Jungkat

Bahas Desain Ivan's Motor Sama Arsiteknya! InspiArsi: Studio TonTon (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Oke, Teman-teman kembali lagi di channelnya Fitra Eri. Enggak ada yang bercanda karena ada Mifta di belakang. Oke, hari ini tuh salah satu hari yang spesial karena kita akan me-review tour sebuah car galeri. Bukan rumah ya, bukan rumah. Tapi ini benar-benar desainnya semua eksquisit dan kita akan bahas sama arsiteknya juga nanti. Pak Antoni sama Anton Liu. Cuman kita harus nyobain yang satu ini dulu. Oke, ini adalah Lamborghini Aventador SPG Roadster 770 horsepow V12 dan kita dibin untuk nyoba nyalain mesinnya. Oke, yuk sini yuk. Nah, ini untuk buka pintunya aja istimewa sekali. Flip ke atas dan ternyata aku baru tahu kalau masuk mobil sports car kayak gini jangan kakinya duluan, pantatnya dulu yang masuk. Dan berhubung saya 183 harus agak menunduk ya. Karena pas masuk ke dalam sini benar-benar baru terasa nyamannya. Wah, luar biasa. Aku enggak tahu harga mobilnya ini berapa, tapi kita dengerin aja suaranya. Jangan seberinya luar biasa. collectionnya. Yuk kita bahas sama arsiteknya. Let's go. Halo, apa kabarnya? Baik. Baik. Sehat ya? Iya, Mas. Sehat. Iya. Hari ini kita akan tour showroom-nya bersama Om Antoni. Oke. Nah, ini Pak Antoni sebelum kita membahas desainnya, kira-kira masih ingat enggak luas lahannya di sini itu berapa, Pak Anton? Ee ini 500 m². 500 m² untuk di luar area outdoor-nya ya, gitu. Oke. Dan dari luar showroom-nya ini terlihat semuanya dominasi hitam-hitam dan apa ya? Kesannya kayak introvert gitu ya. Iya. Iya. Jadi gini ya, dia adalah Ivan Motor legend ya, di kalangan pencita otomotif dan akan 25 tahun. Nah, jadi saya berpikir kita harus punya sesuatu yang berbeda. Van Motor harus punya image lebih seperti art gallery. Ah, si dan mobil-mobil yang ada di sini adalah kebanyakan adalah banyak yang rare untuk collector item gitu. Nah, jadi pendekatannya berbeda ya. Jadi menurut saya itu kita harus membuat sesuatu yang spesial gitu, tapi bukan yang malah dipajang. Harus by appointment, spial treatment dan bagaimana menggambarkan sesuatu fasad yang kayak gini. Kelihatannya heavy. Terus kemudian ada expanded metal. Y supaya agak semi transparan jadi lebih misterius dan punya nilai lebih terasa punya suatu value yang sangat berharga gitu. Mobil sport car itu ya banyak warna-warna gitu. Oh i ya ya setuju. Nah, jadi dia harus tampil sebagai suatu wadah yang grey ini sebagai kanvas untuk ee berbagai nanti collection di dalamnya itu. Oh. Oh, jadi ini dia kayak yang warna netralnya gitu ya berarti Pak Antoni ya. Karena memang sport car kan semuanya warna-warni benar-benar menyala gitu ya. Iya. Jadi kalau kita bicara mobil rare collection or sport car pasti meskipun kelihatannya modern dan polos tapi punya detail ya. Nah itu digambarkan dalam bentuk arsitekturnya. Oke. Misalnya gimana plat ini kelihatan floating. Kemudian Oh. detail daripada expanded metalnya nih dengan detail-detail baut seperti itu. Oh, nah itu yang yang kita selalu juga menjadi satu per perhatian gitu. Ini tadi enggak sengaja kebuka karena dekat sini. Kita mau satu step gitu ya dan satu step di ee untuk Evan Motor ini gitu. Jadi ada selain daripada ambience konsep fasad itu sendiri bagaimana kita attention to detail itu sendiri. Oke. Iya. Oke. Dan ini Fels-nya ketika