Asyik Nih.. Game Boy Zaman Now, AYANEO Pocket DMG (YouTube Video)
Guys, kalian ingat enggak sama game boy itu? Loh, device gaming yang kota kecil. Nah, bayangin kalau Game Boy itu bereinkarnasi tapi dikasih teknologi zaman sekarang. Nah, ini nih jadinya ayam Neo Pocket DMG. kecil-kecil gini gahar, Guys. Yuk, langsung aja kita bahas. Let's [Musik] go. Pertama kali lihat sih emang cukup menarik nih. Desainnya boleh lawas, tapi isi dalamnya modern banget. Nah, tapi sebelum itu kita lihat dulu ya paketan penjualannya. Bentuk boknya udah berkesan retro banget nih. Kamu juga bisa lihat di belakangnya untuk penjelasan varian RAM storage serta chipset yang digunakan saat dibuka. bakalan langsung dijumpai adanya device aano pocket dimg-nya. Dan di dalamnya juga tersedia beberapa lembar dokumen, kabel, charger type C, serta tombol tambahannya jika diperlukan. Buat kamu yang suka koleksi atau pengin tampil beda, Aneo juga menyediakan gift box eksklusif yang dijual terpisah. Di dalam gift box ini, kamu bisa dapetin beberapa item koleksi yang cocok banget buat dipajang atau dikasih ke sesama pencinta retro gaming. Selain itu, ada juga Ayo Vintage shoulder Back. Tas lapang ini desainnya matching banget sama pocket DMG dan pastinya bikin tampilan makin stylish saat bawa-bawa konsole ini ke mana-mana. Apalagi yang warna hijau tuanya ini cocok dipakai jalan juga kan? Desain. Nah, sekarang kita beralih ke device-nya. Pertama kali aku lihat bentuknya langsung kebayang suasana tahun 90-an. Bentuk persegi panjang ke atas dengan layout tombol yang familiar tapi semuanya dibalut dengan material dan finishing yang modern. Ayo Pocket DMG ini punya ukuran yang kompact dan nyaman digenggam dengan berat sekitar 278 gr. Pas banget buat dibawa-bawa tanpa bikin pegal. Bagian bodinya kelihatan solid dan elegan karena udah dilapisi UV coating jadi terlihat glossy, tahan baret, dan enggak gampang kusam. Dari depan desainnya benar-benar retro dan sisi-sisinya langsung kerasa kalau ini bukan device biasa. Di depannya terdapat tombol kursor analog, tombol XYBA, dua tombol pengaturan, serta tombol home yang berlapis logo Ayo. Sedangkan di belakangnya terdapat tombol L1 L2 dan R1 R2. Lubang ventilasi juga berada di belakang ini ya. Pada bagian kiri terdapat beberapa tombol lain dan juga slider untuk volume, tombol power, dan juga port untuk micro SD card. Di bawahnya dikasih ada port type C buat pengecasan. Nah, yang menarik itu ada pada tombol analognya nih, Guys. Pertama aku mikir ini apa ya? Kok panjang banget kotaknya? Tapi ternyata ini merupakan trackpad, Guys. Jadi buat kamu yang main game FPS atau seperti Gensin Impact bisa menggunakan trackpad ini, ya. Keren kan? Layar. Soal layar ukurannya emang cuman 3,92 inci, tapi ini bukan layar biasa. Ayo pocket DMG pakai panel OLED dengan resolusi 1240 * 1080 piksel. Hasilnya tajam banget. Bayangin aja dengan ukuran segini kamu dapat PPI sampai 419 yang bikin setiap elemen di layar kelihatan rapi dan detail. Warna-warnanya juga panci banget, khas OLED. Hitamnya pekat, saturasi warnanya mantap, dan buat main game retro yang biasanya penuh warna-warni, tampilannya jadi lebih hidup. Dipakai di indoor enggak ada masalah. Dan surprisingly, di outdoor pun masih cukup bisa dinikmati asal brightness-nya dimaksimalin. Tapi buat kamu yang biasa main di HP pasti layar begini masih kurang berasa enak. Enggak salah juga sih, karena emang layarnya lebih kecil. Eh, tapi ini layarnya juga touch screen ya, jadi gak ribet deh buat kamu download-download game Android yang ada di sini. Hah, kok Android? Iya, Guys. Jadi, base dari a Neo Pocket DMG ini sama seperti HP kamu. Di dalamnya juga ada Play Store untuk kamu download game yang kamu pengen performa. Berbanding lurus sama performa yang disajikan di sini. Walaupun bentuknya imut-imut, pocket DMG ini gak bisa dianggap