Jungkat

Apa Rasanya Naik Mobil Listrik TERMURAH DI INDONESIA? (YouTube Video)

  • 11/06/2024

ini adalah CRS I1 mobil listrik yang harganya di bawah r200 juta Nah tapi itu buat varian bawahnya si Ian ini ya kalau varian ini yang adalah varian tingginya itu harganya sedikit aja di atas r00 juta yang bikin dia itu haranya jadi jauh lebih murah dibanding varian tertingginya woling riv yang sama-sama mobil listrik mikro dua pintu kayak gini tapi apa sih alasannya buat milih si series I1 ini dibanding woling RV atau dibanding mobil listrik terjangkau empat pintu lainnya yang sekarang harganya makin murah ya makin ke sini buat detail ya simak di review lengkap seres I1 [Tepuk tangan] [Musik] satu varian dan warna seraswan punya dua variannya yang rendah type B dan yang tinggi type l yang kita coba dan video ini ini type l ya Nah harga kedua varian ini selisih R30 juta meski sayang ya enggak kayak wling RV series I1 ini belum dapat insentif PPN 1% dari pemerintah ya Meskipun Sudah dirakit lokal Padahal kalau dapat harganya bisa lebih rendah lagi tuh ya pilihan warnanya ada empat putih hijau biru dan pink dua gimana performanya Kayak RV series I1 ini juga mobil listrik ya posisi motornya di belakang dan dia gerakin ban belakang juga nah tenaga motor yang dipakai di varian B dan l agak beda ya yang B tenaganya 25 KW atau 34 HP sedangkan yang l 30 KW atau 40 HP torsi keduanya sama-sama 100 nm sedangkan baterai nya keduanya frine ini sama-sama pakai lfp atau lithium Iron fosfate yang B kapasitasnya 13,8 KWH dan yang l 16,8 KWH klaimnya yang B bisa nempuh jarak 180 KM sekali charge full dan yang l Bisa nempuh 220 KM sekali charge full meski angka ini terlalu optimis ya menurut kita nanti kita detailin deh transmisinya tentu direct dengan reduction gear buat ganti giginya di belakang setir sini dan hanya ada n r dan D kalau mau pindah dari N ke D buat maju tinggal dikebawahin aja sambil injak pada rem sedangkan kalau mau ke R buat mundur dari D dikeatasin dua kali ya emang Sayangnya dia gak bisa Bypass ya dari R langsung ke D atau dari D langsung ke R dengan klik yang jauh jadi kita harus selalu lewatin n dulu ya mode berkendaraannya ada dua Eco dan sport default-nya di Eco waktu kita masuk ke D Nanti kalau udah di D terus kita klik ke bawah sekali lagi dia bakal masuk ke mode sport nah gimana performanya 0 sampai 100 km/h dalam 18 detikan kalau di mode sport ini angka yang cukup impresif sih lebih kencang dibanding RV long rate yang butuh 20 detikan buat menempuh kecepatan yang sama sedangkan top speed-nya tergantung di mode apa ya di mode Eco dilimit sampai 80 hingga 87 km/h sedangkan di mode sport dilimit sampai 106 hingga 108 km/h tapi gimana sih rasanya buat dipakai sehari-hari nah isu pertama yang kita alami adalah respon low end-nya yang sangat-sangat lambat ya Nih kita kasih lihat langsung Oke coba kita bejek 3 2 1 ganti ke mode sport kita bjak lagi 3 2 1 yes enggak kayak kebanyakan mobil listrik lainnya yang responnya instan nah series I1 ini baru beranjak Jalan setelah sekitar 1 detikan habis kita insek pedal gasnya bahkan meskipun kita kickdown dan ini enggak pengaruh ya di mode eo atau mode sport keduanya sama-sama Butuh waktu sekitar satu detikan setelah kitajak pedal gasnya efeknya adalah di jalan yang banyak stop and go-nya misalnya di kemacetan Jakarta I1 ini Jadi lebih sulit buat ikutin mobil depan karena sekalinya gasnya dicut off pas diinjak lagi gasnya itu butuh waktu lagi buat mobilnya respon Ya mengingat microoc car elektrik kayak I1 gini diperuntukkan buat kota banget karakter low en yang lagi ini jelas jadi kcern buat kita ya Nah kita udah tanya soal seres langsung soal ini dan Mereka bilang mereka pun sedang cari komposisi yang lebih pas ya buat respon lebih instan tanpa bikin motor nya lebih cepat overheat dan enaknya mobil listrik begitu udah ada respon yang lebih oke setiap konsumen bisa tinggal minta update firmware aja so harusnya enggak perlu ada revisi hardware ya sedangkan buat naikin kecepatan ke kecepatan medium enggak terlalu sulit ya F Gesit motornya cukup oke apalagi di mode sport yang bikin pas dari Jalan kecepatan medium jadi jauh lebih responsif bahkan buat jaga kecepatan konstan di 80 sampai 100 km/j itu juga enggak masalah ya so di tol harusnya I1 ini enggak terkendala meskipun yang penting buat diingat kayak di RV juga respons gasnya di I1 ini tetap enggak segalak di mobil-mobil listrik yang lebih powerful dan lebih besar ya Ya mungkin supaya jarak tempunnya tetap bisa cukup jauh kali ya nah gimana buat nanjak selama dapat momentumnya sih enggak bakal masalah ya meski kalau mesih Start dari berhenti