BELI MOBIL LANGKA, MUNGIL TAPI BERMESIN RAKSASA (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitra Eri. Ada mobil yang baru saya beli, udah diantar. Saya baru ambil mobil, baru beli mobil dari Evans Motor dan ini adalah mobil yang menurut saya sangat-sangat spesial. Bisa lihat e masih ditutup mobil apa ini? Kita akan turunkan dulu. Saya akan review ke Anda dan saya akan ungkapkan kenapa saya membeli mobil ini. In fact, mobil ini sudah saya incar bertahun-tahun tapi baru ketemunya sekarang. Sekarang kita bawa mobil ini ke tempat syuting dulu. [Musik] Mungkin dari siluetnya Anda sudah bisa menebak ini mobil apa. Nah, bagi Anda yang sudah bisa menebak mobil apa mungkin bertanya-tanya kenapa saya beli mobil ini? Jadi sebenarnya ini mobil sudah jadi inceran saya dari beberapa tahun yang lalu ketika saya pertama kali tahu bahwa ah ini mobil sudah ada yang ngejual bekasnya. Tapi waktu itu ah udah ah ee nanti saya cari lagi aja gitu kan waktu cuman ngelihat aja. Ternyata habis itu enggak pernah lagi ada diiklankan ini tuh dijual gitu. enggak pernah saya ketemu. Sampai akhirnya saya cerita ke Andrea Stanley waktu itu waktu lagi jalan ke Ital, "Saya lagi cari mobil ini, ini, ini, nih gitu kan. Ada enggak sih yang jual?" Waduh, susah tuh yang jual. Tapi nanti kalau ada saya kabarin ya. Eh, enggak berapa lama Andrea Stanley tiba-tiba ngirimin foto, "Om, ini ada loh itu barangnya di mana?" "Ada di Evans." "Hah, di Evans Motor." Udah saya langsung datangin ke sana, saya lihat, saya deal, nanti saya ceritain semuanya. Dan akhirnya saya ambil mobil yang sudah saya incer sejak lama. Dan mobil ini menurut saya sangat-sangat spesial. Walaupun harganya bukan harga superc atau hyper car ya, tapi ini mobil spesial. Sekarang kita buka aja dulu. E butuh bantuan Faiz. Yah, ini adalah Mercedes-Benz SLK 55 AMG. Ya, ini adalah sebuah SLK 55 AMG generasi terakhir dari SLK kode bodinya R172 dan setelah itu SLK hanya facelift sekali menjadi namanya SLC. Sejak itu generasi ini adalah generasi yang terakhir tidak dilanjutkan lagi oleh Mercy. Dan yang lebih istimewa lagi kenapa saya benar-benar ngincer mobil ini adalah apa yang ada di balik cup mesin. Benar-benar absurd. Wow. Ini adalah mobil yang ukurannya sangat kompact dengan mesin yang sangat besar. Mesinnya 5.500 cc V8 dengan tenaga 422 PS dan torsinya di atas 500 Nm. Bayangin mobil yang isinya hanya dua orang compact, mesinnya V8 5500 cc. Itu yang bikin mobil ini spesial karena setelahnya versi AMG dari SLK adalah SLC, yaitu R172 yang facelift. Seperti ini bentuknya SLC tapi bukan 55 lagi atau bukan 63 tapi SLC43 AMG. yang itu mesinnya bukan lagi V8 tapi V6, bukan lagi 5.500 cc tapi 3.000 cc. Makanya ini adalah AMG terakhir yang menggunakan mesin NA. Sedangkan yang SLC43 itu sudah turbo. Dua model terakhir yang menggunakan ee mesin NA V8 di AMG adalah SLK dan saudaranya adalah SLS. Tapi SLS kalau enggak salah berhenti produksi di 2014. Sedangkan SLK ini dia berhenti produksi di 2016. Makanya ee ini dibilang adalah mesin NAhir. Ini mobil tahun pembuatannya adalah tahun paling awal di mana SLK AMG ini dibuat. Jadi 2011 akhir. Tapi diregister di Indonesia itu di tahun 2014. Sekarang kita dengar hal kedua yang saya suka dari mobil ini. Enggak lain dan enggak bukan adalah suaranya. Seperti ini suaranya. Oke, karena mesinnya udah panas jadi enggak ada cold start-nya. Tapi kalau kita dengerin Mobil sekecil ini suaranya sebesar itu. Nah, SLK AMG itu sebenarnya sudah mulai dari generasi pertama SLK ya di akhir 90-an itu ee kode bodinya R170 yang