BELI MOBIL SEIRIT MIO‼️ Unboxing Mobil Baru Kompetitor Brio dan Agya (YouTube Video)
adalah hal random ketika tiba-tiba gua beli espresso. Bang, nah? Kata lu beli espresso. Iya, ini lagi nungguin kopi kan bukan. Nah, itu datang tuh espressonya. Oh, ini espresso juga kan? Cukup random. Tiba-tiba espresso nyampai rumah. Selamat pagi. Ini ada Mas Gilang yang waktu itu bantuin kita Jim. Jimny ya. Jimny. Betul, Pak. Jimny Jimny. Cuma waktu itu karena Jimny-nya malam jadi kita enggak sempat ngonten, enggak sempat syuting kita, Pak. Iya. Dan kali ini Mas Gilang bantuin buat espressonya, ya. Iya, betul sekali. Jadi ini cukup random karena kebetulan kita butuh mobil untuk operasional di Jogja. Gua mikirnya adalah mobil yang enggak ribet. Jadi akhirnya ngambilnya espresso. Jadi, ini harganya apa? Harga OTR-nya berapa? Otrnya di Rp10 juta. Cuman ini Nick kemarin ya, Nick 2024. Jadi dapat diskon? Dapat diskon. Gara-beda sama 2025 kan? E untuk sekarang sih tidak ada, Pak. Tidak ada. Ya, tidak ada. Jadi emang kalau bulan-bulan segini itu bisa dapat diskon banyak buat beli niiknik kemarin ya. Betul. Tapi ada emang emang ada yang enggak mau niik kemarin? Ee sedikit sih, Pak. Sedikit yang enggak mau. Oh, gitu. Karena enggak ada bedanya kan? Enggak ada bedanya. Oke. Jadi, ini adalah Suzuki Espresso. Akan gua jelaskan kenapa pilih espresso. Cuman ini warna pilih warna greay. Iya, metallic greay. Metallic grey. Kenapa pilih espresso? Jadi akan gua jelaskan sedikit tiga pilihan utama. Pertama gua malas ribet ya kan kalau mobil second sebenarnya di harga 180 dapat mobil second banyak ya. Oh banyak sekali pilihannya Pak. Sebenarnya bisa banyak cuman mobil se kan umur 2 tahun 3 tahun pasti agak mulai belanja sedikit lah. I kan betul betul. Karena kemarin gua pakai Jimny terus kayak oh enak ya mobil baru. Kayak enggak perlu ngetakat-ngetutatiin. Jadi ya udah deh beli mobil baru aja di bawah 200 opsinya. Salah satunya ini. Itu hal yang pertama tuh. Jadi gua malas ribet ee pakai yang ini. Terus kedua irit ya. Lumayan, Pak. Ini 120 lah kurang lebih 1 kil e 1 lit 20 km. Sama Mio gimana? Sama Mio borosan Mio sama Mio bor upasan Mio bor up bisa 120. 120, Pak. Luar kota. Luar ee dibuktiin aja nanti, Pak. Dibuktiin a siapa tahu dalam kota bisa. Tergantung kaki kadang, Pak. Kalau dibejek-bejek. Emang kemarin gua sempat lihat beberapa review dari teman-teman e YouTuber lain, reviewer lain. Emang kayaknya kalau dibanding kompetitornya ini kayaknya lebih irit lah ya. Bisa dibuktikan sendiri karena 1000 cc ee 3 silinder and then AGS dia enggak CVT. Oh. Oh. Oke. Jadi lebih responsif. Terus full tank-nya berapa? 27 L. Lu tahu BMW GS yang gede itu. Itu 30 L full tank. Ini lebih kecil. Betul. SCnya juga lebih kecil sih daripada BMW GS. Jadi ini emang mobil yang kita beli karena e pertama gua malas mikir terus gua tahu servisnya cukup terjangkau. Iya, Pak. Betul. Jimny kemarin servis kedua cuman Rp400.000 karena jasa masih gratis. Ya itu Pak Dimas yang ngomong ya, Guys. R.000an enggak nyampai Rp500.000 kalau enggak salah. Itu servis jasanya masih gratis soalnya kan jasanya masih gratis cuman bayar oli, bayar filter enggak nyampai Rp500.000 terus bisa ke rumah lagi? Bisa self service ke rumah. Iya kan bisa ke rumah. Terus gua mikir kalau Jimny aja itu bisa seterjangkau itu apalagi ini cuma 1000 cc 3 silinder kan. Betul Pak di olinya pasti lebih sedikit kan? Olinya lebih