BELI KULINER LEGENDARIS BOGOR PAKAI JETOUR DASHING YANG MENCENGANGKAN (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitri Airi. Jadi hari ini saya kembali lagi mau beli makanan buat keluarga buka puasa. Kali ini tujuannya adalah Bogor. Karena Bogor itu sebenarnya enggak terlalu jauh dari Jakarta, tapi ada sejumlah kuliner legendaris di sana. Nah, ada dua atau tiga makanan yang saya incer dari sana. Apa aja Anda nanti bisa lihat. Dan kebetulan saya akan juga bawa mobil dan merek yang baru pertama kali saya coba. Jetour merek dari Tiongkok. Yang ini e fokusnya itu di SUV dan yang saya akan coba ini adalah mobil yang sudah diperkenalkan di pameran IMS. Nah, Jetour dashing ini itu mereka mengklaim mereka akan berada di pasar medium SUV melawan Hyundai kereta, Honda HRV, bahkan kalau misalnya sesama dari Tiongkok itu Cherry Omoda 5RZ yang di mana harga jetur dashing ini kebetulan sedang promo dimulai dari harga Rp359,7 juta. Jadi ini mobil saya lihat datanya panjangnya itu hampir 4,6 m 4590. Kemudian lebarnya ini amazing sekitar 1,9 m dan tingginya hampir 1,7 m dengan wheel base lebih dari 2,7 m yang artinya ini ukurannya bisa dibilang terbesar kalau misalnya jika disandingkan dengan Hyundai kereta, Honda HRV atau bahkan Cherry Omoda 5RZ. Begitu juga dengan bagasinya yang sampai ke 486 L. Jadi, ini adalah mobil yang besar, bentuknya sangat-sangat menarik. Ganteng loh ini depannya. Dan baru pertama kali saya akan coba. Dan kalau Anda lihat perjalanan-perjalanan kuliner saya, saya pernah ke Serang, pernah ke Bandung, pernah ke Cirebon, pernah ke Semarang, tapi justru kota salah satu yang dekat itu Bogor malah belum pernah dixplore. Oke, nanti saya akan cerita lebih banyak tentang kuliner-kuliner Bogor dan mobil ini di jalan. Sekarang let's [Musik] go. Sekarang sudah sampai Cawang dan siap-siap masuk ke arah tol Jagorawi. Jadi makanan yang saya incer ini utamanya ada dua. Yang pertama itu adalah ayam goreng. Ayam goreng rumahan. Tapi saya ngelihat review-nya katanya enak banget. Dan yang kedua adalah sop buntut yang cukup legendaris. Nah, tapi nanti makanannya kita lihat seperti apa. Tapi saya mau cerita dulu nih tentang Jetour. Jadi ini adalah merek yang baru baru saja masuk ke Indonesia dan ternyata bukan hanya baru masuk ke Indonesia, tapi di dunia juga baru belum terlalu lama. Merek ini. Merek ini tuh lahir di tahun 2018 di bawah Cherry Holding Group. Jadi walaupun dia muda umurnya tapi dia di bawah satu grup yang cukup sangat besar malah di Cina. Jetour ini kalau dilihat dari produk-produknya mereka spesialisasi itu di crossover dan SUV. Nah, ini jadi seperti Jet Tour Dashing ini. Ini pertama kali keluar kalau di negaranya itu tahun 2022. Jadi, masih ee relatif ee baru dan kalau dilihat dari penjualannya ini amazing juga karena di tahun 2018 kemunculan pertamanya dia hanya terjual R8.000. unit. Mungkin sebagian besar di Cina ya karena mungkin ekspornya belum terlalu banyak. Kemudian tahun berikutnya itu meningkat menjadi 128.000 unit. Bahkan ketika 2020 itu ada COVID dan mainly itu COVID itu di Cina penjualannya hanya terkoreksi 2.000. Jadi hanya eh hanya turun 2.000 menjadi 126.000 unit dari sebelumnya 128.000 1000 unit di 2019. Yang mengagetkan di 2024 ketika mereka sudah mulai mengekspor mobil tercatat penjualannya itu 568.000 unit lebih juta unit tidak sampai 67 tahun sejak brand ini diluncurkan. Dan mereka punya target di 2026, artinya tahun depan mereka bisa menjual 1 juta unit. Nah, itu penambahan penjualannya itu itu setiap tahun tuh pasti gitu peningkatannya tuh ee besar dan artinya mereka memiliki produk yang bagus karena kalau enggak mana mungkin mendapatkan kepercayaan dari orang. Dan yang telah pertama kali dikenalkan di Indonesia adalah Jetur Dashing dan Jetur X70 Plus. E tadi saya bilang dia sekelas dengan Honda HRV, Hyundai kereta cherry e Omoda 5RZ ya yang mesin bensin ya. Karena ini bukan full elektrik, ini masih pakai mesin bensin. Nah, dia mesinnya sendiri itu 1500 cc turbo 4 silinder. Tenaganya 156 PS, torsinya 230 Nm dan 0 sampai 100 km/h menurut klaim dari Jetour itu di angka 10,5 detik. Nah, ini saya kebetulan enggak sempat melakukan tes lengkap karena ini benar-benar cuman sehari saya megang mobil ini. Eh, tapi kalau dilihat dari speknya sih mestinya