BRAND Yang GAK Pernah Stop SEDEKAH! TECNO Camon 40 Pro 5G (YouTube Video)
Oke, ini HP R jutaan tekno yang katanya punya kamera terbaik di kelasnya. Apa benar? Terus kalau kita bandingin tipis sama X7 Pro mana yang lebih baik? Yang gua suka dan komplainnya apa aja? Dan terakhir daya tahan baterai saat gua bawa keluar HP ini awet enggak? Yuk, kita bahas. Tapi sebelumnya gua mau share impresi gua bentar tentang HP ini. Yang desainnya sih cakep ya. Gua suka nih. Beda aja dari HP kebanyakan. Apalagi di area kameranya ada tonjolan gitu yang kayak berseni aja. Cuma emang efek sampingnya kalau HP-nya ditidurin di permukaan rata jadi goyang-goyang. Buat yang suka pakai HP pas lagi telentang gini bakal enggak nyaman. Terus material HP ini dari plastik ya, mau back ataupun frame-nya. Tapi feel genggamnya cukup solid loh. Kayak padat aja gitu, enggak ada kopong-kopong plastik. Cuma buat gua emang ini HP ketipisan sih. Jadi kalau pegang enggak benar-benar bisa keselip dan jatuh. Saking tipisnya, tombol-tombolnya juga segaris doang. Jadi, kurang puas sih pencetnya. Cuma ini bukan komplain sih, mungkin lebih kebutuh waktu aja buat dibiasain. Dan kalau gua lihat di sini yang spesial, dia ada tombol tambahan di sebelah kiri yang namanya one tab. Dan ini tombol yang sama yang ada di varian non pro-nya yang mana kita tahan tombolnya buat manggil AI assistant-nya si Ella yang gua bakal ngulik lagi nanti lebih lanjut sama pencet dua kali buat buka kamera dan ini bisa diganti ya sama tombol-tombolnya atau kita bisa tentuin sendiri buka app di HP. Habis itu buat bagian depannya punya layar curve yang buat gua sih kece dan udah dapat screen protektor bawaan. Overall HP ini sih cakep ya. Gua suka sama desainnya. Dan satu lagi, varian Pro ini sekarang udah enggak bisa tambah micro SD kalau kalian lihat di short SIM card-nya ini. Nah, sebelum kita bawa keluar HP ini buat tes kamera, mari senggol spesifikasinya dulu yang lengkapnya kalian bisa langsung lihat aja di layar. Paling yang pengen gua kepoin perbedaan sama varian nonc-nya apa aja? Yang pertama dari sisi chipset pakai diamond City 7.300 Ultimate yang dapat skor antu tuh di 680.000-an Wan dan kalau dibandingin sama G100 Ultimate selisih 430.000-an. Peningkatannya lumayan tinggi loh, naik hampir 50%. Terus chipset 7300 ini juga udah support 5G ya yang mana di G100 masih 4G dan buat layarnya mirip-mirip sama-sama 6,78 inch AMOLED dengan refresh rate yang meningkat dikit di 144. Tapi perlu diingat 144 ini tercapai untuk FF tertentu aja ya. Selebihnya bakal di 120. Dan lanjut buat baterai, charging, dan kamera sama ya, yang mana lensa utamanya pakai sensor LT 700C. Yang mana sensor ini cukup spesial karena ukurannya yang termakud gede di harga Rp3 jutaan. Perlu diingat, semakin gede ukuran sensornya, maka semakin baik kualitas gambar yang dihasilin. Sebagai konteks nih, ukuran sensor HP ini itu ada di 1/1,56 inch. di mana buat Poco X7 Pro itu punya ukuran sensor yang lebih kecil di 1/1,95 inch yang pakai AMX 882. Tapi, Bang 1,95 kan lebih gede dari 1,56. Iya benar kalau lihat angka bawahnya aja. Tapi ini kan ada 1 per di atas. Jadi 1 / 1,59 itu sekitar 0,64. Sedangkan 1 / 1,95 adalah 0,51. Jadi lebih gede yang 1/1,56. Terus untuk HP-HP lain dengan ukuran yang sama, di antaranya ada