jeda di awal pas injak pedal gasnya itu emang bikin pas kita cobain nanjaknya jadi sangat sangat sangat berat meski mobil cuma diisi sendiri dan tanjakannya padahal enggak curam ya so pasiin planning lebih baik pas lagi nanjak ya nah I1 ini juga ada regenerative breakingnya alias pas kita lepas pedal gasnya motor listriknya bakal berkembalikan fungsi buat memelankan laji mobilnya sambil sedikit mecharge baterainya nah tingkat Regen breaking di I1 ini nyesuai dari model berkendara ya di Eco regennya enggak begitu kuat sedangkan di sport itu lebih kuat agak sayang sih karena kan kalau kita mau bisa nyentuh kecepatan 100 km/h itu hanya bisa di mode Sport aja sedangkan pas di kecepatan segitu kita lepas pedal gasnya Mobilnya langsung berdeselerasi cukup kuat jadi kalau kita gas rem-nya terlalu agresif di kecepatan tinggi bakal bikin agak mual ya Oh enggak ada one pedal Driving ya jadi regenerative brake ini bakal otomatis nonaktif di bawah sekitar 10 km/h gitu Dan kalau kita mau bikin mobil yang full berhenti itu tetap harus injak pedal remnya lanjut jarak dan konsumsinya nah ini yang cukup bikin kita khawatir ya klaim jarak tempuhnya series I1 varian l ini sedikit lebih tinggi dibanding klaimnya wooling RV yang standard range padahal kapasitas baterainya di woling itu sedikit lebih besar dan di pengujian kita juga kelihatan ya kalau dengan gaya dan rute kombinasi standar kita kita cuma dapat jarak tembuh sekitar 160-an KM sekali charge penuh yang artinya konsumsinya di sekitar 9,5 km/kwh sedangkan kalau kita bawa lebih rileks bisa dapat sekitar 180-an KM nah buat yang bawa mobil ako muter sehari-hari di dalam kota doang ini jelas enggak ada masalah ya tapi buat yang mau bawa mobil ako muter Harian dari pinggir kota ke pusat kota pastinya harus lebih perhitungan lebih matang rutenya dan charge Mobilnya juga du hari sekali di rumah jadinya ya ini way buat chargingnya portnya ada di depannya kayak RV di series I1 ini juga hanya ada AC chargingnya enggak ada DC charging-nya tapi enggak kayak di RV di E1 ini portnya jenis Type 2 alias yang lebih banyak tersedia di Indonesia jadi enggak perlu pakai adapter-adapteran dan tentunya bakal kekunci selama lagi dicharge ya nice ini bisa nampung daya sampai 3,3 KW dan Kalaupun kita ketemu AC charger yang 7 KW daya yang masuk hanya mentuk di 3,3 KW aja ya klaimnya dari 0 sampai 90% baterainya bisa diicharge dalam 4 sampai sampai 4,5 jam sedangkan biaya charge-nya kalau charge dari 0 sampai 100% di rumah dengan estimasi charging efisieny 85% kira-kira butuh sekitar rp35.000an aja buat fullin baterainya murahlah ya tiga exterior imut mungkin masalnya mobil listrik mikro berdimensi super mungil kayak I1 kayak gini dan riv itu pelan-pelan mulai ditinggalin ya setelah Tahun 2022 dan 2023 kemarin populer karena waktu itu kan belum ada mobil listrik 4 pintu yang harganya terjangkau kayak sekarang tapi kita Yakin sih sampai sekarang pun tetap ada yang emang suka mobil mungil gini karena tingkat kepraktisan luar biasa yang diberinya dan kalau RV ngasih kesan yang futuristik banget I1 ini menurut kita ada di spektrum satunya lagi ya dengan tampilan yang cenderung imut-imut dan mengingat Iwan yang mahal harganya mirip RV yang murah so tampilan eksterior yang lebih full spek di budget r200 juta bawah itu bakal jadi salah satu kelebihannya si Ewan ini detailnya depannya kelihatan serba mengotak-ngotak non simpel ya enggak ada grill paling di bawah logo ser yang sekaligus di cover charging port itu ada light bar yang nyambungin kedua lampu depannya yang bentuknya cukup imut ya tu ada projecttor di dalamnya bawahnya juga simpel aja di kiri kanannya ada panel mengotak warna putih dengan garis vertikal hitam di dalamnya dan di bawahnya ada grill radiator kecil simpel detail lampu depannya di arealnya LED yang mengotak di lampu lampu kecilnya LED bareng tengah ikut nyala nice ya Ini pas nyala Jadi lebih keren gitu lampu besar dan jauhnya projector Tapi sayangnya masih halogen ya sedangkan lampu seinnya LED sampingnya Nah kita cukup suka nih soalnya kalau lihat garisnya yang dari pintu sampai ke kaca belakang Itu kelihatan kayak kesegitigaan gitu ya bentuknya jadi unik aja khusus type l ada roof railnya gini nih yang kelihatan unik tu ya campuran warna hitam dan sewarna body meski ini hiasan aja ya enggak beneran bisa ditaruh beban di atasnya kalau yang type B kelihatan lebih polos kayak gini tanpa rof rail bahkan satu-satunya beda dari luar antara kedua varian ini cuma rof rail itu aja ya veleknya Oke ini velk Aloy ya di bukan kaleng dengan dop kayak di riv ukurannya 13 inci dan bannya 14560 r13 nice lah ya