Charger 330Watt PALING SAKTI! Aman Buat Laptop Gamingmu. Innergie T33 (YouTube Video)
Punya laptop gaming mahal tapi chargernya abal-abal? Mending pakai ini walaupun harganya agak mahal. Sudah terbukti di market global dayanya bisa 330 watt super maksimal. Punya banyak proteksi yang bikin laptop enggak rusak fatal. Ketahanannya uh juga enggak masuk akal. Ya udah enggak usah kebanyakan mengkhayal. Selamat menonton. Bulu kadal. [Musik] Hai, Andika, guys. Di sini pernah enggak sih ketika kalian ngecas laptop kalian, pointernya itu kayak loncat-loncat enggak sesuai dengan apa yang kalian gerakkan di tangan atau pas dipakai ngecas, wah lama banget. Biasanya itu terjadi karena adapter laptop kalian enggak ori atau udah rusak. Biasanya itu terjadi sama orang-orang yang beli laptop second. Nah, adapternya itu kayak ori padahal enggak ori. Nah, di video kali ini kita akan ngebahas chargeran yang memang gak ori tapi lebih bagus ketimbang charger ori. Kenalin ini namanya adalah universal adapter dari Energy. Buat yang belum tahu Energi, Energy ini adalah brand dari Delta Electronic yang termasuk salah satu produsen terbesar untuk power supply. Jadi memang fokus brandnya di sesuatu yang berhubungan dengan power. Sejak Firaun main clereng, dia itu udah produksi listrik ya. Dan akhirnya di 2008 dibuatlah divisi khusus charger yang mereka beri nama dengan Energy. Mereka itu memang fokusnya di pengisian yang efisien dan juga hemat energi. Nih lihat aja kardusnya aja udah begini dan isinya cuman charger dan kotak. Ini termasuk ramah lingkungan dan pelit. Itu agak beda tipis memang sekarang ya. Jadi yang saya pegang kali ini, ini namanya adalah Universal Adapter Energy T33 yang punya harga mungkin kalau dibandingin laptop kalian yang bekas itu lebih mahal charger ini sih. Ini harganya R2 jutaan tapi sebenarnya produk mereka enggak cuma ini. Kalau saya lihat sih banyak adapter yang lebih terjangkau yang lainnya dibandingkan yang ini. Tapi kalau yang ini lebih ke universal gitu karena output-nya bisa sampai 330 watt. Jadi kenapa dia bisa mahal? ya simpelnya karena udah bisa sampai 330 watt. Coba aja deh sekarang kalian pergi ke marketplace kalian cari aja adapter universal 200 watt. Kalian bakalan susah untuk nyariin yang punya kualitas biasanya ya charger-charger KW yang ya gitulah. Dan 330 watt itu gede banget loh ya. Ibaratnya kalau misalkan kalian ngadain konser dangdut dan kalian butuh untuk lampu spotlight ke penyanyi biduannya, itu bisa pakai 330 watt. Dan analoginya kalau misalkan kalian punya dua kulkas dan 1 AC 330 watt itu masih bisa ngangkat. Dan karena namanya adalah universal adapter jadi dia ada beberapa colokan adapter tips kayak gini yang udah bisa klaimnya sih bisa semua laptop populer di Indonesia ya kayak Acer, ROG, terus Dell, terus XP. Lenovo semuanya bisa, tapi nanti kita coba apakah beneran bisa semua. Sertifikasi universal adapter ini juga banyak banget buat bikin hati tenang aja gitu kalau laptop mahal kita masuk power dari adapter ini. Jadi ada overcurrent protection, voltage protection, temperatur dan kalian baca sendiri aja karena banyak dan semua proteksi tadi dinamai mereka sama inner silk dan ada satu lagi sih fitur yang namanya green Sense, tapi bukan green sense yang biasanya kalian minum itu ya, bukan. efisiensi konversi dayanya bisa tembus di 93,6% yang artinya energi yang terbuang cuma sedikit banget. Jadi bukan cuma hemat listrik, tapi juga ngurangin yang enggak perlu. Sesuailah ya dengan kempin mereka yang ramah lingkungan. Jadi adapter ini enggak cuma mikirin power, tapi gimana efisien. Cocok