BRZ BOXER BOY LANGSUNG PODIUM DIBAWA FARREL (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitri. Pertama kalinya Verel akan turun drifting di kelas pro 2. Yes, ini adalah Indonesian Drift Series seri pertama di Circuit J99X di Karawaci. Dan pertama kalinya Subaru BRZ yang bernama Boxer Boy ini akan turun di kelas pro [Musik] Boy. Enggak tahu lagi deh mau komen apa. Ganteng banget mobilnya. Buatan garasi drift memang enggak pernah salah. Hah. dari setiap angle itu cantik untuk dilihat dan memang banyak terinspirasi dari BR Zico ya, tapi ini disesuaikan untuk spek ee Pro 2. Jadi bannya ee lebih kecil dan kita mesinnya masih pakai mesin boxer. Lengkapnya tentang modifikasi mobil ini Anda bisa lihat di channelnya Garasi Drift. Di situ lengkap semua detailnya. Tapi di video kali ini kita akan bahas sekilas tentang mobilnya dan kita akan lihat actionnya E Virel. Jadi ini mobil masih pakai mesin bawaan standarnya yaitu FA24 2.400 cc boxer tapi sudah ditingkatkan tenaganya dengan peranti dari HKS. Jadi ada HKS Turbo kitas ini semua dan ee mesin ini juga kemudian dicun oleh Om Davin Elicka. Sedangkan garasi drift itu membuat body, kaki-kaki, setelannya, interior tuh semua dari garasi drift dan akhirnya mobilnya jadi. Dan ini jujur aja adalah walaupun mobil baru tapi ini tantangan terberat bukan hanya untuk Verel tapi juga untuk tim garasi drift karena memang kami tahun ini akan berusaha untuk tetap memakai mesin boxer ini sampai semaksimal mungkin. Karena mesin boxer ini mesin bawaannya Subaru BRZ dan dia punya keunggulan itu dia e center of gravity-nya rendah, tapi di lain sisi parts racing-nya masih sangat susah. Kemudian mesin ini mesin yang pintar. Jadi banyak sekali sensor-sensor sampai eh ECU yang stand alone saja menurut Omdavin belum ter ini belum tersedia untuk mobil ini. Akhirnya kita pakai ECU standar hanya di remap. Untuk tenaganya lumayan dari ee 170 HP di roda, 240 di mesin, sekarang menjadi 250 HP di roda atau ya mungkin sekitar 330 340 HP di mesin. Tapi dibandingkan rival-rivalnya, ini memang yang paling pelan di kelas Pro 2 dari segi tenaga. Karena yang lain-lain tuh udah ada yang pakai mesin V8, 2JZ turbo 400 500 HP. Tapi enggak apa-apa karena di sini kita berproses. Verel itu baru mulai drifting 9 bulan yang lalu. Walaupun dia menang seluruh kelas new genen yang dia ikutin, tapi dia masih junior, masih sangat eh baru di duel drifting. Biarkan Garasi Drift dan Om Davin Elikka itu mencoba memaksimalkan potensi mobil ini. Tadi ngobrol sama Om Davin, mobil ini sebenarnya masih bisa naik 30 sampai 40 HP lagi. kalau variabel valve timing-nya bisa diaktifkan. Tapi di mobil ini tidak aktif karena ee sensor speed sensor yang mestinya di roda enggak bisa dipakai karena eh bannya sudah kita menggunakan angle kit yang lebar. Jadi harus diakal-akalin enggak sempat. Enggak apa-apa kita tampil dengan tenaga yang sudah naik tapi masih bisa ditingkatkan lagi. Sekarang kita lihat verel pada saat latihan. Allah [Tepuk tangan] ee tadi pasran e udah lumayan lancar ngechase-nya udah lumayan dekat cuman masih belum terlalu maksimal nanti mungkin pas di battle baru kita coba maksimalin terus Kalau untuk pas ngelitnya yang agak kesusahan karena kayaknya dari steeringnya atau apanya jadi pas switching harus dibantu pakai tangan manual jadinya kalau tangannya enggak pas gitu bisa kalau enggak lurus melintir. Jadi paling itu sih yang harus diadaptasiin paling itu aja. Oke jadi dari latihan hari ini