masuk ini kan memang kita langsung disajikan sama beragam sports car ya Antoni ya. Tapi yang aku kerasa ketika masuk sini tuh terasanya hangat dan tidak apa ya, tidak intimidating ya. Iya. Jadi gini, ini ada sebagai galery. Galery itu selalu sangat fokus kepada art. Yap. Jadi saya menganggap bahwa sequence arsitektur space itu harus selalu fokus kepada art collection-nya itu sendiri. Jadi saya enggak mau ada hal secara konsep arsitektur maupun interior tuh yang bising. Ah jadi dia harus calm tapi dia harus bagaimana menampilkan kecantikan car collection-nya itu. Sport car-nya itu misalnya seperti McLaren ini Iya. Nah, jadi bagaimana semua ini men-support gitu ya semisal. Jadi ee mungkin salah satunya adalah Ivan Motor adalah yang salah satu eh art car gallery yang menggunakan eh Barisol di sini. Barisolnya. Iya. Nah, lighting-nya ini sendiri kan menurut saya juga suatu pemikiran gitu He. Karena normally sebelumnya banyak menggunakan spotlight. Iya. Dan saya sangat mengamati dan saya study bagaimana spotlight itu menerpa permukaan mobil. Iya. Karena permukaan mobil banyak sekali lekukannya ya Antoni. Ya. Iya. Nah, tapi gimana ee lighting-nya ini tuh sebagai suatu support yang jadi mempercantik lekukan seksi mobil sport car gitu ya. Nah, jadi kalau eh spotlight itu jadi ada sebagian yang terang setempat gitu. Iya. Jadi keseksian e lekukan surve-nya daripada art collection ini atau spotc ini itu kita harus jaga gitu. Yap, di mana sinar itu harus pendar glowing sehingga menerpa ini kan seperti ini kan lekukan-lekungan ininya itu merata semua merata jadi enggak ada satu bagian yang tahu-tahu kena sport kayak gitu kena spot terang kayak gitu dan itu hanya bisa dichieve kalau kita pakai baris lighting ini. Iya sebenarnya e spot e inilah ya namanya e membran membran ada membrannya. Nah, kalau melihat lagi nih apa Pak Antoni untuk lantainya sendiri dia dominan ya udah grey aja dan mate. Ada mungkin ada apa ya filosofinya lagi kah? Mungkin ee jadi maksud saya sama ya. Jadi kita harus selalu balik ke konsep awal. Saya enggak mau ada sesuatu yang bersaing gitu ah dengan art yang akan kita tampilkan. He. Jadi kalau menurut saya kemewahan ini ya dengan surface yang natural gray terus shades of gray ini kan ya jadi yang di sini lebih light karena spy lebih spacious terus kemudian dinding kelihatan mau lebih apa bertexture gitu ya lebih row. Nah itu juga suatu pemikiran gimana mix and match seperti mobil kan ya. Jadi misalnya kayak gini ini ada polis, ini ada matte. Iya iya kan? Heeh. Ini non texture. Ini texture carbon. Nah, jadi arsitektur juga sama ya. Gimana harus balance antara texture yang mate tapi dicombine dengan yang rastik terus dicompose lighting yang as a choreographer. Choreografi ini ya kan. Jadi dia jadi satu kesatuan yang saling mendukung supaya apa yang dictil ditampilkan itu sangat cantik. setuju dan aku juga notice tapi e koreksi apabila aku salah ya, Pak ya. Ini berarti seilingnya pun dibikin tidak terlalu tinggi juga ya, Pak ya. Karena biasanya kan kalau kita masuk ke ya lagi-lagi walaupun ini beda ya, Teman-teman ya. Showom mobil kan semua plafon setinggi mungkin gitu kan. Nah, itu kan balik lagi ya. Jadi itu yang saya bilang saya study banyak showroom, art collection, car collection atau sport car. Pendekatannya itu harus intimate. Oke. Ya kan? Jadi kita enggak perlu