wajar ya. 1500 cc turbo dengan tenaga sebesar itu dan figur akselerasi seperti itu. Nah, tenaga dan torsinya itu disalurkan kedua roda depan lewat transmisi 6 speed dual clutch. Dan e untuk suspensinya, mobil ini juga memang menyasar e bantingan suspensi yang dewasa seperti di mobil-mobil Eropa. Makanya di depan itu paduan antara mcverson independent. Jadi independen kanan dan kiri mcverson strut. Sedangkan di bagian belakangnya itu suspensinya multilink. Ah, ini mirip artinya seperti yang dipakai di mobil-mobil Eropa. Multilink ini mungkin lebih rumit, lebih mahal, tapi akan menghasilkan karakter bantingan yang dewasa dan menyenangkan. Nah, mungkin ada yang nanya ya, kok namanya Jetur gitu. Mungkin bacanya jet tour kali ya, karena diambil dari dua kata, yaitu jet dan tour. Jadi seperti perjalanan dengan pesawat Z untuk menggambarkan perjalanan yang menyenangkan dengan mobil ini. Nah, seberapa menyenangkan? Nah, ini saya belum bisa ngomong karena saya baru saja keluar dari rumah. Kita jalan dulu, kita beli makanannya dulu sambil saya merasakan mobil ini dan nanti saya akan paparkan ke Anda bagaimana impresi pertamanya. Jeturing ini ada dua varian, yaitu jetur dashing Journey dengan harga Rp403.800.000 R.000 dan jetur dashing Inspira dengan harga Rp434,8 juta. Tapi yang sedang saya pakai ini adalah tipe tertinggi yaitu Jetur Desing Inspira dengan harga spesial yaitu Rp390,7 juta dan harga spesial ini hanya sampai bulan April 2025. di 400 jutaan aja. Ini sebenarnya termasuk sangat menarik karena mesinnya 1500 cc turbo, transmisinya 6 speed dual clutch. Fiturnya sangat lengkap. Nanti kita akan ngomong fiturnya setelah kita beli makanan ya. Tapi kalau dilihat dari rivalnya Honda HRV yang RS yang mesinnya turbo itu sudah di atas Rp500 juta. Hyundai kereta pun itu dari 300-an sampai R00-an juta padahal mesinnya bukan turbo. Cherry Omoda 5RZ itu di R00 jutaan juga. R00 jutaan kecil. Dan saya curiga mereka akan menjual mobil ini di bawah Rp400 juta dan kalau benar di bawah Rp400 juta itu luar biasa value-nya. E bahkan masih bahkan mau dimentokin Rp440 juta pun itu masih sangat sepadan dengan yang diberikan mobil ini. Walaupun saya yakin banget ketika rentangnya diberikan antara 340 sampai 440 kemungkinan besar mereka akan bermain di Rp300 jutaan. Dan ini mobil besar ini kalau dilihat dari dimensi terbesar di kelasnya. Banyak yang bilang Bogor itu kota sejuta angkot. Kalau menurut saya sih enggak sampai sejuta ya. Tapi emang banyak. Sejuta angkot itu cuman kiasan. Nah, ini kita udah dekat dari tempatnya menurut Google Maps. Angkot. Angkotnya emang banyak sih, banyak banget. Dan kadang-kadang suka berhentinya seenaknya enggak apa-apa. Mungkin itu memang kebiasaan di sini. Jadi kita ikutin aja toh jalan santai ngabuburit dari pagi cari makanan buat buka. Itu kan indahnya puasa ya. eh selalu eh excited gitu ketika berbuka itu makanan tuh jadi posisinya lebih spesial gitu. Yang biasanya mungkin kita makan sehari-hari ya udahlah dianggap biasa aja gitu ya. Tapi buka puasa itu kan selalu ada momen spesialnya setidaknya buat saya dan keluarga gitu. Jadi senang aja cari makanan-makanan yang legendaris atau yang enak walaupun harus keluar kota. Nah, mestinya sih di jalan ini saya sendiri belum pernah ini benar-benar lihat referensi di TikTok, referensi di Google dan kalau saya lihat di Google ini bukanya dari jam 10.00 sampai jam .00 siang cuman 4 jam menurut Google ya. Artinya kalau cuman 4 jam itu biasanya sangat laku atau benar-benar dengan jualan 4 jam aja ya mereka sudah merasa cukup gitu. Jadi mestinya enak. Rumah makan yang bukanya cuman sebentar tuh biasanya enak. Iya enggak sih? Wow, kayak warungan nih. Enggak ada tempat parkirnya parkirnya? Cuma motor yang parkir di sini. Sejak 1995. Wah, kelihatan sih legend nih. Parkirnya di mana? Oke, ada Jadi selain ayam goreng juga banyak menu lainnya ya. Tapi kita fokus ke ayam goreng aja. Bungkus, Mbak. Ee ayam gorengnya ee Oh, bungkus ya. Iya. Digoreng mentah. Kalau buat buka puasa mentah aja goreng di rumah. Mentah aja. Mentah banget apa setengah matang? Ee terserah sih mau setengah matang juga bisa. Kalau enggak mau mentah juga. Setengah matang deh ya. Setengah matang. Jadi minta e dada empat, paha empat. Eh dada empat, paha empat ya. Dada