udah PD buat belum buat kualifikasi besok e PD sih. Semoga dapat hasil yang maksimal besok. Oke. Di latihan itu banyak sekali yang didapat. Danel bilang bahwa setirnya itu enggak enggak ini apa enggak self counter. Jadi enggak bisa dilepas setirnya counter sendiri. Dia harus dicounter manual pakai tangan yang mana itu sulit. Karena kalau self counter itu lebih natural, lebih alami. Sedangkan kalau pakai tangan ya pas-pasan deh. Apa ee kalau pas ya bagus, kalau enggak pas ya jadi enggak begitu bagus. Jadi dia udah belajar itu dan nanya ke Zico juga karena eh konstruksi mesin FA24 ini tidak memungkinkan memakai steering ra yang seharusnya untuk angle kit ini karena kehalang karter oli atau jadi dia harus pakai yang konstruksinya berbeda yang akhirnya self counternya enggak bisa ee natural. Tapi gak apa-apa yang penting kita akan berusaha maksimal dan terima kasih untuk dukungan semua sponsor yang ada di mobil ini. Sponsor utama garasi drift racing Team Motul. Kemudian sponsornya Verel ada Dunlop. Kita pakai Dunlop Direza DZ102 yang membawa Verel juga kemenangan enam kali berturut-utal. Tapi bedanya yang sekarang kita memakai ukuran 215. Ini kita pakai ukuran 21540R18. Kemudian dia membalut veleg HSR. Ini adalah HSR eh NX series yang sudah di buat khusus special order untuk Boxer Boy ini. Jadi ada inisialnya Virel dan depan dan belakang itu belang ya dan ee membuat penampilan mobil jadi keren sekali. Terima kasih juga untuk Auto Project yang sudah e turut mendukung, Solar Guard Premium yang juga sudah turut mendukung dan banyak sekali sponsor-sponsor lainnya. Ada Good Fix ini yang men-stikerkan mobil ini, Bellcat yang mengecet mobil ini, kemudian ada MCI Carbon yang membuat carbon fiber untuk bagasi kap mesin, dan pintu mobil ini. Banyak sekali. Alhamdulillah sponsornya. Terima kasih. Kami sangat e menghargai dan membuat development dari mobil ini menjadi semakin efektif. Terima kasih juga buat HKS yang sudah men-suplai barang-barang yang luar biasa untuk mobil ini. Lihat itu sampai radiator, oil cool, semua HKS, HKS HKS. Dan e juga terima kasih untuk Performance Distribution ASAN Hotel konsep motor sport yang menyediakan bangku balap yang keren sekali untuk Verel juga dari eh Recaro Well ada lagi nih Z Coaster Towing yang selalu membawa mobil ini ke mana-mana. Kemudian ada Alpha Project Import yang masukin barang-barang modifikasi untuk Verel Gokard Avenue juga support. Wah, terima kasih sekali banyak yang support. Nah, tapi sekarang adalah saatnya di pertandingan di kelas Pro 2 ini ada 15 peserta yang memperebutkan ee podium. Podiumnya 1 2 3 4 kalau enggak salah ya. Apa 123? Nah, ini berat karena di Pro 2 rata-rata itu sudah punya pengalaman dan ada juga alumnus jagoan-jagoan dari New sebelumnya ada Rizki, kemudian ada Obel, ada Om Felix Effendi, belum lagi ada Rafif Danra di situ, ada Obel, ada Ayuni Widya, ada Famel. Wow, banyak sekali nama-nama yang besar di situ. Tapi enggak apa-apa. Sekarang kita akan lihat test run. dari Verel sebelum kualifikasi sih Gasnya nyangkut. Nyangkut. Gasnya ke dalam terus enggak bisa ditarik ke belakang dari pedalnya. Iya, pedalnya gitu. Pedalnya nyangkut. Aduh, tes runnya melintir. Tapi ternyata Virel bilang gasnya ketika dikurangin tidak mau kurang 100% terus. Jadi gasnya nyangkut sampai dia melintir. Nah, ee tapi udah dibenerin sama tim Garasi Drift, udah diprogram ulang juga sama Om Davin. Sekarang kita lihat qualifying run-nya. Doain, Om. I