Jungkat

BISNIS BAR NGGAK CUMA BUAT COWOK! CERITA PUPUT CAROLINA BIKIN KAGUM😱 (YouTube Video)

  • 07/04/2025

Puput Karolina wanita cantik yang dulunya awalnya model. Sekarang punya bisnis yang sebenarnya kebanyakan kaum pria yang mengerjakan. He. Bisnisnya apa nih? Kenapa kaum pria yang bisa mengerjakan dan juga kenapa Puput bisa memulai bisnis ini? Memang ee kayak dunia bar-minum ini dan juga bisnisnya ya itu kayaknya memang identik dengan dunia cowok. Rata-rata juga kayak kita di grup nih semua kayak rata-rata cowok semua enggak ada ceweknya nih. Ee jaranglah mungkin kalau cewek lebih ke restoran yang lebih manis-manis gitu. Nah, kalau ini kan dunianya agak ketemunya sama agak barbar kadang-kadang ya kalau udah minum kayak gitu. Jadi ee mulanya itu sebenarnya gara-gara COVID. Nah, dari COVID itu adalah teman-teman ngajak karena COVID itu kan orang jarang ke restoran, ke public place ya, maksudnya yang di ruang terbuka karena takut ee penyebaran penyebaran apa namanya ee virusnya itu. Jadi ee lebih banyak orang cari yang kayak private i ee ngumpulnya di e circle-nya sendiri sebenarnya. Jadi Heeh. akhirnya ya udah yuk ee bikin bikin yuk ada salah satu partner kita gitu. Jadi bikin yuk, bikin yuk. Eh, jadi dengan suami aku dan keluarganya dia memang sudah ee pernah menjalankan usaha yang seperti ini dan ee salah satu klub yang paling gede lah di Cirebon. Nah, jadi ee aku juga sering dapat cerita lah ya kan jadi kayak oh ya boleh juga why not gitu kan. Dan kebetulan juga ee papi mertua itu dia salah satu kontraktor yang sukses. Iya. Dan aku juga ee banyak belajar dari ee beliau. H. Jadi akhirnya memberanikan diri untuk ya udah yuk aku konsepin. Konsepin carilah nama namanya itu Escape. Nah kita bikin ada partner kita yang ayo dengan optimis lah kita bangun dan surprisingly eh itu menjadi apa ee cukup ok lah di di wilayah itu yang pertama di Serpong. Heeh. Akhirnya kita buka ee cabang lain dengan konsep yang agak berbeda. Ada golf simulatornya. Jadi sambil nyanyi. Oh, sambil nyanyi. Iya. Jadi sambil nyanyi bisa sambil bisa masuk ke golf. Syergy golf dong. Kita ada golf. Iya. Nanti masuk ya, Pak. Heeh. Nah, tapi kan golnya cuman cuman ada sekarang cuma ada dua sih. Jadi, tapi lebih ke golf simulator sih. Jadi ee pertamanya ide iseng aja karena ee di salah di gedung yang kita kedua ini itu memang ee yang punya gedungnya hobi golf. Jadi aku bilang, "Pak, nanti saya bikinin deh golf biar sambil nyanyi, sambil minum bisa sambil main golf." Eh, benar nih. Ya, benar. aku bilang jadi ee ada golf simulator juga kan aku pelajarin aku bikin jadi konsepnya beda gitu. Sambil berjalannya waktu aku punya ee pemikiran lain lagi kita bikin lagi konsep lain yang karena lagi nghits kan ee bilard itu akhirnya bikin lagi tambahan dengan e fasilitas biliard kayak gitu. Jadi masih escape juga ee patron ketiga. Jadi patron ee ada di Kelapa Gading. Ee jadi itu ada golf-nya, ada bilard-nya juga. Oh, jadi ada golf-nya juga. Ada juga simulator. Heeh. Pakai golf simulator. Nah, billiardnya sendiri ini juga kan aku bukan orang yang main biliard juga ya. Jadi ya paling asal sorof bisalah intinya. Cuman ee kayaknya aku lihat ada yang meja tuh yang bisa sampai dibikin main pingpong terus yang em bisa jadi meja makan juga kalau orang enggak mau main bar. Benar-benar penginnya menciptakan ya ya oneesop entertainment lah. Bisa makan, bisa main bar, bisa nyanyi, bisa