Can Balance Itself, Masa Depan Motor Listrik.. OMOWAY OMO X! (YouTube Video)
Guys, bayangin nih kamu lagi naik motor terus berhenti di lampu merah, tapi kamu gak perlu nurunin kaki. Keren kan? Bisa enggak motor kamu kayak gini? Hari ini saya sedang berada di Jewel Changi Airport Singapura, tepatnya di area Cloud 9 Piaza. Tempat ini terkenal dengan arsitektur futuristiknya dan emang cocok sih buat jadi lokasi peluncuran teknologi baru. Saya datang ke sini untuk menghadiri sebuah global tech launch event dari brand bernama Om Divine Om Global Tech Loung. Brand ini mungkin masih terdengar baru bagi sebagian orang, tapi pendekatan yang mereka bawa menurut saya cukup [musik] menarik karena mereka tidak memposisikan diri sebagai produsen motor doang dan mereka memperkenalkan sesuatu yang baru. Kali ini mereka ngenalin Omo X. Seseru apa acara dan semenarik apa produknya? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Atmosfer acaranya langsung kerasa nih. Launchingnya megah dan seru. Panggungnya gede. Dan di tengah stage ada satu produk yang langsung mencuri perhatian semua orang yang hadir di ruangan itu. Sebuah motor dengan desain yang terlihat berbeda dari motor pada umumnya. Inilah yang disebut Omo [musik] X. Sekilas emang kelihatan seperti motor listrik modern, tapi begitu presentasi dimulai [musik] baru kelihatan bahwa produk ini sebenarnya jauh lebih kompleks dibanding sekedar motor listrik yang bisa kita lihat di Jakarta. Ome sendiri bahkan enggak menyebut dirinya [musik] sebagai brand motor. Mereka menyebut diri sebagai teknologi company yang fokus pada intelligent weld robots. Beh asik ya. Mereka mengembangkan sistem robotik yang bisa [musik] bergerak menggunakan roda. Omo X sendiri adalah salah satu produk pertama dari pendekatan tersebut. Jadi, dari awal aja mereka udah mencoba memposisikan produk ini sebagai sesuatu yang berbeda dari motor konvensional. Salah satu hal yang langsung ditekankan oleh Om di awal presentasi adalah kalau Omo X ini udah bukan prototype lagi, udah bukan sekedar konsep lagi, [musik] bukan lagi demo teknologi doang, tapi si Omo X ini adalah world's first mass produce selfbalancing electric motorcycle atau motor listrik pertama di dunia yang memiliki kemampuan self balancing dan benar-benar diproduksi secara massal untuk diperjual [musik] belikan. Berani banget kan? Tapi emang dilihat dari produknya emang menarik banget sih. Ini sebenarnya poin yang cukup penting sih karena selama bertahun-tahun kita sering lihat berbagai prototype kendaraan dengan teknologi self balancing. Beberapa brand besar bahkan pernah menunjukkan konsep motor yang bisa berdiri sendiri tapi sebagian besar berhenti di tahap prototype doang. Kita tunggu buat dijual tapi enggak pernah kesampaian. Hm. Dan jarang banget teknologi seperti itu benar-benar dibawa ke tahap produksi yang siap dijual ke konsumen. Dan Ome melangkah lebih jauh dengan membawa teknologi ini ke produk nyata. Makin enggak sabar deh. Yang menarik sih pas ketika demo dimulai di atas panggung motor ini benar-benar menunjukkan kemampuannya. Motor ini bisa berdiri sendiri tanpa bantuan kaki atau standar tengah lagi loh. Biasanya kalau kita naik motor dan berhenti, kita pasti langsung refleks menurunkan kaki supaya motor gak jatuh. Tapi di Omo X motor ini tetap berdiri tegak dengan sendirinya. Mantap [musik] kan? Motor ini bisa jalan sendiri nyamperin kita. Malahan dipakai nari balet di atas motor loh dengan jalan [musik] sendiri juga bisa. Keren banget. Menariknya Om tidak menyebut Omo X sebagai motor listrik. Mereka menyebutnya sebagai [musik] motor robot. Istilah ini cukup unik karena menggabungkan konsep kendaraan dengan robot. Menurut Omi, kendaraan