BRAND MEWAH DARI CHERY: LEPAS L8 (YouTube Video)
Jadi Cherry itu baru aja meluncurkan sebuah brand baru namanya [Musik] Lipes lepas artinya lip and passion dan katanya mobil ini terinspirasi dari leopard ya sekilas kalau kita lihat pertama kali tampak depannya jerry banget. Iya, ini kayak 38 ya, tapi lebih pipih. Dan 38 yang facelift itu nyambung juga bagian sininya ya, tapi karena dia itu menyasar ee segmen yang lebih muda ya kan dan ee di atasnya 38 gitu ya. Jadi bisa kita lihat lekukan-lekukannya itu ada mirip-miripnya sama Porsche ya, terutama ni bagian sini nih. Tuh ini tuh ya mahal nih rasanya nih. Porsche banget. Jadi kalau dari belakang ini mirip kayak Porsche makan. Weh, tapi tetap ada tulisannya lepas ya. Sebenarnya kalau gua tanya waktu launching brand, gua tanya ke orang-orang yang luar negeri gitu ya. Kan ini media semuanya dari internasional ya, bukan e media lokal gitu ya. Pas dia ngomong Lipes, gimana pendapat tentang namanya? Menurut mereka tuh namanya bagus. Masuk Indonesia nama Lepas juga lucu sih. Jadi nanti pasti waktu lagi launching gitu ya keluar harga lepas melepas harga dengan harga sekiar gitu. Dan kalau kita lihat ya, dia kan segmennya lebih ke atas. Jadi, e enggak sampai ke Lexus sih, tapi di atasnya Cherity Go biasa. Jadi, harganya pasti akan lebih mahal dan kelengkapannya juga lebih bagus. Bahkan katanya dia bisa parkir sendiri. Nah, cuma enggak tahu yang masuk ke Indonesia nanti kalau misalkan masuk bisa parkir sendiri apa enggak. Nah, ciri kasih dari lepas dia punya mata leopard kalau malam. Jadi garis ada V-nya di bagian sini ketekuk ya baru seperti ini. Terlihat keren ya kalau dilihat langsung tuh karena dia lebih rendah dan jarak antara ban ke kap mesin itu fendernya lebih tipis gitu ya dibanding 38. Emang kelihatannya lebih sporty dan dinamis. Dan grillnya ini sebenarnya yang menurut gua masih kelihatan cherry tigonya gitu loh. Kalau misalkan dia grill yang enggak seperti ini dalamnya yang model-model ee bintang-bintang bukan bintang sih apa namanya diamond-diamond gini ya itu mungkin kelihatan kayak mobil ee lain. Dan logo lepasnya sendiri ya ini tuh kayak ada ovalnya punyanya cerry gitu. Jadi mungkin kalau misalkan grillnya ini dibikin berbeda dengan cherry yang kita kenal ya, ini kelihatannya kayak brand lain. Nah, kalau ini masih ada kelihatan nafas cerinya terutama di bagian grill. Lampunya dia di bagian bawah seperti ini ya. Ada tulisannya light pure vision ada atas sama bawah. Dan lampunya semuanya sudah full projector. Tapi ininya keren sih. Gua suka nih. Dan semua model lipas mulai dari E L4, L6, L itu semuanya sama. Logo ini juga berfungsi sebagai radar dan di atas dia juga sudah punya kamera buat Adas. Nah, dia ini ditujukan buat pasar ee internasional sebenarnya, bukan buat Cina. Makanya kalau misalkan di Tyokok itu biasanya rata-rata tuh mobil dia punya banyak kamera. Ada kamera di sini. Terus ini apa ini? Oh, ini kamera juga. Ini kamera lagi. Biasanya buat ee autonomous driving dan ada tongolannya di atas buat liidarnya. Kalau ini enggak ada karena buat pasar internasional. Dan lihat pintunya, handel-nya bukanya seperti ini ya. Jadi sebenarnya dia masih manual, belum yang digital. Dan gua lebih suka yang kayak gini sih dibanding yang kebuka otomatis gitu ya. Kalau yang kayak gini tuh masih ada rasa mekanikalnya. Enak ya. Bodinya juga tebal ya seperti mobil ceri-ci pada umumnya. Dan pilar C-nya tuh dia dibikin lebih landai. Kalau TIGO itu dibikin lebih tegak dia. Nah, di atas ada antena dan atapnya itu black top kaca ya. Kacanya kurang lebih dia panoramic sunroof ya. Dan di bagian belakang sini ini kayak ada tempat buat kamera tapi enggak dijadiin kamera ya. Mungkin ada