Jungkat

BERTENAGA! SUPER KEBUT! Lenovo Legion Pro 5i (YouTube Video)

  • 06/08/2025

Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wasalam ala rasulillah. Di belakang saya ini udah ada varian terbarunya Lenovo Legend Pro 5i. Yes, ini yang paling baru yang baru aja rilis. Jadi penasaran enggak sih apa aja perubahannya, spesifikasinya dan juga performanya kayak gimana? Yuk, Nobotch Review. Barengan Robotch Review dan Lenovo Legend Pro 5i ini udah saya gunakan selama kurang lebih 1 mingguan lah. Jadi udah cocok lah ya untuk cerita-cerita sedikit tentang barang yang satu ini. FI untuk gaming device-nya di rumah sama Legend Pro 5i juga, tapi itu yang e keluaran tahun 2021. Makanya pas dikasih tahu sama Lenovo bakal keluar yang baru dan ditanya mau nyoba enggak? Jawabannya adalah iya iya iya. Yuk, saya penasaran soalnya kayak gimana. Secara umum ada empat hal yang pengen di-highlight sama Lenovo di Legend Pro 5i baru ini. Yang pertama adalah performa wajar karena kan ini adalah laptop performance base. Yang kedua itu adalah thermal cooling-nya yang baru. Yang ketiga layarnya teknologinya juga baru. Dan yang terakhir adalah keyboard-nya. Ada perubahan juga di sini. Yuk kita kulik. Tapi dari yang paling simpel dulu sebelum keempat hal ini, masalah desain dulu deh. Kita lihat dari sisi desain. Lenovo Legend Pro 5i ini udah punya perubahan dibanding generasi sebelumnya. Dari sisi portnya aja udah kelihatan beda gitu ya. Bagian belakang laptop ini sekarang bersih dari yang namanya port. Pindah semuanya ke bagian kiri atau kanan laptop. Di sebelah kiri body kita bisa ngelihat hadirnya power inimport, HDMI 2.1, USBC with PD, Thunderbolt 4, dan juga USBA. Sementara di sebelah kanannya hadir Ethernet port, e-shatter switch, dua buah USBA dan juga headphone mic audio port combo. Untuk finishing-nya sendiri, Lenovo Legend Pro 5i ini hadir dengan warna Eclipse black. Selama ini kan kita kenalnya Legend itu dengan dark grey. Kali ini tampilnya berbeda, benar-benar gelap hitam dan bukan warna aja. Untuk tulisan Legion-nya pun sendiri kali ini tampil berbeda. Nampang di bagian tengah. Lalu untuk tombol power-nya sendiri sekarang udah menggunakan logo Legend dengan illuminating LED di bagian dalam. Dan yang menarik sebenarnya adalah sentuhan bahwa huruf O di keyboard kita digantikan dengan logo Legend juga. Nah, ngomongin soal keyboard nih, Legend Pro 5 ini menggunakan full keyboard. Jadi, hadir dengan pad dan juga trackpad yang sudah responsif dan tentu hadir dengan andalannya Lenovo True Strike Keyboard. Jadi, di setiap-nya itu hadir dish 0,3 mm dengan travel key 1,6 mm. Tujuannya tentu untuk membuat penggunaan keyboard jadi lebih nyaman. Tapi sejujurnya saya tipical gamer yang bukan menggunakan keypad ya, lebih banyak menggunakan controller. Jadi pendapat saya untuk masalah sensitivitas dari keypad ini mungkin kurang valid sebenarnya. Tapi untuk yang pengin menggunakan keyboard ini double-dble ya. Enggak cuman sebagai media gaming aja, media kerja juga editing, ngerjain tugas gitu ya. Youl happy lah untuk berinteraksi dengan keyboard dari Lenovo Legend Pro 5i ini. Belum lagi di bagian keyboard-nya ini hadir juga yang namanya 24 zone RGB. Ini adalah satu buah jenis backlit yang menariknya itu bisa dicustomize menggunakan Lenovo Spectrum. Satu buah software yang emang hadir di laptop ini. Jadi, ia bisa semacam memberikan identitas tersendirilah kalau memang itu sesuatu yang Anda inginkan. Kita berpindah sekarang ke sisi layar. Ini nih salah satu keunggulannya juga dari Lenovo Legend Pro 5i yaitu hadirnya Lenovo Pureeside OLED Gaming. Ukurannya 16 inci dengan resolusi WQXGA atau 2560 * 1600 OLED dengan tingkat kecerahan 500 nits. Untuk tipe layarnya sendiri ini glossy. Punya sertifikasi DCI IP3 100% refresh rate-nya 240 Hz. Lengkap dengan sertifikasi display HDR True Black 1000 dari Vesa, Dolby Vision, dan juga G Sync. Pemilihan layar OLED yang baru aja pertama kali hadir ya di Lenovo Legend Pro 5 Series itu sengaja sebenarnya untuk kita yang emang lagi pengin main game jadi lebih imersif lah, warnanya lebih deep dan segala macam gitu kan. Belum lagi dengan sertifikasi dari Vesa tersebut juga