Bateri 9020MAH !! Pesaing Berat Poco Nih !! Unboxing IQOO Z11 (YouTube Video)
Hai adika, guys. Di sini ini adalah IQ Z11 yang bikin penjual powerbank itu malas jualan powerbank. Kenapa? Karena baterainya ini 9.020 mAz. Selisih hampir 1.000 dibandingkan dengan powerbank yang daily 10.000 mamp yang biasanya kita pakai. Kalau kita mauin baterai emang perkembangannya cepat banget ya, mirip kayak AI. Dulu di tahun 2000-an baterai itu 900 mamping jadi pakai sejam habis. Terus sempat stuck di 2020 itu 5.000 mamp terus. Terus setelah ketemu teknologi baru yang namanya itu silicon carbon, wah baru tuh brand-brand terutama brand China ya. Mereka kayak berlomba-lomba bikin kapasitas baterai yang gede banget. Sampai akhirnya si IQ ini punya 9.0 mamp. Sebenarnya kalau mereka mau bikin 10.000 menurut saya masih bisa sih karena silicon batery itu memang semyenangkan itu. Tapi kayaknya di rem-rm dulu deh. Tunggu deh nanti deh kalau misalkan ada kompetitor yang 9.500 00 kita baru main di R.000 mungkin kayak gitu ya. Dan enggak kayak HP lain yang dia jualan baterai gede tapi chipsetnya itu chipset maaf chipset chipset lama, chipset-cipset keluaran 4 tahun lalu. Tapi si IQ Z11 ini enggak ya. Dia pakai chipset yang bisa dibilang baru juga. Jadi dia pakai Snapdragon 7S Gen 4. Dia ada dua varian ya. Jadi ada yang IQ Z9 Z11X juga. itu pakai diamond City 7.400 turbo. Tapi yang ini kita bahas yang 11 5G ya. Jadi dia ada beberapa varian, ada yang 12256, 12512 dan ada yang lebih tinggi juga. Untuk harganya sebenarnya saya sudah tahu berapa, cuman saya ada NDA. Nanti di video review-nya tanggal 25 saya baru boleh ngomong, ya. Tapi saya kasih spoiler dikit, harganya itu enggak selawak kompetitornya kok. Jadi masih aman. Sekarang langsung aja kita coba unboxing si IQ Z1 ini apa aja di dalam paket pembeliannya untuk harga hampir keceplosan ya. Ya harganya pokoknya segitulah ya. Nanti saya kasih tahu kalau udah tayang review-nya. Jadi coba kita lihat di dalam paket pembeliannya ada softcase bening, buku panduan seperti biasa. Uh, adapternya gede banget ya. Dengan adapternya itu Vivo Flash Charge dengan berapa nih? 90 watt. Wah, jadi ngecas R9.000. Harusnya sih masih di under sejam dikit lah. Terus kita juga dapat kabel yang kabelnya ini type A to type C. Ada sim ejector juga di sini. Dan udah itu aja. Oke, jadi ini nih si IQU Z11. Desainnya sih mirip-mirip Vivo ya. Jadi dia kayak 3D satinnya yang berubah warna kalau misalkan kena cahaya. Tapi pembedanya mungkin di bingkai kameranya yang terlihat kayak lebih besar aja. Nah, yang menarik walaupun dia baterainya ini hampir 10.000 tapi kalau kita lihat dimensinya itu enggak yang gede banget gitu. Dia masih di kepala del 8, sekian mm. Nah, kalau untuk bobotnya dia ada di berapa nih? 214 gr. Sekali lagi untuk baterai 9020 mamp tergolong huh ringan dan juga tipis. Kalau untuk bagian kameranya untuk min kamera dia ini pakai 50 megapel dari Sony. Terus ya sisanya ini lensa gimik ya, cuman 2 megapel kamera kalau kata Ikiku. Tapi ini ya lensa dep. Jadi memang untuk bokehnya untuk potret aja. Dan untuk kamera depan di 32 megap plus coba kita lihat di samping kiri volume up and down seperti biasa. Tombol power