Beli “Komputer” Impian | BIT Mega Unboxing Eps.22 (YouTube Video)
tuh, Guys, ya. Jadi, warnanya kayak agak kebiru-biruan gitu kalau dia kena cahaya. Wow, keren banget. Oh, iya. Bahkan tombolnya pun ini kayak lagi pencet tombol eh controllernya gitu ya. Pret, jepret, jepret, jepret gitu ya. Spret. Jadi kayak fotografer fotograferan. Yo, what's up guys and welcome back to B YouTube channel sama gua Malven dan yes kita bakal mega unboxing lagi. Dan ya mungkin kalau kalian bisa lihat boxnya sedikit di depan karena memang seperti sebelumnya gua akan ngebagi ini jadi beberapa episode. Jadi ini bisa dibilang yang chapter terakhir di mana ada satu barang yang agak unik kalau kalian bisa lihat di sini ya. Yang mana ini adalah komputer impian gua. Percaya enggak kalau ini isinya komputer enggak percaya kan? Ya udah langsung aja kita siapin snack, siapin teh ya kalian ya. Dan jangan lupa kalau kalian pengen support terus dikasih tombol jempol ke atas dan jangan lupa juga subscribe buat video-video seru soal gadget, soal teknologi kayak gini. So, langsung aja kita mulai videonya. Let's go. Aduh, suara gua bindeng banget ya. Mau yang mana duluan, Nata? Yang paling kanan dulu. Oke, karambit emang paling enak unboxing tuh pakai karambits. Oke. Uh. Uha, kita keluarin [Musik] satu-satu. Oke, jadi ini dia ada empat buah box aksesoris casing sama strap dari brand Aumu ya. Jadi ini tuh adalah brand baru yang sebenarnya tuh udah cukup terkenal di luar negeri ya. Gua sering banget ngelihat tag YouTuber nyobain case ini. Katanya case-nya tuh emang punya teknologi menarik di balik case-nya. Ya, enggak cuma sekedar pelindung aja, tapi bisa bikin dingin ya. Nanti kita coba lihat. Terus untuk strapnya sendiri dia juga ada beberapa strap jam yang punya desain yang enggak kalah menarik ya. Lebih ed, lebih futuristik kayak gitu ya. Itu yang jadi ciri khasnya. Dan yang paling terkenal sebenarnya itu dia ada standnya yang gua ingat standnya itu standf bentuknya bulat kayak ada tiangnya kayak gitu. Mungkin kalian familiar ya. Buat kalian yang suka nonton video YouTube gadget pasti mungkin sekelibet pernah lihat. Oke, kita coba buka. Oke, udah kita buka semua ya. Ada tiga buah case buat iPhone 16 Pro Max ya yang ada di tangan gua sekarang. Yang mana ini bahannya beda-beda nih. Yang pertama ini ada A16 shockpof case. Ini terbuat dari bahan e TPE ya. Jadi bisa dibilang kayak semacam hard case dan bisa dibilang ini matte ya finishing-nya ya. Dan secara protection juga bisa dibilang menyeluruh banget. Di bagian ujung-ujungnya kayak ada semacam karetnya gitu ya. Jadi kayak kalau jatuh ada bumpernya lah istilahnya kayak gitu. Cuma memang untuk bagian kamera control dia tkspose terus e samping-sampingnya sama tadi tombol-tombolnya ini kayak pakai bahan metal ya kayaknya ya sama kayak tombol power-nya. Dan yang menarik ini nih. Jadi yang gua bilang tadi, Guys, dia itu ada pendinginnya ya. Jadi di bagian atas ini tuh kayak ada metal pad kayak gitu ya. Yang mana dia itu nyambung sampai ke bagian dalam. Jadi, ada kayak kalau kalian lihat di CPU-CPU cooler gitu kan ada semacam kayak thermal pad-nya. Jadi dia bisa menghantarkan panas dan di sini pun juga kayak ada jaring-jaring udaranya gitu tuh ya. Jadi dia bisa menyalurkan panas lah kurang lebih. Karena memang untuk iPhone sendiri bagian paling panas itu memang ada di bagian sininya karena di sini adalah letak si prosesor chipset daripada si iPhone. In this case iPhone 16 Pro Max ini pakai A18 Pro. Oh ya, gak lupa ini juga udah Max Saave ya. Jadi ada si Maxsave magnetnya di tengah. Nah, ini dia untuk yang warna desert titaniumnya dipakaiin warna hitam. Masih cocok juga sih gua bilang termasuk gagah ya. Tombol-tombolnya juga enak banget ini. Tombol powernya semua, ttility-nya oke. Agak sedikit goyang tombolnya cuma masih tergal yang rapat lah. Not too bad. Cuma memang bagian surface-nya ini sedikit nempel fingerprint ya. terutama tangan gua ini memang agak gampang keringetan. Tip ini sih karetnya ternyata. Jadi ini bahannya lebih kayak plastik yang tebal kayak gitu. Dan aksennya cukup menarik sih ya ada angka 16 di mana-mana. Jadi kelihatan kalau kalian pakai iPhone 16 kalau kalian pakai casing ini. Nah, yang kedua gua pengen cobain yang ini nih yang aramid carbon ya. Ini aramid fiber case. Ini lebih tipis dan lebih ringan. Cuma secara komponen mirip ya sama yang tadi ya. Jadi ada elemen pendinginnya di bagian CPU-nya ini yang kayak pakai bahan metal. Terus di dalamnya juga ada karetnya gitu ya. Oke. Jadi agak dingin dingin gitu sih memang kalau kita pegang. Dan ada lubang udaranya tapi yang ini enggak ada kainnya kayak yang tadi. Ada MaxF-nya juga semua bahan karbon ya. Dan ini tadi ya frame-nya tipis banget ya. Jadi benar-benar e slim carbon gitu. Nah, jadi memang ini tuh didesain jadi case yang slim ya. Jadi bagian sampingnya juga tkspos yang mana gua sebenarnya suka karena bikin feeling kita genggam HP-nya jadi kayak lebih ringan kayak gitu ya dan enggak terlalu kayak bulky HP-nya. Karena kan iPhone yang Pro Max ini terutama kan gede ya. Jadi tombol-tombolnya semua di samping kita masih bisa mencet tombol aslinya dan ya emang berasa lebih slim, ringan banget dan ya lebih enak sih dan karbon sih terutama ya. Jadi buat kalian yang pecinta karbon ini menarik sih. Bisa masuk salah satu rekomendasi gua cuma nanti kita cek karena gua lagi godok untuk video case rekomendasi iPhone 16 series. Stay