BMW X3 2025: Tes Pertama di Jerman | Otodriver (YouTube Video)
BMX3 akhirnya hadir Indonesia. Generasi terbaru dengan kode body G45 berubah drastis dibandingkan generasi terdahulunya dan hadir dalam satu varian yaitu X320 XDrive Crimnya Mport. Dan sebelum membahas mobil ini lebih lanjut, Mas Vitra sudah pernah membahas dan juga mengetes mobil ini di negara asalnya yaitu di Jerman. Nah, saksikan video Mas Fitra mengetes di Jerman berikut ini. [Musik] BMW X3 ini berubah total di generasi keempatnya ini. Anda bisa lihat tampilannya lebih lebih tebal gitu ya dan lebih modern, lebih mewah. Anda bisa lihat ini grillnya sekarang sudah bahasa terbaru grill BMW dan pertama kalinya untuk X3 BMW menyepat e menyematkan iconic glow. Jadi dia bisa menyala di malam hari. Kemudian lampunya sudah adaptif, LED. Bumper depannya lihat ini potongan-potongan garisnya itu tidak lazim. Bahkan di grillnya ini juga tidak lazim. Tapi membuat tampilannya itu unik. Nah, secara dimensi mobil ini bertambah besar. Padahal sebenarnya wheel base-nya itu hanya beda 1 mm. 1 mm lebih panjang. Tapi secara keseluruhan panjangnya itu lebih panjang 47 mm. Bahkan mobil ini lebih lebar 31 mm. Namun dia lebih rendah dan menghasilkan profil aerodinamika yang lebih baik. Dari keseluruhan dia terlihat lebih apa ya? Lebih boksy ya. Apalagi dengan adanya spoiler di belakang sini ee membuat mobil ini terkesan memiliki kapasitas yang lebih besar. Nah, ada beberapa trim dari BMW X3 ini. Nanti kita akan lihat pada saat kita lihat mesinnya. Tapi kita akan lihat dulu secara keseluruhan desainnya. Ini berubah total di bagian belakangnya. Sekarang lampunya ini desain terbaru BMW yang dia ah bentuknya seperti anak panah begitu. Anda bisa lihat ini kalau di e cuaca gelap. Dan sekarang ini eh mobil yang kami tes ini adalah yang akan masuk ke Indonesia yaitu X320. Mesinnya nanti akan kita lihat. Secara keseluruhan desainnya rapi. Kemudian karena dia semakin panjang juga kapasitas bagasinya juga membesar. Ini banyak barang-barang kami by the way. Dan ketika misalnya Anda merasa kurang itu jok belakang itu bisa dilipat 40 20 40. Untuk veleg ada tersedia berbagai pilihan. Ini dalam keadaan standarnya ini 20 inci. Untuk model yang teratas itu bahkan bisa sampai 21 inci. Membuat ban ini terlihat proporsional dengan bodinya juga yang makin membesar. Sekarang kita lihat apa yang ada di balik kap mesin ya. I dua kali. Versi X320 ini memiliki mesin dengan kapasitas yang sama di generasi sebelumnya yaitu 2000 cc 4 silinder dengan turbo tapi tenaganya naik. Sekarang tenaganya menjadi 208 HP dan torsinya 330 Nm. yang tenaga itu disalurkan tidak lagi ke eh dua roda belakang seperti di Indonesia sebelumnya kan S Drive ya, sekarang tidak ada lagi yang two wheel drive. Sekarang semua varian itu all wheel drive. Jadi disalurkan ke empat roda lewat transmisi otomatis 8 speed. Nah, selain yang X E 320 ini ada juga X3E itu plugin hybrid. E mesinnya sama 2000 cc eh dengan turbo tenaga di dekat 300 HP-an. Dan ada juga yang varian yang paling tingginya yaitu X3 50X Drive. Mesinnya 3000 cc, 6 silinder turbo. Tenaganya itu hampir 400 HP, 398 HP yang membuat itu jadi jajaran yang terkencang dari X3 sebelum nanti X3M diluncurkan. Sekarang kita lihat bagian dalamnya. Kita ke belakang dulu. E ini kameramannya by the way. Iya ganti-gantian seperti biasa gini. Iya. Jadi harus di sebelah kanan dong. Kan kita masuk dari kiri. Iya kiri. Nah jadi untuk bagian dalam ini perubahan