BAIC BJ40 Pro : Segera dibawa ke Indonesia? (YouTube Video)
Masih dari pameran mobil di Kuang Chou, kita pengin lihat ini. Ini adalah Bike BJ40 Pro dibanding BJ40 yang ada di Indonesia [musik] ini lebih pro. Ya, sekarang kita lagi ngelihat baik BJ40 Pro ini beda ya sama BJ40 yang kita dapat di Indonesia. Yang pentingnya kayak gitu tuh yang merah di atas bambu. Yang ini lebih modern tapi tetap gagah gitu ya seperti HUV Leather frame seharusnya. Dan di sini logo bike atau Beijing di sini kayak begitu ya. Sesuai apa namanya hancya. Lampu depan LED-nya benar-benar mengelilingi grillnya ya. Dan dia ada dua versi yang sekarang kita lihat ini. Ini adalah yang RF extended range electric vehicle. Jadi ada mesin dan ada baterai juga. Tapi kalau yang hitam ini dia murni mesin bensin. Bagian depannya gagah ya. Gua lebih suka tampang yang ini daripada BJ40 yang kita dapat di Indonesia. Dan pelegnya gagah juga 20 inci tuh dan tebal ya profilnya 55. Arm suspensinya gede banget ya. Dan ada kamera di sini sama di sini. Kayaknya selain buat parkir ini juga bisa buat kebutuhan offroading atau semacam CCTV gitu ya. Ada juga di sini. Jadi bahkan di sampingnya ini ada 1 2 3. Kamera kameranya tiga. Wadid daw wadw. Dan dia ada rrail. Ini beneran kayaknya ya. Oke ini beneran ini kuat. Dan dia pakai pintu frameless gox. Nah, di sini tutupan buat kita isi bensin. Tapi yang ini enggak bisa dibuka. Harus pakai tombol di dalam gitu ya. Nah, kita lihat ngolong sedikit. Kita lihat sasisnya. Oke, suspensi belakangnya saf apa saf belakang underguard gitu ya. Taki bensin segala macam to hook. dan knalpotnya ada di situ. Dan dia pakai desain bagasi belakang yang klasik. Jadi pintu bagian bawahnya ngebuka ke bagian samping kayak gini. Ada ban seronde dan kacanya ngebuka ke atas seperti yang bisa kita expect dari SUV dengan ban serap konde kayak begini ya. Nih kalau di Cina dia namanya BJ40E tapi sejatinya diaah sebuah mobil ERF atau RV range Extender electric Vehicle. Kita lihat di bagian dalam dia ada colokan listrik ya dan penanda kalau misalnya mobil ini bisa dipakai buat adventure dan bisa menyediakan tenaga listrik ke berangkat-perangkat elektronik kita. Ada speaker juga di sebelah sini dan di sini ada kompartemen kayaknya buat peralatan ya. Kita buka dulu ya peralatan. Oh, ini buat buka tutupan chargernya. Kalau misalnya ada apa-apa pas kita ngecas mobil ini nih. Oke, kita tutup satu tangan. Satu tangan. Baliknya ada apa? Segitiga darurat, high visibility jaket, dongkrak. Oke, cukup lengkap. Dan ada jaring di sini buat kita naruh barang-barang. Dan ini buat buka bagasinya secara darurat, ya. Tuh, ada gambar orang kabur dari bagasinya. K tutup melakukan semuanya dengan satu tangan tuh ribet ya. Nah, kalau pengen nutup bagasinya harus kacanya dulu, kedua baru pintunya. Tapi sebelum itu tadi gua melihat sesuatu yang cukup unik. Tada! Ada siluet BJ 40 Pro lagi naik gunung. Lucu lucu ya. Tutup. Dan kamera mundurnya ada di sini. Oke, desain lampu belakangnya dan tutupan casannya. Colokan GBT karena di Cina, tapi kalau misalnya masuk ke Indonesia dan ya mobil ini akan masuk ke Indonesia, dia harusnya ganti colokan jadi CCS2 Type 2 ya. Dan dia pakai running board elektronik. Jadi kalau pintunya ketutup ini juga retrack. Nanti kita masuk setelah ee cici-cici yang satu ini. Sekarang kita mau masuk ya. Ini cicinya udah selesai. Sekarang giliran kita. Nah, tadi kalian lihat kan begitu kita buka pintunya running board-nya langsung kebuka dan kita bisa injak. Nah, kita lihat interiornya. Dia pakai setir yang cukup tangguh ya kesan atau desainnya gitu. Tapi kita lihat ke sini