APPLE EMANG BEDA! Bahas iPhone Duo, iPhone 18 Pro, dan lainnya | BIT Podcast (YouTube Video)
Dan yang paling penting pastinya si animasinya itu loh yang gila satisfying banget di mata ya. Gua enggak nyangka enggak kepikiran sampai situ sih memang benar-benar Apple yang ya bisa kepikiran kayak gitu gitu. Dia ada mention di waktu di keynote dia bilang Glisher nih warna yang spesial katanya dia custom apa lag gitu. Jujur duit Rp45 juta gua bakal preferi. Hei guys, welcome back. Balik lagi di Bit Podcast bareng sama kita bertiga. Ada gua Danil dan ada Edwin dan yang lagi ada di Cooperino. Halo semuanya. Malvin di sini, Malvin di sana. Ya, [tertawa] jauh dia dari kita. Karena tadi udah ng-spill-spill dikit ya. K Mavin lagi ada di Kupertino. Artinya adalah kita di podcast kali ini akan membahas soal Apple event. Jadi ada banyak hal yang baru di sini, ada banyak kejutan. surprise dan ada banyak yang shine [tertawa] di podcast ini. Jadi, ya kita akan bareng-bareng ngobrol sama jurnalis langsung di lapangan [tertawa] dan kita akan ya ee k maafin udah hand segala macam jadi kita akan bahas langsung ya. Jadi kita langsung masuk aja ke podcast-nya. Let's go. Let's go. Gimana Vin? Ngantuk banget kayaknya nih. Udah jam berapa di sana? Parah di sini jam 11. 23 12 ya. Tadi pagi lu acara di sana berarti jam berapa tuh? Jam 10. Pagi. Tapi kita udah standby dari jam lah. Dan gua sendiri enggak bisa tidur dari jam .30 jam 0.30 udah enggak bisa tidur lagi. Dan kemarin nyampai kupertinonya aja. itu jam 11.00 malam eh sori jam 10.00 deh agak early nyampainya nyampai San Fransciskonya ya. Jadi terbangnya itu dari Singapura jam .00 malam. Jadi total-total sebenarnya kalau dihitung terbang sekitar 14,5 jam dari Singapuranya. For contex, Guys. Jadi kemarin itu ee jadwal aslinya berangkatnya di hari Minggu ya kok ya hari Selasa dan Selasa Selasa subuh. Eh iya Selasa subuh itu harusnya. Iya iya iya. Jadwal terbangnya salah subuh. Cuma karena erupsi anak Gunung Krakatau sempat ditutup kan airport-nya semua. He. Nah, akhirnya pesawatnya itu di-cancel. Jadi waktu itu naik pesawat ee lewat transit Tokyo. Jadi, lewat Jepang. He. Karena semua enggak bisa keluar dari Jakarta kan berdebar-debarlah itu udah up and down roller coaster. E karena bingung kan kita sempat nyari [berdehem] alternatif untuk kita naik kereta ke Surabaya. Sempat kepikirannya gitu. Iya. Naik kereta ke Surabaya terus naik pesawat ke Singapura terus baru kita terbang lagi dari Singapura ke US-nya ke San Franscisonya. Coba cari susah banget. ee enggak dapat karena kan e mereka penginnya semua empat-empatnya empat orang yang pergi penginnya semua bareng kayak gitu. Heeh. Ee dicari susah banget nyarinya sampai akhirnya Soekarno Hatta umumin dia buka tuh yang Senin tengah malam hari Selasanya ya. Jadi Yang mana harusnya sebenarnya pesawat yang harusnya dibooking untuk terbang itu bisa tapi karena sudah di-cancel ya udah difund semua. Jadi, by the time tengah malam itu Soekarno Hatta dibuka, akhirnya wah langsung war cari tiket. [tertawa] Itu pun juga kayak ya tiket konser gitu. Itu pun enggak bisa dapat tiket Jakarta ke Singapura. Jadi ee gua harus lewat Batam ya. Jadi kita Jakarta, Batam baru naik kapal feri tuh dari Batam naik kapal feri ke Singapura. dari Singapura baru terbang ke San Francisco Direct. Leonardo Edwin. Edwin satu lagi [tertawa] dia warlock Batam yang mengatur segala jadwalnya. Jadi kita nyampai di Batam on time terus langsung ke airport-nya juga dekat dari gua juga baru tahu sih ada kayak feri naik kapal feri itu dari Batam nyampainya di Tanah Merah. Dari Tanah Merah naik Grab cuma kayak 10 menit nyampai di airport. Jadi cepat banget sudah kita langsung bisa ee check in dan menunggu waktu penerbangan. Jadi enggak terlalu berasa l walaupun ya sebenarnya kalau dihitung-hitung lumayan sih. Kita hitung terbang jam 11.00 pagi nyampai Singapura itu sekitar jam . jam 0.00 gitu. Jadi 67 jam juga perjalanan dari Jakarta ke Batam, Batam ke Singapura terus terbang lagi demi biar kita bisa nyampai sebelum hari ini gitu. kita nyampai makanya semalam kan dan wah itu capeknya luar biasa [tertawa] lu benar-benar literally nyampai di SF like 10 jam sebelum acara mulai ya jam 11.00 malam kan? Betul kurang lebih segitu Win. Heeh. Karena perjalanan dari San Fransisco ke Kopertinonya aja itu sekitar 40 menit lah kemarin 1 jam ngambil koper segala macam. Jadi ujung-ujungnya nyampai sini sekitar jam 12.00 malam. Gua baru tidur mungkin jam .00 malam terus jam .00 udah kebangun gitu, enggak bisa tidur lagi. Nah, ini makanya baterai tinggal 15% nih. Kenapa? [tertawa] Karena Iya, karena jam .00 [berdehem] sori jam .00 jam 5. pagi di sini itu tuh jam 0.00 malam kan di Jakarta kan jam .7. Malam jadi lapar. Jangan makan malam soalnya. [tertawa] Jadi akhirnya mencari makanan yang bisa dimakan. Itu sih pelajaran setiap kali kalau dinas ke US tuh jam-jam segitu lapar, Pak. Iya karena kebiasaannya. Iya, kebiasaannya udah biasa di pesawat tuh udah diumpanin makan terus biasanya berapa kali gitu in flight meal chicken or beef langsung bangun [tertawa] mau lagi tidur sedalam apun itu bu banyak banget makanannya sampai gua minta dari pesawat dia ada mie instan juga oh jadi gua minta satu buat gua bawa balik karena gua lupa bawa tok banyak banget barang kelupaan kali ini sejujur Jujurnya cuma untung bareng-bareng yang ya salah satunya ini jala rambut gua lupa bawa makanya maaf kalau rambutnya agak berantakan naik tetap tapi kurang ini aja kurang badai aja Pak iya ini kayaknya ngomongin kayak gini bisa satu sesi podcast sendiri nih kayaknya tapi daripada bentar lagi lu low bet kita langsung aja ke inti dari podcast kali ini ya oke oke oke. Jadi tadi yang sudah dibahas [berdehem] ee sama K Maavin, jadi kita ngejar si keynote-nya itu keynote dan ada hands on-nya langsung di sana gitu ya di Apple Park tersebut. Nah, eh kita langsung bahas aja hal pertama yang baru di Apple Event ini dan sebelum-sebelumnya tuh udah leaks-nya di mana-mana bikin kita excited dengan iPhone foldable alias iPhone duo yang mana sebenarnya menurut gua namanya aduh kenapa agak agak unik aja agak unik karena pertama kalinya gua namanya go surface duo ya [tertawa] gimana kok maafin setelah langsung ngelihat si smart smartphone-nya itu HP lipatnya itu gimana impresi pertamanya? Jangan sampai keselip jadi ultra lagi aja ya. Dari kemarin bilangnya iPhone ultra ultra ultra ultra gitu. Tapi emang cocok sih menurut gua soalnya ternyata kita semua salah gitu. Iya. Kalau kalau dia pakai Ultra kan benar kan tebakan gua. Iya karena cocokannya Ultra tuh udah kebayangnya rough robust yang kayak emang buat adventure atau mungkin kayak the best of the best-nya iPhone gitu kan. Sedangkan ini lebih supaya dia lepas dari pemelekatan itu gitu. He dilihat sebenarnya memang ya ini mungkin penanda era baru dari Apple ya dibawa ke pemimpinan si Om John John Ternus yang mana orang hardware gitu kan. Jadi di sini emang ditunjukin banget hardware-nya memang bisa dibilang something special lah. Tapi enggak cuma sekedar hardware juga sih. Software-nya pun juga spesial sih gitu. First impression karena gua juga cuma pegangnya enggak berapa lama ya. Harus dibilang ya solid banget sih dari segi build quality-nya, dari segi finish-nya, dari segi layarnya terutama gitu kan di layar dalamnya itu nunjukin sebuah produk yang matang gitu impresinya gitu ya. Walaupun balik lagi gua baru pegang sekitar berapa tuh 1 jam bisa dibilang itu pun giliran gitu ya. Jadi Vin, menurut lu ini kan akhirnya iPhone keluarin juga nih foldable. Apa yang menurut lu Apple nih kali ini do this differently dibanding brand-brand lain yang udah pada keluarin foldable sebelumnya gitu yang bikin iPhone 2 ini beda daripada foldablefoldable yang lain? Kalau kita runut ya mungkin ya terutama ngelihat layar dalamnya yang pakai nano texture itu kan sebuah permukaan yang unik ya yang kelihatannya memang kayak ng doang tapi sebenarnya itu tuh permukaan yang dijahit katanya gitu kayak kaca atau kayak materialnya apa jujur gua belum 100% yakin. Cuma ya itu tadi sih ngasih impresi yang langsung berbeda total gitu dari smartphone lipat yang kita kenal, yang gua kenal sebelumnya gitu. pas dipegang terus dia punya kris ya lipatan yang walaupun memang sebenarnya kalau kita cari lipetannya tuh ada sih memang terutama pas lagi gelap mungkin akan lebih kelihatan cuma memang dengan karena permukaan nano texture-nya itu dia kayak mengurangi pendaran cahaya dan nah kalau ada nanoure kan dia pantulan reflection benar-benar dihilangkan gitu jadi visual yang yang kita dapat impresi yang kita dapat tuh kayak itu satu flat surface gitu tuh. Dan ketika dipegang pun itu enggak enggak berasa kayak plastik yang kayak empuk gitu loh dipegang gitu. I iya. Gua baru mau nanya itu, apakah sebenarnya lu bisa inden pakai indentasi pakai kuku yang bikin berasa jadi kayak empuk-empuk kayak plastik gitu? Soalnya kalau dari video kelihatannya berasa kayak kaca banget. Iya, kalau dari