lihat dia space besar, tapi bagaimana sequence seperti yang saya bilang. Jadi ini juga makanya kenapa secara fasad saya cuma bikin pintu tuh hanya 2,4 m. Dibuat lebih low tapi dengan massa mass gray yang besar gitu. Nah, seperti ini ya. on the background itu ada glowing stretch membran yang warnanya orange dan itu itu kan balik lagi ke legend-nya Ivan ya itu kan warna logo dari Ivan Motor sendiri orange. Yes. Itu jadi saya menurut saya itu jadi sebagai aksen. Oh iya aksen color identity color daripada Ivan Motor itu sendiri gitu. Dan jadi satu spot kalau kita ngelihat secara mata gini visual memang jadi satu spot aja gitu ya. maksudnya spot yang menarik perhatian dari semua projjectnya kan juga dari 2001 ya 2000 ee sudah tonton itu berdiri di 2007 2007 oke dan itu dari semua projjectnya ini gimana feel-nya ketika mengerjakan yang di Evans Motor ini, Pak? Ya, jadi begini e masing-masing proyek saya itu saya selalu harus tampil original. Oke. Jadi saya salah satu hal yang saya tuh saya mau belajar. He gitu ya. Makanya saya walaupun sudah pengalaman sudah banyak tetap harus saya selalu bilang saya punya words learn is more si arsitek yang belajar learning arsitek gitu. Jadi selalu setiap proyek saya harus belajar karena segala sesuatu tuh ada awalnya gitu ya. Misalnya desain chapel pasti untuk pertama kali sebelumnya belum pernah. Nah, jadi seperti desain em car gallery. Nah, ini bagaimana harus tampil beda, harus tampil original untuk Evan Motori sendiri. Ya, itu yang menurut saya yang saya selalu jaga dan selalu harus digali bagaimana selama proses pengembangan desain itu mencari sesuatu yang baru. Baru yang berbeda dari perjnya ya. Oke. Wah, keren sih. Kerenkeren. Nah, ini kan kalau dari atas K lihat selain ada yang barisol ini atau membrand lighting ini ternyata ada satu LED strip juga gitu ya, Pak Anoni ya. Iya. Iya. Nah, dan ada apa ya? Jadi kayak sesuatu yang berbeda aja pas di atasnya gini ada satu garis-garis yang tegas gitu ya. He. Jadi gini, kenapa tuh sangat peka nih Mas ya kan. Jadi konsep awal sebenarnya ini enggak ada. Oh gitu. Iya. Oke, jadi semuanya harusnya baris semua. ya. Tapi karena secara pelaksanaan dan karena ini renovasi, jadi ada beberapa kondisi awal yang di sini ada beam structure utama, terus kita harus menyelipkan ducting AC. Sehingga baris ini kan perlu permukaan dalamnya itu sekitar 25 cm. Hm. Nah, secara teknis tuh ada beberapa yang existing beam yang itu mengenai existing beam gitu ya. Jadi ini sebenarnya suatu solusi ke kalau k lihat di situ juga ada lift-nya ya berarti ya. Oke. Ini di belakangnya ada unit mebug nih. Gimana nih Pak ceritanya kenapa ada lift di sini? Sequens itu penting sekali gitu ya. Jadi maksudnya bagaimana membangkitkan curiosity. Oke ya. Jadi kalau saya benar-benar murni membuat suatu level ini sangat dipisah gitu. He. Jadi kita enggak ada komunikasi visual atauosity visual secara vertikal. Jadi kalau kita lihat gini, oh ternyata masih ada sesuatu space di atas itu. Meskipun kita bisa aja bikin lif ini di luar tuh. Oh iya ya. Atau di belakang gitu kan ya. Akan lebih mudah ya itu ya. Iya karena kita enggak usah meng apa harus membuat pondasi jadi cuma seperti di add on gitu. He. Tapi menurut saya penting kalau ada ee ketertarikan secara ruang atau toh ada yang double space gitu di situ. Meskipun secara teknis memang sulit