BASS-nya DAR DER DOR, TWS 1Jt-an Paling Worth?! 🔥🔥 - Soundcore Liberty 5 (YouTube Video)
Halo sob, kembali lagi sama Irwan disini dan di video kali ini saya mau bahas sebuah TWS baru keluaran Soundcore, yaitu Liberty 5. By the way, buat yang belum tau, Soundcore itu sub-brandnya Anker Indonesia. Jadi brand ini fokus ngeluarin produk-produk audio kayak TWS, speaker, bluetooth, earphone, sama headphone gitu. Dan soal garansi produk, produknya Soundcore juga sama seperti produknya Anker, yaitu garansinya sampai 18 bulan atau 1 setengah tahun. Yang mana jarang banget kita temu ada brand audio yang ngasih garansi selama ini. Balik soal TWSnya ini, pertama saya pegang TWS ini jujur charging case-nya kelihatan lucu ya. Bentuknya kotak oval gitu, dengan warna yang mereka sebut sebagai champagne gold. By the way, warnanya udah banyak ya. Kalau kita lihat, pilihannya ada 5. Ada ink black, ada abyss blue, ada champagne gold, seperti yang saya punya sekarang. Terus ada rose apricot dan cloud white. Jadi kalian bisa pilih sesuai dengan selera kalian. Secara desain saya suka, minimalis. Ukuran charging case-nya nggak terlalu kecil, tapi tetap enak digenggam karena lumayan masuk ke telapak tangan saya. Finishingnya matte, nggak ninggalin sidik jari kalau abis dipegang-pegang. Terus di bagian sampingnya ada port USB type C buat charging. Nah, yang unik adalah saya pikir tadinya cara ngebuka si charging case-nya itu dengan diangkat gitu, seperti kebanyakan TWS pada umumnya. Ternyata saya salah, karena cara ngebuka si TWS-nya ini adalah di slide. Tuh, di slide. Jadi pada saat kita slide, kita akan melihat pasang TWS, lalu di tengahnya ada sebuah tombol buat pairing, dan bagian samping ada LED indikator. Jujur desainnya ini cantik banget, karena kerasa futuristik, terutama untuk bagian LED indikatornya yang keliatan tipis gitu. Pokoknya secara desain cakep lah, saya suka banget. Berat TWS ini beserta charging case-nya ada di 58 gram, yang mana ini cukup ringan menurut saya, sedangkan untuk charging case-nya beratnya cuma 48 gram. Nah, untuk masing-masing TWS-nya beratnya sekitar 4,9 gram, atau ada di bawah 5 gram. Dan menurut saya ini enteng banget. Keuntungan dari sebuah TWS yang enteng adalah pada saat kita pakai, normalnya TWS tersebut nggak bikin kuping kita cepet capek atau sakit gitu. Kalau ngomongin soal desain, TWS-nya sendiri secara pribadi saya suka, karena bagaimanapun juga desain TWS seperti ini, punya beberapa kelebihan, terutama kualitas microphone yang harusnya bisa lebih baik dibandingkan TWS konvensional, karena posisi microphone-nya lebih dekat dengan sumber suara atau mulut kita. Saya juga suka sama build quality-nya, karena jauh dari desain murah, terus untuk ear tips-nya juga kita bisa sesuaikan dengan lubang telinga kita, karena dalam paket penjualannya ada beberapa ear tips yang bisa kita pilih. Fitting TWS ini saya suka, karena kerasa pas di kuping saya. Seperti yang saya bilang tadi, pakai TWS ini kerasa nggak kayak pake gitu. Karena memang TWS-nya enteng banget gitu. Terus sealing-nya juga oke. Saya coba headbang, nggak lepas juga. Si TWS-nya pokoknya nempel dengan sempurna lah. Sekarang kita bahas soal fiturnya ya. Karena kalau kita perhatikan, TWS sekarang itu nggak melulu ngomongin soal sound quality, atau nggak jual sound quality doang. Karena terkadang fitur juga sangat penting yang bikin experience waktu pake si TWS itu jadi lebih jauh, lebih menyenangkan dibandingkan TWS yang cuma jualan suara aja. Pertama ada hal yang paling nyaman waktu pake TWS ini, yaitu waktu si TWS-nya dibuka, prompt-nya akan