empat. Pahanya empat. Paha empat ya. Nah, ini jadi satu bungkus nih. Terus habis itu minta dua dada, dua paha. Dua dada, dua paha. Ee bikin ini apa? Bikin empat ini. Bikin empat. Ini empat pek bikin empat pek ya buat empat ya. Iya. Nah, ini tambah sayur asemnya. Ada. Ada sayur asemnya apa aja nanti ini sama ayam doyong yang di Taman Puri itu saudaraan tapi saudaraan ee itu saudara yang sebelahnya kalau di sini kita enggak ada cabang saudara oh enggak ada cabang ya sendiri ya ini ya 1000 24 ayam sama sayur asem 471 wajar jadi ayam goreng doyong itu ada beberapa katanya di ayam goreng Warung Doang tuh ada beberapa di ee Bogor ini yang di Jalan Pahlawan nomor 109. Bahkan di Jakarta juga ada dan saya dengar memang saudara bersaudara gitu. Jadi ada istrinya buka sendiri, suaminya buka sendiri, adiknya, kakaknya gitu. Tapi enggak apa-apa. Kita coba yang ini dulu yang di Jalan Pahlawan nomor 109 Bondongan, Bogor. Tuh lihat deh keremesnya dipisah ininya nih mustya yang enakang tambahin lagi ada sambal. Wah. Nah ini dia udah dipisah-pisah nih. Jadi nanti yang ngenilai ayam ini bukan cuman saya tapi anak-anak juga termasuk lur ya. Siap. Makasih ya. Y makasih ya. Wih, ada elektrik. Wah, gede ini. 486 L. Di bawahnya juga masih ada space lagi tuh. Kalau mau buat barang atau kalau mau pasang subwoover tuh ada tempatnya tuh udah disediain. Kita tutup dulu. Maksudnya biar apa? Biar orang lain kalau ngintip ke dalam enggak ngiler lihat makanan. Sekarang kita ke makanan berikutnya. Ini untuk ayah saya. Oke, ayam selesai. Jadi, e saya tuh udah sering dengar tentang legenda warung doyong ini. Ee kebetulan saya ada langganan juga saya goreng di Jakarta itu ayam goreng warung doyong juga di daerah Jakarta Barat. Itu enak sekali gitu. Dan ternyata ngobrol-ngobrol sama yang punya ternyata mereka berasal dari Bogor dan kemudian ada teman saya di Bogor juga nyobain yang warung doyong itu. Katanya enak sekali sambalnya, ayamnya, keremesnya. Nah, saya tapi enggak tahu ternyata warung doyong tuh ada ada beberapa di Bogor. Nah, ini yang ternyata saya mampir saya ngelihat rate-nya itu bagus 4,6 dan ee lumayan cukup atas di Google gitu ya. Itu ayam goreng bondongan Wardoy. Wardoy itu kan pasti singkatan dari Warung Doyong di Jalan Pahlawan nomor 109 tadi. Baunya sih menjanjikan sekali. Oh my God. Tapi enggak apa-apa. Kita coba next time-nya kita coba warung doyong yang lain lagi. Tapi banyak orang bilang kalau udah warung doyong tuh katanya jaminan enak lah. Nah, sekarang ee untuk ayah saya. Ayah saya juga doyan ayam goreng. Cuman kadang-kadang kan ayam goreng mungkin terlalu keras gitu. Dan saya tahu ayah saya tuh sangat doyan sop buntut. Dan ini ee ayah saya tuh pernah cerita. Jadi dulu zaman dia kecil ya, mungkin di tahun 50-an 50-an mungkin ya, itu satu keluarga itu sempat tinggal di Bogor selama setahun atau 2 tahun dan tinggalnya itu di sebuah hotel gitu. Enggak tahu kenapa ee ee mungkin rumah belum ada rumah atau mungkin lagi ditugaskan sementara yang kakung saya gitu. Tapi mereka sekeluarga ayah saya itu tinggal di hotel dekat Kebon Raya. Nah, ini sekarang saya mau beli ee sop buntutnya juga dekat Kebon Raya. Saya yakin sih sop buntutnya mestinya belum ada pas ayah saya kecil. Tapi saya cukup tahu ini legendaris dan ini termasuk salah satu favorit saya juga. Saya sering eh makan di sini kalau lagi balapan di Sentul kadang-kadang makan siangnya di sini. Let's go. Kita lihat. Nah, ini nih. Ini langganan saya juga. Tempatnya kecil. Tempatnya kecil. Benar-benar nyempil gitu ya. Tapi enak, Bu. Masih ada Bu? Ada. Bungkus dong, Bu. Bungkus berapa? Ee tiga tiga bungkus. Tiga porsi. Tiga porsi. Iya. Tiga. Bukanya sampai jam berapa, Bu? Bukanya sampai jam 7. malam. Oh, jadi ini kalau yang di Bogor mau buka puasa masih bisa di sini. Dia cuma ada rebus ya? Goreng enggak ada? Enggak. Iya. Tinggal aja cuma rebus. Berapa? Tiga porsi, Bu. 195. 