video kelihatan kayak kaca. Cuma aslinya jujur gua gua kayak mungkin masih ngeri-ngeri sedap kali ya waktu megang itu ya. Jadi belum bisa 100% [tertawa] kayak yakin. Cuma nanti mungkin gua akan coba lagi karena besok kita ada kesempatan untuk megang lagi. Nah, ini mungkin bisa jadi konten shorts yang menarik nih, Win. Bisa enggak kita pencet pakai kuku? Ya. Iya. Heeh. Di layar dalamnya iPhone Duo ini harusnya sih lebih resistance ya. Soalnya kan dia kayaknya bakal kompatibel sama Apple Pencil yang USBC nanti. Nah, itu dia. Soalnya gua juga nanya sih ke salah satu stafnya yang di demo area itu, ini tuh screen protektor atau apa ya? Karena kan biasa kalau HP lipat yang kita tahu kan kadang screen protektornya setelah berapa lama tuh lepas gitu ya dan mesti diganti. Bahkan ee beberapa brand malah udah ngasih garansi boleh ganti berapa kali nih gitu. yang yang mana ya orang pemahamannya oh berarti ada momennya memang mesti akan copot dia gitu. Nah di sini tuh enggak di iPhone 2o gitu dia bilang ya ini nano texture ya nano texture-nya Apple yang ada di MacBook yang ada di iPad gitu. Jadi ini ya dia glass kan dia bilangnya kan kayak dijahit ya bahasanya cu gitu. Cuma ya intinya ini bukan screen protector doang, bukan sebuah permukaan doang, tapi emang ee kayak ya gua sih ngerasa ini mereka udah bertahun-tahun ya kalau enggak salah kan si Nano ini udah mungkin berapa 4 5 tahun belakangan ya mungkin mereka udah mulai research-nya dari sana mungkin sampai mereka tentuin oke ini bakal jadi surface yang kita pakai nih nanti di foldable gitu. Terus eh kalau ngomongin ekspektasi ya Vin ya kan kita sebelumnya ini udah terpapar banyak banget sama leaks dan juga rumor-rumor soal iPhone Duo ini. Kira-kira menurut lu hal-hal apa aja yang beda antara mok up dan rumor yang kita tahu dari dulu nih sama yang tiba-tiba akhirnya berakhir ke end gitu? Karena kan kalau kita ngelihat dari mokup-mokap sebelumnya kan kayaknya pasti banyak juga yang bilang, "Wah, kayaknya aneh nih, jelek nih." Misalnya kayak yang ujung kanannya corner, yang kirinya Oh, iya. Banyak yang bilang kirinya bakal dibikin corner juga, tapi padahal ternyata enggak juga gitu. Kirinya mengotak gitu kan. Sama ternyata tetap ya kamera depannya ternyata bukan di tengah tapi digeser ke kanan gitu. Hal-hal apa aja yang menurut lu wah gila nih ini surprise banget gua ee beda dari yang mup dan rumor yang kita dengar sebelumnya gitu. Pertama-tama sejujurnya si under display kamera, UDC-nya kan sebenarnya kalau dilihat di Samsung ya, Samsung kan terakhir pakai itu tuh defult 6 dan waktu itu kualitasnya terbilang kurang gitu kan untuk dijadiin kamera selfie gitu. Nah, di sini gua ngelihat ya kayaknya Apple udah berhasil nih matangin kualitas si kamera selfie-nya. Dan waktu itu kalau enggak salah ada salah satu HP juga ya red Magic yang mana dia juga full screen dan kamera selfie-nya udah tergolong lebih bagus gitu. Nah, gua rasa teknologinya udah lebih matang nih dibanding saat waktu itu Samsung ee pakai di Fultik. Jadi secara kualitas gua sih ngelihatnya ketika gua testing tuh cukup bagus ya walaupun gua belum bandingin side by side banget gitu cuma kelihatan sekali lewat waktu kita kayak videoin gitu kayak bagus sih kualitasnya gitu enggak enggak enggak berasa jomplang kayak waktu kita pakai dulu di fault e Samsung Galaxy Fol 6 misalnya gitu. Jadi ya itu cukup eh ca me of guard istilahnya gitu ya. Kayak uh berani juga ya. Oke, jadi teknologi yang dikasih memang lumayan ee uniklah. Slide tadi di bagian hardware-nya, terus di layout software depannya juga tuh karena tadi kameranya tuh di punch hole ya istilahnya ya di kanan atas gitu kan kayak dia bikin layout si icon-ikon-nya itu ngikutin itu. Jadi secara desain coherence UI-nya tuh kayak dapat gitu kayak pas gitu berasanya. Itu sih yang kayak oh mereka mencoba ngelakuin something different nih gitu dan kelihatannya works gitu kan dan yang paling penting pastinya si animasinya itu loh yang gila satisfying banget di mata ya gua enggak nyangka enggak kepikiran sampai situ sih memang benar-benar Apple yang ya bisa kepikiran kayak gitu gitu user experience oriented-nya gitu loh kayak benar-benar dipikirin nih apa yang bisa bikin ini tuh anah gitu kali ya iya magical banget sih gua pas ngelihat apa transisi animasi pas buka tutup foldingnya tuh benar-benar satisfying banget sih. Iya. Gua juga kayak gua kayak, "Oh iya ya benar juga ya." gitu loh. Kayak waktu kayak lihat itu tuh baru kayak kok enggak kepikiran