varian yang pakai e spion belakang pakai kamera dan desain Hus stop lamp-nya itu lebih manis ya. Lampunya seperti biasa C itu selalu detail. Jadi dalam-dalamnya itu bagus ya. Dan di sini ada sedikit tempat buat masukin tangan buat ngebuka bagasinya. Dia cukup besar tapi bibirnya tuh cukup tinggi. Jadi kalau buat masukin barang kita harus agak sedikit naik. Sama kita dapat bagasi di bawah yang cukup besar itu storage-nya enggak terlalu dalam. Ini bisa kita buka ya. Kalau dibuka kita bisa lihat di bawahnya tuh ada inverternya buat plugin hybrid-nya. Jadi baterainya dia tetap ada di bawah bukan ditaruh di belakang tapi inverternya ada di bagian sini. Terus di sebelah sininya itu ada aki ya. Jadi akinya gak ditaruh di kap mesin depan karena e plugin hybrid itu biasanya emang penuh. Kayaknya tahun ini Cherry itu benar-benar galakin plugin hybridnya ya. Hampir semua mobil itu pakai plugin hybrid. Ada yang 1500 cc sama 2000. Kalau yang 39 itu pakai yang 2000 cc. Nah, terus kalau kita lihat bagian sini nih gua suka nih dia ada colokan listriknya tapi ini buat pasar Cina ya. Jadi colokannya seperti ini. Kalau buat Indonesia mungkin dia akan normal-normal aja seperti colokan yang kita punya. Oke, kita tutup. Dan seperti biasa sudah pakai electric power back door. Harus dong. Dan ini ada logo L di bagian sininya. Suspensinya untuk yang bagian belakang dia sudah pakai independent multilink dan ukuran bannya juga cukup besar 23550 R19. Dan bawahnya dia pakai Kumho Extra PS71. Jadi, e katanya ini mesinnya karena ini mobil tes car ya. Eh, ini bukan untuk di display karena agak sedikit messi katanya agak sedikit berantakan. Tapi ini rapi loh. Mungkin nanti untuk yang versi produksi massalnya nanti akan dikasih cover. Tapi untuk power train kurang lebih dia sama seperti Tigo 8 CSH ceri super hybrid yang akan meluncur di Indonesia bentar lagi atau jangan-jangan pas video ini keluar udah ada tuh mobilnya. Figur tenaganya kurang lebih seperti ini. Dan untuk figur range-nya kalau misalkan pakai mode EV-nya itu kurang lebih e sampai 100 km. Itu kalau misalkan pakai yang NDC dan 80 km kalau pakai yang WRTP. Oke, sekarang kita masuk ke dalam interiornya. Aduh, enak dingin. Kita dinginin lagi. Wah, kursi pendinginnya juga udah dinyalain ya. Oke, 17 dong. Lah, ada kursi pijetnya. Ada kursi pijetnya. Ini belum gua ngapa-apain ya. Baru masuk langsung ada kursi pijetnya dan eh pendingin kursi nyala. Nah, dia ada fragrance juga. Jadi, dia punya parfum ya. Kita bisa pilih ada tiga di sini. Bisa dark charming air. Ini apa nih yang ini beli apa sih yang ini? Kok enggak ada? Gak ada tulisannya nih. Dark. Yang ini enggak ada tulisannya. Coba kita cobain yang dark tempestation. Gimana, Sen? Baunya, Sen? Kayak bau parfum apa? Gua enggak begitu ngerti parfum sih. Tapi kalau kalian pengin tahu di mana parfumnya ada di bagian bawah sini. Nah, seperti ini dia bentuknya. Hm. Wangi layarnya dia tuh dibikin vertikal seperti ini, ya. Dan kalau kita duduknya itu pas seperti ini ya, itu dipegang tuh gampang ya. Kita enggak perlu maju begini ya, sambil duduk santai bisa sambil pencet-pencet. Nah, terus home-nya itu gini aja. Navigation, Bluetooth Music. Kemarin gua udah coba dan dia bisa pakai Android Auto. Nah, di sebelahnya sini ada oh ada aplikasi tapi cuma angami NAP sama sistem clean ya. Oh, ada. Geser lagi. Alkiblah media phone vehicle center. Oke. Weather application management ota. Dia berarti bisa di-update over the air, personal center, parking assist. Dan seperti yang gua bilang tadi, dia bisa parkir otomatis navigasi. Nah, kita coba buka kibla. Kita coba buka kiblat ya. Please keep your vehicle in motion. Harus jalan berarti ya, biar tahu arahnya ke