ini kamera siapa ini? I belum dicopot nih. Oke. Maafkan sedikit gangguan ini. I. Nah. Perubahan utama yang ada di interior ini adalah e bahan ini sudah mulai menghindari kulit. Jadi, ini dengan bahan-bahan yang ecofriendly. Walaupun untuk X3 ini kalau misalnya Anda ingin bahan jok kulit itu tetap tersedia dalam dua trim kulit. Yang satu merino leader dan yang satu lagi ada yang kulit lebih tingginya lagi. Tapi di unit tes kami ini menggunakan bahan yang bukan kulit supaya lebih ecofriendly katanya. Nah, tapi Lroom memang X3 bukan SUV yang besar. Jadi, Lightroom tuh enggak lega-lega amat. Tapi ini sedikit membaik dibandingkan sebelumnya juga ada space di bawah itu untuk menjulurkan kaki sehingga duduknya cukup ergonomis. Memang tegak ya dia. Dia enggak bisa rileks, dia enggak bisa di eh reclining, tapi cukup ergonomis dan kita visibilitasnya bagus. kita duduk cukup tinggi dan headroom ini juga masih lega walaupun unit tes kami ini menggunakan panoramic roof dan di sini Anda bisa lihat ini biasanya hanya ada di BMW BMW yang kelas di atasnya ini ada lubang untuk aksesoris resmi BMW dan yang menarik adalah kalau kita kontak mobilnya di sini ada AC jadi AC-nya itu sudah digital dan ini sudah dengan panel sentuh Dan di sini ada dua buah USBC slot. Armr juga hadir di sini dan dia cukup proper tingginya. Dan eh Anda bisa lihat ini posisi berkendara saya. Saya tingginya 177 cm. Masa sih pendek kali ncuma 174 ya. Dan Anda bisa lihat enggak ada masalah sama sekali. saya duduk di belakang serta ee kabinnya ini terasa sedikit lebih lega dibandingkan sebelumnya. Tapi perubahan terbesar ada di bagian depan. Kita lihat. Oke. Wow. Anda bisa lihat berubah total. Sekarang sudah ada curve display, setirnya heksagonal. Kemudian ini eh user interface-nya menggunakan eh iDrive yang OS9 ya. operating yang nyalain panas. Oke, ini udah nyala. Tapi bagusnya dari luar deh soalnya enggak kelihatan. Ini kelihatannya lebar kok GoPro ini. Oke, lebar ya. Lebar. Oke. Sudah. Nah, ee jadi bahasa desain terbaru BMW dimasukkan ke sini termasuk interactive bar. Yang ini bisa berubah-ubah warna tergantung kondisi apa yang kita lagi jalankan. Nah, ini biasanya hanya ada di seri 7, di seri 5, X7 baru, tapi sekarang masuk ke X3. Tapi ada satu yang belum pernah ada di BMW lainnya, yaitu ini tombol untuk mengunci dan membuka kunci serta untuk membuka dan menutup ventilasi. Ini panel sentuh dan ini menonjol di pintu juga. Memori juga di sini bukan hanya dia lebih mudah, tapi juga lebih indah untuk dipandang mata. Ini desain yang unik dan sangat visibel, sangat mudah dijangkau menambah kekerenan dari mobil ini. Kalau curve display-nya sama seperti di BMW-BMW lain sudah pakai curve display ini. Banyak sekali yang bisa ditampilkan di sini. Bahkan mobil ini juga sudah menggunakan sistem augmented reality. Jadi eh ketika kita melakukan navigasi, dia juga bisa menunjukkan ke arah mana kita harus belok gitu ya. Ini kita nyalakan dulu mesinnya belum nyala. Nah, ini tampilannya dan walaupun mobil ini bukan ee hybrid ya, tapi tampilan instrumennya itu mirip hybrid. Jadi di sini power dari 0 sampai 100% dia baru berubah jadi RPM kalau kita ganti ke mode eh sport ya. Kemudian mobil ini juga memiliki sejumlah fitur yang tadinya hanya ada di top of the line-nya X yaitu IX ini misalnya ada kamera. Kamera ini bisa untuk merekam kejadian yang ada di dalam kabin dan kita juga bisa membuat video bahkan atau foto. Serta dia juga dilengkapi