gitu loh selama 7 tahun terakhir gitu brand lain yang mencoba gitu kan. Kayak simpel secara ide mungkin simpel gitu kan mereka pokoknya konsisten gitu maksudnya tampilan layar luar ke layar dalam cuma karena layar dalam lebih besar ya kayak ada transisi gitu loh istilahnya. Jadi enggak sekedar oh ini layar kecil dan itu layar besar gitu. Tapi mereka tuh bersambung loh istilahnya berhubungan gitu. Jadi gila sih keren banget sih idenya itu. Hm. Itu harus dinaikin pangkat sih yang kepikiran buat bikin animasi itu. Naikin gajinya kayak pas dibuka tuh kayak roh-rohnya keeluar dikit, habis itu tiba-tiba muncul di bagian layar dalam. Gila, satisfying banget. Iya. Iya. Terus emang genius banget juga sih dia redesign. Kan dulu kita kan kernya adalah layarnya jadi bantet gitu kan. E kalau misalnya docnya ada di bawah terus mereka geser doknya ke kanan itu juga brilan banget menurut gua. Kayak kepikiran aja gitu supaya jadi kompos komposisinya ya. Iya komposisinya tetap enggak jadi ke squish bantet gitu kan. Cuma mungkin nanti kita perlu tes-tes juga Vin. Soalnya apakah ternyata ini jadi layout yang tidak terlalu friendly buat orang-orang yang kidal karena doknya ada di kanan gitu kan. Yes. Itu yang gua pikirin tadi. Setelah gua pegang pegang pegang pegang, gua baru kepikiran, nah ini tangan kanan oriented banget nih berasanya gitu. Karena ya semua kayak fingerprint eh fingerprint sih enggak masalah sih ya. Cuma ya itu layouting-nya tadi kayak kalau di tangan kiri tuh kayak mesti ngek gitu, kayak kayak ngejangkau ke dalam. Cuma ya it's a two phone hand sih basically gitu kan karena HP-nya lebar juga kan. Jadi ya mungkin well eh it's a apa ya pilihan kali ya jadinya ya. He karena itu sudah HP lebar ya ideally dua tangan tapi kalau lu tangan kanan ya bisa juga dipakai satu tangan gitu mungkin. H itu sedikit lebih lebar dari Zfold eh Zfold 8 atau kayaknya sih kalau dari K gua sih berasa iya lebih lebar ya sedikit lebih lebar gua berasa. Heeh. Mungkin faktor ada curve-nya juga sih ya, tapi berasanya gitu sih. Berasanya lebih lebar dan berasa kayak itu satu tangannya kurang nyampe gitu kalau ujung ke ujungnya. Oh ya berarti memang mungkin didesainnya untuk pakai dua tangan sekaligus. Apalagi yang menarik dari iPhone 2 ini ya harganya Pak. Oh betul. Kemarin kan kita tuh berspekulasi ini bisa sampai berapa Vin? Gua lupa kita nebak-nebak tuh ya 2.000 le gitu kan 2500 tapi surprisingly ternyata harganya di start from itu di di start from 2000 2000 1999 1999 sekitar 35 jutaan betul atau kalau misalkan kita lihat di negara-negara tetangga Singapura, Malaysia di 40 jutaan jutaan berarti kira-kira masuk Indo bakal di berapa nih tebakan kalian? Tebakan lu berapa, Din? Aduh ngeri sih gua 46 46 4647 kayaknya ya. Gua juga segituah biasanya segitu ya B enggak tahu sih ini tebakan gua aja soalnya biasanya harganya baru akan mirip ketika udah memperhitungkan bayar IMEI masuk ke Indo gitu tapi gua enggak tahu ya kalau kali ini gimana ya. Oh. Dan enggak mungkin di bawah itu juga kan bisa jadi [tertawa] jadi sedekah ma. Wah itu sih itu sih unik sekali sih. Enggak sih biasanya enggak enggak dibawa Singapura atau Malaysia ya. Apalagi kan kita ada untuk bayar IMEI masuknya nambah lagi kan. Ini banyak yang apa namanya ee komen-komen lucu sebenarnya dari yang iPhone duo. Kalau misalkan kita lihat duonya, saya juga punya duo Sarimi Duo gitu-gitu. [tertawa] Terus ada lagi yang beli iPhone duo dua kali kerja dua kali jual ginjal. Jadi, ya something fun lah untuk si iPhone Duo ini. E, bagi yang pengin tahu, iPhone Duo itu ada empat storage dari 256 startnya itu di 199 atau R35 jutaan. Naik paling tinggi itu ada di 2 TB di 3.199 alias 56 jutaan. Jadi dia nembus ke Rp jutaan. Akhirnya orang-orang bisa punya alat flexing yang baru ya. [tertawa] iPhone duo 2 TB 2 TB cash. Betul. Betul. 50 berapa? 