Jungkat

BYD ATTO 1 | Full Review Kami Setelah Dipakai Setiap Hari. (YouTube Video)

  • 17/09/2025

[Musik] Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Akhirnya BYD atau one ya. Mobil ini banyak sekali dipesan waktu GIAs kemarin karena baru launching di GIAs kemarin langsung wah yang bikin wah mobil ini adalah bukan bentuknya bukan apa, tapi harganya. Harganya itu sudah harga LCGC tapi mendapatkan jauh lebih banyak. Nah, nonton video ini sampai habis. Seperti biasa Motomobi itu menyampaikan review apa adanya. Jadi untuk Anda yang sudah pesan mobilnya belum nyampai, nonton ini dulu ya. Siapa tahu berubah pikiran atau malah makin enggak sabar lagi. Ee untuk Anda yang mau mesan mobil ini tapi masih ragu-ragu, nonton video ini sampai habis. Siapa tahu berubah pikiran enggak jadi mesan. Siapa tahu malah makai nafsu untuk mesan BYD atau One ini. Yes, sangat spesial karena harganya ada dua macam, dynamic dan premium. Yang dynamic itu harganya Rp195 juta. Yang premium harganya Rp235 juta. Yes. LCGC sekarang harganya berapa tuh? Nih daftar harga beberapa LCGC yang dekat-dekat harganya. Kan aneh karena ini dapat mobil listrik. Biasanya mobil listrik itu harganya di atas mobil internal combustion ya. Tapi enggak berlaku buat mobil ini. Byid memang kadang-kadang kalau ngasih harga tuh aneh sekali ya. beberapa mobil Cina sih aneh sekali kok murah sekali tapi apa yang kita dapatkan? Nah, makanya bentuk seperti Lamborghini dikutuk menjadi kecil. Du kecil. Jadilah seperti ini bentuknya. Miri dari lampunya, dari tekukannya, patah-patahannya itu mirip seperti Lamborghini. Dan ee bukan sesuatu yang jelek ya, miripnya tuh mirip Lamborghini, bukan mirip ginian gitu kan. Br. Namun ada plus minus. Ada juga orang yang enggak suka dengan desain seperti ini. Kebanyakan kotak-kotak ya. Kurang apa ya terlalu modern mungkin atau ada anehnya. Sebenarnya secara proporsi ada aneh-anehnya sedikit sih. Tapi ya ini kan mobil kecil ya kan. Heeh. Terus dibentuk kayak Lamborghini pasti proporsinya ada aneh-aneh sedikit ya. Dapat lampu ini LED Byd ada DRL-nya juga. Ee di depan sini ini ada tempat untuk kamera 360. kamera depan ada bendulan. Mungkin nanti ada pasangan aftermketnya tuh buat kamera 360 di sini. Ee karena mobil ini laku sekali. Biasanya kalau mobil laku sekali barang-barang aftermarketnya tuh banyak sekali. Dan dari luar penampilan itu antara yang dynamic dan premium tidak ada bedanya. Jadi kalau mengutamakan tampilan luar tapi enggak peduli sama lain-lainnya, pilih yang dynamic saja. Ini ada lubang charger di depan kanan. Dia bisa DC charging ya, CCS loh ya, bukan GBT. CCS. Untuk DC charge. Eh, untuk AC charging-nya itu bisa 6.600 watt sama dynamic dan premium 6600 watt maksimum DC char eh AC charging-nya. Untuk DC charging-nya yang dynamic itu 30 kW untuk yang premium 40 kW. Ada perbedaan di situ. Kenapa? Mungkin karena ada perbedaan ukuran baterai. Nah, yang dynamic dapat baterai 30,08 kWh di bawah baterainya ya. Kalau yang ee premium itu 38,8 kWh. Jadi lumayan bedanya. Nah, range-nya juga mirip-mirip nih range-nya itu untuk yang dynamic 300 km, yang premium 380 km. Jadi, kira-kira 10 km/ kWh. Seberapa irit kita dapatnya? Apakah bisa mendekati itu? Nonton sampai habis. Kita akan tes juga mobil ini. Kita akan tes 0 ke 100-nya berapa mobil ini juga. Seberapa besarkah dari panjangnya 3.925 mm. Hampir 4 m. Wheel base-nya. Wah, wheel base-nya ini panjang. 