CALON EV 7 SEATER TERMURAH DI INDONESIA: VINFAST LIMO GREEN! (YouTube Video)
Oke, halo semuanya. Kembali lagi di Ford Hanif ya. Kali ini kita di GJW dan lagi ada di bootnya Finfast. Nah, ada satu mobil yang menarik perhatian gua karena ini adalah mobil seven seater listrik yang katanya Fin pas harganya akan terjangkau. Ya, kalau di Vietnam sana ini namanya Vas Limo Green. Tapi sekarang lagi ada lomba ee kompetisi untuk memberikan nama mobil ini masuk ke Indonesia karena udah enggak bisa pakai nama Limo. Tahu kan? Limo itu nama taksinya Bluebird zaman dulu ya. Jadi harusnya enggak bisa dipakai. Nah, limo green ini maju ke depan. Ini sebenarnya masih prototype ya yang akan di launching di Indonesia. Jadi, ini prototype pertama setir kanan dan juga ini varian yang paling base, paling dasarnya. Jadi nanti yang masuk Indonesia harusnya trim lebih tinggi dan akan dirakit di Subang. Mobil ini panjangnya 4,7 m, lebarnya 1,87 m, dan tingginya 1690. Nah, wheel base-nya itu panjang 2,8 m ya. Jadi kalau kita lihat dari depan sampai belakang kelihatannya kompak padahal dia itu gede. Nah, tambang depannya gua suka karena ciri khasnya Vinvas dari ujung ke ujung itu nyambung dan tengahnya ada V-nya ya. Cuma bagian tengah sini mungkin ni karena varian yang rendah dia enggak dibikin nyala ya. Nyalanya cuma di sini aja DRL-nya. Lampu utamanya ada di bagian bawah. Nah, ini bisa kita buka ee kapannya sebentar. Nah, depannya ini dia enggak ada covernya. Jadi terbuka seperti ini aja. Dan kalau kita lihat sebenarnya ini bisa dikasih tempat buat penyimpanan barang yang gede. Karena ini kalau dikasih cover nih ya turun ke bawah sini ini lega banget. Harusnya bisa sekitar 50 literan lah. Jadi bagasi ekstra ya. Oke kita tutup. Seperti biasa FinP itu bodinya tebal jadi berat. Dan untuk yang versi Vietnam sana itu sekali cas bisa sampai 460 km berdasarkan NEDC. Sudah fast charging juga dan dia penggerak roda depan. Nah, sekarang kita ke samping yuk. Nah, ini port charging-nya dari sebelah kanan sini ya. Dia sudah fast charging pakai CCS2 juga combo ya. Dan biasanya kalau Finfas itu ngecasnya bisa gratis sampai 2028 jadi enak. Nah, nih profil sampingnya. Gua suka sih sama desainnya ya. Desain samping sampai ke belakang dia ganteng juga. Desainnya ganteng ya. Jadi lekukannya tuh pas dibikin tegak dan ciri khas nyambung sampai ke sini ada tulisan V-nya masih pakai limo green ada wiper devoger sama high moed stop lamp-nya dan di atasnya antenanya pakai model sharvin. Bagasinya gimana? Kita buka dulu. Nah, bagasinya cukup lega ya. Jadi bisa dilipat rata lantai bagian belakangnya. Terus kalau misalkan kita buka ada tempat penyimpanan yang cukup besar di bagian sini. Ini harusnya ada dongkrak segala macamnya, tapi karena mobil masih prototype belum dipasang ya. Ada lampu kiri kanan LED ya. Sama kalau kita buka tarik nih. Nah, lanjut sebelah kirinya. Lumayan gede sih. Ya, kita naikin dulu. Nanti kita akan masuk ke belakangnya seperti apa. Boleh. Dan ini kara tipe paling rendah dia tuh sebenarnya pelegnya gede karena ukurannya R18 pakai ban 2355 tapi ini sebenarnya masih pakai dove. Mungkin nanti ada yang versi tingginya dia pakai veleg racing. Sekarang kita masuk ke bagian tengah dulu, yuk. Nah, ini bagian tengahnya cukup lega ya. leg room-nya, head room-nya ada. Dan kita punya AC bagian tengahnya tuh di bagian sini nih. Sama ada USBA, USBC sama yang gua suka adalah untuk kursi belakang kita dapat AC-nya tuh ditaruh di plafon nama dia. Jadi tengahnya itu di bagian bawah tapi yang paling belakang ditaruh di plafon. Jadi belakang itu enggak kayak anak tiri. Dan kursinya dia cukup empuk ya. Ee ciri khas FinFast gua