Jungkat

BEGINI RASANYA HONDA ADV160 ROADSYNC 2026..!!! BEDA JAUH..?!?!? l Otomotif TV (YouTube Video)

  • 15/09/2025

[Musik] Selamat siang teman-teman Tom TV. Apa kabar semuanya san bahagia selalu sani. Amin. Kita sudah ada di area test r-nya Astra Honda Motor safety riding truck ya an ya. Iya iya benarbenar itu benar udah benar gitu cuma namanya salah namanya apa yang benar sih? Astra Honda Safety Rading and Training Center. Nah itu yang benar ini SRP safety Ring Park ya. Betul. Oke teman-teman kita langsung nyobain Honda ADV 160 versi terbaru. Ini adalah generasi ketiga ya an ya. He awalnya itu 150 di tahun 2019. Kemudian 2022 jadi 160 cc dan sekarang jadi ada sedikit perubahan lagi. Jadi versi facelift-nya nih gitu. Cuma memang perubahannya enggak banyak teman-teman. Dikit dikit aja sebenarnya kalau secara tampilan body yang paling signifikan adalah ini nih. Ini ada lekukan-lukan sini. Ini internal binat bukan sih An? Tapi ada lubang juga an. Tapi enggak bolong. Enggak tembus ke dalam. Enggak ketemu dicari-cari. Tapi dari sini kayak ada lubangnya itu dari Iya. Jadi masuk ke dalam gitulah. Iya gitulah. Tapi ini bikin tampilannya ketan lebih berotot di bagian depan. Awalnya kan yang versi sebelumnya itu depannya udah cakep nih. Tapi bagian belakangnya kan kayak gede banget. Belakangnya kayak terlalu besar ya. Ternyata sama Honda bukan yang belakang dikecilin. Depannya gede yang depan digedein. Jadi makin lebar makin ketan kayak motor gedenya kanot. Jadi kayak kakaknya kalian SADB. Heeh gitu. Nah kalau secara harga teman-teman ini motor jadi lumayan tinggi naiknya ya. Ada varian CBS, ada varian ABS dan ini adalah varian yang paling mahal. Roading R 41, R95 juta. Nah, itu sebeda sejuta kalau dibandingin sama PCX yang roading. He. Tapi ini masih lebih murah kalau dibandingin sama Yamaha NMAX Turbo. Iya, NMAX turbo texmax itu R4 jutaan. Uh, apalagi yang ultimate itu R6 jutaan. Wuduh, gokil ya. Hm. Yi, masih lebih hemat ya. Hemat R jutaan tapi worth it enggak? Nah. Nah, sama-sama kita cobain ye. Gimana impresinya? Apakah sama atau beda? An, yang paling beda justru ini an apa? Posisi berkendara bukan bukan posisi duduknya sih lebih ke pemandangan saat kita setuju setuju setuju ya. Karena versi roading ini beda banget dibanding versi ABS kan ini ya area speedometernya ya instrumennya ya. Iya. Ini ngingetin kita ya kayak miliknya PX terus miliknya CB650 ya kan mirip banget. Heeh. Jadi totalnya udah ada 45 motornya Honda yang pakai crossingan di dunia ya. Dan ini mirip-mirip panel TFT-nya mirip-mirip. Terus ini si saklar sebelah kiri juga mirip-mirip juga. Nah, kalau di Indonesia berarti udah ada dua ya. Udah ada PTX sama si ADV ini ya. Tiga dong. Tambah satu lagi. Eh, lebih malah. Begitu CB650R Rebel 11 juga bigbag-nya ya. Iya. Jadi banyak sama Transal jadi lima totalnya. Iya. He. Nah, ini kalau kita lagi bawa motor, Teman-teman, yang paling enak banget lihat adalah panel indikatornya sear jadi kotan lebih gede. Yang lama sebenarnya ya oke-okean cukup-cukup aja sebenarnya ya. Tapi karena sekarang ada yang lebih besar yang lama di kayak kecil banget ya. Kecil banget sih. Jadi kelihatan jadul. Karena kalau ini kan TFT di mata lebih jelas lebih enak gitu kan. Layarnya 5 inci dan ee frame-nya juga tebal ya. Jadi bikin ukurannya lebih besar. Nah, bukan cuma panel indikatornya lebih gede. Ini kayak si apa namanya? Topinya ya. Topi juga lebih gede. Di bagian sini nih, bagian atas ini. Ini juga berubah, Teman-teman. Iya. Dan ini perangkat depan ini, ini nambah bobot sekitar 1 kilo. Wah, pantas bobot totalnya