Beda 400rb, Mending realme 14 dari POCO X7 Pro? (YouTube Video)
Karena banyak yang request, ini dia Realme 14 5G yang sekarang bakal kita bandingin sama Poco X7 Pro dari berbagai sisi buat ngejawab. Mending tambah R00.000 buat dapetin Poco X7 Pro atau Realme 14 aja udah cukup. Yuk, kita cari tahu. Tapi sebelumnya gua mau share sekejap impresi gua tentang HP ini yang desainnya keren sih, gaming banget. Walaupun bukan selera gua sebenarnya, cuman yang kalian mesti tahu garis-garis di backnya itu dia enggak nonjol ya. Jadi cuma gambar aja yang kalau disentuh rata. Terus kalau enggak dipakaiin case dan pakai lamaan lumayan berasa kelihatan jiprakan sedik. Jadi saran gua pakaiin aja case-nya yang menurut gua termaksud niat sih bikinnya. Ada garis-garisnya gitu. Lanjut ke bagian depan yang tampaknya enggak seindah bagian belakang karena punya basel yang agak tebal. Terutama bagian dagunya juga cukup berlebih. Dan ini nih bikin gua cukup greget sama Realme. Bukan karena HP-nya ya, tapi kalau gua cek di website mereka tuh kelihatan simetris di sini tapi kenyataannya tidak seindah itu. Ferguso. Sebenarnya ada beberapa lagi curhatan gua, tapi nanti itu di bagian lain. Terus untuk layarnya sendiri kalau dilihat dia tipe yang enggak rata sama frame tuh. Jadi agak nonjol enggak kayak sahabatnya Poco X7 Pro yang lebih rata. Oh ya, sampai lupa di belakangnya ada tambahan lampu joget-joget yang bikin tema gamingnya makin kuat. Tapi ini bukan lampu RGB karena di settingannya gak bisa ganti warna, cuman bisa dimainin kedap-kedipnya di beberapa kondisi yang kalian bisa lihat di layar. Oke, lanjut ke spesifikasi. Yang lengkapnya kalian langsung lihat di layar aja. Paling yang mau gua highlight di sini kalau kita nambah sekitar R00.000-an, apa aja sih bedanya kalau dibandingin sama Poco X7 Pro? Btw, gua mengacu ke harga normal normal normal Realme ya, yaitu R4,4 juta. Sedangkan Poco X7 Pro sekarang ada di 4,8. Cuma Realme juga ada potongan harga Rp200.000 selama beberapa hari. Jadi kalau mau dibil yang serisi Rp600.000 juga bebas. Kita mulai dari layarnya yang mana secara ukuran sama-sama 6,67 inch tapi resolusi di Poco lebih tinggi. Habis itu touch sampling juga jauh lebih tinggi dan peck brightness-nya juga. yang mana kalau gua cek di outdoor gitu emang berasa kalau layar di Poco lebih terang dibanding Realme. Next kita ke bagian chipset yang mana emang Poco ini HP anomali di harga R jutaan pakai chipset yang ngebut sendiri di Diamond City 8400 Ultra berbanding Snapdragon 6 gen 4 yang skor anutunya terpaut dua kali lipat lebih plusan gua kasih bonus bandingin sama pendahulunya X6 Pro yang pakai Diam City 8300 Ultra dengan harga Rp3,8 juta. Paling murah dari kedua HP lainnya. Dan next yang cukup membedakan adalah tipe RAM dan storage ya yang perbedaannya di sekitar 2 sampai tingkat di atas. Dan gua sempat lakuin storage test di sini yang hasilnya Realme dapat skor total R0.000-an dan Poco 232. Hmm, berapa kali lipat tuh ya? Di sini emang kelihatan ya storage type-nya beda jauh. Hal ini biasanya berpengaruh saat kita buka aplikasi atau load data tertentu dan terbukti saat buka Genchin Impact di kedua HP ini ada selisih di sekitar 4 detik. Yang hitungannya lumayan juga mungkin lebih cepat sekitar 15 sampai 20%. Belum lagi pas main dan kita mau pindah atau masuk ke map baru harusnya bakal berpengaruh juga. By the way, Guys, kalau dirasa video perbandingan kayak gini bermanfaat dan pengin lebih diseringin, boleh kasih tahu gua dengan like video ini ya. Thank you. Next. Perbedaan juga kelihatan dari sisi RAM dan storage di mana Realme dapat 