doain. Oke, siap. bisa memberikan ke belakang di sana sedikit sulitsi He. Alhamdulillah walaupun dengan segala keterbatasan yang ada, busnya juga baru bisa 0,4. VVT-nya belum nyala ini mobil, tapi bisa melakukan drift yang lumayan lancar dan verel mendapatkan peringkat keempat dari 15 peserta. Wow, lumayan ya. Padahal mobil ini masih progresnya masih banyak yang bisa kita lakukan nanti untuk seri du tapi untuk seri satu ini kita akan run dengan apa yang kita punya sekarang. Verel juga saya sudah bilang sebagai drifter atau pembalap yang baik. maksimalkan apa yang ada di bawah kita. Maksimalkan mobil yang kita bawa apapun keadaannya. Dan ternyata dia berhasil membawa mobil ini ke peringkat 4. Tapi kalau di Pro 2 saatnya untuk battle dan kita akan ke battle di top 16 dulu. tim juara Yeah. e Oke, top 16 udah. Tadi kenapa sendiri tadi? Soalnya mobil Om Richard ini apa ya? Kan dipinjam kan. Heeh. Sama orang lain. Terus kalau enggak salah ada problem di mobilnya. Oh, jadi enggak bisa start. Nah, jadi dibenerin enggak sempat. Jadi dikasih waktu 2 menit enggak bisa. Terus akhirnya jalan sendiri. Iya. Jadi padahal tadi akhirnya bayran dan akhirnya masuk ke top. Top eight. Besok. Top eight besok akan ngelawan e Ayuni Widya ya. Mbak e Mbak Ayuni. Nah, tadi mobilnya gimana mobilnya? Ee setia sih sudah mulai adaptasi ya kan kemarin suci. Oh, tapi belum belum belum e self counter tuh. Belumus tapi sudah mulai adaptasi. E terus terus powernya tadi kayak kurang kayak digas apa ya? RPM-nya di bawah terus gitu. Cuma nanti besok katanya mau dicobain nihin. Iya. Iya. Jadi gini, mungkin mobil ini memang belum ideal karena kan di seluruh dunia drifting baru sekarang nih dicoba pakai mesin FA24. Mesinnya punya potensi tapi kitanya yang masih belajar terus untuk ngeluarin potensi dari mesinnya gitu kan. Jadi ee challenge-nya memang lebih berat buat kamu. He. Tapi berani enggak? Berani. Berani kan? Iya. Iya. Jadi, e enggak ada target apa-apa buat kamu. Yang penting besok e maksimalin aja apa yang e mampu kamu lakukan dan eh kita dengar dulu bagaimana pendapat dari Zico dan e Om Davin. Oke, tadi hari ini kita udah latihan, udah kualifikasi, dan ada sedikit masalah di mobilnya Farel, yaitu pas latihan pedal gasnya nyangkut, tapi udah kita solve dengan kita ganti gasnya dengan pedal gas dari Brzico. Kita copot dulu di sana, kita pasang di mobil Farel dan alhasil pas kualifikasi Farel bisa memberikan yang terbaik dan masuk ke babak 16 besar di urutan keempat. Dan alhamdulillahnya lagi pas V Farel di babak 16 besar, Farel by run karena lawannya belum siap mobilnya. So, dia langsung ngelakuin runnya sendiri tanpa harus tandem dan masuk ke babak 8 besar. Dan Varelnya sendiri gua salut banget karena dia dari pertama kali latihan sampai hari ini adaptasinya benar-benar cepat. Karena yang gua tahu kalau biasa bawa BMW terus tiba-tiba bawa mobil lain misalnya bawa BRZ feelnya tuh beda dan harus adjustment, harus terbiasa dulu dan Varel bisa terbiasa dengan waktu yang cepat. Sebagai drifter profesional saya sangat salut dengan Farel. Farel mental juaranya ada, Farel bakatnya pun juga ada. Jadi kita harap Farel di rest day besok bisa masuk podium. Bismillah. Semangat Farel. Oke, Guys. Jadi, mobilnya Vel hari ini syukurnya gak ada masalah sama sekali. Sempat deh ada masalah. Tadi sekali e katanya gasnya kayak enggak ngebalik. Tapi untungnya ada dapat spare dari mobilnya Bear Zico karena Bear Zico udah dipretel semua. Pedal gasnya