Jungkat

Bahas sisi lain dari hape ini.. Sang "FLAGSHIP KILLER" - iQOO Neo 10 (YouTube Video)

  • 09/06/2025

Setelah IQ Z10, mereka juga ngasih sebuah kejutan yang besar, SOP. Mereka memboyong seri yang sebelumnya belum pernah ada di Indonesia. Ini dia, Soop. IQ New 10. Sekali lagi buat yang masih bingung soal brand ini, Ik adalah brand dari Vivo yang memang difokuskan untuk performa ya. Jadi untuk after sales-nya mereka gabung sama Vivo. Jadi amanlah, Bray. Balik soal IQ Neo 10 ini, HP ini posisioning-nya ada di bawah flagship mereka. Tapi spesifikasinya sangat-sangat flagship. Mungkin bisa jadi ini adalah sebuah flagship killer yang sesungguhnya tanpa gimik, tanpa strategi marketing yang berlebihan, tapi ngasih spesifikasi yang lazimnya enggak akan kita temukan di HP lain dengan harga yang sama. Tentunya pertama yang kita omongin adalah desainnya. Desain ini menurut saya cantik dengan beberapa pilihan warna, ada Blazange dan Onix Blacks. Yang saya pakai ini yang warna varian blaze orange-nya ya. Motifnya kayak api gitu kalau kita perhatikan. Terus finishingnya juga saya suka enggak gampang nembel si di jari gitu. F dig genggamnya juga enak. Bagian frame-nya rata tapi tidak punya sudut tajam. Jadi waktu digenggam itu enggak sakit gitu. Frame kameranya tidak membulat tapi tidak mengotok juga. Tapi bentuknya mirip kayak frame di IQ Z9 gitu. Di mana di dalamnya terdapat dua buah kamera dan satu buah LED flash. Body HP ini enggak terlalu berat dan lumayan tipis. Padahal di dalam body ini terdapat sebuah baterai berukuran 7.000 mAh. Ukurannya sangat besar untuk sebuah smartphone menurut saya. Beratnya ada di 206 gr dan tebalnya cuman 8 mm. B. Untuk durabilitas, HP ini punya sertifikasi IP65 yang artinya tahan ramb debu dan semprotan air. Bahkan sudah dicoba dihujan-hujanin selama 12 jam dan HP ini selamat. Nice. Enggak cuma itu, dia juga sudah punya sertifikasi militer mil std 810H yang tentu saja sudah melewati berbagai macam tahap pengujian. Mulai dari dibanting, ditaruh di suhu ekstrem, dan lain-lain. Untuk layar, HP ini pakai panel AMOLED berukuran 6,7 inch. Layarnya flat, tidak melengkung. Punya resolusi 1.5K atau 1260 * 2800 pikel dan punya refresh rate 144 Hz. Beratasnya ada di 2000 N dan tentu saja dia punya berbagai macam sertifikasi seperti SJS 5 Star Sunlight Tradable Display Certification, terus ada SJS light blue light certification dan ada SJS low flickering certification. Itu apa? Silakan goog klik. Kualitas layarnya cakep. Saya suka banget warnanya enak dilihat. Kalau ngomongin gimana kualitasnya, saya berani bilang kalau layar di HP ini kualitasnya sudah setara dengan HP-HP flagship. terutama untuk refresh rate-nya yang normalnya atau lazimnya hanya kita temukan di HP-HP gaming. Ada juga weight touch teknologi yang bikin layar tetap responsif saat disentuh walau si tangan keringetan waktu dipakai buat main game. Tidak ada informasi jenis kaca apa yang digunakan tapi punya sertifikasi militer harusnya jadi sebuah jaminan kalau memang durability HP ini sangat tinggi. Sekarang kita bahas soal performanya ya. Nah, ini yang bikin saya amaze atau terkesima masuk. IQ Neo 10 ini pakai Sosi yang baru yaitu Snapdragon 8S Gen 4 yang ditandem dengan IQ Supercomputing chip Q1. Sebuah chip yang didesain oleh mereka untuk meningkatkan kualitas grafis dan naikin performa gaming. Secara angka SOC ini dapat skor yang sangat memuaskan. Untuk AnTutu dia bisa dapat di angka 2 