Jungkat

Brand lain wajib Waspada ! Nvidia x MediaTek bikin Mini PC Kwenceng !! DGS Spark Mini Pc (YouTube Video)

  • 30/05/2025

Biar gak gaptek, sini saya ajak ke Komutex. Dan pertama langsung aja kita lihat bootnya Mediatek. Ya udah enggak usah dioprek-oprek. Selamat menonton. Bulu [Musik] ketek. Kalau yang bagian ini AMD sama Snapdragon harus paspadas. Karena Mediatchek ini bikin chipset juga, bikin komputer juga, tapi dia curang. Kenapa curang? Koyokan ya. Jadi dia menggandeng Nvidia untuk bikin super komputer. Jadi bayangin aja kalau biasanya server komputer AI itu gede di ruangan dan butuh area yang dingin, ruang AC yang dingin, sekarang kalian bisa pakai super komputer dari Nvidia dan Mediatchek yang namanya itu DGX Spark. Nah, sekecil itu dia punya RAM 128 GB LPDDR5X plus punya 20 core ya untuk chipsetnya ya. Dan itu big core semua. Enggak ada yang namanya efficiency core, low performance core, enggak ada. Semuanya big core. Dan ini arsitekturnya karena ini collab sama Nvidia ya, jadi dia pakai black well. Kalau kalian asing dengan blackwell, black well itu adalah arsitektur yang dipakai di RTX 50 series juga. Wah, dan bayangin ya laptop kalian yang biasanya klaim-klaim laptop AI, laptop AI itu punya 45 tops atau trillin operation per second. Komputer ini sekecil ini dia punya 1000 tops atau 1000 trillion operation per second. Jadi kalkulasinya per detik dia bisa 1000 triliun. Jadi buat kalian yang mau generatif AI image on cloud itu bisa. Dan kalaupun kalau misalkan nanti dia enggak bisa, bisa dibantu sama NV Link untuk connect ke cloud atau ke device yang lain juga. Gokil sih. Nah, jadi kira-kira segini nih. Cuman setangan dan cakep sih warnanya itu gold. Ini chipsetnya nih. Jadi chipset dari Nvidia yang Blackwell. Dan nanti ke depan ini kan kayak semacam founder edition lah ya. Kalau di RTX ke depan itu bakalan diproduksi juga sama MSI, sama Asus, sama Dell. Wah, tapi Nvidia itu kalau bikin folder edition emang cakep ya. Nah, ini fitur-fiturnya. Jadi, bayangin aja sekarang Nvidia sama Mediatek mainnya keroyokan ya. Nah, kalau yang ini diam 6900 on device ya. Ini udah pernah kita bahas di MWUC pernah juga. Cuman sekarang lebih oke sih ya. Ini adalah salah satu contohnya ya. Dia pakai Oppo Find X8 Pro dengan chipset diam city 9400. Jadi dia bisa memoto objek yang benar-benar bergerak cepat. Set. Dan lihat aja nih hasilnya nih. Enggak ada satu pun yang blur ya. Jadi itu masih satu fitur dari Damel City 9400. Jadi namanya adalah B snapsoot kamera dan fiturnya ada banyak ya di berbagai smartphone sebenarnya. Di Vivo X200 Pro ada AI untuk Super tele di Oppo Findan X8 Pro ada best snapsoot-nya. Fitur selanjutnya ini buat HP konser sih. Jadi HP konsernya itu kalau misalkan kita dikonser kan biasanya kita record itu pasti ada suara-suara yang mengganggu gitu ya. Nah dengan AI audio focus recording-nya ini suara yang mengganggu tadi bakal hilang. Dan tadi saya udah dicobain sih sama engko-engkoko-kokonya tadi ya. Kalau dibilang hilang semua enggak sih. Masih ada suara yang tipis banget. Tapi ke depan mungkin bisa hilang sepenuhnya. Tapi tipis. Tipis banget sih suaranya. Benar-benar tipis. Jadi buat kalian yang suka nonton konser ini fitur yang menarik. Dan ini juga sudah ada di HP nih Vivo X200 Pro ya. Gokil. Jadi bukan di HP demo lagi. Ada ini kayak semacam chat GBT tapi on device. Jadi kita enggak perlu