bentuknya seperti ini. Itu ada SLK 32 itu dengan ee superchrge kalau enggak salah. Kemudian di generasi berikutnya, SLK R171 kode bodinya, Mercedes-Benz membuat kejutan dengan membuat SLK 55 AMG. Kapasitasnya 5.400 cc, V8. Mesinnya menggunakan kode M113 dan mengeluarkan tenaga 300-an HP. Saya lupa persisnya 360-an HP kalau enggak salah. Dan itu mengejutkan karena Mercedes membuat mobil yang kompact dengan mesin yang sangat besar. Nah, kemudian di generasi yang ketiga dari SLK R172, Mercy melanjutkan lagi e SLK 55 AMG. Tapi tidak dengan mesin yang sama. M113-nya ditinggalkan, dipakailah mesin baru V8 sama-sama CC-nya beda dikit. Yang ini 5.500 dengan kode mesin M167. Itu adalah mesin yang sama dengan yang digunakan oleh AMGAM AMG turbo E63. Kemudian CLS63. Mesinnya sama 5500 cc tapi mereka menggunakan turbo. Yang ini NA dan mesin ini dibuat khusus untuk AMG SLK saja, tidak untuk model yang lain. Jadi ini adalah mesin yang eksklusif dan khasnya AMG one man engine. Jadi di sini ada eh yang membuat nih, kebetulan yang membuat namanya Marcus Jacobi. Jadi ada eksklusivitasnya di sini dan ini masuk ke Indonesia sangat-sangat sedikit. Saya tidak tahu jumlah pastinya, tapi sangat-sangat ee sedikit. Wah, dan mobil ini menggunakan transmisi 7 speed. Bukan dual clutch, masih single clutch. Tapi eh berbeda dengan SLK yang lainnya yang di e yang di bawah AMG, gearbox-nya itu dibuat lebih sporty dan lebih cepat perpindahan giginya hanya 0 kom 0,1 detik kalau enggak salah ya untuk ee perpindahan giginya. Bahkan kalau kita masuk ke mode sport dan kita beban penuh itu hanya 0,08 detik perpindahan giginya. Jadi perpindahan giginya mirip seperti dual clutch, tapi karena dia bukan dual clutch di kemacetan dia masih halus. Nah, mode SLK ini ada option-option-nya. Kelihatannya kelihatannya mobil yang ada di sebelah saya ini yang sudah menggunakan performance package dari AMG. Karena veleg ini mestinya velegnya palang lima kalau yang biasa. Tapi ini adalah veleg optional yang didapat kalau misalnya kita ke AMG performance package. Jadi dia 18 inci sudah menggunakan 10 spoke. Jadi 10 spoke ininya apa eh jari-jarinya di depan 23540 R18, di belakang lebih lebar dia menggunakan 25535R 18. Nah, bagi Anda yang melihat loh kok warnanya agak belang ya? Yang ini sedikit lebih gelap dibandingkan yang silver itu. Saya juga notis itu. Tapi ternyata setelah diselidiki bagian depan ini menggunakan PPF. Sedangkan bagian belakang tidak menggunakan PPF oleh pemilik sebelumnya. Jadi ee kelihatan dia ingin melindungi bagian depan dan saya enggak tahu PPF apa yang dipakai tapi kelihatannya agak menguning PPF-nya. Jadi ee enggak masalah nanti kita akan buka semua PPF lama dan kita akan PP baru dengan vicul PPF. Wah, di sini ada V8 AMG. Dia enggak ada kompresor, enggak ada biturbo karena ini adalah naturally aspirated engine. Dan performance package itu dia menggunakan suspensi yang eh sedikit lebih keras. Kemudian rem-nya juga yang lebih eh kuat dibandingkan SLK AMG eh standar. Di belakang knalpotnya ada empat. Nah, ini yang seru. Jadi, saya beli mobil ini udah dapat dua set knalpot. Satu knalpot standarnya dan satu knalpot yang eh aftermarket. After marketnya branded, tapi saya enggak tahu brand brandnya apa. Saya belum lihat, belum nanya juga. Nah, suara yang tadi Anda dengar itu dari knalpot after marketnya. Kalau dari knalpot standarnya ya bunyinya gahar juga, tapi tidak segahar yang aftermarket. Tapi enggak apa-apa. Jadi senang gitu dapat dua set. Ini bagasinya sih enggak seberapa ya, dia kecil. Dan kalau