ada kayak panel tambahan body color di pintu bawahnya sedangkan yang Def Fender depan ada kayak panel itu buat gaya aja ya dia enggak ada fungsinya karena lampu seinnya itu terintegrasi di spionnya ekstensi body color dari lampu belakang yang sampai nyambung ke garis body itu juga unik ya sedangkan handle pintunya sewarna body belakangnya nah ini bagian favorit kita sih dari si seres I1 ini dibanding RV pintu bagasinya series I1 ini dibuat tinggi banget dan kasnya mobil yang pintu bagasinya tinggi bokongnya jadi lebih seksi karena bumpernya jadi lebih besar panel putih di kiri kanannya kayak copy paste dari depan ya di paling bawah ada campuran fog lamp dan lampu mundur yang ditaruh di tengah banget sedangkan lampu belakangnya lebih konvensional ya tanpa light barl baran kayak di depan dan sayangnya kayak kebanyakan mobil listrik kecil enggak ada wiper belakang di kacanya yang sangat kecil itu Oh antenanya pakai model shortol gini detail lampu belakangnya lampu malamnya halogen lampu remnya halogen dengan highon stop l halogen lampu sein halogen dan fog lamp belakangnya ada di bawah ya halogen juga dan lampu mundurnya juga halogen meskipun khusus lampu nomor empatnya justru LED ya Empat interior simpel interior I1 ini dibuat kelihatan simpel ya meski tetap kayak luarnya juga sih dikasih unsur-unsur imut gitu kayak seluruh kabinnya yang pakai warna-warna terang ini ya dari dashboard birunya dengan panel AC Putih yang ada emas-masnya panel ala kayu besar di dashbor ini setir biru abu-abu putih yang dilapis kulit juga tuh pinggirnya dan pilar A dan plafon beig keabu-abuan terang gini ya Nah kalau bentuk joknya sekilas kita suka nih soalnya support kiri kanan pundaknya dibuat kayak melebar gitu ya dan ada lubangnya sebelum ke headrest fix-nya jadinya terkesan lebih mewah aja gitu ya dibanding jok depannya RV yang polos banget bahannya kain ya mau varian yang mana pun juga sedangkan jok belakangnya kayak gini hanya buat dua penumpang aja ya dan dengan headr fix yang lebih pendek yang bedain interior di varian tinggi dan rendah cuma dua titik ya di dashboard-nya dan konsol tengahnya yang di varian rendah itu enggak ada head unitnya kayak gini ya jadi lebih polos kelihatannya sedangkan yang varian tingginya kan ada ya dan yang varian rendah konsol tengahnya ada rem tangannya kayak gini dan ada lubang dekat kontrol jendelanya kalau yang varian tinggi dia lebih rapi ya dan storage-nya jadinya lebih panjang gini Soalnya ada rem parkir elektriknya pintunya kayak gini nih bahan paling atasnya plastik meski kalau dilihat sih lebih dekat ada pola-polanya gitu ya tengahnya ada lapisan kulit sintetis sampai ke sandaran tangannya sedangkan storage di paling bawahnya cukup panjang dan ada storage extra di belakangnya ya Yang jelas dibutuhin banget karena minimnya storage di dashboardnya E1 ini enggak ada ambient light ambient light-an meski anehnya backl warna hijau dari tombol Start ini itu terus nyala ya pas mobilnya udah nyala dan ini ngelontarin cahaya hijau yang cukup terang dan agak distracting ya kalau di malam hari ke sisi sebelah kanan backlight lain ada di tombol setir ada di rem parkir dan auto hold Tapi sayangnya di kontrol jendela absen ya backlight-nya begitu juga buat pengaturan spion enggak ada backlight-nya sedangkan semua kontrol kapasitif di tengah ada backlight-nya dan begitu juga di tuas transmisinya sayangnya beberapa build quality-nya kerasa enggak sebaik di rvia kayak dudukan plastik jok depan yang gampang copot atau backlight control setir yang bocor banget detail lainnya di dalam lampu kabinnya cuma ada satu aja ya halogen di depan yang belakang enggak ada pegangan tangan plafonnya yang depan malah modelnya fix Ya cuma ada di sisi penumpang depan aja yang driver enggak ada yang belakang tetap ada dan modelnya fix juga ya di kiri dan kanan tanpa gantungan baju sunvisor-nya enggak ada card holdernya dan yang di SCI driver ada kacanya ya sedangkan yang di penumpang polos meski kalau baca di brosurnya harusnya kacanya adanya di sisi penumpangnya sedangkan spion tengahnya full manual kalau kena silau jadi harus kita atur-atur sendiri ya enggak bisa dicetak-cetekin tapi gimana rasa duduknya buat masuk pintunya termasuk berat nih ya Karena ini emang lebih panjang ukurannya dibanding pintu kebanyakan mengingat Ini kan buat sekalian masuk ke kabin belakang juga soalnya jadi harus dipikir inih kalau parkir enggak boleh terlalu mepet karena nanti bakal lebih sulit buat buka pintu panjangnya ini sudut buka pintunya lebar ya akses masuknya juga besar dan napa ke dalamnya standar ya enggak tinggi jadi masih mudah Oke posisi duduk di