buat di negara Konoha kita tercinta ini. Biar enggak boring, spesifikasi lengkapnya kalian bisa lihat di sini aja. Dan pertanyaannya ini kan adapter 330 watt ya. Dan enggak mungkin laptop kita itu bisa 330 watt ya. Kalau yang seri U biasanya itu cuman 65 watt. Nah, pertanyaannya apakah bisa dipakai untuk laptop yang 65 watt? Karena kan kalau misal 330 ketemu 65 kan laptopnya bisa panas banget dan jawabannya tetap bisa. Pertama kita coba di laptop Asus Zenbook. Jadi kita bandingkan adapter yang ori sama T33 ini. Dan hasilnya waktu rendernya itu mirip-mirip tapi kalau kita lihat tarikan daya di T33 ini lebih efisien. Jadi enggak perlu daya yang segede adapter orinnya. Kedua, kita coba pakai laptop dari brand XP, laptop gaming yang namanya XP Omen. Kita coba main game Valoran dan konsumsi daya yang kita baca di wattmeter juga mirip-mirip. Untuk settingan kita buat sama persis di resolusi 2K dengan settingan graphic high masih dapat rata-rata di 200-an FPS lebih dengan daya berjalan di 110 sampai 140 watt tergantung kondisinya. Dan ini juga pembuktian kalau pakai universal adapter T3 ini aman, enggak ada penurunan performa sama sekali. buat ngecas laptop juga lumayan cepat ya di Asus Zenbook tadi dari baterai 0% kita coba cas selama 10 menit dapat 17% dengan rata-rata daya di 93 watt. Dan yang aneh kalau kita pakai adaptor orinnya hasilnya itu kita dapat 16% ya dengan rata-rata di 114 watt. Jadi si T33 ini ngisinya lebih cepat dayanya enggak butuh daya yang gede. Ini termasuk pembuktian klaim juga kalau fitur green sense-nya bekerja dengan baik. Kapasitas yang masuk di baterainya lebih banyak dan lebih efisien dengan daya yang lebih rendah. Untuk konektor kita dapat lima. Ada berbagai konektor dari berbagai brand laptop juga. Ada brandell, Lenovo, Acer, XP, MSI, Asus yang udah kita coba bisa semua. Tapi kalau dibilang semua bisa, enggak juga sih. Karena kita kemarin nge-review MSI Rider XTin HX yang pakai RTX 5080 dan juga MSI GE66. Ini portnya lumayan enggak umum sih ya. Jadi, konektornya enggak cocok. Jadi akan lebih baik kalau misalkan mungkin kalian pengin beli produk ini, tanya dululah ke CS-nya. Kalian coba tanya laptop saya serinya ini apakah cocok? Karena kalau udah beli mahal terus enggak cocok ya buang-buang duit. Okelah, jadi cukup segitu aja video review dari Universal Adapter Energy T33 kali ini. Kesimpulannya apa nih Bang Messi? Jadi walaupun bentuknya kayak batu bata dan memang berat ya hampir sekilo, si Energy 33 ini bukan charger yang kaleng-kaleng. kalian dapat daya yang brutal 330 wat. Dan jujur aja saya juga belum pernah ng-review laptop yang adapternya itu sampai 330 watt. Kompabilitasnya lumayan luas buat banyak brand laptop. Perlindungannya juga super lengkap dan yang enggak kalah keren, komitmen ramah lingkungan lewat green sense-nya. Jadi ngecasnya lebih cepat tapi dayanya yang masuk itu rendah. Hemat listrik juga bayar PLN-nya enggak terlalu mahal. Dan kalau charger kalian yang di atas 200 watt yang biasanya dipakai laptop gaming bermasalah dan harus ganti, coba aja deh kalian tanya ke service center ya untuk charger yang 200 watt itu harganya bakalan mirip-mirip sama charger ini. Tapi kalau misalkan laptop kalian cuma 65 watt dan kalian enggak punya laptop gaming, ya mubazir sih kalau beli ini ya. Ya, beli sesuai kebutuhan aja, jangan sesuai keinginan ya. Karena kalau misalkan ada orang yang pinjam pinjam charger laptop dong terus kalian kasih ini laptopnya itu cuman MacBook atau Zenbook yang tipis kasihan ya dia bawanya aja berat saya guys and see you on the next video. Bye- bye.