muncul secara otomatis di HP kita, dan kita tinggal pencet tombol connect gitu. Beres nih. Nggak perlu dah pairing-pairing manual, kayak kita masuk ke setting, buka bluetooth, terus pairing gitu. Udah, nggak ada lagi proses begitu. Pokoknya TWS ini sangat-sangat nyaman. Terus kemampuannya mereduksi noise pada suara, diklaim 2 kali lebih kuat dibandingkan TWS pada umumnya. Jadi secara teori, ada sebuah teknologi akustik dan sebuah algoritme yang pintar menurut mereka, yang bisa meredam suara manusia di frekuensi 300Hz sampai 3kHz dengan peningkatan efektivitas di 6,5dB dibandingkan seri sebelumnya. Jadi mereka ngeklaim kalau tingkat peredaman atau voice reductionnya itu sampai minus 55dB, dan sistem ini bekerja secara real time bro. Bahkan bisa bekerja untuk suara-suara yang rumit seperti suara pada percakapan, jadi suara orang ngobrol gitu. Terus ada juga fitur Adaptive ANC 3.0, yang mana Active Noise Cancelling-nya akan otomatis berubah levelnya sesuai dengan kondisi lingkungan. Jadi kalau environment tempat kita berada, suaranya kenceng atau berisik banget gitu. Maka tingkat ANC-nya itu akan otomatis naik levelnya gitu. Sementara suara environment yang nggak begitu berisik, secara otomatis ANC-nya juga akan ikut turun gitu. Intinya adalah ini adaptif dan menyesuaikan dengan environment tempat kita berada. Wind Noise Reduction, yang sesuai dengan namanya, fitur ini bisa mengurangi suara berisikan diakibatkan oleh angin. Jadi kita semua tau ya, kalau kita lagi pake TWS, pada saat kondisi banyak angin, kita nggak bisa menghindari suara blebok-blebok gitu yang masuk ke dalam TWS. Dan fitur ini tujuannya buat mengatasi masalah itu gitu. Fitur berikutnya ada Dolby Audio, yang kita semua tau Dolby ini biasanya ada di home theater atau bahkan di goskop gitu. Sekarang fitur itu dimasukkan ke dalam sebuah TWS, plus punya beberapa mode khusus seperti musik, film, dan podcast gitu. Jadi konfigurasi audio-nya bisa sesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya kalau kita pake buat dengerin musik, suaranya otomatis jadi balance di semua frekuensi gitu. Kalau mau dipake buat nonton film, suaranya bener-bener surround, dan surround itu beneran kerasa. Sedangkan untuk podcast, sudah pasti yang akan ditanjurkan adalah frekuensi mid to high yang memang fokus ke vokal. Untuk kodek TWS yang lengkap, bahkan tersedia sebuah Hi-Res kodek, yaitu LDAC dan Hi-Res Wireless Certified, di mana dengan sertifikasi ini dipastikan bahwa TWS bisa menerima transmisi data yang lebih besar dari source. Sehingga bikin suara yang keluar dari TWS jadi jauh lebih bagus. Nah untuk drivernya sendiri, ini agak unik. Karena menurut saya, ukuran driver dari TWS ini relatif kecil loh, yaitu hanya 9,2mm. Tapi terasa lebih advanced, karena drivernya berjenis wallpaper diapragma. Jadi material wallpaper diapragma ini diklaim bisa menghasilkan suara yang jernih di frekuensi mid dan frekuensi high gitu. Terus dia juga punya 2 channel khusus buat memproduksi frekuensi low atau bass. Jadi suara bassnya terdengar lebih rich, lebih kaya gitu. Fitur berikutnya adalah Real Dual Device Connection, yaitu kita bisa menghubungkan si TWS ke 2 device kaligus dan kita bisa berpindah antar device secara seamless gitu loh. Terus dia juga punya sertifikasi P55 yang artinya tahan terhadap percikan air dan debu. Dan dia juga punya sebuah aplikasi yang mana di dalam aplikasi ini fiturnya cukup banyak. Mulai dari pengaturan profil suara di TWS, terus ada fitur konfigurasi kontrol pada si TWSnya. Kita juga bisa pakai fitur Smart Type Control yang nge-trigger kamera melalui