Samsung A56, terus Xiaomi 14T, bahkan S25 reguler. Sadis ya. Enggak kebayang sih buat adiknya yang non pro pakai sensor sama di harga R jutaan sih emang gila Tekno. Cuma ingat ini berdasarkan ukuran sensor doang. Masih banyak lagi faktor-faktor penentu bagus atau enggaknya kualitas foto video. Terus biar ada gambaran nanti kita bandingin TV sama Poco X7 Pro ya. B, guys, kalau kalian suka gua bahas HP-HP dari Tekno dan saudara-saudaranya, boleh kasih tahu gua dengan like video ini ya. Kalau rame gua bakal incer terus. Thank you. Lanjut untuk ultrawide-nya sama sih, terus ketambahan flicker sensor dan selfie-nya secara resolusi meningkat dan ada autofokusnya juga. Habis itu vibration mantap, empuk, dan cukup solid getarannya. Cuma enggak tahu deh di 40 regulernya gimana. Terus IP rating-nya upgrade ya, tapi sekarang udah enggak support micro SD. Udah sih, itu aja kayaknya. Kalau ada yang kurang, boleh tolong tambahin di komen. Oke, guys. Sekarang saatnya mari kita langsung cobain HP ini ke luar lapangan. Lapangan yang yang dimikirannya sih bagus juga loh. Tuh, cuman kalau emang cahaya sumber cahayanya di situ ya jadi putih semua. Tapi selebihnya mantap tuh, Guys. Oh, ya. Sampai lupa kasih tahu kalau HP ini juga dapat cas bawaan ya. Ya, menurut gua cukup niat bikinnya. Ada ngikutin lengkungan bodinya, terus bagian sini bermaterial kayak leather gitu jadi lebih keset. Walaupun secara proteksi enggak terlalu maksimal juga karena dia tipe yang tipis. Dan buat kalian yang kepo AUD-nya bisa nyala terus atau enggak, sayangnya enggak bisa ya. Masih dibatasin 5 detik aja. Thank you to. Thank you ya. Oke, guys. Jadi, gua mau ambil paspor dulu buat Nyonya sama bocil bentar ya. 2 hours. Oke, beres juga urusan di Kedubes Indonesianya. Dan ini dia untuk lensa belakang White resolusi 4K30 yang detailnya cukup baik dengan bokai natural di background yang mantap. Cuman gua berasa ada sedikit gedutan [Musik] sih. Terus lanjut gua cobain ultrawide 1080 P30 yang punya jarak pandang lebih luas. untuk gambarnya lebih soft dan sebenarnya ini masih bisa dimaklumi. Nah, ultrawide HP ini bisa shoot dengan resolusi 2K30 ya. Punya jarak pandang yang lebih luas lagi tapi stabilisasinya enggak jalan jadi enggak cocok kalau dibuat sambil gerak [Tepuk tangan] gini. Oke, sekarang kita cobain pakai maps di 91%. yang bisa dibilang untuk tingkat kecerahannya cukup oke sih dengan kondisi outdoor yang lumayan terang dan layarnya masih cukup jelas kelihatan di sini. Terus buat yang kepo saat recording HP ini bisa pindah liatnya ke ultrawide ya cuman terbatas nih 1080p 30 aja. Hmm. Tapi fokusnya kayak nyangkut atau telat gitu. Cuma yang gua demen dia ada autofokus sih. Jadi bulu-bulu monet di tangan gua ini bisa jelas terlihat. Gua kurang tahu ya lambatnya autofokus ini bisa diatur atau enggak lewat update software. Tapi susah juga kalau mau komplain karena harga segini punya ultrawide auto focus kayaknya jarang deh atau malah enggak ada. Gil lihat tuh detail di lensa white-nya mantap banget ya. Sampai pori-pori celana gua masih jelas. Oke, Guys. Jadi, kita nyampe juga di Gardens By the Bay mau nungguin si Nyonya sama si Dede. Next, mari kita bandingin tipis-tipis dulu sama Poco X7 Pro yang singkat aja. Kalau untuk foto di lensa utama terbukti ya tekno