BONGKAR TREN PROPERTY MASA KINI LEWAT SPORT INDUSTRI (YouTube Video)
Jadi begitu yang mempopulerkan pedel ini adalah artis, selepgram, influencer, dan lain-lain memang itu lebih gampang buat menjamur. Cuman nanti kalau bisa dibilang seleksi alamnya udah keluar. He berarti contohnya gini. Nah, itu iklan. Nah, itu contoh kan contoh seleksi alamnya ya. Apa yang naik pasti akan jatuh. Ada jatuhnya. I ada L ya. Iya, betul. Nah, ini enak nih bikin pedal karena tadi ngebangunnya cepat dan ee secara bisnisnya oke dan ee apa namanya? Nanti begitu kita mau switch atau memang mau ngerubah jadi projject kita yang sebenarnya itu ya gampang. Tiba-tiba nih ada orang mau banget, "Eh, gua ada duit segini, gua pengen bikin spa dong." Heeh. Nah, gua bikin spa yang lebih keren dari e yang udah ada nama-namanya gitu loh. Engak tahu enggak tahu kita tahu dari yang biasa waktu lu ketemu itu sama [Tertawa] [Musik] Halo P Friends, kita ketemu lagi di Grandida Podt Perty. Nah, untuk episode kali ini kita kedatangan tamu yang bukan asing lagi dan udah ke 100 kalinya datang ke poterti. Teman-teman kita sendiri di dunia properti juga eh service-nya tapi berbeda dengan grandiv property eh grandiv property. Em mereka biasa lebih senangnya ngebangun-bangun ee jasa eh visibility studies, terus juga eh projek-projek yang gede-gede nih. Nah, mereka adalah Stellar Property. Yes. Ada Angga dan Novran. Halo. Halo. Halo, Mas Bim. Halo. Nah, ini ada dua orang main behind the gun dari Styor Property. Eh, lagi banyak banget projek-projject yang dikerjain ya, Guys, ya. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Oke. Nah, first thing first. Eh, kenapa namanya Steller? Wow. Enggak kepikiran lagi. Pertanyaan ditambah Denis enggak ada tadi. Denis, Dinis enggak ada. Ini gua pertanyaannya sebenarnya keluar dari kebetan semua. Iya. Ya, setelar sih sebenarnya kan ee apa ya artinya? Artinya artinya ya kalau secara harafiah kan ee bintang ya. He. Cuman di sini secara filosofisnya kita pengin menjadikan stelar ini harapan ya. Heeh. Karena kan kalau kata orang tua zaman sekarang ya ee cita-cita setinggi langit gitu. Nah, di langit ada apa? Ada bintang. Oke, jadi ini harapan dan ee cita-cita yang e yang tujuannya dari nama ini bisa ngasih e impact yang bagus kepada stakeholdernya Stellar nih. H oke. Baik secara internal maupun eksternal. Sebenarnya itu sih mungkin filosofi simpelnya karena bintang dan kita suka aja lah stellar. Oke. Jadi, jadi bintang-bintang di langit lalu ada stelar. Wah, kita ngelihat stelar-stelar di atas. Oke. I. Nah, oke. Sekarang kalau di Stellar sendiri ee peran ke El sama Angga itu apa sih gitu? Misalnya kayak lu fokus ke mana? Angga ngurusin apa? Gua fokusnya ngajakin lu main golp. Apaan? Golak pernah diajak sekarang. Udah itu tolong dekat ya. Tolong dekat ya. Tolong dekat. Mungkin Pak Angga dulu nih bos saya soalnya yang jawab. Eh, mungkin Pak Novran nih CEO ya, Chief Entertainment officer. Proficer. Oke. Gua enggak pernah di-entertain, Mas. Bingung gua. Susah izinnya. Enggak usah gitu bisa dulu. Jangan gitu ya. ee ya kita berdua founder ya ee apa namanya yang ee ya mungkin ada beberapa apa namanya ee owner juga tapi yang fokus di properti ee mungkin saya sama Novran gitu kan. Oke. Oke. Jadi ee kalau untuk tugasnya ya sama-samalah kita berdua ee CEO juga ya, Chief Everything Officer gitu. Jadi wah sedap sedap sedap ngurusin semuanya lah gitu gitu. Oke, untuk sementara. Oh, jadi sampai urusan ee bersih-bersih kantor juga mereka ngurusin. Iya, kadang kita bersihin torent. Nah, itu jarang ada memang. Jadi enggak salah pilih gitu karena sense of belonging kita tinggi. Oke, sekarang lu scop kerja atau scop ee service dari Steller tuh apa aja sih? Hm. Sekarang oke kalau mungkin gua mulai ya gua mulai sebagian dari awal dulu ya. Sebenarnya kalau stelar itu emang mostly tadi yang mungkin introduction dari Mas Bim tadi ya, kita emang mulainya dari awal oke buat mengerjain suatu project terutama ya properti lah. Saat ini emang lebih banyak kita projectnya di perumahan Mas ee kita mulai dari awal tuh dari awal seawal informasi dari lahannya gitu. Kita lihat ee ya biasalah ya lihat lokasi, lihat akses, lihat macam-macam. Nah, itu kita lakukan mungkin pre FS-nya dulu. Oke, dari situ baru kita sama-sama mungkin dengan partner kita atau dengan line owner-nya atau dengan ya macam-macamlah ee jenis partnernya ya. Nah, itu kita bisa decide lah bareng-bareng ini lokasi mau dijadiin apa, cara produk ee apa produknya kayak apa, terus e cara pemasarannya kayak apa, terus juga berlanjut terus itu kita bilangnya di tahapan di bisnis development atau di tahapan planning kan ya, planning. Heeh. Jadi kita services-nya itu ya mulai dari planning sampai eh eksekusi dan eh kita maintain sampai ke BAST unit terakhir sebenarnya untuk di skala project. Heeh. Tapi itu kan general ya. He. Cuman kalau dibreakdown agak banyak kalau boleh nih. Ini masih ada waktu 45 menit lagi kan buat gua jelasin. Oh 1 jam ya. Udah jam. Tapi gua harus cabut lu ngomong enggak apa-apain. Iya iya iya. Ya udah kalau gitu gua persingkat ya. Kalau gitu ya. Oke. Oke. Heeh. Jadi ee dari situ jadi kita emang e service outputnya itu dari BDEP adalah FS sebenarnya visibilities tadi. Terus kemudian dan setelah jadi ee kita masuk ke ee pendampingan untuk di sisi