depan sini kerasa sangat tinggi ya dan posisi dashboard ini juga kerasa rendah banget jadinya visibilitasnya Jadi bagus banget ini jelas rasa duduk yang lebih mengutamakan kemudahan berkendara ya dibanding rasa ergonomis karena feel yang comending bangetnya ini visibilitas ke samping termasuk standar kacanya enggak terlalu besar dan spionnya masih di pilar A tapi pilar a-nya sendiri termasuk cukup tegak jadi ya membantulah ya Nah yang sayangnya sama kayak di RV adalah kontur joknya nih dari sandaran punggung sampai ke pundaknya itu kerasa rata ya dia enggak nekuk lebih maju di atasnya ini mirip sama bentuk jok di mobil mobil jadul nih ya yang efeknya pas kita duduk kayak gini pundak kita enggak nempel sama joknya dan tentunya ini bikin Duduk kalau nyetir jarak jauh bakal lebih pegal sedangkan kalau kita mau sandarin posisi kita jadi kerasa jauh banget sama setirnya ya ya enggak masalah Emang buat trip-trip singkat aja tapi ini bakal kerasa efek enggak ergonomis ya kalau sehari kita ngabisin berjam-jam sama mobil ini untungnya lekukan paha kita masih cukup oke enggak full ke cover sih tapi cukup OK lah pedal gas dan remnya udah dibuat lebih ke kanan sih dibanding di harv tapi masih tetap lebih miring dibanding di kebanyakan mobil ya Jok ini hanya bisa slide dan recline ya enggak bisa diatur ketinggiannya dan recline-nya Mas maksimal segini aja ya jadi enggak bisa full tiduran begitu juga jok penumbang depannya hanya bisa slide dan recline aja headres-nya pakai model yang fix gini cukup tinggi ya jadi kepala kita enggak ketusuk pas sandaran meski sayangnya menurut kita kurang maju ya posisinya jadi kepala kita mau sandaran sampai menyetir itu harus ngedangak gini kepalanya ruang kepalanya aman tapi enggak spesial di tengah sini enggak ada sandaran tangan ya meski perlu diingat lebar mobil ini jauh lebih kecil dibanding mobil-mobil kebanyakan so duduk berdua di depan pun biasanya tangan driver sudah ketemu sama tangan penumpang sih ya Di pintu sandaran tangannya dilapis kulit ya sintetis cukup empuk lah seat beltnya ini jauh banget ke belakangnya karena pintunya lebih panjang jadi pilar b-nya lebih mundur dibanding di mobil kebanyakan makanya proses ngambilnya itu juga jadi sulit dan ini enggak bisa diatur naik turun juga seat beltnya setirnya juga fix Ya enggak bisa maju mundur atau naik turun tapi karena flat bottom jadi sisa ruang di bawah sini masih cukup banyak lah ya dan yang kita suka posisinya juga cukup jauh dari dasasbor jadi masih cukup Okelah enggak ada sandaran kaki kiri driver tapi lantai ini full rata ya dari kanan ke kiri k kayak gini jadinya kaki kita lebih santai sih dan enaknya bikin pindah kiri kanan jadi gampang banget Sekarang kita ke belakang cara ke belakangnya enggak ada yang unik sih ya jatuhin relannya ini dan majuin jok depannya baru kita ngelangkah ke belakang sama ya dari sisi satunya lagi juga gitu Oke ini kalau duduk di jok belakangnya kayak mobil listrik Kebanyakan karena ada baterai di bawah kaki kita jadi sudut paha kita naik nih ya Ini karena dudukan joknya dekat sama lantainya jadinya buat orang dewasa di atas 160 cm buat jalan jauh pasti pegal nih jok ini enggak bisa digeser maju mundur ya Nah ini Jok depannya udah kita set di posisi bergendara kita dan kelihatanlah Ya udah enggak ada sisa ruang Kakinya ini beda banget sama di RV yang meskipun udah kita set ke posisi nyetir kita di depan sisa ruang kaki di belakangnya masih jauh lebih luas ya Nah tentunya kalau kita duduk di sisi belakangnya penumpang depan dan joknya kita majuin mentok Masih ada sisa ruang kakinya gini tapi penumpang depannya juga jadinya bakal kesempitan ya sedangkan ruang gerak sepatunya masih cukup aman nah di belakang headr-nya juga hanya pakai yang model fix dan pendek banget ya ini beda sama head fix-nya RV yang lebih tinggi jadi kalau kita sandaran udah pasti ngedanga nih kepala kita dan sudut rebahannya juga fix Ya Termasuk cukup tegak juga dan headro-nya juga pas-pasan banget belakang sini sayangnya juga di panel pinggirnya sini enggak ada buat sandaran tangan kita jadi paling kalau mau sandarin tangan di dekat framenya jendela gini ya dan jadinya naik banget nih tangan kita sama ya yang Sisi satunya lagi juga gitu dan kaca belakang ini meskipun Enggak kecil-kecil banget tapi ini jauh lebih kecil dibanding yang di RV jadi pasti bakal ngasih feel lebih Cluster fobik ya Nah bagian tengahnya lantai belakang si ini agak menggunduk sedikit tapi nyaris Rat lah Nah ini tapi karena konsol tangannya intrusif banget jadi kaki kita perlu ngelipat banget ya kalau mau pindah dari kiri ke kanan dan semaliknya juga dan kayak di RV