BMW 3 MILIAR INI NYAMANNYA MIRIP ROLLS-ROYCE (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitri BMW seri 7 terbaru generasi keet7uh. Pada saat mobil ini pertama kali muncul di dunia tahun 2022, saya berangkat ke Amerika Serikat untuk mencobanya langsung. Tapi begitu mobil ini sudah dijual di Indonesia, sudah dipasarkan di Indonesia, saya enggak pernah punya kesempatan buat nyoba mobil ini. Jadi di Auto Driver itu Adit yang nyoba dan setiap kali mobil ini available buat dipinjam, sayanya entah keluar kota atau ke luar negeri. Sampai akhirnya sekarang saya bertemu langsung mobil ini. Saya bisa langsung merasakannya, bisa memberikan ee info ke Anda bagaimana impresi berkendaranya, apa saja kelebihannya, apa saja kekurangannya. Tapi yang jelas mobil ini memberikan standar baru di flagship sedan premium Eropa. [Musik] seri 7 terb baru ini sangat revolusioner dan memang seperti rivalnya juga Mercy S Class seri 7 dan S class itu secara bergantian membuat inovasi di bidang otomotif yang kemudian akan diikuti oleh mobil-mobil lain dengan harga yang lebih murah mungkin 10 sampai 15 tahun setelah mereka keluar. Tapi di generasi terbaru ini harus diakui BMW jauh lebih inovatif dibandingkan sebelumnya. banyak sekali teknologi-teknologi baru yang disematkan ke dalam mobil ini yang sebelumnya mungkin tidak terbayangkan oleh kita. Yang jelas BMW ini ada dua tipe mesin. Untuk pertama kalinya ada versi listrik full elektrik seperti yang di sebelah saya ini BMW i7. Sebelumnya BMW seri 7 itu di generasi sebelumnya hanya ada varian yang e bensin atau diesel atau hybrid. Nah, untuk generasi ini pertama kalinya BMW membuat platform yang bisa untuk mesin internal combustion engine dan bisa juga untuk mesin listrik. Sesuatu yang tidak dilakukan oleh Mercedes-Benz. Mercedes-Benz S class-nya hanya internal combustion engine dan untuk full electricnya adalah Mercedes-Benz EQS. Tapi saya sudah pernah coba EQS. EQs levelnya belum S Class gitu. Nah, kalau ini Anda bisa menikmati semua kehebatan seri 7 dalam format penggerak elektrik. Nanti kita akan bahas mesinnya. Tapi kemudian berikutnya yang inovatif dari BMW adalah desainnya. Desainnya benar-benar berbeda dibandingkan sebelumnya. Sekarang lebih berwibawa, lebih besar dan ah dengan paduan warna twoon ini jadi semakin mewah. Tuton ini by the way baru saja ditawarkan oleh BMW di Indonesia. sebelumnya hanya single ton. Kalau twoon itu harus pesan dulu ke Eropa, tapi sekarang sudah ada udah ready di ee Indonesia. Dan ini tutonnya huh perpaduan antara abu-abu medium ya, enggak terlalu gelap dengan hitam. Sangat klasi dan sangat berwibawa. Lampunya pipih sekali. Lihat ini lampunya pipih di sini. Di bawah juga pipih. Ini lampu utamanya. Ini lampu se dan DRL-nya. Serta ada iconic kidney grill yang illuminated. Jadi kalau misalnya kita nyalakan lampu, lampu kecil atau lampu besar, ini dia menyala dan iluminasinya itu keren sekali menambah ah aura futuristis dari mobil ini. Bannya besar 21 inci dan mobil ini panjang panjangnya hampir 5,4 m. Dan untuk pertama kalinya BMW seri 7 punya pintu full elektrik. Jadi, Anda enggak perlu lagi menarik pintu yang berat. Ini semua full elektrik. Sistem yang sama seperti yang digunakan di Rolls-Royce. Karena Rolls-Royce seperti kita tahu induk ee induknya adalah BMW. Jadi, ada sejumlah teknologi dari BMW yang di-share dengan Rolls-Royce dari mobil ini. Pintu elektriknya share dengan Rolls-Royce. Kemudian penggerak elektriknya ini juga sangat-sangat mirip dengan yang digunakan oleh Rolls-Royce Specter yaitu eh lineup full electric dari Rollsroyce. Jadi Anda bisa mendapatkan rasa Rolls-Royce di sebuah BMW dan ini adalah BMW yang paling dekat dengan Rolls-Royce dibandingkan lineup BMW lainnya. Di belakang lampunya pipih ni i7 tulisannya. Nah, untuk Indonesia kita masuk ke trim yang XDrive 60. Jadi ada yang di bawahnya yang lebih rendah ituve 50 itu two wheel drive tenaganya lebih kecil. Kemudian ada XDrive 60 dan di atasnya lagi ada X Drive 70. Tapi 70 too much lah ya. 600 HP lebih. ini aja HP-nya sudah besar sekali nanti akan kita lihat. Nah, bagasinya ini ada sedikit perbedaan dengan versi bensin. Kalau versi bensin itu bisa sekitar 540 L, tapi