tuned. Nah, ini yang menarik karena dia warna putih ya. Kalau tadi udah bahan ee plastik terus ada karbon. Nah, yang ini bahannya kulit ya. Jadi kulitnya tapi vegan leather case ya. Bisa dipost kalau kalian pengen cekin untuk fitur-fiturnya. Nah, secara desain juga sama, cuma memang bedanya di warna putih. Tapi dia ada aksen-aksen kecil sih, kayak ada embos brand Aulumunya di sini. Terus dia punya ini metalnya warnanya sekarang jadi silver. Kalau untuk yang warna putih ada aksen-aksen juga di ujung-ujungnya. Untuk tombol-tombolnya juga pakai bahan metal sih ini kelihatannya ya. Uh, yang putih pun juga masuk ke desert titanium juga cocok sih, bisa dibilang ya. Nah, ini untuk bagian sampingnya. Dia enggak ada tombol kamera kontrolnya, tapi terekspose dengan cukup lebar. Harusnya jadi gampang dibandingin kita cuma pakai yang lubangnya kecil ya, kadang jadi kita mesti agak masuk tombol-tombolnya. Oh, yang ini lebih rapat ya dibandingin sama yang tadi yang polikarbonat pertama. Jadi enggak terlalu goyang. Kadang tuh kalau yang tombolnya goyang tuh kadang bunyi kalau diginiin. Nah, itu tandanya kalau tombolnya itu enggak rapat istilahnya kayak gitu ya. Kalau ini kan tadi enggak ada tombolnya karena dia slim banget. Nah, yang ini tuh enggak ada bunyi ya karena tombolnya emang rapat dan yang mana bikin pastinya lebih enak buat kita pencet-pencet gitu. Uh, clicky banget. Nah, untuk harga casing-nya kalian bisa lihat aja langsung di sini. Dari segi harga memang ini tergolong yang high end ya. Jadi teritoryi antara 500 sampai R00.000-an. Cuma memang buat fitur yang dikasih ini cukup beda dibanding yang lain dan secara desain juga futuristik banget. Oke, tinggal yang strap jam dari Aulumu. Kalau ini tipenya offbit sport band. Jadi memang buat olahraga ya buat sport. Makanya bahannya kayak karet ya, silikon gitu. Tapi masih ada sentuhan-sentuhan metalnya kayak di sini ya. Ada semacam kayak holder atau kayak yang ngeklik ya. Kalau di jam itu namanya clasp ya atau apa ya gitu. Nah, ini dia untuk strapnya ya. Secara overall design dia cukup gede, tebal juga ini secara bahan karetnya. Strap-nya satu ukuran ini aja. Jadi kita coba lihat aja apakah masuk ya. Gua testing di ini Apple Watch Ultra Gen 1. Jadi yang pendek ini di atas, yang panjangnya di bawah. There you go. Ini untuk warna natural titaniumnya Apple Watch Ultra ya dipakaiin ini cocok. Mungkin ini juga cocok nih buat Apple Watch series terbaru ya yang udah warna black-nya black glossy. Ini juga mungkin bakalan menarik dan dipakainya mirip sama Apple Watch Sport Band. Jadi diselipin di bagian bawahnya gini ya. So, ya kurang lebih kayak gini. Uh, ganteng juga ya. Ya, cukup minimalis kepakainya. Aulumu juga punya beberapa strap strap lainnya untuk Apple Watch ya. Jadi, kalian bisa cek juga. Nah, kalau untuk yang ini harganya ada di Rp500.000-an. So, as always link untuk produk-produknya udah akan ada di kolom deskripsi di bawah. Lanjut. Oke. Wuh, ada kiriman dari Spigen. Back to the classic. Jadi, kalau kalian yang belum tahu, Spigen itu adalah perusahaan case dari Korea. Gua kemarin sempat ke Korea dan gua sempat lihat headquarternya ada kantornya lumayan gede. Jadi, mereka itu ngeluarin Retro series. Kalau kalian bisa lihat ya, dari siluet-siluetnya, garis-garisnya ini tuh kayak nunjukin casing-casing desainnya bisa dibilang kali ya. Uh. Oke, ini dia ya. Jadi ada suratnya dear Kak Malvin. Asik. Terima kasih. Thanks for be part of Team Speaken. Sama-sama. So proud of being in Team Spean. 16 classic C1 will keep your new device safe with adding touch. Thank you. Spigan by Unitech Store. Oke, ini tuh gua kayaknya dulu pernah kita pernah bahas enggak sih dulu? Ada ya yang iPhone 15 ya? Kalau enggak salah dulu tuh pertama kali mereka rilis ini pas iPhone 10 atau 10S gitu. Dan itu case-nya cukup legendaris sih kayaknya. Gua enggak salah dulu pernah beli deh. And by the way, ini juga sebenarnya mirip ya konsepnya sama case yang satu ini. Ini juga dari Spig namanya Spigen Neo One. Gua pernah e share di Instagram story kemarin gua beli karena lagi diskon. Diskonnya 50% jadi total kayak Rp350.000-an. Dan ini keren banget. favorit bisa dibilang selama seminggu ini gua pakai iPhone 16 Pro Max. Walaupun sebenarnya ini case-nya tuh simpel, cuma case kayak hard case biasa aja, cuma dikasih desain yang ya keren gitu ya. Kayak kalian bisa ada tekstur-tekstur dikit gitu kayak koilnya, kayak kawatnya gitu di dalam dan beberapa ya gambar-gambar futuristik lah. Ini yang Neo One. Kita testing yang baru ya. C1 kira-kira warna yang mana? Warna merah. Ada warna hijau dan warna hitam yang ternyata saya salah. Ini ternyata buat 16 Pro bukan buat 16 Pro Max. Jadi ya silakan dibayangkan aja ya untuk bentuk-bentuknya. Nanti gua masukin deh ke 16 Pro. Cuma mungkin ini lebih cocok buat yang warnanya kayak putih atau hitam gitu ya, yang netral-netral gitu atau yang natural titanium juga harusnya cocok sih. Nah, di sini kalian bisa kelihatan ya part-part dalamnya, detail-detailnya juga lumayan banyak sih. Bisa dibilang ya. Tuh, dan ini barang beneran ya. Bukan cuma gambar atau stiker kayak yang tadi. Nah, ini emang ada besinya banget. Jadi harusnya magnetnya bakalan kuat banget sih. Dan ini juga di dalamnya ada kayak karetnya. Jadi HP kalian harusnya bakalan sangat-sangat aman sih ya. Extreme protection tech. Tombol-tombolnya juga semua ada e lengkap. Cuma memang sayangnya kamera