Jungkat

Bikin Hape 2 Jutaan Serasa Flagship ?! DJI Osmo Mobile 8p Advanced Combo! (YouTube Video)

  • 30/07/2026

Ini adalah Redmi Note 15, HP murah yang kameranya 108 megap, tapi hasil video 108 megapel-nya itu kayak gini. Nah, di video kali ini saya akan eksperimen untuk pakai HP yang videonya seperti yang kalian lihat tadi dengan gimbal yang harganya R2 jutaan. Jadi, HP-nya R jutaan. Kita coba pakai Gimbal R jutaan. Karena kalau pakai iPhone dan juga iPhone yang udah mahal ya stabilisasinya udah bagus ya. Makanya kita coba HP yang stabilisasinya kurang bagus. Jadi pertanyaannya apakah gimbal ini bisa nolong kamera yang gempa itu? Tapi sebelum itu kita coba unboxing [musik] dulu sambil setup-nya kalibrasinya ribet enggak? Nah, ini jadi kita dapat dua paket. Tapi sayangnya di Redmi ini kayaknya gak bisa dipakai ya. Karena ini kan magnetic untuk bisa Maxave pokoknya yang bisa wireless charging itu bisa pakai ini. Tapi kalau Redmi enggak bisa karena dia enggak magnetic ya. Jadi kita coba aja kita buka. Sebelum itu kita coba lihat untuk fitur-fiturnya apa aja. Jadi dia ada remote control selfie-nya, terus katanya ada subject tracking, terus juga direct phone connection ya. Jadi entah pakai Bluetooth atau wireless nanti kita coba. Terus ada 3 ais gimbal dan juga buildin triport 10 jam terus look angle dan ya seperti biasa software-nya DGI itu bisa ngedit itu jadi lebih mudah kalau misalkan kalian malas ngedit ya. Oke langsung aja kita coba buka di dalam paket pembeliannya ini ada apa aja. Nah seperti biasa DJI tetap dapat pouch atau tas kayak gini. Terus ini harusnya sih apa ya ini ya? Ini harusnya kabel. Jadi kita dapat kabel type C to type C seperti ini. Terus juga ini type C to type C lagi. Kita coba ini buat set up. Nah, langsung aja gimbalnya ada di dalam sini ya. Nah, ini si DJI Mobile 8P. Nah, P-nya sih harusnya Pro ya. Desainnya sih DJI banget, mirip banget sama Pocket 4 ya. Jadi ada joysticknya, terus ada tombol untuk record-nya. Ini apakah baterainya ada? Kita coba lihat dulu. Nah, cara pasangnya uh langsung nyala ya kalau misalkan dia di slide ya. Terus di sini ada indikator lampu hijau yang tandanya dia nyala. Tapi kalau dari wih enteng sih ya. Ini enteng banget sih. Sebelum saya pakai, sebelum ada HP-nya di sini ini enteng banget. Dan dia ada build in sama tripod-nya ya. Jadi kita tinggal tarik seperti ini aja. Jadi enak enggak perlu pasang-pasang. Tapi kalau misalkan menurut kalian tripod-nya kurang panjang bisa pakai extendernya dengan mounting yang ada di sini. Oke kita tarik dulu. Ah terus gini. Nah, bisa ditaruh di sini. Wih, praktis. Plus dia ada indikatornya juga kalau misalkan kita matiin seperti ini. Jadi, baterai. Oh, baterainya ada dua ya. Jadi, ini bisa dilepas dong harusnya. Oh, bisa, Guys. Jadi, kalau misalkan kalian mau remote dia dari jauh bisa nih [musik] pakai ini nih. Cuman harusnya ngecasnya sih karena ini pakai pugin ya. Jadi kalau misal kita tempel dia langsung aktif. Terus kalau misalkan mau ngecas dari type C-nya aja, mana type C-nya nih. Nah, dari sini ini bakalan ngecas si gimbal plus remote-nya juga. Nah, tuh kan dia ngecas kan ada indikator buat ngecasnya. Terus di sini ada joystick, ada tombol record kamera, tombol power-nya ada di sini. Kalau untuk belit material sih di bagian sini itu pakai rubber jadi biar enggak licin. Tapi kalau bagian sini pakai plastik. Besinya sih oh ini besi