internet. Ini udah ada di HP Oppo Find X8 Pro juga. Nah, ini jadi kalau misalkan kalian bingung mungkin kalian adalah seorang mahasiswa atau pelajar yang butuh soal matematika nih lihat aja tuh. Jadi pertanyaannya, waduh saya enggak bisa matematika lagi ya. Intinya buat yang bisa matematika bisa tulis di kolom komentar lah, ya. Yang biasanya nonton Jeromi Poland. Nah, ini bakal ada reasoning di bawah sini dan answer-nya juga ditulis di sini. Cuman sekali lagi saya enggak jago matematika. Buat kalian yang jago mungkin bisa tahu ya ini jawabannya benar atau enggak. Coba tulis di kolom komentar. Nah, kalau sekarang ada mobil di depan sini karena Mediatek juga ngeluarin di City auto namanya ya. Jadi, ini adalah kayak semacam kokpitnya. Jadi semua program di head unit atau bahasa awamnya itu kokpitnya ya yang ada di bagian tengah tuh itu ada chipset Mediatek yang mengatur semuanya mulai dari ADAS terus juga ada 12 kamera simultaneus terus juga ada connect ke satelit semuanya diatur sama chipsetnya tadi. Nah, chipset ini juga terhubung sama Age to cloud-nya tadi. Jadi dari rumah CCTV sampai mobilnya ini semuanya terhubung jadi satu. Ada AI-nya juga. Cuman dari tadi saya antri enggak dapat-dapat ya. Rame banget. Padahal saya pengin ngerasain duduk dengan coba sini nih. Coba dilihat aja nih. Enggak apaalah ya. Eh sor sekalian ramei-rami. Nah iniwan tuh. Coba lihat dashboard-nya keren banget. W ini namanya nih automotif Ecoockpit CX1. Ini yang flagship-nya ya. Jadi ada beberapa chipset Damin City Auto CX1 ini yang paling flagshipnya tuh extremely highly performance dan lihat aja gambarnya sexd itol bahkan untuk hujannya aja kelihatan enggak sih ada reflek-reflek ada ret racing-nya dan responnya pun juga cepat banget ketika engko-engkonya muter-muter itu. Wah. Jadi ke depan mobil bakalan lebih ramai sih ya. Dan di Indonesia sendiri kalau enggak salah Neta itu udah pakai chipsnya Mediat. Jadi kalau kalian pernah ke Jakarta ya itu ada taksi namanya Neta. Nah itu pakai Diam City Auto. Ini ada juga namanya next gen Genio with GAI ya. Ini pakai Mediatch Genio. Jadi dia kayak semacam recognition. Jadi kalau misalkan saya tampil di sini tuh di pojok kirinya itu ada tulisan perset. Ari juga ada tulisan perset. Coba ya kita tes kalau misalkan botol. Kameranya di mana? Oh ini tuh ada tulisannya di kiri ya buttle. Dan kalau misalkan jam coba jam bisa deteksi enggak? Wah jam belum bisa ya? Belum bisa ternyata kalau smartphone. Wah cellphone bisa. Ini juga salah satu kesatuan dari H2 Cloud tadi ya. Jadi Mediatch juga bikin drone namanya Quanta D70 Drone. Dia bisa tahu berapa kadar air yang harus disiram. Terus terus rumput ini dia rusak atau enggak, dia bisa tahu semua tuh canggih. Jadi benar-benar autopilot enggak usah digerakin udah bisa. Terus next di sebelahnya juga enggak kalah menarik. Ini ada namanya two wheel smart cluster. Mirip-mirip kayak Diamond City Auto. Tapi kalau tadi di mobil ini buat di motor. Karena di Cina dan juga Taiwan ini kalau saya lihat emang banyak motor listrik ya. Dan motor listrik dashboard-nya atau klusternya itu emang semuanya canggih-canggih kayak gini. Jadi enggak ada kluster analog kayak motor kalian yang harus di enggak bisa hand starter yang harus diengkol itu beda ya. Di sini semuanya udah serban digital. Selain chipset dan utomasi AI, si Mediatek juga bikin ini panel TV yang saya kira TV online