legalnya, perizinannya. Kemudian setelah legal ee setelah planning legal baru kita bahas ke project e strateginya kayak apa. Nah, itu kan masuk tuh ke produk, ke pricing, ke promosi, marketing segala macam, bahkan ke sisi teknisnya gitu. Apakah ini ee produk yang kita propose ini memang doable lah atau buildable gitu, bisa dibangun gitu ya. Ee dan juga marketnya sesuai, ada market yang bisa serap nih produk. Kemudian setelah itu ya baru kita masuk ke eksekusi. He. Eksekusi itu mulai dari ee apa namanya? Eksekusi di lahan, di lapangan dan juga kita mulai setelah itu ya setelah izin-izin juga beres ya pastinya pas ee baru kita masuk ke sisi e sales-nya marketingnya. Biasanya kan bareng juga tuh minta bantuan sama Mas Bim juga. ayo bareng-bareng kita kelayakin yuk projectnya gitu kan. Heeh. Setelah itu ee kita setelah ee lakukan penjualan ya kita tetap maintain dalam artian ee e kita masuk ke sisi estate managemennya. H. Oke. Jadi si project ini juga kita maintain lah karena buat ngejaga portofolio baik si ee project maupun kitanya juga ya. Maksudnya begitu orang ngelihat eh next project yang kita handle mereka bisa ngelihat portofolio di sebelumnya gitu. Estate. Ee sebenarnya sebelum ke estate itu kita juga bantu di mortgage sih. Karena kan sekarang mostly hampir seluruh mungkinlah di atas 80% pembelian properti itu cara bayar KPR. Iya betul. Heeh. Jadi kita bantu nih sebenarnya kita bantu maintain jadi supaya si sales ini fokusnya adalah jualan propertinya. Untuk KPR-nya ya udahlah kita bantu dari sisi kita secara internal baru masuk. Berarti sudah ada kerja sama dengan beberapa bambang. Bambang. Heeh. Heeh. Terus juga eh setelah itu eh sampai ke salatim masuk ke estate eh baru kita ada juga di sistem IT-nya sih sebenarnya di situ. Jadi untuk sebenarnya itu agak narik ke awal ya karena semua tahapan itu kan sebenarnya ada sisi administratif, ada sisi lapangan juga. Nah itu semua sebenarnya bisa terkoneksi di ee sistem yang kita lagi sudah develop sebenarnya. He. Jadi mulai dari orang bookinge sampai di jadwal akad, jadwal serat terima sampai ee pembayaran IPL dan lain-lain itu terintegrasilah gitu di situ. Jadi kalau ee mungkin agak di agak penjelasan generalnya gitu, kalau mau detailin lagi bisa kontak dengan nomor di bawah ini. Eh, kok nomor IG dan TikTok? TikTok. IG dan TikTok. Oke. Enggak, jangan ditanyangin. Jangan jangan ditanyain sensorensor tuh hubungin langsung. Jadi kalau misalnya mau ada project ee teman-teman yang mau invest berarti kan sebenarnya gini, lu misalnya lu ada investor gitu ya ee punya this amount of money gitu ya yang dia bingung mau ngapain kontak kalian untuk dikelola. Eh gua cocoknya eh gua ada duit sekian bisa digarap buat apa nih? Tapi kah apakah kalian memang hanya menggarap seputar properti kah atau ya ya karena memang fokusnya kan core-nya kan di properti ya. Makanya berarti memang ini gua lariin ke ee gua ada project di sini lu bisa masukin ke situ kah? Apa ke project yang ini nih atau atau gimana? Ee sebenarnya ini gua lagi ngomong lu aja apa gua gua aja ya entar gua ditambahin sama Omga deh. E sebenarnya kan kalau dibagi properti pun juga e bisa dipecah dua yang memang kita jual beli atau ya ibaratnya putuslah gitu ya yang jual beli atau yang dicaring nih. Heeh. Jadi kalau sekarang pun juga kita ee secara pengelolaan ataupun project yang lagi kita handle juga arahnya sudah masuk ke recurring juga nih Mas. He he. Nah, buat di properti kalau recaring kan kesukaannya Mas Bim nih kos-kosan gitu misalnya. Iya. Tapi maksudnya ini aman enggak? Eh, aman. Aman. Aman masih aman. Aman aman. Ee apa? Tapi selain kos-kosan kan sebenarnya dari sisi propertinya itu kan bisa masuk ke lain-lain. Bisa masuk ke FnB, bisa masuk ke sport. Yang sekarang lagi tren juga kan olahraga anak-anak Jaksel. He pasti kalau gua bilang olahraga anak Jaksel di otak lu apa nih yang keluar? Ee apa ya? Padel dong. Ped pingpong lah. Pingpong. Salah. Enggak. Iya. Benar. Benar. E olahraga pedal itu kan salah satu dan kita juga coba ngmixinnya itu ee apa ya maksudnya sama sih berangkatnya. Maksudnya begitu kita ee bicara mengenai project yang requiring income tetap pasti ada mulai dari FS-nya, desainnya, konsep segala macam sampai ke izin. Ya, intinya kita coba masukin ke sana tinggal balik ke karakter atau profil resiko investor. Kadang ngomong investor ya. Iya. Dia maunya yang kayak gimana nih? Apakah dia pengin pro yang ee apa namanya? Yang bisa ee jual putus Heeh. Atau yang recuring yang nanti di at the end of the project-nya dia bisa tetap ee gain something. Heeh. Heeh. Gitu sih. Heeh. Nah, terus ee sekarang berarti kalau lu tadi ngomongin soal padel memang ngejamur banget kan enggak cuma di Jakarta Selatan doang sih. Mostly selatan dan barat lah. Wah gila kemarin ee kalau di barat sih itu ngejamurnya parah banget sih memang dan ee animonya tuh gila banget kan. Dan sekarang mungkin di selatan lebih terkendala menurut gua kayak lahan ya lahan dibanding di Jakarta Barat. Gua enggak tahu kenapa, karena growing-nya tuh lebih cepat di barat dibanding selatan. Walaupun menurut gua karena walaupun ee animo Jaksel itu tinggi juga gitu loh, tapi enggak sebanding growing fasilitasnya dibanding Jakbar gitu misalnya. Tapi apakah sekarang ee kalau gua boleh tahu kalian lagi ada project yang memang ee ngerjain