Jungkat

ASUS Gak Pernah Gagal !! Laptop Gaming Paling GILA 2026 ! (YouTube Video)

  • 07/06/2026

Jadi sekarang saya lagi ada di bootnya Asus Ruji di Komutx 2026. Dan kalian harus lihat ini sih karena ASUS setelah 20 tahun perjalanan mereka dan juga selalu menjadi number one di Indonesia untuk kategori gamingnya, ASUS ngeluarin produk yang buat gaming menurut saya tuh wah main minda blow dan kepakai banget. Sebenarnya ini bukan konsep baru. Konsep ini udah pernah ada di Zenbook Duo. Tapi sekarang konsep ini dimasukkan ke Zirus 2. ROG punya dua layar. Gila, Guys. Kayak apa laptopnya? Yuk, langsung aja kita masuk. [musik] Wow, ini sih rame banget sih, Guys. Sebelum masuk kita coba lihat ya. Asus ini punya line up sekarang anniversary edition karena dia ulang tahun yang ke-20. Jadi, semuanya itu sekarang didesain kayak ada emas-emasnya kayak ini ROG NC 16 juga emas. Swift OLED-nya juga ada ornamen-ornamen emas, monitor bagian belakangnya coba kalian lihat gold ketemu hitam kayak cakep banget gitu. Terus juga ada Ruj Saga Omni Edition action figure-nya yang emas-emas juga. Yang menarik kemarin ketika di launch-nya itu ada kayak key cap yang dijual kayak blind box gitu. Jadi kita bisa kayak ala-alala bubu gitulah. Keren. Terus ada RG Ali ini yang anniversary edition tuh pakai emas juga. Nah, ini yang menarik nih. Ini beneran gold plated 24 karat kemarin katanya di launchingnya ya. Jadi ini adalah ROG Harp Extreme Edition dah. Keyboard-nya juga emas. Pokoknya semuanya berbalut emas sih. Semua komponennya tuh gold plated semua. Bahkan kayak VGA-nya Audi Astral ini pakai emas juga, gold plated juga. PSU juga pakai gold plated. Uh, cakep. Dan itu kan udah 20 tahun ya. Di sini kita langsung masuk [musik] tuh disambut dengan ini nih evolusi Aruj mulai dari 26 yang dia bikin motherboard awal-awal dengan R cross hair terus masuk dia bikin laptop terus ini kalau kalian ingat ini ada yang namanya ROG gaming yang G1 G2 dulu ya terus ada ROG N EN 9600 itu di 2009 kita skip segini ada Swift OLED juga terus juga ada VGA Posidon dulu dengan GTX 770 terus masuk Zirus nih 2017 dan sampai sekarang Zirus itu masih ada AG phone di tahun 2018 dan akhirnya berakhir di tahun berapa kemarinnya 2026 mereka memutuskan untuk enggak produksi lagi. Terus ada Maximus Hero ini mau punya dulu juga sempat wah ini sih ketika komunity ROG gede banget ini laku banget barang ya. Terus juga ada WiFi ROG Capter yang sekarang juga masih ada. Sekarang malah Wii 7 ya. Terus ada Aruj Eugene Zflow Zo 13. Ini keren juga ini pertama kalinya laptop tipis yang bisa main game triple A. Terus lanjut di 2023 ada RG Harv edition-nya tadi. Skipskip kita ke 2024 ada ROG Ali di sini 2024 sampai akhirnya di 2025 itu ada BTF 2.5 ekosystem dan juga Swift OLED yang baru. Nah 2026 ini kan kotaknya masih kosong nih ya. Nah, saya mau tunjukin apa yang menurut saya pantas untuk ditaruh di situ ya di 2026. Nah, kita masuk ke area laptop karena ini uh menarik banget nih. Ini yang dari tadi bootnya paling ramis. Nah, ini adalah RG Zvirus Duo. Nih kalau dari belakang ya kayak Zirus Duo ya desainnya ya dengan desain minimalis. Ada stripnya seperti biasa dan stripnya pun juga bisa nyala kayak ala-ala running tag gitu. Coba kita tes ya, apakah dia magnet fingerprint. Eh eh kok enggak? Ini tangan saya udah lumayan basah. Kita tes nih. Udah lumayan enggak? Karena yang dulu lumayan ya. Masih ada sih, tapi enggak yang mid-nya itu enggak semagnetic dulu ya untuk Group Print. Tuh kalau tertutup kayak gini aja. Lihat kayak laptop biasa pada umumnya tuh dia. Tapi kalau kalian lihat kayak agak lebih tebal. Kenapa dia lebih