juga jok belakang ini Strik buat berdua aja ya jadi enggak bisa duduk di tengah-tengahnya ini enggak ada seat belt enggak ada headrest dan lain-lain jadi emang buat berdua aja lima detail fitur wajib diingat ya harga series I1 yang varian tinggi aja masih lebih murah dibanding woling RV yang standard range so dari segi fitur jelas enggak bakal sebanyak RV yang long range tapi kalau dibandingin sama varian RV yang tengah atau yang bawah masih bisa cukup bersainglah ya pertama yang di RV mana pun enggak ada di I1 ada Cruise control ya buat yang belum tahu ini fitur buat ngejaga kecepatan konstan tanpa perlu injak pedal gas terus-terusannya dan ada speed limiter juga buat ngeset kecepatan maksimal not bad lah ya lanjut type l juga dapat rem parkir elektrik Ini tinggal tarik aja buat aktifin dan dorong sambil injak pedal rem buat nonaktifin remnya tapi dia otomatis nonaktif waktu kita injak pedal ged dan otomatis aktif lagi pas kita matiin mobilnya ya Ada brake holdle juga yang buat nahan rem mobil pas kita ngerem mobil sampai berhenti jadi pedal remnya enggak usah ditahan terus-terusan buat jalan lagi tinggal inj gasnya lagi aja ya dan jangan lupa pakai seat belt buat Bisa pakai fitur ini buat yang type B pakai rem parkir tarik manual kayak gini ya dan tanpa ada auto hold input ya di bawah dashboard sini ada satu USB port buat koneksiin ke head unit dan di tengah konsol Tengah sini ada satu lagi tapi sayangnya enggak ada Power Up l 12 volt standar ya kuncinya kayak gini yes ini Mirip ya Sama punya RV tapi di sini enggak ada pasif class entry-nya jadi kalau mau buka kunci kita tetap harus klik tombolnya di remot-nya sini dan buat kunci lagi juga harus klik lagi tombolnya di remote ya tapi buat mati nyalain mobil dia udah dikasih tombol Start stop nih di kanan setir sini tinggal injak pedal rem dan klik tombolnya buat nyalain dan klik lagi buat matiin remote ini juga ada fungsi tambahan buat find my car Jadi kalau tombol locknya kita tahan 2 detik dia bakal bunyiin klaksnya sekali sambil nyalain Hazard selama 15 detikan spionnya pengaturannya elektrik tapi buat lipatnya manual ya Meskipun mengingat lebarnya yang mungil banget sih kita juga jarang perlu lipat spionnya ya jendelanya kayak RV kontrolnya bukan di pintu tapi dari tengah sini cuman sayangnya enggak ada auto down ya maupun auto up jadi kalau mau buka sampai full dan tutup sampai full harus ditahan terus tombolnya nah mengingat switch jendela dan ipb-nya dekatan kalau di riv pas kita lagi jalan dan mau tutup jendela eh enggak sengaja Mal rem parkir elektriknya dia bakal kerem tuh ya mobilnya kalau di I1 ini untungnya enggak ya Jadi pas jalan dan kita tarik rem parkir elektriknya dia enggak bakal ngerem tip tiba bahkan kalau ditarik dan ditahan juga enggak ngerem ya Lampunya masih manual dan switchnya agak kebalik ya buat nyalain putarnya ke bawah dan penempatan Emang cukup kehalangan sama setirnya nih ya kadang kita harus putar setirnya dulu buat bisa ngelihat kita lagi muutar apa ada One Touch turn signal juga yang kalau dicolek sekali bakal kedipin sein lima kali dan buat nyalain fok lem belakang pakai tuas di sebelah kiri ya yang gabung sama tuas wiper ini ada pengaturan ketinggian sorotan lampu juga setirnya selain yang kiri tadi buat Cruise control dan limiter ada buat atur instrumen Cluster juga sedangkan yang kanan buat atur volume track telefoni dan playp ac-nya tombolnya kapasitif nih ya buat aturnya dari tengah sini manual dan indikatornya dia nongolnya di instrumen Cluster tuh di kiri bawah sini ini termasuk ada heaternya juga ya dan ada defroster kaca depan tapi tanpa defoger belakang instrumen clusternya full LCD TFT 7 inci gini nah ini ada beberapa tema buat ganti warna ya default-nya putih ada pink juga dan satu lagi ada yang gelap ini buat ngrolnya pakai tiga tombol yang disetir sebelah kiri ya buat pindah-pindah menunya pakai yang tengah sini buat masuk ke salah satu menu pakai tombol oke dan berbaliik pakai tombble back isinya yang kiri itu power meter yang tengah ada speedometer dan bawahnya ada gambar mobilnya yang bisa ikut nyalain lampu dan Hazard kalau kita lagi ngelakuin itu beneran di kanan ada info yang bisa diganti-ganti dan di bawah ada info AC sisa baterai dan jarak dan tripmeter atau odometer yang bisa diganti-ganti ya oke menu utama yang di kanan itu ada tiga ya Ecu settings dan fold info kalau masuk menu Ecu ada detail trip meter Kayak udah jalan Berapa jam kecepatan rata-rata dan konsumsi energi rata-rata sejak terakhir dinyalain kalau geser ada konsumsi energi rata-rata aja dan ada energy flow di settings-nya ada buat ganti tema atur brightness