padle kah atau ada berapa project itu untuk ngerjain padle? Secara planning sih kita ada beberapa project lah ya. Di mostly memang masih di Jakarta Selatan. Itu ada di mungkin daerah. ada NDA-nya Mas soalnya. Tapi enggak apa maksudnya ee info mungkin di daerah ee beberapa di semuanya di selatan ada di Kuningan, ada di daerah ee mungkin Pejaten dan ya beberapa lokasi lah yang e kita lagi planning ee ongoing ee untuk apa namanya ee bikin si lapangan pedal itu. Oke. Nah, ee sekarang kan lapangan padel udah makin banyak gitu ya. sekarang misalnya oke yang gua investor nih ee pasti lu udah punya secara FS dan hitung-hitungan dong buat gua ROI-nya berapa segala masih bagus enggak sih apa dengan dengan ee semakin menjamurnya ini secara ROI masih worthed enggak sih gua buat invest gitu misalnya orang untuk dalam jangka apa AK misalnya gini waktu bisasi jarang gua bisa dalam waktu setahun atau atis 2 tahun apa sekarang jadi udah makin menjamu jadi nambah Bep-nya maksudnya. Oh, oke. Iya, iya. I memang ee jadi gini, di Indonesia sendiri sebenarnya bisnis pedal ini kan baru ya. Jadi memang belum ada tarck record yang bisa jadi pegangan bangetlah. Heeh. Cuman kalau kita lihat ee naturnya olahraga, mungkin keunggulannya pedel ini memang dia itu di-supportnya tanda kutip enggak resmi. Heeh. Ini ini ini ini bukan ini ya maksudnya ini k karena kita ngomonginnya market market aja ya. Jadi begitu yang mempopulerkan pedal ini adalah artis, selepgram, influencer dan menjamur. Minat orang pun buat main pedal atau nyobain olahraga pedal jadi tinggi. Nah, itu sebenarnya yang ngebantu nih pedal nih. Ee ee cuma kalau tadi pertanyaan lu dengan semakin banyaknya ini udah pasti secara bisnis mempengaruhi karena kan opsinya orang banyak ya. Heeh. Nah, cuman memang kalau kita lihat mungkin 1 sampai 2 tahun ke depan ini ee olahraga ini masih ee peminatnya masih bertambah. Cuman nanti kalau bisa dibilang seleksi alamnya sudah keluar. Heeh. Berarti Nah, itu contoh kan contoh selsi alamnya ya jatuh gitu pas jatuh. Pasti ada yang jatuh. Apa yang naik pasti akan jatuh. Ada jatuhnya. I ada L ya. Iya, betul. Heeh. Jadi ee kalau contohnya gini. M kalau sempat flashback ke beberapa tahun ke belakang gitu ya, pasti tahulah bisnis coffee shop juga. Coffee shop kan juga gila-gilaan tuh. Kayaknya lu setiap antara coffee shop sama Indomaret, Aamar tuh kayak saingan lah jumlahnya gitu. Jadi lu ke mana pun ada coffee shop. Nah, akhirnya adalah yang bertahan memang coffee shop yang punya konsep yang baik dan bisa diterima mungkin jadinya ee apa namanya? Segmen market itu mengisi di situ gitu. Oke, mungkin untuk cofe coffee shop yang harganya di baw ee apa namanya ya? Start starting point gitu itu ada yang pemainnya. Terus yang mid juga ada, yang di atas juga ada. Nah, itu mungkin ee ke depannya saya ngelihatnya sih ya kita ngelihatnya ya mungkin pedal juga bakal begitu gitu. Nah, tinggal ee karena sekarang ini kan bisa dibilang ee hampir semua segmen yang mungkin agak ya bisa dibilang sekarang masih medium nih. Medium ke up lah yang main pedal ya. Cuman next-nya kan bisa aja yang di bawah segmen market itu juga bisa mengisi karena memang pedal gampang dimaininnya gitu loh. Jauh lebih gampang. Apalagi kan Mas Bim kan pelatih tenis nih. Astaga. Pasti tahu bedanya. Enggak lah. Golf saya ngelatih golf. Golf. Tapi mungkin e saya pikir gajah sirkus. Tapi mungkin kalau yang dulu awalnya adalah ee membangun lapangan pedal es inin lapangannya aja gitu kan. Tapi sama tadi ee Mas Novran bilang sama hampir sama kayak bisnis coffee shop di mana ee coffee shop yang ee memp-provide ee apa namanya bangunan yang ee instagramable itu lebih menjual gitu. Nanti mungkin ke depannya juga industri ini ee hampir sama seperti itu. Tapi balik lagi bicara mengenai investment berarti akan ada investasi yang lebih yang dikeluarkan. Oke. Jadi tidak hanya memprovide ee sekedar hanya lapangannya aja, tapi lapangan yang ee memiliki tematik gitu kan. Kemudian juga memiliki apa namanya ee fasilitas fasilitas lain lah gitu kan. Jadi enggak cuma lapangan tapi juga ada mungkin ada kafe, ada coffee shop, ada juga mungkin ada kantor properti. Ah sekalian yang promo di situ kan. Iya. sama menurut gua kayaknya ee kadang-kadang ya misalnya yang sering gua temuin tuh oke konsep bagus gitu terus nyaman tapi ternyata parkir parkir mostly tuh jadi kayak gua menghitung-hitung jadi kayak ibaratnya gini satu orang sekarang pasti bawa mobil satu lapangan aja kan minimal dimainin empat orang pasti udah empat mobil lalu yang kalau lu secara hitung-hitungan minimal lu bangun empat lapangan kan gitu loh Minimal ya dua bisalah ya gitu cuma untuk ngejar BP minimal ada 3 emp iya gitu loh segala itu udah tinggal dikali aja berarti parkiran mobil sendiri udah harus minimal berapa du muat 20 belum lagi row jalan kan segala gitu kan nah kadang-kadang itu yang menurut gua enggak enggak terpikirkan tuh gitu loh jadi dia mikirnya cuman di lapangannya doang parkiran nanti akhirnya dia harus ekstra cost mungkin ke cost tadi yang enggak enggak bukan enggak kehitung lah maksudnya di luar dari Tuhan lu harus nyewa lagi nih lahan parkir tempat lain lah gitu kan gitu. Betul. Jadi itu mempengaruhi ee cuannya dong pasti kan gitu. Ee makanya di ee balik lagi ee ke bisnis itu dengan adanya tadi yang ee gua bilang