ini merupakan kendaraan robot dengan kecerdasan digital. Di dalamnya terdapat sistem yang mereka sebut sebagai digital brand. Digital brain ini memungkinkan kendaraan untuk memahami lingkungan di sekitarnya, menjaga keseimbangan secara otomatis, mengontrol pergerakan kendaraan, dan [musik] bahkan bisa mengambil keputusan tertentu secara mandiri. Jadi sebenarnya sistem yang bekerja di [musik] dalam kendaraan ini cukup kompleks. Simpelnya gini deh, Om X ini tuh sama aja kayak sebagai robot yang berbentuk motor. Teknologi utama di balik semua kemampuan [musik] ini disebut sebagai Omo Robot Arsitektur. Ini merupakan framework robotik yang dikembangkan langsung oleh Omay untuk mengontrol berbagai fungsi [musik] kendaraan. Framework-nya terdiri dari tiga komponen utama yang bekerja secara bersamaan, yaitu perception, think, dan execution. Ketiga komponen bekerja bersama secara real time. Jadinya motor bisa menjaga keseimbangan secara otomatis. Komponen ini bekerja sama secara real time, jadinya motor dapat menjaga keseimbangan secara otomatis. OMWi juga memperkenalkan sebuah robot yang mereka sebut sebagai Mobility One. Ini adalah robot beroda yang menggunakan teknologi self balancing yang sama dengan Omo X. Robot ini dirancang untuk berbagai kebutuhan seperti last mile delivery, robotic transport, dan berbagai aplikasi logistik lainnya. Teknologi yang membuat motor ini bisa berdiri sendiri sebenarnya juga dapat digunain untuk berbagai jenis robot yang bekerja secara otomatis. Nah, ini nunjukin kalau Ome sebenarnya sedang [musik] membangun sesuatu yang lebih besar dari cuma motor listrik. Mereka sedang membangun platform teknologi robotik [musik] yang bisa digunain di berbagai sektor. Kebayang ya kalau udah bisa running semua pastinya [musik] bikin lebih efisien di berbagai sektor. Self balancing motorcycle ini baru awalnya visi besar Ome untuk bisa menciptakan [musik] sebuah robot ekosistem untuk kehidupan yang lebih smart. Kalau kita ngomongin soal desain, ya Omo X juga terlihat futuristik dan keren. Desainnya minimalis dengan garis yang clean. Ini bukan kayak motor biasa. Terus mesinnya diganti sama motor listrik. Bentuk keseluruhannya emang cukup mencuri perhatian banyak orang. [musik] Kalau saya mau jelasin secara simpelnya aja deh. Ome ini tuh paling pas dianalogiin [musik] seperti Teslanya motor roda 2. Karena pendekatannya yang mereka lakuin terasa mirip [musik] dengan apa yang dilakuin Tesla ketika pertama kali masuk ke industri otomotif. Mereka mengegabungin teknologi software AI dan juga robotik. [musik] Selain fokus pada mesin atau baterai, mereka juga fokus pada software, sistem robotik, [musik] dan kecerdasan digital yang ada di dalam kendaraan. Nah, tapi ada yang menarik dari semuanya nih. [musik] Ternyata Indonesia termasuk salah satu negara yang menjadi target pasar Omayi. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan di acara ini, fase pre-order untuk Omo X direncanain akan dimulai sekitar akhir bulan April. Dan kalau semuanya berjalan sesuai rencana, penjualan resminya akan dimulai di sekitar akhir Mei. OMOW juga ternyata udah mulai membangun dealer network di Indonesia. Saat ini mereka sudah memiliki puluhan dealer resmi dan dalam waktu dekat targetnya akan berkembang menjadi lebih dari 100 dealer. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, sampai Bali udah termasuk dalam area yang akan mendapatkan jaringan dealer tersebut. Mantap banget kan? Cus beli deh langsung di depan mata kita nih kendaraan roda dua yang mulai berevolusi menjadi sesuatu yang jauh [musik] lebih smart. Bentar lagi bakalan jadi bagian dari ekosistem teknologi yang lebih gede lagi. beneran makin [musik] enggak sabar deh.