gitu ya, ngebikin experience menggunakan layarnya tuh harusnya lebih nyaman, lebih impresif. Dan itu yang saya rasakan di saat menggunakan laptop ini. Permasalahannya nih untuk beberapa orang begitu mendengarkan kata-kata OLED itu udah langsung kebayang burn in apalah dan semua segala macamnya. Cocok. Kali ini Lenovo menghadirkan yang namanya anti burn in technology di Legend Pro 5i. Kok bisa? Gimana caranya? Ada beberapa layer security lah yang dibikin sama Lenovo. Yang pertama itu mulai dari supplier-nya dipilih gimana caranya si supplier ini punya daya tahan OLED 50% lebih baik dibandingkan dengan kompetitor. Yang kedua, hadirnya fitur-fitur yang sifatnya default. Jadi, begitu kita nyalain itu langsung aktif seperti auto dnamic screen saver, terus juga default dark mode, dan juga fitur-fitur lainnya yang mendukung penghindaran namanya burn in dalam aktivitas penggunaan harian. Jadi, ya mungkin fitur-fitur yang rasa-rasanya kok ya enggak penting gitu ya, tapi ternyata bisa membantu tidak terjadinya burn in dan itu merekap dari bagian fisik laptop ini gitu ya. Desainnya udah, layarnya udah, keyboard-nya udah gitu kan. Waktunya sekarang kita ceki-ceeki bagian performa. Nah, ini seru nih. Secara performanya Lenovo Legend Pro 5i ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra 275HX. satu buah mobile prosesor HN dari Intel yang udah ampun deh secara performa gitu ya, tapi sampaih bisa di-optimize lagi sama Lenovo. Secara infrastrukturnya sendiri, prosesor ini udah punya 8 P core atau 8 performance core dan 16 efficient core dengan total threads 24. Kalau kita ceki-ceeki nih di bagian about computer, kita akan ngelihat si Lenovo Legend Pro 5i ini eh dengan prosesornya itu clock speed-nya 2,7 GHz. Padahal kan kalau kita ngelihat di web-nya Intel itu harusnya bisa lebih gede lagi ya. Makanya kalau Anda beli laptop ini jangan lupa buka aplikasi yang namanya Legend Space. Ini satu buah software bawaan tapi dengan ngeklik satu tombol aja performance-nya ini bisa naik banget overclock sampai 4 GHz bahkan lebih. Tapi jujur-jujuran ya selama 1 minggu terakhir ini penggunaan saya sih mentok-mentoknya masih di area performance aja nih untuk si Lenovo Legend Pro 5 enggak sampai ke ekstrem dan enggak juga sampai ngulik-ngulik sendiri karena takut salah. Jadi supaya laptopnya terjaga, main pun juga masih enak, ya udah kita pakai preset yang disiapin sama Lenovo aja. Setidaknya itu yang saya lakuin, ya. Nah, laptop ini berpadu antara Intel Core Ultra 9275HX dengan RAM 32 GB TDR5. storage 1 TB VCI4 dan juga RTX 5070 Ti. Skore benchmark-nya tentu melesat ya. Sinbatch R24 dia bisa ngedapatin single core 124 dan multiore score-nya 1930. Geigbench 6 single core-nya 3.95 dan multiore score-nya 20.101. Ngeri bener ya kan. Lanjut ke Open CL. Skornya 174.448 48 dan 3D Mark Steel Nomad-nya ada di angka 3.928. Benchmark sytetis angkanya ngeri-ngeri ya. Penggunaan harian termasuk gaming-nya gimana? Oke, kita akan bahas. Tapi catat saya bukan seorang evid gamer. Game-nya tuh beneran suka-suka saya. Jadi mungkin bukan tipical game yang suka teman-teman lihat eh ada di benchmarking pada umumnya. Tapi ya udah, here we go. Saya bacain mulai dari yang pertama. Tony Hawk Pro Skater 3 and 4. Nah, iya saya main ini ya. Ternyata dia bisa ngedapatin FPS di sekitaran angka 140 sampai 150 FPS. Untuk Forza 5 FPS yang bisa saya dapat di benchmarknya adalah 60 fps dengan settingan ekstrem dan untuk Counter Strike FPS-nya bisa ngedapetin up to 225 FPS. Untuk iname experience sendiri, bermain game-game seperti Tony Hawk, terus juga FC Mobile ini rasanya aman-aman aja. Enggak ada sesuatu yang membuat saya gemes main pakai laptop ini. Kalau kita pindah ke Forza dan juga Counter Strike itu lebih kelemahan player-nya. Grafiknya aman, tapi sayangnya mati terus. Jadi, ya gimana? Oke, kita ngomongin performa dari sesuatu yang emang saya ngerti deh dari masalah editing karena kan emang saya kerjaannya ngedit video ya. Ada satu aplikasi yang emang saya gunakan di sini yaitu Da Vinci versi gratis lagi Da Vinci Resolve 20. Nah, ini ajib deh. Ada satu buah project yang isinya file 4K 10 bit 420 dan ini berjalan dengan aman, tidak ada