Jungkat

Back to school !! Rekomendasi Laptop 4 Jutaan Terbaik 2025 ! (YouTube Video)

  • 24/07/2025

Hai Andika, Guys. Di sini ngelanjutin video rekomendasi laptop kemarin, sekarang kita lanjutkan di range harga 4 sampai R jutaan. Ini range harga yang sweet spot banget sih, yang sering banget ditanyakan, "Bang, rekomendasi R jutaan dong yang bisa gaming." Wah, bisa gamingnya ini yang susah ya. Tapi enggak, emang beneran di R jutaan itu bisa dibilang ini range harga yang paling laris manis untuk sebuah laptop karena ya hampir untuk semua kalangan. Dan di race harga AS segini masih banyak laptop yang bisa saya bilang menarik ya ketimbang laptop yang 2 sampai 4 jutaan kemarin yang terbatas biasanya itu di prosesor seleron. Dan sebenarnya kalau kalian nyarinya itu performance ya di range harga segini tuh langsung aja pilihannya itu sebenarnya brand lokal kayak Aciio, SPC, Zyx, apa lagi satu lagi Advance itu semuanya udah kelas price to performance banget sih. Cuman biar videonya seru, jadi videonya enggak ada syarat-syarat kayak kemarin. Jadi saya ambil harga R jutaan terbaik dari masing-masing brand biar pilihannya banyak ya. Karena kalau enggak ya yang menang bakalan brand lokal-brand lokal aja. Jadi, ya saya putusin untuk ambil satu brand terbaik di kelas harga R jutaan. Yang pertama ada Axio Hype 5 AMD JKT48 Lollipop Edition. Buset itu namanya panjang banget ya. Itu udah kayak nama daftar bulanan belanja. Pertama dengar namanya saya ini langsung mikir ini laptop apa merchandise-nya JKT4. Tapi jangan salah ya, di balik namanya dan juga warnanya yang unyu-unyu, boh, laptop ini performance-nya sama sekali gak kemayu. Prosesornya pakai AMD Ryzen 5 3500 U jutaan loh ya. Dapat Ryzen dengan 4 core 8 trad. Ibaratnya kita itu dapat diskon gede di tanggal 2 karena R juta dapat Riz 5. Buat multitasking ringan sampai sedang kayak buka banyak browser sambil ngerjain tugas, sambil dengerin musik, udah aman. Grafisnya juga didukung sama Radon Vega 8. lumayanlah buat nonton film atau main game ringan. RAM-nya 8 GB DD DR4. Sayangnya single channel ya. Untungnya masih ada satu slot lagi kalau kalian mau upgrade. Dan saran saya wajib di-upgrade karena kita udah tes performanya di single channel. Kalian bisa lihat chart berikut ini. Tuh Dota 2 ya playable lah ya 92 FPS average-nya Gensin tapi di bawah 30 fps. Wah ini Ferry 5. Siapa yang benchmark 5 ini? Itu masih bisa average 25 fps. Tapi ketika kita coba untuk pakai RAM dual channel. Nah, kalian lihat sekarang chart-nya beda jauh kayak Dota 83 FPS average-nya. Gensin Impact masih bisa playable dengan 42 fps. Far Cry ya belum playable sih, tapi naik dengan 27 FPS. Nah, sebenarnya kalau kita ngomongin Ryzen 5 3500 uh entah kenapa prosesor ini itu rame banget di kelas brand lokal. Enggak cuma Axio aja sebenarnya, Advan pun juga ada. Eh, sori Zirex. Zirex DX itu ada. Tapi enggak saya masukin list ini karena kemarin udah masuk dan harganya itu under Rp4 juta. Bahkan SPC Live 5 juga dip 3,5 jutaan loh ya. R 5 3.500. Jadi enggak masuk listil list ini karena ya udah under R juta. Mungkin next lah. Saya lagi beli SPC Live 5 sih karena kita belum pernah review. Jadi nanti kita bahas performance-nya kayak gimana. Lanjut ke laptop ini dulu. Stageusage-nya dia pakai 256 GB. Lumayanlah untuk kelas harganya. Tapi sayangnya enggak ada slot lagi ya. Jadi kalau mau upgrade ya harus ganti SSD-nya tadi ke kapasitas yang lebih gede. Layarnya 14 inch full HD IPS yang oke banget di kelas harganya karena biasanya ya TM dan HD. Windows 11 juga udah ada, tinggal pakai bobotnya itu 1,41 kg. portnya juga lengkap, ada