ini karena ada baterai yang besar di bawah itu jadi kapasitasnya 500 L saja, berkurang 400 L. Tapi 500 L masih sangat-sangat lega. Di bawah ini juga masih ada kompartemen buat Anda menyimpan eh portable charger atau barang-barang lainnya. Jadi enggak akan kesusahan untuk menyimpan barang. Nah, kita sudah berbicara baterai. Ini adalah port charging baterainya. Dia bisa AC dan dia bisa DC. Baterainya sangat besar 105 kWh grossnya ya. Kalau netnya itu di 101,7 kalau enggak salah. Pokoknya 101-an kWh itu besar sekali. Benar-benar memenuhi mobil dari depan sampai belakang. Dan artinya kalau misalnya baterainya itu besar, ngisinya juga lama. Untungnya untuk yang DC dia sudah bisa 200 kW. Yang mana menurut BMW dari 10% sampai 80% hanya butuh 28 menit. Nah, ini dia juga bisa AC 11.000 watt. Jadi, kalau misalnya anggap aja ada penurunan ada karena lusis gitu ya, 10.000 watt, 10 kW ketika misalnya kita nge-charge dengan kondisi baterai tinggal 20% gitu ya, artinya kan 80% kira-kira 81 kW hour lah. 80,8 kW hour yang harus diisi ya. Butuh kira-kira 8 jam 9 jam. Samalah seperti waktu istirahat kita di rumah. Jadi tetap masih cukup masuk akal untuk pengisian dayanya. Nah, sekarang kita akan lihat mesinnya. BMW i7 memiliki ruang mesin yang masih bisa dibuka. Tidak seperti BMW X yang tidak bisa dibuka sama sekali. Tapi ya kita enggak bisa ngapa-ngapain juga di sini. Satu-satu yang bisa kita lakukan hanya mengisi air wiper di sana. Nah, di bawah sini ada motor listrik yang menggerakkan roda depan. Tapi di belakang juga ada motor listrik yang menggerakkan roda belakang. Jadi dia dual motor dan total tenaganya itu mencapai 544 HP, torsinya 745 Nm. yang membuat mobil yang beratnya di kisaran 2,5 ton ini melaju 0 sampai 100 km/h tidak sampai 5 detik. Klaimnya BMW 4,7 detik. Nah, tapi kan itu klaim. Nanti saya mau coba sendiri pakai alat ukur berbasis GPS. Enggak perlu ajudan buat buka pintu. Dia bisa bukain sendiri. Kalau mau nutup kita tinggal pencet yang tombol di sini. Iya, namanya juga seri 7. Semuanya lega. Tapi nanti ini bisa dibikin lebih lega lagi dengan slip mode. Nanti akan saya perlewatkan. Tapi kita lihat dulu. Wah, ini panoramic roof-nya bukan sekedar kaca, tapi dia ada garis-garis seperti ini dan dia bisa teriluminasi di malam hari. Serta satu yang baru juga ini juga sangat e ini ya apa e revolusioner di mobil ini adalah layarnya 31,3 inci. Ini adalah BMW Theater Screen. Jadi kayak kita nonton bioskop di belakang. apa saja yang bisa dilakukan. Jadi di tengah ini ada eh space untuk kita nonton video. Tapi sayangnya harus pakai HDMI ya. Jadi kita ee enggak enggak bawa sambungan HDMI. Tapi di sini kita bisa mengatur sejumlah hal. Eah ada audionya, Bluetooth-nya, serta display-nya. Dan ini tampilannya jadi mewah sekali. Dan suara itu bisa dikeluarkan lewat speaker atau headset. Kebetulan headsetnya enggak ada, tapi kalau Anda beli ini, Anda akan dapat headsetnya kayaknya. juga bisa untuk melihat weather semua. Eh, ini satu hal yang bikin mobil ini jadi kelihatan sangat futuristis dan modern. Serta untuk melipatnya kita tinggal pencet lagi. Jadi di sini ada tombol ada eh layar pengontrol di kanan dan di kiri. Layar pengontrol ini bisa mengontrol macam-macam. Oh ya, pada saat teater screen-nya itu keluar ini juga tirainya menutup. Pada saat kita lipat, dia tirainya membuka lagi. Nah, ini layar ini biasanya kan ditaruh di tengah nih kalau mobil-mobil mewah. Tapi ini ditaruh di masing-masing penumpang dan jadi tiap penumpang itu punya pengontrolan individual. Ini bisa ngatur satu display-nya, bisa ngatur ngangkat telepon atau nutup telepon, bisa mode. Jadi modenya kita mau apa di jalan. Mau mode rileks, ekspresif atau mode teater atau mode silent. Ee kita tinggal pencet modenya di sini. Nanti komputer akan menyesuaikan semua keadaan mobil sesuai kemauan kita. Kemudian untuk mengatur kursi itu juga bisa karena kursi belakang ini juga sudah bisa reclining. Dan bukan hanya sandarannya ya, tapi sandaran atas dan bawah itu bisa diatur secara individual untuk mendapatkan posisi duduk yang ergonomis. Kemudian dia juga bisa mengatur tirai dan mengatur lampu-lampu. Nah, sekarang saya akan atur duduknya untuk slip mode. Cukup