dengan kamera 360 yang berfungsi sebagai dash ketika kita mengalami satu kejadian itu bisa langsung direkam masuk ke dalam sistemnya dan dipindahkan ke handphone kita rekaman dari kejadian yang ada karena mobil ini juga sudah connected drive jadi ada sistem internet di mobil ini yang dia bisa menginformasikan lalu lintas jadi Anda enggak perlu Apple CarPlay lagi atau Android Auto. bisa langsung keluar di sini. Dan eh connected drive juga sekarang sudah ee bisa diaplikasi di Indonesia. Jadi kayaknya nanti ini juga akan diaplikasi di Indonesia nanti. Kemudian connected drive itu juga bisa membuat Anda nonton YouTube di sini, bisa bermain game pada saat Anda tidak berjalan, serta juga mengirimkan citra atau video ke Anda lewat aplikasi MyBMW. Jadi, Anda bisa mengecek kondisi mobil Anda. Mobil ini akan mengirimkan video di sekitar mobil ke Anda. Jadi, sudah teknologi yang paling canggih. Kemudian mobil ini juga dilengkapi dengan ADAS yang paling lengkap. Jadi, ADAS yang terkini yang benar-benar itu sudah bisa membaca lampu lalu lintas, bisa mengurangi dan menambah kecepatan di cruise control. Walaupun mungkin sebagian besar dari fitur baru itu hanya terpakai di Eropa, tapi dia adasnya lengkap dan BMW di Indonesia ee sangat suka memasukkan sistem ADAS ke lineup-nya di Indonesia. Jadi, rasanya mobil ini juga akan mendapatkan sistem ADAS yang lengkap. Nah, di sini tombol-tombol benar-benar sudah sangat dikurangi di sini. ini untuk menutup dan membuka ventilasi sudah pakai sentuhan seperti ini. Walaupun untuk arah dia masih ada. Nah, ini persis seperti yang ada di BMW X7 dan IX paling baru. Transmisi juga sudah model baru BMW di sini. Jadi, bagi Anda yang sudah punya BMW tidak akan eh susah untuk adaptasi. Dan di sini center konsolnya ini yang dipenuhi tombol ini sudah dengan finishing piano black. Tapi sebenarnya finishingnya, bahannya semua itu nanti tergantung dari BMW Indonesia mau ee seperti apa speknya. Posisi berkendara. Nah, di sini setirnya bisa tilt dan teleskopik. Walaupun masih manual, tapi ini uh teleskopiknya jauh sekali. Bikin posisi duduk ideal itu sangat mudah untuk dicapai. Nah, kapan mobil ini akan masuk ke Indonesia? Mobil ini masuk ke Indonesia paling cepat di tahun 2025. Tapi ee kira-kira beberapa bulan setelah saya mencoba ini juga mobil itu sudah akan dipasarkan di Eropa dan kami, saya dan videografer saya itu menjadi dua jurnalis pertama dari Indonesia yang diberi kesempatan langsung mencoba produk ini. Dan sudah tidak perlu berlama-lama lagi rasanya kita langsung jalan. Let's go Pir. Eh, saya let's go Pir. Enak banget. Eh, eh, eh, ada mobil. Awas. Selama 20 tahun perjalanan X3 di dunia, terasa sekali kalau BMW belajar banyak dari masukan konsumennya. Iya. Teringat pertama kali saya coba BMW X3 generasi pertama tahun 2004 waktu itu. Itu pertama kalinya eh BMW membuat X3. Sebelumnya ada X5. Dan waktu itu saya sangat terkejut dengan betapa kerasnya mobil itu karena BMW itu punya standar standar handling yang harus dipenuhi sebagai eh sheer e driving pressure gitu ya. Dan itu membuat X3 itu handlingnya sangat baik, tapi benar-benar sangat tidak nyaman di generasi pertama itu. Dan sekarang sudah empat generasi dan BMW kelihatan sekali belajar banyak dari masukan-masukan konsumennya dan setiap generasi dari X3 itu menjadi semakin nyaman dan generasi terakhir ini lebih nyaman lagi. memang bukan nyaman dengan suspensi yang membuai gitu ya, seperti di X7 atau di seri 7 tapi