TWS. Terdengar unik walaupun saya belum terbiasa mendengarkan fitur seperti ini ya. Karena belum tau skenario apa yang bisa saya pakai saat mengambil foto yang di-trigger oleh sebuah TWS gitu. Di aplikasi ini juga ada fitur Find My Earbuds kalau-kalau si TWSnya hilang atau kita lupa naruh. Nah untuk baterai, sayangnya saya tidak menemukan secara angka pasti berapa kapasitas baterai sebenarnya dari charging case dan TWS ini. Karena Soundcore cuma nulis, si TWS ini bisa dipakai selama 12 jam non-stop dalam sekali nge-charge dan kalau menggunakan semua baterai yang ada di charging casenya, si TWS bisa dipakai selama 48 jam non-stop. Secara angka terlihat cukup awet, walaupun saya yakin daya tahan baterai ini sangat bergantung pada gaya penggunaan si TWS. Misalnya menggunakan TWS dengan INC-nya tidak aktif, bisa dipastikan baterainya akan lebih lama dibandingkan saat INC-nya aktif. Oke tanpa panjang lebar lagi, setelah kita ngomongin soal fitur, sekarang kita akan bahas gimana sih kualitas suara dari si TWS ini. Untuk frekuensi low-nya, menurut saya bass di TWS ini jujur enak banget ya. Lumayan besar, jadi bisa dipastikan cocok buat kalian para basshead. Beberapa genre musik yang membutuhkan dentuman bass yang kuat juga enak didengerin di TWS ini. Kayak genre hip-hop, EDM, K-pop, atau lain-lain. Pokoknya secara bass menurut saya enak. Bassnya tuh berbodi, rapih gitu, decaynya nggak terlalu panjang, bassnya juga nggak beleber gitu, impactnya cukup deep menurut saya, dan nyaman tentunya. Untuk frekuensi mid-nya atau vokalnya, suaranya cukup jelas, agak straight forward atau maju ke depan. Untungnya besarnya bass nggak nutup frekuensi mid-nya, jadi kita masih bisa dengan mudah memisahkan suara vokal dengan suara instrumen. Ditambah lagi, separasi dari TWS ini menurut saya cukup baik. Saya sama sekali nggak nemu ada gejala suaranya nyampur gitu, terutama untuk beberapa lagu yang memang instrumennya agak kompleks. Untuk dengerin beberapa genre khusus, seperti akustik atau lagu-lagu yang menonjolkan vokal, TWS ini juga surprisingly nyaman buat dengerin. Suara penyanyinya kedengeran cukup intim, baik itu untuk penyanyi cewek ataupun penyanyi cowok. Sedangkan untuk frekuensi high-nya atau treble-nya, suaranya cukup smooth, nggak terlalu kasar, nggak ngeras, jadi pas kita dengerin beberapa instrumen kayak cymbal atau instrumen-instrumen yang ngasilin suara berfokusnya tinggi, nggak bikin kuping cepet capek atau bahkan piercing gitu. Walaupun menurut saya frekuensi high TWS ini terasa tanda kutip, bermain aman menurut saya. Ya karena kuping saya merasa kalau misalnya frekuensi high-nya bisa lebih tinggi lagi, lebih sparking lagi dan lebih bright, menurut saya suara dari TWS ini akan jauh lebih enak lagi. Tapi ini sudah ektif ya, ini selera, karena nggak semua orang bisa menoleransi suara frekuensi high yang tinggi, seperti kuping saya bisa toleransi. Tapi overall untuk suara high-nya saya suka, intinya nyaman lah, nggak cepet capek. Dengerinnya juga nggak ngasih efek sibilan juga. Untuk soundstage-nya terasa cukup oke, sedikit luas untuk standar sebuah TWS. Intinya secara overall suara yang keluar dari TWS ini cenderung warm dan agak dominan di bassnya gitu. Makanya tadi di awal saya sempat bilang bahwa TWS ini dipastikan yang cocok buat para basshead, karena memang bassnya itu cukup powerful dan cukup punchy. Skenerai lain yang bisa memanfaatkan suara bass di TWS ini tentu dia enak banget buat dengerin atau dipake buat nonton film, terutama film action yang banyak dark theater-nya dan tentunya TWS ini juga akan nyaman kalau kita