Jungkat

Chery HIMLA : Mau lawan Hilux, Triton, D-Max dll (YouTube Video)

  • 09/05/2025

Kedengaran enggak tuh? Ya. Hati-hati Toyota Hilux dan Mitsubishi Tritan karena Cherry udah ngeluarin double cabin sendiri. Ini dia ceri himlah. Pertama pasti kalian penasaran kenapa namanya Ceri Himla. Agak aneh, tapi kalau kalian lihat emang di logo Himlanya sendiri ya itu ada gunung. Jadi mungkin namanya terinspirasi sama pegunungan Himalayan. Tapi ternyata Cherry eh menginfokan kalau Himla ini adalah singkatan dari H-nya itu high performance, I-nya innovation, M-nya multifunctionional, L-nya lonitivity atau berkepanjangan, dan A-nya sendiri adalah all terrain. Jadi, Cherry sendiri berharap kalau Cherry Himla akan menjadi sebuah double cabin yang multifunction, tahan banting, dan tentunya bisa menjangkau jalanan apapun. Dan yang menariknya ya kalau kalian lihat di sekeliling Cherry Himla ini coba ada lagi enggak mobil dari Cherry Group yang double cabin? Enggak ada. Karena emang Cherry Himla ini jadi satu-satunya mobil terbaru Cherry yang double cabin pun untuk mesinnya dia develop sendiri. Mesin diesel kira-kira 2.200 2.300-an cc ya kalau enggak salah. sayangnya belum ada informasi spek ee resminya. Jadi kita belum bisa beberkan di video ini. Tapi mungkin jika kita sudah dapat akan kita tampilin tabelnya di sini. Entah itu soal mesinnya, kubikasinya bagaimana teknologinya atau soal outputnya sendiri. Oke, jadi dia benar-benar develop mesinnya sendiri. Diesel coba yang lain bensin ya kan hybrid electric vehicle. Dia sendiri diesel, dia sendiri cumi-cumi. Ya, sekarang kita lihat desainnya ya. Kita perhatiin kalau dari depan fase depannya itu emang di bagian grill logo Cherry terpapang dengan sangat jelas dan kelihatan sangat gahar karena nih logonya alfabetical ditaruh gede-gede banget. Oke, emang mungkin mirip di cap-D cap dari Amerika tapi it's ok karena lampunya nih dia beda. Ee di bagian atas DRL dan kemungkinan nyatu sama se-nya. Sementara di bagian bawah itu lampu utama, proyektor semua. Bahkan sampai ke fog lyektor nih. Keren banget. Dan di bagian bawah bumpernya itu ada engine guard tuh besi ya. Kedengaran enggak? Tuh. Ya. Jadi kalau misalkan cheri himla ini kita loncat-loncatin, kita arungi hutan ya atau ya e offroad-ofroadan lah yang lumayan keras, lumayan tangguh nih. Bisa kita andalkan. Lalu ke bagian samping tentu ya ada kleding-kelading tuh side step dan ini desain dari velegnya. Raget banget kelihatannya emang buat siap buat offroad dengan profil ban 265/65 lingkar 18 inci. Depan belakang udah dis brake. Terus tuh lihat kaki-kakinya tuh wah rumit banget pastinya udah siap menghadapi medan jalanan apapun baik on road maupun off road. Oke, spionnya lebar ke samping ini gede banget spionnya. Terus handle pintunya keren ya, kotak-kotak begini pas. Emang enggak futuristis, tapi cocok desainnya di double cabin kotak boks kayak begini. Sementara di bagian bawah tuh side stepnya juga kokoh ya. Walaupun dia plastik tapi di bawahnya ada rangka besi untuk menahan kaki kalian. Kalau mau dada-dadah dari samping bisa sambil berdiri di samping. Oke, tangki bensinnya di sini. Tapi sayangnya kekunci ya, jadi enggak bisa kita buka sama sekali. Dan di samping bugnya ada kaitan untuk cover bug dari Cherry Himla ini. Oke, dan lucunya ya, dia ada side step atau kayak dudukan kaki di bagian samping nih, bagian paling belakangnya bak untuk memudahkan orang akses ke bagian belakang bugnya. Keren ya. kayak keingat si 10 Chevrolet yang dulu, step side e pickup truck, tapi dia di bagian sini kan. Nah, ini di bagian buntut ini. Ada juga mungkin e di cap-DCA Amerika yang lain pakai begini juga nih. Komentar aja di bawah kalau kalian tahu. Oke. Emang tadi e belum gua sebutin kalau bannya sendiri