Chery Tiggo Cross, SUV Nyaman, Fitur Lengkap, Harga Nambah Dikit Dari Brio (YouTube Video)
Teman-teman, selamat datang lagi di channel Great Auto dan ini adalah Cherry Tigross yang merupakan pemain baru di kelas compact SUV lawannya WRV, lawannya Sonet, lawannya Race, lawannya Rocky dan juga lawannya Hyundai Venue. Dia merupakan versi baru dari Tigo 5X ya. Kita persis jujur bahwa eh Tigo 5X itu sebelumnya pernah hadir dan sekarang digantikan posisinya oleh Tigo Cross dengan wajah yang lebih baik, dengan fitur yang lebih baik, dan juga harga yang masih sangat oke. Untuk termahalnya ini varian termahal ya itu Rp279.500 R80 jutaan. Wah, kira-kira Tig Cross dapat apa aja ya? Ini dia ulasannya. Oke, sekarang kita mulai dari tampilannya dulu. Dan ini Tigo Cross itu tampil lebih awet muda dan lebih muda memang dari grill e depannya yang baru ya dan lebih besar, lebih ekspresif apalagi dengan ditambah kayak bagian sini nih itu kayak mengangainya harimau ya. Terus LED yang vertikal seperti taring ya, taringnya harimau dan juga di sini bagian sini ini ada aksennya seperti harimau. Jadi memang e dibandingkan sebelumnya yaitu Tigo 5X si TIG Cross itu jadi jauh lebih ganteng, jauh lebih eye catching gitu ya, lebih muda. Kalau kita ke samping memang Tigo Cross itu masih tampil seperti Tigo 5X karena bagian mana ya? bagian sini sampai bagian belakang ya samping itu silotnya masih sama seperti Tigo 5X tapi dengan beberapa ubahan nih ini pelegnya ini bannya Atlas A51 SUV 17 inci ya itu cuma single tone doang kenapa ya saya duga sih yang varian premium TIG cross ini itu bukan varian terbaik karena nantinya akan ada tig cross hybrid sepertinya ya dan juga bagian sampingnya juga diperkeren dengan roof rail ini. Roof rail-nya bisa nih karena ini bagian sini keras dan metal gitu ya. Kalau diketuk-ketuk tuh ada metalnya. Nah, kalau di sini memang ya jangan ini plastik soalnya ee buat menutupi bagian sini jadi lebih seess lah gitu. Dan sampingnya nih ada clading. Kesannya jadi tangguh ya. Dan kalau kita kalau lihat ke belakang, nah ini belakangnya teman-teman dari tig cross. Sekarang dia desainnya lebih simpel tapi tetap ekspresif ya. Apalagi dengan light bar sepanjang ini ya, dari kiri ke kanan. ini punya motif yang seperti lorengnya harimau. Ada bagian-bagian yang hitam, ada bagian yang merah ini. Itu kayak loreng harimau. Tapi yang paling unik adalah di belakang sini itu cuma punya emblem cross. Jadi ee teman-teman bisa aja nyebut mobil ini cari cross gitu ya. Padahal namanya Tigo Cross karena dia ada di Tigo series desainnya Tigo gitu ya. Dan memang dibandingkan Tigo 5X, si Cherry Tigo Cross itu desainnya lebih simpel, lebih universally accepted ya. Kalau yang TIGO 5X yang dengan lampu lamanya itu mungkin teman-teman ada yang suka, ada yang enggak suka karena desainnya ya agak kontroversial. Sementara yang ini itu lebih simpel, lebih neat gitu ya. Bahkan saya suka di bagian sini untuk reflektornya itu lebih simpel gitu kelihatannya ya. Kira-kira menurut teman-teman gimana desain si Tigo Cross? Tulis komentar. Oke, sebelum kita masuk ke interior dari tig cross, kita bahas dulu bagasinya. Dan memang untuk mobil sekecil ini itu punya banyak kendala soal akomodasi, terutama barang dan penumpang ya. Tapi enggak digocross. Ini lega loh. Ini kemarin saya bawa ke Bogor kan dan dia memuat tas kita bertiga terus ee lalu ada sepatu dua itu masih muat dan kalau saya kalkulasiin ini muat satu koper besar buat perjalanan atau flight ke internasional. Ini lega banget. untuk dari space-nya. Terus memang untuk space-nya yang ke