misalnya kita atapnya mau dilipat, kita harus ke bawahin ininya dulu. Ada deck-nya mesti dikebawahin. Ah, di sini buat tempat atopnya. Jadi lebih sedikit lagi. Tapi sebenarnya enggak kecil-kecil amat. Jadi untuk dua buah koper medium itu masih bisa. Tapi ya ini bukan mobil untuk berlibur ya. Ini mobil. Jujur aja saya beli mobil ini karena kepincut dengan konfigurasinya yang V8 dan suaranya yang benar-benar eh luar biasa. Lampu yang di depan ini sudah pakai intelligent light system dari eh Mercy. Kemudian di sini ada DRL LED dan semua masih standar. Nah, tapi kan kadang-kadang kita membeli mobil seperti ini kita ragu service record-nya gimana, kemudian eh track recordnya gimana ini mobil apalagi mobil ini agak mencurigakan. Kenapa? Karena kilometernya belum sampai 10.000 km, baru 7.000 km. Nah, makanya sebelum saya yang mengambil mobil ini, saya lakukan general check up di bengkel resmi Mercy. Kemarin begitu udah deal, oke deh, kalau bagus saya beli harga segitu, udah oke, saya langsung kirim ke Suri Motor di e Cilandak di Jalan RA Kartini. Nah, di sana dilakukan pemeriksaan menyeluruh. 3 jam tuh mobil itu diperiksa semuanya, dican komputer, dilihat secara fisik, dilihat TRK recordnya semua. Akhirnya selesai sudah general checkup-nya dan saya diberitahu oleh pihak suri motor bahwa mereka sangat recommended dengan mobil ini karena benar-benar semuanya masih ee standar bahkan mereka bilang kilometernya mereka tidak menemukan ada indikasi kecurangan atau dimundurkan. Jadi dilihat dari TRK recordnya, catatan recordnya ee catatan servisnya itu benar-benar wajar kalau sekarang ini 7.000 km. Wow. Nah, cuman ada beberapa cuman ada beberapa e hal-hal kecil yang katanya belum rusak tapi kemungkinan enggak lama lagi harus diganti. itu seperti stopper shock breaker belakang karet kecil, terus ada e karet engine mounting, ada karet linkage stabilizer, kemudian ada e baterai kunci semua yang setelah ditotal-total dikerjakan di bengkel ee itu biayanya enggak seberapa dan mereka bilang itu bukan signifikan. Yang jelas mobil ini belum ada rekord kebanjiran, belum ada rekord tabrakan sama sekali, dan semuanya masih seperti spesifikasi awal. Nah, berapa sih biaya buat check up seperti itu? Biaya buat check up seperti itu adalah Rp2,7 juta sebenarnya tergantung mobilnya ya. Cuman itu sangat berguna bagi Anda yang mau membeli mobil-mobil premium bekas. Karena kita enggak tahu owner sebelumnya seperti apa, tapi bengkel resmi akan bisa mendeteksi. Jadi saya sangat rekomendasikan kalau Anda mau beli mobil bekas apalagi yang premium, setelah deal semuanya ajukan satu syarat lagi kita deal, saya ambil, saya bayar. Kalau mobilnya lolos general checkup dari bengkel resmi. Nah, kalau untuk Mercy saya rekomendasikan di Suri Motor. Nah, ini adalah kelengkapan-kelengkapan yang saya dapat ketika membeli mobil ini. Ini ada cover jok, ada satu hitam, satu merah. Jadi, ini kelihatan sekali kalau pemilik sebelumnya ini sangat apik ke mobil. Bahkan dia memiliki ee pelindung jok. Jadi kalau misalnya mungkin mobil itu mau dipakai eh drivernya dibawa ke bengkel atau apa itu dilindungi atau mau disimpan dalam waktu yang lama itu dilindungi. Kemudian ini dong dokumen-dokumennya. Oke, masih rapi banget semuanya. Kemudian ya kita lihat satu-satu ya. pertama dia ada owners manual, ada buku manual masih rapi. Kemudian ada ee petunjuk lokasi sikring sini ada. Kemudian dia ada buku servis di sini. Kemudian ada buku petunjuk tentang linguatronicnya, voice comand-nya dari Mercy. Kemudian ada comand online. Jadi ini buku