Jungkat

BAIC BJ30 Indonesia | First Drive (YouTube Video)

  • 27/07/2025

[Musik] Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Ini adalah baik BJ30. Yes. Biasanya kita kenal baik itu baik BJ40 yang seperti kami punya ya. Mereka orientasinya benar-benar ke offroad. Nah, sekarang baik baru saja ngeluarin baik BJ30 dan baru saja launching di GIAs pada saat video ini keluar. Jadi, Anda bisa langsung ke GIAS lihat ke sana ada bootnya baik dan ee pasti terpampang mobil ini. Dan bentuknya ini seperti offroad oriented. Namun sebenarnya ini adalah body monocok. Cuma ada juga mobil offroad yang body monokok ya. Tapi ini bisa offroad. Yakin? Karena all wheel drive. Ini ada AWD-nya di sini. Ini mobil all wheel drive walaupun monocok. Kami sudah pernah nyoba mobil ini di China waktu jalan-jalan bareng. Baik ini waktu itu BJ30 ini sama BJ40 yang beda. Waktu itu namanya masih BJ40. Enggak tahu diubah apa enggak. Mobil ini cocok untuk perkotaan. Waktu itu kami coba ya. Sekarang nonton video ini sampai habis karena kami akan coba mobil ini lagi. Nah, kalau kita lihat di depan, nah ini ada DRL dan DRL-nya sampai ke grillnya bikin jadi semakin maco. Tuh kan ganteng kan? Kayak mobil-mobil Amerika, SUV Amerika gitu tuh. Wah, tuh. Iya. Padahal di sini enggak ada grillnya, enggak ada lubang sama sekali. Lubangnya ada di bawah sini. Ada kamera 360 di depan bawah bumper aja nih kayak kokoh untuk offroad. Nah, bicara soal offroad, berapa departure angle dan approach angle-nya? Depan ini 25 derajat, yang belakang 30 derajat. Ya, okelah. Ground clearance-nya 215 mm. Berapa panjang mobil ini? 4.730 mm. Wheel base-nya 2.820 mm. Nah, ini enggak panjang-panjang amat, enggak pendek-pendek amat. Wheelbase-nya juga ee sebenarnya lumayan panjang. Tapi ini harusnya masih enak untuk perkotaan. Warnanya hijau gini lucu ya. Ada enam pilihan warna pada mobil ini. Dan warnanya lucu juga. Yang ini veleg yang didapatkan adalah 19 inch. E bannya 23560 sama depan belakang. Yang luar biasa adalah drive train-nya. Kuncinya sama kayak baik BJ40. Ditariknya dua kali kayak mobil Eropa tuh. Keren. Cuci lagi. Nah, ini mesinnya 1500 cc turbo menghasilkan tenaga 185 horsepow. Udah keren ya. Torsinya maksimal 305 Nm. Keren juga. Tapi yang lebih luar biasa lagi ini hybrid pakai motor listrik yang kuat juga. Motor listriknya berada di depan dan belakang. Jadi depan untuk bantuin bareng mesin dan belakang itu sendiri. Ini luar biasa. Tenaga motor listriknya 404 horsepower dengan torsi maksimal 685 Nm. Besar sekali tuh angka-angka di brosur itu. Dan katanya 0 100 dalam 6,9 detik. Kencang juga pakai roof rail yang kokoh ya. SUV sekali itu bentuknya sih gagah banget ya. belakangnya keren juga tuh dia bagian atas hitam nih bawa warna bodinya bumpernya warna e dove BJ30E itu mungkin karena hybrid ya ini bukan plugin hybrid ini hybrid to buka bagasinya nih ada W belakang buka bagasi dipencet ini foril gate dan suara motornya silent enggak ngek gitu bagasinya luas sekali stik golf muat ada colokan listrik rumah. Ada kantong-kantong kanan kiri, di bawah masih ada tempat lagi naruh-naruh. Ada aki dalamnya. Nah, sekalian baterainya ada tulisannya kapasitasnya ya. Standar hybrid lah. 1,67 kWh. Kalau ini masih kurang. Eh, ini lipetannya lucu nih. Oh, bisa disimpan begitu. Bisa jadi meja ya di dalam situ? Iya, benar. Meja tuh ada