dia menyerap ee benturan-benturan dari jalan itu cukup efektif walaupun dia juga masih cukup keras untuk menunjang pengendalian yang baik. Dan ini saya di jalanan di Jerman, di jalanan pedesaan gitu ya, di mana ee banyak tikungan lumayan tajam dan jalan yang lumayan sempit itu benar-benar terasa presisi sekali. Body roll-nya itu sedikit. Jadi, ee di generasi keempat ini bantingan suspensi dari X3 ini semakin dewasa. Dia semakin halus. tapi juga tetap menjaga handling yang tetap presisi. Dan ini menjadi membuat mobil ini semakin menyenangkan. Apalagi dengan posisi berkendara yang ergonomis sekali itu karena ee pengaturan teleskopiknya itu bisa sangat jauh serta visibilitasnya itu luas terutama ke depan dan ke samping. Kalau ke belakang enggak begitu luas tapi masih okelah. Indonesia akan memasukkan tipe XDrive 20 yang bisa dibilang varian entry level. Tapi mobil ini tidak pelan. Ya, sama sekali tidak pelan. 0 sampai 100 km/h mobil ini diklaim bisa menuntaskannya dalam 7,8 detik. Jadi ini varian yang paling pelan tapi tidak pelan sama sekali. Nah, kita sekarang kita bicara data. Mesinnya itu mengalami kenaikan tenaga dari 184 HP menjadi 208 HP yang artinya terjadi kenaikan 24 HP. Torsinya dari 252 Nm itu naik 330 Nm yang artinya terjadi kenaikan tenaga 78 Nm. Kenaikan torsi maksud saya. Nah, itu membuat mobil ini melaju effortless. Jadi ee berjalan di kecepatan tinggi juga enteng dengan mobil ini. Tapi memang karakternya itu bukan karakter yang sport. Tidak ada ledakan tenaga yang terlalu terasa atau ketika turbonya masuk itu langsung terasa mobilnya itu ee ee melesat tiba-tiba lebih kencang gitu ya. Ini lebih ke arah linear seperti eh di mobil naturally aspirated gitu ya. Jadi eh tidak meledak tapi dia lebih rata tenaganya. Namun di berbagai kondisi itu baik di keluar tikungan yang pelan kemudian di tanjakan itu tidak pernah terasa overper. Oke, sekarang kita jalannya agak kosong. Kita akan tarik kuat ada terus tenaganya tapi tidak pernah sampai yang meledak-ledak. Anda tidak akan terintimidasi dengan karakter tenaga dari mobil ini. Dan kalau mau yang luar biasa kencang itu X3 sekarang itu tersedia dalam varian M50X Drive 3000 cc 6 silinder turbo dengan tenaga 398 HP 0 sampai 100 km/h dalam 4,6 detik. itu dekat dengan X3M artinya. Tapi memang yang M50X Drive itu tidak akan masuk ke Indonesia. Sedangkan yang masuk ke Indonesia adalah yang kami kendarain ini adalah XDrive 20 dan uniknya sekarang bukan lagi XDrive 20i. Jadi huruf I itu dihilangkan karena I itu nanti akan direserve spesifik hanya untuk BMW yang elektrik. Jadi yang bensin seperti ini tidak ada huruf I-nya. Bahkan untuk yang plugin hybrid-nya itu pakai E hurufnya bukan I. Nah, balik lagi ke tenaganya. Ini karakter tenaga yang kalem, ada terus, tidak pernah terasa underpower dan cocok untuk Anda yang ingin berkendara lumayan santai tapi tetap bisa menghasilkan kecepatan yang impresif karena top speed-nya bisa sampai 215 km/h. Dengan penggerak mild hybrid, mobil ini juga diklaim lebih hemat. Tapi bagaimana saat kami tes di Jerman? Ya, diklaim lebih hemat karena varian yang XDrive 20 ini memiliki sistem m hybrid. Jadi, ada baterai itu sebesar 48 volt yang dia bisa sedikit assis tenaga dan juga bisa mematikan mesin pada saat tidak dibutuhkan misalnya pada saat kemacetan. Jadi walaupun sekarang tidak lagi tersedia varian S Drive yang two wheel drive, jadi sekarang hanya all wheel drive, tapi mobil ini diklaim hemat. Nah, bagaimana