satu sentuhan saja. comfort position depan. Ini bisa dilakukan sambil jalan ya. Jadi enggak harus enggak harus dilakukan sambil ee berhenti. Oke. Oke. Terus sekarang ini akan mengangkat kursi yang ini. Dia juga akan mengangkat yang depan akan maju ke depan kursinya. Wah, bikin kita seolah-olah mengambang. Dan wah saya tingginya 177 cm dan ini kaki saya enggak nyampai ke depan. Benar-benar rileks ya. Cuman pastikan aja kaos kaki Anda enggak bau. Enggak mungkin bau sih. Karena Anda kalau kalau berada di belakang mobil seperti ini artinya Anda bos yang mestinya semuanya bersih gitu ya. Dan ini nyaman sekali. Kemudian di sini ada armr yang armr-nya juga sangat eh empuk ya materialnya. Di dalamnya juga ada tempat buat penyimpanan dan ada dua USBC di sini. Kemudian di sini ada wireless charging dan bisa ada dua buah cup holder dan cup holdernya ini tidak mengganggu eh wireless charging-nya sama sekali. clever banget apa desainnya. Nah, terus ada juga bonus bantal seperti ini. Jadi, ini bantalnya ditaruh di sini nanti bisa diikat. Dan ini bantalnya oh empuk sekali. Cuman saya lebih prefer seperti ini. Tapi kalau Anda ingin bantal, ini juga sudah ada bantalnya langsung dari eh BMW-nya. Dan dari sini Anda juga bisa punya akses ke bagasi. Kali-kali ketinggalan sesuatu gitu di bagasi, ah kita tinggal rogo dari sini. Kalau enggak jauh-jauh amat bisa di ambil. Wah, ya. Ini juga bisa ngatur AC, saya lupa. Jadi, bisa ngatur AC. Jadi, AC di situ panelnya bersih. Enggak ada panel e AC sama sekali. Semua panel AC dari sini. Buka pintu bisa tiga cara. satu normal seperti ini. Jadi ngebuka sendiri kita tarik lagi atau yang elektrik tadi yang tombol ini atau kalau in the event of emergency tiba-tiba mobilnya kecelakaan atau karena apapun listriknya tidak bisa bekerja membuka mobil ini ada satu tuas mekanikal mekanik. Nah, di situ. Nah, terus buat balikin kursi kita tinggal pencet reset. Dia akan balik seperti sempula. Wah, ini di belakangnya emang benar-benar lega, nyaman, canggih, tapi juga pemandangannya menarik dari belakang ini. Lihat ini bentuk kursinya. Bahkan bagian belakang head dress-nya ini dilengkapi dengan wooden panel yang mewah. Kemudian panoramiknya juga bikin mata itu jadi ee nyaman. BMW theater screen-nya juga bikin kelihatan lebih canggih. Kemudian ini sistem audio power and Wilkins-nya. Oh, bukan Harman and Cardon lagi. Harman Cardon itu buat BMW yang normal-normal aja. Kalau yang istimewa Bower and Wilkins. Wah, lihat ini dia illuminated juga. Dan dia ada kisi-kisinya seperti ini. Benar-benar keren. Keren sekali dan mewah. Oke, sekarang kita lihat depannya. Well, sebenarnya enggak terlalu relevan sih review di depan karena biasanya pemilik seri 7 ini atau i7 ini kan akan lebih sering duduk di belakang. Tapi enggak apa-apa karena BMW adalah motonya dulu itu di ultimate driving machine, sheer driving pleasure dan itu diterapkan di semua lena up produknya tidak kecuali seri 7. Tapi sebelum saya ke bagian driver, Anda bisa lihat ini nyalanya lampunya seperti kristal karena memang benar di sini adalah kristal dari Swarowski yang ditempatkan oleh BMW. Jadi mobil ini dibuat oleh BMW tidak sekedar seperti alat transportasi. Tapi kalau Anda bisa lihat chrome-chrome ini dan ini ornamen di kaca belakang. Karena mobil ini dibuat seperti perhiasan juga oleh BMW. Nah, itu akan membuat kita sampai pada topik berapa harganya. Karena biasanya yang namanya perhiasan itu mahal. Iya, mobil ini tidak murah sama sekali, terutama yang i7-nya. Jadi, yang seri 7-nya 735i itu yang mesinnya 3000 cc 6 silinder turbo. Tenaganya di 280-an HP. Itu harganya 2,75 miliar. 