ASUS Gaming TERBARU!! ASUS Gaming K16 K3605Z/V Harga Mulai dari 9 Jutaan Aja! (YouTube Video)
Asus baru aja memperkenalkan lini barunya yang bernama Asus Gaming Series. Dan salah satu varian yang langsung menarik perhatian saya adalah Asus Gaming K16 K3605Z. Desainnya minimalis, bodinya metal dan dimensinya tergolong ringkes untuk ukuran layar 16 inch. Beratnya cuma 1,8 kg dengan ketebalan 18,9 mm. Tapi kemampuannya oke banget loh. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. [Musik] Asus memposisikan seri K16 ini bukan cuma buat gamer, tapi juga buat pelajar, content creator, freelancer, bahkan pekerja remote. Yes. Karena emang ini adalah laptop yang disiapkan buat jadi senjata multitasking harian, tapi punya tenaga yang bisa diandelin buat kebutuhan gaming. Secara desain sih emang terlihat seperti ultrabook pada umumnya ya, masih tipis di 18,9 mm dan beratnya juga enggak nyampai 2 kg alias 1,8 kg doang. Udah gitu punya sertifikasi militer, tapi performanya oke punya nih. Laptop ini dibekali prosesor Intel Core i5 13420H sebuah chip 8 core terdiri dari 4 performance core plus 4 efisiensi core dari Intel yang punya performa tinggi dengan efisiensi daya yang baik. dipadukan dengan GPU Nvidia GeForce RTX 3050 yang memiliki TDP hingga 70 watt. Performanya udah cukup buat mainin banyak game triple A dengan lancar sekaligus menjalankan AI tools atau software editing juga dengan nyaman. Layar. Lalu bagaimana dengan layarnya? Asus menyematkan panel 16 inch beresolusi full HD. Untuk penggunaan biasa mungkin udah cukup. Tapi buat kamu yang piky soal warna, perlu dicatat bahwa berdasarkan tes color gamut, panel ini memiliki 59% sRGB dan 43% di CP3 coverage di pengukuran rel dengan volume warna 61% sRGB. Jadi emang bukan layar untuk kebutuhan color grading profesional, tapi masih nyaman untuk konsumsi konten gaming, dan kebutuhan edit yang ringan. Untuk brightness-nya sendiri tercatat ada di angka 300 hingga 400 nitz. Cukup terang untuk penggunaan indoor. Touchpad dan keyboard-nya juga nyaman dipakai. Dan dengan ukuran 16 inch ini kamu akan dapat area kerja yang cukup luas. For input output juga lengkap ada HDMI, USB type A dan C serta audio jack enggak kelupaan juga ada di sini. Tes benchmark. Dari hasil benchmark yang saya jalankan, performa laptop ini tuh bisa dibilang cukup impresif untuk ukuran entry gaming. Dari hasil benchmark yang saya jalankan, performa laptop ini bisa dibilang cukup impresif. Untuk ukuran entry gaming di 3D Mark skor Spy mencetak 4.314 poin dengan grafik skor 3.986 dan fire strike-nya mencatat 9.693 poin dengan grafik skornya 10.960. Lanjut ke PC Max 10. Total skor keseluruhan menyentuh angka 6.127. Dengan skor ini sih seharusnya udah bisa support kegiatan produktif kamu. Di Geekband 6, laptop ini berhasil merai skore 2.260 poin untuk single core dan 8.231 poin untuk multiore. Sementara untuk render test di Cebor R20 single core 625 dan multiore-nya 4.240 serta R23 single core di 1637 dan multior-nya 9.537. Dari sisi penyimpanannya, performa SSD-nya juga sangat solid dengan kecepatan baca 5011 megbit/s dan tulisnya 2814 MB/s berdasarkan tes crystal dismart dan yang enggak kalah penting stabilitas performanya nih. Selama pengujian saya suhu dan thotingnya bisa dikendaliin dengan baik. Kombinasi antal Intel Core i5 13420H dan RTX 3050 ini ternyata cukup adem untuk kelas laptop tipis. Di sisi gaming panjang, performa CPU masih bisa bertahan rata-rata di kisaran 70 hingga 80% tanpa penurunan performa yang signifikan. Ini berarti kamu bisa kerja atau main lama tanpa perlu khawatir tiba-tiba drop atau lemot karena panas. Tes game. Sekarang bagian paling penting nih, percuma laptop gaming kalau performa game-nya gitu-gitu aja. Tapi ini sih jelas kuat ya. Saya coba Gensin Impact dengan setting grafik high dan target 60 fps. Gameplay terasa stabil dan frame rate rata-rata di 55 hingga 60 fps. Gerakan karakter dan rotasi kamera terasa mulus. Bahkan di area dengan banyak efek seperti domain atau combat lagi ramai. Enggak berasa ada frame drop loh. Dan semuanya bisa teratasi dengan sangat baik. Kembali ke black meid Wukong. Salah satu game berad yang visualnya jelas kompleks di settingan low dan retracing-nya off. Di settingan low dan ret racing off, laptop ini mampu mencatat rata-rata FPS di 70 hingga 80 FPS. Bahkan sesekali tembus ke 90-an FPS di area indoor atau scene cinematic. Yang bikin lega, suhu tetap stabil dan tidak panas berlebihan selama bermain 20 menit. Ini jadi nilai tambah juga karena game berat kayak gini aja biasanya suka startering setelah main lebih dari 10 menitan. Satu game lagi nih yang saya tes adalah Marvel Rivals. Di settingan medium dengan fishing on, laptop ini mampu berjalan dengan FPS rata-rata 40 hingga 50 FPS dan bisa menyentuh hingga 70 FPS di beberapa momen. Untuk game kompetitif shooter seperti ini, performanya masih lumayan bisa di-handelin. Kesimpulan, kalau ditarik kesimpulan dari semua pengujian ini, Asus Gaming K16 K3605Z punya performa yang sangat kompetitif. bukan cuma bisa dipakai kerja atau belajar, tapi udah sangat bisa diajak multitasking, gaming, dan bahkan produktivitas kreatif ringan. Buat kamu yang nyari laptop serba guna tapi tetap punya tenaga besar, performa laptop ini bisa dibilang allrounder yang cocok buat berbagai kebutuhan modern. Desainnya seperti laptop Ultrabook biasa lagi, jadi tetap kelihatan profesional. Asus Gaming K16 K3605Z ini adalah laptop yang positioningnya tuh jelas. Buat kamu yang butuh laptop powerful buat kerja, kuliah sambil tetap bisa gaming atau editing dengan lancar, ini adalah opsi menarik. Dengan desain minimalis dan body metal yang ringan, laptop ini cocok buat kamu yang mobile. Performanya juga bisa di-andelin buat untuk kerja, gaming hingga AI ready. Jangan lupa juga laptop ini ditenagai oleh Intel Core i5. 13420H. Urusan performanya sih udah top deh. Ini jelas Asus Gaming series terbaru yang saya rasa bakal ramai diomongin deh untuk ke depannya. Soal harga, siapin aja budget mulai dari R jutaan aja buat meminang Asus Gaming K16 ini. Oke, Guys. Demikian video mengenai laptop terbaru dari Asus ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