2,5 m. Karena overhang belakangnya sih khususnya yang kecil overhang-nya tuh pendek-pendek. Jadi karena mobil listrik ya kan baterai di bawah harus panjang gitu jadi mengutamakan baterai. Apakah radius putarnya jelek? Ya nonton juga video ini sampai habis. Oke, kami ingin bahas tentang akses ke dalam mobil ini. Jadi, mobil ini bisa dibuka dan ditutupin kuncinya itu pakai kunci ini. Ini kunci DYD seperti biasa modelnya bentuknya seperti peti mati ya. Itu dapat dua. Enggak tahu kenapa mobil tes dikasih dua lagi. Her kan. Hm. Tapi kalau buat olahraga atau sehari-hari mungkin malas bawa kunci-kunci yang gede gini. Kita bisa pakai kartu. Balik kartu. Dengan kartu ini kita bisa akses mobil ada tulisan NFC di sini. Ngunci. Ngunci. Sekarang buka buka. Nah, kita masuk mobil pakai kartu ini. Mobil sudah langsung hidup aja tuh. Praktis. Ini kami suka kunci macam ini. Tinggal taruh kantong begini. Asal jangan hilang aja. Selipin di dompet. Ini benar-benar kartu kartu NFC. Kartu tipis, kartu normal. Bukan kunci mobil yang dijadikan kartu yang bikin agak tebal gitu. Enggak. H. Nah, ini ada ee jadi macam ke SUV SUV-an. Ada over fender kecil-kecilan ya. Ada pegangannya B apa sih. Hah. Dan veleg 16 inch 185 55 16. Belakang juga remnya dapat dis brake. Luar biasa. Nah, ini ada tambahan lagi di bawah sini ada tulisan-tulisan tulangan Cina baru ng blade battery tulisannya. Jadi Bid selalu pakai baterai model blade begitu. Karena BYD asal mulanya adalah perusahaan bikin baterai. Nah, belakangnya juga kelambu-lambuan kan. Iya. Mobil ini sih enggak ada secara bentuk menurut kami ya. Selain proporsinya agak kurang pas karena kayak kakinya kecil, tapi enggak ada yang salah dengan bentuknya. Ini ada spoiler model belah tengah tengah. Ini ada e high mount stop lamp. Mata kucing tulisan atowan. BYD enggak ada knalpot mobil listrik ya kan. Terus buka bagasinya itu sini pakai ada tanda stiker pula nih. Switch tombol biasa. Bagasinya juga. lega dapat V2L, dapat mikrofon ya nanti ya soal microfon ee dia tuh enggak ada ban serap jadi pakai tire repair kit dalam sini mobile charger juga lupa menyampaikan berapa tenaganya ini motor listrik controller Di sini semua motor listriknya menghasilkan tenaga 74 horsepow atau 55 kW. Ee torsi maksimalnya 135 Nm. Enggak besar tapi nanti ya pas nyetirnya kami ceritakan lagi. Ee menyurkan tenaganya ke roda depan melalui gearbox single speed. Enggak bisa ganti gigi ya kan mobil listrik mundur juga enggak pindah gigi. Motor listrik aja dibalik. Ini sebenarnya bisa kali ya dikasih sempit juga sih. Kelaci kecil gitu buat naruh barang. Kadang-kadang gini loh, K pikir harusnya semua mobil listrik ya kan bagian depan itu selalu ada kelonggaran seperti ini dan tidak menimbulkan panas yang besar seperti mobil internal combustion. Kenapa enggak ada tempat khusus biar enggak ganggu bagasi? tempat khusus untuk naruh mobile charger, naruh V2L-nya, naruh tire repair kit, macam-macam kebutuhan mobil tuh ada di depan. Kenapa kan naruh gitu? Jadi bagasi clean benar-benar buat barang gitu. Mohon maaf agak gelap ya. Kita udah beli lampu di luar tapi belum beli lampu di dalam mobil ya. Mobil Rp200 juta. Seberapa lega belakangnya? Ini kategorinya lega. Oke, ini belakang posisi nyetir kami. Tinggi kami 174. Jarak dengkul dengan jok