2,7-an lah, 2715 apa 2714 gitu. Yang mana itu sudah sangat tinggi tapi itu masih di bawah S class baru. S class baru itu di 3 miliaran. Nah, versi listriknya i7 harganya melonjak langsung Rp700 juta ke Rp3,4 miliar on the road. Itu belum yang tuton. Kalau yang twoon tambah Rp160 juta lagi kira-kira. Jadi mendekati 3,6 miliar ini mobil. Mahal. Mahal sekali. Dan ya tentunya kemungkinan besar orang yang bisa membeli mobil seperti ini kalau jalan halal ya ya pengusaha yang sukses. Nah, pengusaha yang sukses itu biasanya memiliki bisnis yang sehat, profit yang datang terus tiap bulan. Tapi memang kalau kita ingin membuat satu bisnis yang skalanya bisa membuat kita punya BMW seri 7 seperti ini atau i7, kita enggak cuma harus punya skill bisnis, tapi juga harus punya strategi. Nah, di situ kalau untuk Anda pebisnis atau Anda yang baru memulai bisnis, merintis bisnis, masih membangun bisnis Anda, OD mungkin bisa jadi partner Anda menuju kesuksesan yang lebih tinggi lagi. Apa itu ODU? Jadi, ODU itu adalah platform manajemen bisnis all inone. Jadi, kalau Anda punya bisnis, apapun bisnisnya, apapun skalanya, OD akan membantu semuanya berjalan lebih rapi, efisien, dan bisa dipantau kapan saja. dari urusan penjualan, invoice, stok barang sampai ke akuntansi dan laporan keuangan, semua terhubung dan bisa diatur lewat satu sistem yang simpel. Enggak cuman untuk Anda yang punya bisnis gudang atau manufaktur, ODU juga bahkan cocok untuk bisnis jasa, FnB, bahkan retail. dan ODU memiliki 70 lebih aplikasi yang terintegrasi satu sama lain. Dari mulai sales, invoice, accounting, inventory, dan manufacturing, semua aplikasi ini bisa Anda dapatkan dengan biaya berlangganan hanya Rp100.000 per bulan. jauh lebih terjangkau dan jauh lebih hemat dibandingkan gonta ganti software yang enggak nyambung satu sama lain. Jadi dengan tools yang tepat seperti Odo, mudah-mudahan Anda bisa membeli mobil impian Anda. Mungkin yang seperti ini atau bahkan yang lebih mewah lagi. Karena untuk mencapai cita-cita, meraih kesuksesan, enggak bisa cuman asal bisnis, enggak bisa cuman asal kerja keras, tapi bagaimana kita bisa mengatur bisnis dan waktu dengan benar. Coba ODU secara gratis atau ngobrol bareng pakar ODU dengan klik link yang ada di deskripsi. Semoga Anda bisa mencapai kesuksesan dengan jalan yang halal. Oke, sebelum kita mulai masuk lagi ke bagian dalam ini, saya noti sesuatu yang mestinya ini enggak terjadi di BMW i7. Ini agak ngembun lampunya ya. Emang sih nantinya akan hilang sendiri gitu ya. Mungkin juga ini ada sedikit kebocoran ee agak mengganggu mata aja walaupun tidak mengganggu fungsi lampunya tapi ya enggak usah khawatir karena ini enggak akan kejadian ke BMW i7 Anda. Kalau ini kejadian tinggal eh claim warranty karena ini masih ditanggung oleh BMW ya. Mungkin aja namanya mobil ada yang agak sedikit ini apa ee defect mungkin ya. Mungkin aja. Jadi ini sangat disayangkan tapi itu adalah sedikit minor issue tapi tidak membantah fakta bahwa ini adalah mobil yang sangat mengagumkan. Dan kita akan lihat sekarang apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda bekerja menjadi pengemudi seorang pengusaha sukses yang punya mobil ini. Atau minimal untuk Anda yang memang punya mobil ini tapi Anda gemar menyetir ya karena ini adalah sebuah BMW. Sayang kalau sebuah BMW enggak disetir sendiri. Kita langsung masuk ke dalamnya. Dan ketika kita udah di ruang kemudian tombol apapun untuk membuka pintu. Yang perlu saya lakukan adalah menginjak pedal rem saja. Jadi kita tinggal injak pedal rem dia nutup sendiri. Oh, terus nanti gimana dong kalau misalnya buka tutup pintunya elektrik terus nabrak sebelahnya mungkin parkir tempat sempit atau kejepit karena kaki kita masih belum masuk. Oh, tenang. Ada sensornya. Sensornya banyak sekali. Bahkan selama saya nyoba mobil ini beberapa hari, enggak pernah sekalipun mentok ke apapun, termasuk orang gitu. Jadi, e aman pintunya. Dan kalau ternyata pintunya ngebukanya enggak banyak karena terhalang sesuatu atau dia takut nabrak orang, Anda selalu bisa tarik juga secara manual, enggak perlu takut rusak. Dan untuk menutup pintu, Anda juga bisa langsung lakukan dari layar tengahnya ini. Nah, layarnya ini mirip dengan BMW BMW lainnya. Jadi, ada dua buah layar. layar untuk ee infotainment dan layar untuk instrumen. Instrumen tidak banyak berbeda. Dan yang untuk infotainment-nya ini dia juga sudah yang terbaru dari BMW. Jadi mode modelnya itu seperti tablet ya, ada ee aplikasi-aplikasinya dan dia sudah BMW connected. Jadi ada sambungan internet di mobil ini yang bisa mengintegrasikan mobil dengan handphone Anda lewat aplikasi MyBMW. Kemudian Anda juga navigasinya sudah bisa membaca kemacetan di jalan. Ada augmented reality juga lengkap sekali. Bahkan Anda