suka fabriknya Vinfast tuh kayak lembut gitu ya. kayak jok-joknya VW, didudukinnya juga enak. Ini versi yang ee mundur ya. Sama dia bisa dimajuin enggak? Oh, bisa. Dia bisa maju mundur, bisa sliding. Cuma enggak ada amres sebelah kiri sama kalau kita Oh, ini udah paling rebah. Rebah kok ini ya. Ini cukup rebah. Kalau misalkan kita pengin agak tegak, tinggal di majuin seperti ini. Oke, door tripnya juga bentuknya lucu ya. Jadi di sini tuh kayak ada sesuatu yang ngambang gitu ya. ya. Cuma kalau ditarik-tarik ini mungkin bisa patah. Dia sebenarnya keras dan rigid ya, cuma ee ada resiko bakal diisengin orang kalau misalkan pakai taksi online. Terus door openernya itu ditarik ke atas dan ini gampang sekali pengoperasiannya. Nah, power window dia sudah pakai auto ya. Ada buat pegangannya di bagian sini. Speakernya juga kayaknya di sini nih. Nah, bawahnya ada tempat buat penyimpanan. Do trimnya sendiri bagian atas ini pakai plastik. Plastik juga. Nah, ini juga plastik. Ternyata kalau misalkan varian tinggi gua enggak tahu pakai apa nantiah. Sekarang kita ke belakang. Oh, bisa dipetata lantah ternyata kayaknya ini kursinya masih belum ditukar ya antara setir kiri sama setir kanan ya. Jadi yang pakai slidingnya itu sebelah kanan. Yuk kita coba geser. Tarik. Oh ternyata dia itu modelnya ngelipatnya tuh bukan sliding tapi one touch stumble juga ternyata. Oke, ini biar gampang lihatnya ke depan. Tapi kalau yang sebelah kiri enggak touchel ya. Nah, di belakang ini versi yang paling mundur. Masih ada leg room. Paling mundur masih ada leg room ya. Headroom. Oh, lega. L masih ada headroom-nya. C memang kursinya agak sedikit tegak dan agak sedikit rata ya. Enggak bisa dimundurin lagi kah? Oh, udah paling paling pol. Tapi masih enak loh dan enggak sempit-sempit amat gitu buat dua orang masih cukup. Ada AC di bagian sini ya, cup holder dan joknya ini lumayan empuk ya. Nice. Belakangnya enggak sesempit yang gua kira ternyata gede juga. Oke. kita gulingkan. Nah, sekarang kita ke bangku baris depannya. Wah, ini jauh banget kayaknya ini ya buat orang ngetes-ngetes tadi. Nah, ketika dimajuin harusnya belakang jadi lebih lega. Tadi kan yang paling mentok tuh. Nah, ini seperti yang gua bilang dia tuh masih prototype. Jadi, ada beberapa plastik yang masih licin ya. Jadi, kalau misalkan mobil sebelum masuk produksi itu biasanya dites dulu dan pakai plastik yang seperti itulah. Ini kayak misalkan plastik kayak sini tuh masih terasanya belum ada pattern-nya kayak plastik ember. Tapi nanti kalau udah masuk ke Indonesia udah diproduksi massal pasti enggak kayak gini. Makanya ini juga dikasih stiker nih aslinya enggak gini ya. Tapi secara desain kurang lebih nantinya akan mirip seperti ini. Nah, seperti yang gua bilang juga ini yang dimasukin buat prototype di sini buat showcasing itu varian yang paling bawah. Jadi setirnya ini bahannya piu ya, karet gitu. Belum ada kulitnya, belum ada tombol setirnya kiri kanan ya. Ee lampu udah ada auto by the way ya. sama wipernya ada di sebelah kiri. Bisa kita atur. Oh, sudah tilt dan teleskopic juga ternyata ya. Cuma teleskopiknya agak terlalu jauh nih. Jadi biasanya kalau gue teleskopik biasanya paling dekat tapi kalau ini kayaknya agak mundurin ya. Speedometernya enggak ada. Tapi biasanya kalau yang VF6 atau VF7 dia enggak punya speedometer, tapi dia ada head up display yang gede. Semoga nanti ini juga ada ya versi yang paling tingginya. Head unitnya ini agak kecil karena ini yang versi paling rendah. Gua enggak tahu versi paling tingginya nanti bakalan lebih gede atau enggak, tapi so far e interface-nya sama seperti finfest lain dan biasanya interface-nya ini bagus