dia modelnya udah siap buat alternya ini. Tuh, jadi udah kembangan-kembangan udah tebal banget. Dan bagian suspensi belakangnya ternyata masih per daun bukan syok. emang benar-benar buat tahan banting nih. Si Himla ini lebih mengutamakan ketahanan bantingnya dibandingkan dengan kenyamanannya. Lalu lihat bagian belakangnya. Wih, ciri khas mobil dari Cherry Group ya. Enggak bisa ngebiarin kluster lampunya tuh simpel. Rumit banget nih kluster lampu dalamnya udah full LED, enggak ada B lampu bohlam sekali. Dan logo Cherry Alfabetical yang di depan konsisten berada di belakang juga ditampilin jelas. gede pokoknya kelihatan tangguh ada logo Himlanya jadi simpel enggak ada kayak tulisan kubikasi mesin atau gimanapun ya atau teknologi apa yang disematkan di Cherry Himla ini untuk bagian bagasi belakangnya benar-benar simpel banget nih kelihatannya mungkin nanti di versi yang beredar di masyarakat bakal beda, tapi ini adalah impresi pertama kita secara global untuk pembukaan si bug terbukanya emang enggak bisa fleksibel Ya, kayak GWM V series, salah satu lawan dari negara aslinya sendiri dari Cheri Himla ini. Tapi udah kelihatan ada kamera 360 di bagian bagasinya sama sekelilingnya. Jadi memudahkan kita bermanuver di tengah jalan-jalan sempit ketika menggunakan cerry himla ini. Tadi dikirainya dikunci ternyata kita dapat akses kuncinya. Wow. Jadi kalau kalian penasaran ini dia kunci dari Cherry Himla dan beda ya sama Antigo sama Omoda. Lebih kelihatan keren nih. Dan ini padat loh. So thank you so much buat dua orang yang ada di belakang Ciri Himle ini. Jadi kita sekarang masuk aja untuk melihat kalau interiornya tuh ya. Jadi dia terdiri dari banyak warna. Sebenarnya tiga warna. Jadi ada hitam, ada coklatnya, ada aksen silvernya bagian door trim sampai ke bagian dashboard. Tuh kelihatan ya penuh dengan nuansa coklat untuk bagian joknya. Jadi kalau misalkan amit-amit kotor kena tanah atau bedebu ya kita ngelewatin jalanan pakai ceri himla ini nyaru nih. Cakep banget. Dan bahannya ini kain loh, fabrik kayak fabrik gitu. Oh enggak. Ini bahan kulit sintetis nih atasnya. Dan ini bahan kulit. Terus ini jahitannya asli tuh ya, keren banget. Dan kelihatan nih di e bagian lor terima ada pengaturan jendelanya. Semuanya all auto tuh naik turunnya all auto. Kunci pintunya juga dari sini dan buka pintunya modelnya congkel ke atas. Keren banget. Oke, sekarang kita masuk aja ke bagian interior dari Cherry Himla ini. Dan tuh naiknya mesti wah ke footstep-nya dulu baru kita bisa masuk ke dalam interiornya si Cherry Himla ini. Wih, keren ya. Comending banget posisi duduknya. Untuk setirnya kita bisa oke tilt doang ya, dia enggak bisa di teleskopik. Tapi enggak apa-apa, ini emang untuk e utility aja. Sementara untuk pengaturan kursinya ya, dia udah elektrik nih. Keren banget. Jadi bisa reclining, bisa maju mundur, bisa naik turun juga ya. Enggak perlu ada rest lah ya atau pengaturan head rest karena lagi-lagi ini bukan mobil yang fokus ke kenyamanan. Oke. Nah, bisa kelihatan kalau di setirnya sendiri di bagian kiri ada tombol untuk cruise control ya. dia enggak ada, belum kelihatan ada adasnya nih. Lalu di sebelah kanan itu untuk tombol multimedia dan tuas yang sebelah kanan itu untuk pengaturan wiper. Yang pengaturan lampu dan sein itu ada di sebelah kirinya. Lalu speedometer kecil banget nih. Lucu juga ya. Minimalis. Jadi enggak ngalangin pandangan ee depan ketika mengemudi, ya. Lalu di sebelah kiri setir bawahnya itu ada untuk mengatur ketinggian lampu, ada untuk mengatur spion juga. Ini tombol fisik tuh ya. Dan pelipatan spion juga traction control nih. Oke, keren banget. Dan ini ada pengaturan settingan suspensi atau logo apa itu ya? Coba kalian komentar di bagian bawah mungkin ada yang tahu ya. Dan