Jungkat

BERANI Banget Naik Kelas Harga!?💰 - Advan Macha (YouTube Video)

  • 25/12/2025

Ini dia yang ditunggu-tunggu. Ada brand lokal yang berani ngeracik HP R juta MP R3 juta dan udah 5G dengan fitur relatif lengkap. Lucunya HP ini berwarna hitam, enggak ada hijau-hijaunya, namun Advance ngasih nama Macha. [musik] Singkat cerita, HP ini adalah pertanda semakin seriusnya comeback Advance di sektor perhpan. Setelah ngeluarin Advan X1 yang cukup sukses di segmen R jutaan, lagi-lagi Advance selalu bingungin nih ya soal penamaan. Bukannya ngasih nama Advance X1 Pro gitu, malah ngasih namanya Macha. Padahal cuma kardusnya aja yang warna hijau. Ya sudah, anggap aja varian warna ijaunya masih nyusul. Sekilas dari luar dibanding HP-HP R jutaan lainnya, Macha benar-benar nothing special. dengan frame dan backdoor full polyer glossy yang agak susah dibersihin dan nempel sidik jari rasanya pengin langsung tiban stiker dove. Padahal banyak loh HP lain di segmen harga segini yang bisa ngasih finishing lebih oke. Plus poinnya Maca ini relatif tipis dan enteng, lebih tipis dan compact dibanding Advance X1. Also, ini kayaknya HP lokal pertama yang berani masang layar AMOLED 120 Hzle punch plus optical fingerprint sensor menjadikannya resmi setara HPHP lower mid range dengan spek layar demikian. [musik] Layarnya responsif dan terang. Basel pun enggak banyak, cukup memuaskan. Sayangnya ditanya apakah udah white L1 untuk playback Netflix HD apa belum, jawabannya masih L3 alias belum bisa. Tapi ya kalau buat nonton YouTube, ngedit CapCut dan lain-lain, ini jelas lebih bagus dari segala opsi layar IPS, terutama di outdoor. Enggak sekedar cakep di layar, kualitas audio pun lebih dari basic karena dapat speaker stereo atas bawah dengan suara kencang dan jernih di harganya. Yang untung yang enggak perlu diragukan lagi dari HP ini adalah konektivitas dan persensoran. Kurang lengkap apa enggak sekedar 5G, WiFi 5, NFC gyroskop dan kompas, tapi juga ada IR blaster macam HP Xiaomi yang otomatis bisa bikin maca jadi remote AC atau TV asal download app remote yang support macam Mi Remote. Kebetulan Advance Macha adalah HP pertama di Indonesia yang pakai chipset Mediatch Di60. Agak nonkonvensional ya kalau dibandingin rata-rata HP R jutaan yang kalau enggak pakai Mediatch Helio J200 atau dimensi City 6300. Diamond City 7060 ini SOC 6 nanm macam apa? Singkat cerita dia update-an dimensity 725 sama-sama 8 core 2 core Cortex A78 plus 6 core Cortex A55 yang lebih kencang dikit daripada dimensi 6300. Tetapi menariknya XOC ini enggak dikasih GPU Mali melainkan Power VR img BXM8256 yang sebelumnya kami belum pernah coba. Apa iya performanya bisa ngasih lompatan dibanding Mali bawaan Helio G200 atau Diity 6300? Well, jujur aja perbedaannya cukup minimal jika kita cek di AnTuTu ini sama-sama bandingin AnTuTu V10 aja. Berhubung V11-nya error, enggak bisa nyambung internet. [musik] Untuk scrolling-scrolling app se-ari yang gua pakai sih lancar jaya, enggak jauh beda dibanding G100 Advance X1 sebenarnya. Terus di mana sekarang gue lagi suka iseng main Girls Frontline, ini cukup smooth di settingan rata kiri. Intinya sih SOC solid ya. Misalkan kalian mau upgrade dari Helio G81 Ultra gitu, cuman kalau mau naik kasa dari Helio G1 dan kawan-kawannya yang signifikan ya kebagian 5G aja. Oh ya, meski ini chip hitungannya efisien tapi disipasi panasnya masih butuh improvement karena backdoor-nya full polimer. Jangan kaget kalau setelah setengah jam main game kerasa sangat hanget. Meski RAM lagi mahal sampai detik ini RAM masih 8 gig di LPDDR5 ditemenin storage internal 256 gig UFS3. Di sisi UI sama kayak Advance X1 ini pakainya Daido OS. Bedanya udah Android 15, UI dengan sejumlah blotware tapi enggak ngide macam bikin music player, phone atau galeri bawaan. Tapi lagi-lagi kecil harapannya bakal ada Android update karena security update-nya aja masih stuck di September 2025. Kalau ke depannya Advance minimal bisa ngasih jaminan security update apalagi Android update selama 2 tahun aja, nah tentu bakal naikin reputasi brand Advance di ranah perhpan biar bisa mulai sejajar sama Infinix misalnya. Lucunya malah ada AI assistant yang mereka sebut Advance Intelligence, bentuk animasi kucing atau anjing yang bisa kalian pasang dan interaksi di home screen. Gimik lucu tapi kayaknya kebanyakan orang bakal disable beginian. Kamera apa kabar? Sayangnya gua malah bisa bilang ini kemunduran dibanding Advan X1. Kamera fungsional di belakang cuma ada satu yaitu white 50 megapel IMX 752. Satunya lagi dep sensor yang berarti enggak ada kamera ultra wide maupun makro. Padahal di X1 justru dikasih IMX 782 64 megap ya yang lebih high end. Kualitas standar HP R jutaan alangkah baiknya pakai seukuran sensor yang sedikit lebih gede biar gambar tetap jelas di kondisi low light. Meanwile kamera depan 8 megap sangat basic kualitasnya. Video bisa rekam 2K 30 fps atau full HD 60 fps. Kabar baiknya ada support EIS, hanya saja di beberapa skenario auto exposure-nya kurang stabil. Untungnya ada pro video dan pro foto. Baterai bawaan sih standar 5000 mAh, daya tahan 1112 sama HP-HP lain yang pakai chipset Helio J200 dan kapasitas baterai sama. Kabar baiknya charger bawaan udah 33 watt, support bypass charging pula. Namun, saat dites tetap butuh waktu hampir 1 seteng jam buat ngecas dari kosong sampai penuh. Jadi apakah Advance Macha sanggup ngasih value menarik di harga MP Rp3 juta? Kalau kita lihat saingan yang paling dekat dari trension nambah dikit dapat Infinix Note 14 Pro yang chargingnya jauh lebih cepat, kamera lebih capable dengan Oist dan ultra wide, magnetic wireless charging, dan build quality lebih bagus hanya dengan mengorbankan sedikit performa SOC dan konektivitas 5G. [musik] Meanwhile, Xiaomi juga punya Redmi Note 14 5G dengan segala kelebihan yang ada di Infinix Note 50 Pro sekaligus chipset dimensi 7020 5G. Basically sama persis sama dimensity 7060 yang ada di Macha. Jujur Advan X1 ngasih valid performance yang mantap di harga R jutaan. Tapi kali ini Advance Macha rasanya punya banyak saingan ketika dimenang-mendingin sama HP di range Rp3 juta kecil. [musik] Still HP ini merupakan salah satu HP 5G dengan layar AMOLED murah yang paling ringan di pasaran per video ini dibuat. Semoga harganya gak naik drastis dalam waktu dekat gara-gara krisis RAM dan storage. Itu aja soal Advance Maca gue Mike. Sampai jumpa di next video.

Lihat di YouTube