mana. Ini utaranya bisa pas begitu ya. Oke, terus Android Autonya juga sudah wireless. Kita masuk ke setting di sini ada quick control. Nah, gambarnya masih jau. Kayaknya ini software-nya masih sama ya karena ini masih eh preproduction model yang seperti bilang tadi. Vehicle setting, driver assistant, connect, sound, voice, display, system, ada banyak sekali. Wih, into the future. Jadi kalau kita cobain audionya dia tuh kurang lebih kayak 38 tapi yang Pro Max. Yang premium sama Pro max itu beda. 38 Premium itu dia enggak ada subwoover gedenya. Tapi yang eh Pro Max dia ada. Jadi suaranya tuh meskipun sama-sama Sony itu beda. Dan audio ini harusnya juga pakai Sony, tapi yang unit yang ini tuh Sony-nya enggak ada. Berarti beda trim dia. Ya, gue sebenarnya penasaran di mana tempat buat ngatur kursi pijetnya. Karena ada tadi waktu masuk dia langsung mijet gitu loh ya. Cuma tiba-tiba hilang. Kayaknya emang software-nya masih ee belum fix ya. Terus di sini ada untuk sound ya. Nah, di sini ada tombol yang pertama sebelah kiri ini untuk temperatur. Untuk tombol AC, auto, ya. Ini ada hazard. Terus ini bisa diputar-putar kah? Oh, mode ada eco normal dan sport ya. Masih Jaqu loh gambarnya. Terus di sini ada buat defoger depan sama belakang dan ini untuk AC-nya ya. Nah, kurang lebih seperti itu. Kemudian di sini kita bisa ngecas secara wireless charging HP kita maksimum 50 watt dan ada kipasnya biar mendinginkan. Nah, cup holder ada dua. Nah, bagian sini ini kayak kuncinya 38 biasa ya. Sama ada oh cooler box-nya juga ada nih buat pendingin sama ada gunting. Nah, kenapa ada gunting ya? Kita buka. Nah. Nah, udah soft opening ya dan dia ada light race-nya buat kita tiduran di dalam mobil ya. Build quality-nya bagus, e solid dan rasa interiornya menurut gua ini interiornya lebih mewah sih dibanding 38 ya. Gua suka e padu padannya pas ya. Hijaunya juga enggak nor ya. Ini juga head unitnya floating-nya bagus. Di belakang sini bisa eh ada tempat nyimpan barang nih. Bisa naruh barang di sini bisa enggak ya? Yang sini enggak bisa nih. Speedometernya simpel. Dia cuma kotak begini aja. Dan gambarnya ini masih 38 ya. Karena pre production model. Setirnya memang yang digunakan tuh seperti ini. Dan kalau kita lihat sebenarnya ini adalah setir yang digunakan juga di Omoda 7 ya. Yang gua suka dari ST ini bagian sininya tuh lihat deh ke sini Sen. Dia tuh floating loh di bagian sininya nih. Tuh jadi dia tembus nih. Bagus. Ini untuk adaptive cruise control-nya yang sebelah kanan ini untuk mengatur audio ya. Oh, bisa buat ngatur ini juga nih. Tuh informasi di sebelah. Bagus sih. Kemudian untuk wiper dan lampu sein dia ada di sini ya. Terus untuk switch drive-nya transmisinya ada di sini PRND tapi dia enggak ada manual modenya dan enggak ada pedle shifternya ya. Nah, di bagian sini ada untuk mengatur lampu ya sama buat buka bensin. Nah, kemudian kalau kita lihat door trim-nya ini tuh ada rasa-rasa Mercedes-Benz S Class ya kayak gini ya sampai ke sini. Dan ini juga dibikin floating kayak MercedesBenz. Bagus sih ya. Dan ini build quality-nya ini padahal pruction model loh, bukan model yang sudah dijual ya. Tapi udah sebagus ini ya. Tombol-tombolnya juga bagus dan lihat nih ada pengatur buat spion. Iya, gua e suka sebel sama mobil-mobil zaman sekarang yang spionnya itu harus diatur menggunakan touch screen. Ini masih ada tombol fisiknya dan ini tombol fisiknya baru ya. Artinya gua enggak nemuin di mobil cherry yang lain ini. Eh, tombol-tombolnya itu bukan tombol-tombol lama terus ditaruh di mobil yang baru. Ini benar-benar tombol yang baru. Mungkin nanti mobil-mobil cari ke depannya juga pakai e model power window kayak gini panelnya. Nice. Ada tempat