atas speaker ada mic sebelah kiri lagi kosong enggak ada apa-apa. Tapi untuk frame-nya ini frame-nya pakai plastik ya karena enggak ada Wii antena di sini. Terus di bagian bawah ada type C, speaker sama ada sim trick. Oke, jadi si IQ Z11-nya udah selesai kita instalasi untuk handones. Pertama-tama mungkin kita lihat coba basel-nya dulu ya. Uh, baselnya sih tipis ya. Saya mau bilang harganya, tapi ah untuk harganya, untuk kelas harganya ini tipis dan oke banget sih ya. Nah, dia pakai Snapdragon 7S Gen 4. Mungkin kita coba lihat untuk baterainya lah. Untuk baterainya ini kan dia selling point-nya jelas di baterai ya yang 90 mz. Tapi ada fitur apa aja sih di segmen baterai ini? Jadi jelas dia ada bater saver, ada super battery saver yang ini nanti di-nya bakalan kita coba kalau misalkan sisa 2%. Terus kita coba untuk telepon WhatsApp. Dia sanggup berapa menit. Terus dia juga ada batery left extender ini. Jadi kalau misalkan 0% dia masih bisa digunain untuk telepon. Apalagi ini coba kita lihat dia ada bypass charging ada, terus low charging, fast charging juga ada. Dari sisi baterai sayaknya dia enggak ada wireless charging ya, adanya reverse wire charging. Jadi dia bisa nge-chest device lain, dia bisa jadi power bank. Tapi sayangnya dayanya itu enggak yang gede-gede banget di 7,5 watt. Ya, kalau buat emergency aja aman sih, tapi ya enggak kencang. Kalau untuk sertifikasinya dia udah IP 68, 69 dan juga udah SDS5 star yang artinya dia kalau misal kita jatuh-jatuhin di ketinggian sekitar 2 m, SDS5 star itu masih aman. Terus 68, 69 ya kalau misalkan kena tekanan water jet suhu sampai 80 derajat Celcius sampai -10 derajat Celcius kalau enggak salah itu juga masih aman. Sekarang coba kita lihat untuk software update-nya. Ini udah yang origin OS dengan Android 16. Ini udah yang the latest system version. Jadi nanti kita review-nya lebih enak ya. Terus untuk layarnya, layarnya ini kok smooth banget ya? Kayaknya bukan 120 deh. Ini kayaknya 144. Tapi coba kita cek apakah dia running di 144. Bentar display. Terus kita lihat. W untuk screen resolusinya ini bisa ultra HD atau bisa kita simpan di XD juga ya. Tuh jadi bisa 2.800 * 1260. Saran saya sih di sini aja karena baterainya 9.20 jadi harusnya aman. Terus uh 120 ya, tapi rasanya kok kayak 144 ya? Kayak smooth gitu. Entar. Nah, ini kalau misalkan di 120 Hz tapi kayak 144 gitu rasanya fu kayak pantat bayi yang masih umur 6 bulan gitu. Kalau udah umur kayak 75 tahun itu bayinya udah buat apa orang dolar naik gitu ya. Jadi ah jangan bajit lah. Nah, sekarang kita coba lihat untuk game-nya. Ini kita udah coba game-nya tapi untuk suhu dan lain-lain nanti ya di video review-nya ya. Mobile Legends dia bisa settingan 120 FPS aman. Kalian bisa lihat di sini pet-nya dapat di 117 dan si IQ ini juga punya ultra game mode yang nanti di video ref-nya akan saya kasih lihat apa aja ultra game mode-nya itu. Terus wooding wave average FPS dia di 35 kalau dibilang playable. Hmm coba kita lihat chart-nya. Ini kadang dia turun di bawah 30 jadi ya enggak yang playable-playable banget. Terus Gen Cin Pack Gen Cin Pack. Woh Gen Impack sih masih aman ya. Rata-ratanya masih di atas 30 fps dengan average-nya