juga bisa main game sambil Anda menunggu ee di parkiran gitu ya. Ada air console games di sini. Anda juga bisa nonton YouTube di sini di layarnya. Asal Anda berhenti. Ini sama seperti BMW BMW lainnya. Dan posisi nyetirnya ini luar biasa. Anda kalau punya mobil ini dan Anda punya seorang driver, artinya Anda baik sekali dengan driver Anda. Karena driver Anda akan mendapatkan posisi menyetir yang sangat ergonomis. Ya, jadi berita baiknya kalau Anda ingin menyetir mobil ini juga Anda akan mendapatkan posisi menyetir yang ergonomis. Pengaturan setir elektrik secara tilt dan teleskopik ini ee sangat luas jangkauannya. Kemudian joknya ini agak menggelitik nih. Ini sebenarnya agak-agak kayak niru Mercy sih sebenarnya karena Mercy yang pertama kali menggunakan format di pintu seperti ini. BMW biasanya kalau seri 7 generasi yang e tahun 2002 tuh yang E65 ya kalau enggak salah ya itu di sini pengaturan kursinya. Tapi enggak pernah di pintu. Baru yang ini dia di pintu. Tapi ya enggak apa-apa karena di sini terlalu sempit. Dan untuk pengaturan kursinya juga Anda bisa membuka menu seat di sini. Seat comfort-nya. Semua bagian dari kursi bisa diatur secara lebih detail di sini. Massajnya ini cuman ada di belakang. Jadi di depan enggak ada masse. Jadi memang VIP-nya di eh belakang ya. Aduh ini enak sekali. Setirnya tu spoke, fitur adas lengkap semuanya termasuk adaptive cruise control, land keepeping assist. Ini juga familiar ya. Jadi walaupun ini seri 7 tapi dia familiar pengoperasian dengan BMW-BMW yang lainnya. Di sini ada ee konsol apa central konsolnya. Ini juga mudah untuk digunakan. Tuas transmisi juga dari kristal Swarowski. Ini juga untuk ngatur kursi kristal dari Swarowski. buat ngatur volume juga dari Swarowski, buat iDrive-nya juga dari Swarowski. Tapi ada satu tombol yang tidak ada di semua BMW. Tidak semua BMW ada. Itu adalah tombol untuk menaikkan suspensi. Jadi mobil ini kan panjang, wheel base-nya juga panjang. Jadi, kalau overhang angle-nya tuh enggak terlalu besar gitu. Kalau kita ngelewatin gundukan atau jalan yang seperti ini dia bisa mentok. Nah, untuk mengurangi kemungkinan mentok ini bisa ditinggikan secara elektronik di sini. Kemudian di sini ada laci yang enggak terlalu besar. Lacinya kecil sekali untuk sebuah seri 7, tapi ada dua buah USBC slot di sini. Ada dua buah ee cup holders. Kemudian di sini juga ada eh wireless charger. Kemudian di sini eh ada penyimpanan yang tidak terlalu besar di kursi. Oh ya, kalau cup holder sih bisa ya ditutup ya. Seperti ini ya. Ya, okelah, lumayan. Jadi ee memang tidak bisa ee rapi gitu ya seperti di Mercedes-Benz, tapi minimal ini masih bisa dibuat lumayan rapi dan suasana kabinnya ini sangat modern. Anda bisa lihat di sini ada nuansa kristal-kristal juga. Dan ini punya ambiience light yang bisa diatur warnanya. bukan hanya bisa diatur warnanya, tapi juga bisa berinteraksi misalnya dengan ee apa ee hazard gitu ya. Jadi ada ada sejumlah situasi yang bisa membuat si ambiience light ini eh berinteraksi dan ambience light di pintunya juga lihat ini. Aduh, kristal-kristal juga. Oh, benar-benar rasanya bukan hanya berada di sebuah mobil mahal, tapi di sebuah karya seni. Kamera 360 ya sudah pasti itu sudah standar di mobil ini. Semua yang bisa dimasukkan ke sebuah BMW akan dimasukkan. Nah, tapi yang saya penasaran adalah bagaimana rasanya BMW i7 dibawa di Indonesia dengan jalanan Indonesia dan apakah klaim akselerasinya benar dan berapa konsumsi listriknya? Langsung aja kita jalan. Oke, kita berjalan dan ini seperti Anda bisa lihat saya syutingnya di Distrik Otomotif PIK 2, tempat garasi saya dan ini lokasinya enak banget strategis. Jalanan depan kosong, tempat buat tes akselerasi juga dekat. Kita bayar dulu. Bayarnya juga tinggal tap. Sebenarnya kalau mobil saya pakai kartu langganan, tapi yang ini kan mobil tes. Nah, yang pertama saya mau tes itu adalah akselerasinya dulu. Emang sih ini bukan mobil buat akselerasi, tapi klaimnya kan dia bisa eh 4,7 detik. Kita lihat berapa aktualnya. Kita putar balik dulu. Ih, ini putar baliknya kecil banget karena dia udah four wheel steering sih ya. Jadi benar-benar ringkas banget muternya tuh. Siap-siap. Oh. Oh. Datang terus tenaganya di atas 80 makin [Tertawa] kuat klaimnya. 