BEDAH 3 VARIAN HONDA ADV 160 2026..!!! BEDA HARGA BEDA FITUR | Otomotif TV (YouTube Video)
Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman, siang hari ini saya masih bersama dengan New Honda NDV 160 versi 2025 yang mana seperti kita tahu sekarang tersedia dalam tiga varian. Jadi bukan hanya ada CBS dan ABS, tapi sekarang juga ada varian roadsing yang paling baru. Nah, barangkali teman-teman ada yang penasaran bedanya ketiganya apa sih? Siapa tahu ada yang bingung ya kan milih ketiganya. Nah, pada video kali ini saya mau menerangkan perbedaan dari ketiganya yang mana beda secara garis besar tentu saja ada di sisi harga dan fitur. Nah, yang pertama harga yang paling gampang nih. Jadi pastinya yang CBS itu yang paling murah hanya Rp37 jutaan Android Jakarta. Kemudian yang versi ABS lebih mahal Rp3 jutaan mencapai R0 jutaan. Lalu yang roadsing yang termahal ini harganya Rp41.950.000 road Jakarta. Nah, dengan harga yang beda tadi, dapat apa sih bedanya? Oke, sekarang kita mau langsung lihat dari yang varian termurah dari yang CBS. Jadi, Teman-teman, yang CBS ini sebenarnya secara tampilan itu sama dengan yang ABS maupun yang CBS, yaitu mendapat desain baru di bagian ini lexilnya, ya. Ini sekarang ada lekukannya, jadi enggak polos-polos amat. Terus kalau secara tampilnya sebenarnya sekilas ya sama sih dengan yang ABS dan yang road sinking. Bedanya oke kita detailin aja. Yang pertama tentu saja sesuai dengan namanya CBS atau combine brake system. Sistem remnya itu yang kalau kita ngrem belakang, rem depan ikut kerja. Ciri khasnya bisa kita lihat adalah di bagian kaliper depannya itu pakai kalipernya yang gede. Karena ini isinya tiga piston, Teman-teman. Jadi piston yang atas bawah itu kerjanya kalau kita mengaktifkan rem depan ya. Handle yang di kanan. Yang tengah ini kerja ketika kita mengaktifkan handle rem belakang, gitu, Teman-teman. Makanya selang remnya ada dua, gitu. Terus kita lihat di sini adalah rem cakramnya. Sebenarnya sama dengan yang versi CBS maupun yang roching, tapi ciri khasnya dia tidak ada speed sensornya di sini, Teman-teman. Gitu. Terus pelegnya juga hitam. Terus bottom shock juga hitam. Terus ciri khasnya lagi di sini ada tulisan EDV saja, tidak ada tulisan HSTC gitu. Lalu ciri khas berikutnya adalah kalau kita lihat ke area samping ini emblemnya itu warnanya silver gitu ya. Jadi kelihatan polos. aja. Berikutnya untuk joknya ini juga beda. Jahitannya itu pakai benang warnanya abu-abu gitu. Nanti kita lihat bedanya dengan yang versi ABS maupun yang roching. Kemudian perbedaan lagi adalah kalau kita lihat di panel meternya ya, speedometernya itu di bagian sini tidak ada info tentang ee HSTC berikut dengan logo-logonya. Jadi enggak ada polosnya. Jadi kalau kita ke bagian menu yang paling bawah yang odometer itu kalau kita geser ke kanan kiri tidak akan muncul yang HSTC gitu. Kalau sisanya cenderung identik dengan yang ABS tapi warnanya tuh saja beda. Dan untuk CBS ini ada tiga pilihan warna. Yang pertama ini ada matte red. Kemudian yang kedua ada solid black dan ada solid white. Jadi yang CBS ini ada satu warna yang matte sementara dua lainnya glossy. Oke sekarang kita pindah ke varian yang ABS. Bedanya apa sih? Oke, perbedaan pertama itu saja sesuai namanya lagi ABS Antiock Breaking System. Jadi yang beda banget kelihatan adalah bagian sistem pengeremannya. Ciri khas yang ABS itu dia pakai kaliper dua piston dan selangnya remnya satu. Lalu, kalipernya sekarang dikasih warna keemasan, Teman-teman. Terus ciri khasnya adalah di sini ada speed sensor. Nah, ini yang menandakan buat sistem ABS-nya, ya. Jadi, kecepatan roda depannya juga dibaca dan ada tulisan ABS di bagian spateboard-nya. Lalu kalau naik sedikit nih di atas lampu utama ada emblem bertuliskan HSTC ya atau Honda Selecable Torque Control gitu. Terus kalau kita lihat ke body sampingnya emblemnya itu sekarang warnanya merah dan tentu saja udah 3D ya. Dan joknya ini warna jahitannya dong keren ya. Disesuaikan merah juga. Terus ada motif warna lain di bagian tengah ini silver sehingga joknya kelihatan lebih keren. Kemudian kalau kita lihat di speedometernya ini juga ada yang beda. Di bagian info yang paling bawah itu ada info HSTC ya di bagian yang odometer. Terus di bagian kiri atas itu ada logo HSC ya yang huruf T dibuletin atau yang dicoret. Itu perbedaan berikutnya teman-teman. Kemudian yang tidak kelihatan di versi ABS ini ada fitur ya atau emergency stop signal yang mana dia akan aktif kayak hasat kencang gitu ketika kita melakukan pengereman keras saat kecepatan tinggi. Itu yang ada di versi ABS juga. Terus berikutnya warnanya juga pilihannya pasti beda. Yang pertama ini ada matte black. Yang kedua ada matte brown ya yang warna coklat muda yang kayak versi kemarin udah ada. Lalu ada satu lagi warna baru yaitu matte green teman-teman. Jadi ijaunya kayak warnanya Honda Beat