kenyataannya? Pada saat saya mengendarai mobil ini dimundih lewat pedesaan-pedesaan ini sekarang udah berjalan eh kira-kira 100 km lebih ya dengan kecepatan rata-rata 50 km/h hasilnya adalah di kisaran 16,5 sampai 17 km/l. ini sekarang di 16,8 km/l yang mana itu sangat baik untuk ukuran SUV yang tenaganya cukup besar dan dimensinya juga enggak kompact gitu. Tapi untuk data konsumsi bahan bakar yang real di kondisi Indonesia tentunya kami harus mencoba ketika mengetes mobil ini langsung nanti di Indonesia pada saat mobil ini sudah diluncurkan di 2025. Namun yang paling terasa dari X3 terbaru ini adalah pengalaman berkendaranya yang bagaikan naik kelas. Terasa naik kelasnya itu karena ada beberapa faktor ya. Sebenarnya kalau dari penggeraknya miriplah mirip cuman dia sekarang tenaganya lebih besar sedikit dan ee konsumsi bahan bakarnya lebih hemat. Tapi yang membuat terasa naik kelas mobil ini adalah desain dan teknologinya. Setirnya heksagonal yang mana setir heksagonal ini sekarang di Indonesia hanya ada di BMW ix. Kemudian sudah menggunakan curve display. Sedangkan BMW X3 itu sampai eh akhir hayatnya yang di generasi ketiga itu tidak pernah menggunakan curve display. Kemudian ada eh interactive bar yang biasanya hanya ada di BMW seri 7, seri 5 terbaru, i5. Sekarang juga udah hadir di X3 yang mana IX saja belum ada interactive bar seperti ini. Dan ee itu semua membuat mobil ini terasa futuristis sekaligus terasa kelasnya di atas X3 sebelumnya. Dan tentu saja desain yang sangat unik dan belum ada di BMW lainnya adalah panel ee untuk mengatur ventilasi AC di kiri dan di kanan. Yang ini panel sentuh tapi ada di pintu juga ada memory seat dan e lock serta unlock pintu ini. Keren sekali dan rasanya nanti akan masuk ke jajaran BMW BMW berikutnya. Tapi kali ini baru X3 yang menggunakan ini. Jadi mengendarai mobil ini terasa seperti BMW yang lebih mahal dibandingkan sekelas X3. Kemudian mobil ini juga lebih halus dikendarainya. Memang feedback setir tidak sebanyak mobil sport gitu ya atau bahkan dibandingkan X3 generasi eh pertama gitu ya. Tapi memang SUV tidak perlu terlalu sporty. Ini lebih ke arah comfortable, lebih ke arah nyaman yang mana itu arah yang benar untuk sebuah BMW X3. Toh kalau misalnya mau yang sporty ya bisa ke M50 XDrive atau langsung ke X3M. Tapi kalau yang 20 ini dia lebih halus untuk dikendarai serta teknologi radarnya juga yang terkini. Kalau di Jerman itu bahkan dia bisa membaca lampu lalu lintas. Dia bisa mengubah kecepatan di cruise control itu sesuai dengan speed limit. Di Indonesia akan masuk fitur radar ini. Tapi mungkin tidak selengkap yang di Eropa karena ya infrastruktur di Indonesia juga tidak membutuhkan semua itu. Tapi ini akan membawa pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan di perjalanan jauh sekaligus juga lebih aman. Dan gabungan semua itu membuat X3 ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang menginginkan satu mobil saja. Karena mobil ini bisa melakukan hampir semua kebutuhan Anda. Saat ini X3 eh yang tersedia di Indonesia itu hanya hadir dalam varian S Drive 20i itu bertenaga 184 HP, torsinya 252 Nm dan dijual seharga Rp1,325 miliar. On road. Berapa mobil ini akan dijual pada saat muncul di Indonesia nanti? Belum ada keterangan resmi dari BMW, tapi semestinya sih naik ya. Karena apa ya? Satu, mobil ini lebih besar, tenaga mesinnya lebih besar, teknologinya lebih terkini, lebih banyak. Kemudian mobil ini juga bukan two