dikirim tuh tadi dari garasi drift kemari pakai Gojek dan udah dipasang ke sini. Jadi aman. Nah, selain itu dari segi komputer sendiri semuanya oke sesuai apa yang kita expect gitu ya. Dan tadi kita sempat-sempat nyoba juga berapa settingan. Sempat agak berubah settingannya karena final gearnya dirubah lagi nih dari yang terakhir waktu latihan. Sekarang dibikin agak lebih berat katanya biar nambah speed. Nah, tapi sayangnya balik lagi eh komputer belum 100% full power. Tapi ee kita perjuangkan apa yang kita bisa rubah, yang kita enggak bisa kontrol. Ya sudah itu dibiarin dulu aja untuk berikutnya masih ada lagi kesempatan. Nah, saat ini dia udah posisi masuk 8 besar udah oke banget sih harapan gua. Kalau udah bisa masuk empat besar aja kayaknya gua udah happy deh. Kita lihat dan kita tunggu ya besok ya. Oke, siap-siap top. Oke, besok istirahat yang cukup. Kita langsung ke besok. Oke, kita udah di final day. Di hari kedua, Fel langsung akan top melawan Ayuni Widya. Ayuni Widya ini drifter wanita udah eh tahun kedua mungkin ya di Pro 2. Bagus sekali bawnya dan mobilnya juga kencang sekali BMW E36-nya. E secara tenaga memang Fel kalah, tapi dia akan usahakan. E kemarin Fel sempat nanya eh gimana apa dia harus battle dengan mobil yang tenaganya masih sampai sekarang ini masih lebih pelan. Ee tapi dia bilang bahwa dia akan coba usahakan terbaik dengan apa yang dia punya sekarang dan apapun yang dihasilkan hari ini, itu akan jadi ee bahan buat riset ke depannya. Perjalanan masih panjang ini adalah battle pertama viral di kelas Pro 2. Bismillahirrahmanirrahim. Kita langsung lihat battle. Berani hari kemarin di hari Sabtu yang memang belum terlihat suara yang cukup lega dari Mobung kali ini Nice. Mungkin memang dilakukan mobil yang berawar kecil di petisi hari ini. sekali tembak-tembel asli dari sangat-sangat baik dan juga Ayuni yang mencoba mengicar pintu kali ini masih bisa memberikan asap dengan baik. Oke, satu lagi. K Eh eh Farel lagi sepertinya Auni sedikit terlalu lebar di sana kali ini sudah hadir di yang akan maju ke bawah berikutnya adalah Farel. Maju ke bawah berikutnya mengalahkan Auni William. akan maju ke babak top battle dan lawannya alhamdulillah top menang walaupun masih kalah power tapi tadi lead-nya lebih bagus dan chase-nya bisa lebih dekat tadi ya yang ya maksudnya eh good job dia bisa memaksimalkan mobilnya tinggal nunggu tap for ini lawannya lebih berat lagi. Tapi alhamdulillah udah masuk ke semifinal artinya udah masuk podium. Jadi gimana tadi runnya? Tadi lumayan bagus cuman enggak yang pol-pol banget. Takutnya nanti malah ada mistake terus ngelintir. Ini main aman aja tadi itu main aman. Oke, kongret minimal udah podium lagi. He. Oke, masih ada more time. Sekali lagi mereka berdua akan melihat kita bersama di sini di mereka berdua ambil Sisi eh satu tiket ke final akan didapatkan. Oke, satu untuk Rel. Satu lagi untuk Rel. Danul R. Oke, Varel. Nice try, Varel. Gil, itu battle mestinya battle final kali itu ya. Benar-benar tipis dua-duanya ngasih yang terbaik. Pada saat chase, pada saat lead, enggak ada yang ngetrik sama sekali. Benar-benar dua-duanya tuh bersih, dua-duanya sahabatan, tapi akhirnya hanya ada satu pemenang. Obel, Congrats, masuk ke final dan Verel di posisi ketiga enggak apa-apa karena kita tahu banget bahwa ini mobil masih dalam proses eh development. Tenaga juga masih belum optimal. Handling setir juga, self counternya belum bisa juga. Tapi dengan keadaan