settings buat mati nyalain avas dan stability control yang kita bahas di nomor setelah ini ya ganti Odo atau 3mer ganti bahasa dan resiset sedangkan instrumen cluster yang di type B ada tambahan buat indikator media dan buat ganti ganti lagu dari bluetooth radio dan USB ya Karena kan dia enggak ada head unitnya dan head unitnya yang type l dapat head unit layar sentuh 8,8 inci gini meski sayangnya layarnya kelihatan enggak dilaminasi ya jadi kayak ada jarak gitu antara kaca dan display-nya ini interface utamanya dia bisa ganti tema juga ya gelap atau terang kayak instrumen clusternya gitu kalau kita swipe down dari atas dia ada beberapa shortcut kayak mute bluetooth wi-fi volume dan brightness menunya bisa mainin lagu dari usb bluetooth telefony settingsnya yang unik paling ada buat atur sound field gini ya Terus ada velocity compensation atau buat otomatis kerasin volume pas jalannya makin kencang dan sebaliknya Driving video ini buat dibolehin nonton meskipun mobil udah jalan lanjut bisa netel video dari usb lihat foto juga bisa ada radio dan lagu dari bluetooth ya Nah yang unik menu car auto ini jadi dia enggak ada carplay atau Android auto ya Tapi kalau pakai aplikasi car auto dari HP dan disambungin pakai kabel ke head unitnya nanti kita bisa pakai beberapa mode ini nih mirror ini buat full mirroring layar HP kita keat unitnya misalnya mau nonton gitu ya Ada game Jadi nanti dikasih beberapa pilihan game Retro gitu ya Dan kita pakai HP kita buat jadi stick buat controllernya gitu unik sih ya tapi ya lebih asik main game di HP kita beneran lah ya kayaknya dan TV buat nonton ya oh speakernya sayangnya hanya ada dua aja ya di pintu so kualitasnya jelas pas-pasan banget tapi gimana du R jutaan kayak gini Menurut kalian apakah udah cukup fiturnya enam detail safety fitur keselamatannya series I1 ini termasuk sangat-sangat standar ya Bahkan dibanding rirv juga airbag-nya hanya ada satu aja di sisi driver aja di penumpang depan aja enggak ada ya sayangnya rem depannya cakram sedangkan rem belakangnya yang type l ini cakram juga kalau yang type B alias varian bawahnya itu dapatnya tromol sedangkan ABS dan EBD sama-sama standar ada di kedua varian tapi break assist hanya ada di di type l aja ya stability control hanya ada di type l ya Dan ini matinya lainnya dari settings di instrumen Cluster S ini tapi kedua varian sama-sama dapat heal start assist atau heal hold control ya Jadi kalau terdeteksi lagi berhenti ditanjakan remnya bakal ditahan beberapa saat pas kita lepas pedal remnya buat pindah ke pedal gas biar enggak merosot dulu ya meski di nomor 8 Nanti kita bakal jelasin heal hold control ini kurang efektif di beberapa kondisi kedua varian dapat sensor parkir dua titik ya model yang terintegrasi kayak gini not bad dan yang type l ada ini indikatornya di head unitnya dan kedua varian juga sama-sama dapat kamera mundur garisnya fix aja sih Ya enggak ikut muter-muter pas kita putar setirnya Oh dan khusus type B tampilan kameranya adanya di instrumen clusternya ada TP MS juga tapi yang modelnya baru dikasih tahu kalau ada yang ban kempes ya dan buat reset TV ms-nya pakai tombol kapasitif yang di tengah sini yang lebih standar ada Apar atau alat pemadam apiringan di bawah jok penumpang depan sini dan jok belakang juga ada dudukan isofix Buat naruh jok Bay tapi apakah muat nih kita cobain ya pasangnya tentu cukup susah karena enggak ada pintu dedicated dan kita harus cari bagian besinya di balik cover Kaina ini meski emang dari yang kita coba sih enggak sesulit pasang di erivia Oh dan kalau joknya dibalik kayak gini bakal nyita banget ruang di depan ya jadi harus digeser maju banget Gini ada avas atau acustic vehicle alerting System yang bakal ngasih bunyi di luar mobil pas lagi jalan supaya pejalan kaki bisa dengar kalau mobil ini lewat bunyinya kayak gini dan ini bisa dimatiny lain dari instrumen Cluster ya Oh satu lagi si tuas transmisi ini kalau pas lagi jalan dan pedal gas diinjak ada yang naikin tuasnya giginya enggak bakal pindah jadi n dia tetap bisa pindah ke n pas lagi jalan tapi kalau kita enggak injak pedal gasnya ya ya salah ya kalau Dit transansmisi matic kebanyakan meski tentunya dia gak bisa diganti ke R ya pas lagi jalan Jadi cukup aman tujuh bagasi dan storage bagasinya Iwan bisa dibuka pakai tombol di remote sini ya Jadi kalau tombol ini kita tahan pintu bagasinya bakal kejetek kayak gini tapi mobilnya masih dalam keadaan terkunci dan pintu ini tetap enggak bisa diangkat ya Meskipun kita sambil pencet tombol hitamnya ini nih jadi kita harus buka dulu kunci mobilnya baru deh kita Klik tombol ini buat angkatnya nah