Jungkat

BRIO BISA PANIK KALAU INI MASUK INDONESIA, KOK BISA IMUT tapi LEGA BANGET? (YouTube Video)

  • 27/10/2025

Ini adalah Cherry que hatchback Compact full elektrik barunya Cherry. Nah, kita lagi di Cina nih. Lihat langsung si Cherry Q ini diwakilin sama Bajo yang ada di kamera. Soal mobilnya, kalau Cherry di Indonesia SUV SUV semua. Cherry que ini hatchback nih yang bentuknya super unik ya. Buat detailnya simak di 10 hal berry que [Musik] satu penerus ceri QQ. Yes, in case kalian belum tahu, Cherry Q atau Cherry QQ3 baru ini adalah penerus QQ. Gak tahu QQ itu apa. Nah, Cherry QQ adalah hatchback mungil empat pintu dan adalah model cherry pertama yang masuk ke Indonesia ya di tahun 2006 dulu. Di Cinanya sendiri si QQ ini di pertengahan hidupnya dibage jadi QQ3 namanya karena mereka ngerilis beberapa model QQ lainnya buat jadi Cherry QQ series. Nah, yang QQ3 ini lanjut ke generasi kedua di Cina dan sehabis itu discontinue. Sementara QQ series sampai sekarang masih ada, tapi dalam bentuk microkar elektriknya ada seri QQ Ice Cream dan QQ Little End. Nah, tapi penerusnya QQ3 alias QQ yang pertama dulu dan yang satu-satunya pernah ada di Indonesia itu baru diumumkan lagi sekarang ya di tahun 2025 ini. Yes, yang kalian lihat ini password premier di Chang atau show kemarin dia diperkenalkannya sebagai QQ3 ya. Jadi belum ngedetailin ini nanti bakal disebut apa namanya di global. Kemungkinan sih namanya cerry aja ya, karena emblemnya cuma doang tuh ya kan di mana-mana. Tapi di Cina kemungkinan besar bakal tetap dikenal sebagai QQ3. So, buat yang masih nyimpen QQ yang dulu nih, siapa tahu generasi paling barunya bakal masuk Indonesia juga ya kan. Anyway, kita lihat ini di Cina langsung dan belum banyak detail soal KQ3 baru ini yang udah di-publish. So, video kali ini bakal lebih terbatas infonya dibanding video kita biasanya ya. Dua, dimensi com kayak QQ yang dulu, cari que yang baru ini pun masih ditempatkan sebagai hatchback empat pintu eh atau lima pintu ya kalau hatchback disebutnya yang punya dimensi compact. Tapi kalau dulu panjangnya 3,5 man aja kecil banget ya. Sekarang jadi jauh tambah panjangnya dan tambah lebar juga dia melar hampir 1,9 m itu tambah spion. So, nantinya Q3 atau Cherry Q ini bakal ketemu sama hatchback full electric kayak ION UT, MG4 Rev, OA03 dan yang sebentar lagi meluncur di Indonesia ya, Gily Singen. Nah, mengingat setiap kompetitornya ada di Indonesia, harusnya sih ini juga nanti masuk ke Indonesia ya nantinya. Tiga, motor dan baterai. Beda sama cherry QQ jadul yang pakai mesin 3 silinder 800 cc, cherry Q yang baru ini full elektrik ya. Motornya di belakang. Nice nih ya. penggerak roda belakang berarti K MG4 yang lama ya kan. So di bawah kap depan jadi ada ruang tambahan buat bagasi meski belum bisa kita buka juga ya. Motornya pakai modul 11 in1 yang harusnya lebih kompact jadinya ya. Dan tenaga motornya 90 kW atau 121 HP. Tapi belum ada info sama sekali soal torsinya ya. Baterainya pun gitu. Belum ada info sama sekali si CherryQ ini bakal pakai berapa kWh kapasitasnya dan bakal punya klaim jarak tempuh berapa. Yes, mobilnya emang masih sebaru itu ya. Sampai-sampai prototype-nya udah muncul, tapi masih banyak banget hal yang belum diketahuin dari mobil ini. Ya, tapi kemungkinan besar