Jungkat

Axioo Memasak 🗣️🔥 Axioo Hype 5 AMD X6-11 (YouTube Video)

  • 24/10/2026

Kalian ngerasa enggak sih, in this economy untuk nyari laptop yang kencang tapi harganya murah itu sama kayak cari pacar yang dia cantik, setia, nurut, terus mau makan di warteg. Nah, tuh jelas langka, bahkan enggak ada. [tertawa] Dan biasanya hukum alam per laptopan dari zaman bahula itu simpel banget. Kalau misalkan kalian cari laptop yang performanya kencang, jelas baterainya cepat banget habis. Kalau kalian cari yang performanya awet, biasanya performanya enggak sekencang itu. Tapi hukum alam itu kayaknya dilanggar sama laptop yang ada di depan saya ini. Kenalin, ini adalah Axio Hype 5 AMD X611. Coba dengerin dulu spesifikasinya ya. Dia pakai prosesor Ryzen 5 6600H. Ingat, ada huruf H-nya ya. Yang artinya high performance, RAM-nya sudah 16 GB. Dan walaupun pakai seri H, pas kita tes di PCMark Modern Office dia tembus di 11 jam 53 menit. Nah, pertanyaannya kenapa bisa tembus di 12 jam? Apakah performanya ini disunat? Apakah dia sudah sesuai dengan spesifikasinya karena RAM 16 GB in this economy kayak wah, langka banget. Jadi, langsung saja deh kita bahas. [musik] Hai Andika guys di sini. Langsung saja deh, menurut saya laptop ini bakalan naik nanti harganya. Karena harganya ini di 8 jutaan 8 triple 9 tapi kita dapat Ryzen 5 6600H, RAM-nya 16 GB. Di mana kalau kalian cari di brand lain yang multinasional apalagi ya 8 jutaan paling kalian dapat Core i3 Gen 11 sekarang. [musik] Nah, Axio berani ngeluarin di harga enggak sampai 9 juta in this economy, kalau keyakinan saya sih ya, harganya nanti pasti naik. Dan kalau kita ngomongin prosesor seri H, biasanya secara form factor dimensi dia itu tebal dan ya berat. Tapi ini enggak, ini masuk ke Axioo Hype 5 yang lumayan enteng. Ya emang kalau kita ngomongin prosesornya ini bukan prosesor yang baru karena 6000 series, tapi karena seri H jadi masih kencang. Jadi langsung aja kita coba lihat gimana performanya Ryzen 5 nya ini apakah ada yang disunat? Tapi sebelum itu saya ngomongin storage nya dulu ya, storage nya ini dia pakai 256 GB dengan speed pas kita tes di 3500-an Mbps lumayan. Dan biasanya kalau kita ngomongin laptop yang tipis form factor nya kayak gini ya, ketika kita run R23 sebanyak 10 kali biasanya skornya itu ada yang nyungseplah, throttel-lah istilahnya. Tapi di Axioo ini beda, di run pertamanya skornya anteng di 10.000-an cuman memang di run ke-6 sempat turun ke 9900 tapi itu masih 10.000 sih sebenarnya ya. Tapi setelah itu langsung ngegas balik lagi ke 10.000 lagi. Terus gimana performanya kalau misalkan tanpa adapter Bang? Nah ini baru ada penurunan performa tapi penurunannya juga masih okelah ya karena multi core nya masih di 7000-an poin, single core nya juga masih di 1000-an poin. Jadi penurunannya sekitar 28% lah karena 7000-annya itu 7300, 7400. Untuk suhunya ketika mode skenario rata kanan tadi dengan kondisi dicolok suhunya itu bisa tembus di 95 derajat Celcius spike nya tapi diimbangi dengan TDP yang juga lumayan di atas 50 watt. Lanjut kita coba di pengujian 3D Mark kita coba lihat apakah dia throttel juga untuk IGP nya dan hasilnya enggak sih pas kita tes pakai Time Spy Stress Test dia tembus di skor 98,9% kalau untuk skor-skor lain kalian bisa langsung lihat di sini aja. Nah sekarang kita coba untuk real use skenario nya ya, misalkan kalian beli laptop ini untuk editing di Adobe Premiere Pro dan udah kita coba rendering pakai template yang memang bisa kita pakai export ke 4K dia selesai dalam waktu 4 menit 57 detik. Kalau pengen lebih cepat full HD di 3 menit 46 detik. Lanjut kalau misalkan kalian pengen