bawah itu enggak terlalu banyak karena di bawah sini ada space saver ya, ada ban serep dan kalau misalnya teman-teman mau misalnya lebih lega gitu ya, butuh ee ruang buat barang panjang gitu ya, ini bisa dilipat rata meskipun enggak rata-rata banget sih. bisa kelihatan ya, dia enggak terlalu rata. Cuma menurut saya ini udah cukup untuk misalnya teman-teman ee mau naruh kayak lemari kecil gitu ya atau misalnya kayaknya sepeda enggak cukup ya, sepeda kecil lah ya, buat di sini. Jadi kalau menurut saya ya dari segi akomodasi barang ini oke banget dan kayaknya sih bisa dimasukin satu lagi tambahan nih kayak buat penutup privasi gitu ya bagian sini. Cuma di mobil ini itu enggak ada gitu. Sekarang kita masuk. Sekarang kita ke interior untuk bahas tadi lanjut dari akomodasi bagasi ke akumodasi penumpang. Memang salah satu problem dari Compact SUV adalah eh platformnya kan kecil ya, rata-rata mobilnya tuh di bawah 4.000 mm. Tapi untuk Tigo Cross dan 5X pada sebelumnya itu dia enggak masalah. Soal akomodasi penumpang ini lega banget. Saya tingginya 165 cm. Ini joknya udah diatur ketinggian saya dan lebih dari 10 jari. Hm. Very good. Ini very good banget. Dan di depan sini udah dapat buat dokumen juga. Sementara untuk headroom-nya juga lebih dari 5 jari. Jadi teman-teman enggak ngerasa kecil di sini. Ngerasa pantas tapi ee dengan akomodasi yang lebih lega. Jadi kesannya tuh spous banget. Memang untuk tempat nyimpan barang gitu ya standar aja. Di sini ada tempat buat HP gitu ya. Dokumen yang tadi kita sebut ya. Dokmen juga. Dan di samping sana ini udah ada bottle holder sama ada tempat kecil juga. Ini ada kayak nih kalau mau nyelipin sesuatu kecil di sini juga bisa sih. Dan arm rest dan cup holder. Ini yang membuat si tig cross ini jadi semakin mewah di dalam ketimbangnya. Tapi sayangnya di bagian sini tuh amenitiesnya agak kurang sih kayak USB atau conttrol AC dia masih belum punya. Dia cuma dapat ventilasi doang ya. Seat belt standar terus sudah dapat ISOFIX juga jadi sudah aman. Cuma kalau teman-teman mau lihat fiturnya kita ke depan. Let's go. Oke, sekarang kita masuk ke bagian depan dari Tigo Cross. Dan memang paling kelihatan itu adalah ubahannya dibandingkan Tigo 5X pada versi sebelumnya. Ini dashboardnya sekarang lebih modern. Masih dengan sentuhan-sentuhan terbaik ya di dashboard-nya, di door card-nya. Ini kualitasnya juga oke banget. ini di dashboardnya memang enggak terlalu apa ya, enggak terlalu ekspresif, enggak terlalu jorjoran ubahan desainnya, tapi masih dengan kesimpelan. Ini instrumennya, head unitnya itu layar dan udah menyatu. Jadi, mirip seperti Omoda 5 dan juga Omoda 5GT pokoknya kakaknya ya. Dah gitu di konsol tengahnya ini sekarang tetap besar tapi memang bukan model yang floating ya yang ada ee tempat buat naruh barang di bawahnya. Cuma ee di sini tuh benar-benar khasnya Tigo series. Kontrol AC-nya memang bukan yang paling advance tapi ee masih dengan pencet-pencetan. Nah, gitu di bagian sini itu ya tuas transmisi sama buat EPB doang dan juga ada cup holder gitu. Oke, kita kesampingkan dulu soal ubahan desain dan kaun-kaun. Sekarang kita ngomongin fiturnya dan yang paling kelihatan adalah sunroof. Ini power sunroof. Jadi kalau dibuka wah jadi makin terang. Tapi memang bukan panoramic sunroof ya. Jadi cuma sunroof doang. Terus di head unit itu sekarang udah dapat Apple CarPlay, Android Auto yang wireless dan juga udah ada virus controlnya juga, tapi belum dapat kayak apa namanya? Kayak maps gitu ya. Jadi belum dapat, udah dapat kamera 360 juga. Terus instrumen digitalnya juga sangat