ini lanjut lagi untuk head unit dia gede. Jadi walaupun tadi gua bilang speedometer kecil enggak mengganggu pemandangan. Tapi head unitnya lumayan mengganggu pemandangan ya. Gede banget tuh ya. Ini ukuran tangan gua udah kayak layar laptop. Buset. Dan sayangnya enggak bisa kita buka-buka ya karena ini masih versi e prototype. Jadi kalau misalkan kurang rapi ee mohon maaf belum versi produksi ya. Dan di bawahnya ada tombol fisik nih. Wuh, ada pengaturan suhu, pengaturan kecepatan angin AC ya. Defoger, e rear devoger, sama buat spionnya juga. Dan ada sirkulasi AC-nya nih di sini. Jadi, ini pengaturan AC semua bawahnya lubang AC. Terus ada colokan USB type A sama USB type C dan colokan 12 volt. Sementara di bagian bawahnya ada tempat buat naruh HP, ada wireless charging nih ya. Enggak ketahuan ee kecepatan pengecasannya berapa. Tuas transmisi yang uh kokoh banget nih. Berasa di cap-D cap yang lainnya juga ya. Ee ini kayak tuas pesawat. Jadi bisa mode manual juga. Terus ada electric parking brake. Walaupun enggak ada auto hold-nya, kemungkinan ada di head unit untuk pengaturan auto hold dan selektor diferensial lock-nya. Tuh ada mode 4H, 4L, dan 2H. Sebelahnya ada dua buah cup holder sama buat naruh HP dan ini kompartemen penyimpanannya di bagian konsol tengah tuh ya. Oke, lumayan dalam tapi enggak ada sirkulasi untuk pendinginan. Oke, kita tutup lagi. Dan ini dari kursi penumpang ya, bisa kalian lihat. Oke, di bagian sini ada spion tengah yang belum auto diming. Dia masih pakai tuas tuh. Dan di atasnya ada ya lampu aja sih. Enggak ada pengaturan sunroof atau panomic sunroof apalagi ya. Cuma pengaturan setting lampu aja tuh. Oke, sementara sunfisernya we. Di bagian pengendara dia enggak ada cermin tapi di bagian penumpang dia ada tuh. Dan enggak ada lampunya sih, sayangnya. Oke, sekarang kita pindah ke baris kedua ya. Dan tuh di baris kedua ini pembukaan pintunya masih sama, model congkel, speaker juga sampai ke belakang. Lalu ini bagian dalamnya kita naik lagi, G. Oke, buat gua yang tingginya 164 cm, headro masih lega dan leg room-nya lumayan terbatas untuk bagian kaki ya. Dia agak sempit tapi di bagian lututnya masih lega. Oke, ada tunneling karena ada gardan jadi lumayan tinggi ruang main kakinya lumayan terbatas. Lalu bisa kita atur ee ventilasi AC ya di baris keduanya. Tapi enggak ada pengaturan kecepatan AC atau suhu AC-nya. Cuma ada colokan USB type C sama type A juga di baris kedua nih. Dan kantong penyimpanan di baris keduanya tuh ya. E head udah dapat tiga buah termasuk penumpang tengah dan ini udah ada seatb tiga titik untuk penumpang tengahnya. Wih, asik juga. Oke, enggak ada lagi sih di baris kedua ini yang bisa kita mainin. Paling cuma handle grip aja untuk penumpang biar siap-siap offroad. Oke, jadi itu dia versi produksi dari mobil Cherry yang awalnya berkonsep dengan nama KP11 atau KP 11 di Oktober tahun lalu ya. dan nantinya bakal dijual di kira-kira Eropa, di South Afrika kemungkinan, terus di Timur Tengah tentunya dan Amerika atau Amerika Utara lebih tepatnya. Jadi, gimana menurut kalian Cherry Himla yang satu ini double cabin dari Cherry dengan mesin diesel hasil riset Cherry sendiri, tapi mungkin ada sangkut poer dengan mesin diesel dari Len Rover kali ya. Coba komentar aja di bawah soal double cabin ciri yang satu ini. Apakah siap untuk melawan Toyota Hilux atau Mitsubishi Tritan atau mungkin Ford Ranger atau mungkin apaagi ya? Isuzu Dmax juga bisa. Jadi komentar aja di bawah pokoknya. Jangan lupa jika kalian suka dengan konten ini klik like, subscribe dan tekan lonceng untuk mengetahui video seru selanjutnya dari Autoret Max gua. Bagi Satrio. Dadah. chance. Let me show you why. Just one last dance. Let me blow your mind. King [Musik]

Lihat di YouTube