belajar rendering 3D masih bisa juga karena ketika kita pakai Blender simple BMW CPU render nya selesai dalam waktu 3 menit 57 detik, kalau untuk GPU render nya mirip-miriplah ya 3 menit 47 detik. Kalau kebutuhan kalian cuma ngetik-ngetik aja kayak laptop 8 jutaan di brand lain yang sekarang performa-nya itu kayak cuma buat ngetik-ngetik aja, Axio ini juga udah mumpuni karena pas kita tes pakai PPT 150 slide kita export ke PDF selesai dalam waktu 15 detik, Excel random is data yang large banget karena memang RAM-nya gede ya 16 GB, dia selesai cuma dalam waktu 112 detik. Nah, sekarang pertanyaan-nya walaupun dia seri H, seri yang biasanya ada di laptop gaming tapi kan dia keluaran lama ya kalau misalkan dibuat main game bisa enggak sih? Tergantung game-nya ya, kalau game kayak Valorant dengan resolusi full HD grafik fastest dia average FPS dapat di 89 playable sangat-sangat playable, Dota 2 juga masih sama dengan average FPS di 99. God Eater 3 average-nya nyentuh di 31 tapi kadang drop di 13 FPS. Nah, kalau untuk game First Light kita coba karena dia ada namanya AMD up scale performance kita coba apakah dia bisa ngangkat performance-nya di game triple A ini dan jawabannya enggak bisa sih ya karena average FPS dia cuma dapat 17 drop-drop-nya kadang di 2 FPS. Ya, kalau game-game yang butuh CPU sih masih oke tapi kalau game-nya itu udah butuh GPU ya karena dia enggak ada dedicated graphic card-nya kurang sih. Kalau untuk suhunya pas main game tadi kalian bisa langsung lihat aja chart-chart ini tapi ya dari hampir semua game [musik] itu suhunya itu di bawah 90 derajat Celcius dan TDP-nya di kisaran 45 watt. Kalau kita ngomongin suhu permukaan-nya setelah kita benchmark sintetis, loop di 3D Mark, main game tadi kita tes suhu permukaan-nya masih tergolong aman sih ya di tempatnya exhaust yang biasanya ada panas berlebih itu di 51 derajat Celcius tapi tombol-tombol keyboard WASD dan segala macamnya itu masih di 40-an derajat Celcius jadi masih di angka aman. Angka aman-nya menurut DKID itu ada di 42 derajat Celcius lah jadi kalau di bawah itu masih aman. Sekarang kita coba bahas desain-nya ya, desain-nya ya Axio Hype kayak umumnya. Jatuhnya itu kayak desain yang serigala berbulu domba lah dengan isi yang garang tapi tampilannya kalem dan clean abis pakai warna dark grey. Kalau soal build quality, dulu 8 juta kita bisa dapat aluminium tapi sekarang ya sayangnya 8 juta kita dapatnya plastik. Tapi dia engselnya udah bisa dibuka dengan satu tangan dan udah bisa dibuka sampai 180 degree lay buat kalian yang suka presentasi. Kalau untuk bobotnya dia ada di 1,3 kg dan ketebalannya cuma 1,8 cm. Jadi kalau misalkan kalian bawa laptop ini kemana-mana masih oke lah ya. Nah, layar awalnya saya kira 8 juta dengan RAM 16 giga pasti komprominya di layar nih. Pasti layarnya pakai TN nih karena biasanya Axio kan ada yang pakai TN juga ya. Tapi ternyata di Axio Hype 5 AMD ini dia pakai panel IPS loh. Golden rasionya di 16:10, rasio yang memang biasanya enak buat kerja. Cuman memang komprominya itu ada di color akurasinya. Jadi pas kita tes pakai device kita Calman, kalian bisa langsung lihat chart-nya ini ya. Tapi intinya sRGB coverage-nya itu di 58,8%, volumenya di 59,2%. Kalau untuk brightness-nya hampir di 300 nits. Buat outdoor masih aman, tapi kalau kalian itu kalau color critical editing ya harus pakai monitor eksternal yang 100% sRGB lah minimal. Tapi yang saya suka lagi ya di layarnya ini dia punya anti glare. Jadi kalau misalkan kena refleksi cahaya masih aman kita enggak terlalu harus yang kayak gini "Wah ini apa tulisannya ya?" Dimiringin dulu biar enggak kena cahaya gitu