Jungkat

BAIC CHALLENGE: ADU SKILL DAN NYALI (4/5) (YouTube Video)

  • 23/11/2025

[Musik] Halo, Om. Selamat pagi, Om Bobinya. Ada bawa ke tengah hutan nih. Offroad lagi. Saya minta untuk kalian bersungguh-sungguh mengikuti yang sudah saya siapkan. Jos jos, jos lagi lagi. Eh, lu benar-benar lu ya. Ilmu pengetahuan itu Wan. Astaga Wan. Astaga. Gila pakai buku rpul dia. Jangan nggihat mereka. Jangan ngelihat mereka. Kenapa emang? Kenapa? 3 2 1 go. Ini akan lebih menantang karena menggunakan baik yang terbaik. Lu 315 gila larinya. Uh, luar biasa. Kena ya. Tuh kena tuh. Kena ya. Oke. Kena kayaknya sih. W. Ah. Yeay. Waduh, waduh, waduh. Perjalanan menuju gelar jawara semakin menegangkan. Kini para peserta memasuki babak baru di jantung budaya Tanjung Lesung. Berikut perolehan poin sementara para calon jawara. Arif Muhammad 100, Pitra Eri 130, Om Mobi 90, Ridwan Hanif 110. Persaingan yang sangat ketat. Siapakah menurut kalian yang akan menjadi jawara sesungguhnya? Selamat pagi. Pagi. Mana nih? Eh, eh. Kok cuman satu yang pakai rambut? Iya. Eh, iya pakai. Eh, emang yang lain enggak pakai rambut. Oh, iya dia. Dia yang kalah. Emang kenapa hobi banget sih? Terus coba hina terus. Ayo dong, ayo dong, ayoak. Enggak hina, hina terus. Apa? Apa? Coba dia mau memanfaatkan ini, Rif. Mau memanfaatkan dizalimi karena dia tahu doa orang yang terzalimi itu. Ayo, terus terus. Oh, gitu. Terus ayo ayo gengiskan. Cinggiskan bukan gengiskan. Bahasa Cinanya. Ud kecil, Bang. Ih. Oh, apa ini? Ternyata ada tempat beginian ya di sini ya. Gimana kabarnya? Tada kiat. Bahasa apa tuh? Ngomong apa tuh? Mau ngolia apa tuh artinya? Anda lagi. Oh, ya saya lagi. Enggak lihat ini. Vampir vampir sembarangan aja. Ini topi bisa lihat kita enggak? Oh, enggak kelihatan. Wah, itu bercandaan zaman dulu. Aduh, jangan. Oke, ini musnya jalannya gini. Iya, ada buat jidatnya enggak? Kasih koyok ya. Jidatnya sama ya. Nah, ya begitu. Selamat datang di Mongolian Culture Center. [Tepuk tangan] Jadi ini adalah pusat kebudayaan Mongolia yang terbesar dan pertama di Asia Tenggara yang bekerja sama dengan kedutaan besar Mongolia di Indonesia. Hah. Jadi kalian akan mulai challeng saya di sini dan belakang saya ada rumah tradisional Mongolia namanya Ger Ger Ger Damiung Ger. Nah, itu dia. Bukan bukan yang itu. Sakit perut ya? Hah? Sakit perut apa tuh? Apa sih? Geruh. Bukan. Bukan lambung obur kena apa lagi tuh? Astaga. Oh, bahasa Mongol lagi tuh. Heeh. Duh, masuk kuping. Udah, cuma dua itu yang tahu. Mong yang tahu. Oke, oke. Baik, baik, baik, baik. Gimana istirahatnya? Cukup semua karena kemarin capek banget kayaknya. Alhamdulillah. Oh, enggak, enggak capek. Capek makan. Makannya enak dari malam. Iya, luar biasa. Terima kasih. Nanti malam lagi ya. Lagi sembarangan aja. Lagi semalam tinggal di situ loh. Enggak, semalam di hotel. Eh, kok lalu gue lu bos? Tolong dong kata-katanya dijaga. Ya, kita akan melaksanakan challenge dimulai dari sini karena challenge-nya adalah estafet challenge. Jadi pada intinya yaate lagi dong. Enggak ngerti. Sekarang challenge-nya pribadi masing-masing. Jadi teman-teman akan diminta untuk melakukan rangkaian game. Dimulai dari menyalakan stop watch di tempat kalian berdiri. Nanti akan disiapkan titip stopwatch-nya. Kemudian kalian akan maju ke depan patung jengiskan tersebut. Di depan situ nanti akan ada bok yang akan yang di dalamnya diisi kunci mobil kalian. Oke. Dan kalian akan membuka karena boksnya akan digembok. Kalian harus membuka kunci itu sampai berhasil. Kemudian kalian menuju mobil kalian. Kuncinya kan sama kita berempat. Kenapa sampai berhasil? Tuh gimana maksudnya? Karena hanya ada satu gembok, tapi anak kuncinya ada banyak. Kunci kita tahu kunci kita tuh di yang mana? Atau keempat? Enggak, salah satu aja karena startnya masing-masing. Satu-satu. Oh, satu-satu. Jadi enggak berebutan kunci kan? Enggak berebutan. Setelah itu kalian menuju mobil kalian. Kemudian kalian harus menuju ada empat titik. Ada empat titik. Titik pertama kalian harus mengambil anak panah berjumbelah lima. Setelah diambil kalian menuju ke titik kedua. Tahu tahu kita tahu titiknya di mana atau gimana? Nanti saya kasih map-nya. Oh. Oke, ya, saya kasih map-nya. Setelah ngambil anak panah, kalian akan menuju titik kedua. Di sana ada game untuk membuka kecil-kecilan. Membuka kecil-kecilan. Membuka apa? Pokoknya membuka kecilan. Oh, buka kecil-kecilan tuh apa maksudnya? Ya pokoknya membuka. Udah gitu aja. Dengerin dulu gini bukan? Iya. Kok ini bukan saya satu doang nih gini ya? Membuka Oke. Setelah itu, setelah selesai game itu kalian akan dikasih bendera bendera putih. Nanti benderanya kalian bawa sebagai bukti ke saya kalian. Setelah itu menuju ke titik ketiga. Nah, di titik ketiga kalian harus menggunakan anak panah tersebut sesuai dengan fungsinya. Hanya sampai menancap ke targetnya. Bukan bulls ice ya, bukan bulls-nya, tapi menancap ke targetnya saja. Yang penting menancap. Nanti Marcel akan menjelaskan di sana. Setelah itu kalian akan menuju titik selanjutnya itu lapangan bola kalian yang penting mencetak gol dari bola