Jungkat

BMW BUATAN INDONESIA⁉️ Ini Proses Perakitan Mobil Mewah di Pabrik Jakarta yang Jarang Diliput‼️ (YouTube Video)

  • 18/07/2025

Hari ini kita mau pulang kampung. Bukan guanya, tapi pulang kampung E30-nya. Akhirnya yang ditunggu-tunggu. Gua udah lama banget pengen pulang kampung E30-nya ini. Bismillahirrahmanirrahim. Semoga semuanya aman-aman aja ya. Nyalain dulu tap-nya ya kan. Kita pakai lagu apa? Ada Krish atau Dewa? Dewa. Dewa. Dewa. [Musik] Hari ini alhamdulillah kita dapat e akses ya ke pabriknya E30, Teman-teman. Nah, sedikit cerita pabriknya E30 itu e PT Gaya Motor ya itu emang udah ada dari zaman dulu banget dan sampai sekarang itu masih ada untuk merakit BMW BMW yang baru. Jadi nanti kita bukan cuma pulang kampung, tapi kita bakal sekalian grebek pabrik perakitan mobil mewah BMW di Indonesia. Sebenarnya ini kali kedua kita ke sana ya kan. Tapi ya kali ini lebih spesial karena kita bisa bawa E30-nya. Ini gua sudah lama banget menantikan ini karena gua pengin ketemu beberapa orang. Harusnya masih ada beberapa orang yang kerja di sana itu yang dulu ya tahun '90-an terakhir 91 ini yang pernah merakit E30 dan mungkin beberapa dari mereka masih ada yang ingat oh iya dulu ada emang yang warnanya calipso red ini. Jadi ini akan menjadi sebuah apa ya momen yang spesial bangetlah ya buat gua pribadi dan juga buat E30-nya. Kalau kata orang-orang ini kayak laptop si Unyil versi Dendimas ya, gereb-gerebek pabrik. Tapi enggak apa karena gua juga senang banget. Semoga kalian juga senang sama kontennya. Jadi sekarang wtu kita menuju ke Sunter. Selamat datang di PT Gaya Motor. Akhirnya E30-nya pulang kampung ke PT Gaya Motor. Ya, ini mobil 34 tahun yang lalu lahir dari assembly line di pabrik ini, Teman-teman. Jadi, dia bisa dibilang pulang kampung lah ya. Ada juga hal yang menarik di sini, PT Gaya Motor itu logonya GM-nya itu tuh gak pernah berubah, Teman-teman. Hari ini kita akan melihat juga proses pembuatan BEW seri terbaru, seri 2 dan juga seri X3 dan seri-seri lainnya yang memang diproduksi di sini, Teman-teman. Jadi, PT Gaya Motor ini udah dari puluhan tahun lalu, mungkin dari tahun -an lah ya, jauh sebelum E30 itu sudah memproduksi BMW. Ini bakal jadi konten yang seru banget. Pasti kalian nonton sampai habis karena ini beneran seru banget. Nah, sekarang waktunya kita lihat proses pembuatan BMW di Indonesia tuh kayak gimana. Dan ini kita mulai dari titik pertama dulu nih, Teman-teman. Nah, ini ini yang dirakit di belakang ini adalah BMW X5 terbaru dengan kode sasis G05. Ini adalah titik awalnya nih. Nah, jadi BW itu kalau di Indonesia itu bisa dibilang CKD lah ya. Bodinya ya kan? Body semua ini itu datang ke Indonesia udah jadi seperti ini dengan warna ya kan. Pokoknya udah jadi kira-kira seperti ini nih teman-eman. Dari sini itu nanti mau dipasang interiornya dulu nih. Jadi ini teman-teman lihatnya di sini ya kan ini pars ini nih mostly ini parts-parts interior teman-teman. termasuk beberapa kaca itu ada kaca-kaca di sini itu yang nanti akan mulai dipasang di situ, Teman-teman. Nah, ini production line-nya sampai sana. Ini kita mulai dari ujung paling sini dulu nih. Nah, di sini pun juga