Jungkat

BADAK Rp2.999 Juta! Unboxing iQOO Z9x Indonesia! (YouTube Video)

  • 23/05/2024

Halo guys, David di sini, dan sekarang kita bakal cobain iQOO Z9X. Ini versi hemat dari iQOO Z9 ya, yang kemarin udah kita review, yang isinya tuh bagus banget. Saya suka nih HP, desain cakep, spek mantep, baterai kuat, harga bersahabat, value-nya dasyat. Nah, kalau iQOO Z9X gimana nih? Ini serinya sama, ada tambahan huruf X doang, tapi harganya lebih murah 1 juta, kalau kita pake patokan varian memori paling murahnya tuh 2999 juta. Z9X ini lebih worth it lagi kah? Bisa hemat atau selisihnya ya sesuai? Mau nambah ya oke, kalau nggak ya bagus? Atau mending nambah aja ke Z9? Karena 1 juta beda jauh. Kita langsung cobain aja dari unboxing, lihat isi kotaknya dulu. Ini ada tulisan iQOO, ada tulisan Z, ini kotaknya persis sama ya, kayak yang Z9 punya, kecuali bagian atasnya sini. Jadi kalau kita perhatiin, sini ada iQOO Z9X 5G Kalau yang ini, dia tulisannya iQOO Z9. Jadi jangan salah, kalau di bawahnya ada variannya, ada 3 varian, jadi tergantung apa yang kita ambil, di kirinya ada iQOO, di bawah polos, di kanan ada iQOO, dan di belakangnya juga ada keterangannya sih. Kalau ini seri iQOO Z9X yang 5G, ini RAM 12GB, internal 256GB, ini varian paling tinggi, warnanya Mystic Black. Ada satu lagi varian yang warnanya Norton Green, jadi warnanya mirip-mirip kayak gini. Kalau ini yang warnanya hitam, jadi kita lumayan bisa liatin 2 varian, walaupun serinya beda. Terus ada apa lagi nih? Ada frekuensi, pemeriksa, dan lain-lain buatan Indonesia, dibikin di Cikupa. Mantap! Oke, langsung kita lihat aja isinya kayak gimana. Ini langsung dihadapkan dengan HP-nya, kita taruh di sebelah dulu, kita bongkar-bongkarin dulu, ada stiker IMEI barusan, terus ada casing, oke mantap, terus ada buku tunjuk, kartu garansi, panduan ringkas, ada charger, ini chargernya 44 Watt ya, Max-nya, ini beda sama si Z9, yang ini dia bisa 80 Watt, jadi ada bedanya, terus kalau dari kabel chargernya sendiri, dia Type A to Type C. Simple sih. Oh nggak, masih ada satu lagi, ini ada SIM Ejector. Kita keluarin aja, ini warna Mystic Black, jadi teksturnya licin-licin matte gitu, pantulannya halus, kalau dilihat dari tampilannya sih, ini kelihatan lumayan mirip lah bentuk kameranya ya, dia kotak yang agak melengkung di sudutnya, cuma langsung kentara, feel pegangnya karena si Z9X ini dia dibikin ngotak, sementara kalau yang Z9 ini ada sedikit lengkungannya. Kalau saya jelas lebih seneng yang ada sedikit lengkungannya ya, rasanya lebih ergonomis aja, di review kemarin saya udah bilang juga, kalau rasanya itu pas, walaupun ini tebelnya sebenarnya mirip-mirip aja ya ini 7.99mm, ini 7.98mm. 0.01mm harusnya nggak terlalu berasa, mungkin nggak kerasa lah bedanya, 0.01mm cuma gara-gara ada lengkungan ini, rasanya jadi lebih ergonomis, sementara kalau ini kerasa lebih tegas, karena ya kaku, dari dulu HP-HP yang kaku kayak gitu sih, kerasa lebih kokoh, lebih kuat, cuma kalau dipegang tuh agak tajem-tajem, cuma ya HP-HP sekarang banyakan kayak gitu, jadi sama-sama aja, di sini dia pakai kamera 50MP, terus ada kamera Depth 