ya karena menentukan levelingnya karena ini semua tahu-tahu ada lift mobil yang dimasukin ke dalam gitu. Iya. Di tengah-tengah bangunan existing. Kebayang sih itu sulit sih pasti. Ada apa lagi nih area yang menarik pan? Ini yang lucu. misalnya ini ya. Ah ini kenapa ada race floor di sini kan karena structure utamanya di sepanjang ini adalah memang udah naik. Oh sepanjang sini. Iya. Jadi sebenarnya tadi ada tangga beberapa tr. He. Nah jadi kita bikin ini rem. Oh. Supaya mobil bisa ke atas gitu. Nah, balik lagi konsep tadi. Di sini meskipun dalam satu ruangan, tapi ada yang ada yang rendah, ada yang lebih rendah, ada yang lebih tinggi, ada yang lebih tinggi tadi itu ya. Iya. Nah, gimana cara highlight ini? Misalnya di eding perbedaan level ini, kita ada kasih glass floor. Ini juga supaya ada pendaraan sinar juga dari samping. Terus kemudian, nah kalau dilihat ini semua kan ada palet color buat finishing. Yap. Iya. Jadi ini sebenarnya ada beberapa sample color yang dari beberapa brand Misalnya ada yang dari Ferrari McLaren ya itu ya ada yang dari Aston Martin. Biasa kan cuma dipajang di display di dinding. Iya di dinding. Betul betul. Nah itu balik lagi ke originality gimana mencari sesuatu yang beda gitu. pengalaman yang gimana kalau sekarang kita display-nya sebagai penerangan untuk unit tapi juga untuk menampilkan sesuatu palet color di lantai. Nah, tapi di area ending sana yang dengan ada glowing orange-nya signature-nya Evan Motor kita balik. Kalau ini kan dari grey ada palet color yap color jadi saya balik. Nah, ini juga ada perbedaan level kan. Tapi ini kenapa semuanya warna silver? Oh, oke. Ini tadi karena balik lagi saya enggak mau komit dengan ini. Soalnya aku tadi pas pertama kali datang sebenarnya aku notice ini emang ee partnya memang silver semua atau ternyata memang disengaja. Iya. Dan karena di sini udah ada jadi kita gak mau mix up antara color warna-warna terus beradu sama ini. Sedangkan ini adalah warna identity dari Evans Motor dari konsep brandnya Ivan Motor gitu. Nah, ini kalau dilihat ini sebenarnya W. Jadi waktu Renault itu kan mulai bongkar-bongkar gudang ya. Itu ini kan ada potongan-potongan gini ya. Ada bekas breakp per Aston Martin punya. Oh, dan ini tuh waste semua aku pikir. Oh, jadi ini waste. Nah, ini punya kita lebih treatment lebih seperti lounge Oke. Jadi, jadi launch tu buat lebih casual. Ada kafe, ada kafenya, coffee mesin terus bisa punya opening view ke ini sebenarnya nanti akan ada next phase boleh sambil kita ke sini. Oh, jadi ini pun part of Evans motor juga. Cuman ini garasinya. Iya. Ini sebenarnya kan tadinya sebagai garasinya untuk car storage karena banyak ya gitu. Tapi sesudah berdiskusi bahwa ini akan jadi sesuatu extension. Maksudnya bukan hanya tampil sebagai eh car storage, he, tapi it's gonna be like lebih sesuatu face yang ini sekarang beda lagi nih karena punya space yang besar. Y ya kan? Jadi bagaimana menampilkan selanjutnya bahwa juga sama bahwa mobil-mobil ini harus punya kesan ambience yang lebih precious gitu ya, yang lebih kelihatan lebih elegan bag kalau ini kan sinarnya ini belum menerempah dengan baik dan kita akan develop ini jadi sebuah exquisit gallery lah ya. Iya dan bagaimana dia jadi satu kesatuan yang baik antara indoor dan semi outdoor gitu. Dan akan dimulai kapan nih projjectnya, Pak Antoni. Harusnya