195. Artinya 65 satunya. Enggak pakai nasi kan ya? Enggak sopnya. Nah, ayah saya tuh suka banget sop buntut. Dari tahun berapa nih, Bu? Dari zaman Krismon. Krismon yang mana nih, Bu? Krismonnya banyak nih. 98. Oh, 98. Tuh, tuh kuahnya tuh bening, dagingnya juga merah. Enak deh. Enak banget langganan saya nih. Ini apa? Makasih ya. selesai. Balik lagi ke Jakarta. Urusan perkulineran sudah selesai. Aduh, ini baunya menggoda. Tapi sekarang kita akan lebih detail mengenai mobil yang saya pakai ini, Jetur dashing. Jadi saya akan berhenti dulu di rest area sekalian untuk salat zuhur. Sekalian juga saya beritahukan lebih detail lagi ke Anda mengenai mobil ini. bentar. Oke, sekarang sebelum melanjutkan perjalanan, kita lihat dulu ini bentuknya pertama kali saya lihat di IMS tuh langsung ih keren ya. E mahal gitu bentuknya tuh. Nah, ini seperti Anda lihat tadi ini kuncinya. Jadi kalau kita ngejauh itu dia akan ngunci secara otomatis tanpa perlu kita e pencet tombolnya. Nah, tapi nanti begitu kita ngedekat, dia otomatis ngebuka sendiri. Ini saya taruh sini deh daripada ngebuka nutupbuka nutup. Oke, jadi pertama kali ngelihat di IMS itu ee bentuknya tuh keren banget ya. Jadi e bagian depannya nih tegas, bagian belakangnya juga bagus ya. Ada yang nyamain dengan Lamborghini Urus. Ya, oke. Ada miripnya tapi ya kalau samaanya sama Lamborghini keren dong. Oke, terus di sini e dia e enggak pakai logo lagi langsung J Tour dan di lampunya ini ada tulisan Drive Your Future. Artinya dia memang membuat mobil ini ke arah futuristis. Ini mobil besar ya. Enggak enggak nyangka bahwa ini tuh sekelas dengan HRV kereta. Karena ini dimensin-nya besar dan kelihatan gitu besarnya sampai ini ban 19 inci-nya nih jadi kelihatan kecil gitu. Pal ini 19 inci 2355 R19. Ini mau dinaikin lagi sampai 22 inci juga masih masih cukup nih ininya wheel arch-nya nih. Kemudian di sini ada ee overfender tipis warnanya dove dan di sini juga ada yang warnanya dove. Jadi bikin kesannya itu tangguh. Tapi ini warna merahnya ini merahnya menyala sekali. Menimbulkan kesan membara gitu. Saya penasaran pengin lihat mesinnya. Ah, ini dia enggak ada pegas ya. Tapi ini berat sekali. Ini salah satu kap mesin terberat yang pernah saya coba angkat. Ini berat sekali. Tapi ini menunjukkan apa? Kekokohan dari konstruksinya. Ini berat. Belum ada kayaknya mobil lain yang lebih berat dari ini. Ada besinya tebal, konstruksinya juga kokoh. Nah, ini mesinnya normal ya. Enggak ada yang terlalu eh istimewa. Mesin 1500 cc 4 silinder seperti saya tadi bilang. Turbo 156 PS 230 Nm ke dua roda depan lewat six speed dual clutch transmission 010,5 detik. klaimnya. Ah, ini berat banget dan ini nutupnya juga mantap nih kayaknya nih. Wuh, ini definitely sebaiknya sih mestinya pakai pegas ya, karena ini untuk orang normal aja nih ee berat sekali. Tapi keren. Suka saya dengan bentuknya. Oke, sekarang kita lihat dalamnya. Nah, ini bagian interiornya nih ada aroma ayam goreng dan sof buntut. Karena saya zoom saya bungkus, tapi kalau normalnya enggak ya. Nah, ini posisi duduk saya. Saya tingginya 177 cm dan Anda masih bisa lihat masih lega ruang kakinya. Kemudian walaupun dia pakai panorami, tapi headro juga masih sangat memadai. Dan yang istimewa dari mobil ini, walaupun ini bukan mobil listrik ya, tapi lihat ininya rata. Benar-benar rata di tengah itu rata. Jadi kalau Anda duduk di tengah ini masih masih oke gitu kakinya tuh. Enggak ada enggak ada channel yang besar. Ini biasanya hanya ada di mobil listrik, tapi jetur ini bukan mobil listrik, tapi tetap dia sangat-sangat ee rata. Di belakang ada tempat penyimpanan. Kemudian ini juga tempat penyimpanan ada dua buah ventilasi AC dan ini ee dia di sini material keras tapi di sini sudah soft material. Kemudian di armr-nya juga soft material dan ini di belakang power window ini ada tanda bintang. Jadi ini tombol multifungsi dan ini biasanya difungsikan untuk ee perintah suara voice comand. Jadi dari mana pun Anda duduk, mau dari tempat pengemudi, penumpang, atau di belakang ini, Anda bisa pencet tombol bintang ini untuk voice com untuk buka jendela misalnya. Kalau Anda terlalu malas buka jendela, Anda bisa buka jendela. Mau ganti frekuensi radio semua jadi tinggal pencet tombol ini. Kemudian di sini ada aksen yang menambah kesan ee arts dan futuristis. Ah, ini joknya sendiri model bucket ya. Jadi dia semi bucket. Jadi dia benar-benar sporty bentuknya. Headr memang tidak bisa diatur lagi ee naik turun, tapi ini kursi yang tebal, tebal dan kelihatan mahal kursinya. Serta kalau dilihat dari depan tuh bentuknya sportif. Tapi kita lihat belakang dulu. Ini ada arm rest. Armr-nya tinggi ya. Ini tinggi