wheel drive lagi tapi all wheel drive. Namun kami ee diberitahu oleh pihak BMW Indonesia bahwa mereka sedang meracik fitur-fitur mana yang dibutuhkan oleh Indonesia dan mana yang tidak dibutuhkan oleh Indonesia. Dan mereka dari track recordnya itu biasanya menaikkan harga generasi baru itu tidak terlalu jauh dibandingkan sebelumnya. Tapi nanti itu kita tunggu aja di 2025. Belum tahu kapan, tapi kami prediksi mungkin di pertengahan tahun. Oke, sekarang kita berada di autoban yang tidak ada speed limitnya. sekarang lari 160 tuh santai aja gitu dan ketika saya gas naiknya juga masih cepat gitu kecepatannya tuh sekarang 170 lebih bahkan di 160 km/h konsisten mobil ini masih bisa mencatat di atas 10 km/l sekitar 10,3 km/l itu lari 160 tuh tapi di Indonesia Anda enggak bisa coba karena iya peraturannya cuma 100 km/j kecuali Anda mau melanggar hukum. Kalau di Jerman kita bebas di beberapa ruas. Oke, sekarang kita coba gas nyampai enggak 200 170 180. Iya benar. Mobil ini bisa di atas 200 km/h tanpa usaha terlalu keras. Di sela-sela tes kami, ternyata kami juga diberi kesempatan untuk mencoba varian yang tertinggi yaitu M50. Bagaimana rasa X3 dengan tenaga yang sangat besar ini? Yes, ternyata saya mendapatkan kesempatan juga untuk mencoba varian M50X Drive, varian terkencang BMW X3 saat ini. Dan baru mulai berjalan langsung terasa bedanya yaitu deruman 6 silindernya. Itu yang khas sekali dari BMW. Merdu sekali suaranya. Dan eh secara bantingan ini lebih keras tapi enggak sampai menyiksa gitu kerasnya. Karena kan memang tujuannya yang M performance seperti ini itu kan adalah ee menaikkan performa mobilnya sampai dekat ke M tapi tetap nyaman dan enak dipakai sehari-hari. Dan dia juga udah pakai adaptive suspension. Jadi dia e bisa menyesuaikan mode berkendara keras dan lunaknya suspensi. Nah, coba sekarang kita masukkan ke mode sport. RPM langsung naik dan langsung suara 6 silindernya itu terdengar lebih jelas lagi. sayangnya di depan ada traffic gitu ya. Tapi ee sebelum mobil itu berakselerasi, perpindahan giginya di sambut raungan 6 silindernya aja tuh udah membangkitkan adrenalin. Sayang yang ini mungkin kemungkinannya sangat kecil untuk masuk ke Indonesia. Berdoa aja moga-moga BMW Indonesia e memasukkan mungkin enggak banyak jumlahnya karena ini istimewa. Tenaganya hampir 400 HP 0 100 di bawah 5 detik. Tapi masih enak buat dipakai sehari-hari. Dan tepatnya pada bulan Juni 2025 ini, X3 resmi hadir di tanah air. Eh, X3 dengan kode body G45 ini hadir dalam satu varian, yaitu X320. XDrive dan trim-nya adalah MSport. Tidak ada trim lain, tidak ada varian lain. Dan X Trigen terbaru ini sudah semuanya drive. Jika sebelumnya tuh di Gen01 atau Gen sebelumnya itu dia menggunakan ada dua ya, ada dua pilihan penggerak yaitu X drive atau rearwel drive dan juga X Drive penggerak empat roda. Nah, sekarang kita lihat dulu ee apa saja kelengkapan yang dimiliki di ee varian yang ada di Indonesia. Yang pertama karena ini merupakan trim MSport. Nah, bumpernya seperti ini. Bumper yang dia desainnya sporty. Kemudian grillnya. Nah, ini grill grill bahasa BMW terbaru nih. Nantinya mungkin akan ditemukan sudah bayang-bayang ya di seri 3 mungkin akan seperti ini juga e bilah-bilahnya baru enggak benar-benar garis gitu ya. Ada garis ke sini dan juga ada garis yang melintang di sini nih. Kemudian grill sudah menyala seperti ini. Ini bahasa desain BMW terbaru juga. Kemudian, nah di bagian kiri juga ada detail menarik