manual untuk sistem entertainment-nya yang sebenarnya untuk ukuran sekarang itu sudah sederhana sekali tapi di zamannya itu canggih. Jadi ini buku manualnya. Kemudian ini dia navigation DVD buat Southeast Asia. Jadi ini mobil memang dari e APM-nya dan ini belum dibuka sama sekali, masih segle plastikan semua dan enggak akan saya buka juga karena untuk navigasi juga saya mendingan pakai e Google Maps sekarang. Kemudian ada CD untuk mengetes sistem audio Harman Cardon-nya. Jadi Harman Cardon ini juga adalah e optional ya di eh SLK ini. Ini walaupun udah agak belel-belel tapi ini belum dibuka sama sekali. The sound of New York untuk ngetes sistem audionya. Luar biasa kan? Ini benar-benar masih masih original dan seperti ngambil mobil baru gitu. Semuanya masih plastikan belum dibuka, kondisinya rapi semuanya. Wah, saya dari situ saya tahu bahwa pemilik mobil ini sebelumnya adalah orang yang sangat-sangat apik. Nah, sekarang kita lihat dalamnya. Oke, saya buka atopnya dulu ya biar terang. Oke, ini dia. Lihat interiornya masih super super mulus semuanya ya. Kalau di jok adalah sedikit baret-baret gitu ya, tapi itu wajar dan merekondisi kulit itu enggak susah sama sekali. By the way, ini kulitnya napa leader. Jadi, seperti saya bilang tadi, ini mobil yang dipeknya agak tinggi. Jamnya sudah menggunakan iWC. ini juga option. Audionya Harman Cardon ini juga option. Setirnya kulit dan alcantara ini juga option. Karena biasanya setirnya itu e kulit semuanya. Eh, ini tuas transmisinya biasa sekali. Dan ini kalau kita lihat entertainment systemnya aduh jadul sekali. Tapi yang penting berfungsi. Gak ada Apple CarPlay, gak ada navigasi eh navigasi ada ggak ada Apple CarPlay, gak ada Android Auto, bahkan kamera mundur juga enggak ada mundur. Kita hanya pakai ini, pakai lampu peringatan dan ee bunyi. Kemudian yang bisa dilakukan adalah sambungan Bluetooth. Jadi, minimal kita bisa nelepon secara handsfree dan dengarin musik dari handphone kita. Nah, terus ini saya juga dapat remote untuk knalpot aftermketnya. Jadi, ini untuk membuka dan menutut ee katup. Jadi, kalau misalnya katupnya masih tertutup, suaranya normal. H. Tapi kalau misalnya katupnya kita buka, tuh, ini dapat dua remote di sini. Nih, lacinnya juga masih berfungsi dengan baik. Enggak ada sambungan USB C ya, adanya cuma 12 volt. Ada asbak lagi, dan ada USB A1 di sini. Udah, itu aja. Eh, terus habis itu ini semua kondisi-kondisinya masih bagus semua. Lampu masih nyala walaupun lampunya bukan LED ya. Terus e ini setir juga udah elektrik dan dia tuh kalau kita mau keluar dia tuh otomatis e keangkat sendiri untuk memudahkan kita masuk keluar. Jok kiri kanan udah elektrik, ada memory seat-nya dan audio mestinya udah bagus ya karena Harman Cardon. Tapi saya yakin kalau saya nyetir mobil ini enggak akan sering dengerin audio karena ya ngapain mendingan dengerin suara musiknya. Kemudian ini ventilasi AC-nya ini terinspirasi dari SLS SLS AMG seperti Keren banget laci semua. Aduh kondisinya masih bagus banget ini mobil kilometer lihat masih R.000 dan oh sama Evans Motor dikasih full tank. Terima kasih Evans Motor. Selalu senang beli mobil dari Evvan Motor tuh. Pelayanannya dan kualitasnya sangat baik. Posisi nyetirnya enak. Aduh kayak monster gitu suaranya. Hah. Di sini ada pemanas kursi. Mungkin enggak terlalu berguna. Nah, ini yang unik. Jadi, ada namanya air scarf. Air scarf ini dia fungsinya untuk menghembuskan udara panas ke sekitar leher. Kalau misalnya kita di pegunungan, di tempat yang dingin, itu enak banget tuh. Nyaman banget