control masih belum ada. Oh, jadi bisa diginiin. Ini nanti buat ngejepitnya aja. Jadi kalian lebih elastis masukinnya. Habis masukinnya oke, dikunci pakai si ininya. Uh, nice. Hah, ada lagi, Guys. Sori. Kirain udah. Ternyata masih ada surprise lagi di sini yang kita coba lihat ya apakah Oh, nice. Ah, jadi mereka membuat sesuatu yang baru. Bukan cuma case-nya aja tapi ada dompetnya juga. Uh, keren banget. Tapi ini memang kayak satu set gitu ya. Cocok ya buat case-case-nya ya. Jadi ada warna merah, biru, sama tosca apa turquoise ini ya warnanya ya. Kalau kalian yang pakai case ini satu warna nih ya, jadi dia bisa nempel dan kalian bisa masukin kartu. Sekarang kan lagi ngetren tuh ya bisa tinggal tap-tap aja di Bway atau kalau kalian yang ya punya kartu rumah buat buka pintu rumah juga bisa atau di apartemen ya. Ini menarik sih. Kartunya lumayan tebal cuma ya jadi lumayan e bisa isi beberapa kartu gitu harusnya mungkin tiga kartu gua rasa tiga sampai empat kartu masih bakalan muat. ada kayak penjepitnya gitu di bagian bawahnya ini ya. So, bakalan aman. Oke, Guys. Jadi, ini dia setelah ditempel di masing-masing case. Jadi, ya menarik sih. Dan ya kalau kalian pengen cek harganya, silakan dicek di sini. Dan ya ini dari Spigen. Hopefully masih ada karena biasanya kayak gini-gini tuh limited banget stoknya. Jadi kalau masih ada buruan sebelum kehabisan. Lanjut. Oke, yang berikutnya ada produk dari ROG. balik. Tapi bukan laptop, melainkan ini adalah namanya ROG Slash, ya. Jadi, ini adalah tas ya bisa dibilang ya atau pouch gitu e buat kalian punya laptop atau handheld. Nah, ini dia kita cek namanya ya, rog/slingbag 4.0. Buset, udah generasi keempat aja ya. Jadi ya ada materialnya silakan dipost kalau kalian pengen lihat ya. Dan ya ini untuk boknya plastiknya sih bisa dibilang cukup keren ya. So ROG kan selalu futuristik gitu-gitu ya. Kita coba buka. Nah ini dia untuk barangnya. Sebenarnya gua udah pernah lihat karena udah pernah dipill. Cuma ini kita e coba bahas aja karena gua kemarin sempat testing ini tuh di video reels dan gua suka banget. Makanya gua pengen share sekalian ke kalian karena besok ini gua mesti balikin tasnya ya. Ini adalah sling bag yang bisa dibilang dibikin untuk handheld gaming PC ya. Kayak ROG Ali mungkin bisa buat Steam Deck, mungkin bisa buat yang lain. Tapi kita coba tes aja. Tapi secara tas memang ini gua bilang keren banget sih desainnya. Bahannya kayak semacam kulit gitu ya. Kulit yang alus-alus kayak gitu ya. Kayak semacam karet. Terus strapnya khas ROG dengan ada fit lock ya. Ini namanya fitlock nih. Kalau di tas-tas lingback gitu yang mana pembukaannya gampang banget, tinggal ditarik aja. Pembukaan emang orang ngelahirin ya. Ini kalau kita buka ya. Kita bisa lihat nih dia ada dua buah compartment di bagian utama sama di depannya yang mana depannya ini memang didesain khusus untuk handhal gaming salah satunya ROG Ali. Kita coba lihat apakah handhell gaming lain masuk karena gua sendiri belum nyobain. Nah, di sini udah ada Steam Deck ya di OG, original Steam Deck gua yang mana sebenarnya e Steam Deck tuh agak gede dibandingin sama ROG Airline. Nah, kita coba lihat ya apakah dia bisa masuk ke dalam sini dan ternyata muat. Uh Lala mantap ya. Dan masih ada kayak space dikit mungkin untuk Legion Go mungkin masih bisa tapi harusnya kalau Steam Deck masuk. Legend go tuh kurang lebih segede Steam Deck. So hopefully mungkin bakal masuk. Cuma agak tight aja sih gua bilang. Nah kalau buat Steam Deck ini benar-benar nice ya. Kayak benar-benar full. Kalau ROG LAI itu kemarin gua sempat tes pakai case segala macam juga aman banget ya. Nah kalau ini Steam Deck cuma pakai case belakang aja. Dan di sini kalau kalian lihat bahannya juga bagus banget karena dia pakai semua yang halus-halus gitu ya. Jadi buat layar, buat joystick ini tuh kayak ada semacam padding-nya lah. Jadi aman gitu buat kalian taruh ya si handheld gaming tercinta kalian. Bagian dalamnya juga sama ya, dia juga ada kayak semacam elastisnya gitu karetnya. Jadi bisa ngebuka dengan sangat lebar. Opening-nya asik banget sih ini. Nah, ini untuk compartmen si handheld gaming-nya yang mana sebenarnya kalau kalian pakai buat travel mungkin bisa diisi barang-barang lain juga gitu kan. Nah, sekarang kita cek ke bagian belakang. Nah, ini nih yang seru juga karena kompartmennya cukup banyak. E, dia ada beberapa yang kayak pakai jaring-jaring elastis gini. Ini gua sempat coba untuk masukin iPad mini dan itu masuk ya, pas aman. Jadi, kalian bisa bawa iPad mini, bisa ada yang kecilnya juga nih, mungkin untuk charger atau power bank gitu-gitu juga bisa. Di belakangnya ada yang zipper untuk masukin kompartmen bisa dibilang yang lebih barang-barang penting. Misalnya kalian masukin dompet, paspor gitu-gitu bisa. Dan memang yang gua bilang agak sedikit jadi limitasi dari atas ini adalah di bagian utamanya nih. Jadi dia agak tipis. Kalian gak bisa masukin barang-barang yang e terlewat gede kayak misalnya botol minum, payung, itu enggak bisa kayaknya dimasukin di sini. Tapi mungkin bisa digantung di bagian luarnya. Satu lagi yang menarik ini nih. Dia ada kantong paling belakang yang nempel ke badan kita ya. Kalau kita pakai ini sebagai slim deck. Jadi misalnya kalau kalian pengen taruh HP dompet yang tipis-tipis itu juga bisa di sini. Jujur gua suka banget sama tas ini. Cuma ini gua cuma dipinjamin doang. Jadi mungkin gua bakal beli. Tapi