tersebut. Aman lawannya itu titik-titiknya itu pakai barkot atau pakai apa? Ada map-nya nanti saya kasih ya. Kan di zaman Maolia enggak ada map, ada petanya. Peta saya kasih peta. Oke, terus. Nah, setelah setelah selesai dapat bendera lagi. Dari situ kalian menuju ke sini lagi untuk mementikan stop watch. Oke. Ada lagi ada kecepatan maksimal enggak di jalan? Kecepatan normal aja enggak usah ngebubut karena jalan ini gimana nih? Berapa beda nih? Ridwan beda, Arif beda. Bisa 120 panitia enggak boleh dari 60 karena ada takut ada wisatawan yang lain. Nah, oke artinya oke gini gini gini. Mobil bisa disetim enggak? Ada ada ada enggak? Enggak. itu bisa di-et kalau lewat dari 60 bunyi. Jadi kan ada kamera tuh. Oh, diset dulu supaya kita set dulu semuanya sama. Jadi tiap ada yang bunyi penalti aja. Oh, canggih juga baik ya. Ada begitunya Canggih. Canggih. Baik ya. Oke. Oke. Bagus. Di set limiter ya. Penaltinya berapa? Kalau sekali bunyi. Mau berapa? Ee 1 menit deh. 1 menit. 1 menit. Sekali bunyi. 2 menit. Sekali bunyi. 2 menit itu berapa? 2 menit lama. 1 menit atau 30 detik? 1 menit. 1 menit ya. 1 menit. Sepakat enggak? Menit. Oke. 1 menit tiap bunyi ya. Iya. Aduh. Jadi aman semua sepakatan bareng-bareng ya. Oke. Oke. Bisa masih kencang. Oh, undiannya dulu. Benar. Engak. Tapi kenapa dibatasin? Silakan diambil situ. Si Rippa. Ayo. Kalau enggak ngebutnya ini jalan. Jalan umum. Bisa-bisa lu ngomong bahaya. Undian dulu. Undian. Siapa yang jalan pertama? Kedua, ketiga. Dari ujung ini. Gua sih enggak mikirin gua sama Om Mobi tuh Ritwan sama lu gimana sih? Enggak pernah arisan ya lu nih Om. Satu Om. Pernah arisan. Emang enggak pernah. Satu yah. Dikasih jatuh. Ah. Robek aja. Robek. Yah. Satu yang jatuh. Arif satu omitra. Ini di jeda ya kita ya? Empat. Tiga. Tiga. Omobi dua. Dua. Enggak dijeda ganti-gantian, Om. Ah, ganti-gantian. Ganti-gantian. Oh, jadi kita startnya 1 2 3 4. Mau dikasih sekarang? Kasih saya sekarang. Oh, boleh dipelajari dulu? Jadi boleh. Oh, jadi enggak balapan di jalan. Oh, ini tu cuma ke sini-sini doang. Oalah, tetap keluar pakai mobilnya. itu punya sendiri. Satu-satu nanti satu-satu mapnya. Enggak usah rebutan. Ah, ini senjata kepakai enggak di sini? Nah, senjata tolong disiapkan siapa tahu kepakai. Oke, ini kan ada jalan umum, ada jalan bukan umum. Di jalan umum semua, Om. Oh, jalan umum semua ya. Jalan umum semua berarti satu ya, panitia ya. Jalan umum semua ya. Nopak. Jalan umum. tiga. Habis keempat kita balik ke sini lagi. Yap, betul. Silakan dipelajari enggak apa-apa. Oke, aman. Bisa dimulai? Bisa siap sekarang? Aman. Siap-siap dulu. Oke, silakan. Go, go. Oke, kalau mau udah siap tinggal pencet tombol merah yang yakin sampai bunyi baru mulai lari. Bismillahirrahmanirrahim. Kita mulai ya. Semangat semangat semangat. Kita lihat hokinya. Kita lihat hokinya. Ada berapa kunj sih di situ? Ada enam. Oh, enggak banyak. Lebih cepat mana dipecahin tuh. Aja nanti nanti habis itu dua duainya udah habis kemarin. Empat. Wow lima. [Tertawa] Hokinya habis. ada tandanya kan Ya, itu ya kanan ini Kelihatan langsung kan Kok enggak ada? Hah? Ini harus ngapain? Jangan sampai terlepas dari papan semuanya. Oke, Oke, terus. Kok enggak ada belognya? Capkan lima anak panah ke dalam lingkaran. Di belakang garis kuning. Jika terjatuh atau meleset, ambil lagi. Ini cara pakainya gimana sih? Di atas. Di atas sini ya. Tancepin ke sini. I. Atur napasnya. Yakin dulu. Angin pastiin. Tarik yang kencang. Oke. Satu. Ah, dipegang pakai jari atas ujungnya yang kayak gini seperti itu. Masukin lagi. Tenang, tenang, Bang. Pas ini lepasin jarinya. meleset. Itu enggak dihitung ya? Dihitung. Harus di dalam lingkaran. Oke. Ah, ambil lagi. Ambil. Ah, yang satunya di mana tadi? Ah, tenang aja, angkat sedikit. Tenang, tenang. Kok enggak? Powernya masih belum. Astaga, ini kenapa enggak bisa nancep ya? But Oke, satu lagi, Bang. Berir, Bang. Benderanya, Bang. Ya, saya di jalan. Silakan masukkan kedua bola ini ke dalam gawang. Kalau tidak masuk ke gawang sana. Sana gawang sana. Kalau keluar pulang dari tengah. Ada minum enggak di belakang? Ma tolong bukain panah sih. Susah banget. Ini Ridwan akan diuntungkan dengan e challenge memana ini karena dia rutin memana tiap minggu di rumahnya. Pasti Ridwan bakal cepat banget sih itu mananya. Oke, udah mau mau datang nih. Habis ini lari kepala ya Marcel ya? Iya. E, benderanya perlu dibawa atau enggak? Benderanya dibawa. Tadi enggak dikasih tahu. Oh, tuh motornya udah nyampe. Wah, udah nyampai dia. Cepat ya. Pelan-pelan aja, Rif. lari lu. Benar-benar lari dia. Ya harus laria lah. Masa enggak lari? Pencet tombol merah. Pencet yang yakin. Tarik napas dulu. Tarik napas dulu. Bendera aman. Berhasil semua. Berarti Om Mobi entar lihat deh. Om Mobi entar lihat. Apa coba? Ini lu lihat entar deh. Langsung ngomong begitu. Apa maksudnya? Apa maksudnya? Gua cuman bisa bilang di challenge ini Ridwan akan sangat diuntungkan ya. Iyalah mana yah kuncinya? Mana kuncinya? Mana? Kuncinya ada di mana? Oke, siap-siap peserta nomor dua. Oke, silakan mulai, Om. Pencet tombol merah yang yakin, Om, ya. Kita