depan masih berjarak, kaki masih bisa masuk walaupun ada baterai di bawahnya. Headroom-nya juga masih ada sisa dua jari. Ee ini cukup karena nyendernya enak. Nyendernya masih enak. Enggak enggak terlalu tegak sekali. E seat belt dapat tiga, termasuk yang tengah dan ada headr tengahnya. Jadi sebenarnya didesain untuk bertiga, tapi kalau bertiga di belakang sini pasti tidak nyaman ya kan. Pasti sempit karena ini mobil enggak terlalu lebar. E nah tempat-tempat penyimpanan seperti biasa di belakang jok yang headr-nya nyambung ini ada kantong. Ini kantong di pintu juga pintu di sini bisa naruh sesuatu lagi. Kantong pintu bisa naruh botol. Door trim-nya keras-keras. kombinasi warna hitam dan abu-abu. Ini juga kebagian buat orang belakang nih. Itulah tempat-tempat naruh. E duduknya mm enggak terlalu empuk ya. Cuma kalau jalan duduk di belakang sini agak ngayunnya agak kurang enak. Tapi kalau di depan nanti pengin nonton sampai habis. Y. Oke, sebelum menceritakan dashboard-nya, kami ingin ceritakan dulu perbedaan ee antara yang ee dynamic dan premium. Pertama tuh ada di setir. Setirnya yang dynamic tidak seperti ini. Kalau ini nih kulit premium dapat yang lapis kulit. Yang dynamic dapat yang biasa aja, rubber biasa yang kalau dipegang ee kayaknya bisa bikin tangan kapalan. Kemudian ini bisa diatur tilt dan teleskopic. Untuk yang dynamic itu tidak mendapatkan teleskopiknya. Kemudian ini ada wireless charger yang dynamic tidak ada wires charger. Power window ini ada auto down dan auto up. Untuk yang dnamic hanya auto down. Kok tanggung gitu ya joknya kalau ini kulit-kulitan. Kalau di dynamic itu fabrik dan manual untuk yang dynamic. Kalau yang elek, kalau yang premium ini electric seat enam pengaturan termasuk bisa naik turun namun tidak bisa ngatur naik turun depannya doang kayak tanggung gitu harganya. Dengan nambah perbedaan harga segitu dapat lumayan sebanyak itu. Hm. Anyway, gasboard plastik-plastik keras termasuk door trim. Ini enggak masalah harganya Rp200 juta ya kan. Ini di bawah ada empuk-empuk tuh. Enggak masalah. Enggak masalah. Lampu di cuma ada di depan sini doang. Ada lampu kabin tengah sini. Enggak ada masalah ya. Ini tidak auto daynight enggak ada masalah. Layar tengah enggak terlalu besar enggak ada masalah. Yang penting bisa Apple CarPlay dan Android Auto. Kemudian ini yang sebenarnya sejujurnya kami belum nyoba gara-gara enggak dikasih mikrofonnya sih di mobil tes ini. Yah, copyright semua nih lagunya nih. Kita dengerin aja. Eh, ke-mute di video bisa but ini kalau udah mikrofonnya asik. Jadi selain karaoke tadi ternyata tuh ada kita bisa download juga nih. Download YouTube byd arcade ini game kelihatannya. Open YouTube. I nonton YouTube. Hai YouTube. Selamat datang di channel Motomobi. Yes, channel Motomobi. Kita akan coba bisa nonton YouTube atauan seperti apa rasanya. Jadi pas lagi nunggu kita nunggu pacar kita lagi ke salon apa gitu bisa nonton YouTube di mobil. Kalau kita masukin D exit dia up. Exit dia up. Nah, ini menunya ada beberapa hal di sini. Sayangnya dia tidak ada kamera transisc tapi ada hanya ada kamera mundur ini aja. Dan kualitas kameranya lumayan untuk mobil Rp00 juta, ya kan. Terus AC ini semua bar di bawah ini walaupun Apple CarPlay-nya nyala nih misalnya itu selalu ada bar di bawah ini. Jadi kita pencet home apa back eh settings itu semuanya