dulu. Dia pakai tombol-tombol buat power window di sini. Ini agak dekat sama jendelanya ya buat ngatur spion. Untungnya masih pakai tombol fisik. Ini bagus nih. Bagus. Handle pintunya juga normal, enggak ada trik aneh-aneh. Dan speakernya dia pakai Infinity Audio. Pedal gas model piano, pedal rem. Dan yang ini pakai kombinasi jok warna abu-abu, hitem, dan orange. Udah elektrik dan lubah support ya. Dan oh ini rekomendasi tekanan bannya. Kita mau lihat lagi ini yang sebelah kiri ini adalah buat perwiperan. Oh, dan bahkan buat lampunya masih tombol fisik nih. Bagus masih ada di tuas sininya. Ini bagus ya daripada di layar mulu semuanya. Nah, kita lihat ini buat leveling lampu depan. Jadi ada sekitar tiga level termasuk level jadi empat ya. Ada heill desin control, stability control, penghangat setir, auto high beam, dan ini buat buka tutupan bensinnya. Nah, ini buat ngatur setirnya ya. Entar kita coba apakah dia bisa til teleskopik gitu-gitu. Tapi kita lihat tombolnya ada apa aja di setirnya. Kita lihat ya. Kita masuk. Tinggi tapi enggak tinggi-tinggi amat. Tutup. Dan di sini ada grab handle ya buat akses kita naik turun. Gampang. Nah, kita coba buka lagi ini tuas nelengnya. Kita lanjut lagi buat lihat di sini ada tombol-tombol buat mid multimedia dan ada buat ADAS ya nih. Jadi kayaknya dia bisa membantu kita biar nyetirnya tuh lebih rileks. Terutama ke audit tool dan ini buat multimedia segala macam. Home mute volume up, volume down eh skip track previous track gitu-gitu dan ada buat telepon dan buat kamera di mobilnya. Jadi kayak tadi lihat mobil ini punya kamera banyak banget ya. Jadi quick access buat kameranya adalah sebuah sentuhan yang baik. Instrumen full layer dan gua suka desain AC-nya ya. Terkesan gagah dan maininnya juga lumayan enak. Enggak berat-berat amat tapi enak juga. Bahan-bahan di sini kulit empuk dan di sini ada colokan buat ngecas elektronik kita tuh dia USB senya enggak ketahuan ya kalau misalnya kita bisa buka tapi kuku gua lagi pendek nih. Aduh. Ah udahlah. Intinya kalau misalnya ini ya misalnya kita nempelin aksesoris kayak GoPro gitu ya. Tempel di sini kita bisa colok ke sini biar baterainya enggak habis-habis. Dan kalau kalian lihat di sebelah situ ada siluet dari mobil ini lagi nanjak. Ahai. Cakep ya siluetnya. Nah, sekarang kita udah pindah unit ke BJ40 Pro yang untungnya layarnya bisa nyala karena ada kuncinya. Dan bicara soal kunci ini dia kuncinya. Mobil sudah berubah, kunci tidak berubah. Ya, familiar. Dan karena dia ada sensor yang lumayan banyak, jadi Bisa ngelihat emang banyak orang karena gimanapun juga ini namanya pameran ya. Kita lihat. Oh, gesern bukan kanan kiri ya? Oh, bisa deng. P coba kameranya. Nah, kalau tiga dimensi kayak gimana? Oke. Oh, yang ini bagus ya. Lumayanlah. Enggak cepat-cepat amat. Agak patah-patah tapi oke. Cukup memadai. Coba sudutnya bisa mana aja nih? Bisa kita nah bisa kita geser-geser. Bisa ngubah. Oh, harus jalan kali ya. Harus menyala mobilnya. Informasi kendaraan nih. Ada sisa baterai apa namanya? Tekanan ban, perpintuan apa ini? Auto door lock kali ya. Banyak banget. H lampu settingan. Adas. Adas lagi. New energy nih. Settingan apa namanya? RF-nya extended range electric vehicle. instrumen cluster Beijing OS. Jadi ini OS mereka sendiri ya. Jadi enggak kayak si Arfox yang e kerja sama sama Huawei ya. Huawei hiker ini kayaknya enggak. Dan ada layar gede di sini. Ini buat penumpang. Jadi bisa buat nonton film mungkin WTV, Ikiyi segala macam. W ada Kimetsu Noyaiba Demon Slayer ya. Terus ada apaagi mungkin yang kita familiar? Enggak ada neca ya? Neca? Neca? Apakah ada