jutaan lebih dan untuk Geig Bench performa single core-nya ada di 2038 dan performa multiore-nya ada di 6.607. Dan enggak cuma pakai Sus yang baru, RAM di HP-nya juga ternyata punya spesifikasi yang tinggi berukuran 16 GB berjenis LP DDDR 5X Ultra. Ada yang mel-embel ultra karena memang transfer rate di RAM ini sangat tinggi mencapai 9.600 megbit/s. Untuk storage-nya sendiri dia menggunakan UFS 4.1 dengan kapasitas 512 GB yang punya kecepatan tulis di 669 MB/s dan 1,18 GB/ kecepatan bacanya. Balik soal performanya, HP ini punya sistem pendinginan yang cukup advance ya, dengan lapisan vaper chamber yang berukuran cukup besar yaitu 7.000 mm² dengan total cooling area ada di 27.000 mm². Bagian pendinginan inilah yang didesain bisa membantu memaksimalkan proses pendinginan saat SOC digeber, terutama saat dipakai bermain game-game berat dalam waktu yang cukup lama. Untuk experience erience bermain game-nya juga menurut saya nyaman. Hampir semua game-game berat yang ada di Play Store bisa berjalan lancar di HP ini. Setidaknya untuk game-game yang saya mainkan ya seperti Lin S2M, Gensin Impact, Garena Delta Force dan Mobile Legends bisa berjalan dengan sangat smooth. Bahkan dengan teknologi frame interpolation beberapa game bisa berjalan lebih smooth daripada seharusnya. Misalnya untuk Gensin Impact dia bisa dibost sampai 144 Hz. Selain Genin Impact juga Mobile Legends bisa kita boost sampai 144 Hz. Jadi walaupun limitasi game-nya hanya ada di 60 sampai 90 Hz, tapi mata kita menangkap bahwa visualisasi game tersebut ada di 144 FPS atau Hz. Dan ini bisa kita lihat dengan FPS meter yang sudah disematkan oleh software di HP ini. Fitur-fitur standar di HP ini juga tentu saja ada seperti bisa terhubung ke jaringan 5G, punya Wii 7, punya Bluetooth 5.4, NFC multifunction, USB type C dan lain-lain ya. Pasti pakai USB Type Ch, enggak mungkin kan pakai micro USB. tadi Iqbal protes soalnya. Di HP ini juga ada sebuah teknologi bernama surround antena arsitektur, yaitu desain antena yang dibuat mengelilingi si HP ya. Jadi sinyal enggak akan ketutupan sama telapak tangan waktu HP ini dipakai buat main game. Untuk software HP ini pakai Android 15 dengan antar muka Ftouch OS 15. Experience-nya cukup smooth. Saya suka tampilan dari Fouage versi 15 ini. Terlihat lebih matang dan lebih smooth gitu. Enggak cuma experience software secara default yang nyaman. Beberapa fitur juga dimasukin sama IQ untuk menambah kenyamanan saat menggunakan si HP. Beberapa fiturnya juga sudah berbasis AI seperti untuk pengolahan gambar, ada AI Racer, ada AI image expander, ada AI photo Enhance 2.0, terus ada ultra HD dokumen, Live Tex, album memories, Live Cutout, dan album intelligence classification. Fitur-fitur A-nya juga sudah sangat flagship sekali. Fitur yang lazim ada di HP-HP flagship Vivo. Sedangkan untuk mendukung produktivitas ada Google Lens dan AI Screen Translation, terus ada AI Note Assist. Terus ada AI Transcript Assist, yaitu fitur yang memungkinkan kita mengubah suara yang direkam menjadi teks. Dan terakhir ini AI Superlink yang bikin kemampuan menangkap sinyal dari HP ini jauh lebih baik. Sementara untuk sistem integrasinya juga cukup lengkap. Ada Live call translation circle tsers buat nyari apapun yang ada di layar smartphone kita, dan tentu saja ada Google Gemini. Bahkan pihak IQ menjamin kalau HP ini akan tetap berjalan semut selama 60 bulan pemakaian. Untuk update software, dia dapat jaminan dua