ada shortcut-nya di bawah nongol. Jadi aman kalau pakai Alp CarPlay enggak sulit keluarnya begitu. Kita bahas AC dulu. AC AC ini seperti dual zone padahal tidak. Nah ini ini pengukuran apa namanya? ee ee suhunya itu tidak pakai suhu dalam berapa derajat, tapi pakai angka nih nomor lima. Makin ke bawah dia angkanya makin kecil nomor satu blowernya di sini. Terus ini bukan dual zone ya, cuma ada kanan kiri aja. Mungkin disiapin tempatnya untuk dual zone. Tiba-tiba azan. E kembali ke AC tadi bar di bawah. Ini bisa kita atur dari sini langsung ya. Seberapa angkanya makin kecil makin dingin tadi ya. dan blowernya bisa langsung diatur dari sini juga termasuk sirkulasi AC. Jadi enggak usah masuk ke menu yang besar tadi untuk ngatur-ngatur yang itu. Ini latar belakangnya juga bisa diganti. Terus shortcut ada dari atas ini. Macam-macam shortcut-nya kita bisa custom lagi. Posisinya kita bisa custom dan mau tombol apa aja kita bisa custom juga. Nah, elektronic parking brake itu ada di layar ya kan. Jadi enggak ada tuh tombol rem tangan tuh enggak ada. Semuanya dari layar sini. Auto vehicle hold juga nih. Auto hold juga dari layar semua tuh. Ini gini-gini dari layar. Itu yang kami enggak suka di zaman modern ini. Dikit-dikit pakai layar, layar, layar. Dan sayangnya bukan hanya mobil Cina, mobil Eropa juga mulai mengarah ke begitu. E oke. Tapi di mobil ini tetap ada tombol fisiknya. ini termasuk volume deveoger depan. Kemudian ada ee snow mode. Kalau di tempat licin ni mungkin untuk ee ngurangin eh rapid acceleration dan driving mode yang ada echo, sport, dan normal mode. Shifter tu ada di sini D ke bawah, R ke atas untuk N setengah ya. Dari D setengah ke atas parknya udah dipencet sebelah sini. Ini raman dimainin anak kecil, tapi biasa kalau jalan kan enggak bisa dioper-over. Ini ada ventilasi AC di bawah kecil. Tapi AC-nya ini lumayan dingin walaupun ee mulai dinginnya agak lambat. Begitu dinyalain enggak langsung dingin. Tapi begitu udah nyala oke, dingin sekali. Ee ini enggak ada apa-apa lagi. Setir flat bottom, jempol kanan untuk urusan audio, next dan previous track. Jempol kiri untuk cruise control. Tidak ada adasnya. Jadi ini cruise control biasa ya. Nih, ada tombol shortcut bintang-bintang ini. Terus ini, ini sayangnya banyak kalau pakai kacamata hitam gini apalagi ya agak susah kelihatan ini. Ada apa-apa aja. Ee kayak di sini nih. Ini di atas nih ada nyala nih. Kalau ini AC nyala tuh di atasnya nyala sebenarnya cuma enggak kelihatan kalau kita tutupin gini baru kelihatan tuh nyala ya kan? Ya kan? Combination switch sebelah kanan untuk urusan se dan lampu. Lampunya ada autonya luar biasa. Terus ada fog lampnya enggak sih? Fog lamp-nya ada fog lamp-nya. Terus ini kalau dipencet untuk trip A, trip B, dan odometer. Sebelah kiri untuk urusan wiper. Wiper tidak ada autonya, cuma interval dari intermittennya bisa diatur di sini. Oke. Nah, kita ke instrumen cluster. Instrumen clusternya itu sebenarnya terbagi. Ini ada layar bukan layar kanan kiri ini bukan layar. Yang layar tuh hanya di tengah aja. Ini seperti fungsinya mid aja. Untuk ganti-ganti halamannya. Pencet ini. Ini kehematannya 50 km terakhir tuh 10,7 kWh per100 km. Berarti sudah mendekati eh target distance-nya mereka. Kumulatif ini enggak tahu dari kapan. Terus ada TPMS, driving time, average speed, sama ini ya. Udah segitu