atau Scoopy baru gitu. Oke, sekarang kita lanjut lihat yang versi road sinking. Oke, ini dia yang road sinking yang terbaru yang paling mewah. Makanya harganya paling mahal. Bedanya apa sih? Jadi kalau secara basic sebenarnya kayak yang ABS bedanya mendapatkan fitur rootsing yang beda utama pasti speedometernya udah full TFT digital 5 inch lebih keren dilihatnya lebih jelas dan bisa terkoneksi dengan aplikasi smartphone namanya Rosing sehingga bisa mengatur musik, menerima telepon, menerima pesan maupun membalas dan menampilkan aplikasi secara turn by turn. Itu keren sih persis dengan yang dipakai di PCX maupun Honda CB 650R. Dan dengan adanya roing ini, panel saklarnya juga beda ya spesial karena dia ada multifunction switch gitu buat ngatur kanan kiri atas bawah dan milih. Kemudian ada tombol khusus buat pas beam ya. Jadi saklar lampu jauh dekatnya ada spesial kayak miliknya moge bisa buat pes beam juga. Terus ada tombol HSTC langsung di sini sisanya klakson dan lampu sein ada di sini. Dengan adanya fituring ternyata membuat bobot versi ini lebih berat 1 kg menjadi 134 kg. Sementara yang versi ABS dan CBS hanya 133 kg. Kalau yang beda lagi adalah warna, Teman-teman. Jadi ini ada yang spesial terutama di bagian peleg khusus untuk yang road sing ini pakai warna burn titanium seperti yang digunakan di versi ABS di versi tahun sebelumnya. Dan warna itu juga diterapkan di bagian stangnya ya. Jadi kesannya memang lebih elegan, lebih keren ya dibanding yang versi CBS maupun ABS. Terus kalau yang ini spesialnya juga adalah emblemnya warnanya emas, Teman-teman. Jadi memang lebih mewah. Lalu untuk joknya, jahitannya juga disesuaikan ya. Warnanya tuh kuning keemasan gitu. Jadi lebih keren, lebih mahal. sisanya ya bisa dibilang sama dengan yang lain. Dan khusus untuk yang rootsing ini warnanya hanya ada satu. Ini nyebutnya eh SUV brown, Teman-teman. Jadi warnanya itu glossy sebenarnya tapi warnanya itu coklat-coklat yang enggak gelap gitu sehingga kesannya mewah dan ala-ala mobil SUV-nya tuh dapat banget gitu. Oh ya, kalau fitur secara keseluruhan ya yang garis besar itu sebenarnya sama ya di ketiga varian itu. Contoh untuk akomodasi sama-sama pakai bagasi berkapasitas 30 L. Kemudian di bawah setengah ada konsol yang bisa muat botol minum dan di dalamnya ada power outlet type C. Lalu sudah pakai smart key yang mana sudah ada bag system dan alarm. Lalu suspensi bertabung sama semua ada di ketiga varian. remnya cakram di kedua roda. Bedanya tadi kalipernya ya untuk yang CBS spesial pakai tiga piston. Lalu lampu lampu semua sudah LED sama semua. Dan fitur andalan EDV jangan lupa di sini ada windsal yang bisa disetel tinggi rendah lalu stangnya model fat bar yang mana kalau dipegang tuh lurus banget gitu ya memaksa badan membuka. Fitur lainnya kapasitasnya tangkinya mencapai 8,1 L. Jadi akan jarang mampir ke SPBU. Lalu kalau mesin ini juga sama untuk ketiga varian dan secara spesifikasi itu masih sama dengan versi yang sebelumnya ya. Dia mesin ESP plus berkapasitas 156,9 cc, SUHC 4 katup injeksi berbending cairan dengan tenaga maksimal 15,8 horsepow dengan torsi 14,7 Nm. Mesin yang cukup bertenaga, irit, halus walaupun tengahnya itu karakternya agak kalem gitu. Terus suspensi depan gede ya, dia asnya 31 mm dengan jarak main panjangnya, empuk, nyaman. Tadi suspensi belakang ganda. Ada subtanknya yang sayangnya belum ada setelan prilot. Terus bannya keren ya. Ketiga varian sama gaya-gaya ala-ala dual purpose. Jadi kita main-main blusukan-blusukan itu juga masih enak gripnya. Enggak kayak PCX yang halus banget. Kalau ini enak banget. Apalagi ground clear-nya juga cukup tinggi meski kita harus hati-hati ya karena dia modelnya pakai engine moting yang di atas. Jadi teman-teman yang suka blusukan saran sih sebaiknya bawahnya dikasih pengaman tambahan ya. Kan sudah banyak ngjual tuh biar kalau kena kebentur aman enggak bolong gitu. Jadi gitu teman-teman kalau secara fitur secara garis besar sebenarnya sama semua ya fitur-firus basic-nya. Jadi itu dia teman-teman perbedaan dari ketiga variannya Honda EDV 160 versi terbaru. Jadi kalau teman-teman cari yang mungkin ekonomis dan yang penting fungsional yang CB sih sebenarnya cukup ya. Tapi kalau pengin yang lebih safety ya pastinya ambil yang tipe ABS karena sudah ada tress control, ada ABS-nya jadi lebih aman. Tapi kalau kepengin yang lebih mewah, lebih modern, bisa nampilin telepon, pesan di speedometernya, pastinya pilih yang rochsing ini. Walaupun harus ditebus dengan harga yang paling mahal ya, hampir Rp42 juta on road Jakarta. Oke, itu aja teman-teman video kali ini. Terima kasih buat yang sudah menonton dari apa sampai akhir. Jangan lupa like, subscribe, comment, share, nyalakan juga tombol loncengnya dan jangan lupa follow juga kami otomotif TV kali saya_omotif. Sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai lor.