kali major upgrade software dan 3 tahun security update. Selanjutnya adalah baterai yang seperti yang saya bilang tadi, baterai ini tuh gede banget, yaitu 7000 mAh. Dan percayalah mungkin ini satu-satunya flagship yang punya baterai sebesar ini. Ini tuh memungkinkan karena teknologi baterai yang digunakan oleh HP ini menggunakan teknologi blue baterai punya Vivo. Teknologi yang memungkinkan sebuah baterai memiliki kapasitas yang besar tapi tetap mempertahankan ukuran fisik yang kecil. Daya tahan baterai di HP-nya juga luar biasa menurut saya. Dalam pengujian penggunaan nonstop, dia bisa bertahan lebih dari 20 jam yang mana angka segini masuk kategori awet banget. Dan untuk mengisi baterai dari 0 sampai 100% kita bisa lakukan dalam waktu kurang dari 1 jam. Berterima kasihlah kepada kepala charger dengan output 120 watt flash charge yang juga termasuk dalam paket penjualan. Asyiknya lagi, HP ini gak cuma support flash charge dari charger bawaan, tapi dia juga bisa menerima daya dengan protokol power delivery sampai 100 watt. Itu artinya HP ini akan tetap cepat terisi dengan charger pihak ketiga. Enak nih kalau mau ke mana-mana kita enggak perlu bawa charger khusus, bisa nyampur dengan charger yang lain. Karena baterainya besar, HP ini juga bisa melakukan reverse charging, yaitu kemampuannya untuk nge-charge HP lain dengan output maksimal 10 watt. Dan untuk kenyamanan saat bermain game, ada juga fitur bypass charging yang memungkinkan power-nya masuk lewat kabel chargernya langsung digunakan tanpa masuk ke baterai dulu. Ini kepakai banget buat memperpanjang umur baterai dan rasanya memang jadi fitur wajib untuk sebuah smartphone yang didedikasikan untuk bermain game. Meskipun IQ Neo 10 lebih dikenal karena performanya, sektor kameranya ternyata mampu memberikan kejutan yang menyenangkan menurut saya. Kamera belakang utamanya beresolusi 50 megapel pakai sensor Sony IMX 882 percor F1.8 dan udah ada YS sama PDF. Kamera ultrawide-nya beresolusi 8 megapel berechure F2.2 EIS electrical stabilization. Sedangkan kamera depannya beresolusi 32 megapel. Aperture-nya f2.5 dan eis juga. Foto yang ditangkap sama kamera utamanya hasilnya jernih detailnya banyak. Warnanya bisa natural atau agak cerah tergantung kalian mau pilih mode apa. Dan damic race-nya itu oke menurut saya. fotonya gak kelihatan diproses berlebihan cukup natural lah untuk kondisi low light hasilnya lumayan bagus tapi tangan kita harus agak stabil biar maksimal ya berterima kasihlah pada YS di HP ini. Detailnya bisa agak hilang kalau gelap banget. Kalau mau pakai night mode saran saya mendingan pakai tripod ya biar enggak blur gitu. Karena bagaimana juga walaupun ada YS-nya tetap kompensasi gerakannya itu enggak bisa sebanyak itu gitu. Kalau saya pribadi pakai teknik foto, anjay. Tiba-tiba si paling fotografer nih. Jadi kalau ngambil foto itu jangan sampai e tangan kita tuh menggantung begini nih. Karena ini yang bikin ee kita enggak stabil. Life hack-nya, life hack triknya adalah kita pepetin tangan kita ke badan, trik kita begini. Nah, ini jauh lebih stabil untuk ngambil foto dibandingkan kalau kita begini. Begitu, Guys. Teknik, teknik inilah hack. Tiba-tiba si paling fotografi memberikan tips. Kamera di HP ini juga bisa foto bulan. Hasilnya juga lumayan. Enggak cuma foto bulan, HP ini juga bisa foto matahari. Sayangnya matahari sekarang udah pada tutup ya, jadi agak susah difoto gitu. Untuk foto dari lens ultrawide-nya