enggak usah karena anti glare-nya berfungsi dengan oke sih. Layarnya itu jadi kayak mid-mid gimana gitu. Lanjut buat konektivitas. Untuk laptop setipis ini Axio juga enggak pelit soal konektivitas. Kalian enggak perlu bawa dongle kemana-mana. Kalian lihat aja footage ini. Di sisi kiri itu ada Type-C, HDMI, Type-A dan yang paling penting Type-C-nya ini udah support charging. Jadi kalau misalkan kalian WFC terus kalian males bawa charger banyak bisa pakai port USB C-nya aja. Untuk konektivitas yang wireless-nya, Bluetooth-nya pakai Bluetooth versi 5, Wi-Fi-nya udah pakai Wi-Fi 6 ya, walaupun sekarang udah Wi-Fi 7, tapi di Indo menurut saya Wi-Fi 6 aja udah okelah karena Wi-Fi 7 di Malang secara infrastruktur belum ada. Untuk input device kayak keyboard, surprisingly keyboard-nya juga saya awalnya mikir kayak ini pasti Axioo nih harga segini pasti plastik feel-nya murah gitu, tapi ternyata enggak. Ya enggak yang se-premium gimana gitu, tapi enggak yang terlalu kerasa murah plastik gitu enggak. Terus untuk touchpad, touchpad-nya sih agak [musik] pendek ya travel distance-nya ya. Nah, touchpad-nya ini baru nih klik kanannya terutama yang menurut saya feel-nya agak terlalu plastik. Jadi ya butuh waktu adaptasi untuk trackpad-nya ini biar kalian terbiasa dengan travel distance-nya yang menurut saya terlalu pendek. Kalau untuk kameranya kira-kira seperti ini sekarang itu 2026, tapi kameranya ini kayak saya lagi ada di waktu 2006-lah ya, 2000-lah tahun 2001, 2002-lah. Jadi saran saya untuk webcam cari aja webcam eksternal kalau misalkan kalian butuh webcam yang proper. Kalau ini sih buat peserta Zoom meeting aja bisa, tapi kalau kalian adalah pembicaranya, saran saya pakai webcam eksternal. Bodinya ringkas, port-nya lengkap, performa-nya seperti yang kalian lihat tadi. Nah, sekarang kita ngomongin soal baterainya. Baterainya saya juga enggak nyangka loh kalau dia bisa tahan 11 jam lebih [musik] di test modern office. Dan pas kita assembling kayak YouTube 10 menit dia berkurang sekitar 3%, terus writing dokumen, tabulasi data dia 10 menit berkurangnya 3%. Kalau gaming lumayan ya, gaming itu dia berkurang 10 menit itu sekitar 10%. Okela guys, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Axioo Hype 5 AMD X611. Namanya emang kayak password Wi-Fi ya, panjang banget. Tapi harganya enggak panjang-panjang banget kok, harganya itu enggak sampai 2 digit dia [musik] di 8,9 juta. Link pembeliannya di pojok kiri dan juga di bawah. Yang menurut saya kalau kalian butuh laptop, wah apalagi ini RAM-nya 16 GB, kalian beli aja. Kenapa? Karena saya yakin nanti pasti naik nih harganya nih. Coba ya, sekarang tanggal berapa nih? Tanggal 8 Oktober ya. Coba 9 Oktober, kalian coba catat 9 Oktober pasti nanti tanggal 15 gitu harganya pasti naik sih. Karena ini terlalu murah, menurut saya ini terlalu murah untuk apa yang ditawarkan sama Axioo. Kayak RAM-nya 16 GB, terus panelnya IPS, keyboard-nya juga enak, baterainya awet, USB C-nya udah full function, udah gitu masih dapat garansi resmi 1 tahun plus Axioo EDP ekstra 3 tahun. Jadi after sales-nya aman. Selain itu Axioo juga kasih program cicilan 0% tenor 12 bulan, jadi makin worth it kan. Cuma memang ada komprominya sih ya, komprominya itu layarnya dia belum 100% [musik] sRGB dan webcam-nya yang gambarnya seperti yang kalian lihat tadi kayak kita ada di tahun 2001 atau 2002. Tapi overall dengan harga 8,9 juta, nih ya kalau kalian butuh laptop saran saya beli aja apalagi di harganya yang sekarang. Misal nanti dia naik di 8,5 juga masih oke, masih beli aja. Saya Ridwan Istabudi and see you on the next video. Bye bye.

Lihat di YouTube