karena di bagian kiri ini sensor untuk fitur rder ADAS-nya. Kemudian di bagian kanan ada kamera karena sudah dilengkapi dengan kamera 360 untuk spek Indonesia. Nah, sekarang kita lihat bagian mesinnya. Dan ini dia mesinnya. Mesin yang sebenarnya basicnya sama sih dengan Gen01 atau seri 3 ya. Jadi ee B48 kode mesinnya tetap tapi dia sudah dilengkapi dengan mata hybrid. Nah, kalau enggak salah itu kodenya B48 N20 mild hybrid. Jadi, kalau di starter dia enggak ada lagi cranking lagi. Jadi benar-benar halus dia. Mesin yang sama dengan BMW Ser 5 G60. Nah, mesinnya ini tenaganya juga sedikit bertambah dibandingkan Extrig 01 yang 20 ya. Tenaga itu mencapai 190 horsepow tapi torsinya lebih besar yaitu 315 Nm dan transmisinya otomatis 8 percepatan ZF masih sama otomatis konvensional ya. Kemudian penggeraknya empat roda dan ada hanya satu pilihan mesin seperti ini. Dan kalau di luar itu lebih banyak sebenarnya variannya ada yang 30ei yang plugin hybrid. Kalau di Indonesia hanya ada satu spek seperti ini yang m hybrid saja. Kemudian bagian sampingnya seperti ini. Dia trim sportsport dan velegnya seperti ini. Dia meter ring 20 tapi belang depan belakang. Menarik ya karena XDrive e penggerak patod tapi pelegnya tuh belang depan dan belakang. Nah, bannya bisa dilihat dia dibalut dengan ban 25545 ring 20 sedangkan bagian belakang 28540 ring 20. Ban yang sangat besar sebenarnya. Spek yang mirip dengan BMW Mkin ya. Kemudian yang menjadi ciri khas juga BMW terbaru ini handle pintunya. Kalau di G01 itu masih model tarik. Kalau di G45 sudah model seperti ini nih. Ini juga ee jadi bahasa desain BM terbaru mungkin ya di G60. Kemudian di mobil ini ada kamera. Kamera 360 ada di X3 generasi terbaru ini. Sekarang kita lihat bagian belakangnya. Dan ini dia bagian belakangnya ya. Kalau dilihat secara tadi bagian depan, bagian samping itu tampaknya desainnya sih ee enggak terlalu apa ya, enggak terlalu nyeleneh gitu ya. Nah, bagian belakang memang ini agak gimana gitu ya. sama dengan BMW i7 pertama kali muncul kan bagian grillnya tuh benar-benar menimbulkan kontroversi gitu ya. Ada yang eh like and dislike. Nah, bagian belakang ini X3 ya kalau jujur seperti itu sih. Karena benar-benar bagian tengah ini kosong sama sekali. Plat nomor di bagian bawah. Iya cukup menarik nih desainnya. Sekarang kita lihat bagasinya ya. Sudah electric target dan wow ini ruang bagasinya memang kalau dibandingkan generasi sebelumnya jauh lebih luas ya. signifikan e perbedaannya. Kemudian bagian bawahnya tempat penyimpanan lagi dan ini ada e partisi. Ketika Anda membawa barang, Anda tinggal metakkan di sini dan ditarik untuk supaya barang Anda tuh lebih aman, tidak terlihat dari luar. Dan untuk spek Indonesia, Anda akan mendapatkan cukup banyak fitur. Yang pertama adalah AT panoramic. Ada di X3 G terbaru ini. Kemudian, nah atap panoramic ini tapi fix ya. Dia hanya bisa tutup tiranya saja, tapi tidak bisa dibuka untuk bagian ee glasnya. Dan eh speaker Hman Cardon ada di sini. Kemudian double blower yang bisa diatur secara individual. Ee bagian belakangnya ada kisi-kisi AC di bagian sini. USB type C ada dua. Dan joknya ini menggunakan warna hitam untuk ee pasar Indonesia. Ya, kita buka coba mereka ada dua cup holder ini dia kulit warna hitam full ya. Jadi benar-benar enggak ada permen warna di bagian interiornya. Oke, e sekarang kita lihat bagian depannya ya. Tapi saya sedikit membahas ya, mobil BMW terbaru tuh tegak semua ya belakangnya