punya gambar yang lebih baik, bisa lebih menyerap cahaya dibanding Poco yang sedikit lebih gelap. Cuma buat ultra wide kebalikan. Poco cenderung lebih gelap dengan detail yang mirip-mirip sih. Untuk selfie-nya juga sama, secara kualitas mirip-mirip di antara kedua HP ini sampai detail muka gua juga susah buat dibedain. Untuk video lensa white sedikit lebih baik di Poco. Shadow atau area gelap di pohon bisa lebih jelas terlihat dengan karakter warna yang mirip-mirip sih. Cuman di kondisi lain Poco bisa punya saturasi yang lebih tinggi. Terus kalau gua zoom mentok di 10 kali untuk tekno dan en kali di Poco. Cuman kalau disamain di enam kali detailnya sedikit lebih baik di Poco enggak sih? Habis itu buat ultrawide sama kayak foto cenderung lebih gelap ya di tekno. Tapi perlu diingat tekno punya autofokus sedangkan Poco enggak ada. Terakhir buat selfie, gua cukup salf sama muka gua yang lebih ganteng di tekno. Dan setelah gua cek, ternyata AI beauty-nya nyala ya pas gua tes ini. Cuman di sisi lain untuk dinamiknya sama-sama baik sih. Dan lagi-lagi tekno punya autofokus yang enggak di pununya Poco bisa lihat tuh fokus di kuping gua yang cukup on point dengan background ngeblurnya. By the way, guys, ada satu yang gua notice kalau UIC Highos 15 ini sekarang lebih enak dilihat enggak sih? Karena dari yang gua ingat pas gua review Tekno Park 20 Pro lalu, UI-nya itu lumayan kaku ya. Yang sekarang itu udah lumayan banyak melengkung-melengkungnya. Entah di icon conttrol panel sampai menu setting jadi lebih nyaman aja dilihat. Wow, ada pesawat jet. Kita zoom sampai 10 kali su B. update dulu sejenak, Guys. Sekarang jam 0.30 dan baterai ada di 75% yang sot-nya dapat di 2 jam 5 menit. Hmm, jadi penasaran di akhir nanti bakal dapat total sot berapa ya? By the way kayaknya krim protectornya dia ini dari ini ya, hydrogel ya, habis lengket gitu, Guys. Kalian lihat tuh lumayan nempel ya. Jadi buat yang gak tahu, ini adalah Marina Baraj, Guys. Isinya rumput-rumputan. Terus kalian bisa lihat di sini dynamic R selfie benar-benar berjalan dengan baik. Dari yang putih gini tiba-tiba disulap jadi Iy tired ya very far ya. Today is mother's day. Yes, today is Mother's Day. Got Games. God games. Yes. Can I take picture of you? Terus di sini ada satu fitur keren sih, Guys. Namanya Flash Snap. Jadi dia bisa tangkap foto dengan pergerakan yang cepat, terus bisa otomatis take gambar sendiri kalau kita nyalain auto capture-nya. Buat hasilnya keren sih. Udah kayak terbang aja si bocil. Dan izinkanlah gua pamer ilmu sejenak yang sempat belajar solim walaupun di do. Oke, Guys. Ada satu lagi yang pengin gua tunjukin ke kalian. Kalau HP ini untuk videonya dia bisa ada kayak video cinematick gitu ya, yang belakangnya Caranya coba gua skin recording dulu deh. Tinggal pencet icon F di sini terus sentuin deh mau sebok apa. Pemisahan objek sama background-nya udah oke ya. Cuma kalau ada rambut tipis-tipis kena blur juga. Untuk cara kerjanya dia mesti nge-detect muka dulu. Jadi kalau membelakangi enggak bakal jalan. Jujur gua masih aneh sih, HP R jutaan bisa punya fitur kayak gini dengan hasil yang cukup Oke, guys, kita update dulu. Sekarang udah mau jam . Baterai ada di 59%. Kita lihat sot-nya berapa ya. 3 jam. Oh ya, foto portretnya juga gak bisa dianggap