ya. AC-nya ada di bawah ya. Bisa ada shortcut di sini. Ini buat audio sama ini buat AC-nya nih. Oh, nyala dong ya. Ini auto. Nah, ini menunya kayak gini. Mau ke mana? Buat ngatur belakang juga ada di sini ya. AC. Ye. Oke. Nah, terus ini ada untuk menunya ya. Dia ada vehicle and drive media uners manual phone dan kawan-kawan. Eh, Android Auto sama Apple CarPlay-nya enggak tahu belum ada karena ini masih belum fix juga ya. Harusnya sih ada. Dan untuk kamera 360 di kamera mundur aja ternyata bukan kamera 360. Buat buka kunci ada di sini ya. Sama buat spion juga bisa diatur dari sini ya. Ini apa nih? Oh, ini stability control dan kawan-kawannya. Cerp mode juga ada di sini. Ah, nih bagus nih. Dia ada pengaturan buat crp modenya. Jadi, ada beberapa orang yang suka pakai crep mode. Kalau crp mode itu kita lepas rem dia akan maju. Kalau crp modenya dimatiin, dia harus digas dulu baru bisa maju. Nah, ke bawah sini dia ada tempat buat naruh handphone tapi belum har charging ya karena ini juga versi bawah. Ada cup holdernya di sini ada tombol P, hazard sama transmisinya ada di bagian sini. Dan ini dibikin kayak kristal gitu ya. Jadi, dalamnya itu ee kayak ada kaca dan dalamnya itu floating gitu. Nah, bagian sini juga ada tempat buat naruh barang. Kita buka besar. Bawahnya juga oh dalam ya. Oke. Sama kalau menurut K masih kurang. Di bawah sini juga ada tempat buat penyimpanan karena dia modelnya floating. Ini kita buka. Ah, dia sudah soft opening ya. Tapi yang gua bilang tadi ini plastiknya masih e plastik dumy ya. Jadi nanti kalau versi produksinya beda dia soalnya ini buatan Indonesia nantinya. Jadi sepertinya molding-moldingnya ini lagi dibuat dan nantinya akan diproduksi part-part plastiknya ini di Indonesia. Karena di Vietnam sendiri yang setir kanan itu enggak dibuat. Jadi yang versi setir kanan dari Limog Grand ini akan dibuat di Indonesia. Door trim sama ya masih plastik keras semua ya. Sama di bagian panel kursinya juga masih pakai prototype nih ya. Bisa diatur ketinggian kursinya. Eh, turun banget loh ini. Eh, bagus nih kayak bawa sedan jadinya ya. Nice. Bisa rendah dia. Kacanya juga gede. Sudah auto power window langsung berisik ya keluar. Jadi perdamannya biasanya fit pasnya perdamannya bagus ya. Ke atas buka dia enggak ada kaca. Enggak ada kaca, enggak ada lampu juga. Sama ini ee DNS view mirrornya juga udah tapi enggak elektrochromatik. Lampunya masih pakai halogen, dia belum pakai LED. Tapi so far eh untuk sebuah prototype ya, gua belum tahu spek seperti apa nanti pasuk Indonesia. Tapi sebagai dasar ini mobil udah punya udah punya modal ya. Posisi duduknya enak, kursinya enak, dalamnya ternyata surprising lega ya. Jadi tinggal nanti semoga fiturnya banyak aja. Semoga ada ADAS, semoga fitur safety-nya bagus. Karena semua fitur-fitur modern yang ada di mobil-mobil lain itu di FinVAX sudah ada semua kayak misalkan di VF7 atau VF6. Eh ditambahin atas kaca rapi juga lucu sebenarnya. Jadi itu dia video kita tentang Finfast l green. Semoga masuk ke Indonesia fiturnya lebih banyak ya. Tapi gak ada salahnya varian base model ini bisa dijadikan fit kayak buat taksi online atau taksi bluebird atau semacamnya ya. Karena dari yang udah-udah Vinfast itu biasanya kalau bikin mobil suspensinya nyaman ya, perdamannya bagus dan dia punya resell value guarantey. Kalau misalkan setahun dia 90% terus kalau misalkan 2 tahun dia jadi 80% dan 3 tahun 70%. Cocok buat kalian yang punya usaha rental atau semacamnya. Itu aja mungkin video kita kali ini. Jangan lupa untuk like dan subscribe saya. Sampai jumpa di video berikutnya. Kira-kira apa nama yang cocok buat Green? Bisa komen di bawah. Bye- bye.