pencet. Belum. Belum. Belum. Kok larinya gini? Kenapa harus larinya gitu ya dia ya? Perasaan dia udah fit dah. Kita lihat hokinya. Aduh aduh aduh. Tes tes tes. Coba. Ah buset buset buset. Ini timnya tadi yang naruh kunci. Aduh buset. Bye. Satu kunci langsung luar biasa. di mana? Ah, jauh lagi. Oh, ini diangkat semua ya. Ininya benderanya mana? Enggak ada ya? Enggak ada benderanya ya? Yah. Yah. Aduh. Duuh. Aduh. Ketancep benderanya nanti ya. Aduh. Ini nih fitur gua gguna banget nih. Speed limit. Jadi kalau pakai driver, drivernya ngebut. Silakan lepaskan semua kita lepas. Aduh. Oh, ini pantesan si Arif kencang semua. Semua lima biji nih. Iya, betul. Mulai pegal panahnya mana? Itu panahnya busurnya. Eh, ininya di sana. R sejati memang enak banget jalan begini digebernya lima anak panah ke dalam lingkaran Lima anak panah. Iya. Ke dalam lingkaran. Oke. Yang hitam kayak keren. Silakan tenan bernapasnya. Posisi musuhnya di sini, Om. Oh, ya. Tancepin ke hitam-hitam. Tarik sampai masuk dulu. Ah, mesti kuat ya. I kirain loyo ternyata. Apabila di luar dan jatuh nanti ambil I ya. H. Satu dua dah. Duh Allah. Ini sempit amat sih. Kayak masukin jarum ke dalam lubang. Aduh, lapangan kan? Silakan masukkan kedua bola ke dalam Oh, dua-duanya. Iya. Kalau enggak gol, pulang dari tengah, ya. I eh terbang. Terbang. Aduh, dorong aja. keluarnya situ lagi ya. H. 256 benderanya dibawa turun enggak? Tapi ngebut-ngebut bukan ngebut ya, jalan yang kita enggak peduli kondisi jalannya kayak gimana gitu ya. Prabas gruurug. Ini mobil enak sekali. Enak sekali. Hah. Ya, kita berharap Omobi ada yang bunyi ya speed limitnya. Oh, cepat dia. Uh, ngerennya. Lihat dah larinya tuh gemoy dia. Yah, cepetan lama turunnya. Pal, lihat dulu Pal, benderanya tiga enggak tuh Pal? Kita baru gitu, Pal. Benderanya tombol merah. Pencet yang yakin adaah tiga. W cepat 2 menit tarik napas. Kita lihat kita lihat sidew-nya dia mana. Pasti dia akan memberikan informasi-informasi yang salah lagi. Minum Omobi. Omobi lebih cepat 2 menit dari gua. Berapa kali nyala peringatan? Aduh deh. Aduh. Oke. Pencet tombol merah yang yakin. Dah kalau udah siap tinggal taruh di meja yuk. Bismillahirrahmanirrahim. Dilempar. Nyala enggak, Pak? Dicek nyala enggak? Nyala. Rusak. Nyala. Aman. Aman aman aman. Kita lihat hokinya dion Hanif. Satuh. Oh gini. Satu. Gua demen satu. stek patah yah dua lagi dia dua lagi dia gua yang banyak atas emang gak kebuka ya ini langsung nge-print nih bahaya seat belt lama lama depan aduh Ini sekolah presiden bukan sih? Kok enggak ada sih? Di mana dia? Oh, itu dia dia benderanya diambil ini. Enggak usah diambil enggak? Diambil enggak sih? Gua enggak tahu. Katanya di bendera tiga biji diambil. Hm. Silakan lepaskan stroke 5-limanya sampai terlepas dari buset panjang amat. Itulah pentingnya pakai tool kit ya biar cepat. Nah, ini kan ada dua beginian nih. Mana nih kita nih? Enggak lurus lagi ya. Maaf ya. Maaf ya. Maaf ya. Maf ya. Maaf Maaf, maaf, maaf, maaf, maaf. lima anak panah di dalam di belakang garis. Bila meleset atau di luar diambil lagi. Silakan. Ini berapa lbs? Eh, gua enggak pernah pakai yang kayak gini lagi. Gua biasa pakai tradisional ini. Enggak bisa gua pakai ini. Halah. Kok begini sih? Coba kita ganti yang ini. Lima-limanya ya? Iya lim-limanya. Wah tinggian dong. Oke. Pulang jalannya berapa kali? Gua tiga kali berarti ya. terima kasih. Hati-hati. Eh, berhentinya di situ. Benar. Hah? Aw. Astagfirullahalazim. Hah. Yah. Yah. buang waktu semenit 2 menit deh nih. Kalau enggak masuk dari tengah ya. Aduh. Hei, jangan ngalangin. Oh, ya. Pakai cruise control aja ya lebih enak. Tapi feeling gua nih Ritwan lebih cepat dari Omobi. Belum tentu tergantung gue kan harapannya kalau kalau Ritwan lebih cepat dari el om Arif yang udah pasti pakai dari awal fisik. Waduh B dalam 2 menitang akan muncul mobil. Woi. Ah mana sih? Jangan ngalangin dari tadi deh. Pengin gua ngambil lewat situ cuma enggak tega kalau mobil. Ye. E GoPro gua mati ya. Itu bukan speed limit ya. Gak usah didragin dulu. Tunggu nyampai duluah daerah dulu. Janganlah. Ah tuh suaranya tuh. Dia lupa, dia lupa, dia lupa, dia biarin, biarin, biarin, biarin, biarin. Dia lupa. Bendera bendera bendera bendera bendera bendera bendera bendera bendera bendera. Allahu Akbar. Eh, beneran mereka semua pada bendera. Sesuai prediksi. sesuai prediksi. Coba lihat ya aman cuman minimal jadi enggak cepat-cepat banget minimal buat gua jadi agak ada SP enggak nyampai semu sama lu yah tombol merah tombol merah pencet yang yakin hati-hati ha kalah gua mau mobik enggak lah lu masih menang lu menang lu masih menang lu masih menang astagfirullahalazim l Mana gini kali W. Wan ke mananya? Gini hah belakang gitu. Eh eh eh eh jangan lihat dong. Enggak usah enggak boleh lihat apa apa ininya boleh lihat enggak apa pengaruhnya. Benar nih orang nih orang aneh soalnya nih. Apa tuh kan semua tindak tanduk dicurigai gitu ya. Karena emang lu suka ngakalin Om. Iya kita enggak tahu lu ngakalin apa. Tapi kita udah tahu lu pasti ngakalin sesuatu enggak juga. Oke siap Om. Siap. Pencet tombol merah yang yakin