neca-neca apa itu keras sakti? Enggak tahu ya. Macam-macam ya di sini. Jadi saya entertainment juga bisa multimedia yang lain-lain dan informasi soal mobilnya. Bahkan peta pun ada di sini. Ini kayaknya ya. Coba asistennya ya tadi ngelihat dulu nih. Ya, intinya begitulah. Sistem operasi Beijing OSC siapa namanya? BJ40 Pro ini mumpung di sini kita buka aja L ya. Ya, enggak bisa dibuka dong. Nah, sekarang kita lihat nih. Gua suka nih ada siluet BJ40 Pro di kancing atau magnet sunfisernya. Tada. Lampunya kayak ring light di ruang makeup ya. Ini keren dan magnetik tep gitu doang. Uhuyu terus yang sebelah kanan ini buat wipernya. Nah, ini juga ada nih tombol-tombol fisik buat peracan. Bagus karena kebanyakan mobil Tiongkok tuh AC tuh selalu di layar sentuh. Ini gua suka yang ini. Gua suka yang ini. Dan entah kenapa tombol start stop engine-nya tuh gede banget ya. Tepat di bawahnya ada wireless charger dan ada cup holder dengan sensor proximity buat kuncinya. Cup holder lagi, cup holder lagi tiga. Ini personnelling yang tadi kita udah lihat bareng-bareng. Ini ada tombol blank ya, enggak bisa buat apa-apa. Dan ini ada kayaknya ini ya, crawl control gitu ya. Jadi ini kayak cruise control tapi buat offroad gitu. Jadi kalau misalnya di jalanan aspal kan itu kan speed-nya yang dipertahanin. Kalau misalnya di jalanan jelek speed-nya dipertahanin dan RPM juga diatur. Jadi mau naik mau turun yang penting speednya dipertahanin. Ini buat di belakang kayak genset. Ini buat tank turn. Belak ini buat e apa ya? Kurang tahu mungkin mode berkend atau cruise control. brake hold sensor parkir dan ini buat mode berkental jadi bisa kan biasanya R auto hybrid gitu ya. Jadi bagian atas bisa diputar-putar, bawah bisa diputar-putar juga. Kita enggak tahu fungsinya apa, tapi mungkin harus kita lihat nanti. Nah, ini buat penghangat sama pendingin jok depan ya. Jadi, jok depan bisa diangetin, bisa didingin dan tombol rem parkir elektroniknya gede banget ya. Jadi, bukan tombol, ini tombol dan laci tengahnya. lagi pada umumnya. Nah, lagi-lagi ada Easter Egg berupa silet BJ40 Pro lagi nanjak. Nah, di sini ada mikrofon ya buat e sistem AI voice assistant-nya. Oke, jadi dibandingkan apa yang kita dapat di Indonesia sih BJ40 Pro ini sebuah upgrade baik dari desain, teknologi, kualitas, pengerjaan, detail semuanya. Jadi gua senang karena ini adalah sebuah ee step up yang bagus karena ini mulai punya identitas sendiri. Tuh, kita mau turun buat kasih lihat kalian ada USBA sama USBC dan ada kantong dengan strap. Jadi kalau kita bawa barang, kita ikat pakai ini biar enggak mudah ke mana-mana. Kita lanjut ke belakang. Sekarang kita mau coba naik ke belakang. Dan biarpun ini mobil 4x4 ya, dia enggak ada tunneling karena basically dia adalah mobil listrik. Jadi dia enggak perlu eve transmisi gitu-gitu dia bisa ngasih lantai rata. Jadi harusnya lebih nyaman daripada mobil 4x4 konvensional yang selama ini kita kenal. Enggak tahu kaleng siapa, bukan kaleng gua. Nah, ini ada AC. Terus di bawahnya ada dua charger ya. Kalian bisa lihat type A sama type C. Jadi lumayan enggak rebutan-rebutan amat. Ada lampu dengan warna putih dan ada panoramic sunroof yang gede banget. Tapi ini lagi diover jadi kita gak bisa lihat. Tapi yang bisa kita lihat adalah ini karena jok depan lagi nyender banget. Ini sebenarnya lega loh ruangannya. Kita geser ke sebelah kanan nih. Bagus. Dan karena mobilnya sendiri juga jangkung, paha gua enggak terlalu ngangkat. Bagus juga. Dan ini jok belakang dia bisa rebah. Makanya headro pokoknya S ruangan di sini sama sekali tidak ada masalah. Kelengkapan tadi kita lihat ada AC