katanya stoknya udah habis dan belinya pun harus di website Asus enggak ada di e-commerce. So, ya itu tadi untuk ROG/ash harganya kalau enggak salah ini sekitar R,3 juta, ya. Jadi bisa dibilang kalau tas-tas slingback buat hand gaming itu harganya di sekisaran-kisaran segitu. Tapi menurut gua ini secara value for money sebenarnya oke banget loh kalau di harga 1,3 jutaan tadi. Memang tas-tas buat TH gaming rada-rada mahal ya. Ee sayangnya begitu. Cuma ya itu tadi. Sip. Itu aja. Lanjut lagi aja ya. Oke, bye. Bye. Tasnya. Oke, cluter dua ada 1 2 3 4 lima paket. Yang mana dulu, Guys? Ini game hunta anak-anak basintech ya yang beli, yang pilih ya. Ini adalah sisi terbalik. Tolong dibalik supaya DVD tidak copot di dalam. Wah, isinya DVD. Kita enggak punya DVD lagi. Woi, siapa nih yang beli nih? Tet Danil ya, Dan. Yes. Wah, enggak sih? Jujur Koko dari dulu pengen banget, cuma gak beli-beli karena saya tidak bisa menjustify kenapa saya mau beli mouse ini. Jadi, Guys, ini adalah mouse ya dari 8B2 yang desainnya terinspirasi dari controller Nintendo NES. Ya, kalau kalian tahu NIS Nintendo Entertainment System itu adalah konsol pertama kali banget yang gua mainin ya. Gua mengenal game konsol itu ya Nintendo itu NES gitu ya. Jadi nostalgia sekali sih ya. Ini kodenya N30 wireless mouse touch to scroll. Wih, ada touch to scroll-nya. Berarti ada touchpad-nya gitu ya. Nah, ini untuk compatibility-nya bisa buat Mac, bisa buat Windows 8 m. Konektivitasnya 2,4G. Berarti dia ada USB hub-nya gitu dan pakai baterai A2 yang mana enggak include di sini. Kotaknya polos banget. Wedh, ini dia, Guys, mouse-nya. Gila, lucu banget. Coba kita pencet, ya. Oh, iya. Bahkan tombolnya pun ini kayak lagi pencet tombol controllernya gitu ya, bukan kayak tombol klik mouse yang kayak pada umumnya gitu loh ya. Sama di samping ada tombol dipad-nya juga nih. Cuma gimana pencetnya ya? Kayak gini ya pakai jempol ya. Bagian bawah ini ya on off-nya. Jadi kalau kita hidupin, oh belum diisi baterai sih. Dan ini ada kode-kodenya sama baterai. Nah, baterainya itu pakai A2 sebiji doang dan ada USB hub-nya. Jadi USB dongle-nya itu bisa disimpan di sini, Guys. Berapa harganya? Dan s buset Rp300.000. Eh, itu nostalgic. Iya, nostalgia sekali sih emang. Cuma enggak tahu nih kalau dipakai enak enggak sih. Oh, iya. Itu ada di gambarnya tuh ya, ada touch to scroll-nya. itu tuh di bagian tengahnya. Jadi kalau kalian e pakai ini nanti bisa buat geser-geser gitu ya kali ya untuk scrolling-srolling dokumen itu atas atau bawah. Terus kiri kanannya enggak bisa sih kayak cuma atas bawah doang. Yes. So, itu tadi kita lanjut lagi. Enten Keren ya. Iya. Oke, yang kedua Haris yang abu-abu. Nah, ini kesukaan saya dari Ulanzi. Saya selalu beli Ulanzi. Jadi, Ulanzi kalau kamu nonton bolehlah sesekali kirimin barang gitu. Oke, magnetic mobile tripod dari Ulanzi kodenya JJ ya. Siapa yang namanya JJ di sini? Wah, kalau urusan magnet-magnet Maxave emang saya sangat suka. Jadi mantap sekali nih. Yang ini saya du support berapapun harganya. Yang ini tuh ee bentuknya cuma kayak jepit doang. Oh, iya. Nah, dia bikin upgrade tanya lagi sama. Oke. Nah, bisa putar-putar. Oke. So, ini dia, Guys. Dan dapat kunci L juga. Kunci L-nya buat apa nih? Kalau misalnya ada yang kendor-kendor kali, ya. Nah, ini dia untuk tripod-nya. Jadi, di sini kalian lihat ya, ada tulisan ya, rotate ya, rotate. Rotate. Jadi, kita bisa Nah. Wih, jadi putarnya itu kencang tuh. Stopnya di titik-titik e 90 derajat nih ya per 90 derajat. Jadi ee di sisi-sisi tertentu aja. Terus kita bisa angkat begini ya. Kita bisa Oh, ini bisa digeser juga ya. Jadi kita geser tuh buat petinggi. Petinggi lagi. Pejabat dong. Nih, kita buka ya. Terus bisa diangkat juga. Waduh, ini waduh mantap sekali. Dan ada remote Bluetooth-nya. Oke, bagus ini. Bagus. Coba jadi kalau kalian yang e mau pakai HP doang nih, misalnya kayak gua pakai ee yang udah magnetic, Maxave ya tinggal dipasang aja sih gitu ya. Jadi kayak langsung nyatu kalian bisa vertikalin juga ya karena dia tadi bisa di-adjust. Terus kalau kalian mau miring-miring juga ini bisa. Enggak tahu fungsinya buat apa, tapi kalau miring-miring gitu ya. Jadi kayak gini dia. Unik sekali sih ini ya. Terus lucunya tuh ini loh si remote Bluetooth-nya. He deh. Yang saking kecilnya gitu ya. Kalian bisa selipin aja nih di sininya gitu. Tuh, Guys. Tapi enggak dia enggak magnet ya yang ininya ya. Dia harus diklikin kayak gitu jadi agak rawan hilang takutnya. Cuma ya oke banget sih ini buat ukuran tripod. Gua sebelumnya juga ada tripod Maxave, tapi ukurannya tidak secompact ini gitu ya. In terms of material dia emang pakai plastik nih. Cuma bagian ininya termasuk yang kayak plastiknya cukup tebal. Jadi plastik yang kualitasnya oke. Cuma bahan ininya aja sih yang e plastiknya mungkin tidak terlalu bagus tapi dia ada teksturnya sih. Ada karetnya gitu. Lumayan nge-grip lah. Cuma bagian bawahnya kerasa agak sedikit chip sih. Berapa duit? Eh, berapa ya? 200 ya? Pokoknya ada di layar lah harganya. Ada di layar ya. By the way, itu bisa mereplika eh handle-nya kamera mirrorless atau DSRL. Oh, g dan itu gunanya si shutter. Oh, gini, Guys. gitu. Oh, diputar, dijilat, terus dicelupin. Nah, jadi dia posisinya di ini. Iya. Satu biji. Cuma dia Oh, ininya diputar balik ya. Cuma posisinya kan dia bisa diputar ke mana-mana tuh. Tadi salah sih kayak gini. Berarti dibalik ke sini terus dipegang prepret jepret