kayak Ion UT dan Ging Un juga si CherryQ ini bakal punya spek motor dan baterai yang lebih kecil di Cina dan lebih besar di pasar global. Tapi kita tunggu aja nanti ya kalau udah ada detailnya. Transmisinya pasti pakai direct dengan reduction gear kayak mobil listrik pada umumnya dan pakai tuas transmisi di kanan setir gini. Begitu juga karena head unit belum bisa nyala. Jadi kita belum tahu ada mode berkendara apa aja dan menu-menu khusus driving apa aja ya. Buat charge baterainya cup charging-nya di kiri belakang sini. Tapi belum bisa kita buka juga nih dan belum ada info juga soal charging maksimalnya bisa sampai berapa KW. Begitu juga pakai portis apa ya. Ya intinya itu ya info yang baru ada hanya pakai motor belakang bertenaga 121 HP aja ya. Empat eksterior unik. Kalau ceri QQ yang dulu emang kelihatan copy cat banget dari Dewu Mattis di masanya. Nah, carry que yang baru ini, well, minimal lebih enggak ngopi langsung plek ketiplek lah ya sama salah satu kompetitornya. Yes, kalau lihat belakangnya emang langsung kelihatan kayak Mini Cooper dan dari samping juga cenderung mirip sama Ion UT. Tapi lihat overall sih cukup unik lah, enggak generic dan punya KH sendiri ya. Apalagi bentuk fashionable emang jadi salah satu USB utama yang ditawarin sama Cherryq ini. Bagian depannya full rata, enggak ada grill utama tapi cenderung melengkung membulat gitu. Unik sih ya, clean banget depannya. Enggak ada logo ceri konvensional, adanya emblem bertuliskan Cherry gede gini di cupnya ya. Lampunya juga lucu ya, kayak mata panda gitu yang ada satu projektor besar di tengah dengan logo Q dan bagian dalam batoknya juga ada tulisan cherry dan full LED kayak gini. Nice ya. Dan bagian paling bawahnya enggak dibuat polosip, ada kombinasi hitam gloss dan dua motif garis-garis gini. Dan coba lihat wipernya deh. Nah, dia pakai model yang nyapunya kedua arah berlawanan kayak di Civic dulu gitu ya. Nah, sayangnya karena ini unit prototype jadi kita belum bisa mainin detail lampunya ya. sampingnya, aura hatchback-nya kental banget ya. Dan meskipun ada beberapa kh alam Mini Cooper atau ion Uy, tapi gak bakal salah nebak ini mobil apa karena banyak banget identitasnya. Tulisan Cherry di bawah pintu depan sini dan di setiap peleknya juga ada tulisan Cherry, emblem Q di panel hiasan di fender depan sini dan tulisan Q yang gede di pilar C ini spionnya ada panel hitam bergaris ala karbon yang ada tulisan cumo. Apa itu cumo? Entahlah ya. Nah, handlennya enggak pakai model sembunyi, tapi pakai model angkat gini kayak di Ion UT dan Mini Cooper baru ya. Jadi terkesan retro-retro futuristik gitu. Veleknya unik nih, ukurannya 17 inci, tapi bentuknya kayak logo plus gitu ya yang ada garis-garisnya dan pakai ban 2055 R17. Baahnya pun kayak depannya ya, kombinasiin bagian hitam gloss dan yang ada garis-garis ala-ala karbon. Dan yang di pilar C juga ada ya, panel hitam garis-garisnya gini belakangnya. Nah, bagian ini sih Mini Cooper banget ya. Mirip model clubman yang lama tapi tanpa pintu splitnya gitu ya. Bentuk lampunya dibuat mirip depannya ya. Paling bedanya di sini gak ada tulisan-tulisannya aja tapi di tengahnya ada garis-garis yang dibuat kayak tanda panah gitu ya. Logonya juga kayak depannya dibuat tulisan cherry gede gitu di tengah. Dan