ya, tapi enggak bisa kita atur dari belakang sini. Jadi ya udah dan ada cup holder di sini di armres-nya ya. Jadi benar si BJ40 Pro ini adalah sebuah upgrade yang welcome dari BJ40 yang selama ini kita kenal. Oke, sekarang giliran kita buat cobain bike BJ40 Pro. Tapi kalau di sini namanya bike BJ40E. Kita bisa dengar ada suara mesinnya karena gimana juga dia REV range extended electric vehicle ya. Ini setirnya agak beda ya, lebih mantap mungkin kata dia agak gemuk juga setirnya. Kita coba belok coba sengaja oh suspensinya empuk tapi balik lagi ini kan SUV apa double gardan lah kalau orang bilang dulu kan karena dia ada motorik satu dua. Jadi depan belakang masing-masing dia e penggerak semua roda gitu ya. Dan kedengaran ya suara mesinnya jadi enggak hening-hening amat. Tapi buat om mereka yang masih suka dengar suara mesin ini sih lumayan apa ya mengobati rindu kalau misalnya mereka udah aduh mobil listrik ini itu ini itu yang ini masih ada mesinnya. Dan gua sendiri belum tahu banyak apakah mobil ini leather frame atau enggak. Tapi kalau dari e gimana dia bertingkah belok kanan kiri kayak gini enggak kerasa kayak SUV leather frame ya. Biarpun ee desain kotaknya itu mensugest kalau dia mobil leather frame. Baik lagi ini gua sengaja lewatin tanah gitu ya. Suspensinya sih empuk, dia empuk. Dan seperti yang bisa kalian lihat e di video sebelumnya, dia ada beberapa informasi buat offroad gitu. Oke, itu dia momen kita bersama sih. Baik BG40 E Pro atau Baik BJ40E kalau di sini ya. Kalau misalnya dia bisa apa namanya menemani baik BJ40 yang udah kita kenal dulu, ini adalah satu improvement yang kita sangat welcome. Mesin teknologi lebih bagus, tampilan lebih original, dan gagah juga dan lengkap dengan feature-feature offroad lainnya. Sekarang giliran kita nyobain si Bike BJ40 Pro, tapi yang ini diesel ya. Jadi biarpun kita udah ngelihat si baik BJ40 dalam varian E RV gitu ya, dia juga ada yang diesel kayak gini dan kita sempat tanya sama orang baik Indonesia gitu ya. Jadi lu punya diesel? Iya punya. Terus kenapa enggak dibawa ke kita gitu? Sebenarnya pengin-pengin aja cuma kalian mau enggak kalau misalnya kita jualan diesel gitu di Indonesia? Jadi komentar di bawah karena siapa tahu ee komentar kalian dibaca sama orang baik gitu ya. Mungkin mereka pengen jual diesel di Indonesia kalau demand-nya ada. Oke, offroad, offroad, offroad. Dan tadi kan di sirkuit gua bilang suspensinya tuh nyaman. Di sini juga sama. Justru kayaknya ini lebih mewakili ya buat nyobain suspensi segala macam. Dan tadi kan gua bilang di sirkuit kalau misalnya gua enggak yakin apa ini leather frame atau bukan, gua confirm noh sama orang baik. Karena gimapun juga mereka yang punya mobilnya kan. Ini leather frame. Ini leather frame. Gak heran kalau performanya bisa kayak tadi, tapi gua tetap impresi sama kenyamanannya. Mobil Cina tuh kebanyakan bantingan cenderung nyaman ya. Enggak ada yang aneh-aneh. Kalaupun aneh-aneh, paling kenapa mereka pakai layar sentuh semua sih. Bahkan di sini tuh semua layar sentuh gitu loh. Oke, kita masuk ke lubang. Gaskan. Enggak ada masalah. dan ee dia enggak ada low gear ya karena gimana juga dia kan pakai motor listrik depan belakang jadi dia emang enggak ada gearbox dan satu lagi torsi motoristik kan instan dan gede. Jadi sebenarnya enggak butuh kayak kan kalau di mobil 4WD pada umumnya kan ada eh for low, for high, 2 high gitu kan. Ini dia kayaknya menyerahkan semuanya terhadap sistem komputernya. Tapi yang ini harusnya ada karena ini diesel, ini bukan mobil listrik. Jadi yang diesel ini bedanya dia punya tiga defck. Center deflock, rear