ada angin panas di leher kita. Nah, ini AC-nya juga udah dual zone. Ini juga optional karena normalnya dia hanya single zone. Ini udah dual zone. Terus mesinnya ini bisa eco mode, bisa sport mode, bisa manual mode. Nah, kalau echonya kita pencet dia akan ee cukup hemat katanya dan dia bisa berjalan hanya 4 silinder. Kalau misalnya kita lagi cruising sampai 3.600 RPM, dia hanya 4 silinder. Kecuali kalau kita mau narik atau di atas RPM itu dia 8 silinder lagi dan itu sangat inovatif di zamannya. Bahkan ee banyak media mengklaim bahwa ini adalah mobil V8 paling irit di dunia. Tidak ada lagi mobil dengan mesin V8 yang lebih irit dari ini. Tapi yang namanya V8 seirit-iritnya seberapa sih? Ya jangan berharap irit-irit banget juga. Dan saya beli mobil ini bukan untuk iritnya. Saya beli mobil ini memang benar-benar untuk speknya, kelangkaannya, dan cerita di balik mobil ini yang mungkin tidak akan terjadi lagi mobil sekecil ini dikasih mesin V8 sebesar ini. Rasanya sulit dan naturally aspirated. Terus terang, perjuangan buat beli mobil ini enggak gampang. satu saya nyarinya bertahun-tahun dan kedua pada saat istri saya tahu. Jadi eh ada juga ada barbook-nya gitu ya, bukti transfernya tuh saya taruh di belakang. Istri lihat terus mobil apaan? Ee Mercy. Mercy apaan? SLK kayak gini. Hah? Ngapain beli SLK kayak gini? Ini buat apa gitu. Tapi ee begitu saya jelasin gitu ya, kayaknya dia lumayan mengerti. Tapi eh yang jelas saya senang banget akhirnya bisa mendapatkan ini potongan sejarah AMG bermesin naturally aspirated terakhir, SLK terakhir, dan SLK terakhir pula yang mengusung mesin V8. Dan mungkin mungkin ya ini mobil dengan mesin terbesar untuk seukurannya. Saya enggak bisa mikirin mobil lain yang ukurannya segini dan mesinnya lebih besar lagi dari mobil ini sampai penuh tuh kap mesin semua. Ada yang bilang bahwa mobil ini kalau di TRK tidak selincah Porsche Boxer, Porsche Cayment yang merupakan rival dari mobil ini. Tapi secara karakter ini jauh lebih kuat menurut reviewer-reviewer dari luar yang sudah membandingkan mobil ini. Dan saya percaya karena mobil ini saya beli juga bukan untuk track day. Mobil ini saya beli bukan untuk mencetak lap time. Ini saya beli karena keabsuran dari spek mobil ini. Sebuah roadster yang mungkin konfigurasi seperti ini tidak akan kita temui lagi selamanya. Enggak tahu apakah ada yang cukup gila lagi membuat roadster semungil ini dengan mesin semonster itu. Nah, tapi bagaimana rasa berkendaranya? Karena ini videonya udah lumayan panjang, saya akan lanjutkan di video berikutnya. Tapi yang jelas terima kasih banyak untuk support Anda semua. bagaimanapun juga Anda semualah yang membuat saya seperti ini. Dan saya selalu doakan Anda pecinta otomotif yang mungkin memiliki ee cita-cita atau mobil impian. Saya doakan semoga semuanya bisa tercapai apa yang Anda inginkan. Mungkin mobil yang sekarang angan-angan suatu saat bisa Anda ee miliki dan nikmati dan bermanfaat. Tapi jangan lupa carilah rezeki di jalan yang halal. percuma kita punya segala macam kalau dari jalan yang haram. Jadi itu saja. Jangan pernah menyerah. Apapun bisa terjadi. Yang penting selalu berusaha dan berdoa. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan video ini. Jangan lupa Anda klik like. Bila menyukainya komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra Eri. Follow Instagram saya @vitra. Dan untuk mobil-mobil impian Anda, Anda juga bisa cek di e Evans Motor. Dan sekarang saya akan mengendarai mobil ini. Pastikan Anda tidak ketinggalan video berikutnya. Bye bye.