jepret gitu ya. fotograferan gitu ya. Padahal sudah dibikin ada kamera control si iPhone-nya ini. Masih aja mau tambah tombol baru. Enggak mungkin ini buat iPhone-iPhone yang enggak bisa, yang enggak ada ya. Jadi kebantulah dengan adanya si tombol Bluetooth ini. Ini bluetooth ya harusnya ya? Bluetooth. Iya. Ada baterainya juga. Jadi baterainya bisa dicopot dan nah baterainya pakai yang kecil ini, Guys, ya. Jadi kalau habis tinggal diganti aja. Dan bentuknya juga sangat-sangat kompact itu ya. Tuh diseginiin aja oke sih ini. Lanjut. Ini yang pilihannya Danil. Oh, ini dia. Ini juga ada charger yang punya fitur menarik yaitu kabelnya yang bisa disimpan. Jadi ini dual output 35 watt type C retractable pakai gun ya 35 wat. Nah, jadi wih gede juga chargernya. Nah, ini dia untuk gede chargernya. Sebenarnya ini enggak gede. Charger aslinya itu enggak gede karena bagian yang ini. Nah, bisa dicopot ya. Jadi bagian kabelnya itu terpisah dan dia tuh gantungnya ini pakai si Pogo Pin. Gantung lagi, nempel maksudnya ya. Jadi ada Pogo pin-nya dan ya dia bisa menyalurkan 35 wat dan kabelnya retractable. Yes. Jadi kalian bisa bikin ini ringkes gitu ya. Ini mungkin kurang lebih semeter enggak sih? 80 cm. Ternyata ada tulisannya di boknya, Guys. Cuma lumayan panjang sih. Kemarin kita juga sempat bahas ya, charger e kayak gini yang ada kabel retractable-nya mereknya Mcdodo. Itu juga kurang lebih mirip. Cuma dia ada ekstra output-nya itu USB dan USBC. Kalau ini USB type C aja. Dan totalnya 35 ya, Dan ya. Iya. Nah, berapa duit nih? 200-an juga ya. Mirip berarti sama yang kemarin yang si Mcdodo 200-an juga. Tapi Mcdodo itu 40 watt. Ada kabelnya juga. E terus dia ada layarnya bisa ngecekin watt-nya kok. Itu lebih menarik. Siapa yang beli ini? Ya, tapi ini oke juga sih. Ini ini tuh produk ekosistem ya dan ya. Betul. Jadi itu bisa bagian atasnya bisa nempel ke powerbank juga mereka punya. Oh. Oh, apa namanya nih? Serinya XMF ya. Yes. Jadi ini Usams XMF series ya. Jadi ada power bank-nya yang mana aksesorisnya tadi ini kita bisa bawa juga, bisa kita pakai gitu. Tapi emang kalau beli powerbank-nya enggak dapat. Ee beli power bank-nya dapat juga kepalanya. Terus buat apa? Kalau misal itu kan ada macam-macam. Ada lighting juga. Oh gitu. Jadi ada yang ini ya USBC ya. Tapi iPhone juga udah pakai USBC. Siapa yang pakai Lightning? Enggak. Enggak enggak enggak. Bercanda, bercanda. Masih banyak yang pakai. Masih banyak yang pakai. Micro USB ada enggak mikro? Oh, kalau di Indo kayaknya enggak deh. Mereka cuma jual. Oh, USBC sama Lightning ya. Sor ya yang pakai mikro ya. Kesenyangan sosial. Oh, ini dari satu toko yang dari Unitech. Kita coba buka ya. Oke, guys. Jadi, ada kiriman dari Unitech. Thank you Unitech, ya. Ini yang si Aulumu ini dari Spigen. Tim Spigen lagi ya. Tadi kita udah bahas yang case-nya yang awal, tapi kita buka yang ini dulu. Karena ini yang tadi sebenarnya gua sempat ngomong ya di video juga ya soal stand dari Aulumu ini yang katanya itu banyak banget dipakai sama tag YouTuber luar negeri karena emang enak banget pakainya ya. Nah, bentuknya kayak gimana? Ini dia jreng jreng ya. Jadi bentuknya agak unik sih sebenarnya. Nah, guys. Ini dia standnya ya. Jadi dia bentuknya kayak metal terus ada magnet ini ya di belakangnya. Gimana cara pakainya? Yes, karena dia make save, jadi dia ditempel gitu. Terus ini bisa jadi standnya. Stennya gimana? Bisa vertikal ya, bisa horizontal. Yes. Dan ini juga bisa diputar-putar ya. Jadi mau dia itu vertikalnya oke, dibolak-balik itu angl-nya bisa beberapa gitu jadinya tuh. Jadi ada empat posisi lah total-totalnya bisa macam-macam. Dan ya kerennya ini sih secara desain, ya. Nah, jadi kayak uh gila keren banget bahan luarnya ini metal-metalan semua terus ada kayak garis-garisnya karena ini bisa diputar-putar gitu. Ada lubang-lubang tipis juga ini mungkin untuk mengeluarkan udaranya tadi ya. Dan ini juga emang bolong beneran juga tuh. So, itu tadi ya ini Aumu stand G05 ya. Harganya di Rp390.000 Rp.000 dan kalian dapat dua magnet tambahan juga nih buat ditempel di HP atau di barang yang tidak ada magnetnya. Tuh kencang banget. Oke, satu lagi ternyata ada tulisan knife di mana kalau kalian pencet atau didorong tuh ya ada pisaunya kecil banget tuh. Seuprit kayak punya siapa tuh ya? Ya udah lanjut. Sekarang gua pengen coba lihat yang ini nih ya. Makefit your galaxy. Ternyata ada tulisannya beneran, Guys. Jadi, adalah Spig for Galaxy. Dan seperti yang gua pernah cerita, ya, Span ini sebenarnya brand Korea ya, aslinya dari Korea. Yang mana kan brand Samsung juga jadi Korea. Jadi, harusnya mereka banyak bikin case buat HP Samsung gitu kan. Nah, uh tuh ya tulisannya ya design for Galaxy S25 Ultra. Oke, wah ada ininya juga. Thank you ya untuk surat-suratnya dan Haris sudah melihat dari jauh. Nah, gua udah pakai yang iPhone 16 Pro Max-nya. Ini yang versi S25 Ultranya. Nah, pinjam, Ris, HP-nya, Ris. Kalau gitu, Ris. Wih, ada lagi satu lagi bawahnya. Nanti kita coba, ya. Nah, jadi ini yang hybrid Macfit-nya. Nah, kita coba pakaiin. Kalau di warna hitam sih kayak kurang hidup. Tapi keren sih ya. Jadinya kayak stealthy-tey gitu loh. Plastiknya kita copot dulu aja nih dikit nih. Tuh. Uh, detailnya juga tetap berasa ya, tetap keren ya. Kayak ada lingker-lingkerannya, koil-koilnya ya. Jadi cocok banget nih. Enggak jadi jual nih HP nih kayaknya nih. Waduh keren banget ini untuk yang warna hitam ya. Dan kalau