tebal? Karena dia punya dua layar seperti ini. Nah, jadi kalau misalkan mau jadi laptop biasa, kita demoin ya kayak gini. Nah, dia bakal jadi laptop biasa. Kalian enggak bakalan tahu kalau ini adalah punya dua layar. Tapi ketika kita angkat keyboard-nya, dia langsung masuk ke mode dual screen. Nah, search langsung ke bawah. Kenapa kayak gitu? Biar menghemat baterai ya. Jadi kalau misalnya geyboard-nya ditaruh di atas kan bisa lebih hemat baterai karena cuma satu layar aja. Dan enggak kayak si Zenbook Duo yang awal-awal keluar ya. Dulu kan kayak secondary screennya itu dianak tirikan gitu tapi sekarang enggak. Nih lihat aja spesifikasinya tuh. Dua-duanya itu udah pakai dual 2,8K 120 Hz RG Nebula STR display OLED touch screen panel [musik] dengan 100% di 3 delta E-nya kurang dari satu. Gila ini dua-duanya monitor atau layarnya ini udah mentok rata kanan lah. Prosesornya pun juga mentok dengan Intel Core Ultra 9 prosessor 386H dan RTX 5090. Gokil di laptop setipis ini ya. Bisa masukin RTX 5090. Berarti coolingnya, ROG intelligent coolingnya itu memang niat banget karena memang dia udah pakai liquid metal ya. Nah, yang saya suka dari RGUS 2 ini keyboard-nya. Keyboard-nya ini kan keyboard eksternal nih. Coba kalian lihat dia tipis banget. Enggak kayak keyboard yang build sama laptop. Tapi secara feel surprisingly ini coba kalian ya. Ini benar-benar enggak kerasa kayak keyboard eksternal. Nyaman banget, tektil banget. Fulnya itu kayak keyboard yang udah bikin. Enggak ada kerasa ttilnya terlalu pendek, tipis, enggak nyaman. Cuman sayangnya ya ini kan sebenarnya lebar nih. Mungkin kalau misal dikasih padet ya itu kan bisa kayak ya gamer sekaligus tukang exel lah salutnya ya. Karena untuk tabulasi data dan keyboard-nya ya kayak keyboard si virus. Jadi bayangin aja nih keyboard si virus yang dibikin eksternal feel-nya plek keti kayak gitu ya. Dan dia juga udah RGB. Nah, di bagian sini itu ada switch on, switch off-nya. Jadi, kalau misalkan t kalian lagi di pesawat, di pesawat itu kan kalian enggak boleh nyalain apapun ya. Bisa di switch off aja tuh lampunya mati. Kalau digeser lagi dia bakalan nyala dan ngecasnya itu pakai pugu pin yang ada di bawah sini. Ini ada pugu pinnya. Tinggal dipasang aja di second screen bawahnya dia bakal ngecas. Tapi kalau misalkan mau pakai type C-nya di sini itu juga bisa ya untuk ngecas. Nah, apalagi yang menarik dia kayak Zenbook Duo. Jadi, dia ada beberapa shortcut. Nah, jadi kalau misalkan kita butuh keyboard di bagian layarnya, kita tinggal tekan pakai en jari aja tek. Wes, langsung muncul keyboard-nya ya. Tapi kalau keyboard-nya ya feel-nya kayak touch screen aja. Saran saya sih enak pakai ini aja. Ini buat keren-kerenan aja sih. Terus kalau misalkan mau pakai desktop mode, kita tinggal di bagian belakang ini ya. Nah, ini di bagian belakang ini ada standarnya atau ada jagraknya. Yang ini pakai materialnya sih udah aluminium, semuanya kerasa dingin. Ininya pun standarnya ini pun juga pakai aluminium. Nah, kalau misalkan mau pakai desktop mod tinggal kayak gini aja. Terus kita bikin seperti entah seperti ini. Nah, kita bisa langsung dapat monitor yang gede banget dan dia pun langsung auto rotate ya. Nah, uh bayangin kalian di kafe pakai ini kayak yang punya MacBook itu kayak apa-apa ya kayaknya mau ganti aja deh daripada MacBook. Enggak bisa gaming, terus enggak bisa dual screen ya kan. Terus dia juga ada sharing mood. Sharing mood itu kayak gini. Jadi kalau misalkan kalian rebutan sama teman atau istri kalian tinggal dibagi aja layarnya. Jadi yang sini nonton rupiah melemah, yang ke sana lihat nonton anggaran ABG