remeh. Semua lagi-lagi karena lensa utamanya yang mantap. Sama ini ada beberapa foto portret lagi dari tempat sebelumnya. Keren ya. Oke, udah mulai low light nih, Guys. Bentar lagi mungkin kita makan dulu. Habis itu pas keluar-keluar udah gelap baru kita tes low light kamera HP ini. Emang kayak fitur ya HP ini. Sampai ada dual video juga yang pas lagi recording bisa kita pindahin letak video keduanya. Satu, satu. Pa. Kalau ngomongin AI di HP ini isinya seabrak banget ya, Guys. Kalian bisa lihat nih banyak banget mulai dari yang di galeri, e eraser, extender, buat writing, terus bisa sketch to image juga. Jadi kita coret-coret di AI Note-nya, terus nanti bisa nge-generate gambar sendiri, terus ada recording summary, wallpaper generator, ada circle to search, macam-macam deh. Terus sampai dia juga punya AI assistant sendiri loh. Dan assistent dan AI assistant-nya itu dia juga kita bisa suruh-suruh loh. Misalnya kita lagi buka gambar, remove the people from the image. Wednesday weekend. Cuma ya emang kadang-kadang suka enggak akurat sih. Remove the kid from the image. Malah dihilangin semua. Padahal gua minta hilangin bocil doang. Ya begitulah. Masih belum terlalu akurat. Tapi sudah menuju ke sana lah. Pelan-pelan gua rasa Aanya makin pintar sih. Dan assisannya ini kalau gua lihat mirip kayak Infinix Note 50 Pro Plus kemarin. Berbasis dipsik juga cuman beda nama di sana vol. Gua sempat cobain sambil bawa jalan-jalan HP itu. Kalau belum nonton cus ke sana.ukuk. Terus kalau dirasa gambarnya terlalu gelap bisa cobain super night mode. Lumayan ngebantu sih. Apalagi pas di foto selfie gua ini. Dan ini dia penampakan video selfie-nya. Kalau gelap noise-nya cukup berasa tapi sebenarnya bisa diakalin pakai lensa belakangnya aja. Jauh lebih kinclong. Habis itu gua balik ke rumah dengan baterai sisa di 38% yang dapat sot hampir 5 jam. Bisa dibilang awet sih, apalagi pakai kameranya sampai 2 jam sendiri tuh. Mungkin kalau pakai full bisa tembus SOT 7 sampai 8 jam. Awet sih ini. Btw, Guys, buat kalian yang masih haus sama footage-fotage dari HP ini, gua bakal bikin satu video terpisah khusus membership kayak yang udah gua lakuin sama Pixel 9A, Infinite Note 50 Pro Plus, dan Vivo X2 Ultra. Jadi kalau minat chus membership sekalian buat support channel ini ya. Thank you. HP ini punya tiga warna ya, ada hijau, hitem, sama putih. Yang masing-masing punya nama kerennya sendiri tuh. Dan buat varian cuman ada satu, 8+ 256 seharga Rp3,85 juta di Shopee. Enggak ada varian 512 juga ya yang kayaknya bakal ada beberapa netizen yang komplain karena ini, apalagi enggak bisa nambah micro SD kan. Tapi menurut gua ya, kalaupun ada yang 512 bakal laris enggak? Coba kasih tahu deh, Guys. Pada ngarap storage 512 ggak sih? Siapa tahu dilihat sama tekno. Overall ini HP benar-benar kasih nilai lebih sih. Terutama buat gua itu dari sisi kamera, desain, dan baterainya yang sekilas dipakai tadi. Harusnya awet juga. Untuk performance bukan yang paling ngebut tapi enggak lambat juga udah cukup di kelasnya. Buat pengalaman gaming mohon maaf ya gua belum sempat coba tapi kalian bisa tonton aja gadgetin yang udah lengkap bahas di sana. Habis itu apaagi ya? Oh ya, paling fitur AI yang bikin pusing banyak banget dan emang harus diacungi jempol. Mantap. Yeah.
