Apakah Ini Hape Midrange Terbaik 2025?? Samsung Galaxy A56 5G Review (YouTube Video)
Pengen HP flagship tapi kebentur sama budgetnya yang sampai belasan bahkan puluhan juta. Coba deh ambil alternatif lainnya. HP midrange ini cuman R jutaan, tapi fitur-fiturnya berasa kayak flagship nih. Galaxy A56 5G menawarkan sesuatu yang solid buat kelas menengah. Tapi tentu aja enggak bisa dibandingin sama smartphone flagship ya. Sebagus apa sih? Yuk, kita bahas [Musik] Lego. Aku udah pakai HP ini beberapa minggu dan jujur aku cukup terkesan bukan karena hype-nya, tapi karena memang secara keseluruhan Galaxy A56 5G ini menawarkan sesuatu yang solid buat kelas menengah. Tapi tentu aja enggak sempurna, ya, Guys. Ada beberapa hal yang bikin aku mikir dua kali. Nah, di review ini aku bakal cerita lengkapnya buat kamu. Dari segi desain, Galaxy A565G tampil dengan body tipis hanya 7,4 mm dan berat yang cukup ringan sekitar 198 gr. Ketika aku genggam, feel-nya benar-benar berasa premium. Bukan sekedar plastik murahan, karena bagian depan dan belakangnya udah dilapisi Gorilla Glass Victus Plus. Ditambah frame aluminium di sisi-sisinya bikin HP ini terasa kokoh dan enak banget dipakai harian. Untuk ukuran HP midrange, build quality-nya bisa banget diadu bahkan dengan beberapa flagship dari brand lain. Dan bonusnya lagi, HP ini udah punya sertifikasi IP67. Artinya tahan debu dan bisa bertahan di air hingga 1 m selama 30 menit. Buat kamu yang suka aktif di luar ruangan, ini jadi nilai tambah yang cukup penting. By the way, aku ambil yang varian warna awesome graphit. Ada juga nih varian warna lainnya seperti pink, olive, dan light greay. Mungkin sebagian bakal ada yang suka dengan tampilan belakang yang matte, tapi dengan finishing glass design di belakangnya ini emang supaya jadi pembeda dari varian kelas flagship Samsung. Layar. Lanjut ke bagian layar. Ini salah satu aspek yang selalu aku suka dari Samsung. Pakai panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus. Tapi yang bikin layar ini terasa lebih wah adalah refresh rate-nya yang 120 Hz dan kecerahannya yang bisa tembus hingga 19900 nits di kondisi tertentu. Hasilnya dipakai di luar ruangan tetap terang. Warna-warna yang ditampilkan sangat vivid dan animasi terasa super mulus. Aku nonton Netflix, scroll TikTok dan main game semuanya terasa lebih imersif. Bahkan ketika aku pakai di tengah terik matahari layarnya masih bisa dibaca dengan nyaman. Buat kamu yang peduli soal pengalaman visual, layar ini jelas jadi salah satu daya tarik utamanya. Soal akurasi warna, aku coba tes color gamut di dua mode tampilan, vivid dan natural. Soal akurasi warna, aku coba tes color gamut di dua mode tampilan, vivid dan natural. Di mode vivid, layar ini mampu menampilkan 99% sRGB dan sekitar 84% DC IP3. Warnanya terlihat sangat hidup dan cocok buat kamu yang suka konten visual berwarna tajam. Kalau kamu lebih suka tampilan yang lebih kalem dan natural, tinggal pindah ke mode natural dan hasilnya tetap bagus dengan 98% sRGB serta sekitar 76% IP3. Jadi menurut aku layar Galaxy A56 5G ini bukan cuman cakep tapi juga cukup akurat buat kebutuhan konten kreatif. Performa. Sekarang kita ngomongin performa. Di dalamnya Galaxy A56 5G dibekali chipset Exyos 1580 berbasis fabrikasi 4 nanm. Mungkin kamu agak skeptis soyos ya