gitu. Yang penting kalian rebutan nonton itu ya. Terus juga ada mode laptop biasa kayak gini dan ya ini magnitifnya cukup kuat sih tuh langsung nempel. Dan kalau misalkan kalian gunain untuk gambar tadi saya tanya ya ke orang Asus-nya apakah ini bakalan ada stylusnya kayak [musik] si Zenbook Duo yang pernah kita review juga. Jawabannya sih beda-beda regin itu beda ya. Ada yang dapat magnetik ada yang enggak kayak gitu. Terus selain itu kalau misalkan kalian mau coding terus kalian pengen wah layarnya kok cuman satu ya? Kok enggak bisa dua langsung full ya? Tinggal digeser aja seperti ini. Terus kalian masukin yang ini nih full. Wah langsung full. [musik] Dan coba lihat keduanya bisa kalian pakai. Terus kalau misalkan kalian pengin pindah ini di skin kedua tinggal kayak gitu aja. Benar-benar simless dan isi tuh kayak gitu aja. Enak. Mantap. Dan ini kan touch screen ya. Cuman saya enggak tahu apakah di region Indonesia bakal dapat stylus. Tapi kalau misalkan dapat stylus nih, lihat ya. Ini pamjection-nya cakep banget tuh. Ya kan? Misalkan kalian gambar ini anggap aja pen enggak kegeser sama sekali untuk pam rejection. Kelihatan enggak ya gambar saya? Tuh nih. Gila, mantap banget sih. Nah, kalau untuk harganya karena ini pakai 5090 ya, kalau saya tebak sih mungkin di atas 70, di atas 60 mungkin bisa Rp0 juta ya. Du yang kita review kemarin aja berapa? Sekitar Rp jutaan. Apalagi ini ya virus. Wah, keyboard-nya enak sih. Kalau saya suruh milih antara keyboard-nya ZM 2 atau ini sih. Ini feel-nya itu benar-benar kayak bukan keyboard eksternal. Dan satu lagi saya hampir lupa ya ini pakai heptic loh. Jadi walaupun keyboard eksternal tapi touchpadnya ini pakai heptic. Gila kan kacau. Lanjut. Kalau di sebelahnya enggak ada banyak perubahan ya. Ini harus diisi virus G16. Ya, prosesornya aja yang baru. Dia pakai intercol Ultra 9 386H, terus up to GeVCE RTX 5090 juga. Dan untuk RAM-nya gila, ini RAM-nya 64 GB. Gila ya. Total GPU dan CPU ini bisa tembus di 250 watt. Jadi kalau kalian punya laptop ini dan rumah kalian masih 900 watt jangan ya karena sisanya kasihan. Tinggal sisa berapa C? Tinggal sisa 600 watt. Terus 600 watt kalian buat hair dryer, kulkas, AC. Wasalam ya. Jadi kayaknya enggak mungkin deh orang yang punya 900 watt beli laptop ini juga kayaknya enggak mungkin. Dah ini F keyboard-nya. Wah, mirip banget sama kayak Zirus 2 tadi. Dan warna putihnya cakep sih. Simpel, clean. Ini desain yang menurut saya mungkin Asus bisa pertahankan beberapa tahun lagi karena desainnya ini cakep banget. Kayak clean minimalis, enggak terlalu terlihat gaming. Itu kan tren-tren sekarang ya. Kalau dulu kan semakin banyak matanya semakin bagus gitu kalau di RUG ya. dulu. Tapi tapi ya namanya fashion style itu pasti berubah. Dan ini ada yang warna hitam juga. Nah, warna hitamnya mirip kalau gini kayak mirip mirip apa ya? Mirip MacBook Pro tapi juga ada mirip-mirip Razer-nya juga. Terus secara material juga udah pakai aluminium sasis. Layarnya juga 2,5K 240 Hz. Jadi layarnya memang lebih kencang refresh-nya dibandingkan Zirus 2. Karena mungkin kalau misalnya Zirus 2 240 Hz dua ah Musis bisa boncos ya karena dua dua layar 240. Kalau kalian enggak suka yang gede yang 16 inch ini ada juga yang 14 inch. Nah 14 inch-nya tapi karena semakin kecil komvektor biasanya memang semakin kecil daya yang bisa masuk. Nah, dia ini pakai Rin AI9 465 prosesor yang baru juga ya. Dengan total TGP-nya 5060 ini bisa tembus di 100 watt. Kalau CPU-nya sih harusnya di 100 watan juga ya. Jadi kira-kira 200 wat. Bisanya sama mirip-mirip cuma bedanya dia 14 inch lebih enteng juga 1,5 kg. Terus ketebalnya cuman 1,59 cent. Support fast charging juga. Baterainya gede 73 wat hour. Ada coporpish Panton validated juga layarnya dengan alugine bulanya. nya. Wah, ini yang warna hitam cakep. Tapi kalau disuruh milih, kalian mau pilih yang warna hitam atau putih ya. Uh, dia menang award, Guys. Best gaming notebook G14 di 2026. Gila. Lanjut. Di sini ada gede banget sih. Ini kayak bawa TV karena layarnya gede banget dan ini pakai 4 Kim ini OLED. Ini di seri Street Scar 18. 