boleh sekarang. Boleh sekarang kita udah lari. Come. Hoki hoki come. No. Hoki hoki. Jatuh. Satu. Enggak. Enggak apa-apa. Hoki dia. dua langsung kebuka Waduh hokinya hilang. Tiga. Oke. Sudah hilang. Empat. Kacau. Ah. Tumben enggak, tapi dia pasti nyetirnya ininya bagus fokusnya dia. Bagus fokusnya. E chest bike tolong ngalangin ya. Iya tadi ch bike gua ngalangin tiga kali lah. Bos bos gimana sih yang nyetir? Aduh tahu. Gua juga bingung. Gua juga bingung. Oke, kita berharap ada warning di situ. Gleng enggak nyala loh gopengnya. enggak ada gunanya kita dekat-dekat ke 60 karena ee ini apa? Eh, nanti bahaya bahaya bisa kena limiter. Jadi mendingan aja. Sama ininya enggak apa panahnya aja. lewatin beneran pesawat dulu. Nanti lu pas gua lagi turun ganti GoPro-nya ya, baterainya ya. Baterainya nih. Aduh baterainya enggak ada tapi harus kasih kabarin kabarin kabarin ke videografer. GoPro mati. GoPro mati. GoPro mati. GoPro mati. Semuanya GoPro mati ya. Wah, si Arif enak banget nih di sini Overbit itu Om. Iya. Terus dinyalain terus masa hilang. Aduh. Aduh. Lupa. Lupa. Lupa. Lupa. 1 menit deh. Wah. Harus ngjar 1 menit di mana nih? Moga-moga di panah. Lancar deh. GoPronya mati satu. Oke, saya udah kena penalti 1 menit nih gara-gara tadi kurang konsentrasi. apabila atau ambil Oh, gini ya. Ah, licin tangannya tuh. Enggak mau lepas lagi Miss. Iya, Miss sudah tahu. Aduh. Aduh. Oke, dua. Satu lagi. Mana ya? Oh, mana ya? Jauh amat lagi. Mana tadi? Wah jauh banget. bolanya lapangannya Capek juga. Aduh, panahnya lama kena 1 menit pula. Capek banget panah yang paling capek. Eh, enggak loh. 60 loh nih. Tuh, 58 57 loh. Enggak lebih loh dari tadi pakai cruise control soalnya. Error ya, Om? Error. Sor itu cuman 5758 satu ya berarti satu. Iya, satu. Yang tadi emang kesalahan gua ya. Ini 57 gua tadi pakai cruise control doang. Oh, tuh tuh tuh tuh. Dia baru lewat. Dia baru lewat. Dia barat. Oh, ada kegiatan dari sana. Lama sih. Tapi ang Fitra tu kalau pakai wig tuh masalahnya enggak kayak enggak didandain pakai wig gitu loh. Iya panjang dan hitam aja. Cuma kayak dia dia pakai bedak doang di depan. Buset buset Ya Allah thank you. Inget bendera ingat ya benderanya kok lama. Udah Om, santai aja Om. Santai aja santai aja udah tombol merah yang yakin. Kasih tombol merah yang yakin. Hati-hati apa? Lu kalah dari mereka. Iya tapi menang dari lu. Iya iya iya. Satu-satunya yang belum pernah juara empat berarti yang penting kena 1 menit juga. Hah? Bablas. Ada yang bablas? Ada yang bablas. Gua lupa. Iya balap bisa bablas apanya? naluri balap itu yang bikin gua ngegas. 1 menit atau 2 menit sih? Satu bunyi bunyi. Ah bukan 2 menit ya. Bukannya 2 menit kita janji 1 menit apa 2 menit? 2 menit. Enggak. Kala bilang dua tadi. Lu bilang dua. Lu bilang dua tadi. Dua yang kemarin Tadi lu bilang dua. Satu. Satu. 1 menit. Tapi kalau satu gimana? Enggak. Enggak. Harusnya 2 menit. Yakin lu? 1 menit. 2 menit tuh kon. Gua seingatnya 2 menit. Gua ingatnya 2 menit. Satu menit. Satu gua ingat 1 menit. Coba di di backwards deh. Tadi gua bilang dua diulir maunya 30 detik. No no no no. Tadi endingnya dua guaingat gua endingnya dua. Satu satu. Gua enggak ngomong. Kesepakatan bareng-bareng aja tadi. Gua gua gua fair. Orangnya enggak fair. Eh lihat dulu videonya. Lihat dulu videonya. Enggak. Kalau ini gua gua bukan enggak fair gua emang gua lupa aja kalau seingat gua dua. Kalau gua emang lagi ngudah dua aja dua dua deh. Du eh lihat dulu videonya tadi perjanjiannya di mana. Satu. Enggak. Oke, oke. Gini, gini, gini, gini. Panitia emang pengin memenangkan Om Fitra kayaknya. Ini masukin videonya. Ini masukin videonya. Kalau enggak ada videonya berarti gua dicurangin. Meanwhile Menit. Oke. 1 menit tiap bunyi ya. Tiap iya nih ya. Tiap orang itu beda-beda kondisi anginnya gitu. Dengan bola segede gitu kan bisa kena angin. Gampang. Itu kan kondisi lapangan sudah enggak bisa dihindarin. Masa mau dibondisi lapangan enggak bisa dihindari. Tapi kalau kecurangan bisa dihindari dong. Kecurangan apaagi nih? Tadi kan kita perjanjian enggak boleh lihat map 3D itu gambarnya. Karena karena itu mapambar itu agak salah itu mapnya tuh. Gua enggak tahu ada gituan orang gua lagi di WC. Ada Om Mobi sama Om Fitra sebelum jalan dia merhatiin map. Eh Omobi sama Ritwan gua enggak tahu gua lagi di WC gua enggak tahu ada peraturan begitu juga sih kertasnya kertasnya ada yang ditempel di mobil. Emang ada larangan kalau kertas ditempel? Kertas kertas ditempel itu enggak ada larangan ngelihat map di handphone ada larangan enggak? Enggak ada. Penaltinya berapa? P enggak ada penalti. Engak ada enggak tereng ngaruh juga. Enggak ada. Enggak ada. Sekali pengaruh sama sekali tambah 1 menit itu mahal segalanya enggak ada pengaruh sama sekali. Enggak enggak enggak enggak enggak. Udah udah udah udah. Itu tadi ah udah benar-benar ngakalin semua. Udah semua. Eh ngakalin semua kadang-kadang udah di belakang kamera. Y lapar de buruan pengumuman tuh udah memanggil-manggil tuh sapi tuh dua terbawah ee berpindah dengan pertarungan beda satu detik karena ada yang kena penalti berpindah dan ironinya adalah yang kena penalti adalah yang menyarankan ya menyarankan untuk ada speed limit dan posisi dua terbawah dinempati oleh Bung Fitra dan Arif Muhammad. Udah gitu enggak tanggung-tanggung lagi kelewatannya sampai 20 km/j urutannya jadi siapa yang paling paling lambat siapa Om Fitra waktunya dong waktunya semuanya. Oke, Bung Fitra sebenarnya waktunya di 183772, tapi karena kena penalti 1 menit jadi 193772 dan Armo 193651. Beda 1 detik. 