56 56 juta. Wow. Bisa buat DP rumah ya? Eh DP mobil yang itu dong, Vin. DP mobil. Jadi lu udah kepikiran ambil warna apa, Vin? Galau sih. Dua-duanya bagus. Masa belum bicin istri. Oh [tertawa] ya lihatlah entar kita tunggu saja. Asik. Oke, ngomongin warna, Din. Ada warna yang comeback dan ada warna yang baru di iPhone 18. I sebutannya apa tuh? Yang warna birunya yang kayak iPhone 13 Pro. Yang biru kayak iPhone 13 itu namanya Glacier. Glacier atau Glacier apa tuh? Kayak baju. Nah, itu dia. Atau kayak laptop saya. Nah, kayak bajunya Manchester City yang baru lah ya, kurang lebih ya. [tertawa] Iya. lagi. Aduh, Manchester City lagi ya. Iya iya iya iya iya iya. Gua jadi merasa salah nih pakai baju ini. Eh, jangan gitu dong. [tertawa] Dan satu lagi buka buka-buka aja. Dan satu lagi namanya Burgundi. Burgundi. Jadi yang tadi gua bilang e baru adalah burgundi. Glaciernya mungkin kita udah e sempat kita ada nih unitnya nih. Ah iya betul betul kita ada [tertawa] unitnya tapi ini bukan unit asli ya. Bukan colongan dari sana dari Evel Park, tapi ini adalah eh apa namanya? Dami. Dami. Oh, ternyata punya toko di ITC. E bukan, bukan saya, bukan [tertawa] saya ya. Mungkin anak-anak di sini yang ngambil dari ITC. Ee jadi ini warna barunya burgundi, terus ada glacier. Eh, yang comeback juga ada warna black-nya karena di iPhone 17 hilang ya warna black-nya ya dan satu lagi warna silver. Jadi, ada empat totalnya warna dari iPhone 18 Pro dan Pro Max. Lu personally bakal pilih warna apa? Dan gua sih sebenarnya yang aman-aman aja gua selalu hitem. Tapi kayaknya untuk yang 18 karena ada warna si burgundinya ini sangat menarik sih menurut gua antara itu dua. Kalau gua sih tadinya sempat kira burgundi ini bakal lebih appealing buat cewek, tapi ternyata enggak juga ya. Cukup maskulin juga gitu ya. Bisa kayak buat cowok juga pakai burgundy masih masuk gitu ya kayaknya warnanya. Karena maksud gua kalau misalkan gua mix sama case warna hitam juga masih cakep sih kelihatannya. Malah kontrasnya tuh ada gitu. Tapi gimana menurut lu dan kok mafin? Gua sih glacier sih. Pertama-tama mau bilang begini sih. Kayaknya warna silver langsung rest in peace gitu [tertawa] langsung buy udah tidak dianggap gitu kayak apa gitu ya. Kalau padahal kemarin silver kan kayak benar-benar sampai harganya bisa naik gitu-gitu ya. Tiba-tiba ketika ada warna-warna ini sekarang silver langsung dianak tirikan gitu rasanya. Kalau gua balik lagi pilih kayaknya bergendi sih. Bergendinya menarik kayak kalem iya, maskulin iya. Cowok bisa, cewek juga bisa gitu. Kayak enak aja dilihat mata gitu. Dipegangnya juga masih oke gitu, enggak terlalu ngencreng gitu. Enggak kayak cosmic orange ya. Yang punya cosmic orange mungkin pada gimana sekarang rasanya? Rasa iPhone tua jadinya. [tertawa] Makanya kalau warna bergendi. Tapi emang glaciernya bagus, cuma gua ngerasa kayak ya kenapa balik lagi ya ke biru muda gitu kayak iPhone 13 Pro kan. Tapi ngomong tuh Glacier tuh kayak special finish dia bilang gimana tuh? Jadi beda dia ada mention di waktu di keot dia bilang Glisher nih warna yang spesial katanya dia custom apa lah gitu. Cuma gua lupa sih. Don't quote me if I'm wrong. Parah sih tadi sambil sambil syuting, sambil nyatat, sambil ngpost. Wah ini drill multitasking. Mantap mantap. Cuma kurang bawa apa tenteng-tenteng red camera aja ya. Dah masih lagi di situ. By the way eh kalau dari timnya MKB berapa orang dia timnya berdua? Banyak. Banyak ya. Oh banyak. Sedangkan lu solo. Rame en tujuh mungkin. Next time lah Vin. Ya. Lu bawa kameraman satu sama editor di sana. kita bawa ya. Ada artis-artis juga tadi artis Thailand ya yang namanya Mark ya katanya fans Indonya banyak terus ada juga Bright jadi banyak artis-artis dan ada isow Speed juga tadi gua sempat lihat di live streamingnya Speed ada Komalvin juga tadi nongol L Vin nongol belakangnya sih iya nongol belakangnya tim besinot sampai a nih nih nih dikasih dikasih footage-nya [tertawa] dari tadi kita cuma ngomongin iPhone 18 Pro warnanya doang nih tapi padahal kan ada beberapa upgrade ya kayak kamera sekarang ada variable aperture gitu. True. Terus battery life-nya. Battery life juga katanya. Katanya ini the largest apa, Vin? Peningkatan ya, largest increase, peningkatan lonjakan paling gitu katanya. Jadi kalau di sampai empat ya, tapi gitu. Balik lagi sih dia pakai satuannya Apple ya. Yaitu satuan video playback bukan satuan m. Jadi kita enggak tahu nih secara pasti objektif angkanya berapa gitu. Kadang bingung juga sih memang pakai satuannya Apple. Cuma ya mungkin kita bisa optimis kalau ya mungkin ini bisa ada improvement yang baik karena jujur gua pakai Promx aja hari ini gua udah ngecas dua tiga kali mungkin ya. Cuma hari ini memang parah banget sih kan tadi syuting upload segala macam tuh kayak gua pakai Instagram aja [berdehem] 50 60% kali. So, ya improvement battery are very welcome. Banyak juga ya performance ya, A20 Pro chip ya itu juga kayak vaper chamber. Terus dia punya software sekarang cinematic mode itu bisa 60 fps yang mana ini juga bisa di iPhone duo. Jadi enggak cuma si yang versi Pro atau Pro Max. Kemudian ada Pro Controls