Jungkat

BYD Atto 1 : City car listrik stylish (YouTube Video)

  • 23/07/2025

Hai, kembali lagi di Autonet Max dengan Audi dan kali ini di depan gua ada BYD Eto One di beberapa pasaran namanya BYD Sigal dan mobil ini adalah mobil listrik paling terjangkau dari BYD. Penasaran? Cek terus detailnya. [Musik] Ah. Langsung kita bahas dari eksteriornya. Pertama kali kita bahas kumisnya eh bumpernya eh fasianya. Jadi bumper depannya mengingatkan gua sama Mas Adam. Dia punya kumis yang tebal banget. Agak berbeda dari versi internasional atau dari versi Chinanya yang cenderung kumisnya lebih tipis. di sini tebal banget. Mengingatkan gua sama kayak Yaris Lele zaman dulu. Tapi dia bilang ini namanya windbreaker. Jadi kayak buat mecah angin biar profilnya enggak terlalu flat-flat banget. Otomatis gara-gara ininya tebal secara keseluruhan panjang mobilnya jadi bertambah panjang. Jadi karena pakai kumis ini mobil ini jadi 3,9 man. Aslinya kalau gua lihat di spek di Chinanya itu sekitar 3,78. Namanya lumayan banget ya. Desain atasnya sendiri agak berbau-bau Lamborghini. Benar. Lampunya mengingatkan gua sama kayak Hurakan, tapi ini kayak versi kalian tahu mainan Jepang mobil-mobilan yang dipenyet kecil itu corok. Nah, kayak gini kayak dipenyet gitu jadi lebih pepet. Profil sampingnya juga seperti itu juga cuman lagi-lagi lampunya udah LED full di sini dikasih kayak aksen dua biji di samping sini cakep banget. Tambahan dikit lagi biarpun bumpernya gondrong seperti ini, dia sudah naruh tempat buat kamera parkir depan kayaknya mungkin buat 360 dan buat radar. Tapi aktualnya mobil ini tidak dilengkapi itu semua. Jadi tempatnya aja udah disediain. Pindah ke bagian sini dikit. Di atas kapnya dia kasih kayak profil lagi plastik kedingan hitamnya. Menurut gua sih enggak bagus. Gua lebih demen clean gitu ya. Cuman kalau ngelihat lagi detail-detailnya dia ngasih kayak apa ya namanya? Kayak sirip-sirip untuk mengalirkan aliran udara. Kayaknya sih buat ngimprove aerodinamika juga. Kacanya flat langsung ke atas ini profilnya. Dan kalau lihat ke sampingnya sini baru kelihatan bahwa mobil ini sebenarnya enggak panjang-panjang banget. Kalau dipikir-pikir kelasnya mirip-mirip kayak bingo atau lebih panjang dikit daripada Honda Brio. Door handle-nya juga sudah flush ya. Biarpun dia sebenarnya masih modal tarik begini tapi dia udah flat. Di sini kasih kledingan hitam lagi. Dan untuk versi yang ini dia ada dua versi. Ada versi yang pakai blade baterai e 360 ada yang pakai 300. E baterai biasa 30 dengan range-nya 300. Yang ini versi pakai blade baterai tuh di sini dia kasih apa ya namanya? identitas dengan huruf Mandarin dengan e huruf Cina. Blade baterai di sebelah sini. Ngomongin desain bannya, dia pakai ukuran 16 inci. Pelegnya profilnya 1855. Desain pelegnya sih ya enggak gimana-gimana banget ya. Dan kalau gua bilang fittingnya juga cenderung agak ngatung, agak celong banget di sininya. Kalian pakai ban yang lebih gede, K harusnya lebih pantes. Nah, ada satu lagi yang gua mau bahas nih. Ini nih ya. Apa namanya? Eh, plastik hitam-hitam, clading hitam-hitamnya. Ini biasanya kan cuma dibikin satu garis gitu doang. Ini dibikin aksen kayak cowakan begini. Keren. Tapi di satu titik kalau kalian lihat ini dibalik kayak cangkir. Benar enggak? Kita lihat bagian belakangnya yuk. Nah, bagian belakangnya ini yang menurut gua kontroversial. Kenapa? Kalau kalian lihat dari samping, gua enggak terlalu suka di pilar C-nya. Ini pilar C-nya ini kayak tebal banget karena garis pinggulnya sama dia dinaikin ini jadi mobilnya kayak kayak bebek. J kayak tinggi tapi mereka mencoba menyamarkan profilnya yang sebenarnya tinggi. Ini mobil kastanya city car. Biasanya kan lebih bulat-bulat. Mereka enggak mau bikin hatchback yang pendek. Mereka mau bikin agak tinggi biar lega. Otomatis kacanya jadi pendek ya karena ditarik naik semua. Tapi untungnya LED desain di sininya keren. Ini kayak satu kesatuan gini nyambung dari tengah sampai ke samping kanan kirinya ini nyambung semua. aksen pemanis lagi tambahannya kasih spoiler yang terintegrasi seperti ini. Dan kalau kalian lihat bawah ini kayak ada splitter lagi di bawah sini