0 sampai 100 km/h dalam 4,7 detik. Lihat dong, ini 4,63 detik artinya benar klaimnya. Bahkan ini baterainya juga tinggal 40%-an ya, bukan baterai yang masih penuh gitu. Jadi ee sampai baterai itu ee levelnya di bawah 50% juga dia masih ini masih ee kuat sekali tenaganya. Karakter tenaganya tuh juga luar biasa ya. Eh, dia itu dari 0 sampai 40 kencang. 40 sampai 80 lebih kencang lagi. 80 ke atas baru itu keluar semua tenaganya. Jadi, ada gradualnya juga. Dan mobil ini besar sekali 2,5 ton kira-kira beratnya. Dan dia bisa 0 sampai 100 km/h di bawah 5 detik di 4 detikan. Sebenarnya ada efek suaranya. ada efek suara eh futuristis yang dibuat oleh musisi kondang Hans Jimmer. Hans Jimmer juga itu juga bikin suara ee untuk BMW ix gitu ya. Tapi kalau untuk BMW i7 rasanya lebih cocok tanpa suara. Karena mobil ini tu dibangun dengan filosofi yang mirip-miriplah dengan Rolls-Royce. Bagaimana memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain senyaman mungkin, sehening mungkin. Jadi mode hening seperti ini menurut saya yang paling cocok untuk BMW i7. Enggak perlu ada suara-suara apalagi suara-suara buatan tuh enggak perlu. Mobil ini suspensinya empuk tapi ketika kita ajak menikung, wah stabilnya luar biasa ini mobil. Dan kalau misalnya kita ee zigzag gitu ya, ih nempel banget. Dan ini ada yang ada yang unik ya. Jadi mobil ini pakai air suspension yang dikendalikan secara elektronik. E jadi karakter bantingannya itu lewat ECU diaturnya dengan ada sensor-sensor. Jadi ketika pertama kali menikung itu ada empuknya gitu ya. Jadi enggak enggak yang langsung sangat ee respon gitu. Tapi ketika kita menyangka mobil itu akan lebih limbung, ternyata diop pergerakan mobilnya itu oleh suspensi yang tiba-tiba jadi mengeras. Jadi sangat stabil tuh. Hanya hanya mengizijingan sedikit, habis itu ditahan. Tapi ketika melewati jalan bergelombang, mobil ini seperti di atas awan. Membuai sekali. Saya udah bawa mobil ini ke Bandung bolak-balik lewat tol MBZ. itu MBZ aja tuh jadi nyaris tidak terasa guncangan-guncangannya tuh. Nah, inilah emang suspensi pintar seperti ini yang bikin mobil ini bisa menyesuaikan dengan beragam kondisi jalan dan mobil ini tuh benar-benar effortless ya. Ini saya sekarang lari sekitar 100 km/h. Rasanya tuh kayak 6070. Dan kalau saya cek denyut nadi juga pasti rendah karena mobilnya tuh bikin kita nyaman dan santai. Aduh, speed bum itu cuman kedengaran suara bannya sedikit tapi getarannya tuh enggak sampai ke dalam kabin. Nah, cuman memang karakter bantingannya itu terasa terasa dikendalikan komputernya tuh terasa seperti tadi itu mobil kan mestinya mengayun. Tapi ini enggak mengayun karena ketika kita sangka mobil itu mau mengayun, tiba-tiba dia ditahan lebih keras pernya. Dan setelah itu jadi empuk lagi. Ada ada rasa yang kelihatan sekali nih ada kekuatan lain yang mengendalikan karakter bantingan mobil ini. Dan itu benar ya dikendalikan oleh komputer semuanya dan membuat mobil ini di beragam kondisi selalu nyaman dan selalu stabil. Dua kombinasi yang kombinasi yang sangat sulit biasanya mendapatkan kenyamanan dan kestabilan di saat bersamaan. Tapi ya BMW melakukan itu. Cuman saya sarankan jangan melakukan akselerasi mendadak atau belok mendadak seperti ini. Kalau misalnya memang yang punya mobil ini adalah majikan Anda yang ada di belakang. Karena itu bisa membuat Anda harus cepat-cepat menulis surat lamaran kerja ke perusahaan atau ke majikan yang baru lagi. Karena mobil ini harusnya dikendarai secara santai. Dan di belakang tadi saya sudah coba itu luar biasa rasanya. E walaupun walaupun pada saat e misalnya eh kursi itu direbahkan di sleeping mode-nya ya sampai ke depan, ada masih sedikit bagian dari spion itu agak sedikit terhalang. Minimal di posisi duduk saya. Kalau di posisi duduk lain mungkin bisa clear ya. Tapi pas di posisi duduk saya itu agak terhalang sedikit. Jadi kalau saya jadi drivernya, Bos saya pakai sleeping mode, pasti saya bilang ee bos ee mohon maaf ini spionnya agak terhalang ya. Kalau bosnya baik, dia akan nurut. Kalau bosnya ee tetap pengin slip mode, pasti dia bilang, "Enggak, saya pengin posisi gini." Dan pasti saya