kalau kalian penasaran emblem yang kanan ini apa, well itu tulisan cherry automobil aja ya, tapi pakai bahasa Cina. Ada spoiler gini yang bawahnya dikasih piano black dan bagian bawahnya juga dibuat campuran piano black dan yang ada garis-garis gininya. Dan kayak depannya pun sayangnya kita belum bisa ngasih lihat detail lampunya ya karena ini unit prototype. Tapi gimana desainnya sih? Okah ya retur futuristis imut-imut gini kalau masih ketemu kompetitor-kompetitor juga. Lima, interior modern. Kalau luarnya si CherryQ ini kelihatan cukup unik. Interiornya lebih kayak kebanyakan mobil Cina modern lines ya yang ditegasin sama satu garis horizontal di dashboard, head unit yang super raksasa dan konsol tengah tinggi adalah jembatan yang ninggalin storage besar di bawahnya. Tapi bukan berarti enggak ada ciri khasnya sendiri sih ya. Grill speakernya di pintu depan dan pintu belakangnya misalnya sama-sama berupa logo Q besar. Di beberapa panel misalnya ventilasi Asia depan pinggirnya dibuat kuning stabilo gini ya. Di plafonnya dikasih motif ala riple-riple kayak di Nissan Cube gitu. Dan ini diulang lagi di pintunya yang makin kelihatan unik ya pas kena ambient light-nya. Tapi paling unik udah pasti sentuhan modularitasnya. Jadi, Cherry que ini ada beberapa titik bulat-bulat gini di dashboard sebelah kanan, terus di dashboard bagian atas yang dekat lubang AC-nya dan di balik headr jok depan. Ini fungsinya bisa kita tempel aksesoris-aksesoris yang kompatibel sama dudukannya. Misalnya di sini ada holder HP yang dekat driver, yang di depan jok penumpang depan juga ada. Dan di footage video ini malah yang di balik jok depan bisa ditempelin monitor gitu ya buat rear seat entertainment. Mantap ya. Setirnya pakai model tox gini yang dilapis kulit tuton ya. Nice lah. Dan bahan din dashboardnya yang hitam paling atas ini plastik dan yang di tengahnya dikasih kayak lapisan kulit perforated gitu ya. Joknya bentuknya cukup unik nih. Dia pakai headr yang modelnya terintegrasi tapi kalau lihat sekilas kayak adjustable gitu ya bentuknya. Dan karena lubang di bawah headernya dikasih kayak satin chrome gini jadi enggak kelihatan kayak jok murah ya. Bagian bawah joknya juga unik tuh. Support lahannya kayak dibuat lebih mencuat tinggi dibanding support kiri kanannya. Dan ini dilapis bahan kulit sintetis warna putih gini ya yang tengahnya dikasih titik-titik yang enggak uniform di bagian atasnya. Dan jahitannya kombinasiin warna kuning terang kayak di ventilasi AC-nya tadi ya. Sedangkan ini jok belakangnya sekilas lihat sih masih cukup supportif dan tebal ya. Dan yang kiri kanan dapat hatr yang modelnya cukup tinggi gini ya. Pintunya pun cukup unik ya meskipun sekilas simpel tapi motif yang dipakaiin lucu sih ya. Paling atasnya soft touch bahannya. Bawahnya lapis kulitvorated gini yang bolong-bolong. Nah bawahnya unik nih. Bulat-bulat kayak riple dari tetesan air gitu kayak di plafon ya. Dan masih cukup empuk juga. Ini yang sandaran tangannya di lapis kulit dan ada jahitan warna kuningnya gini. Dan paling bawahnya baru dia plastik. Tapi di grill speakernya masih ada logo Q tadi ya. Pintu belakangnya juga persis ya. Kayak pintu depan bentuk dan bahannya. Detail lain di dalam. Pegangan tangan plafonnya di depan hanya ada di sisi penumpang