8+ 256 sedangkan Poco 12+ 512. Habis itu buat cooling system, Realme punya area yang lebih luas ya, sekitar 6.000 1000 mm² berbanding 5.000 di Poco. Terus untuk baterai sama-sama 6000 mAh dengan support charging yang lebih cepat di Poco 90 watt. Tapi satu yang jadi nilai plus banget di Realme, dia punya fitur bypass charging. Ini jempol banget nih Realme. Lanjut kita ke kamera yang sama-sama punya dua lensa belakang. Yang pertama itu sesama 50 megapel lensa utama. Terus yang kedua 2 megap lensa boke di Realme dan 8 megap ultrawide di Poco. Sedangkan selfie-nya beda tipis aja. Nanti kita tes ya kedua kamera HP ini. Dan dua terakhir jadi poinnya Realme nih, yaitu IP ratingnya lebih jauh bisa sampai IP dan support micr SD card loh di slot SIM tray. Walaupun gua sempat coba tapi bingung mau colok yang mana ya. Setelah gua raba-raba yang mesti ditusuk itu lubang yang bagian luar. Jangan salah. Salah. Oh ya buat heptic feedback sayangnya masih lemah ya di Realme ini. Gitarannya juga agak nyebar gitu. dan buat speaker. Next, mari geber Gin Impact di HP ini yang settingannya gua mentokin highest 60 yang hasilnya lumayan juga dapat FPS rata-rata di 39,3 FPS. Bukan yang tinggi tapi enggak yang jelek juga karena masih di atas 30 dan nilai plusnya adalah suhunya yang hanget menuju panas dikit. aja di sekitar 39 sampai 40 derajat dengan konsumsi daya yang hemat juga tuh berkurang 7% di mana biasanya selama 20 menit main berkurang sekitar 9 sampai 10%. Cuman emang kalau dibandingin sama tes genin gua di X7 Pro sebelumnya cukup jauh hasilnya dapat di 55,3 FPS. Kalau dilihat dari grafik batas bawahnya pun masih ada di atas rata-ratanya Realme 14 ini. Untuk suhunya sendiri lebih panas sekitar 2 derajatan yang tergolong masih aman ya dengan baterai berkurang 8%. Habis itu mari kita ngomongin fitur-fitur gaming yang ada di HP ini. Yang bisa gua bilang ini salah satu jualan utamanya dari Realme 14. Kalian bisa lihat cukup banyak ya fitur-fiturnya. Beberapa di antaranya ada motion control yang mana saat goyangin HP-nya entah ke samping atau atas bawah, kita bisa set mau touch di bagian mana. Contohnya kalau gua goyangin ke atas dia bakal pencet flicker gua ini. Total ada empat gesture yang kita bisa set. Dan gua mau curat lagi bukan gara-gara fiturnya karena fiturnya bagus banget. Tapi lagi-lagi kalau kita lihat ke website mereka, kenapa ada tulisan AI ya? Tolong edukasi gua yang cupu ini. Peran AI-nya di mana ya saat kita pakai fitur ini? Serius tanya dengan nada halus lembut Sutra. Sutranya satu, Bang. Habis itu ada fitur geek power tuning kayak buat overclock CPU, GPU mungkin, terus bypass charging, touch optimization, voice changer, dan macam-macam deh. Keren Realme terus gimana dengan Poco X7 Pro? Wah, miring banget ya. Menurut gua Poco kalah telak sih. Bahkan bypass charging-nya pun gak ada. Semoga ini bisa jadi cambuk buat Poco supaya bisa hadirin fitur-fitur gaming-nya. Oke, jadi sebelum kita aduk gaming di antara kedua HP ini beserta mode-modenya, mari kita kepoin sekilas tentang kameranya. Kita mulai dari video kamera belakang yang shadow atau area gelapnya cukup tebal di Realme, kurang bisa diangkat kayak Poco yang lebih natural. Untuk stabilisasinya sama-sama baik ya di kedua HP-nya. Sama juga dengan 1080p 60 FPS-nya yang cukup stabil. Tapi sayangnya untuk resolusi 4K30 yang mana ini resolusi mentok di Realme, stabilisasinya enggak jalan. Sedangkan Poco selain cukup stabil, resolusinya juga bisa mentok sampai 4K60. Buat jarak pandangnya cukup nge-zoom ya di Realme untuk sesama satu kali dengan saturasi yang sedikit lebih tinggi