karena reputasinya sempat naik turun. Tapi aku sendiri cukup kaget karena ternyata chipset ini bisa kasih performa yang stabil. Aku coba buat multitasking, buka belasan tab chrome, edit video ringan, bahkan main Gin Impact di setting medium dan sejauh ini performanya aman. RAM yang tersedia mulai dari 8 GB dan 12 GB tergantung varian yang kamu pilih. Dan penyimpanannya juga udah pakai UFS 3.1. Jadi, kecepatan baca tulis file cukup kencang. Sayangnya satu hal yang agak bikin aku kecewa enggak ada slot micr SD. Jadi, kamu harus puas dengan penyimpanan internal meskipun pilihannya sampai 256 GB. Pada pengetesannya di Antutu Benchmark, skor yang keluar adalah 904.051 51 poin. Angka yang cukup oke di kelas midrange. Tes selanjutnya di 3D Mark hasilnya juga cukup meyakinkan. Di sling shot hasilnya max out alias mentok. Dan di Wild Life dapat skor 4.832 poin. Kemampuan grafisnya masih cukup kuat untuk gaming harian. Pada Geekbench 6, HP ini ngasih skor 1354 untuk single core dan 3.845 untuk multiore. Performanya terasa stabil dan enggak gampang drop. Bahkan waktu aku tes pakai GFX Bench hasilnya cukup menarik juga. Di Scenario Asch Ruins Open GL normal tier dapat 49 FPS. Di Vulcan dapat 51 fps. Dan yang paling tinggi adalah T-Rex offsreen tembus di 153 FPS. Aku juga lakuin tes CPU throttling test selama 30 menit nonstop dan hasilnya cukup stabil. Rata-rata performa CPU-nya bertahan di sekitar 77% yang artinya Galaxy A56 ini punya manajemen panas yang cukup baik, enggak gampang throtling, dan suhu body juga enggak sampai bikin tangan kamu kepanasan. Samsung kasih fitur touch sampling rate hingga 500 Hz dan aku tes pakai aplikasi Touch sampling rate tester dan hasilnya sesuai ekspektasi. Response layar terasa cepat, cocok buat kamu yang suka game kompetitif atau sekedar pengin layar yang terasa responsif. Selain itu, aku juga tes multitouch dan hasilnya bisa deteksi sampai 10 jari sekaligus tanpa masalah. Oh iya, dari segi sensor Galaxy A56 ini udah komplit. Semua sensor penting seperti akselerometer, gyoskop, light sensor, hingga proximity semuanya hadir dan berfungsi normal. Jadi enggak ada cerita sensor ngilang kayak di beberapa HP lain di kelas harga mirip uji game. Di Genensin Impact aku atur grafik ke setting tertinggi dengan frame rate 60 fps. Lalu aku mainin selama 10 menit. Hasilnya masih playable. Walaupun di momen-momen padat kadang FPS turun sedikit. Rata-ratanya 42 FPS. Sesekali masih ada frame drop. Jadi nyamannya sih mainnya di medium low aja. Suhunya masih terjaga banget loh, cuman di 39,8 derajat. tetap dingin kan? Secara umum masih nyaman dimainkan apalagi untuk ukuran HP midange. Lalu untuk PUBG Mobile aku set ke smooth plus extreme frame rate dan hasilnya sangat lancar. Touch screen responsif, grafis stabil dan enggak ada frame drop yang mengganggu. Rata-ratanya 59 fps dengan paling rendah cuma di 55 fps doang. Suhunya tertahan di 38,6 derajat aja. Kamera. Buat kamu yang suka fotografi, Samsung juga nyiapin konfigurasi kamera yang bisa dibilang seimbang. Kamera utamanya 50 megapel dengan OIS. Kamera ultrawide-nya 12 megap dan ada kamera makro 5 megap. Kamera depan 12 megap-nya juga bagus nih untuk selfie dan video call. Kayak gini nih hasil tes kamera menggunakan Samsung Galaxy A56 5G. Nah, ini untuk perekaman dari Samsung A565. di