puji Tuhan awal tahun ya. Wih, kita nantikan kalau udah jadi kita harusnya ke sini lagi sih membahasnya lagi bersama Pak Toni. Nah, ini jadi ee punya dua view. view yang rendah. Ah, yang sini yang tadi yang super tinggi. I ini bukan double space lagi ya, bisa tiga space lebih space. Tangga dibuat sangat ringan sehingga floating ya dengan expos baja. Oh, I see. Terus kemudian ini kita bereksperimen dengan baut. Oh, itu baut. Tapi jadi tampilannya berbeda ketika dapat pendaraan cahaya orange ya. Iya. Jadi baut yang itu kita juga gantung display di situ. He. Dan itu juga supaya mengence dari warna orange itu. Jadi kalau enggak kan enggak punya bidang tangkap ya. Karena warna grey-nya sendiri tuh kan mate. Jadi pendarnya ini tuh sebenarnya supaya lebih baik dipantulkan oleh metal gitu. Nah, misalnya kayak gini ya. Iya iya iya. Ini iya sih dia jadi berpendar juga ya setelah dapat cahaya yang orange ternyata. Iya. Iya. Bautnya ini kan sendiri dengan finishing yang lebih semi kilap gitu ya. Nah itu kita gantung kita pikirkan gimana ya ada sesuatu yang new yang original y tapi tetap pemikiran roots itu selalu e terhadap kecintaan detail-detail daripada dunia otomotif terutama dunia sport car. Berarti kalau k lihat nih dari Pak Antoni bercerita juga ada entusiasmenya juga nih kalau kuliah nih di dunia otomotif juga. Betulkah Pak Anton? Makanya nyambung kan sama hasil desainnya kan. Dan ini kuli lihat sedetail itu ya Pak ya. Maksudnya ukurannya juga dipertimbangkan enggak cuma ukuran, jarak antar ininya ya. Antarinya iya. Terus dia berbagai angle gitu ya. Satu hal. Ha. Boleh. Ini gimana ceritanya? Tadi aku baru mau nanyain nih soalnya. Kenapa ada armor gitu? Armor samurai gitu kan. Heeh. Balik lagi konsep yang dalam waktu dekat ini Ivan Motor 25 tahun. Iya. Jadi memang untuk dunia otomotif Ivan Motor itu termasuk yang legendaris lagi. Jadi kita harus menampilkan artwork juga sama. He yang warrior tuh kan tough ya kan. Terus kemudian bagaimana menampilkan Arwok juga yang legendaris ya dari zaman I dari zamannya samurai dulu ya. Samurai itu karena dari tadi pas aku datang pertama ini kenapa ada armor samurai di sini ternyata ya kalau dari jauh kan dia kelihatan tuh dia memantulkan glowing orange-nya juga kan. Wah keren banget ada filosofinya lagi di belakang situ ternyata. Wah oke kita ke atas yuk. Oke. Nah, corner ini juga display. K di sini kan bisa display ya kan gitu. Nah, ini balik lagi memantulkan warna orange-nya. I see. Ini adalah Vespa. Betul. Vespa versi limited-nya Dior. Iya kan? Jadi dia bisa warna putihnya juga makanya ditaruh di sini. Wow. Itu dan sama ya. Jadi tiap level kita punya loungch. Heeh. Jadi di atas ini di lantai du ada launch-nya lagi. Dan yang sebelah sini kayaknya meeting room juga ya. Ya berarti ya Pak Anton Iya. Ini ruang beberapa area office ya. Ruang office. Tapi balik lagi display-nya cas. Oh wow ini surganya penggemar otomotif sih. Iya. Jadi kita memang menggali hal-hal yang berhubungan dengan kecintaan. Berarti pun kan untuk mengalokasikan space di sini juga pasti sudah dipikirkan dari awal juga ya. Contohnya iya. Jadi memang dia sebagai partisi. Tapi partisinya ini ya sangat berhubungan related lagi menampilkan dengan berhubungan dan kecintaan dengan collection car collection kecinta otomotif sport car juga gitu. Dan beberapa ini memang rare collection