nih. Yang bagian atas ini besi. Terus lainnya sih plastik ya. Kenapa enggak pakai besi? Oh, ini besi nih. Ini besi. Kenapa enggak semuanya pakai besi? Karena biar enteng ya, biar enggak terlalu berat. Oke, sekarang kita coba untuk set up ya. Ini udah saya lepasin semua. Jadi enaknya kalau misalkan kalian punya bukan iPhone sih, misalkan kalian punya HP yang intinya ada wireless charging ini tinggal ini kan magnet ya, terus kalian tinggal pakai iPhone-nya seperti ini tuh. Jadi bisa langsung plug and play seperti itu. Cuman ini kan HP mahal yang stabilisasinya juga udah oke, enggak kita pakai. Jadi kita pakai Redmi jadi kita enggak [musik] pakai ini. Nah, ini juga magnetik. Jadi kalau misalkan mau dipakai tinggal seperti ini aja. Dan uh magnetnya ini kuat banget ya. Coba ya kita tes ya. Tuh. magnetnya super kuat. Jadi kalau misalkan nahan beban untuk HP sih harusnya aman. Nah, terus di sini juga ada tulisan nih NFC. Ini fungsinya untuk direct connection tadi ya. Nah, yang kita punya ini namanya yang advance tracking combo. Jadi kita dapat kayak ini semacam sensornya lah untuk subject tracking dan juga object tracking. Cuman tadi saya lihat di website-nya sih ada list HP yang support untuk object tracking dan juga subject tracking dan enggak ada Redmi sih ya. Jadi kita tetap aja kita coba eksperimen tapi nanti tetap kita pakai iPhone lah. Kalau pakai iPhone itu kayak ya udahlah ya kayak udah stabil ngapain distabilin lagi gitu. Nah, cara pasangnya untuk subjob tracking-nya ini kan di sini ada type C-nya ya di bagian sini tuh kita tinggal pasang aja tek. Nah, gini ada flashlight-nya juga nanti kita coba. Nah, sekarang untuk masangnya gampang banget sih. Misalkan kalian mau syuting apa? Kita mau syuting misalkan landscape aja deh. Nah, seperti ini. Nah, udah kepasang. Beres sambil nunggu nginstal ya, Guys ya. Jadi untuk koneksinya itu untuk lihat object tracking dan fitur lain-lain itu seperti biasa DJI pakai satu pintu aja DJI MIM kecuali yang drone ya. Droneya ini Fly. DJI Fly ya. Tapi kalau untuk Pocket 4 terus yang poket-poket lah itu pakai DJI MIMU. Nah, kalau saya lihat di sini itu juga ada type C-nya lagi nih di sini nih. Jadi, kalian bisa pakai aksesoris misalkan nih mungkin mikrofon atau tambahan lighting itu bisa pakai type C yang ada di sini. Cuman ya resikonya baterainya jadi lebih cepat habis. Plus selain itu dia juga bisa dipanjangin nih panjangnya sampai berapa kira-kira seperti ini mentoknya ya. Sayangnya sih enggak sampai 1 m ya. Ini sekitar 60 atau 80 cm. Tapi build quality-nya udah oke banget. Wah, gila. Gila. Oke. Emang produk-produk DJI itu mantap sih ya. Makanya DJI itu kalau di US diband ya karena kayaknya GoPro-nya enggak bisa besai. Jadi band aja lah. Sambil nunggu nyala ini kita kentekin dulu ya. Ada beberapa kertas-kertasnya yang kalau misalkan orang Indonesia tuh biasanya kayak kertas-kertas tuh kertas di TV, kertas di pokoknya yang baru-baru itu jarang dikeletek. Padahal itu bahaya ya harus dikeletek. Kenapa? Karena dia kan menggenerate panas ya. Kalau misalkan plastiknya enggak dicopot, plastiknya itu lele. Terus kalau masuk ke komponen-komponennya itu wah ribet deh. Terus di sini ada strap juga, Guys. Kalau misalkan kalian mau jadiin dia kalung atau biar lebih gampang. Karena kan kalau kayak gini disakuin susah ya. Jadi bisa pakai ini plus baterai. Nah, baterainya ini sih diklaim bisa tahan sampai 