emang kalian pengen yang lebih black lagi, ternyata ada juga nih, Guys, ya. Varian yang hitam. Ini juga sama ini Spig Zero One. Kalau yang ini ya. Dia e benar-benar black. Jadi, lebih gelap lagi harusnya kalau dipakai. Kita coba pakai. Nah, ini kalau dipakai yang warna hitam. Nah, ini sebenarnya varian Zero One ini udah ada dari generasi tahun lalu ya. Kalau enggak salah S24 Ultra juga ada gitu. Kalau S25 Ultra memang cuma S25 Ultra yang ada yang ini. Jadi ini lebih limited. Makanya kemarin e sempat sold out dan harganya sempat digoreng ya katanya ya sampai 800 katanya. Sekarang sih udah udah restock lagi harusnya karena ya ini Spigan udah ngirimin. Sama terakhir ada satu lagi yaitu Nah ini dia versi yang kita juga kalau enggak salah nih pernah unboxing yang hybrid ini ya namanya Tough Armor. Tough Armor Macfit. Tapi ini ada versi magnet-nya. Jadi ada MaxSave atau bisa dibilang ya sebenarnya enggak boleh bilang MaxSave karena Maxave punya Apple gitu kan. Jadi dia dikasih ada dompetnya juga loh ya. Tuh jadi kalian bisa taruh dompet di belakangnya. Yang sebelumnya tuh enggak ada ininya, enggak ada magnetnya. Jadi ya agak sedikit berbeda. Oh dia itu magnetnya beda, guys. Kalau Mfit tuh dia ada magnet di samping ini nih. Kelihatan enggak ya? Warna hitam-hitam ya. Karena di sini juga tuh ada kan dia magnet hitam-hitam. Jadi dia nempelnya tuh lebih kuat. tuh enggak bakal gampang mesti mesti dikuatin bangetlah baru lepas gitu enggak bakal dalam kegiatan sehari-hari sih harusnya aman. Nah, untuk yang e yang ini e case-nya sendiri yang tough armor seperti biasa ya, khasnya spigen ada stand-nya jadi bisa dipakai ya. Dan di belakang standnya ada brandingnya juga depan belakang. Untuk dompetnya nih sekarang yang menarik ya. Jadi dia itu Oh, oke. Oh, dapat kulit-kulitannya doang. Ee tapi ini kayak kulit beneran gitu ya dengan ada brandingnya Spig dan cukup tebal sih. Mungkin ini bisa muat 3 emp kartu maybe ya. Jadi, yes, paling e itu untuk case-nya. Harga-harganya bisa dilihat di sini dan seri MFit ini sendiri pastinya semuanya ada magnet ya, jadi bisa nempel ke produk-produk yang kompatibel dengan Max Safe. Oh, jadi baru dikasih tahu sama Haris juga. Jadi, dompetnya ini memang khusus ya dibikin untuk varian S25 Ultra karena dia itu bisa ngikutin lekukannya nih ya. Kelihatan ya detailnya ya. Jadi, e kalau sebelum-sebelumnya kalau pakai punya Apple, dia itu bakal nabrak nih, bakal nutupin kameranya karena kan biasanya rata tuh. Nah, kalau yang versi S25 nih dia jelas nih lakukannya enggak nutupin kamera karena di bagian bawah ni juga dia kamera telefotonya gitu. Jadi, kadang kan kalau ketutup sayang gitu ya, jadi kurang kelihatan kameranya. Tapi kalau di sini jadi lebih clean karena enggak kena bagian kameranya. Oke, guys. Yang terakhir yang putih dulu aja ya. Kalau ini kiriman dari luar negeri. Al. Uhuy. Oke. Yes. Jadi ini adalah dari Nomad Goods yang mana mereka biasa bikin aksesoris buat iPhone, buat Apple products. Yang salah satunya gua paling tunggu adalah yang ini nih ya. Si Apple Watch Strap namanya adalah Rocky Point Band. Yang menarik adalah ini. Kalau kalian lihat ya, gambarnya kan kayak gelap-gelap gitu. Dan strapnya ini ya kalau kalian bisa lihat dia terang karena glow in the dark. Yes. Jadi ini bisa terang nanti digelap nanti kita bakal coba. Sama dia ada tiga buah casing juga yang mana kita bisa e pakai. Kita juga ada lagi coming soon rekomendasi casing ya buat iPhone 16 series yang mana di sini udah ada yang magnetic leather, ada modern leather, sama ada yang ruge. Kita buka semua. Oke, ini dia untuk casing casing-nya ya. Jadi ada tiga ternyata yang ini bukan casing loh. Cuma nanti kita bakal lihat. Nah, kita langsung aja coba testing di iPhone 16 Pro Max ini. Rugget case-nya nomad ya. Jadi dia emang agak e tebal gitu di ujung-ujungnya. Dan ini juga limited edition. Duh, warnanya cakep banget. Hijau. Gua akhir-akhir ini lagi suka warna hijau. Mungkin karena umur, tapi not bad ya. Kombinasi sama warna desert titanium-nya masih oke walaupun ya kalau hitam bakalan lebih bagus sih pasti. Nah, ini tombol-tombolnya juga semua dia udah pakai bahan metal ya, standar renomet. Cuma memang untuk kamera control ini masih tkspose ya. Jadi masih belum e ada tombol replaceable-nya. Terus dia di bawah juga masih e kebuka semua. Dan bagian ujung-ujungnya sih ini bumpernya rada-rada tebal gitu ya. Kayak kelihatan tuh ya ada naiknya sedikit. Jadi kalau ditaruh di meja tuh dia rata gitu. enggak goyang-goyang. Nah, 16 plus juga dia ada yang modern leather. Ini udah legendary banget lah kalau ngomongin case-nya nomad, terutama yang modern leather. Ini leathernya premium banget ya, jadi super nice finish-nya. Di tangan juga gripnya enak karena dia ujung e samping-sampingnya ini dia enggak pakai bahan kulit, dia pakai bahan karet. Jadi dipegangnya tuh juga tetap e smooth, tetap enak. Tombol-tombolnya juga pakai bahan metal ya. Cuma ya itu tadi sayangnya bagian si kamera control belum di-cover. Tapi overall sih ini udah premium banget. Mungkin kalau kalian pengen cari case kulit yang saat ini terbaik ya mungkin Nomad bisa jadi jawaban karena kan Apple sendiri sekarang udah enggak bikin lagi ya guys yang berbahan kulit gitu. Oke itu untuk yang 16 plus. Nah sekarang kita coba lihat yang ini nih si magnetic leather e bag ya. Jadi cuma ee satu lapisan doang kayaknya gitu. Nah. Uh. Oke. Jadi kayak gini bentuknya