Barang ODM? No Problem! - Colorful EVOL P15 (RTX 5060) (YouTube Video)
Di luar sana banyak yang somehow meremehkan produk ODM. Padahal sebenarnya di sisi lain mereka bisa ngasih barang yang value to performance-nya sangat oke. Contoh, tahun lalu kami sudah review Colorful EV P15 versi RTX 4060 dan sekarang saatnya kita explore versi RTX 5060 yang segera masuk. [Musik] Buat yang belum pernah lihat laptop colorful, yes benar. Ini brand yang sama dengan colorful si merek kartografis. Sejak setahunan lebih mereka masuk pasar Indonesia dan contohnya berhasil membawa Apple P15 dan X15 yang merupakan dua pilihan laptop layar key RTX 4060 terjangkau. Nah, versi 2025 ini desainnya sekarang udah sedikit di-update. Kurang tahu mereka bakal masukin lagi versi warna putih atau enggak. Namun warna hitam ini at least punya dikelil punggung yang cukup unik dan keren. Seluruh body laptop ini masih tipical ODM CVO entry level yang full polymer would be nice kalau setidaknya bagian punggung bisa di-upgrade jadi metal dan exel bisa ditidurin rata. Dari segi layar so far belum ada yang berubah dari P15 tahun lalu. Ini panel QHD 16 b 9 165 Hz 100% SRGP. sebuah upgrade yang oke kalau kalian mau naik kasta dari laptop gaming entry level yang masih full HD 144 Hz. Kabar baiknya RTX 5060 dengan multifame generation yang segera kita bahas bisa lebih maksimal refresh tinggi ini dibanding model tahun lalu. Maklum chis entry level login biometrick enggak ada, kamera 720p standar tanpa privacy shutter. Koleksi port mulai dari sebelah kiri ada USBA 3.2 gen 1 dan USBC 3.2 gen1 support charging PD 100 watt. Di belakang ada land port HDMI 2.1 charging port dan USBC 3.2 gen 2 support DP. Lanjut kiri ada slot ngembok satu lagi USBA 3.2 gen serta combo audio jack. Karena lineup RTX 50 series dari Colorful ini belum resmi masuk pasar, kami baru bisa memastikan satu SU EV P15 yang masuk ke Indonesia, yakni Core i7 Raptor Lake HX bareng RTX 5060 Full power. Lumayanlah sebagai laptop gaming yang orientasinya performa. Kombinasi CPU GPU tadi tentunya juga ditemani dua slot RAM di DR5 yang baru keisi single channel 16 gig. Sangat recommended nambahin jadi dual channel 32 gig. Ditambah dua slot SSD NVMI yang salah satunya udah diisi NVM GN5 1 tera. Ini susunannya unik juga by the way ditumpuk sama wireless card. Kita mulai dari sang core i7 16 core 8 di antaranya P core. Dibandingkan i73700 HX di X15 apalagi i713620H di P15 tahun lalu. Ini sebuah improvement dari segi multiore. Ideal buat yang suka multitasking di aplikasi-aplikasi dan game yang intensif CPU. memastikan juga biar enggak botle next sama si GPU. Performanya cukup oke dan konsisten no problem. Minggu-minggu lalu kita baru review dua laptop RTX 50 60 115 wat ya hasilnya kurang lebih sama yaitu di sekitaran performa RTX 4070 laptop versi 100 wat. Apakah update besar dibanding 4060? Enggak sih, belum worth itwh it banget update karena to V RAM masih 8 gig. lebih kencang aja karena udah GDDR7, kecuali kalau kalian mau manfaatin multiframe generation di game-game yang udah support dalam rangka maksimalin frame rate game biar mendekati atau melampaui refresh rate monitor. Ini baru worth it kalau mau upgrade dari laptop RTX 3070 MaxQ atau 3060. Cooling sangat mumpuni karena ini barang tebal. Ada dua fan yang melayani empat hit sink tembaga dan tiga heat pipe gede. Dipakai main game sejam, suhu keyboard belum melewati 40 derajat Celcius selama di ruang AC. Aman terkendali untuk sebuah laptop yang pakai prosesor seri HX. Oh ya, bukan laptop colorful namanya kalau keyboard-nya enggak RGB. Tetapi sayangnya ini masih satu zona empat tingkat kecerahan tanpa ada lampu indikator caps lock serta NA lock. Kabar baiknya ukuran full size dengan 6 pad dan tombol panah luas. dan tombol power pisah. Touchpad dan speaker standar belum banyak improvement. Daya tahan baterai di mode IGPU only pun adalah sekitar 4 jam playback YouTube. Wajar sih soalnya pakai CPU Intel seri HX yang sama sekali enggak dikenal dari segi efisiensi baterai. Untungnya sekali lagi kalau malas bawa charger 230 watt bawaan, charger USBC 65 watt ke atas bisa jadi penyelamat. Berhubung ini laptop belum terbit harga resminya di Indonesia, kita belum bisa ngasih kesimpulan yang benar-benar valdi. Tetapi kata distri, rumornya ini bisa masuk di range harga 20 sampai R1 juta atau bahkan sedikit lebih murah. Which kalau benar auto jadi salah satu opsi RTX 5060 dengan Intel Raptor Lake HX paling murah sekarang. Di segmen harga yang sama kita kenal ada sesama laptop ODM yaitu axi Oppongo 775 yang udah pakai RTX 5070, layar QHD 16 b, serta garansi panjang. Namun again, laptop tersebut masih pakai CPU core i7 13620H yang udah relatif underpowered, belum support USBC charging pula. Tinggal distolful aja nih. Semoga bisa ngasih jaminan after sales yang meyakinkan ke depannya. Itu dulu soal laptop yang belum resmi masuk ini. Pokoknya jangan lupa like dan share. And as always, gue Mike stay tuned. See you di video berikutnya.