tersendat. E editingnya aman, playback-nya juga aman. Dan di saat kita coba render video ini dengan durasi yang lumayan lah ya, kayak satu video YouTube pada umumnya, ternyata laptop ini hanya memerlukan waktu 1 menit 34 detik aja. Render dari 4K ini ke 2K. Jadi hitungannya udah ajib. Sementara kalau saya ngedit-ngedit pakai CapCut gitu ya, file-nya sih boleh 4K 10 with 422 tapi pakai CapCut gitu ya. Untuk formatnya resels pula gitu kan. Eh file-nya ini durasinya 1 menit saya render. Wah ini mah kayak langsung mencet enggak berapa lama langsung muncul. Malu mau nunjukin waktunya karena memang secepat itu. Pertanyaannya ini laptop kayaknya ngebut banget. Meldus enggak nih kalau dipakai lama-lama? Harusnya tidak karena ada satu buah cooling system baru yang ditaruh sama Lenovo di laptop ini. Namanya adalah Legion Cold Front Vapor yang terintegrasi dengan Cold Front Hyper. Wah, panjang enggak tuh namanya? Jadi, ini seperti dua buah cooling system yang digabungkan jadi satu ada di laptop ini dan prinsip kerjanya menarik gitu ya. Selama ini kan saya bertanya-tanya ya, kenapa kok e dari laptop gaming yang tadinya ada pembuangan angin tuh ke kiri kanan dan juga belakang, sekarang semuanya mengarah ke belakang. Ternyata Lenovo ini sengaja ya dengan Legion Cold Front Vaper Plus Cold Front Hyper ini ngebikin buangan angin itu yang pertama ke belakang dan satu lagi ada ke bagian tengah-tengah ngejaga GPU dan juga CPU jadi tetap dingin. Jadi secara performa ini lebih terjaga. Dan untuk membantu performa hardware-nya Lenovo naruh Lenovo AI Engine Plus untuk masalah cooling systemnya. Konsepnya adalah transisi fan dan juga optimalisasilah dari si cooling system ini. Gimana caranya untuk FPS yang hadir pas kita lagi main game itu jadi lebih terjaga. Baterainya gimana? Lenovoin Pro 5i ini punya baterai besarannya 80 watt hours apalagi chargernya 300 watt dan ya udah support fast charging. Tapi jujur untuk bagian baterai saya tidak melakukan banyak benchmarking atas dasar memang penggunaan laptop seperti ini enaknya sambil nyolok enggak sih? Biar lebih full power juga ya kan. Nah, pertanyaannya dengan segala upgrade-upgrade ini, berapa sih harga dari si Lenovo Legend Pro 5i? Nah, siap-siap bakelap. Lenovo Legend Pro 5i ini e dilepas ya per hari ini saya baru tahu itu harganya adalah Rp31.999.000 atau Rp32 juta kurang 1000. Hei, sabar sabar sabar. Ngerti? Ini bukan tipikal uang yang kayak oh pengin belop, ah ini uangnya Rp32 juta gitu ya. Enggak begitu. Em, tapi kalau kita coba ngelihat dibandingin dengan kompetitor ini secara harga masih reasonable. Terus kalau kita ngelihat nih dengan performance dan juga upgrade-annya masih reasonable. Karena setiap pembelian Lenovo Legend Pro 5i itu enggak cuma dapat barangnya aja, tapi juga yang pertama dapat 3 years atau 3 tahun Legend Ultimate support dan juga 3 tahun accidental damage protection. Jadi semisal nih ada kesalahan pribadi jatuh kesiram air atau apa gitu ya, Lenovo siap meng-cover 100% selama 3 tahun dan itu bisa diklaim lebih dari satu kali. Jadi ya fair dong dengan harga segitu. Yang didapat bukan kesenangan batin dan kesenangan hati mata aja, tapi juga ketenangan hati karena tahu gitu. Dico-cover dengan si ADP plus juga 3 tahun Legend Ultimate Support. Oh ya, untuk Anda yang pengin beli laptop ini karena pengin sambil kerja dan nugas, setiap pembelian Legend Pro 5i itu juga udah disertai ya dengan Microsoft Office Home 2024 plus juga Microsoft 365 Basic. Nah, untuk Anda yang emang lagi ada 32 juta lying around dan pengen langsung beli Lenovo Legend Pro 5i, langsung aja cek Lenovo Official and Authorized Store. Offline atau online itu harusnya sudah mulai bisa dibeli barang yang satu ini. Tapi saya penasaran sih, ini kan ee semua cerita di video ini adalah berdasarkan ya penggunaan saya selama kurang lebih 1 minggu. Jadi saya bisa bercerita ini itu apalah semua segala macam. Sekali ngasih tahu keunggulan-keunggulan yang emang lagi pengin diunggulkan lah. Menurut Anda sendiri gimana laptop yang satu ini? Yuk tulis di kolom komentar. kita diskusi untuk sekarang. Taufik mundur diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Lihat di YouTube