namanya untuk foto video. Jadi bisa setting-setting aperture, shutter speed, white balance gitu-gitu ya. Sebelumnya memang dia ada di third party, tapi sekarang udah ada di aplikasi bawaan yang mungkin agak sedikit ribet sih menurut gua tetap ya. Cuma white balance kayaknya kepakai sih karena gua entah kenapa Apple iPhone punya white balance tuh suka bikin gregetan gitu kalau kita kunci titik fokusnya di posisi yang agak apa lampunya lighting-nya gitu. Jadi rada-rada bingung juga sih kepakai enggaknya gitu. nanti si Pro Control ini. Terus sisanya ya itu si Dynamic Island yang lebih kecil ya. siri AI. Terus ada iPhone handoff. Nah, ini [mendengus] menarik nih. Gua pengin nanya ke kalian kira-kira kalau kalian punya dua iPhone bakal kepakai enggak fitur iPhone handoff ini? Kayak mungkin satu iPhone buat kerja, satu iPhone buat weekend gitu mungkin biar enggak ada kerjaan di dalamnya gitu. Cuma buat foto-foto doang sama WhatsApp gitu satu kali. Iya. Sebenarnya fitur itu gua penasaran sih soalnya kan selama ini kita mau pisahin HP biar nomornya juga beda gitu. Sedangkan iPhone handoff ini justru malah kayak lu punya dua HP tapi nomornya sama sama ya nomornya ya justru malah kayak ee bikin efeknya kebalikan. Lu kan ada di HP satu lagi enggak mungkin lu enggak bisa dirich out dikerja dong berarti. Iya ya benar juga ya. Tapi actually cewek gua pakai dua iPhone karena satu iPhone itu e dia iPhone 11 yang udah lama dan enggak mau dia jual. Dan dia beli yang baru lagi, iPhone 15 waktu itu. Masih pakai dua-duanya. Dan dua-duanya dia ganti-gantian sosmat. Gua rasa untuk yang seperti itu sih kepakainya. Oh, jadi tetap pakai satu nomor yang sama aja karena malas nambah nomor kali Sama aja. Betul. Betul. Enggak tahu apakah secara di Indonesia behavior-nya masuk. Mungkin kalau di US orang nambahin apa carrier line number agak pricey kali ya. Karena sebulan nambah 40 atau kalau di Indo kan lu beli beli sim card. He. Cuma bayar berapa gitu kan. Ada apa lagi soal? W tadi ee improvementnya udah dipill sama Kavin paling soal harga. Karena harga ini ada kenaikan tapi kenaikannya ternyata enggak begitu parah. Parah. Iya ada kenaikannya. Jadi harganya itu untuk yang 18 Pro itu startnya dari 1199 1200 lah ya atau 21 jutaan kalau diconvert itu storage 256 GB. sampai paling tingginya itu muncul yang 2 TB untuk seri Pro pertama kalinya di 2.399 atau 42 jutaan. Kalau yang Pro Max 8 Pro 18 Pro Max itu startnya ada di 1299 atau 22 jutaan 22,7 paling mahalnya ada di 2.499 atau 43 jutaan. Belum nyampai ini berarti ee iPhone 2. Belum. [tertawa] Eh, bentar. Yang paling mahal berapa tadi? Paling mahal R3 jutaan. Eh, USD dalam USD sebenarnya e USD itu yang Pro Max 2499, yang Pro biasa 2399 actually udah udah nembus sih. Udah nembus udah nembus udah nembus. Tapi itu lu punya 2 TB beda 100 dolar doang ya across the line up ya. Iya. Kemarin kan kita takut banget kalau seandainya naiknya bisa sampai 200 atau 300 dolar bahkan karena ada yang prediksi gitu. Tapi ternyata naik 100$00. Jadi damage-nya ada tetap, tapi ternyata tidak sebesar yang kita takutkan. Jadi kalau menurut lu, estimasi lu masuk Indo bakal naik berapa juta dari tahun lalu, Vin? Kalau lu lihat tadi dari prediksi iPhone Duo ya tetap naik sih kayaknya ya. Terutama karena dolar juga kan. Bisa-bisa at least naik Rp3 juta [mendengus] gitu. I say dari yang 18 Pro mungkin starting bisa di 24 25 tapi balik lagi ya ada banyak promo sih ya kalau iPhone ya. Jadi mungkin masih bisa dapat deal yang oke yang mirip harga SRP-nya. Mesti manfaatin aja sih promo bank waktu preorder biasanya ya. Yes. Paling ya secara upgrade sih sebenarnya gua harus bilang cukup banyak dari 17 ya. Walaupun memang upgrade-nya lebih ke bagian mesin lah istilahnya gitu ya, behind the scene lah gitu. Jadi enggak enggak terlalu kayak signifikan banget gitu. Paling ya warnanya doang yang benar-benar langsung kelihatan nih. Oh nih iPhone 18 Pro atau Pro Max gitu. Lanjut dong. Jangan [tertawa] jangan gua nungguin. Gua kira lu mau ngomong something. Enggak. Udah udah kita lanjut kita lanjut. Oke itu dia buat iPhone 18 Pro. Terus ada apa lagi yang di-update di event kali ini? Ada AirPods. AirPods F F. Right. Yang kita tuh kebagian ini juga surprise ya. Ayo teru tru true. Surprise. Surprise ada di price-nya. Price-nya. Jadi surprise di price. Betul. Yes. E masuk. Masuk [tertawa] banget. Masuknya lemas. Lemas banget. Masuk ini delay soalnya. Delay. Delay. Ee mengejutkan soalnya ternyata sekarang eh untuk yang