sekali nih. Lebih tinggi dari yang kanan. mestinya lebih kalau bisa lebih rendah sedikit mungkin akan lebih ergonomis tapi it's ok. Sini juga ada dua buah cup holders dan ini bisa dilipat kalau mau menambah barang di bagasi serta dia juga bisa reclining. Nah, ini yang posisi paling rebahnya lumayan santai. Jadi, ini tempat duduk yang nyaman. Terus anda lihat ini material kulit dengan jahitan atau stitching merah jahitan asli nih. Semua perforated pula eh ininya berpori-pori. Joknya ini benar-benar seperti di mobil premium dan empuk. Wah, ini definitely di belakang ini tempat yang nyaman. Sekarang kita ke depan. Posisi nyetirnya ergonomis. Dia bisa diatur tilt dan teleskopik. Jadi, ah berapapun tinggi badan Anda, Anda akan mudah menemukan tempat yang e ideal di sini. Posisi berkendaranya. Oke, mesinnya halus, getarannya sangat minim. Kemudian nih ee di tuas AC ini ada aksen merah juga. Selain eh jahitan-jahitan asli, ini juga ada aksen merah. Kemudian ada ambiience light. Sayang, ini bukan di malam hari, tapi ambiience light-nya itu ada macam-macam warnanya. Jadi enggak cuman satu, dua atau tiga macam warna. Kemudian head unitnya ini ya, ini mobil kekinian ya. Jadi ada dua layar. Yang ini layar instrumen. Layar instrumennya bisa diubah ee model digital seperti ini atau model analog. Kemudian juga ada layar multimedianya dan layar multimedianya ini dia sudah bisa Apple CarPlay dan Android Auto. Dia ukurannya 10,25 inci. Jadi 10,25 inci di sini, 10,25 inci di kanan. Kemudian di konsol ini ada wireless charger dan wireless chargernya ini power-nya tinggi ya sampai 50 watt. Bahkan di sini ada ventilasinya untuk menghisap udara panas dari handphone Anda. Kemudian di sini ada dua buah USB slot dan outlet 12 volt serta ada penyimpanan kecil. Nah, yang istimewa di sini ini ada penyimpanan yang cukup besar dan AC itu dihembuskan ke dalam kompartemen ini sehingga kalau Anda ingin menyimpan minuman dingin ini seperti lemari es ya. Mungkin enggak bisa sampai beku ya. Tapi menjaga tetap dingin itu bisa sangat efektif karena ada ventilasi AC-nya ini. Nah, kalau kita bicara soal keamanan, mobil ini kondisi standar sudah memiliki en buah airbag. Kemudian ada kamera 360. Tapi kamera 360-nya itu juga dilengkapi dengan eh bisa menampilkan image di bawah mobil seolah-olah transparan. Yang sebenarnya itu kan memori dari depan dan belakang. Ketika kita mundur memori dari kamera belakang itu akan ditampilkan ke bawah mobil. Jadi seolah-olah mobilnya transparan. Nah, itu jadi seakan-akan 540 derajat kameranya. Kemudian dia juga memiliki active cornering light yang akan menerangi jalan ke arah Anda berbelok ketika Anda menyalakan eh se membelokkan setir. Kemudian voice command sudah ada. Masih bahasa Inggris memang voice comand-nya, tapi eh Jetur menyebutnya sebagai 360 degree voice command. Kenapa? Ya karena dari semuanya bisa melakukan eh voice comand ya. Bahkan dia juga bisa mendeteksi suara dari mana yang ee memerintahkan mobil ini lewat voice command. Makanya dia sekeliling ini bisa memberikan voice command. Kemudian dia juga wipernya sudah auto, dia intelligent auto. Jadi dia bisa mendeteksi ee curah hujan serta ini dia tadi ah panoramic roof-nya. Kalau Jet menyebutnya sebagai panoramic skyroof. dan dia ada sunroof-nya juga, jadi bisa dibuka juga. Bukan hanya ee panoramic roof, tapi juga dia juga ada sunroof. Jadi terang sekali langsung ee nuansa kabinnya terasa mahal dan terasa lebih eh lega gitu ya. Ini di setirnya ada tombol-tombol. Yang kanan ini untuk audio dan untuk telepon. Sedangkan yang di kiri ini untuk cruise control dan mid. Nah, kemudian yang saya suka AC-nya di sini dikeluarkan dari layar. Jadi, nyetel AC itu tidak perlu mencari-cari di layar, tapi kita bisa langsung di sini ada tombol untuk fannya serta suhunya. Dia memang masih single zone ya, belum dual zone, tapi aksesnya itu sangat mudah. Kemudian di sini juga ada dial untuk mengatur volume. Ini volume tapi dia bisa ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan. Sori, maksudnya ke depan, ke belakang, ke kiri, ke kanan. itu untuk mengatur menu yang ada di layar tengahnya ini. Jadi akan lebih mudah kita enggak harus ee mencet ee layar sentuhnya, tapi ini bisa langsung dari tombol di tengah ini. Nah, ini transmisinya