10 jam. Sambil nunggu aplikasinya, kita coba nyalain ya. Kita coba lihat kalibrasinya seperti apa. Wih. Wah, kok jadi vertikal? Bentar. Terus kalau mau ganti horizontal gimana? Oke, sambil nunggu aplikasinya nyala. Tuh, ini kita harus scan barcode untuk connect ke si DJI MIM-nya. Tapi nanti aja. Nah, ini tampilan utamanya ada root seperti ini. Terus ada subject tracking. Nah, subject tracking-nya dari mana, Bang? Kan ini HP-nya gimana cara dia connect? Nah, pakai yang ini nih. Ini di sini ada kamera. Ini kameranya fungsinya untuk subject tracking-nya tadi. Jadi ini gimbal yang sebenarnya ada kameranya yang fungsinya ya untuk ngebantu si tracking-nya tadi. Oke, terus kalau misalkan mau posisi landscape seperti ini. Terus ini ada pitur PTF. Jadi gimbal mood-nya mau apa. Ada PTF, ada PF. Ya, kalau misalkan kalian mau pakai shoot-soot yang susah, di sini udah disediain spin shoot kayak gitu. Template-template-nya udah ada semua. Nah, sambil nunggu software-nya selesai diinstal, seperti biasa slide ke kiri itu weh kamera. Ada kameranya ternyata tuh ini subject tracking-nya. Nah, ini coba kalian lihat saya enggak ngapa-ngapain tuh ya subject tracking-nya bergerak. Jadi walaupun si Redmi ini enggak punya subject tracking, tapi karena dia dibantu sama kameranya, jadi dia bakal ngikutin terus nih. Saya ke atas ke sini. Nah, dia bakal tetap ngikutin. Jadi, ini enak kalau misalkan kalian buat vlog untuk ya kalian mungkin joget-joget TikTok atau gerak-gerak itu bisa lebih nyaman dengan subject tracking-nya, ya. Nih, kita juga bisa atur komposisinya mau center atau original. Terus apalagi? Speed-nya medium, slow, atau fasta, kita jadi medium aja ya. Terus gesternya jadi kalau misalkan mau record itu bisa kayak Samsung, HP Samsung klek kayak gini langsung dia record. Jadi ini fungsinya kalau misalkan kalian taruh dia di posisi yang jauh. Terus ada image calibration juga ini buat kalibrasi joystick-nya. Terus itu kan tadi ada lampu flashlight-nya tuh gimana cara ngaktivinnya. Harusnya sih di slide ke atas ya. Coba kalau kita slide ke atas ada menu. Nah, ini harusnya nyala. Mana? Oh, ini nih F light-nya tuh nyalakan ya. Nah, terus brightness-nya juga bisa kita atur di sini misalkan mau Wih, dan lumayan terang ya. Tuh, kira-kira seperti ini nih. Lumayan banget nih kalau misalkan kalian lagi low light low light-an ya. Terus fitur lain Bluetooth dia kan sekarang terkoneksi sama Bluetooth remote-nya ini ya. Terus dia juga ada gimbal lock-nya ya. Jadi kalau misalkan kita gerak terlalu ekstrem dan gimbalnya itu bermasalah, dia bakal nge-lock. Sama kayak di DJI Pocket 4 dan juga 4P lah. Udah selesai belum ya nginstalnya ya? Ahah. Kurang dikit lagi sambil kita lihat beberapa menu lain kita slide ke sini tuh ada mirror phone. Mm. Jadi dia bisa mirror juga ke HP. Jadi kalau misalkan kalian ngerasa layarnya ini terlalu kecil dan menurut saya memang terlalu kecil. Terutama buat saya umurnya kepala tiga. Jadi bisa mirror screen di HP yang lain juga ya. Terus dia juga bisa untuk ngecas HP ya. Jadi dia ada fitur reverse charging-nya juga wired tapi ya bukan wireless. Oke ini udah selesai. Bentar ya saya set up dulu DJI MIU-nya kita conneekin. Jadi biar kita bisa lihat tuh sebenarnya kalau enggak pakai DJI Mimo bisa enggak, Bang? Bisa sih karena kan ada kameranya build tadi untuk tracking ya. Tapi biar kita bisa lihat semua fiturnya secara optimal perlu pakai