penambahan fasilitas kita juga harus memikirkan ada ada juga ee tambahan ee budget-budget atau cost yang ee harus ditambahkan juga gitu kan. He. Jadi, oke kita nambahin fasilitas ee fisioterapi, ada mungkin coffee shop di mana kalau orang di situ ee kita namain coffee shop berarti kan orang akan stay lebih lama di situ kan. Berarti kan secara parkiran dia juga harus menyediakan parkiran yang lebih di mana orang yang tadinya cuman main habis itu pulang. Sekarang habis main dia ee nongkrong nongkrong atau mungkin sebelumnya. Yang ee sebelum main dia nongkrong dulu gitu kan. Jadi ya mungkin bisa double atau triple. kebutuhan dari parkirnya. Nah, itu juga mungkin harus dipikirkan di awal. Iya. Jadi, kayak sudah mulai konsepnya tuh mulai sekarang lebih lu enggak bisa coba bikin aja cuma bikin lapangan padel doang kok gitu. Lu lu benar-benar melihat demografi di situ. Karakter ee apa karakter apa ya? Ee crowd-nya seperti apa? Apakah gua harus nambahin fitur-fitur pelayanan tadi misalnya fisioterapi atau massage atau ee sauna. Nah, kayak gitu kan. Enggak bisa dong. Misalnya lu mau bikin di I don't know, misalnya lu mau bikin di Depok gitu, terus lu ada sauna yang mewah atau pol atau eh pricing-nya juga biasanya kan harus disesuaikan kan gitu loh. Nah, tadi kalau misalnya lu bilang kayak mid mid low tuh belum ada tuh gua lihat tuh ada sebenarnya udah ada udah ada. Heeh. Gua baru main kemarin di Cisauk. Oh ya di Cisauk ada lapangan pedal. Oh iya gua pernah dengar. Heeh. Itu berapa? Rp00.000. Enggak nyampe. Even under. iya. Gua juga kaget pas bayar. Maksudnya kayak ini DP doang atau apa sih? Ya enggak maaf ya. Maksudnya CEO beda kalau ini DP atau biasa kalau CEO gitu. Takutnya gua salah booking lapangan diomin gua sama bini gua disuruh pedol yang booking lapangan tennis nih. Ini bener enggak nih? Gitu kan pas gue oh benar gitu. Hm. R5.000 lapangannya per jam. Tapi ee fasilitasnya ya ya simpel a cuma kamar mandi proper tetap ada. tetap ada mereka sedaya tempat buat FnB resepsionis ya standar sih sebenarnya dibilang ee kurang juga enggak gitu cukup aja lah gitu. Oke. Berapa lapangan? Ee dia pedal cuma satu memang. Oh oke. Tapi tenisnya tiga. Ada pickle ball satu. Oh oke oke oke. He baru baru gua juga baru baru baru kemarin tuh nyobain kaget. Terus udah mulai na pickle ball kali lu. Udah ada udah research-research gitu enggak? Misalnya kayak oh kayaknya bakal upcoming nih gitu belum. Nah, memang ini ee the next wave-nya menurut beberapa teman-teman memang pickle ball. Cuman memang ya kita kan bukan peramal ya. Iya. Iya. E cuman kalau sekarang ini pickle ball memang lebih hype-nya di Malaysia nih. Heeh. Jadi mungkin ya kita enggak tahu ya karena kita mungkin serumpun atau malah tetanggaan malah enggak akur kan bisa juga. Ya udah lu pickle ball sana aja pedel ke sini bisa juga gitu. Cuman ya ini hal yang mestinya diantisipasi. Cuma kalau ngelihat dari secara desain maupun ukuran memang dari pedal ke pickel itu gampang ngerubahnya. Karena secara size-nya udah size sama enggak sih? Ukuran lebih kecil pickle ball. Cuman dia perlu area play-nya kira-kira miriplah sama lapangan pedal. Oke. Dan dan menurut gua kayaknya apakah dari segi cost-nya itu lebih murah dibanding P Murah lebih murah lebih murah Pal tapi surface-nya sama kayak lapangan tenas kan. Lapangan tenas hardcore ya di kan. Terus netnya mungkin lebih pendek, lebih lebih pendek juga segala gitu. Soalnya yang gua tahu emang pickel tuh di Amerika lebih tenar dibanding padel. Kalau padel tuh lebih ke Eropa lah gitu sama Indonesia ya. Terus mungkin Malaysia gitu. Nah, kalau oke ee dari segi saat ini demand untuk Stellar ngebuat project itu dibanding misalnya rumah-rumah gitu ya atau ee apa perumahan mulai lebih baik mana? Eh, gini, eh kalau secara number of project sih mungkin masih banyak rumah. Eh, cuma memang growing-nya udah kekejar nih. Maksudnya si pedal ini udah cepat bangetlah gitu. Maksudnya kita juga setiap ngobrol ee karena gini, ini mungkin bocoran sedikit ya, maksudnya kenapa pedal jadi pilihan atau pedle growth-nya cepat banget. Yang pertama tadi gua ee infoin juga BP memang cepat. Heeh. ada yang beberapa teman-teman kita itu atau yang ini ya projek-projject juga itu yang BP-nya under setahun bahwa udah BP. Cuman memang sekarang ee kayaknya under 2 tahun. Heeh. Karena kita mesti ee sedikit adjust di okupsi sama di rate-nya ya. Nah, terus juga ee apa namanya? Pedle ini sebenarnya kayak mm apa ya namanya ya? Kalau kita bilang tuh kayak waiting project lah. Jadi mungkin ee ini gua mungkin sambil promo sedikit ya. Enggak karena karena enggak karena bukan bukan promo lah, mungkin menginformasikan karena banyak beberapa e land owner itu yang tadinya dia secara e apa lahan yang mereka miliki tadi mungkin mau dibangun apartemen atau mau dibangun office atau mau dibangun mungkin restoran yang gede gitu ya. Cuman karena ngelihat kondisi ekonomi dan ininya mereka belum dibuatlah pedal. Heeh. Karena tadi BP cepat under 2 tahun. Jadi kalau kita bicara investasi yang bisa nge-Bin di bawah 2 tahun, harusnya pilihannya ke sini nih. Nah, tinggalkan value setelah BEP-nya mau diapain gitu. Nah, jadi kalau kita memang sudah punya apa namanya ee apa namanya e positioning gitu ya, bahwa nanti setelah pedal gua mau bangun ini, nah ini enak nih bikin pedal