juga ya. Iya kebayang sih karena udah sampai dibikinin tempatnya di sini khusus. Wah luar biasa. Oke. Misalnya ini monogram. Oh, yang dibentuk dari Ivan Motor. jadi dia semi transparan juga gitu ya. kan monogram pengembangan dari logonya Ivan Motor. Jadi hal-hal di sini tuh kita tampilkan bukan sebagai aksesoris, tapi sebagai suatu elemen yang men-support sequence ambience yang kita gali agar bisa tampil berbeda-beda gitu. Iya, dari mulai di depan sampai bahkan masuk sini ke lantai du semuanya ada detailnya. Iya, lagi-lagi di sini another collection ya. Ini ada beberapa rare collection nih ya. Pas ini. Orange nih Diablo bisa pas-pasan. Nah, balik lagi ke visual tadi. Nah, sekarang di lantai du versinya kita bisa lihat ke bawah kan, ke bawah. punya view yang berbeda ke bawah sini. Kita punya view ke roof dari si mobilnya. Ah, oke. Tapi pun opening ini semua harus didesain dengan detail yang cantik. Balik lagi gitu ya. Seperti yang saya bilang misalnya ini ada detail-detail ini sebenarnya bisa dibuka kan untuk kalau lift-nya naik mobil bisa keluar. Iya. Oh, ini ya. Tapi kan kita enggak enggak mendesain pintu as pintu. Iya. Jadi enggak kelihatan. Iya. Ini kalau ini kelihatan gini ya seperti ee suatu detail arsitektur yang jadi handrail juga gitu. Tapi ini sebenarnya bis movable. Hah. Oke. Oke. Oh iya karena sininya ye ya. Wi cakep ya. Tapi tetap bahasa arsitektur itu tetap gimana base-nya grey. Sama. Iya, balik lagi karena saya enggak mau arsitektur tuh terlalu laut, enggak boleh bersaing daripada si mobilnya. Iya, gitu. Itu semua hanya men-support Karena memang seharusnya pandangan utama apalagi kita sebenarnya art galeri lah ya, tapi ini berupa mobil harusnya pandangannya ke sini. hanya menggiring sesuatu pengalaman ruang i pengalaman ruang menampilkan suatu konsep ambience sequences yang berbeda-beda yang enggak ngikut pakem lama gitu ya karena mungkin sore juga ya tu skylight. Oh oke. Jadi sebenarnya bikinnya nih Iya. Jadi gini, penerapan ini kan cuma karena ini bangunan lama ya gitu. Jadi saya bikin gimana caranya supaya dia tuh secara renovasi sedikit usaha tapi big impact. Oke setuju. Dan saya enggak mau di tampak itu diributkan oleh karena adanya harus bikin opening jendela. He. Sedangkan atas office. Tapi kan office perlu jendela supaya dapat cahaya Betul. Nah, jadi saya menerapkan gimana bikin light well di sini. Itu kan ada konstruksi struktur lama. Jadi saya bikin light well di sini yang tembus sampai ke bawah gitu tadi yang seperti saya bilang. Jadi begitu kita di kalau waktu men naik kita ketemu sinar orange. Tapi waktu kita sampai second floor kita ketemu skylight. Skylight yang dari matahari. Oke, sekarang kita udah ketemu sama Pak Ivan. Terima kasih atas waktunya dan saya yang makasih ya sudah datang sudah jauh-jauh datang buat ke sampas sabah kita juga terima kasih sudah boleh muterin nih semua satu galerinya ya ini kita bilangnya ya berarti ya gimana gimana sudah muter semua luar biasa tadi ngobrol panjang juga sama Pak Anton benar-benar detail semua sisinya semua sudutnya dipikirkan sangat detail semuanya mantap banget keren dan juga koleksi karnya ini juga enggak kalah menarik semuanya benar-benar wih luar biasa. Nah, yang aku pengin tanya nih, Pak Ivan, dari semua arsitek mengapa memilih sama Pak Antoni Liu? Oke, jadi ini tempat ini bukan projek pertama