joget. Jadi bisa ngapain aja di dalam satu tempat. [Musik] Welcome to RCC podcast Resto Cafe and Coffee. Ngobrol bareng orang-orang populer di jalur kuliner. Puput ini kan cantik model atau apa di TV atau gimana tuh ceritanya tuh ya? Dulu main iklan. H. Heeh. Dari main iklan ada video klip juga. Oh. Heeh. Terus em tahun 2013 aku pernah bikin kopi tiam di Pekanbaru. He. Ee bikin kopi tiam itu mm iseng sih sebenarnya. Jadi ee bikin kopi tiam karena aku juga suka makan, doyan makan, doyan kuliner, kemudian mantenglah di sana bikin kopi tiam. Lalu ee teman ada teman sahabat aku yang saat ini sudah almarhum, dia ee bilang, "Kenapa kamu enggak ee balik lagi nih muncul di TV?" katanya ee jadi chef aja kan jadi related nih bisnisnya. Aku bilang, "Oh iya boleh juga ya." ya udah bikin tuh pilotnya, bikin YouTube. He masak-masak. Ternyata tanggapannya cukup lumayanlah, okelah. Heeh. Jadi akhirnya aku masak-masak deh di TV gitu. Berhubung dulu emang aku digedein dari makanan, mama kan masak untuk bisa sekolahin kita kayak gitu kan. Jadi ee akhirnya ya aku ngerti masak gitu karena sering ngelhatin, sering bantuin, numpukin kentang jadi perkedel dan segala macam. Jadi akhirnya Heeh. Kan basicnya mungkin juga rata-rata orang Medan itu harus bisa masak ya. Emang iya enggak tahu ya mungkin apa udah di culture-nya kita kayaknya cewek Medan itu enggak afdol kalau enggak bisa masak gitu ya. Iya rata-rata lah ya. Heeh. Tapi kalau dari dengar ceritanya nih katanya multitalenta juga nih ee model, bintang iklan, bisa masak, bahkan juga bisa nyanyi ya maksudnya gimana tuh ya? Nyanyi-nyanyinya sih di kamar mandi iya dong. Jadi ini memang ee nyanyi orang Medan juga suka karaoke. Oh itu salah satu orang Medan banget. Iya iya iya orang Sumatera ya. Rata-rata orang Sumatera tuh suka makan kayaknya. Suka semua hal yang enak-enak deh. Suka makan, suka nyanyi, suka joget. Wah, semua deh disabet sama orang Sumatera. Di tempatnya Puput ini kan ada berapa private room-nya? Ada berapa? Ee yang pertama itu ada delapan. Delapan kan? Cukup banyak. Iya. Yang di tempat kedua itu ada satu bar kecil sama ada en room. Iya. Iya. Ada yang di tempat yang ketiga itu ada delapan juga. Iya. Dan yang di tempat yang keempat itu kita ada empat, cuma ada satu kita bisa expandable. Jadi ee itu juga ee hasil aku orangnya mungkin karena masih pengin bisa enggak ya begini, bisa enggak ya begitu. Jadi selalu ee penasaran bisa enggak ya dua ruangan kita gabung jadi satu. Nah, jadi yang dipik inilah yang jadi hasil uji coba aku. Heeh. Em jadi satu ruangan ada satu ruangan kecil, satu ruangan gede. Jadi bisa dixpend kalau bisa di lebih satu ruangan yang super gede kayak gitu. Jadi memang ee aku masih banyak belajar sih, cuma memang dari satu tempat dan ke tempat yang lain itu memang selalu ada pembelajaran-pembelajaran khusus di mana menurut aku em bidang usaha yang bisa long term itu ya kalau enggak restoran, coffee shop, iya atau mungkin yang dunia seperti ini gitu yang bar. Walaupun juga dipikirnya orang enak banget bikin karaoke atau private room atau apa, enggak ada yang enak. Jadi sebenarnya semua perjuangan ya, semua perjuangan. Enggak ada yang namanya enak banget dapat duitnya enak. Enggak ada namanya namanya kerja dapat duit enak itu bohong menurut aku. Itu makanya kayak ada ya trading-trading yang menurut aku gampang nih lu tinggal tidur dapat duit. Buat aku that's em bohong