1 detik. Ini kayak Taman Safari dulu tahu enggak? Beda setik. Sebentar, bentar bentar. Topinya mana? Bignya wiknya mana? Belum kan belum selesai diumumin nanti diending. Selesai pakai dulu. Belum selesai. Udah, udah udah udah dibilang ya. Dua teratas otomatis Omobi dan Ridwan Hanif lah. Jadi silakan wick diserahkan kepada berarti yang yang ngelihat map 3D yang sudahudah enggak ada final ini nih. Belum sempat ada larangan tadi. Belum sempat ada. Gimana tadi udah dilarang? Pakai dulu pakai dulu pakai sekarang ya. Eh Papala. Iya apalagi di kehidupan sehari-hari tuh kita tahu yang sering latihan manah tuh cuman Ritwan. Gua juga tadi banyak gagal. Temanya adalah Mongolia. Makanya ada panahan. Bukan karena ngelihat bukan dietting sembarangan. Kapan ada challenge lagi? Tunggu saja. Udah selesai hari ini. Hari ini cukup dulu. Siang ini cukup dulu ya. Sebenarnya cukup dulu ya. Episode ini cukup dulu. Nanti saya kabari lagi kalau ada challenge hari ini. Eh makan. Bentar bentar mau makan. Lapar. Heh. Om Fitra tuh kelihatan lebih muda loh pakai ginian loh. Malah kebalik. Iya. Rambutnya jadi hitam dan panjang gitu. Heeh. Penghinaan peserta lain enggak ada enggak ada urusan. Tapi tadi beapa orang sudah maju ya. Gua udah yakin tadi udah pasti gua yang pasti bakal pakai Wikend. Tapi gua enggak jaga lu sih Om. Gua tuh agak malas ngomong ya. Karena kalau lagi kalah tuh ngomong apa aja enggak enak. Ya udah, sekarang istirahat dulu, makan siang, nanti saya kabarin lagi. Terima kasih. Yuk, sapi Mongolia sudah memanggil-manggil. Wow, makan. Satu detik yang berharga, Tuhan. Satu detik. 1 detik, Rif. Wih, laut. Anda lagi ya. Saya lagi. Agnya enak ya. Ngapain lagi sekarang nih? Gimana istirahatnya? Udah cukup tadi kurang sih. Kurang 5 menit bisa ngapain? Kurang lama. Iya. Tapi ya lumayanlah. Okelah. Saya ingin memberikan fasilitas lagi buat kalian untuk kalian nikmati karena sudah bekerja keras dalam season 5 kali ini. Jadi gak ada challenge cuman menikmati aja. Ini ada fasilitas jet ski yang bisa kalian pakai. Kenapa enggak diallengein? Mau challenge di air? Mau. Mau? Emang enggak ada yang takut. Bukan gitu. Takut enggak? Enggak. Bukan gitu. Ini kan kita otomotif ya. Heeh. Pakai roda. Engak. Pakai roda. Outomotif tuh artinya self motion. Self motion ini self motion juga apa enggak? Udahlah ini enggak enggak penting kayaknya kaki kita pakai pelu. Iya dong. Enggak nyampai kalau laut cetek mah kali dong. Iya. Arif juga pasti berani. Berani. Kalau ada cantik Balinya loh. Jadi ada cantik Bali. Cantik Tanjung Lesung. Harusnya terakhir di sini sih zumbanya sama cantik Tanjung Lesung ya. Ya pokoknya saya akan memberikan sedikit fasilitas buat kalian untuk kalian nikmati karena masih ada challenge mungkin hari ini yang bisa kalian lakukan nanti ya. selesai? Udah tunggu aja nanti saya kabarin lagi. Jadi nikmatin aja. Kalau mau Jessi silakan gratis bisa dipakai dari saya. Silakan gitu aja. Makasih. Terima kasih banyak. Terima kasih Pak. Udah gitu doang aja belum yuk. Entar gua ganti sepatu dulu. Ini tempat apa lagi nih, Man? Enggak merek kelihatan. Anda lagi, saya lagi. Ini backlight banget nih Anda. Kalian semua ya. Oke, selamat datang di masih area cottage sebenarnya masih area tempat dekat-dekat sini aja. Bau sih ada orangnya. Bau apa? Bau siapa yang ngentut? Bau enggak? Baunya kayak bau kembang gitu. Swersswor dia biasa kalau udah kayak gini bawa kembang W emang benar kan kayak bau pohon bawa kembang gitu. Bau apa ya? Jadi, jadi malam hari ini kalian saya minta datang ke sini karena ada challenge, ada poinnya? Ada poinnya tentu saja. Tapi ini challenge yang paling kalian suka nih. Challenge-nya otomotif karena challenge-nya adalah night garage. Night Garage. Oh, garasi malam. Garasi malam. Lega, lega. Lega. Garasi malam ya. Ya, karena berkaitan dengan otomotif dan kalian akan mengerjakan garasinya ada di belakang sana di rumah kosong itu. Itu namanya itu namanya rumah kosong. Iya, di ada di sana ya garasinya. Jadi nanti ikutin aja lilin terus ada depan rumah teras enggak usah jalan kaki aja. Katanya ada ada garasi karena di dalam garasi kalian harus merakit mini 4WD. Aduh buset. Mini 4WD dan challenge-nya tag team. Oke, kayak gitu. Jadi kalian cuma diminta untuk merakit Tamia. Tag tim sampai Tamianya jadi. Dan di dalam ada area kerjanya yang kalian tidak boleh keluar. Kalau kalian keluar didiskualifikasi harus berarti boleh lari dong. Enggak boleh enggak boleh lari untuk safety enggak boleh lari kalau lari ada ada penalti. Ada dong penaltinya berapa? Berapa penaltinya kalau lari? 1 menit aja harus sesuai dengan yang dicontohkan. Kalau sampai ada yang kurang par ini mobilnya kayak gimana? Oh enggak pakai roller. Hanya begini bentukannya. Oh iya, roller tuh buat itu ya, buat buat bautnya dan jalan dan bisa jalan. Baterainya ada di dikasih baterai. Ada dikasih baterai. 