2MP, mungkin kamera kecil banget, sampai susah dilihat ya, ini berasa 1 titik, 1 lubang kecil doang, terus ini ada LED Flash, dan ada tulisan 50MP Aspherical, dan ini hiasan aja mungkin biar dikira ada 3 kamera ya, ada tulisan iQOO juga, brandingnya, kalau dari sisi kanan ada tombol power dan volume, ini sekalian fingerprint juga, di atas ada mikrofon, nggak ada IR Blaster, jadi itu juga hilang dibanding Z9, kalau dari SIM tray, dia sistemnya hybrid ya, jadi bisa masuk 2 nano SIM atau 1 nano SIM sama 1 microSD, kalau di bagian bawah ada headphone jack, ada mikrofon, port USB-C sama speaker. Untungnya, saya udah agak ngeri-ngeri sedap, karena kebiasaan HP Vivo, keluarga Vivo, termasuk iQOO ini, kadang speakernya itu mono ya, cuma kali ini di iQOO Z9X, dia udah stereo. Mau bilang speaker, tapi nggak salah, udah stereo, nanti kita cek suaranya kayak gimana, kita langsung hidupin aja HPnya. Dari bobotnya sih mirip-mirip aja ya, ini 199 gram, ini udah 5G juga. Ya HP 3 juta, 3 jutaan gitu, itu emang bedanya di 5G sih, kayak di video rekomendasi kemarin, saya ada kasih catetan kalau HP 3 jutaan itu, beda paling berasa dibanding HP 2 jutaan itu ada di 5G-nya, kalau dari sisanya sih mungkin mirip-mirip ya. Kalau mau cari HP 5G yang bagus ya, minimal harganya 3 jutaan, kecuali Anda mau korbanin banyak hal, kalau gitu 2 jutaan atau yang 1 jutaan, bahkan udah ada yang 5G, tapi banyak yang dikurangin deh. Sip! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari iQOO Z9X. Di sini bezelnya kelihatan nggak setipis Z9 yang kemarin ya? Wah, kerasa sih bedanya, kerasa lumayan jauh dari atas, kanan, kiri, dari bawah juga berasa, kalau ini kan bawahnya sedikit lebih tebel, kalau yang Z9X ini, kanan kirinya |oke lah, tapi bagian bawah dagunya kerasa lumayan tebel. Kalau dari layarnya bedanya di sana. Kalau dari brightnessnya sendiri, iQOO Z9X udah bagus ya saya ada tes keluar dan hasilnya tetap kelihatan jelas sih. iQOO bilang kalau layarnya ini bisa sampai 1000 nits, buat high brightness mode, dan itu masih jadi sesuatu yang langka sih, buat HP yang 3 juta gitu. Buat ukuran layarnya sendiri, dia 6.72 inci, jadi udah termasuk gede, dia Full HD pasti, dari panelnya dia IPS, sudah 120Hz, ada iCare Display juga, biar mata lebih enak, nggak mudah capek kalau... klaimnya iQOO fiturnya kayak gitu, terus apa lagi ya? Oh iya, sama ada 1 fitur yang masih lumayan langka sih sebenarnya, buat HP 3 juta, dia level adaptive refresh rate-nya, yang bisa nyesuaiin refresh rate tergantung aplikasi yang kita buka, dia ada 7 level, dari 30, 44, terus 48, naik 4 poin, terus 50, ada 60, 90, sama 120. Entah kenapa ada angka yang lumayan unik ya, 44, 48, terus naik 2 aja 50, cuma ya lumayan, jadi dia bisa semakin nyesuaiin sama kebutuhan, bisa lebih efisien, bisa lebih ngebut. Sekarang kita cobain speakernya yang udah stereo, jadi kalau kita matiin, eh matiin, tutup bagian bawahnya, bagian atas masih ada bunyinya. Wah, ini ketekan. Oh, ketekan power-nya aja. Ya kayak biasa juga di HP-HP-nya iQOO, dia punya fitur sampai 300% di -kenceng-kencengin aja. Kalau detailnya sih udah hilang ya, kalau 