ya. Maksudnya enggak ada l dari zaman nenek moyang kita enggak kerja bisa dapat duit enak. Jadi maksudnya jadi permaisuri aja ibaratnya di dalam rumah itu ada perjuangannya sendiri. He ada apa namanya? Ada strugglingnya sendiri. Jadi menurut aku memang perjuanganlah selalu ee soalnya karakter tiap wilayah itu dan customer beda-beda. Misalnya karakternya orang Serpong daerah Banten atau Tangerang itu beda lagi dengan yang ada di Permata Hijau ee Jakarta Selatan nih anak Castel. Terus aku memang tempatnya beda-beda kan. Satu lagi di Kelapa Gading. Jauh banget kan. Nah, karakternya beda lagi nih dan dipick beda lagi. Jadi memang tiap tempat itu punya ee challenge yang masing-masing. Iya. Jadi cara treatmentnya juga berbeda ya setiap wilayah ya. Setiap setiap tempatnya berbeda. Tidak bisa wah ini sudah berhasil di sini copy paste di tempat lain. Oh, enggak segampang itu. Heeh. Enggak segampang itu. Kalau dari empat tempat itu yang paling ramai di mana ya? saat ini masih di Serpong dan yang Sedayu ini iya yang paling karena memang e anak pertama ya selalu anak pertama itu yang sudahud pasti dijagain nih gue anak gue yang paling awal nih jadi anak pertama yang selalu pasti tetap aku jaga sekali ee kemudian yang lain berkembang sih dengan waktu yang aku punya untuk aku explore terus kayaknya cara begini kurang dapat nih sama karakter Kak customernya bedain lagi caranya kayak gitu. Ini bedain lagi caranya kayak gitu. Jadi ya masih belajar sih, Pak. Iya belajar kan katanya ya. Tapi sebenarnya kan awalnya belajar benar sama suami kan karena suami tuh punya juga KTV yang besar ya di di Cirebon gitu kan belajar kan terakhir kan katanya malah suami bilang benar juga nih ide lu gitu kan. Jadi artinya bagus gitu. Jadi memberi semangat kan. Wah ternyata Heeh. Lucunya sih jadi ada rumah aku yang selalu di ambil desainnya dia bikin tempatnya dia gitu loh. Jadi yang kayak dibikin di Iya. Dari tempat aku, dia bikin nih tempatnya dia. Jadi aku bukan anggap diri aku sukses sih, cuma merasa puas. Oh, berarti ada benarnya nih. Ee apa dilihat orang bagus nih. Makanya ee diambillah ide itu atau maksudnya menjadi inspirasialah gitu. Heeh. Jadi, terus ee sistem yang aku pakai juga ada teman-teman yang buka juga, "Kamu buka karaoke nih, Put, atau apa pakai sistem apa." Nah, aku sebagai orang yang menurut aku rezeki orang semua ada jalannya masing-masing ya. Jadi, ada orang kayak ah gua enggak mau kasih tahu gitu atau gimana. Kalau aku bukan tipe yang kayak gitu. Jadi, apapun yang teman nanya, "Enak enggak sih, Put, bikin ini ee di tempat lu gimana caranya?" Bla bla bla gitu. Jadi kadang sharing-sharing, oh begini begini begini gitu. Jadi, mm karena pemain dunia yang seperti ini kayaknya rata-rata saling mengenal ya atau ujung ujungnya nanti saling kenal. Jadi, enggak ada enggak ada poinnya untuk menc iya merahasiakan. Kedua, ya kita semua kalau bisa memang jadi satu kesatuan ya, maksudnya saling berkomunikasi dengan baik, jadi teman. Kadang kita main ke tempat dia, dia main ke tempat kita. Heeh. Jadi memang kita enggak menutup rezeki kita sendiri. atau nutup rezeki orang lain atau ya kita membuat jadi satu komunitas sih sebenarnya saling memberikan input lah, saling menginformasikan gitu. Aku sempat ini sih juga sempat ada cerita ya waktu baru buka di Serpong itu aku sempat didatangin sama oknum ya kita bilangnya oknum oknum tuh 5 en orang dia katanya