18 berarti 18. Wah, berat, Guys. Nah, ini laptopnya nih gede banget. 18 inch [musik] tuh. Gila. Wah, kalau bawa ini sih lumayan ya. Ini kalau misalkan total GPU CPU bisa 320 watt. Wow, 320 watt mantap. Jadi untuk prosesornya pakai Intel Ultra Nent 290 HX, terus juga GeForce RTX 5090 dengan yang 175 watt ya dengan maksimum TGP dan layarnya udah pakai 4K mini OLED. SSD-nya 4 TB genya itu berarti 10.000an Mbps. RAM-nya 64 GB DDR5 dengan 6400 M. Gokil. Dan 4K Mini LED-nya juga 240 Hz. Wah, saya mau tanya harga, tapi sudah jelas saya enggak kuat beli. Jadi, ngapain? Dia ada dua warna ya. Jadi, warna yang hitam, ada yang grey juga kayak gini. Dan coba kalian lihat kayak melayang gitu loh ya desainnya ya. Jadi, lighting-nya ini bisa kita ubah. Kalian mau warna merah, biru, RGB terserah. Nah, tapi seolah-olah laptopnya ini kayak melayang. Ini yang saya suka dari desainnya Asus ya. Kayak full RGB-nya. Jadi ketika ditaruh di meja laptopnya itu kayak ngasih efek stroke melayang. Cakep banget. Dan 4K mini LED-nya walaupun bukan olet kayak tadi, wah cakep. Wah, ini sih kelasnya udah desktop replacement ya, 18 inch yang ya mungkin kalian maobil seminggu sekali lah. Karena kalau kalian maobil tiap hari pakai ini bisa boncos di pijetnya ya. Nah, ini ada varian yang kalau kalian enggak mau terlalu berat ada G16-nya. listrik G16. Cuman karena dia secara form ve vorang enggak segede G18, jadi speknya itu mentok untuk GPU-nya di 580. Tapi ini lebih kecil, lebih nyaman, lebih enak dibawa ke mana-mana. Dan keyboard-nya coba kalian lihat keyboard-nya juga dibikin transparan, cakep. Spasinya juga dibikin transparan. Jadi ala-ala futuristik gaming. Kalau Z virus tadi enggak terlalu terlihat gaming. Ini nih. Ini terilat gaming tapi enggak Nora. Setuju enggak kalian ya? Kayak keyboard-nya doang yang kelihatan. Coba bagian belakangnya gimana sekarang? W sama. Masih ada mata Illuminati-nya. Uh, ini yang Z13 Kojima Production, Guys. Ini cakep banget. Coba lihat. Perpaduan warna hitem, gold dikit. Aksen aja WASD-nya. Terus bagian belakangnya juga gold-nya banyak. Itu yang bagian situ. Cakep banget. Kojima emang pintar banget ya bikin desain ya. Oh, cakep. Ini sih. Ini termasuk tablet Windows, tablet gaming yang paling kencang. Karena saya udah pernah ng-review si C13 ini dan dia powerful banget ini main game Cyberpunk, Watch Dog, apa yang kemarin baru keluar ya, yang game dari Korea itu yang kayak The Sims. Kita juga udah peraj main di sini dan wah powerful banget. Nah, ini yang Kojima Production juga headsetnya. Ups. Harganya jujur saya belum tahu berapa guys. Kalau kalau yang basic sih Zflow itu sekitar 40 kalau enggak 30 ya. Nah, sekarang kita coba lihat ini di sini. Nah, kalau ini orang-orang lagi nyobain ROG Xbox Ali yang 20 anniversary edition. Di situ masih rami. Kita coba lihat dulu komponennya di sini. Jadi, dia pakai metalic ya untuk yang versi 20 [musik] anniversary-nya. Terus kita bisa custom juga bisa pakai leather stylish, bisa pakai ini kayak semacam pakai karbon gitu, kayak ada aksen-aksennya. Terus ada yang pakai lanyard kayak gini. Gripnya bisa kita ubah-ubah. Ada yang hulu large kayak