ini pakai kulit loh di sini dan pakai aluminium. Jadi, kesannya tuh mahal sekali dan ini satisfying sekali. Masukin gigi pertama kali tuh benar-benar kayak di mobil mahal gitu. Padahal kalau ngelihat rentang harganya yang sori tadi saya ada salah bilangnya 340 sampai 440 tapi e ternyata 350 sampai 440 tapi tetap aja itu adalah harga yang ee e reasonable gitu ya. Jadi ini terasa lebih mewah daripada harganya. Tuas transmisinya. Ini panel piano black-nya ini enggak kayak mobil R00 jutaan apalagi enggak benar-benar enggak kayak mobil R00 jutaan. Ini rasanya kayak mobil 600 700 jutaan kualitas di dalamnya. Ini juga solid sekali semua kualitasnya sampai ee ventilasinya juga ada hambatannya gitu ya yang jadi terasa solid. Setirnya juga setirnya ini di e posisi berhenti ini sangat enteng tapi dia e bertambah berat secara natural ketika kita e bertambah kecepatannya. Kemudian yang unik ini pengaturan spionnya. ini besar sekali di bagian eh kanan dashboard dan kemudian ada eh stability control juga itu tombolnya di luar jadi enggak perlu Anda cari di layar dan dia ada headlamp leveling. Jadi Anda bisa mengatur tinggi rendahnya sorot lampu depan dengan tuas yang ketika kita putar ini juga rasanya tuh ada beratnya gitu, ada rasa premiumnya. Terus heal design control sudah standar. Electric parking brake dan auto hold juga udah standar. Eh, dia ada ADAS ya, tapi ADAS-nya itu memang bukan ADAS yang eh paling lengkap gitu, tapi minimal dia ada blind spot monitoring. Kemudian kalau kita lihat di sini untuk di driver. Ah, kita lihat untuk di driver assistance-nya dia ada blind spot monitoring dan ada door open warning. Nah, ini penting kalau kita mau buka pintu. Dia bisa memberi peringatan kalau ada kendaraan lain di belakang yang berpotensi menabrak pintu kita. Overall enggak nyangka sih kalau mobil ini 300-an karena kelengkapan dari ee fiturnya. Nah, ini coba saya bikin sedikit. Kalau misalnya fiturnya dibandingkan dengan kompetitor lainnya, nah ini ada ee tabelnya lah kira-kira tabel sederhana yang dibikin oleh re. Apa saja yang ada di sini, yang tidak ada di kompetitornya dan apa yang ada di kompetitornya yang mungkin belum ada di sini. Nah, oke tadi Anda bisa pause saja kalau misalnya Anda mau lihat lebih detail. Sekarang saya akan melanjutkan perjalanan dan akan memberitahukan ke Anda bagaimana impresi berkendaranya. Oke, sekarang bagaimana impresi berkendaranya? Well, e seperti tadi saya bilang bahwa mobil ini dimensinya tuh besar bahkan kelihatannya yang terbesar di kelasnya. Dan itu langsung terasa terutamanya karena pada saat kita melihat ke depan itu langsung melihat ee kap mesin. Apalagi kalau warnanya terang seperti ini ya, merah menyala itu kelihatan kap mesin dari kiri sampai ke kanan. Bahkan ada tonjolan di atas ee sparb itu juga kelihatan langsung menimbulkan kesat kita membawa mobil yang besar, yang mewah gitu. Jadi langsung terasa eh besarnya dan memang lebar kan mobil ini 1,9 m itu lebar sekali. Bikin jarak ke samping juga ada jarak yang menyenangkan gitu ya. Kita bisa tangan itu bersandar di konsol tengah. Jadi di konsol tengah ini jadi armr juga. Dan yang kiri kita juga bisa bersandar tanpa saling mengganggu satu sama lain. Space-nya lega di sini. Kemudian yang ee saya rasakan sangat positif dari mobil ini adalah bantingan suspensinya. Pertama kali dapat mobil ini kok kerasa keras sekali ya setiap getaran di jalan tuh terasa ternyata pada saat diberikan ke kami itu masih 43 ininya apa eh tekanan bannya. Nah, begitu disesuaikan ke 36 ini baru terasa lembut dan karakter bantingannya ya karakter bantingannya tuh dewasa. premium seperti mobil Eropa. Apalagi mungkin karena suspensi belakangnya multilink. Jadi setiap kali ada bum, ada jalan yang tidak rata gitu, itu diredamnya bagus sekali. Bukan suspensi empuk yang membuai ya ini SUV. Jadi masih ada kaku-kakunya tapi bantingannya itu enggak bikin lelah dan e terprediksi serta menyenangkan, tidak mengayun mobil. Kemudian di kecepatan tinggi juga stabil dan handlingnya oke. Memang ada sedikit limbung ya, tapi masih masuk batas toleransi dan masih terprediksi. Setirnya seperti tadi saya bilang juga memberat ketika kita di kecepatan tinggi jadi menimbulkan kesan mantap. Memang tidak terlalu banyak feedback yang masuk ke setir ya karena ini juga bukan mobil sport tapi tetap memberikan kesan mantap. 