karena tadi ngebangunnya cepat dan ee secara bisnisnya oke dan ee apa kita yang sebenarnya itu ya gampang gitu dan gampang secara lokasi kalau memang dibikin jadi residensial atau apa ya jadi kan secara apa namanya ee image-nya di masyarakat kan sudah tahu nih secara lokasi misalnya Mas Bim nih ada tanah ee 5.000 M gitu misalnya mau dibikin apartemen Cuman mungkin sekarang belum PD sebenarnya. Jadi waiting waiting. Heeh. Jadi sambil nunggu nih daripada bayar pajak BBB-nya doang, bayar biaya koordinasi, bayar keamanan apa segala macam, kenapa enggaknya dimanfaatin nih Iya. Iya. Jadi produktif lah ya. Jadi produktif yang tadinya ibaratnya itu jadi cost ee jadi cost nih lahannya jadi profit gitu. Nah, ini sebenarnya yang kenapa pedal tuh cepat ee berdirinya gitu. Salah satu poinnya. Jadi mulai demandnya banyak ke situ ya yang mungkin jadinya su. Heeh. Jadi jadi beberapa klien lu yang tadinya ada enggak sih beberapa klien lu yang misalnya tadinya udah lu udah udah ngedesain nih misalnya mau bangun to house gitu ya 5.000 gitu tiba-tiba ada ini terus tiba-tiba switch langsung gitu. Jadi ini dulu a deh kalau Iya. Kalau ke housing residensial kayak house enggak enggak lebih ke high rise Heeh. lebih ke yang memang secara capitalnya ee butuh lebih gede. Kalau high rest kan pasti lebih gede dan ya kan kalau kata orang bilang kan high ris high return nih ya. Begitu kita bicara modal gede, pasti risnya juga lebih gede nih. Jadi daripada ee apa namanya ya sambil ngelihat makro juga ya Mas Bim ya maksudnya kan kita juga ngelihatnya agak komprehensif nih apalagi kemarin habis tembak-tembakan tuhakan sebelah jadi kayak e enggak karena berkacanya waktu beberapa tahun sebelumnya kan juga sempat ada tuh yang tetanggaan juga tuh ee si ura ya kan sama si itu. Nah itu juga kan ngefek sebenarnya. Iya. Nah, cuman apalagi sekarang kan lebih lebih ini mungkin beberapa investor pun ataupun land owner mungkin enggak seagresif itu buat ngebangun ee yang memang modalnya lebih gede. Kalau pedal sih udah ketakar lah. Lu bisa googling ataupun sekarang di sosmed banyak tuh yang bikin-bikin RAB atau apa gitu. Banyak tuh yang gitu-gitu walaupun ya ya acuan aja sih ok lah. Cuman kan real-nya kan perlu dipikirin yang lainnya. Tadi kayak lu bilang parkir itu ngefek. Nah, makanya itu. Makanya tadi gua bilang karena pedal baru, jadi kita tuh masih ngebaca behavior dari pengguna pedal nih. Jangankan parkir, Mas. Ternyata jenis atap aja itu ngaruh ke ya mungkin lu enggak tahu ya, mungkin lu berasa atau enggak. Ternyata beberapa pemain itu ngaruh buat mereka. Jenis atapnya yang flat. Heeh. yang yang kayak apa gitu, bahannya apa, materialnya apa, itu ternyata ngaruh. Karena ngaruh sih emang ke ke suhu, ke suara, ke sirkulasi gitu-gitu. Nah, itu itu ternyata ya memang masih berkembang terus lah gitu. Iya. I ya. Jadi, K kalau dari segi karakter atap itu gua tadi sempat gue sempat cerita enggak sih gua cerita enggak ya. Jadi kayak emang lu kalau misalnya ee benar-benar yang main ngerti basicnya teness lu kan butuh lop-lop yang tinggi pasti kan gitu. Nah, lu butuh desain atap yang justru ee ketika cekungannya itu tuh benar-benar panjang lapolik bolanya itu sesuai panjang lap. Cuma mostly yang gua lihat ada yang ternyata desainnya tuh kebalikannya. Jadi ketika lu dapat satu lapangan yang kena misalnya bagian tulang ee bawahnya jadi kita enggak bisa. Nah, balik lagi kayaknya menurut gua lebih ke ya market lu targetnya apa? Lu target yang memang buat fun doang atau lu buat yang serius? Kalau buat yang fun karena itu akan pasti mempengaruhi budget dong host kan gitu loh. Jadi ya itu sih balik lagi tergantung si investor dan ee timnya untuk eh gua mau mililih ini, gua mau cari buat buat main yang serius kayak let's say kayak pedle pro gitu yang atapnya tinggi atau cash smash yang atapnya tinggi emang buat pemain-pemain yang benar bisa main atau ah gua cuma buat fun doang iya buat konten buat konten kan yang penting tempatnya kece dari fitur-fitur aksesorisnya atap mah gua enggak pedul yang penting mereka main-main takt-takt doang aja ada aja Iya, betul, betul, betul. Jadi emang itu yang yang kita e tadi karena pertanyaannya kan lebih ke recuring project ya. Heeh. Dan recuring ini saat ini emang ya selain Fnb ya maksudnya ya pedle nih lagi lagi seksi lah, lagi baguslah untuk investment ya. Short term investment lah. Jadi banyak nih maksudnya ya ini mungkin juga info buat land owner-land owner yang mau di yang punya lahan anggur gitu. Anggur enggak produktif gitu. Oke, bisa hubungi Grandevida nanti kita bikinin ya, kita kolaborasi. Kolaborasi kolorasi. Cakep cakep cakep cakep cakep. Grand Steller Grand Steller pedle. Nah, sekarang lu lagi ngerjain ee untuk perumahan lagi ada project apa? Kita masih di daerah Jabo Detabek dan Bali ya. Heeh. untuk ee market di ini ee ya untuk project kita masih di daerah inilah Jabod Detabek dan Bali sih. Terus gua dengar lagi ada lu ada kolaborasi sama arsitek-arsitek yang hits gitu ya gitu. Nah itu konsepnya kayak gimana? Jadi memang beberapa project kita juga ee kolaborasilah dengan ee enggak cuman dari land owner atau mungkin developer gitu kan. He. Tapi kita juga ada engagement dari ee beberapa arsitek yang akhirnya menggunakan jasa kita ee Mas ee kita ee bisa ng-edesain tapi kita enggak bisa bikin FS-nya