4WD-nya harus jalan ya. 4WD enggak jalan nih. Enggak jalan. Berarti memang sesuai dengan contoh aja. 4W WD-nya enggak jalan di sana. Oke, kita undi. Silakan ambil. Siapa duluan ya? Coba ya. Ambil duluan. Ada angkanya kan di stiknya? Ada angkanya stiknya. Yes. Ritwan. Sama Rituan. Oh iya benar. Wih cakep. Oke Wan. R do your magic W. Oke, gini R. Gua mau cerita-cerita sama pertama gini, Rif. Gua tuh jago Tamia dulu, ya. Elah, tapi gua enggak jago kegelapan gini-gini, rumah-rumah gini gua enggak jago. Easy win. Ini kalau ada bencana di dunia ini, El terakhir yang gua pengin barengan, Om. Coba nih kita coba jalan sih. Enggak gua tahu harusnya ya kan kita udah bangun chemistry di challeng-seleng sebelumnya. Kenapa enggak ikut? Kenapa enggak ikut yang sebelumnya timnya? Oke, berarti urutan satu Ridwan sama Om Fitra. Oke, bisa dipersiapkan dulu kita lihat mereka dulu. Mereka mau ada aja beneran mau nih. Enggak enggak kita suit suit sit. Ah, kita menang mereka duluan. Wah. Ah, kita yang menang. Lu mau lu mau tentuin Oh, ya udah kita tuh mau duluan atau sebenarnya? Ya udah, ya. Duluan aja, R. Ya udahlah, ya. Ah, cepat selesai. Ya udahlah ya udahlah. Ya udahlah. Siap semua pakai helm. Pakai helm pakai helm. Atur skenario si RIP gini, RI. Kita kita bisa ukur waktu mereka duluan. Gua tuh jago gue gua mikirin lebih cepat kita lari apa jalan ya pasti lebih cepat lari. Tapi kalau plus 1 menit enggak mungkin kita lari itu lebih cepat 1 menit orang dekat. Ini apa? Baterai emang tahu dekat itu rumahnya. Oke, bisa dimulai. Jangan lari, tetap safety. Nanti saya tunggu di sini. Pencet tombol merah yang yakin. Tim, tim tim temenan ini sekarang. Temenan temenan ya. 2 3. Eh, mana flashnya? Oh, iya lupa. Sabar. Rip udah nyampai sini kok. Ada naikan dikit biar kelihatan gitu loh. Eh, mana? Kiri atau kanan? Kenapa? Eh, eh, kan kita harus cepat-cepat, Om. Ini kursinya bukan kan kita di dalam disuruhnya ada meja. Cek sini dulu. Enggak, enggak mau. Om, om, om, om, om. Gak mau duduk. Ya udah, buruan aja, buruan aja. Gimana cara megang ini? Hah? Tuh ya banyak banget lagi. Gua buka-bukain dulu ya. Hewan ini ini ni. Itu suara beluk-beluk. Udah deh kita sambil ngobrol aja RIP. Gini Rif. Enggak nyanyi om kayak gua season sebelum ya. Kayak gua sistem sebelum terjadi keributan di ini. All wheel drive enggak dipakai nih ya? Nih. Iya ya. tadi katanya enggak enggak usah drive. Some someone waiting for me. golden sun. Eh entar kalau lagu tua tuh kayak dasar Oke oke oke. Lagu Om. Lagu muda aja Om. Lagu muda aja Om. Eh dewa dewa dewa dewa dewa dewa dewa dewa dewa dewa. Udah, udah, udah. Ini ni enggak ini lu, lu ngerakit ini gua keluarin separuh nih. Roller enggak dipasang nih. Roller enggak dipasang. Udah, ini biar gua nih bagian besi. Besi sama ini kan kita enggak dikasih obeng. Oh, bisa ada obeng. Enggak perlu obeng kan? Enggak pakai roller. Kita kasih guntingin ini kenapa enggak kita buun? Legendan lihat kanan om. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Udah ngomong gitu. Ini lebarin lebarin paling lebar senternya ini enggak nyaman ini. Beringnya mana? Udah udah pulang. Fokus fokus fokus fokus fus. Mana depan mana belakang nih? Gua gak bisa kerja begini. Ya udah ya udah diam di under pressure gua bukan, gua bukan pekerja yang bisa gitu loh. Udah di enggak bisa gua. Gila gua enggak ada ini. Enggak ada progres nih gua nih Om. P lu benar-benar tidak gua ini ini baru bearing bearing bearing gua perlu bearing yah om. Masa jatuh om gua enggak berani nyari di bawah ya udah deh. Enggak mungkin jatuh. Enggak mungkin jatuh. Apa? Mana sana kaki gua kil om gua enggak berani nyenter ke sana-sana om entar entar ini mau skipskip dikit ada dinamonya sini pindahin nih din ini nih gua pasang ininya dulu dulu tambi enggak begini beda beda banget enggak dan dan yang yang enggak terlalu dulu juga enggak kayak begini entar ini ini gua gua butuh gu gua butuh bearing gua butuh bearing buat ini ini ini ini bukan enggak ini kecil ini loh ini nih al iya ini berarti begini-begini sekarang lu tunggu sini bawa kepalanya Cuma bearing enggak ada apa? Bearing roda juga enggak ada. Enggak ada sama sekali. Enggak ada. Engak ada bearing roda. Oh, plastik sekarang, RI. E yang merah-merah masukin di pinggir ini. Bearing itu deh merah-merah yang ini kecil. Kecil. Heeh. Masukin ke ini. Pinggir-pinggir ini. Putar-putar dikit nih. Nanti enggak pas. Yes. Progres. Hei. Enggak kelihatan. Oh, langsung kita enggak enggak enggak enggak enggak enggak adaak. Ini ni ni ini nih ini dia dia jepit dia jepit kayak gini dia jepit kay gini we kan artinya udah seles artinya ini dong berhasil om ini kita lagi kompetisi loh om gua tahu kan mesti sempurna dong masti cepat enggak usah sempurna yang penting ini beres bisa nyala masuk ini susah banget begininya tinggal ditarik nah udah nah cakep cakep oke oke ok a cahaya cahaya cahaya cahaya tutup ininya kata gua masukin baterai dulu Kita tes dulu on off-nya. Yes. Oke oke oke. Looking good. Looking good. Udah Om. Tinggal kita pasang aja nih ombusnya susah-susah. Nah nah. Perfect perfect. Bentar bentar bentar. Ini ini enggak ada. Ini kita tinggalin aja. Enggak enggak. Ini kita bawa semua enggak? Enggak usah enggak usah. Kan tadi enggak disuruh. Enggak disuruh. Yakin lu enggak suruh? Ya udah enggak suruh tadi enggak disuruh. Ya udah. Om jangan lari. Jangan lari. Lampu, lampu, lampu, lampu, lampu, lampu lampu. Jangan lari, jangan lari, jangan lari, jangan lari. Aduh, kenapa jadi ada kursi ya? Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hore. Hore. Panitia dicek dulu. Jangan lari. Jangan lari. Jangan lari. Jangan lari. Waduh. Jangan lari. Lari tuh. Jangan lari. Coba dicek dulu. Nyala. Mana nyalanya? Bawah. Oke. Sip. Aman. Par terpasang semua. Yakin? Yakin. Enggak dicek aja seram enggak? Buset. Enggak sih. Oke. Ready. Tombol merah pencet yang yakin ya. Kalau udah taruh aja nih tambi ini enggak ada baca-baca bawah. Iyalah di bawah. Add om. Bismillah. iya aman. Udah sama gua aman. Tenang. Sama bismillah ya. Mana itu? Bismillah aman. Yuk, duluan Wan, ingat satu lagi Gua teammate lu. Oh, iya bukan musuh lu. Oke, ready. Tombol merah dipencet yang yakin taruh di sini. Jangan dibanting. Siap belum? Udah. 1 2 3 W jangan lari. Semenit lebih hemat. Enggak boleh. Wan cuma semenit om mendingan kita lari. Cuma semenit. Udah lari lagi. Tadi udah lari udah kena penalti juga kita. Iya semenit doang. Penalti tu. Kalau larinya berdua berarti 2 menit dong. Penalti tuh. Asalamualaikum. Enggak ada yang jawab, Om. Enggak ada orang. Di mana sih? Sini. Di sini. Wah, ini kayaknya agak beda ya. Kok ada dua tempat duduk? Ee nyari bearing susah banget. Ternyata cuma dari plastik. Enggak, enggak, enggak. Itu lu batu sih. Gua udah bilang Om yang ini Om. Bukan yang besi. Om yang ini Om. Lu gak karena ada bearing plastik. Senengan dong mereka kitaate bukan. Kenapa lu enggak percaya sama gua? Kan enggak percaya kan gua udah bilang dari tadi yang itu ya kan tu sih ya. Tapi kan enggak ada lagi barang lain di situ cuman ada plastik itu. Kenapa enggak lu pakai? C mat sekitar. Wan tapi tadi tuh enggak boleh lari Wan. Maksud gua kalau kita lari kena penalti semenit. Tapi kan bedanya tuh empat kali lipat, Om. Jalan sama lari, Om. Kagak ya? Tapi jaraknya dekat banget na. Iya, masalahnya jaraknya dekat ternyata. Ridwan tuh masti dicek benar tuh hasil kerjanya tuh. Heeh. Nanti dicek lagi, Om. Pasti ada akal-akalannya tuh. Masukin ke salah satunya aja, Om. Jadi satu. Satu. Nanti kita dari sebelahnya beda. Oke. Entar gua pasang ban dulu. Dari sini kan, Om. Coba lihat, Om. Ini kan. Awal nih performance mode cotions H satu ya kan masukin kiri kanan dan kawan-kawan ini masukin sini kan tek eh apaan tuh enggak udah enggak usah di entar dulu lihat sini AB masukin ke Oh dari atas dari atas dari atas nah habis itu baru tutupnya nih tutupnya dikasih ini. Ini kan 1 2 3 4 kan. Eh Wan Wan lu salah lu tuh enggak dengerin tadi ini tuh belakangan enggak ini gua lihat ininya tuh snap ya cekrek coba yuk. udah semuanya masuk belum? Itu di belakang belakang snap dah. Terus power shaft nih kita balik nih. Sret. Nah kita balik. Enggak enggak. Gua lihat ini 1 2 3 4. Y bukannya mestinya gue yang ngerjain ya W ya gua lulusan tingking mesin nih W. Iya kan terserah siin juga boleh. Ini ni masuk ke sini. Iya ini masuk sini. Betul yang kuning kebalik. Kebalik. Kebalik kuningnya. Betul. W kebalik. Udah ya. Yang pink bagian dalam. Yang yellow bagian luar. Gimana lu tadi? Kata lu itu pink di situ. Ih, gua enggak pernah bilang pink di situ. Nih gimana sih? Pink di dalam ya di luar. Eh, jadi kan. Terus udah udah kita ke sini. Udah, udah. Nah, sekarang magnet nih ya ininya nih. Tuh, nih. Sini, sini, sini. Yang lihat lu yang itu deh. Gue yang ngerjain deh, Wan. A10 tanpa tanpa mengecilkan fakultas sastra ya, Wan ya. Cuman kalau kayak gini kayaknya fakultas teknik mesin lebih ini deh, Wan. Itu benar tadi yang gua pasang tuh benar enggak? Ini benar. Nah, ini tu stop kontaknya nih. Ini fungsinya untuk mendorong si tembaga itu. Heeh. Cuma ini naruhnya tuh agak ini kan off on. Ini benar nih kayak gini nih. Enggak percaya teman set. Bentar bentar bentar Om Oh oh oh gini. Oh dia ngelewatin ini dong. Iya emang dia buat ngedorong-dorong tembaganya bukan, ditaruhnya di sini dia. Ada slidernya. Iya ini. Iya ini. Ini buat buat nempelin si itunya buat nempel ke baterai nih. Udah. Nah kita pasang yang atasnya nih. Berarti udah. Iya. Ini siapa sih desain kamia baru begini? Design baru malah lebih susah. Mana sih ya lama-lama ya? Belan kita ada ruangnya omang. Nah, coba nih yuk. Udah konsentrasi loh. Buyarkan tuh kan tadi udah masuk. Ah kita dapat-dapat luar yuk. Ah gitu gitu. Nahudah masuk masuk. Ah tekan tekan tekan tekan tekan tekan. Enggak bisa ditekan sih. Enggak enggak. Benar benar benar benar benar benar benar. Benar ya? Udah benar. Udah benar itu plus minus. Oh ininya nyangkut ke bawah sini. coba? Sini gua om. Dah kelamaan kita di sini. Kurang maju. Oh gua