base-nya AirPods 5 itu udah by default ada ANC. Kalau sebelumnya kan ada AirPods 4 enggak ada ANC. Habis itu ada AirPods 4 dengan ANC. Sekarang ANC-nya itu udah turun ke yang versi AirPods 5 biasa dan harganya lebih murah di Inejutkan nih. Jarang-jarang Apple Apple tuh keluarin produk barunya turun harga gitu kan dari sebelumnya. Ee peningkatannya ada apa aja dan buat AirPods ini? Peningkatannya sendiri ini ada ANC-nya yang katanya itu 50% lebih baik ketimbang generasi sebelumnya AirPods 4 dengan ANC tentunya batery life juga ini meningkat dengan ditambahin si ANC tersebut 4 jam ya di 4 jam heeh dengan harga 129 dan ada varian yang lebih mahal yang dengan case-nya punya wireless charging dan juga ditambahin pinch control itu dihargain di yang katanya ini juga lebih murah daripada AirPods 4 ANC tahun lalu. gitu ya. Jadi overall lini AirPods 5 ini sekarang jadi lebih accessible buat orang-orang. Lanjut kita ngomongin Apple Watch. Apple Watch ini sih yang gua pengin ngomongin ini banyak nih. Eh gua sangat-sangat salah fokus pas Komalvin itu fotoin. Jadi jadi eh tadi sempat ada satu post yang K Marvin tuh foto watch eh series 12 yang warnanya itu kayak apa? Eh rose gold. Gua gak tahu itu yang warna apa ya, karena ini banyak banget materialnya. Jadi ada tiga. Dark Bronze. Dark Dark Bronze. Oke. Gimana K pas lagi lihat langsung dan pegang barangnya tuh seperti apa? Banyak banget. Pusing gua. Materialnya kan ada tiga sekarang. Ada aluminium, ada titanium, ada seramik lagi ya. comeback aluminiumnya menarik karena dia sekarang juga pakai ceramic glass 2 which is sama kayak iPhone 17 Pro dan yang 18 Pro juga sekarang jadi lebih anti gores lebih kuat eh walaupun memang masih belum level seramik kayak yang ada di eh ultra ya dan warna-warnanya juga gua selalu pangling sih waktu ngelihat yang dark bronze tuh kayak wuh gitu kayak keren banget warnanya emang dibanding lain kan ada space gr yang dark bronze selalu stand out cuma gua gak tahu sih kalau dipakai Apakah bakal cocok dengan day to day sehari-hari ya? Karena kayak stand out banget warnanya. Cuma ya itu bisa jadi pilihannya. Oke. Terus banyak strap baru juga yang ee bisa dibilang kayak mengkomplimen si warna dark bronze itu ya. Jadi pas tadi kemarin gua lihat tuh kayak uh cakep. Terus dia juga kalau enggak salah masuk ke warnanya burgundy juga masih enak tuh masih cakep warnanya. Jadi ya menarik banyak improvement juga. Dan yang paling penting sebenarnya kalau di Apple Watch ini tuh di sensornya yang totally new. Jadi Apple ee bikin sensor hard rate-nya ini sistemnya baru dengan tujuan koneksi ke kulitnya itu jadi lebih maksimal, jadi lebih akurat secara data dan mereka ngeklaim kalau ini sensor paling [mendengus] akurat katanya gitu. Jadi ya nanti kita mesti buktiin juga. Dan sebenarnya di luar itu banyak banget sebenarnya upgrade-nya di Apple Watch ini. Gua cukup kaget ya. eh enabled by the S11 chip katanya. Jadi gua tadinya sempat kesal gitu apa Apple Watch Ultra generasi 1 kenapa enggak ee ikutan dapat update iOS 27. Tapi kayaknya setelah ee ngelihat fitur-fitur yang diperkenalkan hari ini dan mereka bilang itu semua di enabled by the S11 chip, gua jadi oh oke gua paham gitu. Ee maksudnya lebih lebih rela lah gitu. banyak fitur-fitur yang baru kayak e readiness. He, readiness nih baru, terus health age juga menarik kan. Jadi kita kayak bisa ngecek kita punya biological age itu berapa gitu kan. Terus ada longevity, terus ada ini audio intelligence. sebenarnya lumayan kontroversial ya kayak dia bisa ngedengerin sekitar ngomong apa gitu kan. Ada ada tiga fitur yang di audio intelligence ini. Ada sound recognition, ada live rewind, sama siri recap. Banyak banget ya sebenarnya fitur-fitur barunya ini. Tapi klaimnya Apple sendiri kan balik lagi privacy semua di on device ya katanya ya. enggak ada yang bisa akses not even Apple gitu katanya. Jadi he well menarik kayak gua pakai cloud ya kalau teman-teman tahu tuh buat device record meeting ya. voice recorder katanya si Apple Watch bisa begitu juga gitu. Jadi dia kayak ng tadi siri recap itu salah satu fungsinya itu bisa ng-recap seharian apa aja yang kita lewatin gitu ya. kayak uh menarik juga. Tapi ya itu tadi memang baru bisa di S11 chip-nya Apple Watch Ultra 4 gitu yang kompatibel. Jadi menarik cuma memang balik lagi ya bentuknya masih sama materialnya juga begitu titanium dua warna juga strapnya doang sih paling yang ada alternatif baru. The rest are pretty much basically fitur software lah