Jungkat

Awas khilaf! Cowok-cowok bakal suka kacamata ini.. (YouTube Video)

  • 10/07/2026

Buat teman-teman yang hobi nonton, gadget yang mau gua unboxing kali ini wajib buat dilirik. Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Rome. Nih, ada yang udah bisa nebak device atau gadget apakah yang dimaksud? Kacamata AR. Ini kalau enggak salah bisa dibeli di Urban Gadget. Nah, ini tipenya Xreal One Pro. Tuh, teman-teman bisa lihat di sini ada One Pro-nya di sini. Ada dua size ya, M dan L. Nah, gua ini pakai yang size-nya M. Quick guide-nya seperti ini. Tuh, ada tutorialnya. Terus ini lap pembersihnya. Dan ada nih ya, ini frame untuk lensa. Kayaknya buat lensa minus mungkin ya. Terus ini yang buat eh apa? Tatakan di hidung kita. Dan ini dia kacamata Oh, di dalamnya ada lagi. Oh, iya benar. Ada kabel. Ini USB C ya. Kabel ini harus ya mendukung display port alternate mode. Jadi, bisa selain transfer data juga bisa transfer gambar dan juga suara karena dia juga punya speaker yang tadi gua lihat ini hasil kolaborasi dengan Bose. Uh, ngeri. Mantap. Jadi, seperti ini penampakan kacamatanya. Oke, warnanya hitam. Dan ada beberapa tombol di sini. Tuh, ada bacaannya ya Xreal One Pro. Kemudian di sebelah yang tangkai kiri sound by Bose. Di sebelah eh tangkai yang kiri ujungnya ini ada port USB C untuk nancepin kabel yang dikasih. Nanti kita akan coba. Terus juga ada speaker-nya kanan kiri. Ini garapan Bose. Terus untuk tombolnya dia punya ada ada satu terus dua di oh, tombolnya ada tiga ya. Untuk bobotnya ini eh, gimana ya? Enggak bisa dibilang berat sih ya, cuman 87 gram [mendengus] kalau dibanding headset VR kayak Meta atau PlayStation itu rata-rata bisa 400 sampai 500 gram. Sekarang kita mau coba pakai, caranya yaitu dengan tancepin kabel USB-C, terus sangkutin di belakang kuping. Kita pakaiin. Nah, jadi seperti ini. Terus kita ke handphone. Nah, tinggal colok aja ini gua pakai Android, gua pakai Oppo. Nah, di sini teman-teman bisa lihat ada notifnya cast your screen, kita pencet pilih cast. Gokil sih. Ini bisa gua bilang kacamata atau alat AR yang paling nyaman yang pernah gua pakai, lebih nyaman dibanding eh, pakai punyanya Meta ya. Kenapa? Karena hebatnya nih, BTW si eh, XREAL One Pro ini dia punya chip sendiri ya, buatan si XREAL. Jadi, chipnya ini untuk meminimalisir kayak motion sickness gitu. Itu gerakannya tuh smooth. Dan dia support 120 Hz ya, by the way. Dia juga udah pakai lensa X Prisma ya. Jadi, membuat si kacamata ini dia lebih tipis. Kalau teman-teman lihat nih, katanya nih 40% lebih tipis dibanding kacamata AR yang udah-udah ada, eh, versi sebelum-sebelumnya. Dan layarnya dia buatan Sony ya, micro OLED punya brightness-nya sampai dengan 700 nits. Ya, jadi di tempat yang terang seperti ini ya, ada lampu nih di ruangan ini ada dua lampu eh, gede studio ini masih kelihatan jelas banget. Kita bisa milih ada dua mode. Yang pertama mode head tracking ya, jadi kalau eh, kita gerakin, itu layarnya akan follow gitu, ke mana arah kepala kita. Yang kedua, nah, ini adalah menu anchor. Kalau eh, kita set misalkan mau di sudut sini ya, lurus nih. Oke, layarnya cuman ada di sini. Kalau gua nengok, udah enggak ada. Dan ketika gua arahin ke sini lagi, wah, ada