ada satu proses yang menarik banget yang akan menjadi tanda lahirnya lah ya mobil yaitu Fin, Teman-teman. Nah, Vikelity number itu diketrik diketrik ya diketrik lah ya bahasa Indonesianya ya. Ya, diketriknya itu di sini, Teman-teman. Di area sini yang nanti katanya kita bosnya sambil ngelihat nih. Nah, ini kita mau lihat proses engraving fin-nya di Geno5. Di mana sih, Mas, finnya? Di area sini. Oh, di sini. Oke. Nah, ini dibersihin dulu. Bersihin dulu. Oke. Nah, ini masnya ngetrik gitu. H. Pakai alat. Pakai alat. Udah enggak zaman pakai ketik-ketik zaman dulu. Zaman dulu itu sama masnya. Kemudian prosesnya gimana tuh? Masukin scan. Oh, dian ini. Heeh. Langsung entar muncul di sini. Itu fin barunya. Tuh, barunya. Oke. Nah, itu udah jadi. Wuduh, sepertinya seram. Oh, agak berisik sih nanti. Sini agak ini ya. Agak katanya berisik, Guys. Agak berisik. langsung muncul tuh. Jadi bukan cuman kode doang, tapi ada logo BMW-nya ya. Ada di kiri dan kanannya MH26E. Jadi mungkin kalau habis ini ada yang beli X5 warna hitem Finnya ini. Nah, ini nih mobilnya lagi dibikin nih ya kan. Habis ini entar kalau laku jadi punya customer. Oh, terus habis itu udah udah ada bekas-bekas. Mm. Ya. Ya. Dan kode Fin ini kan tiap negara beda-beda berarti ya. Beda. MH-nya yang di Indonesianya ya. Sedikit fun fact number. Kalau yang sekarang kan BMW ini panjang-panjang nih. Zaman dulu waktu zamannya E30. Nah, finnya E30 yang produksi gaya motor tuh pendek banget, Guys. Cuma segini cuma beberapa angka. Beberapa huruf beberapa angka. Kalau yang E30 asli dari Jerman yang berbild up dari Jerman itu panjang banget. Mulainya dari WDB kalau enggak salah. Sedikit fun fact aja perbedaannya. Semua BMW mesinnya sama Mas? Ini aja enggak? Beda-beda. Tiap tiap tipe beda. Soalnya jig-nya kan bentuknya beda-beda juga. Oh berarti beda jig atau beda alat? Beda. Ini beda semua ini. Oh beda-beda. Beda-beda setiap itu tipe beda lain. Oh keren keren keren. Setiap itu punya itu sendiri. Ini esek-esek buat ke Polda. Iya iya. Yang kalau yang sering perpanjang STNK balik nama. Paham nih maksudnya nih. Posisi finnya di sini sama di mana lagi, Mas? Cuman di sini aja bikinnya. Vinnya kalau di sini di sini aja bikin buat nomor bodinya ini. I see. Nah, terus sekarang diek-esek, Guys. Tuh, diek-esek. Biar ketahuan secara jelas. Hal menarik lainnya lagi adalah ini masnya bukan cuman angka random, tapi ini harusnya nyambung ke internet segala kan, Mas? sistemnya enggak ada di dan sistemnya ini tuh nyambung ke internet. Jadi nanti kalau misalkan kalian suatu saat beli BMW second gitu ya, kalian bisa tuh di internet masukin fin check dimasukin entar keluar tuh opsi opsiopsinya warnanya apa. Jadi ini bukan cuma proses ngetrik tapi ini proses yang panjang banget mengikat ke mobilnya ke server dunia lah jatuhnya. Oh itu protektornya biar tidak kena air. Oh. K ada protection-nya ya kayak gitu ya. Cakep cakep cakep. Nah, ini tadi proses pertama. Nah, ini masih nyambung lagi nih, Guys. Nah, di sini nih. Jadi, habis B tadi habis fin terus interior ini yang dipasang-pasang berikut ini kayaknya kabel body. Beberapa kabel body sama nih kalau dilihat sebelah sini. Nah, ini karpet