Cetak sejarah lagi... Unboxing Infinix Note 60 Pro Indonesia! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini, dan kita bakal cobain Infinix Note 60 Pro. Infinix keluar dari zona nyaman nih. Karena dari harganya aja, dia pecah rekor. Pas video ini dibuat, harga resminya belum ada ya. Dia belum di launching resmi. Tapi di e-commerce udah banyak beredarnya. Infinix Note 60 Pro, 5.5 juta buat varian 8256. 5999 juta buat varian 12256. Toko lain juga mirip ya, pake voucher emang jadi lebih murah, tapi intinya tetep sama. Infinix Note 60 Pro adalah Infinix Note pertama yang tembus 5 juta, bahkan hampir 6 juta. Beuh! Emangnya sebagus apa nih HP sampe Infinix berani pasang harga rekor gitu? Kalo saya tebak, selain karena harga RAM yang lagi menggila, karena Infinix Note 60 Pro ini adalah HP Infinix pertama yang pake prosesor Snapdragon. Yap, kita nggak lagi mimpi, kita nggak di dunia genjutsu, ini bukan prank, bukan stiker. Buat pertama kalinya, Infinix si pawang Mediatek pake prosesor Snapdragon buat HPnya. Sampai ada logonya. Jir! Keluar dari zona nyaman momen ini. Pawang yang udah bosen jinakin Mediatek, sekarang mau jinakin si naga. Pertanyaan kita tentu, emangnya Snapdragon bikin Infinix jadi lebih bagus? Kenapa nggak ambil varian yang polosan aja? Si Note 60 non Pro, yang pake Mediatek tapi jauh lebih murah? Kemarin kita udah bahas ya varian polos ini, dan saya bener bener suka. Di video ini nanti kita bakal bandingin bedanya sejauh apa yang polos dan yang Pro. Ngapain harus nambah duit 1.5 juta? Itu hampir setengah harga dari Note 60 ini demi dapetin Pro dan si Snapdragon. Let's go! Kita mulai dari lihat kotaknya dulu yang lumayan mirip sama Note 60 polosan kemarin. Di sini ada logo Infinix dan ada keterangan soal memori internal. Satu aja memori internal 256GB UFS 2.2, dan RAMnya yang ini yang versi gede, hampir 6 juta itu, 12GB, plus 12 extended tapi ya aslinya 12GB aja, LPDDR5. Terus ada nama HPnya, Note 60 Pro, ada Snapdragon 7S Gen 4 5G, masih agak lucu, ada tulisan Snapdragon di HP Infinix, emang buat pertama kali banget setelah bertahun-tahun, speed chargingnya 90W plus 30W wireless, baterainya 6500 mAh, dan ada Active Matrix Display, itu LED-LED yang bisa ada animasinya di sini, ada gambarnya di bagian belakang kameranya. Ini lumayan beda dari varian polos, karena di kotak Note 60 yang polos, dia juga hitamnya nggak ada apa-apa. Hitam aja. Nah, sementara yang ini ada fiturnya. Di bagian bawahnya ada emblem Snapdragon 7S Gen 4, dan sound by JBL. Kerjasamanya lumayan banyak, di kiri ada Note 60 Pro, terus ada AXIS 300GB, beda dari varian polos. Kok bisa ya? Soalnya yang polos kemarin dapetnya Smartfren, ini dapetnya AXIS. Kenapa bisa beda gitu ya? Biasanya kalau serinya sama, bonusnya juga sama, tapi operatornya aja beda. Apakah ada perbedaan kelas di sini? Garansinya tetep sama, dia 12 bulan by Car Care Service. Di kiri, eh di bagian kanan ada Note 60 Pro, dan ini ada lambang kayak SMS messaging, yang dibentuk dari LED, dari titik-titik LED. Di belakang fitur utamanya, ini ada varian memorinya, dan chipset andalan Snapdragon 7S Gen 4 5G, Active Matrix yang tadi, 90W, dia pake Vapor Chamber, layarnya 144Hz 1.5K, dan kameranya 50MP OIS. Ini spek yang mirip kayak varian polosan yang ini, juga mirip yang beda itu di 3 ini. Di bagian bawah ada tanda peringatan himbawan, ala barang resmi Indonesia, dan ada sosmednya Infinix. Sip! Kita langsung buka saja. Isinya ada infinixmobility.com, terus ada si HPnya, nanti kita lihat lebih jauh, terus kita dapetin bonus