juga. Terus sama kayak sebelumnya untuk area gelap kurang bisa diangkat, sedangkan Poco lebih mendekati apa yang mata gua lihat langsung. Untuk selfienya secara skintone muka gua terlalu tajam dan agak pucet di Realme. Poco cukup pas. Untuk dynamic range sedikit lebih baik di Poco, cuman untuk shadow di pohon belakang masih lebih jelas terlihat di Realme. Lanjut ke foto. Untuk Realme punya gambar yang lebih dicerahin lagi dengan saturasi yang lebih tinggi. Poco lebih balance di sini. Mana yang lebih baik? Ya, balik lagi ke selera kalian ya. suka warna yang gonjreng atau enggak? Terus kalau buat foto objek orang sama-sama baik. Portrait-nya pun sama-sama kinclong loh. Untuk zoom maksimal kedua HP ini bisa mentok sampai 10 kali. Yang terlihat detail gambar di Poco masih lebih baik. Plus perlu diingat, Poco juga ketambahan lensa ultrawide yang bikin jarak pandangnya lebih luas lagi. Kalau buat selfie sama-sama baik ya. Detail muka juga cukup tajam buat keduanya. Paling dari sisi dynamic range fokus sedikit lebih baik. Overall secara foto udah termaksud baik sih di Realme, cuman emang yang jadi PR videonya dan gak ada ultrawide cukup bikin gereget ya. Mungkin karena HP ini enggak fokus di kamera kali ya. Oh ya, sama sebenarnya ada yang belum sempat gua bahas di HP Realme ini yaitu AI-nya ya. yang mana gak bisa dibilang dikit juga loh. Dia ada AI Racer, clear face recording, circle to search dan lain-lain. Cuman emang kalau dibandingin sama Poco mereka jauh lebih banyak ya di X7 Pro dari yang bantu penulisan kata, interpreter, image expansion, dan banyak lagi listnya yang kalian bisa lihat di sini. Cuma ada yang lebih gila lagi kalau ngomongin AI dari brand lainnya dan ini brand Mitu toow bukan Samsung yaitu Techno Coman 40 Pro 5G yang baru aja datang dari Indonesia nih guys. Jadi biar enggak ketinggalan videonya, subscribe buat yang belum ya. Jadi gimana guys dari data-data tadi? Mending nambah Rp400.000 buat sikat Poco X7 Pro atau Realme 14 aja cukup? Oh ya, sama satu pertimbangan lagi mungkin buat kalian yang suka pakai app bawaannya Poco kayak misalnya Mi Video nanti bakal diselipin iklan kayak gini ya. Dan karena gua jarang pakai, jarang ketemu juga sebenarnya. Dan gimana dengan Realme? Gua gak tahu sih folder Hot App sama Hot Game ini dihitung atau enggak karena ada settingannya buat diumpetin. Tapi gue juga sempat buka app musik bawaannya dia dan keluar iklan Shopee sih. Atau pas buka my files tiba-tiba keluar rekomendasi app-app gitu ya. Enggak tahu ini juga termasuk iklan atau enggak. Dan overall di atas kertas walaupun nambah R00 sampai Rp600.000, menurut gua sikat X7 Pro masih worthed banget ya dengan berbagai kelebihan yang udah gua sampaiin tadi. Cuman gua juga yakin kalau Realme 14 ini tetap ada peminatnya sih. Apalagi ada beberapa bagian yang lebih unggul di antaranya bypass charging, support SD card, IP 69, dan baterai awet dengan suhu yang stabil. Ya walaupun untuk ini masih bisa didebat juga sih karena emang performance yang dihasilkan enggak begitu buas. Intinya kalau game yang kalian mainin enggak berat-berat amat, HP ini mungkin ya masih bisa cocok ditambah berbagai fitur gaming yang ditawarin tadi. Plus hemat juga beberapa ratus ribu kalau dananya benar-benar terbatas di R juta kecil. Atau kalau enggak mesti HP baru launching, kalian bisa coba lirik Realme 13 Plus deh. Pakai Damens City 7.300 yang udah UFS 3.1. Charging-nya lebih cepat 80 wat dan lebih murah Rp500.000-an lebih. Oh ya, sama Poco X6 Pro juga gak kalah ngebut ya.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...

