dasarnya BMW X5 kalau dilihat ya tebal banget karpet dasarnya. Tebal banget ya kan? Itu salah satu fungsinya ya biar BMW yang terbaru itu semuanya kedap suara, Teman-teman. Kedap suara lebih nyaman juga. Ini interior-interiornya ya kan banyak banget tuh. Terus yang kalau kalian lihat juga dari tadi itu bodinya itu kayak ada cover plastiknya ya kan itu karena memang itu untuk melindungi body-bodinya karena ini kan ya masuk orang masang-masang ya kan. Nah itu semuanya dipasang biar bodinya itu tidak lecet lah ya istilahnya seperti itu. Graving buat di sana. He. Hab di kita ada pemasangan main harness. Main harness kabel body. Yes, benar sekali. Itu satu satu station sendiri tuh ya. Satu station sendiri. Berapa orang tuh? Ada dua orang di situ kita dua orang buat ngjain kabel body doang tuh. Dalam berapa lama tuh satu body kabel body? Ee sebenarnya berapa lamanya based on model. Nah untuk G05 itu kita ada sekitar 40 menit untuk masang kabel body. Jadi kalau misal kalian ke bengkel bokar kabel body jam jangan heran guys, ini body pretel aja 40 menit ya. itu dua orang. Oke. Oke. Nah, ini kalau ini ganti baju Mas ini. Ini ruang apa sih? Oh, bukan. Jadi kenapa yang ini? Oh, ada kordennya semua. Semua ada kordnya itu dijamin quality-nya biar tetap oke. Oh, I see. Ya, ya, ya, ya, ya. Gua pikir tempat ganti baju tadi satu tempat Highlander. Oke, oke, oke, oke. Naik. Siap, siap. Lanjut. Ke mana kita? Oh, ini pemasangan kokpitnya nih ya. Oke. Nah, ini pemasangan kok ini belum kan yang ini ya? Belum. Nah, kita sekalian bisa kita take untuk pemasangannya juga. Oke, ini Masnya lagi pasang apa nih bapaknya yang ini? Ini untuk harness yang ada di depannya sekaligus host untuk coolen oil dan lain sebagainya yang buka engine. Oh, ini karpet dasar sudah terpasang ya? Karpet dasar headliner. Iya. Karena main harness atau kabel bodinya udah kepasang. Jadi kita pasang karpet karena main harness-nya ada di bawah. Oke. Oh, jadi itu ada karpet tambahan lagi untuk melindungi karpet yang sudah terpasang ya. Iya. Nah, ini abangnya ini lagi pasang. Nah, sebelah sini pasang dashboard nih, Guys. Nah, ini lagi mau pasang harness. R kena besinya. Hati-hati l mau pasang dashboard. gitu, Guys. Cara pasang dashboard mobil BMW. Eh, diputar-putar aja sama Bang. [Tepuk tangan] Hah? Udah. Udah enggak nyampai semenit udah, Mas. Oi. Oh, ini belum dibaut kan? Iya, nanti enggak dibaut tapi cepat banget. Saya takjub, Teman-teman. T secepat itu ya pasang dashboard-nya XF yang baru benar-benar ciklek-ciklek gitu langsung kepasang. Sekarang tinggal dibaut. Kalau ini berapa baut, Mas, total buat si dashboard? Ini total ada delapan. Delapan delan baut doang ya. Oh, di atas itu juga. I ya, ya, ya. Ini sebelah sini adalah bagian dashboard yang lagi dirakit nih ya. Berapa orang Mas yang ngerakit dashboard sini? E satu orang. Satu orang satu dashboard. Berapa lama satu dashboard dirakit? E tergantung tipenya, Pak. Oke. Estimasi ya kalau seri 5 X5 ini ini sekitar 40 sampai 45 menitan bikin satu dashboard ini ya. Dari berapa banyak part satu dashboard ini kira-kira? Eh, mungkin ratusan dari Cal banyak percalan-percalan kecil-kecil kayaknya kan. Oh, ini