ya. Mau Ser 5 mau X3 tuh juga enggak enggak lebih luas dibandingkan generasi terdahulunya gitu. Tapi memang ada studi yang menyebutkan bahwa kenapa mobil BMW atau Mercy atau mobil Eropa lah ya itu didesain seperti ini karena katanya untuk kesehatan tulang. Jadi ketika Anda berkendara jauh duduk di belakang itu akan lebih sehat jika posisi duduknya seperti ini katanya. Ya udah, sekarang kita lihat bagian depannya. Nah, untuk bagian depan bisa dilihat nih fitur-fitur yang didapatkan ya. Seperti ini BMW ARD terbaru nih. Layarnya sudah menyambung ya. Dan dia sudah OS-nya OS9. Ee jadi yang OS air Drive terbaru ini ee belum bisa didisko sih apa saja menu barunya, tapi yang jelas ini sudah OS terbaru dan belum ada di mobil BMS sebumnya. Bahkan di ser 5 G terbaru pun belum ee menggunakan operating system serupa. Kemudian, nah karena ini trim M Sport, setirnya seperti ini. Ini sama dengan di BMW seri 5 yang MSort ya. Kemudian ada juga headup display yang dipantulangan kaca dan di bagian tengah ada konsol yang cukup besar. Kemudian ada wireless charging juga di sini. USB type C ada dua buah. Ada tulisan ini ya embos M di bagian tengah karena trim sport light di bagian sini. Cantik sih sebenarnya ada di sini juga. Kemudian dari bagian sini aman kardon tadi sudah sudah jelaskan. Kemudian nah untungnya di X3 ini dia masih dilengkapi dengan knop putar seperti ini untuk mengoperasikan BMW iDrive ya. Jadi ee sangat intuitif tidak seperti kebanyakan mobil modern yang kemudian menghilangkan tombol-tombol gitu. Di mobil ini masih ada. Kemudian My Motes. Nah, karena ini merupakan OS terbaru eh BM drive-nya, jadi ada 1 2 3 4 5 6 tujuh my modes di mobil ini. My modes itu perpaduan antara mode berkendara dan juga mode ee di dalamnya. Jadi mode berkendara berubah, kemudian embl berubah banyak yang berubah gitu. Enggak hanya mode berkendara. Kemudian fitur lainnya seperti ini, sport seat yang ini ya, extender extender seperti ini. Dan tentunya sudah electric seat yang bisa di eh memory seat juga. Memory seatnya ada di bagian sini ya, sedangkan di bagian kiri enggak ada memory seatnya di bagian kanan saja. Ini di sini tombolnya cukup menarik nih karena ada tombol buka e tutup kunci kemudian ada untuk membuka dan menutup ee kisi-kisi AC-nya di bagian sini. Nih, lucu nih desainnya. terbaru minimalis, sporty, dan juga modern gitu ya secara overall. Kemudian ada fitur menarik di mobil ini yaitu boost mode. Jadi kayaknya di MSport generasi terbaru tuh semuanya ada ya, mau yang mesin bensin, mesin eh gitu ya. Dan sebelumnya itu temukan di BM X1 boost mode ini gunanya adalah untuk ee memberikan tambahan tenaga selama 10 detik gitu ya. Jadi misalkan ingin menyusul, nah Tifan boost mode. Nah, bagaimana kinerja dari boost mode di BMW X3 ini? Nah, kalau di BMX mesin bensin dengan mengaktifkan boost mode itu akan downshift sebanyak 2 sampai 3 gigi. Nah, itu perbedaannya jika dibandingkan dengan di EV. Kemudian, nah ini ada juga detail menarik kalau di mode personal. Nah, ini dia menampilkan dialnya. Dial untuk power berapa persen. Sedangkan kalau masuk ke mode sport itu berubah menjadi taometer di bagian kanannya. Oke, jadi begitulah hasil first impression dan juga test drive dari BMW X3 Genus terbaru ini. Mobil ini hadir dalam satu varian dan dijual dengan harga. Jadi, klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Memin juga ke website kami di www.otodriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