nonstop! Exys, berlaku hingga 2020, bentar... Oh Agustus, kirain April lagi. Ada license by Qualcomm, nah ini beneran Qualcomm banget nih, karena chipsetnya aja udah pake Snapdragon, dari kemarin-kemarin kan, walaupun chipset Mediatek, tapi ada license by Qualcomm, agak aneh, karena mungkin ada bagian lain yang pake Qualcomm punya, tapi sekarang rasa Qualcommnya makin kenceng. Terus ada Infinix Note 60 Pro, petunjuk pengguna, di sini dapetin casing yang sama dengan seri polosan kemarin, di sini ada hardcase yang bening, dan ada logo ala-ala MagSafe, yang kalau kemarin kita tes, dia ada magnetnya ya, jadi mantep banget, bisa nempelin aksesoris bermagnet, di sini ada kabel type A to type C, dan chargernya, ini juga spesial, sampai 90 Watt! 2 kali lebih kenceng daripada seri polosan yang cuma 45 Watt. Jadi varian Pro, dia ngecasnya lebih cepat. Sisanya ada SIM Ejector, terus... ah, abis deh. Nggak ada wireless charger atau bonus-bonus yang bikin dia berasa lebih mahal daripada varian polosannya. Jadi... lumayan mirip. Sekarang mari kita lihat HP-nya. Note 60 Pro! Ini ada spek-spek kunci yang tadi, dan di bagian belakang, kita langsung lihat saja desainnya. Beuh, cakep sih buat varian warna... Apa ini? Varian warna... Oh iya, tadi kita belum lihat bagian bawahnya, di sini varian warnanya Miss Titanium. Selain warna Titanium ini, ada 3 pilihan lain, jadi total ada 4, ada Miss Titanium, ada Deep Ocean Blue, Orange, Solar Orange, sama Mocha Brown. Kalau polos ada 5, ini ada 4. Kayak Apple ya, kalau Pro lebih dikit variannya. Kita cabut dulu stikernya, supaya bodi dari Note 60 Pro ini berasa lebih kinjelong. Ini agak nyaru sama backgroundnya, jadi kita ganti dulu deh. Tadi casing di sebelah kanan, Note 60 polos di kiri, sip! Sekarang warna Miss Titanium dari Note 60 Pro-nya udah lebih jelas lagi. Kalau dilihat sekilas, dia mirip kayak Note 50 Pro ya, ini warnanya dari jauh mirip nggak sih? Mirip lah ya. Soalnya teksturnya mirip, bagian belakang dia licin matte-matte, dan di bagian kacanya dia dibikin glossy. Oh iya, belum ditunjukin lebih dekat, kira-kira seperti ini, tapi dia beda di... balik aja sih. Nih, kalau begini, yang kemarin di bagian kamera Note 50, sekarang dipindahin ke sini. Sementara yang bagian yang lebih gelap, lebih abu, dipindahin ke bagian kaca sini. Jadi dibalik-balik aja, dan bentuk kameranya juga diubah, tadinya portrait, sekarang lebih ke landscape. Nah ini lebih panjang dikit sih. Jadi lumayan lah, ada kesan yang berbeda dan senada, atau satu tema kayak Note 60 polosan. Jadi Note 60, dia desainnya seperti ini, dia punya 2 kamera, 50MP OIS, terus ada ultrawide 8MP, dan ini harusnya ada LED yang bisa muter-muter di sini, dan ada Active Matrix-nya sama LED Flash. Lumayan mirip kayak si Note 60 polos, dari spek sampai ke desainnya. Kecuali bagian bawahnya ini sih, kalau yang 50 Pro, dia di bagian bawahnya ada tulisan dari spek kameranya, Ultra Clear Camera, sementara di polosan dia nggak ada itu sih. Padahal kameranya sama-sama aja, 50MP OIS juga. Ini kayaknya Note 50 biasa deh. Atau Note 50? Banyak banget Note 50 soalnya. Karena di sini... ada Note 50 yang lain, dan ada sayapnya juga. Sini ada spek kameranya juga. Kayaknya ini yang Pro, terus ini yang Non-Pro. Agak kebalik-kebalik karena emang mirip banget desainnya. Ini Note 50 semuanya. Feel pegangnya tetap mantep ya, mau Note 50, mau Note 60, dia tetap pake frame metal yang lebih satisfying aja. Rasanya lebih kokoh aja buat digenggam. Di sini ada garis antena, ciri khas dari frame metal, dan di sebelah