuhnya adalah laptop tipis, ringan, sudah lulus uji ketahanan militer, Omnibook 7 ini bisa dipertimbangkan ya. Lini berikutnya ada HP Omnibook 5 yang merupakan penerus dari seri HP Pavilon X360 dan pavilon laptop. Sebuah laptop kelas menengah yang ditunjukkan untuk pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, dan pengguna yang baru mulai bekerja. Omnibook 5 ini hadir dengan dua pilihan form factor yaitu convertible dan ada juga yang claim shell. Jadi kita bisa pilih sesuai kebutuhan ya. Untuk varian convertibel atau Omnibook 5 Flip prosesornya ada berapa varian? Ada yang pakai Intel Core 3 100, Core 520, dan Core 7150U dengan RAM 16 GB. Laptop ini layarnya 14 inci, resolusinya 1920 * 1200 pikel dan sudah support penggunaan stylus pen. Jadi kalau butuh gambar atau sketching juga udah bisa. Mantap nih. Nah, kalau untuk varian noncvertibel dia punya ukuran 16 inci dan disebut Omnibook 5 16 inch laptop ya. Nah, untuk varian ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5 225U dengan RAM 16 GB dan ada yang pakai Intel Core Ultra 7 255U dengan RAM 32 GB. Layarnya pakai panel IPS ukuran 16 inci dengan resolusi 1920 * 1200 piksel. Karena laptop ini ukuran layarnya 16 inci, jadi dia sudah dilengkapi dengan 6 pad ya di sisi kanannya. Nah, ini cocok untuk pengguna yang sering ngetik angka seperti akuntan misalnya atau memang sering melakukan input data manual ke laptop. Meskipun ukurnya 16 inci, bobotnya masih tergolong ringan nih di kisaran 1,7 kg. Jadi tetap nyaman saat dibawa jalan pergi ke sekolah, kampus atau kantor. Dan ver yang terakhir ada HP Omnibook 3 yang merupakan penerus dari seri Pavilion, sebuah laptop entry level dari HP dengan harga yang paling terjangkau. Intinya Omnibook 3 adalah laptop yang simpel, terjangkau, dan dapat diandalkan untuk berbagai kegiatan sehari-hari. Omniibook 3 ditujukan untuk kalangan pelajar dan mahasiswa yang butuh laptop kelas entry level dengan harga terjangkau tapi tetap pengin punya performa yang kencang. Nah, mungkin mau dipakai buat game tipis-tipis bisa juga nih ya. Menariknya walaupun ini adalah lini laptop entry level, semua laptop yang ada di pasaran saat ini merupakan next gain AI PC yang memenuhi standar copilot plus PC ya, karena prosesornya pakai AMD Ryzen AI 5340 dan AMD Ryzen AI7350. Yang keduanya dilengkapi dengan NPU dengan performa hingga 50 tops. Mantap ya. Kapasitas RAM-nya juga variatif, ada yang 16 dan 24 GB LPDDR 5X. Jadi tinggal dipilih sesuai dengan kebutuhan saja. Nah, selain penamaan baru, kita juga bisa menemukan software HP AI Companion. software AI baru dari HP di beberapa laptop Omni yang menggunakan prosesor dengan NPU. Software ini bisa bekerja laiknya sebuah AI chatboot ya. Contohnya kita bisa minta AI ini untuk membuat itinerary atau rencana perjalanan kita. Dan ini bisa menggunakan bahasa Indonesia ya, enggak perlu pakai bahasa Inggris. Kita juga bisa meng-upload foto untuk bertanya mengenai foto tersebut. Selain chatbot, kita juga bisa menggunakan HP AI Companion untuk membuat ringkasan dari sebuah dokumen. Kita tinggal import dokumennya melalui software ini untuk dianalisa dan kita bisa minta ringkasan singkat dari isi dokumen tadi. Menurut klaim dari HP, dokumen ini tidak di-upload ke cloud dan semua datanya diolah secara lokal. Nah, meskipun demikian, kita tidak bisa menggunakan software ini tanpa terhubung generate ya, karena respons-nya sendiri dikirim dari cloud. Nah, selain HPI Companion juga ada software Poly Camera Pro. Sebuah software pendukung webcam yang memanfaatkan fitur AI. Di sini kita bisa ubah berbagai pengaturan dari kamera seperti brightness, contrast, hue saturation, fitur spotlight, dan retouch atau beautify. Selain itu juga terdapat berbagai macam template dari webcam ya, seperti penambahan watermark hingga mengganti background menjadi file yang sedang kita presentasikan. Jadi, kita enggak perlu share file manual nih, bisa langsung lewat sini. Mirip seperti presentasi offline di papan tulis. Nah, jadi gimana? udah pada kenal ya sama lini Omnibook dari HP dan berbagai fitur-fitur barunya ya. Buat kalian cocoknya yang mana nih? Yah, langsung aja tulis di kolom komentar. [musik]

Lihat di YouTube