sensor parkir di sini dan kameranya. Gua mencari kameranya nih kameranya di sini buka pintunya di sini bentuk bagasi. Kita lihat bagian bagasinya sebesar apa. Oh ya di sini ini udah pencetannya udah kayak button yang elektrik ya. Cukuplah ya bagasinya. Enggak kecil-kecil banget. Kalau kalian lihat nih, kalian bisa nuh satu koper di sini dengan tas pelipatannya. Sayangnya enggak bisa dibagi dua, 5050 atau 6040. Ini One Piece bisa kalian tarik begini terus kalian ini. Tapi dia enggak flat. Jadi kalau kalian lihat lagi agak sayang ya. Soalnya di sininya sebenarnya lumayan dalam. Kalau kalian coba buka ini semua ini lumayan dalam. Dan gua enggak bisa buka sama sekali ini. Ini jadi enggak bisa. Oh, bisa bisa dong. Nah, ya enggak ada apa-apa lagi. Enggak ada apa-apa lagi. Di sini enggak ada tempat penyimpanan sama sekali dan pelipatannya juga enggak bisa rata lantai. Agak sayang sih, jujur aja. Nah, pertanyaan gua tadi setelah gua buka, gua buka semuanya ini, itu enggak ada tempat penyimpanan apapun dong. Berarti bawahnya space-nya harusnya gede dong. Ada ban serere dong. Ternyata begitu ke kolong ini kayak kosong banget tapi enggak ada ban serap juga dan enggak ada tempat penyimpanan ban serap juga. Ini buat apa nih? Spay segede gini tapi enggak dipakai apa-apa. Kesannya kayak platformnya nanggung. Jadi kesannya. Oke, kita masuk ke dalam interiornya. Jadi, ada dua varian. Varian premium dan varian dynamic. Varian premium range-nya lebih jauh dan fature-nya juga lebih bagus karena yang seperti kita coba ini varian premium. Dia korsinya udah elektrik ya, udah ada pengaturan elektrik juga bisa maju mundur naik turun yang enak. Terus setirnya mengingatkan gua sama setirnya Dolphin. Jujur aja ini setirnya sama. Dan karena balik lagi ini aslinya di beberapa market, ini namanya BYD sigal burung camar. Jadi masih ada aksen-aksen ocean series-nya dari BYD ini. Tombol-tombolnya mirip sama Dolphin. Desain ininya juga mirip sama Dolphin. Biarpun enggak mereka enggak berbagi common part ya sebenarnya ya. Tapi desainnya ambience-nya masih kerasa banget dia Ocean series. Dan sekarang kita ngomongin detailnya sendiri. Detailnya ini masih plastik ya sebenarnya ya. Di sini juga masih plastik. Di sini soft touch-nya sebelah sini. Di sininya ada soft touch tapi enggak softsoft banget. Agak keras. Di sini ada soft touch juga. Di sini plastik ya. Lagi-lagi ada aksen-aksennya. Pengaturan setir yang bagus buat di segmennya dia sudah tilt dan teleskopic. Nice. Jadi kalian bisa dapetin posisi duduk yang ideal. Instrumen panel 7 inci. Kecil banget. Dan sorry to say resolusinya gua bilang agak generik ya, agak kurang. Kelihatan murah sih jujur aja. Ini layar tengahnya dia 10,1 inci. Oh iya, ada tambahan feature dikit. Dia sudah dilengkapi dengan cruise control tapi bukan yang adaptif. Biarpun di depannya kelihatan kayak ada tempat buat radar tapi dia enggak punya adaptive cruise control. Pindah ke bagian sininya. Ini ada tombol buat volume. Tuas transmisi di sini seperti halnya si Dolphin. Ada tuas AC, ada wireless charging di tengah. Semacam floating console-nya di sini ya. Di sini masih ada penyempat-penyimpanan lagi. USB, USBC-nya juga ada di sini. Terus ada memory card dong di sini. Kayaknya buat update apa ya? 12 volt. Tidak ada center konsol sama sekali ya. Maksudnya tidak ada yang buat penyimpanan sama sekali di sini. Eh, naik ke atas, spion standar, semuanya standar ya. Basically kelihatan sih memang ini budget car atau the most affordable car dari BYD. Tapi untungnya joknya sudah full kulit. Bentuknya juga bucket seat yang keren dan kalau didudukin lumayan apa meluk ya ke posisi pengemudinya. Tambahan sedikit untuk versi yang premium eh kalian dapetin wireless charging. Tapi untuk versi yang biasa yang dynamic kalian tidak dapetin wireless charging. Biarpun beberapa detail-detailnya seperti jok kulitnya, warna trim-nya segala macamnya itu masih sama. Sekarang kita bahas beberapa display-nya di sini. instrumen panelnya kecil ya memang ya, tapi informasinya cukup e lega juga ya. Jadi dia ada beberapa detail seperti digitalnya segala macam. Di sininya juga dia ada adjustment tentang apa namanya