sini ada 1 buletan yang bukannya kayak Apple, bukan buat kamera kontrol, tapi ini buat heart rate monitor. tes di versi polos. Ada tombol power, ada tombol volume, di atas ada speaker by JBL, ada IR blaster, ada mikrofon, ada garis antena, di kiri ada 3 garis antena lagi, ada action button, dan di bawah ada SIM Tray Dual Nano SIM, mikrofon, port type C, dan speaker lagi. Jadi speakernya stereo. Walaupun harganya udah 5-6 juta, tapi frame metal di Infinix ini tetap spesial ya, karena di kelas harga kayak ginipun, tetap nggak banyak HP saingan yang bisa niru langkah si Infinix ini. Dulu Samsung A5 series, emang metal, tapi sekarang Samsung A5 series udah 6.5 jutaan mulainya. Emang udah di diskon kalau agak lama jadi 5 jutaan, jadi oke lah 5 jutaan. Cuma saingan langsungnya si Redmi Note 15 Pro Plus, ini pun belum dari metal ya bahannya. Masih pake frame plastik. Jadi ciri khas atau keunggulan yang tetap spesial, walaupun Infinix udah naikin harga. Walaupun nggak se-spesial kalau dia harganya 3 juta kayak Infinix Note 50 kemarin ya, ini kan metal-metal gini, harga 3 jutaan nggak ada lawan. Sekarang 5-6 juta, dia bukan satu-satunya lagi. Masih ada saingan lain. Sep! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Infinix Note 60 Pro. Dari widgetnya, dia sudah terasa berbeda saudara-saudara. Active Matrix Display. Namanya berbeda dari si 60, yang cuma Active Halo Lighting. Jadi kalau Matrix Display ini, dia ada lebih banyak mainannya. Misalnya disini kalau kita hidupin... Ada galon datang. Ya kang galon lagi semangat. Lanjut lagi, Active Matrix Display. Kalau mati, dia seperti ini. Seperti frame kamera pada umumnya. Kalau kita hidupkan... Jatjreng! Ngung! Dia ada... Wuhuhuhuhuhuh! Lucu sih ini. Soalnya LEDnya terang lho, dari situ aja kelihatan kan? Bukan LED yang redup-redup kayak dulu ada beberapa. Infinix juga kalau nggak salah, atau Transient Techno. Yang ada garis-garisnya emang keren, tapi harus agak gelap. Kalau ini, ditembak lampu studio pun masih kelihatan jelas. Dan animasinya lucu lagi ini. Ini kayak Tamagotchi-Tamagotchi gitu ya, ada kucing-kucingnya gitu. Kita juga bisa custom lho, kita tinggal tap, kita ke Matrix Studio, ada flip to flash, gesture kalau kita hidupin, dia bakal keluarin keterangan soal waktu. Disini ada lambang jamnya. Set! Kalau kita flip, tadinya kucing, sekarang ada jamnya. Jam 15.47. Eh, mati ya? Oh, kucing. Apakah akan berubah lagi? Tunggu. Halo? Nggak berubah sih, udah ditungguin. Kalau kita flip lagi? Oh ya, ada ya. Jadi bener-bener di flip, ada jamnya, tapi hilang habis itu. Hmm, bisa dibikin permanent nggak ya? Atau jangan flip to flash, tapi ini buat main, ini buat matiin, ini buat durasi. Hmm... Saya nggak nemu sih, bagian biar dia bisa jadi lampu terus, dia harus kita flip buat pindah ke status yang mau jam, mau sisa baterai, mau sisa baterai, mau apa ini? Ini jam juga harusnya ya? Atau Kiki, ada Wuffy, ada Simba, ada Lulu, banyak ya? Dan ada My Style. Ini yang keren banget kita bisa custom tulisan apa yang mau muncul. Kingfinix. Bleh. Kingfinix... Oke, coba ya. Yes, font size kita gedein. Oke, gede tapi buat belakang nggak segede itu. Oke. King. Bleh. Oke, kita coba ya. Oke, kita matiin. Oke, King. Oke, kita flip to flash. Bleh... Haaah... Ya, ya, ya, ya, ya, Kingfinix. Ini mirip kayak sistem di laptop Asus ROG yang namanya Animatrix. Jadi kita bisa custom-custom juga, kita bisa bikin gambar, animasinya gimana. Cuma yang di Asus dia LED-nya lebih banyak, lebih gede, kalau di sini dia di bagian kanan frame kameranya aja. Asik-asik. Selain