USBC yang full function juga, bisa power delivery, bisa display port, dan kalau saya lihat di e-commerce official-nya ada satu feedback dari customer yang katanya itu kualitas buruk, barang rusak cuman gitu aja, enggak ada feedback yang menarik gitu. Dan respon penjualnya saya salut sih langsung dibalas karena biasanya kalau dapat bintang satu terus respon apa gitu biasanya enggak mau balas lah. Ini Axio mau balas. Jadi responnya cakep walaupun ya cuman satu aja sih dari puluhan yang terjual cuman satu feedback aja yang bintang satu. Laptop yang kedua dari brand lokal juga dari brand yang lain Advance tapi dia ini pakai prosesor biru ya namanya Advance Work Pro Lite. Dia pakai Intel Core i3 generasi ke-12. Gokil sini 1220p L lagi ya. Bukan U ya. Dia banyak SKU sih. SKU-nya itu di RAM sama storage. Jadi ada yang 8256 sampai mentok ke 32 GB sampai 1 TB. Gila. Kalau yang 8256 itu harganya sekitar R,4 juta. Nanti link pembeliannya kalian bisa cek di deskripsi atau bisa klik link yang ada di pojok bawah aja. Dan prosesor ini bukan kaleng-kaleng loh ya, karena pi itu stand buat performance bukan U ya. U itu ultra low power. Dia punya 10 core 12 three. Performanya bisa ngalahin core i5 generasi ke sebelumnya. RAM 8 dan 256 ini bisa di-upgrade karena dia enggak diolder. Dan sebenarnya kita belum pernah bahas ya si Advance Work Pro yang versi LED. yang pernah kita bahas itu yang World Pro Plus yang R jutaan dapat Ryzen 5 itu kita udah pernah bahas. Kalau yang LED kita belum pernah, tapi kalau saya research-research ya layarnya ini untuk yang light itu ada dua pilihan, ada XD dan full HD. Tapi full HD-nya aja udah di harga R jutaan. Jadi saran saya sih pilih yang full HD aja. Full HD-nya ini juga udah IPS kok. Nanti link semuanya lah saya taruh di kolom deskripsi. Beratnya mirip sama Axio tadi di bawah 1,5 kg. Windows 11 juga udah ada. Tinggal pakai baterainya di 45 wat hour. Fitur menarik lain, desainnya sih kelihatan modern dan bisa dibuka exelnya itu sampai 180 derajat buat presentasi. Kamera sih enggak gede ya di 720p tapi udah ada privacy setter-nya. Next kita keluar dari brand lokal. Karena sebenarnya seperti yang saya bilang tadi, kalau kalian cari laptop 4 jutaan yang carinya performance mentok, udahlah brand lokal itu sekarang enggak ada lawan. Karena brand Inter mainnya tuh di ranah-ranah seleron, Pentium gitu-gitu. Contohnya kayak laptop yang satu ini namanya adalah Asus Vivobook GoE410 KA. Laptop ini tuh kayak majalah ya, desainnya stylish banget. Pilihan warnanya juga gemes-gemes. Cocok buat yang pengin tampil kece tapi budget carry. Kalau nyari performance ya prosesornya sih masih pakai Intel Celeron N4500 ya. Ini Pentium lah. Ibaratnya dia ini kayak pelari maraton tapi baru aja bangun tidur jadi jalannya pelan. Buat yang suka kerja multitasking kayak browsing terus buka YouTube terus buka Photoshop terus buka Spotify, buka WA, wah laptop ini bisa langsung ngambek dan minta istirahat. Kalau tugas-tugas ringan aja kayak ngetik dokumen, browsing santai itu masih cukup lah. Jangan dibuat ngedit 4K juga karena dia bakalan jadi apa ya? Jadi kompor portable nanti. RAM-nya udah 8 GB lumayan tapi sayangnya RAM-nya ini diolder jadi enggak bisa di-upgrade. Sedih juga sih ya. Terus storage-nya 256 GB udah okelah kalau storage di kelas harganya. Lahirnya udah 14 inch full HD ada anti clear juga jadi nyaman di mata enggak mantul gitu pencahayaannya. OHS dan Windows ada. Nah, enaknya brand Inter kalau brand lokal itu biasanya kalau enggak DOS ya, Windows 11-nya itu versi yang apa gitu. Tapi kalau brand Inter Windows 11-nya itu udah