gitu. Nah, kita ada engagement seperti itu, kolaborasilah gitu kan. Jadi ya beberapa arsitek yang ee saat ini cukup terkenal gitu kan juga kita kolaborasi dengan mereka lah gitu kan untuk ee membuat suatu project perumahan. Karena kan biasanya kalau arsitek kan cuman ngedesain aja gitu kan. I. Tapi kalau mungkin secara hitungan bisnis itu ya bisa kolaborasi dengan kita. Oke. Nah, sekarang kalau ee dalam hal selama lo ee di dunia ini ya maksudnya kayak ee service untuk FS dan semua project ee kendala utamanya apa sih? Kalau lo mungkin tiap tiap services tuh ada kendalanya gitu. Misalnya lu tadi kan lu dari A2 Z-nya tuh misalnya ada dari A2 Z-nya itu, itu mostly yang paling paling ribet, yang paling lu susah handle tuh di di apa ya? Di sektor apa itu kendala? Sebenarnya semua ya tadi semua services itu punya challeng-nya masing-masing. Cuman mostly hampir sama sih. Yang paling tricky itu adalah buat gua ya me-manage ekspektasi sebenarnya. H karena ini kayak ee apa ya? ee apa ini hal yang rumit sebenarnya. Makanya kita pun dari awal dari sisi bisnis maupun FS gua tuh selalu mengemukakan ee asumsi gua tuh nih konservatif nih. Jadi ee kenapa kita selalu pakai perhitungan dengan gaya konservatif? Karena dengan gaya konservatif kalau kita secara e partnership atau manajemen sudah oke begitu ada karena gua tahulah maksudnya di konservatif ini pasti ada plusnya. I. Nah, cuman yang namanya bisnis kan enggak ada yang tahu ya Mas ya. Next-nya ke depan ada delay atau ada ee secara ekonomi secara cash flow-nya butuh suntikan tambahan. Karena ee karena gini deh gua tanya dulu, Mas ya. Gua buka project ada 150 unit. He gua launching gua jualan 150 unit itu bagus apa enggak? Bagus. Bagus kan? makanya tapi secara cash flow itu jadi problem. Iya. H kenapa? Karena waktu gua ee bikin FS nih misalnya 150 unit gua cuman asumsikan di launching itu lakunya 30 unit misal atau 50 unit lah. Berarti kan kebutuhan cashfow-nya sekian. Kebutuhan investmentnya sekian. He. Nah, begitu 150 kan kita harus bangun nih. Bangun semua. Artinya cash flow yang tadinya gua bilang, "Ah, 50 laku tuh mungkin 10 M deh misalnya gitu. Kita butuh cash flow 50 jadi kali 3 atau kali du gitu kan. Nah, itu kan jadi good problem Nah, cuman ini yang mesti kita jaga bareng-bareng gitu dengan adanya penjualan cepat. Gua setuju sebenarnya bagus cuman jadinya good problem aja bahwa kita butuh tambahan nih gitu. Karena kan menurut modal bangun lagi kan bangun lagi infra harus diberesin semua. Ee apa maksudnya e pembangunan-pembangunan duit yang itu juga mesti kita percepat. Tapi kan dari sisi bisnis artinya kita bisa saving atau profitnya bisa nambah. Karena dari overhead, dari biaya-biaya lain bisa kita pres-pressin tuh kita bisa efisienin. Jadi, nah yang gitu-gitunya tuh jadi memang ada ada tricky part-tricky part yang memang ee ya itu tadi maksudnya ekspektasi itu mesti sama-sama bisa dijagain lah. He gitu. Karena ee ada kok gua pernah lagi itu nge-handle project kita jualan banyak malah disuruh stop jualan kita. Karena tadi ekspektasinya mereka tuh enggak segitu gitu. Begitu kita jualannya bisa double atau triple dari targetnya tuh kaget gitu, "Pak, ya udah kita 3 bulan ini istirahat dulu ya." Istirahat apa Pak? Gua salin tempat gua enggak maksudnya supaya kita buat jaga cash. Oh, ya udah enggak apa-apa kita coba coba ngerti walaupun kita tetap kasih masukan, ya. I maksudnya kan ee solusinya kan ada ada bermacam-macam nih kalau permasalnya di cashfow. Cuman ya udah kita ee tetap diskusi tetap jalanin yang penting kita tetap jaga di situnya. Iya. Jadi modal modal kegerus terus kan untuk membangun semua modal bertambah sebenarnya memerlukan tambahan modal. I oh sori. Keuntungannya justru keegerus kan karena buat jadi modal modal pembangunan yang tahap berikutnya karena kalau misalnya lu tadi 50 tahap pertama dulu lu udah ekspektasi dapat keuntungan sekian dong. Nah tiba-tiba tahap kedua nambah ya mau enggak mau kan cuan kepakai gitu loh. Nah ee bukan cuan sebenarnya cuannya nambah Mas tapi kebutuhan cash flow yang nambah. Oke, jadi mungkin agak agak sedikit bedanya itu adalah di ee ROI-nya. ROI-nya karena yang tadinya misalnya kita bicara ini satu pajak butuh 10 M. Karena kan ROI itu kan dia ngelihat maksimum investment-nya kita nih. Begitu gua jual 150 bisa butuh 30 M padahal gua bilang 10 itu kan jadiak jadi ngefek. Padahal 30 M itu paling cuma butuh 2 3 bulan nih misalnya gitu. He cuman 2 3 bulan aja karena kita kejar pembangunannya habis itu akad kan ada pencairan misalnya gitu ya. Heeh. Padahal cuman butuh 3 bulan doang. Jadi ya macam-macam seanya bisa kita coba bridging atau kita coba ee tambah loan atau apa. Nah, itu kan jadinya ini. Tapi kalau secara profit memang harusnya speed penjualan bagus itu sudah pasti profitnya pasti oke. Kenapa? Karena paling enggak kita bisa ee apa namanya? nge-maintain cost konstruksinya. Heeh. Lu bayangin kalau misalnya nih 150 unit yang di yang tadinya jualannya apa namanya 2 tahun misalnya gitu ya. 2 tahun lu sebulan lu aku habis nih di FS gua pun begitu jualan 2 tahun pasti cost konstruksinya beda kan. Iya iya iya. Enggak mungkinlah 2 tahun tukang biayanya sama atau harga pasir harganya sama selama 2 tahun kan enggak mungkin. Nah jadi di situ pasti paling enggak di situ udah profitnya nambah karena kan kita