ya. Nah. Dia itu cuma lapisan belakang doang, Guys. Literally cuma ditempel doang di bagian belakangnya. Tipis banget. Nah, dia nempelnya sendiri pakai Max Saave dan dia juga ada beberapa kayak bagian e semacam kayak lemnya gitu kali ya. Tempel aja. Oke, jadi ini bukan casing sih bisa dibilang ya, cuma kayak sampul sampul di bagian belakang gitu ya. Karena tetap tuh jadinya emang merasa slim banget. At the same time karena dapat feeling kulit di bagian belakang gitu ketika kalian pegang HP-nya. Feelingnya sih agak aneh sih menurut gua ya. Terutama dia kan agak nonjol di bagian samping-sampingnya ini gitu. Cuma overall ya kelihatan jadi looks-nya unik banget sih. Tipisnya dapat tapi belakangnya kulit gitu. Dan cocok banget sih sama warna desert titaniumnya gitu ya. Nanti gua taruh harganya aja untuk casing-nya di sini. Nah, sekarang gua pengen ngomongin si strapnya. Oke, jadi ini dia untuk strapnya ya. Strapnya sendiri ini bahannya sebenarnya kayak karet dan warnanya sendiri kalau ketika enggak gelap dia warnanya kayak abu-abu, ada tin kebiruan sedikit gitu ya. Nah, kita coba pakai aja. Dan by the way, gua sendiri strap-strap gua itu semua banyakan dari nomad karena emang kualitasnya oke. Gua ada beberapa dikirim tapi gua juga ada beberapa yang gua beli sendiri karena menurut gua emang kualitasnya bagus banget dan ini gua udah pakai dari zaman Apple Watch yang pertama gitu. Ini bagus banget ee awetnya sampai sekarang gitu kan. Jadi, ya highly recommend kalau memang ada budget untuk beli strap dan pengen yang awet dan bagus. Ya, nomad sih bisa dibilang. Uh, ini hardware-nya juga kayak titanium gitu ya, ngikutin warna. Dia ada beberapa pilihan hardware. Ada yang warna titanium, ada yang warna black juga. Nti matiin lampu ya. Coba disinarin dulu tuh, Guys. Ya, jadi warnanya kayak agak kebiru-biruan gitu. Kalau dia kena cahaya ya dan lumayan terang sih sebenarnya nih aslinya. Wow keren banget. Oke, sip kita lanjut. Oke, jadi ini dia. Kalian pernah enggak sih eh controller dari eh stick kalian, stick PS, stick ya apapun itulah Nintendo Switch yang analognya rusak atau kayak gompal gitu ya gara-gara kalian mainnya lumayan ekstrem. Nah, ini ada produk dari namanya School and Co. Yang mana e dia itu bisa jadi cover dari analognya. Memang di pasaran itu banyak cover-cover analog yang versi murah ya, yang cuma R.000-an. Cuma itu setelah dipakai sebenarnya tuh enggak bikin enak. Jadi itu bikin malah jadi enggak enak. Ujung-ujungnya kita pengin copot. Nah, kalau kalian beli yang versi ini, ini menurut gua memang ngebantu. Ngebantu dari segi grip, ngebantu dari segi kontrol, dan pastinya ngebantu nge-protect si analog aslinya. Karena gua tuh entah kenapa karena gua main FIFA ya itu rata-rata pada rusak analognya karena gua suka mainnya mungkin lumayan ekstrem. Nah, ini mereka keluarin versi baru ya, School and Goin Tum Grip yang Convex namanya. Jadi ada yang skin grip Convex sama CQC Elite Convex. Bedanya itu cuma lebih di ketebalan aja sih. Jadi ada yang lebih tebal, ada yang lebih tipis sedikit gitu. Nah, ini dia konvex jadi enak buat di tangan dan griepy karena dia teksturnya kayak ada bintik-bintiknya juga gitu ya. E termasuk terjangkau sih menurut gua di harga R0.000-an dan itu ya balik lagi melindungi controller kalian dari ya kalau dia analognya rusak gitu kan. Kalau analognya rusak susah benerinnya gitu loh. Makanya ini menurut gua rekomen dan jangan beli yang murahan tadi, mending sekalian beli yang bagus kayak merek School and Go ini. Lanjut. Ah, here we go. Sea Gate ngeluarin SSD baru namanya Ultra Compact SSG. Bentuknya kayak thum drive gini ya. Ukurannya 1 TB dengan kecepatan 1000 MB/s gitu. Dan ada Sis SQ-nya juga. Dan ini resmi Indonesia ya. Ini secara garansi dan segala macamnya juga bisa di-cover. Nah, di sini udah tertulis juga materialnya 35% recycled ya. Jadi ramah lingkungan. High performance SSD cable free portable. Oh, cable free. Oh, gini, guys. Jadi, dia bisa dicolok langsung ke komputer. Di ujungnya ada port USB type C-nya, ya. Jadi, kayak SSD yang kita ee dulu juga gua beapa kali pernah e mention ya, tapi memang itu kecepatannya dia enggak terlalu tinggi. Rata-rata kecepatannya kayak cuma sampai 400 apa 500 gitu. Nah, ini bisa sampai 1.000 jadi dua kali lipatnya. Uh, oke. Ternyata lumayan kecil dan dapat semacam rubber case-nya juga. Ada tulisannya juga nih SSD, bukan USB biasa gitu. Bukan USB flash drive biasa. Nah, ini tuh ada port USB type C-nya. Posisinya agak ini ya, agak lebar kan dia punya USB ini. Takutnya kalau kita colokin kayak di laptop gitu nabrak enggak sama port yang lain. Nanti kita coba tes. Kita kasih lihat aja gambarnya. Cuma intinya kita bisa selipin ke dalam sini untuk case-nya. Nah, kalau diselipin di case dia makin agak apa? Lebar lagi gitu kan ya. Cuma enggak apa-apa deh, coba kita lihat. Nah, posisinya jadi kayak gini. Nah, buat kalian yang membutuhkan ya USB yang kencang ya, yang bisa transfer data tinggi dan kapasitas juga gede, ya, ini bisa jadi opsi kapasitas 1 TB. Cuma gua juga cek mungkin ada kapasitas lain. Dan ini juga udah IP rating ya, IP54 dan tahan jatuh sampai 3 m dengan case-nya sih kayaknya ya. Gitu. Nah, di belakangnya aja ada lubang buat taruh si LAN yard-nya kalau kalian mau pakai biar enggak gampang hilang. Oke, kita juga dapat case ya dari Se Gate. Bentuknya kecil kayak gini. Mungkin bisa dipakai untuk taruh-taruh alat-alat atau ya bisa dipakai