tempat kakinya. Bisa jadi cover ini gitu enggak deh. Enggak bisa. Eh, entar bisa. Heh, pintar. Bisa jadi meja, bisa jadi cover ini. Kalau ini masih kurang luas bisa dilipat jok paling belakang seperti biasa. Ah, iya. Bawahnya dulu nih, ya. Sini, sini. Cara ngelipatnya bawahnya dulu diangkat baru atasnya. Iya. Iya. Rata lantai sekali tuh. Ah, iya. Ada 12 volt outlet di belakang ini. Ini tuh ada footstep-nya. Dia rapi nih kalau di pintu ditutup tuh footstepnya jadi menghilang dibuka ada foot stepnya. Jok belakang di belakang porsi nyetir kami. Tinggi kami 174. Wah lega sejengkal loh literally. Kaki masih bisa masuk karena ini bukan mobil listrik. Kalau mobil listrik pasti lantainya lebih tinggi. Oke-nya lega semuanya lega. Ada arm rest dengan dua cup holder duduk di tengah. Ini lantainya rata karena dia enggak ada drive shaft dari depan ke belakang. Untuk motor listrik belakang dia kerja sendirian enggak dibantu sama mesin. Agak keras duk tengahnya tapi masih oke. Nih kaki juga masih lega. Ada seat belt tengah tiga titik dan ventilasi AC. Bawa masih ada tempat naruh-naruh ee kantong di belakang jok. Pintunya ini empuk-empuk ini keras. Tapi enggak apa-apa bagian kena badan tuh empuk semua. Ini ada kantong pintu bisa naruh botol gede. Kalau segini masih kurang rebah. Masih bisa dirbahin satu step lagi sedikit ya. Tapi lumayan. Ini pakai driver juga masih enak mobil ini. Ee joknya juga cukup tinggi jadi menyangganya cukup lumayan. Ah jok depannya stop. Ini mobil baik tidak jahat. Oke, anyway dashboard-nya simpel gitu ya. Simpel, modern seperti dashboard-dashboard mobil-mobil masa kini dan empuk-empuk. Door trim-nya juga sama kecuali yang bagian depannya. Tapi sini empuk, aman. Layar tengah gede 14,6 inch. Ee instrumen cluster juga pakai layar. Ini konfigurasi umumnya mobil Cina zaman now. Ya, begini biasanya ini home itu seperti ini. Ngontrol AC di layar semua. Enggak ada ini bersih di bawah di layar semua. Kita pencet ini untuk blower AC-nya. Ya, suhunya dia dual zone pakai layar. Ada pendingin joknya, ventilasi jok, dan pemanas setir. Pemanas jok juga ada. Manasir enggak perlu sama sekali. Tapi biasanya ini sepaket nih. Manas kaca belakang, kaca depan. Ini off untuk offin AC ya. Iya, jangan off biar enggak apa-apa ada angin-angin dikit. Nah, ini karena menu kemobilan karena ini ada energy recovery level jadi regin breaking kita bisa atur low, medium, eh low, normal, high. Ada heal desain control, ada auto hold di layar auto hold-nya. Coba nih ada shortcutnya gak? Ada shortcutnya juga cuma enggak ada auto hold-nya. Bisa diatur enggak sih shortcut-nya? Isinya apa aja? Enggak bisa. Ah, ada memory seat tapi di layar ya kan. Nih bisa ngatur jendela banyak yang bisa diatur sini. Follow me home eh driving. Nah, ini mobil full adas. Jadi ada anti nabrak depan yang kita selalu matiin. Komplit adasnya. Tadi di depan ada radar enggak ya? Ada radar di depan. Oh, ini heill desain nyetin heal desain sama parking sensor. Nah, ini menu keseluruhan kamera 360 kecil tapi bisa dizoom in. Terus ini ada Apple CarPlay dan Android Auto. Apple CarPlay-nya kayaknya sepertinya dia wireless. Ke bawah start stop engine button dimuliakan di depan shifter. Shifternya lucu bentuknya. Kami suka bentuk shifternya. Ini P-nya dipencet di sini. Maju mundur ke depan seperti biasa. Pencet M tangan jari. Kan