remeh. Di dalamnya tertanam chipset Snapdragon G3X Gen 2 yang secara performa udah kelas flagship buat gaming Android. CPU-nya 8 core dan bisa lari sampai 3,36 GHz dengan GPU Adreno A32 yang juga cukup bertenaga buat urusan grafis berat. Jadi main watering wave di settingan high bisa dong. Jalankan emulator PS2, Gamecube, bahkan sampai Switch sangat bisa. Dan yang paling penting, performa ini gak bikin tangan kepanasan karena Pocket TMG sudah dilengkapi sistem pendingin aktif yang benar-benar jalan dipadu sama GPU Adreno A32 yang udah bisa handle banyak game modern. Hasil benchmark-nya ya lumayan okelah. Antutu tembus di Rp1.422.570 70 poin yang artinya ini udah masuk ke kategori mid to high class di dunia mobile gaming. Aku lanjut tes di Geekbandch 6 dan hasilnya dapat 2015 untuk single core dan 5.112 untuk multiicore. Enggak ada lag berarti ya. Aku juga tes pakai CPU throtling test selama 30 menit dan hasilnya stabil banget dengan rata-rata performa CPU di 93%. Ini penting banget buat handheld gaming yang ukurannya kecil karena artinya performanya tetap konsisten walaupun dipakai terus-terusan. By the way guys, ada tiga varian RAM dan storage nih. 8/18 GB, 12/256 GB, dan yang aku coba varian 16/512 GB. Aku jajal beberapa game berat dan emulator juga dan hasilnya memuaskan. Yang pertama aku cobain watering waves di setting grafis high dan target 60 fps. Hasilnya mantap. Rata-rata di 55 sampai 60 fps dan secara visual mulus banget. Loadingnya cepat, gamepl-nya stabil, dan kontrol juga terasa responsif. Lanjut ke COD Warzone Mobile. Aku pakai preset high juga nih. Di sini memang terasa lebih berat karena rata-rata FPS-nya di sekitar 29 FPS. Masih playable sih, tapi memang enggak sehalus watering waves. Ini cukup wajar karena Warzone memang terkenal di mending. Bahkan di banyak HP flagship aja kadang drop juga. Nah, kalau kamu pencinta nostalgia, kamu bakal suka banget karena aku juga tes beberapa game emulator. God of War, game PS yang dulu bikin PS portable laku keras bisa dijalankan stabil di 60 fps dengan render scale dua kali. Visualnya tajam, enggak ada drop, dan tetap smooth dari awal sampai akhir. Aku lanjut juga ke Mario Bros. Dan ini jalan di 55 sampai 60 FPS. Benar-benar bikin nostalgia yang nikmat tapi dengan grafis yang lebih bersih dan tajam. Desainnya nostalgic tapi isinya futuristik. Ini bisa jadi device serbaguna yang bisa jalanin game Android dan emulator modern dengan mulus. Semua dikemas dalam bentuk vertikal yang ergonomis dan eye catching. Cocok buat kolektor, cocok buat gamer mobile, dan cocok juga buat kamu yang suka tampil beda. Bukan cuman gaya, tapi juga performa. Dan bonusnya, kamu bisa tampil keren dengan tas lempang vintage dari Ayan Neo. Tapi kalau kita mau bahas dari kegunaan, tentu smartphone flagship lebih menarik. Cuman ya kalau kamu mau nostalgia sambil mainin game lama di device yang kuat, ini bisa jadi pilihan yang menarik. Bentukannya kayak Game Boy tapi dalamannya lebih mirip smartphone gaming modern. Performanya kencang berkat Snapdragon G3X Gen2. Layar oled-nya juga tajam dan buat main game berat maupun emulator masih kuat. Ada kekurangannya sih, tapi sejauh aku pakai ya cukuplah mengakomodir kebutuhan aku main game jadul ataupun game mobile kekinian. Harganya berbeda tiap variannya. Untuk RAM 8 128 GB harganya 419 atau sekitar Rp7 jutaan. Untuk yang RAM 12 256 GB 499 atau sekitar Rp8,3 jutaan. Dan aku pakai yang RAM 16 512 GB di 579 atau sekitar Rp9,7 juta. Bisa jadi teman santai, bisa juga diajak kerja keras. Yang jelas ini handheld kecil dengan kemampuan yang besar. Kalau kamu udah capek sama HP buat gaming dan kepengin sesuatu yang beda, Ay Neo Pocket di MG ini bisa jadi pilihan yang gokil. Oke, guys. Terima kasih telah nonton video ini. Semoga bermanfaat buat kamu. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