ee pintunya, tire display-nya segala macam juga bisa ditampilin dari sini. Nah, kalau kita lihat lagi ke bagian tengahnya, ke instrumen e instrumen yang tengahnya ini, head unitnya ini ukurannya 10 inci dia cas BYD dia display-displaynya bisa kelihatan di sini connectivity-nya tuh, vehicle image-nya tuh biarpun cuma depan doang ya, enggak 360, Spotify, Bluetooth, eh FM radio bisa kalian lihat dari sini dan kalau kita pencet menu ya harusnya AC dan segala macam, kalian bisa setting langsung dari sini. Tuh, AC-nya dari sini. AC-nya tentu saja enggak dual zone. Biarpun kalian bisa setting suhunya di sini ya. Tuh, ini kalau kalian pencet satu, pencet semuanya. Oke. Ee ventilasi segala macam kecepatan kipas kalian bisa atur juga dari sini. Terus kalau kita pencet sini ya, ini balik ke menunya. Ada BYD Assistance. Yes, dia sudah punya voice command dan bahasa Indonesia juga ada voice commandnya. Selain bahasa Inggris, smart charging, phone store buat aplikasinya. Ths-nya media center utility tools, album, file manager dan kawan-kawan mungkin basicnya Android ya. Apple CarPlay, Android Auto dia juga sudah ada. Spotify juga sudah build in. Kalau kita lihat lagi di setting-nya dia bisa mengontrol beberapa pengaturan lampu, kunci-kuncinya, audio display-nya, equalizer volume dan segala macam. Energy management-nya seperti regenerative breaking-nya akan standart atau high. Charging, discharging-nya, consumption-nya bisa kita lihat langsung dari sini, ya. Lalu di vehicle-nya steering assist, break assist. Eh, untuk ADAS kebetulan dia standar abis ya. Jadi dia tidak punya adas adas yang canggih-canggih banget. Jadi cuman ada ya ABS, cruise control. Kayaknya that's itang ya. Moga-moga harganya nanti pas diumumkan terjangkau ya. Servis kalian bisa lihat dari seperti apa. Nah, ini ADAS-nya nih. Parking sensor adasnya. Seperti gua bilang, dia tidak punya ADAS yang gimana-gimana banget. Dan tentu saja kalian bisa kontrol sistem Wii, Bluetooth, dan kawan-kawannya. Kira-kira itu head unitnya. Lanjut ke bagian belakangnya si Atovan. Jadi cup holdernya itu dia taruh di bagian tengah sini nih ya. Tuh tengah sini. Tapi enggak ada profil yang buat naruh benar-benar biar tepat di posisinya. Samping sini ada botol holder. Duduknya sih tegak ya. Light room ya cukuplah. Mengingat mobilnya sendiri enggak panjang-panjang banget ya cukup. Gua lebih menyorot posisi duduk yang agak tegak banget. Dan di sini ini tadi posisi duduk gua ya. Ya, kira-kira seperti ini. Tinggi gua 174, nyisanya tinggal segini. Tidak ada amres sama sekali biarpun headr-nya sudah tiga pieces. Jadi, mobil ini didesain untuk menampung tiga orang sekaligus di bagian belakangnya. Kita lihat penggeraknya dan baterainya. Jadi, dia ada dua pilihan ya. Dia ada pilihan yang range-nya 300 itu baterainya 30,08 kWh yang range-nya 380 itu baterainya 38,8 kWh motor listriknya pengadak roda depan tentu saja powernya sekitar 75 PS, torsinya sekitar 135 Nm. Dan ini desainnya mereka naruh. Dan kalau kalian lihat lagi bonetnya pendek ya. Jadi ya dasarnya dia memang city car. Jadi semuanya coba dia masukkan ke dalam sini. Dan lagi-lagi karena powernya enggak gede, motor listriknya gua enggak gede, dia kelihatannya lebih ringkas di bagian sininya. Sekarang kita sampai pada kesimpulannya si Byd atau One. Kesimpulannya ini adalah mobil BYD paling terjangkau. Tentu saja banyak kekurangan-kekurangan atau banyak pengurangan-pengurangan spesifikasi yang membuat mobil ini harusnya dibandrol dengan harga terjangkau. Waktu kita bikin video ini, jujur aja kita belum tahu harganya akan berapa. Tapi yang pasti harusnya BYD bisa membandrol mobil ini dengan harga yang sangat kompetitif biar semua orang bisa cobain mobil listrik. Mobil ini juga karena tampil di GIAs 2025. tepatnya di boot byd. Jadi kalian bisa lihat langsung nanti seperti apa detailnya dan kita jik kalau kalian tertarik bisa aja kalian sikat. Oke, thank you sudah nonton. Kalau kalian suka video ini klik like, subscribe, tekan tombol komen untuk kasih komen, dan jangan lupa tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Aut Audisan off. Thank you sudah nonton. Bye.

Lihat di YouTube