oleh di rumah saya itu udah bagus, tapi ternyata ada yang lebih bagus. Jadi MediaTek ini pakai Columbia algoritm TV ini yang tengah ini ya, yang punya Mediatek ya, dia punya 15.000 titik dan titik-titik itu tadi dia munculin warna secara individual. Jadi contohnya kalau misalkan warnanya sekarang biru, lampu yang dia ada di belakang layarnya itu bakal muncul warna biru juga. Nah, buat visual Mediatch juga kasih perbandingan ini adalah OLED. Ini olet yang biasanya di rumah saya. Dan lihat aja bedanya tuh lebih pekat hitamnya, warnanya juga lebih bright. Seolah-olah detailnya tuh juga lebih cakep gitu. Tuh, warna kuningnya juga lebih fibrant, lebih natural dibandingkan dengan OLED dan juga mini LED yang ada di sebelah sana. Nah, ini yang paling saya suka sih karena saya tadi udah lihat keyote-nya Mediatek. Jadi projjectnya dia itu dia bakalan bikin kayak semuanya serba AI mulai dari rumah, device, dan juga mobil itu satu kesatuan namanya Age to Cloud ya. Jadi mulai dari AID ke cloud itu semuanya serba AI dikoneksikan jadi satu. Ibaratnya gampangnya kalau kalian pernah nonton filmnya Iron Man di mana Stony Struck itu nyuruh-nyuruh Jarvis hanya dengan voice control. Nah, ke depan bakalan kayak gitu. Ini salah satu demonya yang udah memenangkan Comutex Taipe kategori Award-nya itu 5 genen AI Getaway. Ya, ini getaway. Jadi pintu masuknya dulu. Nah, sistemnya biasanya kan kita di rumah itu ada tukang paket ya. Tukang paket itu kan pasti bawa kayak gini. Nah, ini gambarnya kayak gini nih. Contohnya nanti bakalan ada CCTV yang ada motion sensornya terus dia bakalan scan barcode-nya. Jadi CCTV-nya bakal scan barcode di sini gunanya apa? Jadi CCTV ini kayak ibaratnya punya otak, dia bisa mikir gitu. Nah, ini contohnya kalau misalkan paket kita datang, kita tinggal uh ini karena terlalu banyak beli paket ya kayak istri saya. Saya tuh kalau di rumah bayar COD itu banyak banget. Tiba-tiba bayar COD, bayar COD banyak banget. Padahal saya enggak ngerasa beli. Nah, saya tinggal pencet aja nih what watch what's in the package. Nah, jadi paketnya apa? Dia bisa langsung tahu tuh. Karena kan ada tracking number-nya ya, kayak semacam shippingnya juga. Jadi, oh ini paketnya ini berarti punyanya istri saya ini. Kebetulan ini moisturizing cream ya. Terus kalau misalkan saya mau lihat harganya berapa. Nah, jadi saya bisa tahu istri saya ngabisin uang saya berapa ya. tuh 800 mahal juga ya gila gila okelah jadi itu tadi adalah beberapa highlight di bootnya Mediatek yang kesimpulannya ya Mediatek ternyata bukan cuma bisa bikin Hiu G99 yang biasanya kalian ledekin karena sebenarnya banyak ya produk-produknya Mediatch mulai dari TV city auto sampai AI untuk rumah sama mobil semuanya ada bahkan sampai drone bisa diatur juga ada. Cuman memang kalau ditanya apakah masuk Indonesia kayaknya banyak yang belum ya. Yang masuk itu Diamond City Auto, tapi itu di produknya Neta. Ya, semoga ke depan MediaTek bisa bikin produk yang lebih bagus lah karena katanya bakalan ada diam city 9400 plus juga yang itu juga lebih powerful dan ke depan juga bakalan bikin chipset 2 nanm. Jadi, good lal lah ya buat Mediatch. Sebenarnya ada banyak produknya di sini cuman secara visual susah karena produknya itu kayak semacam 5G bandwid. Jadi secara visualnya saya menjelaskannya susah. Jadi mungkin cukup itu aja sayik and see you on the next video.

Lihat di YouTube