akan jawab, "Siap, Bos." Mungkin harus ngintip-ngintip dikit. Tapi mobil ini bikin mood itu jadi enak, baik kita sebagai penumpang maupun sebagai driver. Karena ya ini BMW ultimate driving machine, sheer driving pressure. Jadi walaupun mobil ini untuk bos di belakang, tapi ketika sesekali Anda menyetir sendiri ini rewarding akan membuat senyuman juga di Anda. Karena mudah sekali mengemudikan mobil yang sebesar ini. Rasanya tuh lebih komact dibandingkan ukurannya. Kursinya nyaman, bisa diatur dengan beragam cara untuk mendapatkan posisi duduk yang ideal bagi Anda. Mau berapapun postur Anda, mau bagaimanapun preferensi Anda, besar kemungkinan sistem electric seat ee yang ada di mobil ini itu bisa menemukan posisi yang pas. Rileks sekali bawa mobil ini. Kemudian, bagaimana dengan range-nya? Nah, untuk pemakaian di dalam kota, mobil ini punya punya konsumsi listrik itu di antara 4,7 sampai 5,5 km/ kWH. Itu kalau bawa normal ya mungkin ada kemacetan tapi enggak yang dengan agresif yang mana artinya dengan baterai 101 kWh mobil ini bisa kira-kira di 500-an km. Tapi saya udah bawa mobil ini ke Bandung bolak-balik. Dan setelah kembali lagi ke titik yang sama di Jakarta sudah menempuh 302 km. Baterainya masih 51%. Artinya ketika dibawa ke luar kota dengan kecepatan 90 sampai 100 km/h, mobil ini bisa mencapai di atas 600 km charge. Yang mana itu cukup jauh. Kalau kita dari Jakarta ke Semarang enggak perlu isi listrik lagi. Dari Semarang ke Surabaya juga enggak perlu isi listrik lagi. Dan kalaupun isi listrik juga cepat ya, karena dia bisa sampai 195 kW. Jadi di SPKLU yang 200 kW juga setengah jam juga udah bisa mencapai ee range kira-kira udah nambah hampir 400 km lagi range-nya. ini benar-benar di setiap tingkat kecepatan, suara itu minimal sekali masuk ke dalam kabin dan rasanya memang seperti Rolls-Royce ya. Mobil ini berbeda dengan mobil lain. Mobil lain tuh banyak yang kehilangan soulnya ketika mesinnya itu digantikan motor listrik. Tapi Rolls-Royce BMW seri 7 itu seakan-akan makin kuat soulnya ketika penggeraknya listrik. Tanpa getaran, tanpa suara, tenaganya kencang. sesuatu yang memang menjadi tujuan perancangan mobil-mobil seperti ini. Mesinnya, mesin mobil seperti BMW seri 7 atau Rolls-Roce selalu dibuat supaya lebih hening, lebih tidak bergetar, dan lebih kuat tenaganya. Nah, ini semua selesai dengan tenaga listrik. Jadi, dalam soal kenyamanan ini menjadi sangat cocok dengan penggerak listrik. Walaupun belum teruji ya, tapi walaupun diprediksi untuk yang i7 seperti ini kemungkinan besar depresiasinya bisa lebih besar dibandingkan yang 735i lah misalnya. Tapi ya itu kan karena kita belum tahu harga baterainya berapa. Mungkin dengan mobil harga semahal ini, harga baterai itu tidak menjadi persentase yang besar lagi dari mobilnya. Tapi kita enggak tahu. Tapi ya walaupun ada kekhawatiran, depresiasi, tapi ini benar-benar cocok gitu untuk mobil ini. Ya, beginilah harusnya seri 7 enggak ada suara sama sekali. Kalau bantingannya lebih empuk lagi sedikit, ini udah mirip sekali dengan Rolls-Royce rasa jalannya dan tenaga tuh effortless sekali. Dan memang seperti saya bilang, penggerak listrik dari mobil ini diambil dari Rolls-Royce sama, tapi programnya agak berbeda. Kalau Rollsroy Spectter itu benar-benar gradual sekali. Jadi benar-benar halus sekali khas Rolls-Royce. Kalau ini kalau kita injek dia tuh masih ada instannya sedikit. Tidak terlalu instan, tapi masih lebih instan dari Rolls-Royce tenaganya. ya sesuai dengan karakter BMW yang memang harus harus lebih lincah daripada sebuah Rollsroyce. Dan senang aja melihat engineer dari BMW dan Rollsroce yang mestinya tim yang mirip ya membedakan karakter dua mobil itu walaupun dengan penggerak yang sama. Ini tetap lebih fun to drive, lebih dinamis mobil ini. Wah, ini sih mau mau ngabisin baterainya 600 km sekali jalan juga enggak ada capek-capeknya ini mobil. Dan dia kan all wheel drive ya, karena dia XDrive 60. Jadi tenaga besar juga enggak khawatir spin. Kemudian di jalan-jalan yang licin, mobil ini juga tetap mantap gripnya. Enak. Mungkin kalau saya punya mobil ini, saya enggak akan selalu berada di belakang. Mungkin saya hanya ada di belakang kalau bisa