mendapatkan informasi ee katanya aku pemakai narkoba dan segala macam. Jadi ee sampai wah aku overin mobil aku dissearch segala macam dicek semua. Tapi saat itu juga aku ee udah ngerti di dunia ini ee di dunia aku ini pasti ada yang enggak senang. Walaupun kita baik sama orang belum tentu orang berpikiran yang sama kan atau kita berharap orangnya baik juga ke kita dan segala macam. Jadi ee mungkin juga dia ngerasa apa tempat kita buka pasti ada dampaknya mungkin ke tempat ke orang lain. Saya enggak tahu apakah itu personal, apakah itu secara bisnis, enggak tahu. Intinya datanglah oknum itu dan akhirnya untung karyawan juga tipe yang ee sudah ada beberapa yang sudah kerja di dunia malam ya. Iya. Iya. Jadi, Bu kita videoin aja bilang iya nyalain videonya. H bu video paling enggak dia enggak bisa selipin apa-apa. Oh, waktu dia ngecek ya. Iya. Jadi akhirnya dinyalain kamu bilang ya semua nyalain kamera sama nyalain flashlight karena posisinya kan agak gelap kan. Akhirnya dinyalain kita video. Akhirnya saya yang bilangin, "Pak, ini dicek aja ini semua saya buka semua." Jadi intinya memang di bidang usaha ini kita masih jaga sih diri sendiri dari kelakuan, dari semua ya. Karena kita enggak pernah tahu sih siapa yang enggak senang sama kita atau bagaimanapun. Karena menurut aku usaha ini kan aku jaga karena ini jadi sumber pendapatan ya kan. Dan juga salah satu kebanggaan lah aku sebagai cewek bisa mmanage ya bisa me-manage dan mencoba untuk e membuat ini berjalan terus gitu kan. Dan itu yang aku masih jaga sih. Jadi aku enggak mungkin resikoin senang-senang yang seperti itu untuk usaha gitu. Berapa tahun nih udah usahanya nih? Ini sudah jalan yang keempat. Tahun keempat. Keempat ada apa saja nih halangan, rintangan gitu? Memang enggak semua jalan tuh mulus ya. Maksudnya kayak kita gigi, mulut dan lidah aja kadang-kadang lidah masih bisa ke kejepit sama gigi sendiri. Padahal tuh harusnya sinkron ya gitu. Jadi menurut aku itu hal-hal yang membuat kita menjadi lebih pintar sih. Mungkin satu dua hal. M ada ketersinggungan, ada perdebatan atau ada konsep yang berbeda lah di pikirannya itu aku rasa wajar ya dalam namanya berkongsi atau berpartnership ada banyaklah kan kepala orang isinya beda semua walaupun aku sih termasuk yang paling muda di antara semua partner-partner tapi aku enggak mau enggak pernah menggeneralisasi lu lebih tua dari gue lu harusnya lebih ngerti ngerti gitu atau lu lebih bisa mengerti gua gitu. Enggak apapun itu kita berjuang bareng ya kan. Jadi ee aku mesti menghargai mereka. Heeh. Tiap hari ada challenge-nya masing-masing. Ee gimana nih ketemu customer atau ee klien yang komplain ini kurang begini, ini kurang begitu, ada aja. Mau semaksimal kita berusaha seperti apa pasti ada sesuatu gitu. Kalau sekarang kan aku udah bisa me-manage nih dengan mental. Mental aku udah lebih kuat lagiah. Heeh. Lebih kuat sedikit lah gitu. Jadi ada teman yang telepon, "Gila, partner gua begini begitu atau ini tamu gua begini begitu." Udah emang begitu gitu. Udah lu jalanin aja. Ee sabar coba pikirin gimana gitu. Jadi kita malah akhirnya sekarang kalau ketemu teman yang lagi curhat kita udah nih gua udah gua udah ngelewatin masa lu nih. Jadi giliran lu nih sekarang. Oke. Jadi ya menurut aku sih itu yang masih dijalin. Aku rasa semua orang sukses. Aku berharap ya one day aku bakal sukses seperti impian aku. Cuman yang sekarang aku masih