aja isinya ya. Sisanya nih ada speedometer. Ee baterai nih tinggal 66%. sisa kilometer di baterai. Terus ini 1 kW. Sekarang lagi cuma buat ngidupin AC kayaknya. Nah, sebelah kanan ini kami suka sekali ngatur spionnya bukan dari layar. Luar biasa. Suka sekali. Bisa dilipat enggak, ya? Enggak bisa dilipat, ya? Ini manual. Manual tuh. Manual ngelipatnya ini ya. Kayaknya spion kanan nih mahal gara-gara ada sensor ini nih. NFC. Oke, kepraktisan sekarang kantong pintu di sebelah sini bisa buat naruh-naruh. Ini kantong pintu jug naruh botol juga. Botolnya enggak terlalu tinggi banget ya. Ada dua cup holder di sini. Ee untuk yang premium dapat wireless charger yang lumayan kencang wires chargernya. Di bawah masih ada buat naruh-naruh lagi. Ada colokan USB C, USB A 12 volt powerlet. Kemudian ada micro SD. Pak micro SD mana? Micro SD. Oh iya. Buat apa ini? Laci soft opening enggak? Oh lumayan soft opening eh kecil tapi bisa muat aparnya dia. Ini tidak auto dia. Ini udah LED. Sudah ada kacanya kanan kiri buat ngaca dan termasuk lampu LED-nya juga. Oke posisi nyetir. Posisi nyetirnya karena bisa teleskopik. Ini posisi nyetir yang pas buat kami hampir enak sekali. Tapi ini sudah enak posisi nyetirnya ya. Joknya juga empuknya pas. Ini ee baketnya semi baketnya walaupun tidak baket-baket amat tapi enak. Pas. Posisi nyetirnya ini kami suka karena thanks to telescopic. Andai jok bagian depannya bisa naik turun itu akan sempurna posisi nyetirnya. Saatnya kita jalan. Senang sekali akhirnya bisa nyobain langsung jalan-jalan di Jakarta pakai atowan ini. Karena ini adalah mobil yang paling manted di GIA kemarin dan orang-orang masih belum dapatin. Ini mobil masih dilihatin orang-orang di jalan, ih apa tuh? Atau itu mobil yang gua pesan eh atau eh itu mobil yang akan gue pesan gitu. Jadi ee senang ada rasa bangganya yang lebih gitu naik mobil R200 juta ini gitu. Begitu naik first impression langsung kekedapannya. Wah kekedapannya memang bukan yang kedap sekali cuma jauh sekali dengan LCGC ya kan. Ini mobil kalau dibanding LCGC kedap sekali. sangat amat kedap sekali dan karena ini mobil listrik jadi kalau biasanya LCGC 3 silinder gitu getar-geter atau 4 silinder yang getar-getar ini smooth tidak ada getaran mesin sama sekali ya mobil listrik ya kan jadi first impression langsung wah ini mobil visibility masih enak kaca belakang walaupun kaca pintu belakangnya itu agak mengecil tapi enggak ada masalah belakang juga kaca belakang agak susah ngelihatnya gara-gara Karena ada headr gede-gede di belakang itu enggak ada masalah karena ada kamera mundur. Spion juga gede, enak. Aduh, spion ngatur pakai tombol ini luar biasa. Kami suka sekali. Kemudian suspensinya. Nah, ini suspensinya. Ini yang bikin membedakan sekali dengan LCGC lain-lainnya. Ini suspensinya enak. Bantingan itu enak dan lumayan stabil loh. Enggak goel-goel banget. Tahu kenapa? Karena baterai. Yes. Baterai itu titik beratnya di bawah sehingga membuat mobilnya lebih stabil. Kemudian baterai juga yang membuat benar negatif. Baterai membuat mobilnya menjadi berat tapi ngecun suspensinya bisa seperti mobil yang besar rasanya. Masalah pada mobil kecil dan ringan itu biasanya pasti akan keras. Biasanya dikerasin sama pabrikannya. biar enggak limbung-limbung amat. Oke. Nah, ini karena mobil ini sudah terlahir berat dengan baterai, suspensinya bisa