dari E S11 chip yang mengenable dan gua yang masih pakai Watch Ultra 1 juga kayak aduh kayak sayang. karena bentuknya enggak terlalu beda. Cuma penasaran juga sih sama fitur-fiturnya. Dan untungnya starting price-nya enggak naik. Masih sama berapa tuh, Din? Kalau Apple Watch Series 12 itu kan di 399, sedangkan kalau yang Ultra 4 itu di 799. Tapi keep in mind yang series 12 tergantung sama materialnya. Material. Betul. Sampai seramik. Ada yang hermes itu juga mahal banget. Yang Hermes enggak disebutin malah harganya. Kalau enggak salah tuh bisa berapa e ribuan kali. Iya. Ya udah eksklusif beda ya. Cuma ya untuk ini sih mungkin kalau dilihat harga akan ada peningkatan walaupun di sini enggak meningkat ya. Di Indonesia mungkin meningkat karena dolar naik. gitu. Mari kita menabung sampai Oktober. gu perkobo [tertawa] dong. Iya juga ya. Ini semua udah ready September kecuali iPhone duo ya yang di Oktober. Heeh. Cuma mungkin kita diskusi sedikit iPhone Duo terakhir lah ya, karena sudah kita bahas semua ya. Harganya nih ngomongin iPhone Duo. Kalau kita lihat sekarang eh ZFT 8 kan starting 20-an ya. Sebenarnya kalau dipikir-pikir berarti dari ZFT 8 ke iPhone Duo nambah sekitar berapa? Rp15 juta kali ya kalau dia R0 juta ya. Menurut kalian dari yang kalian lihat itu worth it enggak? Ada value enggak di balik R5 juta itu? Frankly speaking, kalau gua jujur duit R5 juta, gua bakal prefer 18 Pro aja sama beli iPad Mini. Oke, mungkin masih sisa duitnya. Fair enough. Udah gitu kan dapat kamera telefoto yang ada di gua enggak tahu variable aperture muncul enggak ya di iPhone Duo. Kayaknya enggak ya. Jadi benar-benar lu dapat kamera yang lebih pro di iPhone 18 Pro, terus duit yang apa eh selisih harga antara duo sama 18 Pro ini lu beliin iPad Mini aja gitu. [tertawa] Kalau gua, kalau lu gimana, Dan? In a way gua setuju sama lu karena kalau misalkan lihat worth itwh ya, worth it kayak gitu kita beli dua. Tapi kan the thing fold itu ngegabungin dua dua ini kan dua device jadi satu biar lebih biar lebih portable dan segala macam. Jadi kalau misalkan ngomongin soal worth itworth itan mah enggak ada habisnya ya. Enggak ada habisnya dan lu bukan marketnya gitu misalkan maksudnya. Tapi kalau let's say gua punya duit R juta gitu dingin ada Fold 8 sih it's a new holding experience-nya beda dari lainnya kayak K maaf yang tadi bilang I got the new device bisa apa apalagi kalau misalkan suka dengan teknologi I don't mind I think kalau punya R juta dingin enggak dipakai buat apa-apa harus dibuang harus di harus dibel harus dibeliin gitu harus dibeli gitu dibeli gitu harus habis kalau enggak enggak boleh pulang [tertawa] misalnya kayak gitu misalkan Kan misalkan itu itu pendapat gua kalau kau Malvin gimana? Lagi mesti tanya ibu negara diplomatis menteri keuangan kayaknya Malvin udah mau masak POPM me sih. Iya ya mau masak pop dan dan langsung ee tidur charging ya udah panas hibernasi hibernasi. Waduh. But thank you guys. Thank you Kavin. Thank you. Share this. Kita ketemu minggu depan. Semoga ada yang bisa kita bahas lagi. Tenang aja, tenang aja. Jadi teman-teman ini pas video ini, podcast ini ditayangin, kita udah ada beberapa video yang teman-teman bisa nonton. Entah itu di sosial media eh yang video-video pendek di shorts juga ada ataupun video panjangnya kayak misalkan ada iPhone duo itu udah tayang ada recap-nya itu juga udah tayang dan soon akan ada vlog juga ya Ris ya. Eh jadi buat teman-teman yang penasaran untuk pembahasan lebih detailnya kalian bisa cekin aja [mendengus] mungkin nanti ditaruh ada card gitu kali ya Ris ya biar lebih enak. Sip. Kalau kayak gitu semangat buat K Malvin banyak-banyak minum vitamin dan yang yang Malvin will be proud of kan gitu kan di story. Gimana, D? Tanya gimana? Gimana gua kayak ini ini mau gu gua tutup aja deh ya. Oke [tertawa] ya udah tutup dan okelah kalau gitu teman-teman siap. Oke, Teman-teman. E thank you udah nonton sampai akhir. E kalau misalkan yang lompat-lompat juga gak apa-apa nontonnya. Tapi again tadi kalau misalkan kalian pengin tahu lebih lanjut soal Apple event dan device-device-nya, kalian bisa cekin aja ada di card-cards-nya atau ada di channel yang ada di bawah. Kalian bisa follow, kalian bisa sori subscribe ya ke channel yang ada di bawah. Dan thank you semua. Kalau misalkan kalian ada pendapat, ada argumen, apapun tulisin aja nanti kita akan jawab-jawabin. Kita ketemu lagi di podcast selanjutnya. Thank you guys. Thank you guys. Bye bye.

