preinstall dan OHS-nya juga udah preinstall. Jadi kita tinggal pakai. Keunggulan utamanya bobo si ya. Dia itu enteng 1,3 kg. Cocok buat yang suka mobilitas tinggi. Baterainya pun juga diklaim Asus bisa tahan sampai 12 jam. Dan walaupun dia bukan Zenbook tapi keyboard-nya itu udah ada backlit dan touchpad-nya ada ciri khasnya Zenbook yang en brick pad itu. Jadi walaupun dia 14 inch tapi dia ada en brick pad di bagian touchpad-nya. Kaliin guys ini namanya bubu nih. Kamu ngapain mau ikut syuting? Udah sana. Next ada dari Lenovo. Namanya adalah Lenovo V14 G4. G4 itu berarti Gen 4 ya. Laptop ini udah pernah kita bahas. Laptop ini memang dirancang untuk durable. Dia itu punya standar militer 810H. Laptop 4 jutaan loh ya. punya standar militer. Dan karena saya penasaran, sempat saya review itu dengan cara saya banting enggak saya setnya itu kayak banting dari meja terus ketinggian 120 cm. Bahkan pernah saya masukin kulkas dengan suhu minus itu juga masih aman aja. Portnya juga udah saya cek aman-aman aja. Terus ketika di atas roof toop dengan suhu permukaan lantai itu bisa 50 derajat celcius, laptopnya juga masih aman-aman aja. Cocoklah laptop ini buat yang ceroboh kayak saya atau di dalam tasnya itu sering terjadi medan perang ya. Kalau tas saya itu biasanya medan perang laptop sama botol air sama kunci sama powerbank. Wah tuh nyampur aduk jadi satu kayak gitu bahaya sebenarnya. Tapi sayangnya untuk laptop ini prosesornya itu masih pakai prosesor AMD Athlon Silver 7120. Ya, prosesor entry lah setara Pentium Silver. Jadi performanya standar aja. Buat tugas-tugas dasar grafis sudah didukung sama Radio 610M yang support sama VGM. Apa itu VGM? variabel grafic memory. Jadi dia bisa pinjam memori RAM untuk V RAM. Cuman karena prosesornya pakai Athlon jadi ya bisa sih VAM-nya itu untuk GPU bon banget, tapi bukan sampai kayak yang di ranah-ranah AMD Ryen 7 gitu. Dan sayangnya RAM-nya udah 8 gig sih. DDR5 juga kencang tapi onboard jadi enggak bisa di-upgrade lagi. Tapi berita baiknya SSD-nya ini udah pakai SSD NVM Gen 4 yang kencang. sayang gak ada S lagi buat SSD tapi bisa di-upgrade dengan cara diganti dengan kapasitas yang lebih gede. Dan Lenovo yang saya suka dia itu punya software ya. Nah, ini kalau brand internasional itu punya software Asus dengan My Asus, Lenovo dengan Lenovo Vintage XP My XP Acer apa my Acer juga kalau enggak salah ya. Nah, mereka itu bisa terintegrasi dengan baik dengan hardware-nya gitu. Contohnya kayak Lenovo. Lenovo punya Lenovo Vintage yang punya ih ada bulu kucing rapid charge 0 ke 80% itu cuma butuh waktu sekitar 50 menit aja. dan masih ada banyak fitur lain di Lenovo Vintage, terutama di keamanannya. Nah, kalau untuk privacy webcam-nya sih 720p ya, terus ada privacy setter juga. Portnya juga lengkap, ada USBA, HDMI, bahkan ada port RJ45. Kalau kalian pengin internetan lebih stabil bisa pakai itu. Kurangan sih layar mungkin ya. Layarnya udah full HD memang, tapi sayangnya dia pakai di bawahnya APS level. TM. Lanjut. Ada dari Acer. Laptop terbaik R jutanya Acer yang namanya Acer Expire Light. Storage 256 GB, RAM-nya juga 8 GB. Yang unik prosesornya ini dia pakai Intel N150 4 core 4 red. Ini prosesor barunya Intel untuk kelas Celeron dan juga Pentium lah. Performanya ya mirip-mirip sebenarnya kayak N4500 jadi cocok buat tugas-tugas dasar aja. Layarnya nih yang anti mainstream di Acer. Jadi dia punya resolusi itu Wuxga atau 1920 * 1200 dengan golden ratio 16 bps. Dari semua list kita tadi sih kalau kita ngomuin layar punyanya Acer yang paling oke ya. Dengan golden ratiya tadi layarnya itu jadi kayak lebih