satu-satu satu-satu. Jadi kira-kira ada 100usan ya? Iya. Ratusan parts. Belum lagi ee skru-skunya, nut-nutnya. Iya. Baut-butnya belum. Bautbnya itu termasuk dari part juga sih. Bayangin jadi satu orang bikin dashboard 40 menitan ya. 40 sampai sejam Mas ya. Nah, ini seperti contohnya ini belum kepasang head unitnya sama speedometernya belum kepasang. Lanjut, Mas. Silakan, Mas. Kalau dilanjutin entar jadi gagak produksi satu mobil gara-gara gua kan takut ya. Tapi bisa kalian lihat. Jadi produksi mobil tuh kayak tadi itu adalah mungkin tadi tuh bisa dibilang main assembly line ya. Yes. Kalau ini sebutannya sub SE subit. Jadi main slimly line yang di sana. Nah, dari sub assembly line ini dibawa ke main assembly line ya untuk dipasang-pasang. Keren, keren, keren. Oh, gua senang banget ya beginian. Di sini juga ada sebuah proses yang menarik. Kalian tahu kan mobil-mobil baru tuh searnya semuanya udah ada airbag ya kan. Nah, di sini prosesnya standarnya BMW masing-masing part numbernya airbag-nya itu itu didaftarin sesuai dengan pin number-nya. Jadi ketika mereka masang plek itu mereka sesuaiin tuh sama pin yang ada di sini. Nah, makanya kalau kalian tahu pernah ada eh recall airbag, recall parts gitu ya. Nah, sistem-sistem mengkawinkan part numbernya ini tu krusial banget nih. Jadi BMW itu bisa tahu kalau nih misalkan ada parts yang malfunction atau parts yang mesti diganti, mereka bisa tahu, oh misalkan airbag yang serial numbernya dari nomor sekian sampai nomor sekian itu mereka bisa tahu tertempelnya di pin nomor berapa tuh mereka bisa tahu semua. gara-gara tadi proses registrasi di sini. Jadi emang bikin mobil pusing ya. Di sini kita sambil nyari orang yang dulu pernah ngerjain E30. Berarti setidak-tidaknya beliau sudah harus pernah kerja di PT Gaya Motor 34 tahun. Lama sih. Memasang kaca depan nih. N ini lagi dibersihin dulu ya kan? Dibersihin kaca depannya. Jendela di sini itu buat fin ya kan? Buat fin yang nanti e sesuai dengan fin yang tadi sudah diketrik lah ya. Jatuhnya ini salah salah kekuatan pecah nih ditekan tekan. Iya kan ya? Harus halus. Iya ini harus halus banget. Ini harus lembut. Harus lembut. Harus. Iya. Ini masnya pasti mas ini disayang sama pacarnya karena enggak pernah main kasar pasegang ini. Itu apa tuhing? Isopropano. Isso proprano Oh, sealernya di situ soalnya karena ini kan BMW-nya udah yang connected drive, Guys. Jadi itu salah satu kamera buat eh safety drivingnya juga, cruise control-nya dan sebagainya. Jadi, itu sensor-sensor tuh. Ini sensor gua takut itu sensor yang bawahnya itu yang kayak speaker tu juga sensor tapi itu sensor raining kayaknya. Pemasangan seal kacanya. Nah, ini sekarang kita lagi mau ngelihat proses pemasangan kursinya. Tapi sebelum itu dikasih protektor dulu tuh, Guys, yang putih itu ya kan. Nah, itu dikasih protektor sebelah sini, sebelah sana. Oke, semuanya diproteksi dulu sebelum pada akhirnya nanti kursi ini. Nah, kursi ini yang akan ditaruh pakai alat ini, Teman-teman. Manipulator. Pasti yang inventornya dulu orangnya manipulatif. Ketahwanya kenapa sih? Nah, ini nanti yang akan membawa kursi-kursi ini masuk ke dalam sana. Tuh, tuh bergerak tuh