kita dengan Pak Antoni Liu. jadi projek pertama kita tuh mulai dari tahun 2006. Oh, 2006. Oke. Iya. Kalau dulu tuh kita ada showroom di Auto Mall yang di depannya Pacific Place. Oke, itu dulu ada tempat show itu projek pertama kita. Dengan Pak Antoniu. Sejak sejak itu berlanjutnya terus sampai sekarang ada beberapa projek lain juga. Oke. Jadi, udah ketemu sama beliau cocok jadi trusted hingga sekarang. Sampai sekarang sampai next project yang sebelahnya Iya. Dan juga kan Pak Anton, Pak Antonio kan juga petrol head. Oke. Iya, tadi kita ngobrol-ngobrol. Jadi banyak banget kayak bertukar pikiran dari segi desain, desain arsitek, desain mobil atau banyak fitur-fiturnya juga itu. Jadi bukan dari desain doang, dari mobil kita juga banyak yang diomongin dengan Pak Antonio Yo. Setuju sih karena harus ada soul-nya ya, harus ada soul-nya ketika mendesain untuk satu car galeri yang emang secakep ini ya. Terus kemudian nih yang pengin aku tanyain juga Pak Ivan. Tadinya kan sempat dibahas ni, ternyata sebelumnya adalah gedung lama ya, gedung lama klasik. Kemudian dipropose new desain yang benar-benar modern beda dari sebelumnya. Nah, itu kenapa mau menerima desain baru nih ceritanya? Oke. Pertama karena gedung kita emang ee gedung klasik lama dan dulu kalau ingat di depannya tuh ada ee patung kuda di atasnya. Kenapa ada mungkin fun fact sendiri ya? Kenapa ada patung kuda? Karena dulu alat transportasi itu kuda pada zaman dahulu. Makanya dulu ada patung kuda. Tapi untuk desain jadi modern semua ini kita serahkan ke Pak Antoni. Kita serahkan ke Pak Antoni dan kita ee pada saat dia gambar untuk desain ini keempat, wah kita sangat puas banget dan sangat eh excited banget pada sihat gambarnya dan ya udah dan pas sudah jadi sesuai ekspektasi kah? Iya sangat sesuai. Ee jadi ini tuh tahun depan tuh tahun ke ulang tahun kedua. Ulang ulang tahun ke-25 kita. Jadi dan kita sangat berterima kasih kepada em orang-orang yang men-support kita. Jadi kita bisa ada ee gedung ee bisa merrenovasi gedung jadi kayak gini. Jadi jauh lebih nyaman dan yang pastinya bikin konsumen tetap happy lah ya ketika di sini ya. Iya. happy dan nyaman pada saat ke sini semuanya gitu. Oke, Teman-teman gitu ceritanya. Kalau dari Pak Iannya, wah luar biasa ini. Sangat inspiratif. Ini berarti dari tahun kapan, Ivan? Semu jadi kita tuh mulai tahun 2001. 2001. Jadi saya ini generasi keduanya. Itu dimulai dari papa saya. Jadi tahun depan 2026 kita 25 tahun ini luar biasa untuk sebuah ya ini ya berarti ya. Iya. Art galeri lah ya. Car Galery Legendaris. Amin. Thank you. Thank you. Sekali lagi. Thank you, Pak. Sama-sama. Luar biasa, Teman-teman. Sekali lagi berarti aku terima kasih banyak Pak Antoni. Waktunya ke Ivan Motor. Iya, terima kasih banyak. Luar biasa dapat banyak sekali insight-nya di sini yang ternyata tidak sekedar showroom tapi ini art galery. Keren banget. lengkap penjelasannya. Sekali lagi makasih banyak. Oke teman-teman cukup sekian video dari kita kali ini. Jangan lupa subscribe channel kita Wicak Miftah. Follow Instagram kita juga Wicakson Miftajana. Dan ada Instagramnya juga ya berarti ya apa Anton ya? Studio Tonton ya. Studio Tonton ada. Nah Teman-teman kalau misal nih ada yang pengin nanya-nanya lebih detail nanti bisa kunjungin aja ke studio tonton. Oke thank you teman-teman. Makasih. Dadah.

Lihat di YouTube