aja. Di driver enggak ada. Sedangkan di belakang kiri kanan sama-sama ada gantungan bajunya juga ya. Lampu kabinnya hanya ada di depan aja. LED tapi belum bisa nyala ya di unit yang prototype ini. Sedangkan di belakang sayangnya enggak ada tambahan lampu kabin lagi. Spion tengahnya day and night manual. Jadi kalau silau tinggal dicetekin aja dan sunfisernya di kiri kanan dalam sama-sama ada card holdernya. Harusnya ada kacanya juga tapi di yang prototap ini belum bisa ditutup buka nih. Tapi gimana rasanya duduk di dalam kabin? Enam. Konfigurasi jok buat masuk ke depan buka pintunya. Well, kita enggak tahu ini berat atau ringan karena di prototype ini kita sebenarnya belum boleh buka tutup pintu kayak biasa ya. Nanti mesti ngerasain di unit finalnya. Jadinya bukaan pintunya cukup lebar dan buat nampak ke dalamnya enggak terlalu tinggi. Jadi masih gampang masuknya ya. Nah, posisi duduk di depan termasuk cukup tinggi. Meski emang enggak terlalu ergonomis ya, paha kita masih agak ngangkat. Visibilitas ke depan cukup bagus, tapi dashbornya agak rendah. Jadinya patukan lihat kap depannya cukup jelas dan visibilitas ke samping juga cukup oke ya. Pilarnya enggak terlalu tebal meski emang spionnya masih bertengger di pilar A. Pengaturan jok depan full elektrik. Yang driver elektrik en arah slide recline dan bisa dinaik turunin ketinggiannya aja tapi enggak bisa tilt. Ya, yang penumpang empat arah slide dan recline aja. Meski yang di prototype ini belum bisa di-decline ya. Headr-nya fix, gak bisa diatur, tapi modelnya yang masih enak buat papang kepala kita ya. Dan ini cukup maju. Jadi kepala kita kalau mau sandaran sama nyetir enggak bakal ngedangak. Headroom-nya aman ya buat kita yang tingginya 170 cm. Sandaran tangannya di lapis kulit tapi agak keras. Mungkin karena masih bertotap juga sih. Ini kalau mau kita sandarin tangan sambil pegang setir juga masih agak sulit. Tapi mungkin karena setirnya belum bisa teleskopik ya. Yang di sini yang di pintu sini. Di lapis kulit juga sandaranin tangannya tapi udah lebih empuk. Seat belt-nya enggak bisa diatur naik turun. setirnya yang di mobil prototype ini sih baru bisa tilt ya. Entah nanti yang diproduksi bakal bisa teleskopik juga atau enggak. Dan sandaran kaki kiri drivernya dikasih gundukan gini ya. Sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya juga sama nih sebenarnya kita belum boleh buka tutup sendiri. So, kita enggak tahu nanti feel beratnya bakal beda atau enggak ya sama yang di sini. Sudut bukanya lebar nih. Nice ya. Dan atapnya enggak turun sih. Jadi kita masuk sini enggak perlu terlalu nunduk kepalanya. Posisi duduk di belakang sini lebih tinggi ya dibanding di depan. Tapi sayangnya jarak lantai kedudukan joknya cukup dekat nih. Jadi sudut baha kita masih naik banget gini ya. Jadinya orang di atas 165 cm gitu bakal pegal sih si pasti buat kalau jalan jauh. Semoga nanti versi finalnya bisa berubah lah ya. Nah, jok ini enggak bisa digeser maju mundur tapi ruang kakinya termasuk luasnya nice lah. Dibanding cari QQ yang zaman dulu sih jelas jauh bedanya ya. Nah, headr yang di kiri kanan ini harusnya sih adjustable tapi di model yang prototype ini belum bisa dinaik turunin ya. Sedangkan yang tengah enggak ada head rest-nya. Sudut sandarannya fix atau paling