yang itu. I kan ini mau diambil. Oh, dia lihatnya jepit gitu, Guys. gitu caranya. Tuh kan untuk pakai untuk pakai protektor. Enggak tahu itu tinggal diturunin doang. Ini kursi belakang. Ini kursi depan dua-duanya berarti ke sana dulu. Oh, bisa ke sana. Oh, terus masnya bawa jalan ke sana Keren ya. Bisa kayak gitu ya. Kalau itu masnya butuh bawa sendiri gotong sih capek banget itu. Untung enggak usah. Di sebelah sini adalah sat assembly line untuk bagian ee ael. Nah, ini ini exel ini depan belakang, Pak. Belakang ya? Ini belakang exel belakang karena ada gardannya. Nah, ini dari sini. Ini kan assembly line exel belakang nih. Nah, dari sini nanti yang akan dibawa ke situ, Teman-teman. Di belakang kita tuh ada main assembly line. Nah, yang ini berarti M Performance nih karena kalipernya biru ya kan. Jadi ini bikin di sini semua tuh berdua. Pak, kalau bikin ini berapa lama, Pak? 15 sampai 20 menit. Hah? 20 menit cepat ya udah jadi 45 menit. Oh, 45 menit k cepat banget, Pak. Nih dis braknya nih. Jig-nya udah jadi tuh. Jig rear axel G05 G07. Berarti ini kalau misalkan ganti mobil, ganti jig lagi nih, Teman-teman. Tuh, lihat gardan-gardannya semua tuh. Tuh, gardan-gardan as-as roda. Iya. Tuh, dis brake-disk brake bikin mobil itu susah sekali ya. Ini aja hitungannya mungkin assembly line yang cukup simpel lah ya. Karena bodinya itu datang sudah bentuk utuh kan. Kalau misalkan yang masih dari proses nol banget yang dipres itu lebih panjang lagi prosesnya. Itu ngebaut aja dua orang. Buset deh. Mesin segelondongannya kalau udah jadi begini nih, Guys. Ini buat seri dua nih. Jadi dari sini dimasukin ke atas clek. Di sini kan bisa dibilang ya semi knockdown lah ya gitu. Jadi mesinnya itu didatangkan utuh dari luar sudah terakit seperti ini. Nah, ini kelihatannya satu krat isi dua mesin, Teman-teman. Jadi mesinnya udah terassembly. Nanti tinggal di sini dipassembly lain ditambahin nih ya exhaustnya ya kan yang lainnya yang lainnya itu ditambahin semua di sini, Teman-teman. Jadi ini kira-kira bentukannya seperti ini. Nah, ini kalau kalian lihat sekeliling gua ini banyak rik-rik untuk ngerakit mesin, Teman-teman. Ni sebelah sini ini ada as roda, ya kan? Ini as-as roda di bawah. Manifold. Ini gardan kayaknya. Sama juga kayak dengan transmisi. Jadi transmisinya itu datang utuh ke sini nyampai ke sini. Kalau di sini kita lihat ada satu krat isinya tiga transmisi baru. Makanya di sini kenapa disebutnya knockdown atau semi knockdown? Karena mesin datang dirakit sama transmisi sama yang lain lain sama lain untuk nanti dikawinin di mobilnya di situ, Teman-teman. Nah, ini kita lagi mau melihat proses yang disebut dengan kawinan. Jangan sedih ya, S. Enggak, enggak apa-apa. Nah, ini jadi kalau kita lihat kita ke sini yuk. Oh, salah. T masih dibawa ke sini. Nah, ini mesinnya ditaruh di bawahnya dikasih kayak mesin dongkrak gede banget. Nah, itu buat bawa mesinnya. Nah, ini sekarang mobilnya itu mau dipindah maju nih. Mau dimajuin. Kalau kalian bisa lihat depan ini sudah tersembly mesin transmisi karena seri dua itu kan front wheel drive. Suspensi depan juga udah ada. Jadi ini sudah komplit lah ya. ya. Nah, ini nanti akan