300% yang penting kenceng, kalau mau enak sih, kalau mau enak sih di 100% sih. Kayaknya ini 100% ini udah pas lah. Jadi mode 200- 300 buat tipis banget ya bassnya. Kalau 300, kalau 300 malah agak pecah-pecah gitu. Ya, pecah sih kalau 300, memang tujuannya itu volume aja. Ya, buat harga 3 juta udah bagus lah, udah stereo, walaupun nggak nikmat-nikmat banget bassnya, tapi... Oh, kenceng ya? Lumayan kenceng ya? Oke, ya itu mungkin jadi pujian juga kalau dia speakernya kenceng. Ya, ini kualitas yang udah bagus buat harga 3 juta, udah stereo juga, cuma kalau nikmat banget sih belum ya? Harga 3 juta jarang kayak gitu. Terus apa lagi? Yang biasanya ada di AYQ itu... Oh, ini NFC multifunction. Jadi ya, dia bisa dipakai buat akses kartu, bisa dipakai buat gantiin kartu akses kantor, apartemen, kalau apartemennya bolehin, karena kadang ada kartu yang bener-bener dikunci di kartu itu sih. Kalau tahan percikan air sih kayaknya udah jadi standar ya, apa kita yang keenakan aja udah bikin itu jadi sebuah kebiasaan. Cuma ya IP64, tahan debu, tahan debu yang level atas sama kalau 4-nya itu, berarti dia bisa tahan kalau disemprotin air kayak gini, termasuk kalau hujan. Sekarang kita lihat bagian performanya dari AnTuTu dulu ya, biar yang seneng merhatiin ini ada patokannya. Tadi udah tes dan hasilnya itu Rp556 ribu buat AnTuTu V10, versi 10, alias... Ya, ini skor mid-trend sih. Rp500 ribuan kalau udah tembus Rp800 ribuan itu baru... yang beda kelasnya kayak si Z9 ini. Dia udah 800 ribu buat si 10, kalau ini memang mainnya di Rp3-4 jutaan lah. Buat prosesornya sendiri, dia pake Snapdragon 6 Gen 1 itu prosesor yang termasuk baru sih buat Indonesia, baru 2 HP, yang vivo sama yang ini, yang kedua. Terus RAM-nya yang pilihan tadi 8GB atau 12GB. Sekarang kita langsung tes gamenya aja deh. Performanya bagus sih, setelah dites main game scene di setting lowest, dia bisa dapet hampir 60 fps. Rata-rata. Hebat sih buat HP yang harganya Rp3 juta atau Rp3,3 juta, bisa dapet game scene hampir 60 fps, walaupun settingannya emang paling rendah, itu masih jarang. Jadi, mantap. Dan nggak panas juga ya setelah dites thermalnya, setelah discan pake kamera temperatur, dia paling tingginya cuma di 41-42 derajat doang, buat performa yang lancar, lagi-lagi tetap jadi andalan sih buat yang nyari price to performance, yang value-nya tinggi. Wups, wups, wuah! Kalau buat Mobile Legends, dia masih di high-high aja, belum ada yang ultra, dan itu agak sayang sih, soalnya kalau performa game scene aja bisa sekenceng itu, apalagi Mobile Legends doang ya. Harusnya bisa 90 atau grafiknya bisa lebih bagus, minimal frame rate-nya sih 90. Jadi, semoga bakal ada update ya. Kalau sekarang 60 mentok aja, itu udah cukup lah levelnya. Waw! Woh, woh, woh! Untung, woh! Oh iya, salah satu yang spesial juga dari Aiko Z9X ini, Wah! Dikejar lagi! Wah! Ilang-ilang! Sulitnya bermain sambil menjelaskan ya, untung ini mainnya klasik doang dan bukan akun saya juga, jadi ya agak santai lah. Ini yang spesial dari HP ini, Aiko Z9X, dia punya baterai yang sama kapasitasnya kayak si Aiko Z9, alias 6000 mAh. Tadi kalau