seperti ini Fel masih bisa. podium dia. Kenapa juara karena dia eh posisi kualifikasinya dia bagus dibandingkan yang satu lagi yang kalah di semifinal. Jadi dia posisi tiga. Hh. Kita harus eh selametin dulu nih. Karena dia eh winstak mungkin udah enggak 100% lagi, tapi podium streak dia masih 100%. Congratulation. Luar biasa seru banget tadi battle-nya. Ini seru banget. No pakai ini biar jadi tadi gimana? Jadi tadi eh seru banget sih tadi one more war time mirip-mirip dekat banget tuh kamu ngetesnya tuh mirip simulator soalnya. Iya iya iya. Tapi jadi kamu ketiga ya? Iya ketiga dari hasil kualifikasi kan soalnya. Iya. Mobilnya sendiri tadi gimana mobilnya? Enak sih tadi udah lumayan terbiasa sama setirnya. Jadi tapi setir belum ng belum belum self counter tapi kamu udah terbiasa ngelawannya aja. Terus ee tenaga dibanding kemarin lebih enak enggak? Enggak di lebih enak ya tenaganya lebih enak. Nah, ini mobil development-nya belum selesai. Oke. Kita enggak boleh nyerah karena potensinya mesin ee boxer ini masih belum digali lagi. Insyaallah nanti di seri depan kita bisa kasih tenaga lebih gede karena sekarang busnya juga masih 0,4. Eh, terus sama steering ra-nya kita mau coba ubah supaya dia bisa self ini counter. Tapi podium strik kamu masih 100%. Banget. Luar biasa. Makasih. Keren, keren, keren, keren. Ee apapun yang terjadi kalian berdua tadi udah ngasih yang terbaik. Sama-sama one more time. Siapapun yang menang itu tadi layak jadi pemenangnya itu kayak final yang kecepatan. Congrats ya. Makasih. Oke, tadi Farel berkompetisi di empat besar ketemu sama Obel dan run-nya itu benar-benar perfect dari Farel yang menghasilkan one more time bersama dengan Obel. Tapi sayang ya pas one more time walaupun Farel udah nempel banget itu nempel terbakai Varel di event ini. Cuman pas lead carnya kalau kita compare lead to lead run di bagian depannya itu Obel ada advantage lebih. Jadi, Obel masuk ke babak final dan Farel masuk ke perebutan juara 3. Farel di perebutan juara 3 otomatis juara 3 karena kualifikasi Farel itu lumayan bagus ada di posisi 4 dan membawakan hasil Farel juara 3 di kelas Pro 2 Indonesian Drift Series round 1. Keren banget runnya. Varel ini benar-benar perfect. Dia udah memberikan yang terbaik. Mobilnya pun juga masih bisa lebih maksimal sebenarnya, tapi varelnya dengan kondisi mobil seperti ini udah bisa memberikan yang terbaik. Nanti kita akan upgrade lagi untuk round berikutnya. Kita naikin horsepower-nya, kita lakuin adjustment lagi di bagian kaki-kakinya biar Farel bisa juara satu di event selanjutnya. But overall, Farel udah menguasai mobilnya. Gua sebagai tim leader garasi dari Racing Teams, bangga banget Farel bisa posisi tiga di Indonesian Drift Series round 1, kedua ini tadi kita udah lihat Virel bertarung dua kali ya, bahkan tiga kali. Jadi tadi sama Obel itu sampai one more time. Gokil banget performance mobil padahal belum ngepol. Padahal tadi gua sebenarnya udah siapin mappingan cuman enggak keburu buat kita flash. Dia udah buru jalan dan akhirannya hasilnya sangat-sangat memuaskan ya. Jadi dua kali run dua-duanya dibilang under power banget. Enggak juga bisa komit tadi. Tapi gimanapun juga hasil semua memang kita serahkan ada juri. Kita percaya yang terbaik ya. Jadi juga dapat posisi P3 itu udah di luar banget dari ekspektasi kita. Nah ke depannya mobil ini tentunya bakal kita upgrade lagi, kita cari lagi, kita ulik lagi dan kita bikin tentunya nanti dengan