misalnya kita udah unlock duluan kuncinya terus kita jetekin pintunya pakai tombol injector di remote ini dia pintunya Emang keangkat tapi tetap harus terus kita Klik tombol hitam di tengah ini ya baru bisa dibuka beneran jadi dibanding kita eject dulu pintu bagasinya pakai remote ya mendingan kita langsung klik tombol hitam ini aja sih ya dari awal tuh dia langsung kebuka juga kan Nah ini bagasinya ya yes luar biasa kecil emang ya ya sekilas mirip-mirip sama RV meski ada beberapa bagian yang lebih kecil lagi lebar bibirnya menyempit di bawah ya Dan ini emang termasuk sempit banget sih jarang-jarang ya koper raksasa kita ini Enggak muat buat masuk bibirnya dalam posisi melebar gini dari tanah juga luar biasa tinggi ya bibirnya lebih tinggi dibanding bibir RV juga efeknya kalau mau masukin barang yang sangat berat kayak galon angkatnya bakal PR banget dan jarak bibirnya dari lantainya juga jauh ya Jadi kalau mau keluarin barang berat angkatnya bakal PR lagi Oh dan karena bibir ini tinggi banget jadi bagian yang terbukanya ini yang di paling atas ini sempit banget ya kita mau masukin ransel gini aja bakal sulit banget juga kita mesti buka dulu joknya masukin tasnya baru tutup lagi joknya sedangkan di riv karena bibirnya enggak setinggi itu jadi bukaannya masih lebih besar nih buat masukin tas langsung kayak gini misalnya oke tes koper ya well jelas lah ya koper cabin size kita aja Enggak muat kalau joknya enggak dilipat lanjut di sebelah kiri sini bagasinya enggak ada apa-apa di sebelah kanan juga enggak ada apa-apa di bagian belakangnya ada besi yang keekspos gini dan segitiga merah yang nempel di lantainya sini ya sedangkan di bawah karpetnya enggak ada apa-apa ya kalau mau luasin kapasitas bagasi jok belakang bisa dilipat 5050 pakai tali ini ya tinggal tarik aja dan kita dorong joknya Nah nanti bakal kelipat gini dan kalau gini baru deh kita bisa masukin koper cabin size ke dalamnya meski koper raksasa kita masih belum bisa masuk juga ya kalau dalam konfigurasi gini dan kalau jok satu lagi dilipat nah bagasinya jadi lebih proper nih ya sekarang meski sudahah pasti ada jedas ya antara lantai dan jok lipatnya ini Nah kalau dilipat gini baru deh bisa masuk ya sekarang copper cabin size dan koper raksasa kita meski Emang sisa ruang lantai antara jok depan dan jok belakangnya di series I1 ini itu enggak seluas di Rivia kalau mau tutup pintu bagasinya enggak ada handl-nya ya jadi langsung tarik bodinya aja dan ini sisa storage di dalam kabin delapan kenyamanan dan handling Oke kita ngerasa agak aneh buat ngomongin kenyamanan dan handling karena kayak di RV mobil mikro kayak cries Ian gini emang jauh lebih memprioritaskan kepraktisan dibanding hal-hal itu so kita ngomongin itu dulu ya setirnya luar biasa ringan ini feedbacknya nyaris enggak ada ya dan di kecepatan tinggi pun kerasa sangat-sangat ringan dan emang enggak ngasih confidence lebih tapi buat dipakai pas masuk jalan mungil itu kerasananya jadi sangat-sangat gampang kalian enggak bakal nemuin mobil yang lebih enak disetirin buat lewatin gang-gang mungil dibanding mobil mikro gini dan b kan I1 ini sedikit lebih baik dibanding RV buat putar balik ya karena radius putar I1 yang cuma 4,05 m aja dibanding RV yang 4,3 m so kalau lagi coba-coba masuk jalan kecil dan ternyata buntu enggak usah susah-susah jalan mundur karena putar balik pakai I1 ini gampangnya luar biasa parkir juga sangat gampang ya bukan cuma karena panjangnya sekitar 70-an cm lebih pendek dibanding agiato Brio tapi karena lebarnya cuma 1,5 m aja yes ini adalah jenis-jenis mobil yang enggak usah pikir panjang kalau mau ti sebentar di pinggir jalan buat jajan saking buungil dimensinya Ya begitu juga pas di kemacetan ya karena posisi duduk yang ngutamain visibilitas tadi dan dimensi super compactnya jadinya rasa khawatir di pepet atau mepet mobil lain itu jadi sangat-sangat minim makanya kita bilang buat pemakaian yang fokus di dalam kota yang padat Mobil ini benar-benar sangat pas sayangnya beberapa faktor itu ngurangi juga rasa kepraktisannya dia ya pertama kayak RV I1 ini juga enggak ada creeping mod yang artinya begitu giginya Kita masukin ke d dan dan pedal remnya kita lepas mobilnya bakal diam aja dan baru jalan kalau kita injak pedal gasnya ditambah respon gas yang sangat lambat Yang tadi kita ceritain di nomor dua ini bikin si Iwan justru sedikit merepotkan buat kondisi stop and go Ya begitu juga di kondisi yang enggak cukup menanjak buat bikin Hill start assistnya aktif tapi juga enggak cukup rata yang bikin mobilnya agak gelending sedikit pas kita lewat kedal gasnya misalnya pas lagi lewatin Sambungan rel