flip to flash tadi, masih banyak customan yang bisa kita pilih, misalnya like efek widget, ada fix efek, kita mau dia lagi ngapain si... piaraannya, piaraan digitalnya, ada NFC Pow-Pow, saya nggak tau ini apa NFC Pow-Pow, terus ada matrix mini play, jadi ini buat mini game harusnya. Ini kayak internet yang lagi... diskon aja. Oke, start game. Woh... Woh! Langsung. Mau dong, main lagi. Nah, oke. Hm-hm... Aha... Bisa aja masukin kayak gini ya. Makanya butuh Snapdragon guys, biar bisa mainin game ini. MediaTek mungkin nge-lag main kayak gini. Ah... Beuh... Beuh, high score nggak nih? Kapan ya main ginian? Hah? Susah lagi hitungnya. Hehehe... High score-nya 20. Kok 20 ya? 2 kali ya? Sisanya ada banyak lagi, start of games, jadi animasi pas situasi apa, ada charging, ada start up, ada timer juga. Jadi banyak fungsi yang bisa kita mainin di sini, sama ada LED notif juga buat yang... lambangnya seperti ini, seperti Meta AI ini. Yang biru-biru. Barusan kita melihat perbedaan besar dari Pro dan si Polos. Tambah 1.5 juta, dapetnya itu. Terus apa lagi nih? Kalau dari bodi, dia sama aja. Dia di 7.45mm, terus beratnya beda-beda tipis aja. Ya, ini 201 gram, ini 199 gram. Jadi beda 1.5 juta antara Pro dan Polos. Yang pertama, yang paling berasa adalah si kucing ini, si meow-meow ini di layar ini, di versi Polos dia nggak ada. Terus versi Pro, dia juga lebih kencang soal ngecas 90 Watt. Versi Polos dia 45 Watt. Dan prosesornya, sisanya mirip-mirip aja sih. Varian warnanya emang beda, tapi dari bahan, dari ketebalan bodi, dari beratnya, dia mirip banget. Dari spek layarnya juga, dia sangat-sangat mirip, bukan sangat mirip, ini persis sama. 6.78 inci buat varian Pro, terus dia 144Hz, pake Corning Gorilla Glass 7i, pake AMOLED 1.5K, dan brightnessnya juga sama tingginya kayak varian Polos. HBM di 1600 nits, peaknya di 4500 nits, udah sangat enak diliat di situasi yang terik sekalipun, aman, matahari mau kenceng, tetep keliatan jelas. Ketebalan bezelnya juga sama, jadi dari display, dia sama persis kayak varian Polos. Baterai juga sama, 6500 mAh, walaupun ngecas lebih kenceng, tapi kapasitasnya sama aja, wireless juga bisa 30 Watt, reverse wireless bisa 5 Watt, kalau reverse yang pake kabel, dia bisa sampe 10 Watt. Dari spek sama, kecuali speed ngecasnya. Jadi kalau kita pakein casing, dia bisa menempel dengan mantap. Sip, dan ada animasinya. Coba sekali lagi, se! Ngetempel, ada, eh kurang naik, se! Tanan! Widih! Kemarin kayaknya nggak ada deh, mungkin karena nggak ada lock screennya. Ini ada, wireless charge! Itu perbedaan kedua, ngecasnya lebih kenceng, dan perbedaan terakhir ada di chipsetnya. Snapdragon 7S Gen 2 yang jadi judul utama, kenapa harganya bisa jauh beda. Kita coba lihat Antutu-nya dulu, di... dapet berapa nih? Bedanya sekitar 20%, di Polos 960 ribu, kalau Snapdragon 7S Gen 4, di Note 60 Pro, dia dapet 1.100.000. Jadi dari benchmark, naik 20%, kalau dari harga, 4 juta ke 5.5 juta, hampir 40%. Kita coba tes performanya ya, apakah dia memberikan fps yang lebih juga, selain angka benchmark yang lebih tinggi. Buat settingan, dia bisa sampai 120 fps, udah mantap. Langsung hajar ayah! Waaaah! Ah, mantap! Wait, hit, hit, hit, Hajar, enak juga ya pake gini-gini. Wah! Gas! Hah! Oke! Main Brawl kan udah gas-gas aja. Setelah dimainkan beberapa saat, dia tentu saja stabil sih, di 120 fps. Kalau Mobile Legends memang game yang enteng, jadi lebih tergantung sama settingan apa yang ke-unlock. Kalau bisa 120 fps, dia bisa, kalau cuma 90 yaudah 90 aja. Itu mirip kayak performa