sedikit makanya kenapa gua malas mikir ya udah deh espresso aja. Alasan berikutnya adalah ini ground clearance-nya tinggi kan 18 cent ya. Jadi karena ini kalau dipakai di Jogja terus kalau biasanya kalau kita keluarga datang kerja tuh suka ke Merapi dan jalanan kan enggak enggak mulus kalau masuk masuk-masuk jalan daerah-daerah gitu kan enggak mulus. Ini paling tinggi kan. Benar ini tinggi gitu. Makanya emang secara bentuk sih emang dia mobil paling dibully 2022 waktu muncul di GIAs itu paling dibully termasuk gua. Jadi jadi 3 tahun yang lalu gua nge-bully habis mobil ini walaupun enggak gua naikin ke sosm sih. Gua nge-bully habis eh unjuknya beli ini namanya menjilat sendiri dan menjilat sudah sendiri. Tapi dari 2022 sampai sekarang perubahannya sudah banyak kok. Nanti akan kita dijasnya sama Mas Gilang lah. Jadi kalau misalkan kita ke samping ini nih emang gaun grisnya tinggi nih. Jadi buat ngelewatin jalan jelek ya kan. Buat ngatin jalanan jelek cukuplah ya lebih lebih dari cukup ya lebih dari cukup. Lebih dari cukup gitu. Jadi tadi apa? Terjangkau servisnya mobil baru terus ee apa namanya? Irit irit irit terus ground clearance juga tinggi. Iya kan? Kalau bentuk ya enggak usah diomongin lah. Memang begitu adanya. Iya. Terus sebenarnya di rumah kan sebenarnya udah ada VF3 tuh cuman itu dua pintu. Ini empat pintu. Empat dan ini emang lebih gede daripada VF3. Yes. Surprisingly jadi seminggu lalu waktu kita test drive surprisingly ruangan belakang ini cukup lega loh. Uhya 90 derajat. Nah ini nih. Ini lebih lega nih dari VF3 nih. Ini lebih lega nih daripada VF3. Ini bangkunya yang depan juga paling belakang sih, Pak. Dimajuin saya majuin Ben. Kalau secara lega. Nah. Akuidas ini normal duduknya lega. Jadi ini memang lebih lega dibanding VF3 yang di rumah. Terus kemarin juga opsinya emang pilih LCGC lainnya sih. Brio, Alia, Kalia. Oh, kalau Kalia lebih gede ya. Iya, dia tujuh sudah. Agia Brio. Brio paling murahnya. Iya. Udah kompetitornya itu yaitu ini benar ini paling tinggi sama ee ya salah satunya paling tinggi sih. Po belakang masih engkol enggak apa enggak? Jadi gini kalau belakangnya masih engkol long term-nya ini lebih murah perawatannya. Iya betul karena enggak less moving parts gitu kan. Oh, sama satu lagi yang bikin gua senang. Ini ada isofix-nya, Guys. Yes. Jadi, kalau misalkan agak enggak kelihatan sih, tapi terang. Ini ada ISOX. Jadi, kalau kalian punya anak, pengen anak kalian duduk di car seat, ini udah ada ISOIX-nya jadi langsung ceklek-ceklek aja. Itu standar dunia, lebih aman. Terus bagasi S palingnya juga gede. Oh, bagasi enggak bisa dibuka dari sini ya? Iya, betul, Pak. Dari sini enggak apa-apa gua enggak komplain kok. Ja, juga ada harga ada rupa. Emang ada harga ada rupa. Jadi gimana? Bagasinya juga surprisingly gede dia dalam ke bawah gitu kan. Terus tapi enggak ada wiper belakang ya. Iya enggak ada Pak. Emang di kelasnya ada yang wiper belakang sejauh ini sih. Setahu saya belum, Pak. Kayaknya belum ada. Tapi devoger di kelasnyaog devoger ini aja. Terus tahu enggak hal yang lucu? Suzuki memang rusak ini bikin murah kan terjangkau. Murah terjangkau. Harganya murah lah. Lampu mudra cuma sebelah, Guys. Yang ini itu cuman rumah lampu doang. Gua enggak tahu kenapa. Mungkin ya ini asumsi gua. Jadi kalau di luar negeri memang ada beberapa mobil itu lampu mundur sebelah doang karena sebelahnya ini untuk lampu fog