ditarik mereka nikah di sini istilahnya Capkobu lah gitu loh. Saya pernah kata mesin aja kawin Nah, setiap ada lagu ini itu artinya lagi ada yang maju. Ini lagi maju kok dia kencang. Lagunya happy banget loh untuk menjaga mood di pabrik tetap happy. Nah, ini dongkraknya di bawah tuh dongkraknya mau naik ke atas yang akan mendorong ini nanti dia kaku tuh tu tu tu tu tu tu. Nah, enggak pakai lama mesin sama transmisi sudah tergabung tapi ini memang belum dibaut. Habis ini harus dibaut lagi. Tuh berapa baut, Mas? Ini Mas engine dari dari engine ke sasisnya berapa baut? Untuk yang di bawah kita pakai 1 2 3 4 5 6 7 8 del8an baut. Delan baut tu bawah. Tapi mounting atas kita pakai en baut. Udah termasuk baut shock belum? Baut shock belum baut shock ini. Kanan kiri ada lima jangan lima. Iya iya udah tuh. Udah sama engine mounting belakang semua ya. Karena kebetulan lagi break, jadi kita berkesempatan untuk ikutan makan di kantinnya Gaya Motor. Jadi kita akan makan siang di sini. Nah, ada menu sehat berarti enggak sehat. Ini spesifik yang kalorinya lebih kecil gitu, Mas. Oh, ini spesifik kalorinya lebih kecil. Sonya biasanya ada beberapa pilihan, cuma ini karena kita tadi udah agak telat dia udah agakis. Oh, iya. Jadi kita ada ayam goreng keremes sama menu sehat. Betul tu ikan ayam aja deh. Lagi Oh iya ini. Oh sendok garpo di sini kita ada ada buah juga. I see. Hmm. Oke mari kita makan. Nah, di sebelah sini mobilnya sudah mau jadi. Tapi belum jadi, Teman-teman. Karena terlihat mungkin udah sekitar berapa? 80% 95% bahkan. Tapi masih ada beberapa pers yang belum dipasang. Semisal trim-triman di pintu belum, yang di jendela belum, ya kan? Dan yang jelas ini mobil belum isi bensin. Jadi habis ini masih ada satu proses yang pertama kali isi bensin. Nah, tapi sebelum itu sebelah sini kalau kita lihat teman-teman ada mesin yang gede banget mesin pompa. Jadi dari sana tadi kan belum diisi apa-apa ya. Sebelah sini lagi diisi biasanya diisi AC-nya, olinya dan sebagainya dan sebagainya tuh dari sini teman-teman. Di sini nih pertama kali mobil BMW diisiin bensin. Diisinya pakai Pert Max Turbo, Teman-teman, ya. Jadi, ini dari dulu emang s ada di sini buat isi bensin. Diisinya berapa liter? 15. 15. 15 lit. Oh, baik hati ya diisi 15 liter saya masuk sini boleh enggak, Pak? Isi bensin. Lumayan loh. Dari sini diisi bensin ya kan? Diisi semua apa tadi? Oli-olinya, air radiator apa dan sebagainya. Setelah diisi bensin, nanti mobilnya maju ke depan nih, Teman-teman. Ke sebelah sini set. Di situ nanti akan dilakukan penyalaan mesin pertama kalinya mobil mau nyala engine pertama kali nih, ya. Oke. Gimana, Pak, prosesnya? Jadi, habis tungguin nanti akan nyala sendiri. jadi ini nyala untuk pertama kalinya kira-kira kayak gitu ya? Lu belok sendiri? Iya. Yang tes tes belok sendiri. Enggak ada orang tuh di mobil. Uh, belok sendiri keren banget. Gua baru tahu. udah sampai dengan engin mati sendiri nanti. Oh, sampai engin mati sendiri. Jadi dites nyala mesin, belok kiri kanan ternyata nyalain mesin. Bukan cuma nyalain mesin. Tapi sama BMW tesnya ternyata banyak banget dari awal. Ini bukan fidget spinner teman-teman, tapi ini adalah gap