pengetesan-pengetesan nanti kita saksikan aja upgrade mobil ini ke depannya. Go Garaj Drift. Oke, Verel dari pertama kali latihan pakai boxer boy sampai akhirnya ke podium 3 itu saya sebagai yang bantuin bangun mobilnya, sebagai bantuin ngewonsepin mobilnya, saya sama Zico tuh bangga banget karena Virel tuh udah kayak ada sendiri sekarang dan bisa fight segitunya sampai ke pro di pro 2 itu sampai podium 3 itu luar biasa banget harapannya. Next-nya mobilnya bisa lebih kencang lagi. Kita bisa set up yang lebih kompetitif lagi pastinya supaya viral bisa makin makin makin jago dan bisa maju ke podium-podium di seri selanjutnya. Kami perwakilan dari DLP mengucapkan terima kasih kepada Farel telah menunjukkan best performance-nya selama round one di Indonesia Drift Series eh 2025 ini. Untuk kerennya Farel telah menunjukkan best performance-nya. Nah, tadi kita sudah nonton bareng-bareng dan itu e Farel benar-benar menunjukkan best performance-nya dari awal sampai akhir. Seperti kita ketahui juga, Farel telah menggunakan Danl di 2024 Indonesia di Series eh dan sampai saat ini telah menunjukkan aksi terbaiknya. Dan harapannya untuk next round, round 2, round 3 sampai dengan round 5 tetap konsisten dan terus menunjukkan aksi terbaiknya dengan hit box berter boy. Thank you. Oke, pemenangnya adalah the top qualifier Obeloni. Dengan itu Felix harus berada di posisi kedua. Obel mana Obel? dan juga top qualifier tentunya dari posisi top qualifier baju terus menjadi pemenang hari ini. Tapi yang lucu adalah danel diodnya selalu sebelah-sebelahan. Luar biasa podium terus 100% podium. Oke, e good job. Kita semua bangga sama kamu karena e bisa nyetir yang maksimal dari mobil ini dan nanti mobil ini insyaallah masih ada development-nya lagi. Kalau tadi Papa ngomong sama Om Davin sama garasi drift gitu ya. Ini mobil masih bisa dikembangkan lagi. Kita akan coba. Tapi good job kamu buat hari ini. Terima kasih buat garasi Drift yang membuat mobil drift yang paling cantik ini. Sem kemudian juga terima kasih untuk semua sponsor yang sudah mendukung Subaru BRZ Boxer Boy ini dari mulai HKS e menyediakan kit buat mesinnya. di sana sebagai sponsor utama Subaru. Kemudian juga eh HSR Whel yang membuat velk special order untuk mobil ini. Kemudian Dunlock tentu saja dengan dukungan Dunlanya. Kemudian Auto Project terima kasih sudah bergabung Solar Guard. Jadi ini mobil viral ini juga pakai kaca film yang bening jadi dia enggak terlalu panas di dalamnya. E pembalap dari terima kasih buat semua yang menempel di mobil ini yang mungkin enggak bisa disebutin satu persatu. Nextnya kita mana? Di Mijen Semarang. Mij Semarang ya. Kita Mijen Semarang. Ini treknya salah satu trek paling sulit. Jadi jangan lupa e follow Instagramnya Garasi Davin Elikomotif ya karena mereka akan mobil ini lagi. Nah, kalau yang sekarang kamu dengan pencapaian posisi tiga ini udah puas apa belum? Eh, belum. Belum. Cuman puas. Eh, cuman gimana ya? Belum. Tapi mensyukuri yang sekarang sudah didapat gitu ya. Jadi senang kamu posisi tiga. Tapi e tetap pengin lebih bisa bagus lagi gitu ya. Oke, good job. You deserve the podium. Moga-moga next time kita bisa kembali ke P1. Enggak mudah perjuangannya di kelas Pro 2, tapi yakin kita bisa. Jadi, jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra jika Anda belum. Follow Instagram kami berdua di sini, Fitra Eri dan Ferl Raelino. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di vlog selanjutnya. Bye bye. Yeah.