100 km/h itu rasanya mungkin kayak 8090 di mobil ini. Nah, bagaimana dengan performanya? Klaim 0110,5 memang biasa saja. Dan ketika saya coba tenaganya ya ini karakter kayak kayak mesin Eropa ya. Jadi ee gradual gitu tenaganya. Tenaganya tuh e mesin tuh enggak ada kerasa seperti disiksa gitu ya. Bahkan suara mesin tuh hampir enggak terdengar. Nih saya RPM udah dekat ke 5.000 aja tuh samar-samar suara mesin. Jadi peredaman suara dari mesinnya tuh bagus sekali. Nah, balik lagi ke performa dia. Tenaganya ada terus tapi bukan yang sangat sporty gitu ya. Jadi lebih ke torsinya tuh ada terus dan dual clutch transmission yang digunakan di mobil ini tidak digunakan untuk perpindahan gigi yang cepat seperti di superc atau di mobil sport tapi dual clutch-nya digunakan keuntungannya dalam hal kehalusan perpindahan gigi serta tanpa slip ketika di berada di satu gigi sehingga diharapkan konsumsi bahan bakarnya itu ee eh lebih baik karena enggak banyak kebuang tenaga itu hanya untuk selip di gearbox seperti yang kalau misalnya di transmisi otomatis yang konvensional ya. Nah, ini dari tadi nih jalan dari Jakarta lewat tol kemudian macet angkot macet di kota Bogor gitu ya. Sebagian karena angkot itu ee kecepatan rata-rata kita ini ee ah ini 42 km/h itu konsumsi bahan bakarnya kira-kira hampir 12 km/l. Jadi masih sangat eh reasonable, bukan yang hemat seperti hybrid tapi tidak boros juga. Nah, ini kalau di tol kayak gini kita tinggal pakai ee cruise controlnya. Sayang cruise control-nya ini belum ini ya, belum adaptif cruise control. Karena kalau ini adaptive cruise control ini ideal sekali untuk perjalanan jauh. Ini terasa mobil ini tuh lebih cocok untuk perjalanan jauh ketimbang perjalanan di dalam kota. Karena kalau di dalam kota kan ukurannya lumayan besar nih. Tapi kalau dibawa keluar kota, wah ini mantap sekali. Ini lewat tol Jor 2 yang banyak gelombang itu mantap. Dan kadang-kadang ada gundukan gitu ya enak gitu stabil. tidak ada gejala melayang sama sekali. Ya, mirip suspensi Eropa sih. Rasanya amazing sih kalau mobil ini harganya di 400 kecil atau bahkan di bawah 400. Tapi memang harus ee diakui ada beberapa hal yang saya agak kurang suka di mobil ini. Yang pertama, mobil ini pakai dual clutch transmission. Dan dual clutch transmission itu ada ee salah satu kerugiannya adalah ketika kita di stop and go, lalu lintas stop and go itu tidak sehalus transmisi otomatis yang konvensional gitu. Jadi ada dctt jerk-nya gitu ya. Ada kayak transmisinya gugup. Tapi itu bukan hanya terjadi di mobil ini, tapi rata-rata yang dual clutch itu ada seperti itu. Jadi kalau kita stop and go kadang-kadang kita ngerasa ada setengah kopling yang agak kurang natural di mobil ini. Tapi begitu di jalan tol kayak gini, wah enggak ada masalah sama sekali dan keuntungan dual clutch, perpindahan giginya halus dan tanpa slip itu bisa e dinikmati. Nah, kemudian hal berikutnya yang saya kurang strike adalah USB slotnya. di depan itu cuma ada dua dan USB A semua bukan USBC jadi kurang future proof. Sementara di belakang juga saya enggak menemukan. Kemudian hal berikutnya yang kurang saya suka dari mobil ini adalah ini hal kecil sih, cuman agak mengganggu aja. Ee ventilasi AC-nya itu kan ada tombol sentuh yang kita bisa langsung akses untuk mengatur kecepatan fannya. Nah, di sini kok agak kebalik. Untuk mengecilkan itu kita pencet yang kanan. Untuk membesarkan fan itu pencet yang kiri gitu. Agak agak di luar kebiasaan aja gitu. Kita kebiasaan kalau kita mau gedein fan ya kita pencet yang kanan ngecilin yang kiri. Cuma di sini kebalik. Kemudian satu lagi, ini mobil udah banyak tombol yang di luar layar yang mana itu good. Tapi tombol driving mode itu masih tetap harus di layar. Padahal kalau driving mode itu kan kadang-kadang kita ingin mengubah. Apalagi driving mode-nya cuman dua lagi di sisi ekstrem. Jadi cuman yang echo atau sport. Kalau kita pengin e pengendalian yang lebih sporty, kita harus ke layar dulu gitu. Kalau ada di luar pasti lebih nice. Nah, tapi ada juga sejumlah hal yang saya suka. dari mobil ini. Selain yang tadi udah saya sebutkan ya, bentuknya keren, naiknya juga ee enak, lega, ini ada beberapa hal lain. Yang pertama adalah e tuas