ini jadi 134 kg ya, beda sekilo dibanding yang CBS dan ABS ya. Iya, betul. Oke oke oke. Paling bikin pangling sih ini ya tampilan ee panel indikatornya dan enak banget ngelihat takometernya, ngelihat angka-angka speedometernya itu jelas Lebih enak dilihat sih gampang. Ini padahal panas terik loh. He panas terik. Nyalanya kelihatan jelas ya gitu. Nyalanya enak. Terus ada satu lagi Bu yang beda Yaitu pas mau ngelakson ada tombolnya. Tombolnya mana? Kecil gitu misalnya nyempil ya. Kayak waktu pas kemarin test ride yang PC crossing kan kita sempat nyobain minjam kan. Itu pasau kakson pertama itu susah nyarinya. Pokoknya ini nih feelingnya itu tuh kalau ada jendolan kecil ya jendolan garis kecil ini itu berarti ya. Iya iya iya i. Terus kayak lampu ini nih pas beamnya lampu lampu jauh juga berubah ya. Pokoknya sebelah kirinya cakep banget lah. Kemudian kalau ngomongin roching, roching itu sebenarnya mengoptimalisasi voice command. Jadi kita bisa melakukan perintah-perintah pakai suara. Misalnya kita mau ke mana gitu ya, mau menuju ke Astra Hono Motor gitu misalnya. Nanti suara kita tuh akan diinput ke sistem dan langsung secara otomatis dia akan nyari sesuai yang diperintahkan ya. Sesuai dengan yang diperintahkan nanti akan langsung muncul di sini juga. Jadi lebih simpel ya, Bu ya? Sebenarnya lebih simpel kalau ngomongnya benar. Oh, pelafalannya juga harus benar ya? Kalau enggak dia bingung juga ya. Dia bingung juga apaan ya? Sebenarnya enaknya itu malah dulu ini enaknya nyari pick poinnya langsung dari HP. Dari HP dulu nih sudah ketemu sudah diokein ya udah nanti baru dengerinnya apa segala macam sama arahnya kanan kiri kanan kirinya juga langsung di panelnya. Oh iya karena dia navigasinya itu T Biten ya. Jadi bukan yang langsung nampilin petak utuh ya. Oke. Oke. Terus kalau telepon ada pesan masuk juga bisa dibacain juga telepon dari siapa gitu kan. Bahkan pesan masuk pun bisa dibacain juga dan B pun juga bisa pakai omongan juga Berarti kan enggak harus ngeluarin HP untuk balesin kan bisa langsung di situ kan diperintahkan. Cuma memang yang lebih gampang tuh kalau kalimat-kalimatnya pendek-pendek singkat-singkat ya. Misalnya buat emergency aja sih misalnya oke gitu aja ya. Iya oke atau enggak iya lagi otw misalnya gitu yang yang kalimat-kalimat yang enggak terlalu Heeh. Jangan yang bikin satu paragraf apalagi satu ini cerita jangan. Iya. Lagi marah sama istri bikin permohonan maaf itu kan empat paragraf. Jangan itu enggak bisa enggak usah berhenti dulu ya. Enggak aman enggak safety kan. Terus sama satu lagi ada yang tadi buat muter musik ya. Playlist musik itu juga fungsi banget sih. Apalagi motor ini kan style-nya kan style buat motor jalan-jalan jauh gitu kan. Itu pasti akan kadang dengerin musik jalannya. He bikin perjalanannya menyenangkan, enggak bosan gitu kan. Enggak cuma ngelihatin kanang kiri kanan kiri doang tapi ada hiburannya lah gitu. Iya. Oke, kalau salah garis besar rosing gak itu, Teman-teman. Oke. Oke. Kemudian kita mungkin jatuhnya lebih kayak reminding ya, ya. Iya sih, karena sisanya kan sama ya. Karena rangka sama, suspensi sama, mesin sama. Betul. Ya udah kita mulai dari posisi dulu deh. Ini joknya 780 mm, Teman-teman. Oh, lebih tinggi sedikit dari Icek ya. Iya. Tapi ini udah lebih pendek jauh kalau dibandingin sama yang 150. Iya, betul. Jadi sejak tahun 2022 ada improvement di posisi berkendaranya yang bikin lebih nyaman buat orang Indonesia yang enggak terlalu tinggi. Iya. Lebih bersahabat lah ya. Kan sininya dipangkas ya. Rampi-ramping lebih rendah. Jadi kaki enggak terlalu