belakang. Jadi fog light belakang biasanya merah. Mungkin di India mungkin jadi fog light merah nih. Makanya lampu murnya cuma sebelah. Jadi ini enggak ada gunanya nih. Tuh gak gak nyala tadi itu juga kosong. Enggak ada kamera mundur ya? Belum Pak. Belum ada kamera mundur. Sensor mundur. Sensor mundur. Ada. Ada. Oke. Nah, ini kalau dari sini kelihatan jelas nih. Tuh ground-nya lebih tinggi. Oke. Jadi kalau buat ngelihatin jalanan jelek masih ok lah ya. Ini plastik kan? Plastik Pak. Apa enggak komplain gua komplain gimana lagi dong. Betul. Terus udah ada child lock-nya. Jujur nih kalau buat anak-anak soalnya kepakai, Guys. Ada catlock kayak gini nih. Terus ah kita coba bahas interior yuk. Mari mari. Kuncinya sama kayak Jimny, tapi kalau Jimny duanya, dua-duanya ada remote-nya. Iya. Ini satu doang. Satu. Hanya satu, Pak. Satu doang. Terus ee yang model baru ini ya udah ada tambahan ini ya? Iya. Audio switch steering control. Udah ada audio switch kayak Jimny sih. Knya sama deh kayak Jimne, terus mini Jimny. E ini udah Apple CarPlay kabel ya? Ee apanya? Harus pakai kabel atau bisa wireless? Eh, harus masih harus pakai kabel. Masih harus kabel. Kalau Jimny-nya udah wireless ya. Jauh sih emang gini. Terus Oh, ini enggak ada kaca ya? Belum. Belum ada kaca, Pak. Di finest Bapak ada? Enggak ada. Iya sama. Tapi saya enggak komen saya nanya. Oh, sama kalau model yang 2024 ini udah e spionnya udah elektrik ya? Udah elektrik, Pak. Jadi pengaturannya langsung dari kanan. Heeh. Terus sudah ada engine start off. Start stop. Ada traction control-nya juga. Ada traction control. Oh, sama katanya nih kalau ditanjakan udah enggak mundur ya. Betul. Hill hold control ada di kanan. Udah ada juga. Jadi kalau di tanjakan kalian ngrem mobilnya akan nahan. Iya. Walaupun enggak kalian gas. Pakai rem. Enggak pakai mesin. Pakai rem. Nah, enggak pakai rem. Terus ini tengahnya kayaknya terinspirasi dari Mini Cooper kayaknya. Ah, betul, Pak. Mungkin kursi adjustnya standar lah ya. Bisa di sini, bisa di sini. Tapi setirnya sama ya. Setirnya fix ya. Fix. Enggak bisa diutak-atik. Betul. Ee enggak ada hand. Terus speaker dua kan kiri kanan. Speaker dua, Pak. Kiri kanan mesin 1000 cc. Coba kita lihat mesinnya. Mesinnya buka dari sini. Dari kanan. Mesinnya 1000 cc 3 silinder. Kecil. 1000 cc 3 kecil banget tuh. Ya kan? Eh, udah ada ABS ini. Radiator di sini. Yes. Ini finnya di situ. Ya, standar aja sih ya. Enggak ada apa-apanya kan emang. Betul, Pak. Nah, karena emang jujur balik lagi kenapa pilih mobil ini? Karena gua malas ribet. Jadi, basic ini mobil yang malas ribet. Harganya udah paling murah. Betul. Di kelasnya paling murah kayaknya. Di kelasnya paling murah. Paling murah. Bisa dibilang paling irit. Katanya naikannya paling enak. Ee suspensi. Suspensinya katanya paling enak. Sab kekedapan suara boleh ditesi, Pak. Oh, ini kekedapan suaranya bagus ya dibanding kompetitor. Dibanding kompetitornya di kelas itu ya. Di kelas itu. Di kelas itu kalau dibandingin yang lain ya beda. I harganya enggak apa ee fog lamp memang belum ada ya. Prsesor depan enggak ada. Lampu masih halogen standar. Ini untuk ged palsu ya. Iya Pak gimik aja Pak. Rencana mau dimodif apa nih? Karena itu sebenarnya di sini. Iya iya kan? Sebelum kita test drive, kita unboxing dulu ini bersama pelakunya di dalam. Namanya siapa? Er, kamu yang buka plastik-plastiknya. Sabar, sayang. Tak, kenapa dia