deflock, sama front diog. Jadi ini beda. Dan yang diesel ini dia punya gear 4H sama 4L. Jadi pilihannya antara AWD eh sori fourwheel drive high gear sama fourwhel drive low gear dan semua lengkap. Dia ada crow control, K 360 segala macam semuanya ada di sini. Ini kayaknya malah lebih menarik sih. Maksudnya gini kan kalau di kita ya artikulasi roda sekali lagi kita coba ini menarik karena bik lagi gua pernah bilang hampir enggak ada SUV China leather frame diesel di Indonesia selain GWM tank 300. Oke. Dan gua juga gua ngerti e apa mobil China tuh kebanyakan jago di listrik hybrid plugin hybrid. Tapi ini pure karena gua enggak tahu aja ya, karena belum pernah ngerasain apa dalam waktu yang panjang juga gua penasaran gimana kalau merek China itu bikin mesin diesel gitu. Dan so far yang ini sih oke-oke aja. Dan bicara soal diesel, di sini kita enggak terlalu dengar suara mesin dieselnya. Jadi kekedapan kabinnya sih bagus di kondisi kayak gini. Tapi enggak tahu kalau misalnya di jalanan aspal atau apa. Tapi so far kalau kalian mengincer sebuah SUV e China yang kedengaran diesel dari luar dan emang diesel tapi di dalamnya tuh masih kedap suara dan nyaman, ini boleh jadi pertimbangan ya. Kalau yang RV sih pasti tenang kan basicnya EV tapi pakai mesin biasa kan. Yang ini lumayan. Oke kita nanjak di sini pelan-pelan. kita najak tidak ada masalah. Jadi kalau misalnya kalian adalah orang yang cukup konservatif atau tradisionil dan menginginkan SUV leather frame diesel seperti yang selama ini difavoritkan banyak orang, ya mungkin bisa dipertimbangkan juga ya buat baik Indonesia. Jadi kalau misalnya mereka apa namanya ngelihat demand-nya gede, pasarnya ada dan ee baik China itu mengamini, ya udah bawa diesel ke Indonesia deh, gitu. Siapa tahu bisa kan. Nah, sekarang kita coba dulu. Nah, dia sasisnya enggak miring jadi apa namanya? Bagus ya. Jadi akhirnya dengan nyobain mobil ini, gua tahu kalau si Bik BJ40 ini ada varian mesin hybrid dan diesel kayak gini atau mungkin R EV ya. Menarik tahu. Nah, buat yang RF ini kita mau lihat ya mesinnya tinggal buka aja dia udah ada pegas hidrolik gitu ya. Ini mesinnya dan kalau mengacu sama kebiasaan mobil-mobil Tiongkok ya ini kayaknya kalau enggak mesin 1500 cc 2000 cc turbo dengan teknologi IR. Jadi mesinnya cuma nge-generate listrik buat ngisi ke baterai dan langsung menggerakkan motornya. Jadi karena ini mobil ada mode 4WD harusnya motor listriknya minimal dua ya, satu depan satu belakang. Tapi enggak tahu kalau misalnya dia pakai konfigurasi dua depan satu belakang, satu depan dua belakang atau mungkin satu motor di tiap roda, enggak tahu. Tapi intinya ini mobil 4WD kayaknya antara 2000 cc turbo kali ya ini mesinnya ya. Air apa? Air filter, airbox masuk ke sini. Tuh turbonya dan kayaknya 4 send. Ini aktinya nih kita tutup dan ada peredamnya ya. Lengkap dengan embos logo Beijing ya. Jadi itu dia si bike BJ40 Pro dibandingkan sama BJ40 yang kita kenal selama ini, benar-benar lagi-lagi gua bilang ini adalah sebuah upgrade yang menyeluruh. luar dalam desain, teknologi, dan drive trend ERF-nya itu bikin menarik. Karena biasanya mobil ERF atau RV range extender electric vehicle itu jarak tepuknya jauh-jauh. Harusnya ini juga bisa menjadi pilihan yang menarik kalau kita pakai sebuah SUV Adventure yang bisa dipakai sejauh mungkin. Karena basically dia adalah mobil listrik dengan electric genset apa petrol genset gitu ya. Jadi menurut kalian gimana kalau misalnya mobil ini dibawa ke Indonesia dan berapa harga yang cocok? Itu aja dari kita. Thank you sudah nonton. Jangan lupa jempol like, komentar, dan subscribe.