harus ngelewatin kemacet. Tapi begitu kita berjalan jauh ke luar kota gitu, kayaknya lebih enak nyetir sendiri. Rasanya tuh seperti menyetir kapal pesiar yang mudah dikendalikan seperti speedbat. Kemudian kalau Anda berjalan jauh, Anda bisa pakai fitur radarnya yang lengkap. Tinggal satu kali pencet di sini dia sudah langsung aktif adaptive cruise control dan land keepeping assist-nya. Dan dia tidak perlu digoyangkan setir itu hanya perlu disentuh saja seperti ini. Karena dia ada sensor sentuhnya dan Anda bisa melaju santai di jalan tol. Dan waktu ke Bandung saya juga coba itu ngeremnya, akselerasinya tuh halus, enggak ada terasa gugupnya. Benar-benar enggak terasa seperti robot yang nyetir, tapi seperti ada driver yang berpengalaman yang nyetir mobil ini ketika kita lagi pakai sistem adaptive cruise control dan land keep assist-nya. Halus sekali dan mudah sekali. Kita tinggal pencet lagi tombol ini untuk cancel. Dan kalau mau resume ke kecepatan yang tadi tinggal pencet tombol yang sama lagi. Saya rasa kalau misalnya Anda pengusaha yang sukses, bisnis Anda berkembang dengan baik, Anda punya uang lebih untuk memanjakan diri Anda mendapatkan mobil dengan kenyamanan yang maksimal, ini harganya hanya sepertujuhnya. Rolls-Royce Phantom, tapi kenikmatannya enggak beda jauh. Prestige-nya mungkin yes cukup signifikan berbeda. Tapi kalau Anda mencari kenyamanan ini enggak jauh dari eh Rolls-Royce dengan harga yang jauh lebih rendah. Dan kalau Anda hitung misalnya kalau Anda beli Rolls-Royce 20 sekian miliar, setahun, 2 tahun Anda pakai, mungkin Anda bisa kehilangan lebih dari R miliar di depresiasi. seperti memiliki value for money yang sangat bagus kan apalagi dengan warna dual tone seperti ini makin menambah aura mewahnya dari luar. Jadi ya inilah mobil mewah yang terlihat sangat mewah dari luar, terlihat sangat mewah dari dalam. nyaman duduk di belakang, tapi juga masih enak buat di setir sendiri. Dan rasanya kita enggak bisa ngasih satu rival yang benar-benar sepadan dengan seri 7 ini. Satu-satunya rival sepadan itu kalau adalah S Class dibuatkan versi elektrik. sayangnya tidak ada, hanya IQs. Dan menurut saya IQs itu belum sampai selevel S Class ya ini. Jadi bisa dibilang enggak ada saingan di pasar. Dan untungnya walaupun tidak ada saingan tapi kualitas semuanya sangat mengagumkan dari mobil. Enggak pengin berhenti, rasanya pengin nyetir terus atau pengin di belakang terus nyampai tujuan tuh jadi enggak relevan gitu. lebih relevan lagi menuju tujuan kita. Makin panjang tujuan kita, makin nikmat naik mobil ini. Hah. Ah, saya mau muter-muter, habis itu balik ke garasi. Well, kalau menurut saya, kalau Anda memang hanya perlu kelegaan ruangnya, kemudian ee fitur-fitur kenyamanannya, suspensinya yang nyaman, sebenarnya tidak perlu yang i7. itu juga sudah cukup dengan BMW 735 LI. Nah, itu bahkan Anda bisa menghemat R00 juta belum lagi prediksi saya sih ya bisa salah bisa benar prediksi saya yang eh bensin mestinya akan memiliki resell value yang lebih terjaga secara persentase dibandingkan yang elektrik. Tapi kalau Anda ingin yang terbaik dari seri 7, ya sudah jelas yang i7. Penggeraknya sangat halus, benar-benar seperti didorong jin mobilnya. Kencangnya minta ampun dan biaya operasionalnya rendah. Serta satu lagi, kalau yang tipe bensin, Anda masih harus meminta driver Anda untuk mengisi bensin di SPBU yang mana itu pasti mengeluarkan waktu dan tenaga. Tapi kalau ini sudah effortless sekali. Tinggal taruh di rumah sebelah charging station charge besok paginya penuh. Setiap hari seperti itu. Dan mobil ini juga range-nya jauh untuk ke luar kota sekalipun. Mungkin ini enggak buat semua orang tapi yang jelas i7 adalah versi terbaik dari BMW seri 7 dan bahkan ini meninggalkan jauh rival-rivalnya di belakang. Bagaimana menurut Anda tentang mobil ini? Tinggalkan komentar di bawah. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra. Dan bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang ODU untuk melancarkan bisnis Anda supaya Anda bisa mungkin membeli atau meraih sesuatu yang hanya ada Anda idam-idamkan selama ini, Anda bisa cek link di deskripsi. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