berjuang dan aku lihat semua orang sukses yang super sukses itu semua juga pernah ngelewatin masa ini. Dibohongin teman, dijahatin orang, dijahatin mungkin terdekat orang terdekat kita di apa banyaklah. Jadi aku rasa itu yang justru membuat kita menjadi kuat dan gimana menghadapi segala bidang dan medan itu akhirnya bisa kalau enggak biasanya adem-adem tiba-tiba kena panas itu kan pasti beda. Tapi udah biasa kita ngelewatin banyak hal itu akhirnya yang membuat kita menjadi seseorang yang tough gitu. Jadi buat aku ya why not. Justru Tuhan memberikan kita cobaan karena tahu kita bisa ngelewat ya menghadapi cobaan itu. Saat kita ngelewatin cobaan itu kayak kita ujian aja sekolah. Pada saat kita bisa nih ujian itu lewat kita naik kelas. Heeh. Ya kalau enggak lewat ya udah antara enggak naik kelas atau enggak ya gimana gitu. Kalau udah mau buka cabang yang kelima berarti sudah berkali-kali naik kelas ya. I amin. Kalau enggak kan waduh mundur ke belakang ya. Memang ee tapi enggak menurut aku sih juga banyak sih teman-teman yang buka dan akhirnya juga tutup. Menurut aku itu bukan satu kemunduran, tapi itu menjadi satu kalau kita bilangnya cut ee apa ya? Cut lost ya mungkin ya. Jadi kalau memang ternyata tidak menguntungkan atau merugi terus buat apa dijalanin kan berarti kita harus mencoba hal yang lain mungkin atau ee menunggu gitu ya kan. Jadi ee buat aku orang membuka usaha dan terjadi ibaratnya stagnan atau tidak berkembang atau akhirnya terpaksa menutup itu bukan suatu kegagalan tapi itu suatu pembelajaran. Don't be too hard on yourself. Ya, sometimes mesti mesti kuat sih, cuman ya kayak emang kadang-kadang kita mesti mundur selangkah untuk maju dua langkah sih. Oke. Ee Puput mungkin bisa ee e sharing closing statement. He untuk teman-teman yang mendengarkan ee YouTube ini ya menurut aku sih yang paling penting humble belajar belajar jangan terlalu tinggi jadi orang gitu. Jadi ya jadi intinya segimanapun kita harus belajar menghargai orang karena memang elemen dari satu tempat usaha itu bukan cuman partner yang mungkin kita anggap sejajar sama kita, tapi banyak elemen di bawah dan di atas. Jadi belajar menghargai orang sih, karyawan juga elemen yang sangat penting menurut aku. Itu malah pasukan kita l ibaratnya untuk mendapatkan uang. Jadi kadang ada hal yang menurut aku sebagai ee pegiat usaha suka terlewatkan ee poin itu di mana ee karyawan harus kita rangkul sebagai aset aset ya prajurit kita gitu. Walaupun itu juga apa ya, aku juga pernah uang kita juga dibawa kabur sama kasir segala macam. Cuman at some point kita enggak bisa enggak bisa apa ya kadang berasa sih kayak ngapain sih gua baik sama karyawan gua nih ujung-ujungnya gua dijahatin. Karena kalau kita baik itu kan kita ekspektasi kita orang akan baik-balik ke kita kan. Tapi enggak selalu begitu kejadiannya. Cuman aku ingat satu pesan dari teman sahabat aku dulu. Ee kamu bisa jadi apa aja tapi yang paling penting kamu harus jadi orang yang baik. Itu aja sih. Jadi pesan terakhirnya hanya itu. Intinya jadi orang baik aku yakin dengan niat yang baik itu akan ada hasil yang baik. Oke terima kasih Puput sudah hadir di RCC Podcast. Thank you sudah diundang. Oke Puput terima kasih sudah hadir di RCC Podcast. Ee insightnya bagus sekali. Jadi kita banyak belajar juga nih. E ini ada kenang-kenangan dari sponsor onasis. Oke. Wah, thank you. Thank you. Thank you

Lihat di YouTube