DJI MIMU. Oke, cara koneksinya sih gampang ya. Tuh udah langsung connect di sini. Authorize. Dan while using app. Pencet-pencet aja weh. Booting-nya pun langsung booting DJI-nya. Nah, ini ada firmware update dulu. Jadi ini update, ini update. Nah, ini kalau kalian lihat kan dia ngecas ya. Jadi ngecasnya itu bukan di yang type C ini ya, yang type C ini enggak support power delivery. Jadi yang sini nih yang dekatnya lightingah sini. Jadi enak kalau misalkan kalian sambil video itu HP-nya tetap bisa sambil dicas. Dan mungkin langsung aja kita coba lari-larian di luar ya. Gimana kalau pakai Redmi ini? Apakah stabilisasinya jadi lebih bagus? Nah, sekarang kita coba ini. Tapi pakai kamera si DJI Mimon-ya. Karena subject tracking-nya itu baru bisa baca kalau kita pakai aplikasi bawaannya si DJI MIM. Nah, ini kan saya udah subject tracking ke Ari. Jadi, kalau misalkan saya muter-muter seperti ini, tuh dia tetap ngikutin. Dan dia di aplikasinya itu cuma bisa di 1080p 30 fps. Nah, kalau enggak masalah stabil sih harusnya stabil ya. Tuh, ini saya gerak agak cepat tuh misalkan gini. Atau mau horizontal lock kayak punyanya Samsung. Tuh, tuh masih stabil. Eh, eh, eh [tertawa] terlalu ekstrem tuh tadi, Guys. Nah, nah ini fitur-fiturnya di sini ada foto juga, terus hyper lips, time lips ada juga di sini, ya. Tuh, semuanya aplikasinya ada kayaknya ya kayak kamera bawaannya. Cuman sayangnya kalau uh ini ada ini guys cinematic lens. Jadi dia bakalan auto screenshot. Coba ya kita record. Set. Tuh. Kita coba record yang ini. Tuh, dia bakalan ngikutin. Oh, dan ada garisnya tuh. Dan perlu diingat ini pakai Redmi Note 15 Pro ya. Terus juga ada action shot. Coba action shot. Ini saya mau shoot Ari agak kon anu ani. [tertawa] Nah, ini misalkan saya agak jalan agak cepat tuh. Weh, masih stabil. Nah, dan dia langsung dapat cinematic lens itu langsung dapat grading yang lumayan bagus ya untuk HP yang R jutaan ini lumayan nolong lah. Terus ada Dolly Zoom juga. Bentar kita coba juga Dolly Zoom. Oke, jadi mungkin cukup segitu aja ya. ini unboxing dan on dulu karena kita coba pakai HP lain. Apakah saya penasaran kalau misalkan pakai HP atau Samsung yang udah support 4K60 apakah tetap bisa di 4K60 atau ini terakhir deh. Misalkan kita pakai aplikasi bawaannya si Redmi Note 15 Pro kan dia kan bisa 1080p 60 fps ya. Terus subject tracking-nya. Tapi jadinya kita pakai remote yang bawah itu ya untuk ngaktivinnya. Tuh dia tetap ngikutin dan ini pakai kamera bawaannya. Nah, jadi kalau misalkan mau pakai fitur itu, kita harus aktifin ini nih di sini. Nah, karena kalau misalkan pakai aplikasi kamera bawaannya di G Mimo, entah kenapa dia enggak mau di 4K eh enggak mau di 1080p 60 fps. Nah, jadi seperti ini. Bentar saya pencet ari dulu. Set. Nah, oke. Tapi untuk fitur-fitur lain kayak cinematic lens [musik] dan juga follow up mode-nya tadi harus pakai aplikasi bawaannya ya. Tapi nanti kita coba kalau misalkan kita pakai HP lain yang supportnya itu bisa 4K60 atau 8K30, apakah support juga di HP-nya? Karena biasanya di J itu memang kalau di listnya ya ada beberapa HP yang bisa keluarin optimalisasinya karena HP-nya emang support. Tapi sementara itu dulu dan ini sih enak ya, enteng banget tuh. Jadi ini pakai aplikasi bawaannya si Redmi. Saya agak cepat tuh. Weh, langsung stabil. Mana kemarin yang bilang Redmi gempa?

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.