bangun sekarang. I Heeh. Beda kalau misalnya kita bangun 2 tahun lagi misalnya gitu pasti harganya sudah berubah. Jadi emang itu yang mesti di challenge di ya dan di dimanage lah ya dan diinformasikan ke stakeholder sih. Iya. I Oke. Gua ada pertanyaan sedikit nyeleneh ini ya. Ni hujan aman enggak nih? Justru hujan-hujan ini menambah syadu pertanyaan tiba-tiba menginspirasi nih. Lu kan lu kan ngebangun ee lu berarti kan punya jasa untuk ee apa ee permintaan investor untuk suatu properti atau bisnis lah ya gitu. Iya. Pedle eh rumah udah biasa. TW house sudah. Terus pedle tiba-tiba nih ada orang mau banget eh gua ada duit segini gua pengin bikin spa dong. Heeh. Nah, mau bikin spa yang lebih juga enggak tahu ya sama gua bisa di alfa sih gua bisa di alfa iya ini kan bercanda ini kan if gitu i gitu kan namanya juga lagi seru-seru mumpungmpung karena ini teman gitu ya kan kita ngomonginnya e standar aja laki-laki gitu lalu e willing to do apa enggak gitu karena memang ya you know the business right? enggak gini gini gini. Iya iya iya karena gua biar tahu konteksnya nih apapun itu sebenarnya ee kita pasti lakukan yang namanya market research. Iya ya kan dia ketawa gua rut ya enggak market gua bisa diajak enggak gua untuk masuk itu ya. Heeh. Jadi market itu kan selalu ada dua sisi. Demand side sama supply side. Nah jadi kalau dari sisi demon side mungkin gua bisa konsultasi aja ke lu ya. Oh gua gua gua biasa. gua biasa ngejual rumah doang. enggak di otak gua mungkin bisa ke Bayu nih. Iya gua di otak gua tuh SP yang lu maksud tuh kayak Yuyu Wantangx. Oh ada tuh yang kayak under reserva tuh baru tuh bagus tuh misalnya Kokuo gitu kan yang gitu-gitu jadi ya enggak apa-apa kan lu juga pasti pernah dong. Gua juga sering gitu kan gitu. E gua nungguin anak gua lagi main di playground. Ah 2 jam ngapain? Gua refleksi sejam git. Iya benar benar benar benar. Ben jadi e spanya kan maksudnya itu kan cuman e apapun itu pasti kita lakukan market research dulu di awal. Benar. Nah jadi buat tahu apakah nih yang yang paling penting memang tadi marketnya dulu karena ee begitu kita bicara FS kalau gua biasanya approach-nya selalu ke market dulu. Hm. Kalau marketnya sudah oke, baru kita cari e mundur, tarik mundur ke teknik, ke legal, baru ke finansialnya, gitu. Jadi emang ee polanya gitu, gitu. Oke, berarti memang harus ada market research. Market research. Iya. Nanti kalau emang lu butuh, kalau gua butuh buat dari sisi supply-nya. Entar gua ajak ya. Jadi gua ditanya mau ke mana? Market res. Market res MR. MR Market Study. Iya. Ini istilah baru yang mungkin bisa dipakai buat alasan maksudnya lu alasan apa sih Fred? E enggak tahu kalau demand karena lu main golf juga berdua kan. Demand buat lapangan golf ada enggak? Eh saat ini memang belum. Belum. Saat ini belum karena atau let's say driving range deh apa gitu. Driving range menarik ya. Kemarin kita juga ada sempat ngitung karena kan kita ada satu project kebetulan itu karena lahannya lumayan besar bisa digunakan untuk beberapa cabang olahraga gitu kan. Nah di situ juga kita mulai belajar tuh ee sport industri itu seperti apa gitu. Ternyata ee kemarin pas hitung-hitung ee ee bisnis driving R juga lumayan bagus gitu kan secara ROA, secara investment gitu kan. Itu minimal luas berapa sih kalau driving range tuh? Ee gampangnya sih itu kalau kita bicara B ya kan 1B itu minimal tuh 2,5 sampai 3 m. Jadi kalau kita emang mau siapin 20 atau 25B ya paling enggak tuh 100 m tuh lahannya. Nah dikali panjangnya itu kan 200 m ya minimal. Iya minimal 200 minimal jadi Heeh. Jadi 100* 200 ya 2 hektar itu baru hektar buat area buat drivingnya doang. Heeh. Belum parkir belum tambahan yang lain-lain mungkin ya. Butuh 2,5 sampai 3 hektar lah. 3 hektar. Heeh. Oke. Jadi kayaknya juga kalau bilang tadi ngomongnya sport ee industry ya emang mulai berkembang kan di Indonesia gitu ya. Terus kayaknya karena lifestyle eh healthy living itu juga udah mulai orang udah mulai concern instead of eh clubbing menurut gua udah udah shifting menurut gua sih si anak apa sih clubbing tuh ee datang ke klub-klub olahraga gitu itu shifting gitu jadi jadi sekarang datang ke klub-klub olahraga ngjym kan ngjym gitu kayak gitu-gitu jadi sadar sehatnya tuh udah tinggi gitu. Sekarang kan banyak gym yang 24 jam ya Heeh. Dan ya tadi tadi ya gym itu kan dari mau Rp500.000 per bulan Rp1.500 bahkan mungkin sekarang banyak gym yang harganya mungkin ratusan ribu juga bisa lu dapat membership bulanan e000 ya banyak banget sih memang ee service-nya tuh atau dari membershipnya tuh banyak banget. Jadi kayak lebih ke sport industry-nya ya lebih akan kepakai dibanding lu sekarang e gua mau bikin mau bikin kafe yang yang klub-klub gitu misalnya kayaknya kayaknya udah mulai shifting ke situ sih gitu loh orang sudah mulai sadar jadi kayak itu enggak cuma kaum milenials gitu milenials tuh juga udah mulai kayak sadar sehat gitu loh ee apa ya lifestyle juga ya dan juga mungkin selegram-selepgram udah pada sering banget yang kayak paddle golf apa jadi kayak fomonya tuh kesehat sih menurut gue ya. Gua karena Gen jadi enggak relate nih sama omong kan milenial. Oh iya. Nah lu harus coba dulu ke klub yang itu. Oh i gua karena Genzy ya maaf ya. Yang klub yang kolonial itu kan koloni itu kolonial. yang ada di Jak engak. Tapi emang tapi emang