nafsu banget bukanya? Kenapa kamu semangat sekali? Hei, sepatunya lepas sepatunya lepas dulu dong. Tapi aja belum buka dari tadi. Coba kita buka yang belaknya belum selesai. Sayang kamu bukain. Sabar sabar sabar sabar. Sebenarnya itu terlihat menyenangkan cuman panas kalau enggak diasinya. Ah, ini dibuka kursinya nih. Ini buka nihya. Jadi, guys, Suzuki itu memang tidak pernah apa ya, setidaknya beberapa kali terakhir ini tidak pernah menjadi brand Jepang yang paling mewah. Tidak jadi di antara kompetitor-kompetitor dibandingin Honda, dibedin Toyota belend. Oke, dia kepanasan di ini banding hatsu gitu kan. Sebenarnya dia gak pernah menjadi yang paling mewah, Guys. Tapi Suzuki itu biasanya menjadi yang paling valuable, biasanya paling worthed. Jadi kayak ini di body kompetitornya biasanya paling murah. Tapi kalau paling murah bukan berarti paling jelek. Biasanya menjadi yang justru Suzuki biasanya jadi paling irit misalkan ya kan. Fiturnya sih emang bukan paling mewah lagi kayaknya kompetitornya fiturnya lebih banyak biasanya tapi balik lagi ini lebih murah. sama yang penting-penting itu lebih bagus lebih lebih valuable lah biasanya lebih irit kilus lebih tinggi gitu. Itu sih yang gua rasakan gara-gara Jimny-nya dia servisnya terjangkau. Ini enggak bisa dibuka sayang masih pakai kunci. Wait. Nah, buka kuncinya kayak gini. Iya benar tuh. Jadi memang itu kelebihannya Suzuki menurut gua dia bukan yang paling mewah ya kan? Bukannya paling canggih, tapi biasanya yang paling valuable. Jadi kalau kalian nyarinya emang yang value, Suzuki ini bisa menjadi opsi lah buat kalian. Itu juga alasan kenapa gua ngambilnya si espresso ini. Udah, Papi mau nyobain mobilnya dulu. Ada hereran enggak mau. Waktunya kita test drive karena katanya ini di kelasnya katanya paling enak ya, Mas. Gila dicoba dulu aja, Pak. Ini hand-nya, head-nya tidak terpisah. Wajar di harga mobil segini include ya, Pak? Include. Ini maticnya pakai apa namanya? AGS ya. Ags automatic gear system. Jadi ini bukan pure matic, lebih kayak manual tapi matic. Yes. Terus kalau kalian lihat maticnya lucu nih, Guys. Jadi di sini kalau kalian lihat dia enggak ada parkingnya cuma ada N, D, M, sama R. Jadi kalau mau masuk, nah kalau mau ke N ke sini enggak ada parkingnya cuma tiga bagi handr atau kalau misalkan kalian biasanya suka parkir ini cuman buat yang bentar doang ya biasanya kalau manual parkir masukin satu tuh biar ditanjakan enggak turun. Nah, ini caranya adalah kalian masukin ke Du, biar dia masuk satu baru kalian matiin. Nah, ini sekarang udah masuk gigi tuh cuman tidak disarankan untuk kenapa parkir jangka panjang. Kita coba mundur. Mobil ini kecil enak banget. Daya putarnya juga kecil ya, Pak. Ya, benar. Jadi dibandingin apa? Jimny ini lebih satset. Jimny udah satset tuh kan. Apalagi dibanding G kelasnya. Nah. Nah, gimana nih, Pak? Nah, ini yang baru ini udah ada heel hold ya. Udah, udah ada heal hold control. Jadi, misalnya ditanjakan begini ini gua lepas kaki, mobilnya nahan baru kalau gua gas dia akan lepas remnya dan maju. Terus hal menarik lagi dari AGS ini, Teman-teman, adalah beda dengan matic-matic biasa. Jadi kalau matic yang lainnya itu biasanya kalau kalian masukin D, kalian lepas rem, mobilnya akan jalan pelan-pelan banget. Nah, AGS ini enggak. Yes. Jadi kalian harus sedikit adaptasi memang. Jadi, ini misalkan nih kalian dimacet-macetan ya udah masukin D. Nah, kalau