buat earphone mungkin atau hal-hal lain. Baterai-baterai kecil juga bisa. Lucu juga sih dapat pouch kayak giniannya, cuma gede banget buat si SSD-nya gitu. Untuk produknya, harganya bisa kalian cek di sini dan ya thank you si Git. Nanti kita coba cek lebih lanjut dan gua sendiri planningnya nanti gua pengen mungkin masukin kayak e game library Steam ke dalam sini. Jadi kalau kita testing-testing laptop, testing gaming PC, kita bisa langsung aja colokin USB ini buat jadi sistem library-nya. Jadi enggak usah instal-instal tiap kali kita testing laptop baru karena habis ini kita mau ngetesin ada satu komputer yang gua bilang menarik banget. Kita bakal coba. Oke, terakhir yah. Ini dia, Guys, salah satu barang impian yangah gua pengen miliki. Sebenarnya ini sekitar 10 tahun lalu kali rilisnya ya. Tapi sekarang sudah bisa dimiliki dengan harga yang lebih terjangkau. Ada yang bisa tebak? Ya, silakan dikomen dulu di bawah sebelum eh gua buka. Silakan gua kasih waktu 5 4 3 2 1 Bem bem bem cuma ini ngeri banget ya. Percaya enggak kalau ini isinya adalah sebuah komputer like CPU. Wah. Wah. Wah, habis dibungkus, dibungkus lagi, Guys. Oke, pertama kita mendapatkan kabel power. Yes, seperti yang gua bilang karena ini kan sebuah komputer tuh semakin kecil lagi. Nah, deng Sebuah produk Apple. tahun 13. Yeay. Wow. Oke. Nah, nih kalau enggak percaya nih ada logo Apple-nya nih. Wow. Oke. Not bad sih ya. Ya, jadi ini adalah Mac Pro Trash Scan ya, yang mana dirilis di tahun 2013 dan pada waktu itu harganya bisa dibilang yang namanya Mac Pro ya kelas Pro itu tinggi banget mungkin sekitar R0 jutaan ya harganya bisa sampai dicustom kayak gitulah istilahnya. Tapi ini sendiri sekarang harganya gua dapetin enggak sampai seersep0-nya ya. Kira-kira berapa nanti gua review di akhir aja. Oke, jadi kalau kita lihat sekarang di bagian belakang ini dia ada port-portnya ya. Dan port-Pportnya pun juga bisa dibilang cukup jadul ya. USB masih USB biasa, belum USB type C. Dan di bawahnya ada port Thunderbolt ya. Ini Thunderbolt-nya pun Thunderbolt yang lama Thunderbolt 2 bukan Thunderbolt 4 atau Thunderbolt 5 kayak MacBook Pro M4 Max sekarang ya. Nah, di bawahnya ada RJ45 juga dua biji. Ada tombol power mirip sama Mac Mini HDMI dan di sini tombol power-nya. Di atas ada headphone sama buat speaker. Jadi, dia ada dua buah port spesifik ya khusus ya untuk si eh audio jack. Karena memang ini sendiri sekarang katanya masih lumayan banyak dipakai buat eh para audio producer karena masih bagus banget dan in terms of power juga masih cukup. Walaupun memang untuk dipakai yang lain-lain itu agak tanda tanya ya. Mungkin nanti kita akan bikin video yang lengkap soal ini. Cuma nanti let me know kira-kira bisa diapain komputer ini. Nah, sekarang kita coba lihat dalamnya ya. Nah, jadi dia tuh kayak ada Oh, jadi ada switch-nya di bagian belakang ini ya. itu kita bisa buka dan kalau udah dibuka tinggal Wah, look at that. Wah, ini dia ya buatan Apple tahun 2013 ya. Gila. Walaupun disebut sebagai trash scan ya atau apa namanya? Kotak sampah. Tapi tetap ini kayak sebuah bentuk seni sih. Cuma memang ini agak kotor. Nanti gua coba bersihin aja deh lebih lanjut biar lebih ee cakep. Gua sendiri masih jujur belum tahu mau dipakai buat apa. Cuma karena gua kemarin emang lagi ada budget dan gua udah pengen banget dari dulu. Waktu gua kuliah tuh gua pernah lihat ini dipakai dan gua sendiri belum sempat nyobain. Cuma ya ini engineering-nya Apple sih. Uh, keren banget. Walaupun agak kotor nih mesti dibersihin deh nanti satu-satu ya. Jadi prosesornya sendiri dia pakai Intel Seon yang mana dia 6 core 12 thread. Cuma katanya bisa di-upgrade sendiri kalau kalian mau ya di belakang sini. Dan ini SSD-nya juga bisa di-upgrade sendiri sama RAM-nya. RAM-nya di bagian samping ini ya. bisa di-upgrade sendiri kalau kalian mau itu bisa sampai 64 GB ee gitu. Jadi bisa dibuka terus dicopot aja RAM-nya diganti. Ini RAM-nya yang sodim kayaknya masih LPDDR3 deh kalau enggak salah. Ini RAM-nya juga kanan nih ya bisa di jadi ada beberapa slot nih total ada 4 slot. Nah, untuk harganya sendiri gua kemarin ngedapetin si Mac Pro ini di harga Rp4 juta dan dia udah kasih kita storage 256 GB sama RAM-nya itu 8 GB yang mana kita nanti bisa upgrade sendiri kalau kalian perlukan dan rata-rata gua cek harganya di pasaran kurang lebih segitu. Nah, yang ini juga mungkin bisa diinstal Windows masih ya. Karena kan MacM yang zaman ini tuh masih bisa diinstall Windows. Jadi mungkin masih bisa dipakai gaming. Nanti kita coba juga mungkin di video yang berikutnya. Laptopnya Apple, monitornya Xiaomi. Iya. Enggak kita hidupin. Wih, ada lampunya di belakang. Uh, Nah, akhirnya. Buset dah, lama banget bootingnya. Ya udah aman nyala kita closing videonya. Oke guys, paling itu aja buat mega unboxing episode ke-22 yah gila lumayan seru-seru kesampean punya komputer dapat strap Apple Watch juga. Tadi juga ada yang keren dari Aumu ya. Dan ya ditunggu aja buat episode berikutnya karena seru banget dan kalau kalian ada yang pengin direrequest buat kita unboxing boleh aja langsung di kolom comment section di bawah. Dan kalau kalian suka kasih jempol. Jangan lupa juga subscribe ke Basing Rotch YouTube channel. Dan itu aja nama gua Malvin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Ciao. Ah iya. Ini ada password-nya ya? Gimana ya? Yeah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