memanjang ke atas gitu. Jadi kita scrollnya itu enggak terlalu sering. Enak buat coding tadi. Dia juga super ringan. Bobotnya itu ada di 1,17 kg. Jadi lebih enteng dibanding Asus tadi buat kuliah. Kalau lift-nya itu lagi mati atau lagi penuh naik tangga lantai 12 kayak zaman saya kuliah dulu naik turun gitu ya masih enteng lah, enggak capek, enggak minta pijet. Dan seperti biasa karena brand internasional jadi dia udah ada OHS dan juga Windows. Oh ya, WiFi-nya walaupun dia kelas harga R jutaan, tapi enggak pakai Wii 5 loh ya. Dia pakai WiFi 6. Jadi kalau kalian punya router WiFi 6 juga bakalan kencang internetnya. Yang terakhir ada dari brand XP. Wah, brand XP ini selling point-nya ada di storage-nya sih. Cukup gede untuk kelas harganya. Stusage-nya itu ada di 512 GB 1/2 terab dan bukan SATA loh ya. Ini pakai NVM Genford. Prosesornya sama kayak Asus tadi sih, dia pakai Intel N500 ya. Emang kalau brand Inter rata-rata di kelas R jutaan itu masih seleron kalau enggak ya Atlon. Brand lokal aja sih yang harganya itu entah kenapa kayak gila-gila banget gitu. Walaupun memang brand lokal itu pakai prosesor lama, tapi prosesor lama ini kalau dibandingkan prosesor seleron yang atau Athlon yang baru masih lebih kencang prosesor yang lama tadi. Layar sayangnya untuk XP ini dikompromi untuk Nekan cost. Jadi dia full HD sih tapi TN. Tapi ada fitur yang bikin kita senyum-senyum sendirilah. Dia ada keyboard backl-nya di kelas harga R jutaan. Dan kalau kalian masih ingat, DKDI itu ada kategori atau istilah laptop BBJS, budget pas-pasan jiwa sosialita. Nah, karena XP ini dulu lah XP 14S kalau enggak salah namanya dulu itu keyboard backl juga. Nah, akhirnya keluarlah istilah BBJS atau budget pas-pasan jiwa sosialita. Karena di zaman itu untuk dapat keyboard backl itu bisa R juta ke atas. Garansi XP 2 tahun sama kayak brand Inter lainnya jadi lebih aman dan tenang. Baterinya diklaim sampai 10 jam. Tapi kita udah pernah ngebahas laptop ini sih. Releus-nya itu sekitar 6 jam lah kalau dibuat AIDS dengan Wii. Dia support fast charge 0 ke 50% itu cuma butuh waktu 34 menit. Tapi bobotnya bukan yang paling enteng ya, dengan 1,45 kg. Kalau untuk portport juga lengkap, bahkan untuk port slot micr SD juga masih ada. Okelah, jadi itu tadi adalah enam laptop yang mungkin bisa menjadi rekomendasi menarik buat kalian di kelas harga R jutaan. Kalau misalkan listoan laptop kalian enggak ada, tulis aja atau kita diskusi aja di bawah. Ya, jujur aja di kelas harga segini enggak ada laptop yang sempurna, ya. Ada yang prosesornya kencang, tapi brand lokal. Jadi warantinya mungkin kalian belum belum yakin. Terus ada yang prosesornya kencang tapi RAM-nya mentok, enggak bisa di-upgrade. Terus ada yang layarnya bagus tapi prosesornya juga mentok. Ya, semuanya itu tergantung kebutuhan kalian lah. Kalau butuh performa kencang ya Axio Hype 5. Kalau pengin prosesor core i3 yang powerful, desain modern, Advance Work Pro Light. Kalau pengin laptop yang super ringan, stylish, Asus Vivo Bugo 14 itu cocok. Kalau butuh laptop yang kuat tapi harganya murah, Lenovo V14 juga cocok. Kalau piritasnya layar dengan aspek golden ratio, Acer kalau butuh storage yang gede bisa X. Jadi ya sebenarnya gak ada sesuatu barang itu yang terbaik. Tergantung kebutuhan kalian juga sebenarnya. Dan semua laptop tadi udah saya taruh di kolom deskripsi link pembeliannya. Jadi, semoga video ini bisa membantu kalian lah, biar kalian enggak bingung pilih laptop yang mana. Atau kalau masih bingung tulis aja di kolom komentarnya nanti saya jawabin. Saya and see you on the next video. bye by

Lihat di YouTube