pake buat main game. Sekali lagi, sangat cocok untuk game yang genre-nya action gitu. Atau game yang tembak-tembakan lah. Terakhir kita bahas soal ANC-nya, atau Active Noise Cancelling. Jadi seperti yang saya bilang tadi, TWS ini pake Active Noise Cancelling 3.0 yang surprisingly dia bisa dengan sangat efektif meredam suara noise dari luar. Sejauh ini, sejauh yang saya pake, saya cukup nyaman dengan TWS ini. Saya pake sambil jalan, sambil naik LRT, sambil nongkrong di cafe gitu. Ini udah cukup nyaman menurut saya, terutama waktu saya pengen banget dengerin musik pada saat kondisi ramai. Dan untuk harga segini, si Active Noise Cancelling-nya terasa mahal lho. Selain ANC, TWS ini juga punya mode transparansi. Tentunya buat kalian yang memang pengen pake TWS ini terus menerus, karena dengan mode transparansi kita bisa tetap aware sama suara dasar kita. Kita tetap bisa dengerin suara lawan bicara kita, jadi masih enak buat dipake ngobrol tanpa harus melepasi TWS. Cara kerja transparansi mode-nya sendiri, yaitu mikrofon bertugas untuk menangkap suara yang kemudian diteruskan ke speaker yang ada di TWS ini. Nah ngomongin soal mikrofonnya sendiri, TWS ini cukup advance karena dia punya total 6 buah mikrofon, dan tentunya mikrofon-mikrofon tersebut punya embel-embel AI, yaitu AI Enhanced Voice Pickup. Yang mana fitur ini bikin suara yang ditangkap dari mikrofon jadi jauh lebih jernih dan tetap sepi, walaupun dipakein handphone di keramaian atau di tempat yang berisik. Nah sekarang saya berada di pinggir jalan, dimana ini berisik banget harusnya. Normalnya untuk sebuah TWS saat digunakan untuk handphone, biasanya suara dari environment sekitar itu terangkap dan silauan bicaranya jadi nggak bisa dengar secara jelas apa yang dibicarakan. Tapi karena ada AI cancellation di TWS, terutama di mikrofonnya, suara yang ditangkap jadi lebih jernih. For your information, sekarang saya lagi berada di pinggir jalan yang tentunya berisik, noise-nya yang kedua. Saya ada di atas motor yang matahabinanya juga berisik. Intinya adalah, saya lagi ada di kondisi sangat berisik dan TWS ini bisa merendam suara. Maksudnya si mikrofonnya bisa merendam suara dengan cukup optimal. Keren. Kesimpulannya, untuk sebuah TWS dengan harga 1,299 juta atau 1,2 juta dan selama periode 25 Juli sampai 8 Agustus 2025, kalian akan dapetin speaker Select 4 Go setiap pembelian TWS ini. Tentunya selama persediaannya masih ada. TWS ini bisa kalian beli di toko ofisialnya Soundcore by Anker di marketplace-marketplace kesayangan kalian. Linknya udah saya taruh di kolom deskripsi di bawah ya sob. Menurut saya ini smart choice banget ya. Pertama, karena memang secara look dia oke, terlihat mewah, fiturnya lengkap banget dan tentunya yang paling penting adalah Adaptive Active Noise Cancellation 3.0 yang kualitasnya menurut saya kerasa mahal ya. Dan saya merasa kualitas CNC TWS ini bisa diadu sama TWS-TWS yang lebih mahal 2 atau 3 kali lipatnya. TWS ini juga support IRS Codex kalau memang kalian concern banget soal masalah ini. Ngertinya TWS ini bagus, saya suka walaupun jujur saya nggak terlalu nyaman dengan ukuran charging case-nya yang ya walaupun kecil tapi saya berharap charging case-nya bisa lebih kecil lagi dari ini gitu dan bisa lebih nyaman dikantongin lah gitu. Terutama dikantongin di celana jeans. Dua jempol dari saya, TWS bagus, silahkan dibeli kalau ada uangnya. Yaudah itu aja ulasan singkat saya soal si Soundcore Liberty 5 ini klik tombol like kalau kalian suka dengan video ini dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya. Irwan pamit dan... adios!