anda masih ingat, bobotnya itu cuma beda 5 gram doang ya, dan tebelnya itu sama-sama masih di bawah... Woh! Masih di bawah 8 mm. Wih! Oke! Udah! Lah nggak di... Oh! Ada temennya! Kepotong! Jadi baterainya gede, bobotnya tetap enteng di bawah 200 gram, dan tebelnya di bawah 8 mm. Itu sekali lagi pencapaian yang keren sih dari HP-HP sekarang, Wih! Mantep ya kalau dikroyok kayak gitu. Dari daya tahannya sendiri juga bagus, terus tadi udah dites buat nonton YouTube sejam dia makannya 5% doang, main Genshin sengaja, setting lowest sih dia makannya di bawah 10% doang. Itu jarang banget Genshin bisa di bawah 10%, 9% tepatnya. Kalau Mobile Legends dia 6-7% sama PUBG juga sama dia 6-7%. Jadi kalau ditanya apa yang sama dari IQZ9 sama Z9X itu ada di baterainya yang paling berasa. Sama-sama 6000 mAh, sama-sama tipis, sama -sama enteng. Kalau dari layar, dari chipset, dari desain, dan dari kamera, dia beda dan di kamera lumayan beda ya. Kalau misalnya kita lihat foto siangnya sih warnanya cenderung kuning ya. Kayak pake filter estetik-estetik gitu. Prosesinya lumayan berasa sih buat warna. Kalau detail sih masih dapet, nggak mudah goyang juga. Cuma warnanya buat yang nyari alami mungkin bakal ngerasa ini kok kayak udah diedit gitu ya. Buat HP harga 3 juta, kamera 50MP-nya udah bagus sih. Kalau buat motret terang sama buat motret di dalam ruangan sama sekali nggak ada masalah. Cuma kelemahannya bakal paling berasa kalau kita udah motret pas malem alias lowlight. Di sini ya ini... Di sini ya kameranya kalau buat malem detailnya halus banget sih. Sama warnanya juga agak kusem-kusem gitu. Kalau udah dikasih lowlight kamera 50MP-nya ini keteteran sih. Jelas banget. Kesimpulan saya buat iQOO Z9X, dia lemahnya ada di kamera ya. Apalagi pas buat foto malem. Beuh! Berasa banget kalau iQOO ini nggak terlalu fokus sama bagian kamera. Mungkin dia ngasih jatah ke saudaranya si vivo ya. Tugas iQOO ya dari dulu sama ya. Dia buat ngincer pencari performa, buat kenceng-kencengan, awet-awetan. Ini HP cocok banget buat main game. Performa bagus, suhunya adem, fiturnya banyak, baterai juga 6000 mAh. Dan sekali lagi 5G juga. Jadi pertanyaan awal, mending Z9X atau Z9? Kalau misalnya anda punya budget buat nambah ke Z9, jelas sih, buat saya mending nambah. Rasanya beda jauh. Tapi kalau budgetnya mentok di 3 jutaan, karena ya berat lah bang, nambah 30%. 3 juta ke 4 juta itu sejuta loh. Z9X ini tetap bagus kok. Trendnya masih sama lah. Kayak omongan di video rekomendasi kemarin. Pasar 3 jutaan itu, tempat kualitas HP aman yang udah support 5G. Ditambah beberapa keunggulan yang jelas, kayak baterai 6000 mAh sama performanya. Tapi nggak ada kelemahan yang banyak banget ya. Kayak HP 1 juta, 2 juta yang bela -belain ada 5G. Cuma inget, tetap ada satu yang harus diperhatiin, bagian kamera malamnya tadi. Jadi gitu aja unboxing gadget in buat iQOO Z9X. Like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yow! Kalo lu seneng kotak atau melengkung? Hehehehe... Melengkung. Aneh ya, padahal tebelnya speknya sama lho. Karena lengkungannya jadi beda. Closed caption by @subbox.id

Lihat di YouTube