kualitasnya biasa aja atau ya lumayan lah kalau fotonya siang-siang pas saya banyak ya, tapi detailnya kurang. Kadang warnanya beda sama kamera utamanya dan performanya langsung turun kalau minim. Tapi setidaknya lensa ultrawide di HP ini tuh nice to have lah. Untuk foto portret bisa menyesain objek dari latar belakang dengan efek blur yang enak gya setidaknya terlihat lebih mahal dibandingkan HP mid range ya. Overall foto-fotretnya sudah lumayan oke lah. Dan untuk foto selfie menurut saya udah lumayan bagus. Menguji foto selfie bagus atau enggak itu gampang banget pokoknya. Kalau muka saya kelihatan ganteng udah fix kameranya bagus. Udah gitu aja sih. Gimana? Gampang kan? Ini adalah sampel video dari eh IQ Neo 5G apa Ne ya? Lupa namanya. Intinya adalah ini sampel video dari kamera depan di mana dia bisa merekam video hingga resolusi 4K di 60 fps di mana menurut saya ini keren sangat-sangat terasa flagship sekali. Kualitas videonya seperti kali lihat sekarang. Untuk kualitas audionya seperti kalian dengarkan sekarang. Saya sekarang berada di stasiun BNI. Sedangkan ini perekaman video dari kamera belakang. Resolusinya sama di 4K 60 fps. Di kamera utamanya. Kualitasnya seperti kalian lihat menurut saya bagus dalam kondisi yang lumayan cukup low light. Ini videonya konsisten. Videonya oke, cukup stabil berkat OIS-nya dan aduh berisik ya. Saya di pinggir jalan jadi suaranya agak noy tapi overall sudah [Musik] off. Oh, satu hal yang disayangkan adalah pada saat kita menggunakan lensa ultrawide untuk merekam video resolusinya otomatis turun. Jadi untuk video lens ultrawide-nya maksimal resolusi bisa diambil adalah full HD di 30 fps di mana menurut saya ini sangat disayangkan seandainya dia bisa merekam video 4KD lensel ultrawide-nya ini jadi sebuah fitur killer banget. Kesimpulannya, IQ Neur ya. Buat kalian yang mentingin performa ngebut dan baterai awet. Durability HP ini sih gila-gilaan menurut saya. Nilai jual utam HP ini banyak banget. Mulai dari performa yang ngebut berkat Snapdragon 8S GN4 sama chip Q1-nya. Terus layarnya mantap berpenal AMOLED berukuran 6,78 inch, 1.5K 144 Hz. Terus kameranya juga oke 50 megap plus 8 megapel ultrawide dan fitur-fiturnya lengkap mulai dari Huafei 7, Bluetooth 5.4, NFC multifunction dan lain-lain. Dan nilai jual yang cukup killer adalah baterai badaknya yang berukuran 7000 mAh. Tahan lama banget ya, bisa sehari semalam bahkan. Ditambah lagi fasarinya 120 watt kobo mematikan yang susah dilawan menurut saya. Tapi ada kelebihan tentu aja ada kekurangannya. Setidaknya ini hal yang bikin HP ini kerasa ee kurang aja gitu menurut saya. Karena ini review tentu ini subjektif ya seperti bodinya yang masih plastik yang mungkin kurang mewah buat sebagian orang yang pengin kaca atau metal gitu. Terus kamera ultrawide-nya yang juga menurut saya kerasa biasa aja gitu ya. Sedikit maklum karena resolusinya hanya 8 megapel dan enggak ada slot micro SD sama colokan headphone 3.5 mm lah ya minor lah minusnya. Jadi HP ini sebenarnya buat siapa sih? Icon Ne ini akan cocok banget buat kalian yang doyan banget nge-game tapi gak mau ribet mikirin baterai. Terus juga buat kalian yang butuh HP yang kuat seharian buat kerjaan atau pengin HP spek tinggi tapi harganya masih oke di kantong. Intinya kalau soal performa dan baterai IQ Neo 10 ini menurut saya juara sih. Gimana menurut kalian? Yakini enggak mau beli? Yeah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.