ada auto hold-nya juga tadi di layar. Nah, ini yang dimuliakan sekali adalah driving mode. Ada apa aja di driving mode-nya? Ada echo tentunya, comfort, snow, sand, madi, road wedding buat buat nyemplung banjir sport. Eh. Oke, setirnya lingkaran eh flat bottom, jempol kanan untuk ngatur audio dan telepon. Jempol kiri untuk mid-nya. Harusnya kamera TCC ada shortcut-nya sini. Ada TPMS, ada ini arus ee energi, RPM mesin karena lagi nyala sekarang. Temperatur mesin, sama kehematan. Hematannya standarnya mereka nih. Liter/ per 100 km. Seya berada di kiri kayak mobil Eropa. Ada auto, headlamp-nya, wiper di kanan, ada auto juga wipernya, wiper belakang juga di kanan. Ini untuk ADAS-nya, untuk adaptive cruise control-nya. Jaraknya juga bisa diatur. Dan di sebelah kanan buka ini apa nih? EV mode. Charging in camping mode. Tombol camping mode, tombol kosong, tombol buka bagasi, dan manual leveling headlamp. Terus ini yang kami hargai sekali, sangat kami hargai, yaitu ngatur spion enggak lewat layar ya. Ngelipat, ngatur arah spion semuanya dari sini bukan di layar. Bagus. Luar biasa. Keren sekali. Sesuatu yang biasa bisa jadi keren ketika ada perubahan yang kita enggak suka. Auto up, down. Semua jendela. Lock unlock di sini. Oke, sekarang kepraktisan. Kantong pintu lumayan gede bisa naruh botol. Ini ada wireless charging-nya. Dua buah cup holder. Ada konsol, ada tray yang bisa dibuka. Konsolnya besar sekali, ada lubang AC-nya. Jadi bisa mendinginkan apapun yang ada di dalam. kali mau dingin STNK gitu kan. Di bawah masih ada tempat gede lagi ada colokan 12 volt atlet. Jadi ada satu USB C dan 1 USB biasa di bawah porsi nyetir full electric. Joknya sixway bisa naik turun tapi bagian depannya enggak bisa naik turunin. Agak tanggung sebenarnya banyak mobil Cina yang kayak begitu. Nah ini porsinya enak tapi ini bisa tilt dan teleskopik. Jadi bisa dekat sekali dengan badan kita tuh. Posy jadi enak sekali. Teleskop itu sangat penting. Jadi bisa agak disenderin dikit penyetirnya enak. Jadinya posisinya di atas ada panoramic roof besar yang bisa dibuka kacanya. Ini buat kampany juga bisa walaupun caleknya gendut gitu ya. Tuh gede banget bukanya. Ini auto diming. Ada kaca ni lampunya. Ini apa? Ah ada gantungan. Buat apa? Ada gantungan di sini? Gantung gantung apa ya? Bawang. Eh, gantung bawang biar enggak hujan ya. LED. Oke, sekarang snya kita jalan karena first imperation review ini ada first drive-nya juga. Kita naik mobil yang berbeda ya. Mobil yang di depan tadi mobil display dan ini posisi nyetirnya. Kalau paling rendah tuh segini rendah sekali. Tinggi mata kami tuh setinggi hampir dashboard. Nah, posisinya enak kan? Agak tinggi sedikit malah kalau ini. Jadi kalau paling rendah malah tenggelam. Biasanya kambing suka paling rendah. H setir juga paling dekat. Paling dekat malah kedekatan dikit. Nah, bagus ya kinyitirnya. Mesinnya tuh kelihatan gede gitu di depan. Gede, lebar panjang karena model boki mobilnya. Aduh, ngatur spion langsung dari sini enak banget. Nyaman. Smooth sekali perjalan ininya. Ini kita di jalan beton. Betonnya terasa lebih rata. very smooth dan kekedapannya sangat bagus sekali. E ini kacanya doble. Model kacanya lucu ya, lancip gini kayak beberapa mobil Korea Korea. Enak, enak, enak peredamnya bagus. Jadi gelombang halusnya pun diredam dengan halus juga tapi enggak