tahu. Gini aja. Sekarang dibalik. On off-nya dimasukin dulu. On offnya dimasukin sini. Coba ya sini. Astagfirullah. Nah gitu tadi tuh. Ketahan. Nah. Ya Serahkan ke teknik mesin dong. Ini om gearnya after all this time benarin pakai udah benarin masukin ke gear sipudah terus tutupnya atas eh udah selesai nih udah dong oke oke oke. Cepat cepat cep ceperai baterai baterai minus. Ih jalan jalan jalan jalan ye. Itu tuh di situ tadi masreknya. ketahuan noh suaranya engak kurang mirip. Kurang mirip ya. Kurang mirip, Om. Kalau gua mirip-miripin entar kan pulangnya nyir sendiri. Gua juga takut, Om. Eh, iya juga. Ahah. Nih nih tinggalin nih. Tinggal Tinggal nih. Yuk, yuk yuk. Bentar nih. Gimana cara masangnya, Wan? Ayo, Wan. Wan y jalan jalan jalan jalan jalan ya. Jangan lari, jangan lari, jangan lari. Deng deng deng deng deng deng deng Eh eh entar kalian ngapain lama amat sih? Mencet tombol merah. Eh eh kok lama kok di gua 17 kok salah. Beda yang benar. Oh iya gua telat tadi mencetnya. Ya wis itu kreatif. Nih ni ni salah nih. Ini salah nih. Ini velek belakang. Tuh tuh tuh tuh. Ini velek belakang tuh. Ini depan. Apa bedanya? Udah panjangnya. Velegnya kita udah menang. Enggak usah ributin lagi. Udah luar biasa. Tepuk tangan dulu untuk para kontestan road party kali ini. Karena challenge horor ya bisa dilakukan challenge otomotif baru sekarang ngomongnya challenge horor. Temanya udah Om. Untung kita finishnya 21 menit. Kenapa tuh? Kalau kita finishnya di 17 menit atau 18 menit terus kita kena penalti gara-gara lu ngajak lari gua lebih sakit hati kayaknya sekarang. Enggak terlalu sakit hatilah. Ternyata kita pelan juga ya. Tadi sih mau permasalahin lari sih. Jadi karena juga keuntungannya enggak banyak tadi lari itu. Iya. Gua pikir jauh ke dalam. Jadi sedikit cerita tempat ini udah kosong dari 2018 tapi di mana-mana bikin Tia itu di area terang. Itu di area kerang. Itu kan terang. Tadi ada lilin di mana-mana. Tamia tuh enggak kayak jauh lebih gampang biasanya. Tamanya beda ya. Beda. Terus sama aja kayak Ridwan udah dikasih tahu. Bearing, bearing, being. Ini Om yang plastik enggak? Besi enggak ada. Ini yang plastik. Ran tuh melupakan ada lulusan teknik mesin di sebelahnya. Bearing tuh besi. Kan gua ditawarin lu mau yang engak hitamnya apa gua guaak lu begitu nyampe nanti lihat di videonya pertama kali yang lu lak lakukan nih om ban sama pelek pasang pasang ban sama pelek doang udah gitu salah lagi. Sama lagi. Udah gitu salah lagi gua masangnya. Udah benar Ritwan tadi coba nenangin gue. Pokoknya Om kalau ada apa-apa lu pegang gue aja. Ya kagaklah gua kabur sendiri ngapain pegang dia. Jadi ada momen tadi si Omobi takut kan nyanyi nyanyi nyanyi. Oke nyanyi. Nyanyi apa terserah Sam itu terus sudah di tengah-tengah lagu jangan lagu tua serem. Ada tak gimana sih? Ada takut-takutnya juga ternyata ya. Oke. Kuta-kuta juga itu pada yang pas waktu itu lu berdua tiba-tiba teriak-teriak di dalam tuh belum baru 5 menit ya. Aduh sebah kanan gua gua kan panik ya. Oke ya udah malam juga. Ah sudahlah. Eh good game good game. Good game. Tahu dong. Congrats. Congrats. Congrats. Selamat selamat. Selamat selamat. Selamat tim Omobi dan Armo ee perolehan waktunya 19 menit 50 detik 27. Tim Rifitra 213610. Jadi ya begitulah. Selamat kepada Omobi dan Armu. Luar biasa ya. Berani. Dan wik silakan Armu berpindah ke Rido yang baru dong. Kita lepas dulu karena ganti challenge. Eh skor itu kapan sih dikasih tahu ke kita? Sabar tenang aja nanti dikasih tahu. Ini enggak mau pada balik. Masih. Masih. Terima kasih Pakala. Ya, saya udah ini jarang-jarang loh pisahnya salaman gini loh. Makanya saya ngapain salaman deh khusus buat challenge ini tadi saya bawa oleh-oleh buat Papala. Apa tuh? Ada. Silakan diambil di ruangan itu. Ah, boleh saya ambil sendiri kalau gitu mah enggak takut saya. Ayo kita lihatin. Perjalanan panjang akhirnya mendekati akhir. Di balik keringat, tawa, dan persaingan tersimpan satu tujuan menjadi jawara di tanah jawara. Namun hanya satu yang akan bertahan hingga garis akhir. Saksikan penentuan sesungguhnya di The Final Chapter Road Party Bike Challenge. Hari ini adalah final day dari Road Party season 5 Bike Challenge. Tapi ngeri sih belokan itu, cuma ya mudah-mudahan kita berapa kali di Mandalika tuh ada skill yang tersisa. Ini belum mulai. Har udah 115. Tombol merah yang yakin pencetnya sampai bunyi. Tapi ban dia tuh paling mendekati standar, Om. Eh, enggak ngerem loh. Uh, Ritwan. Ritwan jangan aneh-aneh. Ritwan kencang loh. Tuh, kenapa kencang banget ya? Trahi ada satu tamu spesial yang akan datang ke sini. Jawara sudah memberikan yang terbaik dari kondisi fisik, mental, dan juga kendaraannya. Ada 10 barang yang harus kita ambil dan kita belum pernah survei sama sekali ini TRK. Gua percaya sama lu, Bang. Bismillah. Aman, Bang. Banyak zikir aja lah. Tenang aja menit. Tenang, tenang, tenang sih. Ada biawak jalannya kali banget ini. Masuk nih. Iya, masuk masuk, Bang. Masuk masuk yang bener. Wah, terus bantai lurus terus terus terus terus. Road Party Season 5 Bike Challenge dimenangkan

Lihat di YouTube