mobil matic biasa biasanya masih maju dikit. Ini majunya sedikit banget. Benar-benar sedikit banget tuh. Sesuai niat aja, Bang. Sesuai niat doang. Kalau matic Linnya agak lebih maju sedikit tuh. Kalau ini sedikit banget jadi memang agak berbeda. AC posisinya enak dingin. Ini juga langsung di muka nih. Kisi AC di muka tuh. Terus maticnya kayak gimana? Nah, maticnya emang kayak orang pakai manual ganti gigi. Jadi ganti gigi dia kalau ganti gigi tuh kayak agak pelan gitu. Hm. Kayak masukin gigi pindah ketiga. Jadi memang maticnya tidak. Ini pas banget nih, Pak. Suspensinya gimana nih, Pak? Oh, iya. Hm. Sebel enggak sih kalau yang gua bilang lebih enak dari Jimny standar. Iya, lagi. Iya, lagi. Jadi apa yang jadi tuh emang basically mobil yang tidak senyaman itu bawaannya. Ini lebih enak loh daripada Jimny suspensinya ya. Iya. Kalau fitur-fiturnya masih penangan Jimny lah. Tapi secara suspensi ini lebih enak daripada Jimnyya bawaannya. Kata Pak Dimas, teman-teman sebagai pemilik Jimny mengakui hal itu. Kalau posisi nyetirnya, setirnya emang enggak bisa ditetak-atik, tapi cukuplah. Dan ini posisinya nyetirnya tinggi, Guys. Jadi emang kayak SUV kecil kalau gua nyobain apa ya e Brionya saudara gua tuh dia emang agak lebih ceper kan posisi nyirnya hatchpck banget. Kalau ini agak lebih tinggi. Jadi kayak SUV kecil. Nah, untung mobilnya kecil. Jadi nyelinp-nyelinp gampang gua. Set. Set. Setir enteng. Kalau kalian bertanyanya kenapa terang banget karena ini belum kita pasang kaca film. Habis ini kita mau pasang kaca film. U film depan akan gua pakaiin 20% sekelilingnya 40% kayak yang ada di G Cass-nya sama finfest-nya. [Musik] Oke, lanjut lagi. Fitur apaagi yang menarik di mobil ini? Untuk audio mungkin, Pak. Audio dia udah Apple CarPlay sama Android Auto. Nanti boleh dicoba. Oh, iya ini sudah Apple CarPlay. Ini karena baru keluar dari pabrik 9,6. Iya, tapi nanti naik nih ya. Ee seharing berjalan waktu karena belum direset juga sih, Pak. Benar. Fiturnya lumayan lengkap tuh. Layar berwarnanya bagus. Udah kayak Jimny lah ininya. Udah kayak Jimny. Lumayan bagus. Terus sama kayak Jimny. Kuncinya enggak ngunci sendiri ya? Betul Pak. Belum auto lock. Oh kuncinya belum auto lock. Jadi harus ini kalau kayak di XL7 udah belum? Sama Pak. Belum. Kita semua belum. Oh semua. Semua Suzuki belum. Semua Suzuki belum. Oh. Jadi ngucinya kalau ingat ya kalau ya sesuai niat masing-masing sesuai niat masing-masing ya. Nah itu maticnya AGS tuh emang agak kayak terus dia ganti. Cuman kalau misalkan dibejek ya dia gantinya ee belakangan atau di RPM tinggi. Oh ini enggak ada RPM ya? Enggak ada RPM Pak. Enggak ada RPM di sini. Jadi ini basic banget cuman kilomet gigi sama bensin. Ada idling stop juga yang di kiri tuh. Ada idling stop juga. Tapi basically cuman itu doang sih, enggak ada fitur apa-apa lagi untuk audio e switch. Oh, ini ada di sini. I ya. Memang harga mobil di bawah 200 fiturnya ya belum sebanyak itulah ya. Cukup fungsional, Pak. Fungsional aja. I fungsional aja. Jadi memang ini mobil yang jujur kita beli karena memang nyari fungsionalnya aja. Bentuk ah ya udahlah enggak apa-apa gitu. Tapi yang penting datang mobil bisa langsung dipakai. Enggak mahal perawatannya, irit. Pajak juga lumayan ya. pajak murah, Pak. R jutaan, Pak. R jutaan pokoknya enggak mau repot ya. Pokoknya pembelian mobil kali ini itu kita tidak memikirkan emosional. Benar-benar