enggak di model yang pertap ini sih masih fix ya, tapi ini udah cukup berbasis. Jadi harusnya bakal cukup rileks buat jalan jauh dan ruang kepalanya masih termasuk sangat lega buat kita yang tingginya 170 cm. Hmm, kalau gini sih harusnya ya pas versi produksi joknya ditinggiin sedikit biar paha kita enggak terlalu naik karena kan kepalanya sedikit dimepetin ke atas masih aman tuh ya harusnya. Di tengah sini ada armr-nya tapi sekali lagi masih prototype jadi belum bisa kita buka. Sedangkan yang di pintu di lapis kulit yang sandaran tangannya jadi cukup empuk. Oke, kalau mau duduk bertiga napak ke tengah sini lantainya rata nih. Jadi gampang ya kakinya gak usah nekuk-nekuk. Dudukan di tengah sini lebih tinggi dibanding kiri kanannya dan sandaran di tengah sini lebih keras ya karena ada armestnya. Tapi emang karena enggak ada headr jadi udah jelas kepala orang dewasa bakal ngedanga ya kalau di tengah sini. Dan seat belell tengahnya udah pakai yang model 3 titik gini. Tujuh detail fitur. Perlu diingat unit yang kalian lihat ini masih prototype. So fitur yang kalian lihat di sini masih bisa berubah ya. Dan tentunya tergantung varian apa nantinya. Instrumen clusternya full TFT digital tapi belum dikasih tahu berapa inci ya. Pas kita videoin belum bisa nyala nih. Tapi kalau nyala kira-kira interface-nya bakal kayak gini nanti. Head unitnya juga belum bisa nyala tapi ukurannya udah dikasih tahu ya 15,6 inci. Gede banget ya. Resolusinya 2.5K dan pakai prosesor Snapdragon 8155. Sayangnya kita belum bisa lihat fitur-fitur di dalam head unitnya ya. Ya itu nanti menyusul aja L ya. Fitur yang kelihatan di bawah ada satu USB port E dan satu type C. Di atas ini ada wireless charger yang bisa sampai 50 watt ya. Dan ada pendinginnya juga tuh. Dan di belakang ada satu USB port type A lagi ya. AC-nya entah auto climate control atau manual ya. Yang jelas ada tombol fisikalnya nih di bawah AC-nya persis. Tombolnya pun masih dumy ya. So, belum bisa kita putter-putar beneran. Tapi kalau di sini sih ada kontrol buat atur suhu dan yang kanan buat atur kipas dan di foger kaca belakang dan di foroser kaca depan ya. Dan di belakang ada dua ventilasi buat jok belakang kayak gini. Lanjut yang kelihatan lagi jendelanya keempat-empatnya all up down. Buat atur spionnya juga masih ada tombol fikalnya dan ada buat lipat spion secara elektrik juga. Di handle pintu juga kelihatan ada alur yang bisa dipakai buat buka pintunya pakai passif kill centry. Meski sayangnya kita belum dikasih kuncinya ya, jadi enggak tahu bentuknya kayak gimana. Kayak yang sebelumnya kita jelasin juga kedua jok depannya elektrik. Nice ya. Tombol di setirnya yang sebelah kiri ada tombol buat aktifin lan keepeping dan tombol favorit. Plus ada knop tapi entah fungsinya apa ya. Yang sebelah kanan ada buat atur MID, voice command, dan knop yang entah fungsinya buat apa juga. Tuas di belakang setir yang sebelah kanan ada buat ganti gigi. Sedangkan yang kiri sini buat wiper nih yang artinya wipernya otomatis. Sedangkan meskipun di sini ada tulisan control wiper belakang, tapi di unit yang kita videoin enggak ada wiper belakangnya ya. Oh dan kontrol mati nyalain lampu artinya harusnya ada di head unitnya. Dan meski di overhead console ini ada tombol buat atur sunroof, tapi di