gini. tuh. Jadi dia ada tiga size untuk di cocokkan sama tangan kalian. Tangan saya tadi M ya. Di bawah ini ada ukurannya arbab human link-nya. Kalau saya sih di medium. Medium saya menurut saya pas. Jadi enak ya. Jadi kita bisa ubah nih. Kita gontah-ganti nih gripnya. Dan ini magnetik. Woh gokil. Nah coba ya kita lihat. Oh Fnya karena dia ada bolong-bolongnya gini. Jadi lebih gak licin. Cuman kalau orang tripofobia atau gak suka belong-belong susah. Power power. Oke. Jadi gripnya juga ada power bank-nya nih ya. Jadi biasanya kalau kita main ini 4 jam kalau dipakai grip yang ada powerbank-nya ini bisa nambah jadi 6 jam. Wah mantap juga ya. And this one? This one. Oh, this one is for like this. Oh, ada juga yang bisa biar handelnya gak jatuh ya. Itu ada gripnya kayak gini. Oh, iya i ya. Jadi, buat kalian yang mainnya barbar ya, mungkin main di kereta atau sesuatu yang bergerak biar enggak jatuh itu bisa pakai gripnya kayak gini. Wah. Then so you maybe you try this one. Okay. Oh, [tertawa] ada lagi. Gila, Guys. Ini ada lanyardnya juga kalau buat kalung ya. Uh. Tuh. Jadi kalau misalkan kalian portable nih kalung bisa dibuat kayak gini nih. Bentar. Nah, tuh. Jadi ini adalah cara efektif untuk pamer kalau kalian punya. Mantap. Also, canor also can. [tertawa] Oh, okay. This way can also can this way you can. But usually this way. Yeah. It's like waste back. Nah, ini kayak bisa dibikin WB juga nih. Nah, ini adalah cara pamer yang menurut saya paling efektif, gokil. Nah, inilah yang saya suka dari R itu mereka selalu punya inovasi yang mantap-mantap. Sekarang kita cobain handheld-nya. Ini yang anniversary edition ya. Dia juga bisa connect sama kacamata AR. Jadi, kalian enggak perlu pakai monitor. Eh, di sebelah ini kan pakai monitor ya. Jadi, saya mau coba dulu. kayak gagi nih gameennya Resident Evil ya. Wah, menakutkan sih gila ini kalau misalkan lampunya redup mantap sih nih game-nya guys. Dan saya bisa lihat game-nya ini lebih gede di kacamatanya ini. Dan untuk yang anniversary edition ini ya, kayak kacamatanya aja dia juga ada aksen-aksen gold-nya nih. Tuh. Terus handheld-nya juga. Nah, ini ada aksen-aksen gold-nya juga tuh. Gripnya bisa digonta-ganti juga. Jadi, dia bikin alat kayak transparan gitu. Cuman saya belum lihat kalau si Rujin yang kayak sebelah ya, yang ada prosesor baru dari Intel. Intel G3. Ini belum ada ya. Itu menarik banget sih. Tapi itu just matter of time aja sih, Guys. Kayak pasti Asus juga bakalan bikin gitu. Oke, Guys. Jadi, mungkin cukup segitu aja ya video dari buturnya Asus di segmen perlaptopannya. Sebenarnya kalau kita ngomongin aksesornya masih banyak banget sih, tapi untuk laptopnya yang menarik menurut saya ya sih ROG si virus duonya itu karena sekarang gamer bisa main dua game sekaligus atau kalian bisa satunya itu YouTube untuk lihat tutorial, satunya main game atau satunya kalian ee buka WA karena kalian gimar kalian. tapi tetap bisa nge game itu kan bisa ya karena siapa tahu kalian punya pacar yang WA-nya harus online terus enggak boleh tuh enggak kelihatan statusnya online itu bisa juga tapi intinya kayak istilahnya kalian dapat satu laptop dengan dua layar itu ya kayak dapat dua laptop kalian beli satu laptop tapi dapat dua laptop menarik tapi dari yang saya sebutin tadi kira-kira kalau kalian punya budget kalian beli yang mana mau yang satu layar virus atau yang gede desktop replacement kayak si Streak 18 atau langsung ke si Zvirus 2 yang ada di belakang saya. Coba kalian tulis di kolom komentarnya. Saya Dik Siabudi melaporkan dari Comutex 2026 di boat-nya Asus ROG dan cukup segitu aja. Bye bye.

Lihat di YouTube