pintunya itu modern sekali. Jadi, dia seperti mobil listrik kekinian, ya. Dia aero serata dengan body dan ketika kita mendekat, dia membuka secara otomatis. Itu di mobil 300 400 jutaan sih luar biasa. Kemudian klaksonnya berwibawa sekali seperti mobil Eropa. Jadi ee enggak perlu ganti-ganti klakson lagi. Ee sedangkan kalau mobil dari Jepang atau Korea kadang-kadang klaksonnya itu masih yang kurang berwibawa gitu ya. Kemudian hal berikutnya ada pedle shift. Jadi kalau kita ingin pengendalian yang lebih sporty, pengendaraan dan kita bisa mengatur sendiri giginya, itu kita tinggal masukin ke manual dan kita tinggal akses eh pedle shift. Ini berguna kalau misalnya kita di jalan-jalan tanjakan atau di jalan yang berliku-liku yang kita butuh tenaga dan RPM yang tinggi dan perpindahan giginya ya halus. Dan ada satu lagi. Anda tahu kan kalau mobil sekarang itu kalau se itu kita akses cuman setengah, dia akan berkedip tiga kali entah ke kiri atau ke kanan kalau kita mau pindah jalur. Tapi untuk Indonesia kan itu enggak cukup. Nah, Jetour Dasing ini dia punya menu untuk land flash times-nya itu bisa tiga kali, lima kali, atau tujuh kali. Jadi benar-benar ee cocok untuk Indonesia. Saya style-nya di lima kali. Kalau misal di area jalan yang padat mungkin bisa tujuh kali. Jadi lebih lama eh auto flash-nya itu. Tapi overall nyenengin ya nyetir mobil ini di atas ekspektasi saya. Dan sesuailah dengan kegantengannya gitu kan. Saya paling sebel tuh kalau mobil udah ganteng ternyata nyetirnya enggak enak. Ini ganteng nyetirnya enak. Untuk jalan e jarak jauh juga cocok. dan fiturnya lengkap untuk harganya. Alhamdulillah udah nyampai. Huh, menyenangkan naik mobil ini. Ee untuk makanannya saya belum bisa review ya, karena itu masih nanti setelah buka puasa. Saya masih puasa nih sekarang. Dan eh kalau mengenai mobilnya sendiri sih kalau memang benar perkiraan harganya 350 sampai 440 dan bahkan ada kemungkinan di bawah Rp400 juta sih ini luar biasa karena ini rasanya benar-benar seperti SUV di atas R500-an juta. Udah gitu yang lebih menariknya lagi adalah ee garansinya. Jadi ini ada garansi mobil, ada garansi mesin. Untuk garansi mesinnya itu 10 tahun atau 1 juta km. Wow. 1 juta km dalam 10 tahun itu artinya setahun Anda bisa pakai mobil ini satu e 100.000 1000 kilo. Artinya itu kira-kira 300 kilo sehari Anda bisa pakai untuk ee jalan mobil ini. Dan untuk garansi mobilnya sendiri itu mencapai 6 tahun atau unlimited kilometer. Wow. Ini cocok banget kalau Anda cari mobil pertama yang nyaman, yang lega, yang fiturnya lengkap, yang mau dipakai terus sampai kilometernya gondrong, kilometernya eh banyak. Karena ini mobil nyaman dipakai untuk berjalan jauh dan dilindungi oleh garansi yang sangat panjang juga. Kemudian eh kalau misalnya Anda pengin ngerasain sendiri, sekarang sudah ada e di beberapa tempat untuk merasakan mobil ini. Kalau di Jakarta itu ada di Peluit dan Kelapa Gading kalau enggak salah. Dan menurut Jetur juga mereka sudah ada di ee Makassar, Surabaya, dan Batam. Hah. Ah, enggak sabar pengen makan ayam dan sop buntutnya. Bentar lagi ini udah .30 3. Tapi untuk first impression, first drive mobil ini, sekian dulu. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitraadi jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra. Dan bagi Anda yang ingin keterangan lebih lanjut mengenai eh Jetour ini bisa follow Instagram mereka @jeturauto.id serta ee atau ke website mereka di jetur.co.id. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di vlog selanjutnya. Bye bye. Berhubung tadi ada BookB, jadi baru nyobain pas sahur, tapi alhamdulillah enak sekali ayamnya. Garing di luar, cuma di dalamnya empuk dan sambalnya tuh segar, agak asem sedikit dan dicampur sama serundengnya yang gurih. Wah, ini ini recommended. Tapi nanti kita coba ayam goreng-ayam goreng lainnya juga. Tapi yang ini sangat recommended. Sop bentuknya gimana, Pak? Rasanya enak. Enak ya? Enak. Dari Bogor Oke, kita cobain. banget. Thank you, Pak Bos. Sekarang kita coba ayamnya. Ayam doyong. Ini terkenal nih di Hmm, enak, Guys. Ayamnya empuk, bumbunya meresap, serundengnya juga enak banget. Mantap. Yang paling enak dicoba pertama adalah kulitnya. Hm, enak. Serundeng. gigit. Very good. Thank you, Pak Bos sudah dibeliin. Lanjut makan. M.