emang gua benar sebenarnya salah satu pivotal pointnya adalah saat COVID sebenarnya. Maksudnya dulu rasanya ya di Circle gua itu sebelum COVID kayaknya enggak ada yang sadar mau sehat maksudnya. Iya iya. feelingness gua mau sehat, gua mau olahraga dengan diri sendiri gitu ya, gitu mager aja gitu maksudnya banyakan teman-teman gua tuh donatur sebenarnya di tempat gym. Iya kan? Iya, lu bayar member gym setahun tapi pakai cuma sekali atau dua kali gitu. Termasuk gua juga begitu. He. Nah, jadi ee kalau sekarang tuh enggak maksudnya ya memang orang sudah sadar gua ee dengan kesibukan kerja gua kegiatan e mungkin perkuliahan apa e di rumah atau gimana gitu kan ya mereka perlu something yang bisa selain stress rilis juga ee jasmaninya juga ter apa namanya ya termaintain lah gitu. Nah, memang jadinya kita pun ee beberapa konsep yang kita lagi kembangin memang ng-mix sebenarnya bahwa tadi ee si kompleks olahraga atau si ee area olahraga ini perlu ada pasti tetap ada fasilitas pendukungnya kan. Heeh. Karena si fasilitas pendukung ini bisa saling support sebenarnya dan jadi pembeda sebenarnya gitu di antara yang lain. Maksudnya kalau lu cuman bikin pedal doang gitu ya udah gitu orang tahunya lu main pedal ke sana tapi begitu lu bikin pedal tadi mungkin ada fisioterapi gitu ya maksudnya ya secara top of mind-nya jadi berubah gitu value-nya si lokasi. Nah, ini yang memang lagi coba diramu nih sebenarnya yang cocok nih apa nih? Apakah olahraga dengan kopi atau si olahraga dengan makanan sehat misalnya gitu ya atau ya macam-macamlah. Ini ini yang lagi dicari formula terbaiknya apa ya. Dan menurut gua ee gini mungkin zaman dulu dia konsep-konsep yang olahraga memix dengan keluarga tuh jarang loh. Hampir enggak ada menurut gua. Tapi sekarang kayak konsep yang gini. Dulu golf itu udah image-nya kan eh golf olahraga borjuis dan individual gitu ya. Terus tapi sekarang karena ee udah makin banyak setelah COVID itu driving range menawarkan sesuatu konsep-konsep yang fun gitu. Gue setahu gua mulai kayak ada di PIK tuh yang konsep konsep driving range yang ada games-nya. Iya, driving range-nya ada games-nya. Jadi kayak ya lu bisa family, bisa teman-teman gabung, main olahraga sambil main gitu. Nah, itu mulai berkembang dan ee jadi family juga bisa dilibatkan gitu loh ke situ gitu. Jadi kayak betul sarananya udah makin mendukung ke situ gitu. Jadi kayak ee ya kita bapak-bapak bisa sendiri ada waktunya ya kan. Keluarga juga ada waktunya jadi balance. Benar enggak Mas Nurf Fran benar kan balance jadi gitu gitu. Nah, beberapa industri itu juga akhirnya kan mungkin dengan dengan ee apa namanya? Bisnis saat ini gitu ya. Jadi yang tadinya tadi ada konsep driving range gitu kan. Yang tadinya cuman kepikiran cuman kita sendiri gitu atau teman-teman akhirnya bisa ngajak keluarga gitu kan, ngajak anak juga. Tapi di samping itu juga mereka memp-provide ee mungkin karena needs ya kebutuhan ee mereka memprovide akhirnya ruangan untuk meeting. Gitu kan. ada meeting room. Bahkan di beberapa ee tempat yang besar itu mereka udah mulai ada nih wedding package, kemudian mereka kolaborasi dengan ee mungkin ee apa namanya yang setahu saya di selatan nih ada nih yang kolaborasi dengan Zumba, kemudian dengan ee yoga. Jadi yoga di di tempat driving range-nya gitu, di rumputnya itu tuh gitu kan pagi diblocking dulu gitu. Nah, itu juga ee mulai mulai alah paket-paket seperti itu gitu. Tren sekarang tren ulang tahun juga ya bikin padel di driving range gitu loh. Udah, udah enggak udah enggak aneh. Udah enggak aneh gitu. Terus udah bukan lagi gua mau ulang tahun di kafe gllabud gitu udah enggak. Jadi kayak udah ke arah ya udah sekalian sehat sekalian ya gitu loh ya. Habit jadinya habit. Tapi emang gue tadi yang lu bilang driving range itu jadi keluarga. Iya benar sih. Gua ingat dulu waktunya kayak mungkin beberapa tahun lalu ya. Pertama kali gua nyoba golf itu di drive itu bahkan jelas-jelas ada pelang tulisannya anak berusia gua lupa 3 tahun atau 5 tahun enggak boleh masuk. Boleh masuk. Heeh. Heeh. Cuma setelah tadi ee mungkin ya mungkin si pengelolanya juga aware kali ya. Bahwa ya ini harus jadiadiin tempatnya keluarga gitu. Itu udah enggak ada sekarang. Gua baru inget. Iya. Benar. Benar. Gua baru ingat. Jadi kayak udah lifestyle yang family bisa main gitu. Nah itu kan balik lagi ke market research itu kan ya. Di mana kita bisa ee apa namanya? melihat potensi market gitu kan. Apalagi nih yang bisa dikembangin di ee bisnis ini gitu kan. Jadi ya itu ee balik lagi semua itu balik lagi ke market research. seperti itu. Oke guys, sudah enggak kerasa kita udah hampir 2 jam e ngobrol jadi wah gua pengin banget sih ngobrol pad. Jadi kalau enggak enggak durasi sih kita bisa seharian nih kayaknya. Kan kita ada di grup entar bisa ngobrol. mau join di grupnya enggak? Ada ada grup ini loh, MR loh, Mar. Oke, Novran Angga terima kasih. Thank you banget sudah m-m key. Ee semoga buat teman-teman Pod Friends e dapat inspirasinya dan yang lagi mau bikin padel, mau bikin eh driving range sesuatu yang sport industri atau rumah apa, nah Stellar bisa ee terima servisnya ya. Sol lah. Tuh dia. Oke, guys. Thank you banget. Kita ketemu lagi di lain-lain kesempatan. Ma-m enggak ada yang pulang lagi. Lampu gua tahu nih hujan nih gua rasa nih. Oke, thank you Guys,