halus sekali ya. Tensinya oke, pedapannya oke, kemudian kestabilannya ada body roll tapi dia berhenti gitu aja. Miring sedikit aja. Baknya kalau kita kerasin apa yang terjadi? Oh, ini udah high sekarang low pas gas enggak terjadi apa-apa. Enggak ada pengereman yang high. Regen-nya kurang kuat sih. Kalau kekuatan dikit pasti asik nyetirnya berasa gede nyetirnya. Lihat Sigra di depan tuh longgar banget ngelewatin area sempit. Eh, ini berasa gede. Ini gara-gara efek cup mesin tuh ngelihat ke depan kap mesin semua soalnya. Enak mobilnya. Visibility-nya enak lihatnya. Posisi kita memang enggak tinggi-tinggi amat. Normal aja kayak naik MTV itu ya. Tapi gara-gara ngelihat kap mesin gede di depan tuh ada feel kegagahan yang berbeda. Kayak bisa menggagahi. Rasa setirnya normal. Oke. Tenaga. Oh, ya. Ya, torsinya ada tapi enggak enggak kayak 600. Cuma dia itu gradual naiknya enggak langsung menggelegar kayak mobilisik. Wah, gitu. Enggak. Kita coba lagi gaspol. Iya. kencang cuma enggak menggelegar gitu. Enak tuh ngayun-ngayunnya juga ngayun-ngayun berasa mobil gede enak gitu loh. Jadi ini ee 2 speed DHT gearbox. Eh D-nya tuh bukan dedicated D-nya itu adalah direct hybrid transmission. Jadi ini kan hybrid biasa. biasa itu ya bisa paralel bisa series kya baterainya kecil enggak bisa dicharge padahal ini motor di sini gede sport sekarang motor gigi ye kencang ini enggak menggelegar sayangnya kami pikiran kami tadi dengan dua motor listrik itu menggelegar cuma ini ini cukup buat pakaian dalam kota enggak enggak perlu kenceng-kenceng menggelegar kayak kita pakai mobil listrik nih mobil listrik yang ee torsinya gede, hors power-nya gede, dan mobil ini radius skutarnya bagus. BCI 2.800 dengan radi putar yang oke. Benar-benar enak pas perkotaan itu loh. Pakai driver enak, sendiri enak, stabil, stabil. Terus ini nyaman dan stabil. Suspensinya refine. Benar-benar enak. E ini mobil mobil eh sedang, all wheel drive, nyaman. Tinggal harganya nih. Kami belum tahu harganya berapa. Mesinnya kalau pas nyala halus, enggak kayak mobil-mobil hybrid yang dulu-dulu. Dulu-dulu kan mesinnya nyala kan. Nyala apa enggak tuh kita bisa ngerasain jelas gitu. Kalau ini ya kalau dirasa-rasa bisa ngerasain cuma halus sekali. Oke. Natural rem ya. Tapi hybrid sih kalau mobil listrik ada rasa enggak naturalnya. Biasanya nih hybrid sebenarnya harusnya ada rasa enggak natural juga tapi ini cukup natural. Ini simpel loh ngatur adus pakai pakai combination switch tambahan ini. Apa dia ragu-ragu gara-gara garisnya enggak jelas. Nanti deh kita pinjam mobilnya buat full review ya. Jadi waktu nyobain di China itu di area tertutup dengan aspal yang super mulus. Kita suruh nyoba ini. Nyobanya juga nyoba handling-handling ya. Ya okelah eh normal aja gitu. Tapi begitu dipakai di jalanan Indonesia dengan jalanan yang sejelek-jelek ini ya terasa enak ini mobil. Overall nyetirnya kami suka. Yap enak nyetirnya. Jadi benar-benar beda sama BJ40 yang kami punya. BJ40 kami itu untuk raget, buat offroad, buat apa ini cocok sekali untuk perkotaan. Itu saja videonya. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe Motobi apa belum berikut dengan tombol lonceng dan share video ini seluruh dunia melui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram cekmotomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.

Lihat di YouTube