resolusi full HD 30 fps. Untuk resolusi full HD 30 fps ini kita bisa pindah-pindah lensa ya dari lensa utama ke ultrawide terus bisa zoom dua kali juga zoom 4 kali dan zoom 10 kali. Nah, ini untuk perekaman dari Samsung Galaxy A56 5G di resolusi full HD dengan 60 fps. Nah, untuk yang full HD 60 fps ini dia enggak bisa pindah ke lensa ultrawide, tapi dia bisa masih bisa digital zoom ya. Ini untuk zoom dua kalinya. Nah, ini untuk perekaman Samsung Galaxy A565G di resolusi 4K atau ultra HD dengan 30 fps. Untuk 4K-nya ini dia cuman bisa di 30 fps dan enggak bisa 60 W. Cuman dia bisa pindah ke lensa ultrawide. Nah, ini adalah perekaman kamera depan Full HD 30 fps dari smartphone Samsung Galaxy A56 full HD atau 1080 30 fps. Jadi kamera depannya cuma bisa 30 fps. Frequens-nya kayak gini. Kita sambil jalan. Nah, kalau ini untuk perekaman 4 G30 FPS kamera depan Samsung Galaxy A565. Ini kita sambil jalan lagi. Ini masih di 30 fps karena kamera depannya itu cuman bisa mentok di 30 fps. Sambil jalan lagi stabilisasinya. Ini 4K ya. Harusnya sih ada bedanya di segi Galaxy A56 5G ini sudah langsung pakai Android 15 dengan One UI 7 dan dijanjikan akan dapat en kali upgrade Android ke depan. Ini gila sih, artinya kamu beli HP ini sekarang dan kamu bisa tetap dapat update sistem kira-kira tahun 2031. Ini sih jelas nilai jual terkuat dari HP Samsung dibanding brand lain yang rata-rata cuman kasih 3 sampai 4 tahun. Selain itu, performa baterainya juga cukup meningkat nih. Dengan kapasitas 5000 mAh, aku bisa pakai HP ini dari pagi sampai malam tanpa perlu ngecas ulang. Dan ketika aku isi ulang, teknologi fast charging 45 watt-nya bisa ngisi dari 0 sampai 65% dalam waktu sekitar 30 menit dan penuh dalam kurang dari 70 menit. Ya, meskipun bukan yang tercepat di kelasnya, tapi ini udah upgrade banget ya dari seri A-nya Samsung. Selain itu, Galaxy A56 5G juga punya beberapa fitur pintar yang menarik. Jelas ada pada AI-nya nih. Masih sampai sekarang urusan AI pada HP Samsung masih number one. Dan aku suka banget kalau Samsung ngasih kemampuan EA ini di HPHP midrange. Benar-benar ngebantu banget soalnya. Misalnya fitur circle to search yang masih jadi andalan aku sehari-hari atau ada AAI Racer langsung tapi enggak serapi kelas flagship-nya. Kesimpulannya Samsung Galaxy A56 5G adalah HP midange yang nyaris mendekati rasa flagship. Desainnya premium, layarnya sangat bagus, kameranya bisa diandalkan, baterainya awet, dan software-nya punya masa depan panjang. Buat kamu yang pengen HP dengan performa stabil, desain cakep, dan jaminan update bertahun-tahun, ini sih cocok banget buat kamu yang budgetnya lebih terbatas. Masuk akal sih dan alasannya jelas kenapa si A56 ini bisa laku dan ramai banget hype-nya. Emang bagus sih, tapi kalau kamu masih bergantung pada chipsetnya yang pengin lebih kencang atau kameranya yang lebih superior, mungkin ada alternatif lainnya. Tapi menurut aku pribadi, Galaxy A56 5G ini cocok banget buat kamu yang butuh HP andal untuk harian, produktif, dan tetap pengen tampil stylish tanpa harus neko-neko. Harganya mulai dari Rp6.199.000. Masih terjangkau, kan? Gimana menurut kalian? Oke, guys. Terima kasih sudah menonton video ini bareng aku. Sampai jumpa di video berikutnya.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