MediaTek di Note 60 kemarin ya, yang polos. Ini party yang mengerikan sih, kalau dimainin di HP yang super mulus, seperti ROG Phone atau HP-HP flagship lain, pasti makin nikmat lagi. Cuma di Infinix Note 60 Pro, apakah tetap enak mainnya? Kalau ngeliat di grafiknya sih, ini sangat standar mid-range ya. Dia emang bisa nyentuh 60 fps awalnya, tapi langsung naik turun, dan lama-lama dia malah menstabil di 30-40 fps. Rata-rata setelah setengah jam, dapetnya 40, ini lebih kecil dari Dimensity 7400, di Note 60 polos kemarin. Jadi... sayangnya walaupun benchmarknya lebih tinggi, kalau buat spesifik main game Genshin Impact di setting lowest, dia nggak berasa lebih kenceng, nggak berasa lebih enak mainnya. Kalau buat main game enteng kayak Mobile Legends, sama aja juga di 120. Sekarang kita blind test lagi untuk speaker JBL-nya. Boleh lu bolak-balik ya, ya, gua cuma taunya 1-2 aja. Bukan kanan kiri, ya. Ini enak sih. Cuma vokalnya emang agak berantakan ya, sisanya. Cuma bassnya aja, iya sih ini kayak Note 60 kemarin sih. Awalnya kesannya, wah bassnya enak ya, tapi lama-lama kok sisanya agak buteg ya. Coba yang satu lagi. Gua lebih suka yang tadi, tadi sih. Bentar. Lebih suka yang tadi sih. Coba, lagu kedua buat pastiin. Nggak berasa jelas langsung jomplang, cuma kalau harus milih yang tadi rasanya lebih oke sih. šµ Music šµ Gua lebih suka yang pertama sih. Jadi yang lu play duluan daripada yang kedua. Nggak sejelas itu, cuma... Apa nih? Ini kedua. Oh, berarti yang pro gua lebih suka ya. Oke, berarti speakernya buat lingkaran 2 orang, nggak sejelas itu, tapi emang lebih enak rasanya. Terakhir kita cobain kameranya yang secara teori atau secara apa ya udah dari dulu Snapdragon selalu punya reputasi kalau image processingnya lebih bagus daripada MediaTek Apakah ngaruh di sini? Karena speknya mirip 58MP Kalau kita mau trade di situasi yang terang Note 60 Polos dan Note 60 Pro saling hantam ya Kadang saya lebih suka 60 Pro karena dia bisa kasih gambar yang lebih terang kasih gambar yang warnanya lebih enak daripada Note 60 Jadi di mata itu lebih enak aja liatnya Tapi nggak selalu ya Kadang ada situasi di mana Note 60 Pro malah lebih jelek Misalnya di situasi foto down ini Si Note 60 Pro kayak ada bocor-bocor warna merah yang istilahnya itu Chromatic Aberration Sementara di Note 60 dia lebih rapi bocornya itu lebih sedikit Ada beberapa foto lain yang situasinya mirip di mana Note 60 lebih bagus Jadi saya nggak bisa bilang Note 60 Pro fix lebih oke daripada Note 60 biasa Tapi kalau kita udah bawa kedua kamera ini ke situasi yang lebih menantang Misalnya low light Saya fix suka yang varian Pro Jelas banget rasanya Note 60 Pro entah karena prosesor Snapdragon-nya lebih pinter Atau memang sistemnya dibedain Lampunya itu rasanya lebih rapi aja Warnanya lebih cerah Terus detailnya lebih dapet Di berbagai bagian penilaian foto buat malam ini Note 60 Pro dia lebih unggul dibanding Note 60 biasa Jadi kita bisa kasih pujian ke Snapdragon ya Karena OS dan lain-lain rasanya mirip-mirip aja Beda yang paling berasa itu di Snapdragon Tersangka utamanya adalah si Nougat Test-test jadi ini adalah hasil perekaman kamera depan dari Infinix Note 60 Pro Yang luar biasa sih Karena dia bisa merekam di resolusi 4K 30 fps Tajem banget Kualitas gambarnya juga bagus Mukanya kelihatan jelas walaupun berhadapan dengan matahari yang sangat terik hari ini Mukanya nggak kelihatan gelap Kan tadi nggak gelap Matahari langit juga masih bisa kelihatan biru Sekitar juga bagus Jadi kamera depan dari Note 60 Pro ini cakep