unit yang kita videoin ini enggak ada sunroof-nya. Kelihatannya baru itu aja sih yang bisa kita detailin dari fiturnya. Nantilah ya kalau cerry udah ng-edetailin lagi baru bisa kita beberin lebih jauh. Delan. Detail safety. Kalau Cherry QQ yang zaman dulu banget pasti ngenes soal safety-nya. Cherry que ini jelas jadi jauh lebih lengkap ya. Tapi ingat apa yang kalian lihat di sini masih prototype ya. Nanti finalnya tentu tergantung lagi lihat varian apa. Airbag-nya ada enam. Dua airbag depan, dua airbag samping yang ada di samping kedua jok depan, dan dua airbag pilar yang memanjang. Rem-nya udah enggak kelihatan ya di balik velegnya. Tapi mengingat semua model cari di Indonesia pakai rem cakram depan belakang. Harusnya ini juga sih ya. Stability control dan lain-lain juga biasanya ngumpet di head unit ya kontrolnya. Yang kelihatan lagi sensor parkirnya. Di belakang ada enam titik yang terintegrasi dan di depan ada enam titik lagi. Nice ya. Dan kameranya ada empat. Satu kamera depan, satu kamera di masing-masing spion, dan satu kamera belakang. Tapi karena head unitnya belum nyala, jadi kita belum bisa ngasih lihat gasil gambar 360 derajat-nya ya. TPMS ataupun fitur-fitur safety yang harus dilihat di instrumen cluster dan head unit. Sayangnya juga kita belum bisa lihat ya. Tapi ada tombol SOS nih di overhead console yang artinya harusnya si Cherryq ini punya sistem internet connected ya dan ada dudukan ISOFIX buat child seat di jok belakang. Oke kayak mobil-mobil cherry baru lainnya Cherry Q ini juga harusnya ada adasnya atau advance driving assistant system. Sekali lagi, Cherry belum bilang adasnya ada apa aja. Tapi kalau lihat salah satu kontrol di setirnya ini harusnya sih ada lane keeping atau line centeringnya. Tapi di statement resminya Cherry bilang Cherry Q ini dilengkapi sistem ADAS yang pakai sistem Falcon 500 yang bisa support noa alias full nyetir sendiri. Well, itu sih di Cina ya. Kalau di Indonesia nanti harusnya ADASnya bakal lebih standar kayak model-model lainnya di sini. Sembilan. Bagasi dan storage. Bagasinya CherryQ ini, well, sayangnya kita enggak tahu kayak gimana karena ini enggak bisa dibuka ya. karena dia masih mobil prototype. Dan di internet pun sayangnya gak ada satu pun gambar bagasi dari Cherryq ini. Ya nantilah ya kalau udah masuk sini kita lebih detailin. Dan di balik kap depannya ini pun harusnya ada bagasinya 70 L cari bilang kapasitasnya. Tapi sekali lagi belum boleh dibuka ya. Beberapa storage kayak Laci dashboard pun belum bisa dibuka. Dan yang konsol tengah ini pun masih rentan rusak kalau dibuka karena ini masih hanya prototype aja. Tapi ini sisa storage lainnya yang bisa kita kasih lihat. 10 detail-detail lain. Cherry Q ini belum versi produksi ya dan ingat belum masuk Indonesia. Jelas nanti kalau jadi masuk Indonesia bakal kita kasih tahu dapat model CBU atau bakal dirakit lokal di sini ya. Dan karena mobil ini belum dirilis di sini juga, jadi tentunya belum ada detail garansi dan biaya servisnya. Nantilah ya kalau udah resmi masuk Indonesia aja. So, gimana menurut kalian si Cheruk ini? Silakan tulis komentar dan jangan lupa like, share, dan subscribe channel YouTube K Indonesia supaya gak ketinggalan video-video kayak gini lainnya. See you next time.

Lihat di YouTube