gua pokoknya enggak mau repot langsung pakai. Enggak usah ke bengkel wara-wiri apapun segala modif juga enggak usah ribet, langsung bisa dipakai. Pilihlah ke si espresso ini, Teman-teman. Loh, kok suspensinya lebih enak dari Jimmy sih? Jadi, overall ini mobil suspensinya nyaman. Kalau kedapnya katanya lebih kedap dibanding kompetitor. Cuma sayangnya kita enggak bisa ngetes karena enggak hujan ya. Jadi kita enggak tahu gimana. Kursinya cukup nyaman, cukup nyaman aja tapi posisi nyetirnya ini benar-benar SUV banget sih. Tinggi comanding position-nya tinggi. Sama depan aja masih ketinggian kayaknya. Iya mak dua tuh. Ini coba kita lihat jalan kecil, Guys. Nah, gampang. Gede banget. Gampang banget. Enggak, ini tuh jalan kecil cuma karena mobilnya ini kecil jadi jalan gede. Ini sebenarnya jalan kecil nih. I ini suspensinya enak loh. Surprisingly enak. Jadi kalau kalian suka mobil yang agak-agak kayak SUV tapi terjangkau, kecil, ini bisa jadi opsi. Bahkan dibandingin Vinfas gua yang VF3 kayaknya ini lebih tinggi posisi nyitirnya. Wow. Nyaman loh mobilnya untuk di Jakarta. Cocok ya, Pak? Masuk-masuk gang. Cocok. Ini bensin 115 katanya, ya. Iya, 120. Buset, 120 tuh murah. Irit loh. 1000 cc tarikannya ada enggak? Ya ada aja lah, Guys. Jadi gini, mobil harga segini itu jangan ketinggian ekspektasinya, jangan kebanyakan maunya. Jujur emang mobil harga segini itu ya ekspektasinya emang kita harus sesua lah ya. Tapi selama mobil barunya ini bisa dipakai jalan nyaman, bensin irit, pajak terjangkau, ya kan enggak gampang gasruk, spare part juga nanti kalau kenapa-kenapa servisnya biayanya juga terjangkau. Apalagi yang dikomplain coba. I kan kalau misalkan emang kepengin banyak maunya ya emang sayangnya harus lebih mahal lagi mobilnya gitu. Tapi sekarang mobil R10 jutaan belum diskon ya. ini sekarang ee fitur-fiturnya dan sebagainya emang kira-kira standarnya se C espresso ini. Nah, I itu Ags ganti giginya kayak sabar ya, gua ganti gigi dulu. Nah, udah masuk nih giginya baru dia jalan lagi. Iya, itu mungkin kekurangannya Ags. Iya, kayak kopi. Nah, iya kan jadi kayak entar deh gua ganti gigi dulu ya. Udah baru masuk lagi giginya. Betul. Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Again, harganya segitu. Gua enggak komplain apa-apa. Oke, cukup ya. Satu hal yang belum kita coba tadi, klaksonnya kayak gimana? Klakson. Nah, bindeng benda bindeng kecil lagi. Sama sama standar gua Mio bagusan klakson Mio gua anjir. Baru mas ngomong. Nah, itu enggak apa komplain itu R.000 langsung jadi kencang kalau klaksonnya. Enggak apa-apa itu aman-aman aja. Bukan kekurangan ya, Bang. Bukan kekurangan. Jadi beginilah Suzuki Espressonya. Mobil yang dibeli penuh dengan e pertimbangkan. Yang penting mobilnya mudah ya kan, mudah digunakan, irit, speknya terjangkau, servisnya murah, dealernya di mana-mana, banyak promonya tentunya. Oh, banyak promonya. Kalau kalian nanya promo, silakan aja ke salesnya aja Mas Gilang. Gua gak tahu ada promo apa aja, tapi silakan tanya aja langsung. Ada Instagramnya enggak sih? Ada dong, suzukijabodetabek. Nah, tuh. Silakan langsung aja dikontak Mas. Terima kasih sudah mau direpotkan. Sama sama-sama sama. E mungkin habis ini Suzuki Espressonya langsung dipakai aja limodif tipis aja. Tapi kalian jangan lupa subscribe karena habis ini mungkin akan kita modif. Jangan lupa dilike, jangan lupa subscribe. Saya jalan next video, guys.