checker. Bahasanya apa istilahnya? Kita nyebutnya filler. Gap. Filler gap. Nah, ini dari Jerman nih, Pak, ya? Iya. Jadi standarnya BMW ada part numbernya di belakang tuh ada part numbernya. Ini sesuai ketebalannya ya. Jadi gap-nya harus berapa semuanya ada tuh. Nah, ini untuk ngecek buat ngecek di sini Pak ya. Ini yang pakai berapa? Oh, gitu. Jadi tiga tiga sampel titik T. Jadi sih 2,5. Iya, terus lagi seteng. Jadi kenapa? Makanya quality-nya BMW bagus karena gap-gap kecil gini aja diperhatiin teman-teman. Tadi mesin udah nyala di sebelah sana mobilnya kan. Nah, setelah itu maju. Nah, di ST sebelah sini bapaknya satu ini matanya ini jago banget nih karena dia jago mencari kesalahan. Tugas dia meemang mencari kesalahan mobilnya ada yang salah apa yang enggak alias quality control itu dicek ya kan ada yang baret apa enggak dan dia kalau ada yang baret kecil pun dia harus bisa menemukan teman-teman. Jadi itu tugas yang sangat-sangat penting alignment semuanya tuh dicek tuh pakai senter jadi sendirian muter-muter. Nah setelah mobil sudah dicek semua sama bapaknya kan kemudian akan ditentukan mobil ini oke atau enggak. Nah, setelah itu mobilnya akan dibawa ke situ. Sebat teman dia ngecek klakson. Bukan ngaksonin kita. Dia emang ngecek klakson. Nah, di sebelah sana itu mobil yang udah oke. Semuanya akan dibawa ke sana. Di wheel alignment dulu alias di spuring ya kan. Di spuring dulu di sana di performance test juga di roller di sebelah situ. Habis itu ada water test juga. Setiap unit dilakukan water test. Jadi ada yang bocor apa enggak. Sama habis itu dibawa keliling di pabriknya sini untuk road testnya, Teman-teman. Jadi emang prosesnya tuh sangat-sangat panjang dan lengkap banget. Dan emang standarnya BMW itu tinggi banget sih benut- setinggi itu. Jadi emang ya kualitasnya BMW tidak perlu diragukan lagi sih. Ini yang kanan kiri M emblemnya. Coba Mas lihat dong Mas pasang proses pasangnya gimana Mas? Udah ada posisinya semua emang ya? Ini ada pasin dulu. Apanya yang dipasin? Posisinya. Oh, dari Oh, dari stoppernya sini sudah ada. Ini udah ada stoppernya ya. Ya. Jadi pasti sama nih posisinya. Terus habis itu kalau udah tinggal ditekan tinggal ditekan. He dia lepas sudah dengar baru kovernya dilepas. Ah, ternyata begitu proses pemasangannya. Seperti yang gua bilang 218 udah enggak ada I-nya lagi di belakang. Cuma tinggal 218 sekarang. Eh sekarang emblem sampingnya gimana? Sini. Nah, ini emblem samping sini nih. Itu masuk situ atasnya. Oh, udah tinggal situ. Udah pasti masuk situ pasti sama. Makanya posisinya selalu sama kanan dan kiri. K gitu proses pemasangan emblem di MW itu pos terakhir delivery inspection sebelum akhirnya dielivery ke dealer ataupun juga langsung ke customer teman-teman. Nah, ini mobil udah sampai ujung sini nih berarti udah oke. Ini stok baru banget, Nick baru banget yang pesan seri 2 terbaru akan langsung mendapatkan ini, Teman-teman. Jadi, gimana proses pembuatan mobil mewah di Jakarta di PT Gaya Motor untuk mobil BMW ini? Seru banget ya. Gua sih suka banget. Next-nya enaknya kita grebek ke pabrik. Mana lagi ya? Jangan lupa diike, jangan lupa subscribe saya jalan.

Lihat di YouTube