kereta yang jelek banget di kemacetan ekstrem yang harus gas rem gas rem secara agresif Nah itu bahkan lebih sulit ya sedangkan dari segi kenyamanan sebenarnya Iwan ini cukup di luar dugaan kita ya suspensinya enggak sekeras ekspektasi orang waktu ngelihat mobil mungil gini redamannya masih cukup empuk dan Oke sebenarnya kalau kena lubang atau bahkan speed Bump kita juga cukup kaget ya waktu awal pakai ini karena suspensinya cukup oke meski jelas enggak bakal bisa kerasa lebih nyaman dibanding mobil-mobil yang dari sananya dimensinya emang jauh lebih besar dan dengan Wheel base yang jauh lebih panjang juga nah yang lebih jadi koncern kita adalah rasa duduknya yang kurang ergonomis tadi yang kita bicarain di nomor 4empat tadi ya so meskipun buat jarak singkat suspensinya oke-oke aja tapi begitu udah jalan jauh otomatis kitanya jadi lebih pegal karena kontur duduk joknya tadi ya catatan kita di unit tes yang kita pakai ini odometernya baru 2000an KM dan kaki-kakinya udah mulai banyak yang gerudak-geruduk bunyi ya begitu juga di unitas yang dipakai sama media line dengan Odo 3.000an KM katanya juga udah mulai bunyi-bunyi tapi semoga yang diterima konsumen lebih aman lah ya handlingnya juga jadi korban dimensi pipih yang tinggi mobilnya lebih besar dibanding lebarnya ini ya body rollnya sangat sangat sangat kerasa tiap kali kita libas tikungan bahkan di kecepatan medium juga apalagi karena posisi duduk kita juga tinggi ya dan kayak mobil kecil lainnya dengan ban-ban super tipis gini di kecepatan tinggi juga dia Enggak kerasa terlalu stabil sedangkan suaranya kalau kalian mengekspektasikan naik mobil listrik bakal minim suara sayangnya di I1 ini kayak di RV juga enggak kayak gitu ya Oke ini kita contohin ini suara kalau mobilnya kita nyalain tanpa Nyalain AC jalan Yes suaranya tenang kan Ya nah sekarang kita contohin kalau kita nyalain mobilnya dan kita Nyalain AC juga baru kita jalan mobilnya jadi jauh lebih berisik bahkan lebih berisik dibanding mobil bensin kebanyakannya dan ini cukup kedengaran juga dari dalam so sayang banget ya ketenangan ala mobil listrik di kecepatan rendah itu engak bisa didapat di sini meski kalau kita sudah jalan di 30 40an km/j itu emang jadi cenderung lebih tenang sih atau paling enggak kitanya udah lebih bisa mengignore suara tadi ya dan positifnya peredaman suara dari mobil dan motor di luar cukup oke kasasnya mobil Cina tapi suara aspalnya cukup masuk ya kelihatannya karena profil ban tipisnya itu sembilan detail-detail lain series Iwan ini udah dirakit lokal ya di pabrik dfsk yang ada di Cikande Banten buat garansinya garansi umum mobilnya berlaku 3 tahun atau 100.000 KM sedangkan garansi khusus baterai lfp-nya berlaku selama 8 tahun atau 120.000 km mana yang tercapai duluan dan ada gratis biaya servis jasa dan spare part selama 3 tahun atau 100.000 KM mana yang tercapai duluan sedangkan buat yang didapat setiap pembelian series I1 langsung dapat wall charger 7 kw-nya tapi yang non WiFi dan ini belum termasuk biaya pemasangan 10 kesimpulan review so series I1 Ini siapa sih yang cocok buat pakai ini dibanding RV I1 ini bisa jadi opsi Buat yang mau keluarin budget terbatas Al RV standard range tapi tetap dapat tampilan luar yang enggak dikurang-kurangin ya dan dibanding RV standard range fitur di I1 type l ini juga lebih banyak ya kayak tetap dapat head unit ini so interiornya pun kelihatan enggak semurah RV yang varian bawah meskipun Emang kabin belakang dan bagasinya I1 ini enggak seluas RV ya so paling optimal ini buat dipakai berdua aja nah mengingat Renia I1 type l ini yang kita pakai cuma 220 KM atau malah di pengetesan kita sekitar 160 sampai 180-an KM so yang cocok buat pakai ini emang yang lebih ke yang buat komuter harian di dalam kota aja yang Jarak rumah ke kantornya enggak lebih dari 10 sampai 15 KM lah ya supaya mobilnya bisa dicharge full di rumah seminggu sekali aja dan absennyaedisi charging juga artinya kalian harus bisa charge di rumah ya karena Enggak mungkin kan selalu mampir ke tempat charge umum dan Mesti nunggu 4 sampai 5 jam terus-terusan dan dimensi mungilnya ini juga bikin Iwan enak banget buat dipakai di perkotaan yang macet dan banyak Gang kecilnya dan secara kontras kurang cocok buat kalian yang router komputernya lebih banyak tolnya ya meski catatan juga buat kita dari bes respon low endnya I1 ini perlu cepat dapat improvement ya karena pemakai I1 ini mayoritas bakal banyak pakai di kondisi dalam kota yang stop and go sukan soal series I1 ini silakan sampaikan komentar yang di bawah klik like dan jangan lupa subscribe kayak gini lainnya See you next time

Lihat di YouTube