Oh, penyimpanannya ada di sini. Nah, sama pedal-pedalnya kurang lebih seperti ini. Nice. Ini dibanding 38 ini terasa naik ya. Mungkin ini adalah e cherry yang paling bagus interior pernah gua masukin selain exit dan look seat. Sekarang kita ke belakang yuk. Di atas dia ada ini ya, lampu sama kaca. Kacanya panjang banget sunfisernya nih. Terus di bagian sini ini panelnya mirip 38 yang terbaru buat buka e shanya. Cuma enggak usah kita buka, panas. Ini buat sunroof. Ini bagian sini kosong mungkin buat SOS ya. Nah, sama lampunya di bagian sini loh. Oh, belum. Ini masih preoduction model nih, belum ada tombolnya ya. Cara matinya gimana? Enggak ada. Sama di sini itu ada rear viiew mirror tapi dia masih yang manual. Harusnya mungkin yang masuk nanti dia sudah pakai yang ee auto diming ya. Di tengah sini dia punya speaker senternya ya. Ah, sekarang kita ke bagian belakangnya ya. Aduh enak ditutup langsung adem. Panas banget di luar hari ini ya. Tapi ini cuacanya lagi lucu. Jadi anginnya dingin nih. Tapi di luar tuh mataharinya terik banget gitu. Dan door trim-nya itu enggak mengalami penurunan kualitas. Masih sama bagusnya ya. Intinya sama. Ada ini nih bedanya sama yang depan. Jadi kalau misalkan kita ee buka pintu ada mobil lewat atau motor lewat di samping dia ngasih warning nih. Nah sama dia juga punya twitter, punya speaker di bagian belakang ya. Bagian handle pintunya juga bagus ya. Power window-nya udah all auto semua ya. Ini juga gede ya tempatnya ya. Jadi buat kita naruh tangan tuh enak. Sama kita juga dapat ini. Nah, amres. Nah, biasanya cerry itu ya kalau bikin kursi belakang itu lumayan rebah dan ini bagian Oh, masih bisa direbahin lagi dikit. Aduh, enak ya. AC dia ada di sini nih. Tapi enggak bisa diatur e berapa kecepatannya. Jadi ikut sama yang depan. Ada colokan USB dan USBC buat ngecas HP dan HP-nya taruh sini nih. Ini ada powerbank siapa nih ya? Dan sebelah kanan sini kita dapat nah meja. Dan mejanya ini mewah loh. Dikasih lapisan kulit sintetis juga ya. Ditutup pun juga kokoh loh ya. Sama di sini tempat penyimpanan ya. Ee ini warnanya bagus ya. Sama buat isofix-nya. Dia bisa dibuka tutup gini loh. Ini gua baru nemu nih yang kayak gini nih. Biasanya kan dibiarin kebuka gitu lubang ya. Ini dikasih buka tutup biar kelihatan bagus. Oke, rapi sekali nih mobil. Cuma masalahnya ya gua menunggu nanti kita dapat test drive enggak. Kalau misalkan dapat test drive kita bisa ngomongin impresinya. Tapi kalau misalkan ternyata kita enggak bisa, ya udah videonya cuma sampai sini aja. Tapi ya menurut gua ya ini mobil lepas R8 kan emang di ee setting harganya di atas 38 di atasnya cerry. Kalau memang e kita dapetin package kayak gini gitu ya, ini sih layak sih. Tutup pintunya aja udah berasa ini mobil mewah loh kayak kita nutup Lexus atau sejenisnya dan kalau misalkan fiturnya lebih lengkap lagi ini sih kayaknya menarik untuk dimilikin. Jadi itu aja video kita tentang Lepas L8 ya. Semoga mobil ini akan masuk Indonesia. Karena kalau misalkan kalian pengen cari mobil yang di atasnya C 38 tapi tetap irit, harga terjangkau, ya. Dalamnya sih gua suka banget ya. Ee rasanya udah seperti mobil yang kelasnya ee mirip-mirip kayak ke Lexus MercedesBenz. Cuma tinggal eksteriornya aja menurut gua harusnya dibikin lebih mahal sedikit lagi, terutama dari grillnya ya. Ya udah, itu aja mungkin video kita tentang Lepas R8. Semoga mobil ini bisa masuk ke Indonesia dan kita bisa coba langsung untuk yang masuk ke Indonesia itu seperti apa rasanya dan berapa sih harganya. Nah, ini pertanyaan lucu nih. Kalau kalian jadi cerry terus masukin brand lepas ke Indonesia, kira-kira tagline-nya apa? Enggak mungkin kan? Lepaskan Radit. Coba komen di bawah.