lagi layarnya di depan. Terus juga yang menarik ada dia nyediain mode dimming-nya ya. Nah, ini salah satu yang jarang ada. Dimming ini adalah tingkat kegelapannya bisa dipilih ada tiga tingkatan. Kalau transparan, kita masih bisa ngelihat ruangan sekitar ya. Jadi, kita aware gitu, kita waspada. Tapi, gambar tetap kelihatan. Kita nengok ke sini, nah, itu baru terang. Terang, bisa ngelihat. Pas kita balik lagi ke layar, langsung mengelap lagi sekitar kita. Oke, ini keren banget sih. Cuman, sayangnya untuk bisa screen record tampilannya, ini butuh alat lagi, tambahan lagi. Yang pertama bisa pakai kamera dan satu lagi ada device-nya namanya Xreal Beam Pro. Modelnya kayak handphone ya. Jadi, itu sebagai source kita untuk bisa melakukan aktivitas segala macam multimedia ataupun kerja. Kenapa butuh itu sebenarnya? Karena, ya, kacamata AR ini, Xreal 1 Pro, dia enggak punya OS-nya sendiri. Jadi, beda dengan Meta. Kalau kita enggak colokin ke device, itu enggak akan nongol apa-apa. Nah, sekarang gua pengen coba pakai ini buat nyetel YouTube aja. Gila, kayak Ini gua enggak bohong ya. Ini nonton kayak benar-benar punya definisi bioskop pribadi ya. Udah enggak ada enggak ada kata-kata lain yang pas untuk menggambarkan. Ini benar-benar bioskop pribadi, lebih dari TV apapun. Ini lebih bagus daripada layar bioskop, lebih tajam. Serius, enggak ada flicker. Speaker-nya ini juga mantap yang mendukung. Secara dia dari Bose ya. Oh, kita bisa ngatur ini ya, jarak distance layarnya layarnya. Jadi, bisa dimundurin, bisa dideketin ya. Ini bisa juga kita atur screen size-nya ya. Dia bisa sampai dengan di atas 400 inci. Buset, edan sih. Benar-benar cakep banget. Terus juga dia punya mode 3D, ya. Kalau eh tapi sekarang sudah enggak zaman nih sih film-film 3D, ya. Kalau dulu kan ada film 3D. Nah, ini bisa disimulasiin gitu. Bahkan ketika kontennya enggak support 3D, ini bisa dipaksa jadi jalan 3D. Cuman ya mungkin jadi agak-agak pusing sih, ya. Kalau gua sih bukan penggemar eh 3D sih. Dengan device yang sesimpel ini, kita bisa dapetin pengalaman nonton yang benar-benar gokil. Ini luar biasa. Jadi, kalau untuk teman-teman, ya, yang mungkin kayak kepikiran nih gua pengin eh hobi banget nonton ataupun main game. Terus pakai AR-AR yang lain berat dan juga mungkin eh apa ya? Bisa dibilang kurang nyaman tampilannya gitu. Ada motion sickness. Bisa coba yang ini, ya. Kalau dibanding TV, sebenarnya ini lumayan worth it, ya. Karena gua di rumah itu kan pakai TV OLED. Itu harganya di atas 10 juta. Dan kacamata ini memang enggak murah. Harganya sekitar 14 juta. Ya, jadi memang setara TV flagship OLED yang di atas ya 55 atau 60 inci lah, ya, kurang lebih. Cuman ya bedanya, ini kita benar-benar definisi punya bioskop pribadi di depan kepala kita. Nah, sebelum gua udahan videonya, gua pengin kasih coba dulu yang lain buat nyobain gimana experience-nya ketika nonton pakai kacamata ini. Ya, kayak nonton TV beneran, ya. Tapi kerennya dia bisa jadi terang, jadi gelap. Kualitasnya bagus banget ini. Keren sih. Kalau harga memang enggak bisa bohong, ya. Kalau pusing sih enggak, ya. Enggak ini kacamatanya juga dipakainya juga enak. Gambar sih sudah pasti bagus lah. Keren-keren.

Lihat di YouTube