di 41. Kalau untuk PUBG, PUBG itu di kebukanya di 60 fps. Tapi kalau misalkan kebuka 120 sih harusnya masih aman juga. Oke, mungkin apalagi ya kalau untuk varian warna dia ada Glacier Blue yang kita bahas ini. Terus juga ada cosmic black. Terus mungkin untuk RAM-nya dia pakai LBDD R4X, terus tourisnya pakai UFS 3.1. Makanya kalau untuk buka aplikasi tadi bisa sekencang itu. Nah, mungkin kita bahas sedikit tentang kameranya ya sebelum masuk ke review-nya. nya. Jadi kameranya ini dia pakai 50 megapel dari Sony dan ya satu kamera aja Min. Jadi kalian enggak ada ultrawide, enggak ada tele. Jadi ini zoom-nya itu adalah zoom optikal aja yang secara hasil coba kita lihat hasilnya. Mmm masih cukup oke lah ya. Tapi untuk detailnya nanti kita coba di video review-nya. Terus kalau misal untuk selfie coba saya mau selfie bentar dikit. Wuh langsung masuk ke putrit ya. Wih. Kira-kira seperti ini untuk hasil putritnya. Prosesinya lumayan lama ya. Nah, seperti ini. Kalau dari layarnya ini sih bagus, tapi nanti ketika dipindah di PC kayak gimana, kita coba lihat. Terus kalau untuk videonya, videonya bagian depan itu bisa 4K 30 fps, jadi enggak bisa kebuka 60. Bisanya kalau full HD 60 baru bisa. Terus kalau di kamera belakang, kamera belakangnya bisa 4K 6 eh enggak bisa juga 4K 30 bisanya. Tapi kalau kita pindah 1080p baru bisa 60 fps. Oke, kita coba di 4K 30 fps untuk kamera depan ya. Oke, jadi kira-kira seperti ini kualitas kameranya. Kalau misalkan di kondisi di dalam ruangan yang remang-remang seperti ini tuh. Wih, masih cakep ya. Ini 30 FPS-nya juga enggak yang terlalu delay gimana gitu. Terus detailnya cakep nih. Coba lihat bopengnya sama keringatnya itu juga masih kelihatan gitu, enggak yang langsung jadi skin tone yang kayak tiba-tiba jadi cakep karena pakai skincare gitu, enggak. Jadi masih natural kalau di mode videonya. Nah, sekarang kita coba kamera belakangnya seperti ini kira-kira hasilnya. Dan karena enggak ada ultrawide, jadi kalau buat vlogging sih POV-nya memang sayangnya kurang lebar ya. Terus karena layarnya udah AMOLED, Guys, jadi dia udah punya inreen fingerprint. Apakah tapi apakah dia itu optical atau ultrasonic fingerprint? Nanti di video review-nya kita tes. Terus apagi? Uh, OS update-nya dia dapat tiga kali Android update plus 5 kali security update. Udah lumayan lah ya dari yang dulu 2 tahun dan 3 tahun sekarang jadi 3 dan 5 tahun. Okelah ya. Jadi mungkin first impresi saya untuk unboxing dan juga hands on tipis-tipis dari si IQ Z11 ini yang saya main blue sih untuk baterai 9020 tapi bisa bikin setipis dan seringan ini sih gokil sih ya untuk silicon anode teknologi generasi keempatnya. Terus dibandingkan generasi sebelumnya dia udah pakai fber cooling yang lebih lebar sekarang dengan 7.000 mili dibandingkan Z10 terus ke UFS-nya juga di-upgrade jadi 3.1. Kalau Z10 itu kan UFS 2.2. Csetnya juga dapat upgrade. Dan yang jelas upgrade-nya ada di bater sih ya. Baterinya dari 7.000 sekian jadi Rp9.000 dan sertifikasi IP rating-nya. Tapi harganya nanti aja ya harganya. Coba kalian tebak deh kira-kira dengan spek kayak gini harganya ada di berapa? Coba tulis di kolom komentar ya. say and see you on the next video.