Kalau misalnya Anda mengeluhkan Bang 4K 30 fps emang tajem Tapi kok goyang Percuma tuh Ada solusinya Tinggal aktifin sistem stabilisasi Yang tombolnya ada di pojok kan Tinggal klik sekali langsung stabil videonya Jadi lagi jalan pun dia nggak gempa Walaupun Anda pasti nyadar ya Kalau gambarnya lebih kekrop Itu bayaran yang harus kita setujui Kita terima Kita maklumin Biar videonya lebih stabil Untung mukanya nggak bener-bener kekrop Nggak jadi menuhin frame Masih oke lah Masih lumayan lah Resolusinya juga masih tetap bisa dijaga di 4K Ini hebat Karena biasanya sistem stabilisasi ini juga minta Nah tumbal di bagian resolusi 4K Jadi 1080p Biar bisa stabil Tapi di Note 60 Pro Dia cuma ngekrop aja Kayaknya itu aja Yang harus kita kompromin Kesimpulan buat Anda pasti pernah denger omongan ini ya Kalau kita itu harus keluar dari zona nyaman Biar bisa terus berkembang Main yang jauh Lihat dunia Itu saran yang bagus buat Infinix Jangan eksklusif sama MediaTek terus lah Sekali-sekali coba pake Snapdragon Siapa tau bisa lebih gila lagi Dan bener dong Dilakuin oleh Note 60 Pro ini Buat pertama kalinya Saya salut mereka berani Tapi... Mungkin coba-coba liat timing juga ya King Tahun 2026 ini Tahunnya badai buat dunia teknologi Karena supply RAM lagi susah Rasanya lebih cocok buat bertahan aja Kemaren-kemaren saya ada bilang Kalau ada brand yang bisa jaga harga Kayak tahun lalu Itu udah prestasi Sementara Infinix Note 60 Pro Berani banget Udah coba pake prosesor yang lebih mahal Di masa Harga RAM juga lebih mahal Jadinya double naik harganya Rasanya kayak nggak siap aja Denger kalau Infinix Note itu Harganya hampir 6 juta Nggak siap Walaupun tadi kita liat Kamera lowlightnya bisa lebih bagus Dan tersangka utamanya Karena Infinix berani Saya jadi inget sama satu prinsip Yang juga nggak kalah bagusnya Dan biasanya sering keluar di dunia olahraga Jangan utak-katik tim yang udah sering menang Don't change the winning team Pertahanin posisi tim Eh bukan Pertahanin komposisi tim yang udah sering juara Yang dream team lah Infinix X MediaTek Itu resep yang udah teruji Dan bikin saya tetep ngefans sama Note 60 polos Sementara buat Note 60 Pro ini Menurut keyakinan saya Dia bagus Efeknya berasa Tapi di waktu yang salah Bikin debut Snapdragon di Infinix ini Jadi kayak biasa aja gitu Orang malah inget sama harganya Yang wow hampir 6 juta Sebuah Infinix Note Rasanya bakal lebih mudah dimendang mendingin Sama yang lain Misalnya oleh yang tadi Note 60 biasa bakal banyak dimendang mendingin Karena dia bisa hemat 1.5 juta Cuma beda di speed ngecas Terus prosesor yang performanya kerasa mirip Mungkin foto lowlight Banyak yang mungkin malah nggak nyadar Kalau nggak dibandingin LED buat lucu-lucuan Sisanya agak mirip sih Atau buat harga hampir 6 juta Udah ada saingan Redmi Note 15 Pro Plus Yang prosesornya sama Terus layarnya juga cakep Desain kayak gini Kemarin saya udah ngomong Terus kameranya 200MP Dan dia udah tahan air Bisa nyemplung IP68 Garansi lebih panjang 15 bulan Atau ada Poco F Series Yang performanya selalu gila-gilaan Di 6 juta banyak yang bisa saing Ya Infinix Note 60 Pro Emang masih punya nilai yang lebih Kayak sistem yang non iklan Wireless charging yang nggak ada lawan Lebih murah juga dari si Redmi Tapi nilai plusnya rasanya Nggak se... Terang itu ya Nggak seking itu lagi Kalau harganya udah hampir 6 juta Itu sih Klik kalau suka dengan video ini Dislike kalau nggak suka Kita ketemu lagi di video selanjutnya Yow Iya ya Harganya memang double Naiknya 4 juta lho 5,5 atau 6 Jauh banget