ngangkang kan. Ngapak banget ya. Sama ini di bagian dirampingin ya. Bawah sini kan dirampingin. Jadi kaki benar benar-benar lurus banget. Saya 165 cm teman-teman lihat tuh. Dikit aja. Kalau yang lama kayaknya repot itu ya naiknya. Kalau kalau di 60 ini lebih lebih enaklah. He. Terus yang khas lagi Bu pas kita merai stang tuh khasnya edif banget ya karena stang pad bare. Cenderung lurus banget. Jadi tangan tuh dipaksa membuka gini ya pundaknya buka kayak naik motor trail gitu ya. Secara style tuh keren emang keker ya. Kalau awal-awal buat yang enggak biasa karena stangnya lurus ya di pergelangan capek capek. Betul. Jadi pas adaptasi awal tuh sini kerasa banget nih. Iya. Tapi enggak lama. Paling sehari du hari habis itu sih. Heeh. Paling kalau sudah pakai harian kadang-kadang tapi habis itu kalau pindah ke misalnya ke PX PX itu enak banget ya karena setangnya kan nekuk kayak gini kanuk. Iya lurus banget lurus gagah dipobat gagah. Kemudian pejak lagi teman-teman ini juga sama kayak versi yang 2022 ya di bagian depannya ini udah agak mendingan lah. Enggak setegak yang 150. Hm. Ini buat napak gini udah jauh lebih enak lah mendingan walaupun belum serbahan. NMAX gitu ya kan masih sudutnya masih juga rebah juga sih enak juga ya gitu gitu sih terus ini Bu enak kesetan kalau di rotsing ini satu lagi yang beda ini stangnya warnanya ber titanium juga sama dengan pelegnya ya kelihatan lebih mewah ya sebelumnya ini kan ditemukannya di ABS ya yang ABS ya sekarang dinaikin nih naik kelas jadinya hanya ada di rootsi yang ABS malah hitam semua teman-teman stangnya hitam perknya hitam kurang wah ya aduh terus ini beda lagi kalipernya ini juga dikasih warna emas ya oh iya iya tuh beda tuh Tu cakep ya. Benarbenar kayak motor-motor tahun 90-an ya, 2000-an, 2000-an gitu kan gitu kebanyakan pakai warna emas gini kan. Heeh. Suspensi teman-teman, suspensi ini saya sepakat sama an sepakat dulu. Sepakat. Sepakat ya. Ini adalah motor matnya 150. 150 cc yang paling nyaman sih emang ya. Iya. Karena suspensinya itu diameternya besar 31 mm dan jarak mainnya panjang. Panjang. Jarang banget ya. Jarang mentok tuh. Enak banget. Mantap. Yang belakang sekeras-keras yang belakang ini masih tetap lebih enak daripada pakeck yang biasa ya. Pek yang biasa atau NMAX dan ini masih tetap lebih. Heeh. Ini sayangannya cuma ini sayangannya cuma PCK yang lotsing sama ini Aprila SRGT itu juga empuk banget. Iya. Cuma SRGT itu an gampang ngentok An. He betul. Saking empuknya itu empukan malah empukan tapi kalau buat sendirian enak kalau buat sendirian gitu. Yup. Ini suspensinya masih jos bangetlah. Masih mantap. Kemudian mesin. Mesin juga enggak ada perbedaan ya. Ini mesin masih sama 156,9 cc. 157 sebenarnya bukan 160 ya. Iya. Terus ISV plus SUC 4 katupsi berbeding cairan. Tenaganya lumayan gede ya 15,8 horsep torsinya 14,7 Nm. Karakternya masih sama aja teman-teman di putaran bawah responsif ya langsung skut gitu kan. Iya. Terus agak kalem dulu baru atasnya lagi. Lagi dan gitu yang saya suka juga adalah ini apa vibrasinya. Ah, kalau udah lagi jalan tuh. Waduh, halus banget. Mesinnya kayak siam banget. Halus banget. Enggak ada getaran gitu. Khas banget Honda ini ya. Mantap ya. Gitu. Enak banget. Benar. Jadi yang bikin nyaman bukan cuma suspensi tapi juga karakter mesin. Minim. Heeh. Terus kalau ki bahan bakar yang sudah kita cobain ya kalau misalnya sama kan mesin sama persis ya. Berarti sekitar 142 143 sampai 145 lah. Kira-kira sekitar segitu range konsumsi bahan bakarnya gitu. Yah. Kalau secara rangka, suspensi mesin sama aja lah ya. Fitur-fitur