dicun enak. Nah, ini di jalan beton kita jalan smooth aja gitu enak ya. Jadi suspensinya ini kami suka walaupun tadi kam bilang duduk belakangnya di tol jalan beton seperti ini tuh enggak enak goyang-goyang, bampi-bampi. Kalau di depan enak ee enggak ada masalah ya. Kami suka dengan suspensinya mobil ini karena mobil ini ukuran kecil biasanya suspensinya enggak enak mobil kecil. Bagaimana dengan rasa-rasa lainnya? Rasa setir. Rasa setirnya itu again jauh lebih enak daripada LCGC ya. LCGC tuh rasanya kosong, enggak enak. Ee kadang keentengan, kadang keberatan. Kalau ini pas aja. Cuma memang tidak seperti rasa mobil R00 juta, R00 juta ya. dia tuh kayak setirnya tuh balik ke nolnya tuh cepat gitu. Ada ada aneh-aneh seperti itu. Cuma F setirnya itu jauh lebih mewah daripada LCGC. Semua LCGC. Bagaimana dengan rasa remnya? Nah, ini dia mobil listrik itu F rem-nya pasti tidak enak ya. Tidak seperti mobil internal combustion yang murni ngerem itu eh memberi tekanan hidrolik ke kaliper untuk ngejepit disk. Kalau mobilnya strike. Begitu kita nginjak rem itu bisa kita kita itu regen dulu. Regen itu bisa tidak halus ya, tergantung mobil listriknya. Ada mobil listrik yang regen itu bisa halus, ada yang enggak. Nah, ini bukan termasuk yang halus-halus amat. Jadi, remnya itu seperti sangat sensitif sekali. Tapi di kecepatan rendah ya, gitu kita dynamic ngebut-ngebut segala tuh ee enggak terlalu terasa karena ngeremnya kita pasti ngerem dalam. Nah, regen braking-nya kita bisa atur nih tidak bisa one pedal driving, tapi kita bisa atur regen braking itu ada high dan standar. Standar itu dilepas gas ya hampir ngelos tapi ada masih ada regen-nya. Kalau high ini, high ini kami paling suka dilepas gas dia regen breaking aja. ng-reen dan regen tuh ngremnya pas, enggak terlalu ngagetin, enggak enggak ada ketidaknyamanan gitu. Eh, kadang-kadang kami hampir tidak injak rem sekali kecuali kalau udah mau berhenti. Jadi, regen breaking-nya pasukan. Bagaimana dengan tenaganya? Ini di normal modood kita gaspol. Oh, enggak lari ke mana-mana. Iyalah, tenaganya 74 horsepow mau ngapain gitu ya. Kemudian kalau kita ganti ke eco mode makin enggak ke mana-mana lagi kan. Sport mode des aja emang larinya enggak ada. Tapi selama kami pakai berhari-hari mobil ini, kami tidak pernah ngerasa sedikit pun underper. Ya, kami makai hari-hari itu seperti kami pakai hari-hari biasa, tidak ngebut, tidak pelan, normal aja jalannya. Tapi enggak ngerasa sama sekali underp mobil ini. Walaupun aktual powernya ya gini, rada-rada slow. Penasaran kan? Kami akan tes 0 ke 100 km/j seberapa kencang. Kita tes 0 100. 1 2 3. Ini udah dipendem sekali gasnya. 60 70 80 90 lagi ayo ayo 100 di detik 0 ke 100 km/h eh tanpa AC kencang enggak? Terasa under power enggak juga. Ya, jadi ini power yang pas karena mungkin mereka ngejar kehematan ee kami pakai hari-hari. Di dalam kota itu 10-an kWh per 100 km itu berarti sudah hampir 10 km/KWh 9an lah. Jadi sesuai sama klaimnya, distance baterainya. Overall tetap aja mau 14 detik ada kekurangan dikit-dikit. Ini mobil R juta. R juta kok bisa begitu? Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi, dan Mesmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda. Dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek website kami motomobinews.id. Terima kasih telah menonton. Yeah.

Lihat di YouTube