juga apaan yang mau dihlight an apa ya yang utama? Heeh. Bagasi gede banget 30 lit. W mantap. Ini bagasinya itu salah satu keunggulan EDV. Huh. Ini benar-benar fungsional banget buat harian. Barang-barang masuklah, helm masuk, tas, jaket. He malah kadang-kadang tas kerja gitu ya. Kantor semua laptop masukin juga 15 inci bisa masuk loh. Kacau dia. Betul. Terus yang juga mantap. Heh. Kapasitas tangki bensin 8,1 L. 8,1 L. Jadi sekali sih bisa jarang banget kepon bensin lagi ya. Mantap. Iya. Udah hemat 42 43 45 ya 8 L. Mantap sih. Kemudian ini saya suka juga ini teman-temanil nyusitnya bisa naik. Ini bisa lebih tinggi 7,5 cent ya kalau dinaikin. Ini juga bisa diel tergantung kita lagi dalam musisi panas gini atau lagi turing ke tempat yang dingin. Jangan malam dinaikin. Kalau misalnya lagi meset-mesetan siang-siang turunin biar ada angin dikit kan. Benar benar benar. Kemudian lampu-lampu semua udah full LED ya. Heeh. Terus rem-nya. Rem enak loh an. Remnya tuh betul empuk ya? Empuk pakem. Dan untuk versi ini rootsing maupun ABS ada ESS ya. Emergency stop signal. Jadi kalau kita lagi ngerem keras dari kecepatan setan 60 km/h ya lebih atau lebih kita ngerem keras lampu belakangnya itu akan dek-gkedip kayak hazard ya cepat ya tapi cepat tut ngasih tahu kalau kita lagi hard breaking yang belakang jadi bisa antisipasi gitu kan. ee ini Bu saya suka dengan ban ya yang patennya ala-ala dual purpose. Jadi kalau kita masuk ke gravel-gravel itu masih enak loh. Iya tapi dasp juga enak. Enak karena ini soft compon po. Makanya kelemahannya adalah banyak yang mengeluhkan cepat habis ya karena konsekuensi ya soft compon gitu kan. Jadi ya begitulah efeknya gitu. Tapi enak sih gripnya buat mereng-mereng sampai gasruk-gasruk standar tengah kena body gasruk baret juga masih tetap stabil. Enak banget. Iya iya itu teman-teman kira apa lagi? Udah ya besar itu ya. Iya. Jadi kalau tadi balik dibanding NMAX turbo mending mana? Mm. Kalau cari nyaman. Cari akomodasinya gede. Iya. Terus tampilan ini lebih ke kayak emang kayak teklinnya ya. SUV price. Emang kayak SUV ya, Al-A SUV ya. Keker-keker gitu kan. Itu ya ke sini ya ed. Tapi kalau misalnya kalian cari yang performa larinya torsinya gede gitu nanjak-nanjak enteng di NMAX sih sama itu tadi fitur connectivity-nya terutama di navigasinya NMAX memang lebih oke sih karena dia pakai yang Garmin ya Garminnya itu pakai layarnya tampil tampilannya benar-benar petaung heeh itu yang top tuh petul kalau ini cuma turn iya iya karena ke T bonaten tuh kadang suka ini suka kecelai juga misalnya belok berapa berapa meter lagi tapi kadang-kadang Udah berarti ini ya keakuratannya masih harus ditingkatkan ya karena kan ngikutin ini juga sinyal sinyal ya. Oh iya juga sih tergantung i Tapi kalau yang navigasi kan karena udah ada petanya lebih gampang untuk mengira-ngira blok sebelah mananya gitu. Cuma ya ini udah oke sih. Saya juga sering ketolong banget loh daripada naruh handphone di setang itu kan handphone-nya mahal-mahal gitu. iPhone 17 misalnya mendingan dikantongin tapi lihat kanan kiri kanan kirinya dari 10 aja. gitu ya. Teman-teman kir itu kita masih akan bikin beberapa video tentang Honda ADV 160 ya Roxing yi. Nanti ada modifikasi, ada perbedaan tipe gitu kan. Makanya tonton terus Outomotif TV sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton terus Otomotif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe, dan follow juga Instagram Otomotif_TV ya. Jangan lupa follow juga kami_omotif dan Randi. Sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.

Lihat di YouTube