informatif dan sudah dapat trip komputer. Tapi yang paling kelihatan di sini adalah ADAS-nya. Adasnya itu banyak banget. Eh, tapi saya enggak mau sebut semuanya ya, saya sebut yang highlight-nya aja. Pertama ada adaptive cruise control dan juga dapat integrated cruise assistance dan traffic jam assist. Jadi dia setidaknya bisa mengemudi sendirilah terutama di e kemacetan ataupun di tol gitu ya. Jadi lebih nyaman. Terus apalagi ya? Dia udah dapat forward collision systemnya juga jadi dia bisa ngrem sendiri. land keeping assist, land following juga udah ada. Tapi overall dari segi fitur teman-teman dapat banyak di sini dapat banyak hal lah ya. Kira-kira kalau dari driving gimana ya? [Musik] aja teman-teman sekarang kita ada di Bali kemudios yang harganya Rp279.500 500 vari premium ya enggak sampai Rp280 juta udah dapat fitur ADAS lengkap ini ADAS yang lengkap terus dapat 6 airbag dapat sunroof fiturnya lengkap banget dan mungkin teman-teman kepo nih seperti apa rasa berkendaranya sih dari performanya dulu eh resepnya memang sama seperti Tigo 5X ya mesinnya 4 silinder 1500 cc ee tenaganya 114 dk dan torsinya itu 138 Newton meter disalurkan ke roda depan lewat transmisi CVT. Jadi ee dari segi resepnya itu masih sama seperti misalnya apa WRV gitu ya, seperti Sonet 1500 NA gitu. Ee tapi memang paduan 1500 N sama CVT itu bukan yang paling kencang ya. E dari segi akselerasi apalagi ini Tigo Cross dan juga Tigo 5X kalau ngelihat dari datanya gitu ya memang bukan mobil yang paling kencang berakselerasinya. 0 ke 100 dalam waktu ini ya tig cross 15,8 detik. Ee sementara 5X itu yang sebelumnya tuh di 14,7 detik ya. Jadi eh meskipun dia lebih lambat, Tig 5X juga lambat ya. Jadi e dari akselerasi sih biasa aja gitu. Cuma kalau sensasinya di bagian bawah, di putaran bawah dia cepat berespons. Tapi ketika dia udah di bagian atas gitu ya, putaran atas dia udah kayak kehabisan napas gitu. Jadi ee ke 100-nya itu malah cenderung lebih lama dibandingkan kayak rival-nya gitu mungkin ya. Suspek saya sih eh di final drive ratio-ya yang lebih panjang gitu. Soalnya di konsumsi BBM-nya City Go Cross itu lebih irit di rute dalam kota 12,8 km/l, which is actually good. Good, good banget gitu loh. Lalu di rute kombinasi dia itu 17,8 km/l. 17,8 di tol itu 16,6 km/l. Jadi ee di jarak jauh khususnya di kombinasi dan di tol dengan e konsumsi seperti itu itu dia lebih irit gitu loh dibandingkan bahkan dibandingkan 5X sebelumnya cross itu jauh lebih menenangkan kalau misalnya teman-teman bawa jarak jauh gitu enggak usah mikir e bensin banyak-banyak bahkan kalau saya ngisi bensin gitu ya bahkan cuma 20 liter gitu di indikatornya di sini tulisannya bisa sampai 700 100 km. Wow. Padahal cuma separuh gitu. Wow. Jadi kayak dari jarak jarak tempuhnya jauh gitu ya, terus dari konsumsi BBM-nya yang oke di kombinasi dan tol ini menurut saya sih dari kemampuan jarak jauhnya ini oke gitu. Bagaimana dengan rasa berkendara? Yang saya notice ee ketika saya nyetir ini adalah kenyamanannya. Ini set suspensinya memang agak lebih keras daripada Cherry atau daripada mobil Tiongkok yang lainnya gitu ya. Tapi dia masih tetap empuk gitu. Nih saya libas ke speed trap itu rasanya tuh masih ada empuk-empuknya meskipun agak keras dikit. Mungkin kerasnya diban sih cuma eh secara overall itu masih tetap enak, masih tetap nyaman, joknya nyaman meskipun dia e manual ya pengaturannya. Terus ee posisi duduknya enak, space-nya di belakang juga enak, kekedapan kabinnya juga oke. Jadi ya menurut saya em dia lebih ke arah nyaman nih. Tig cross itu lebih ke arah nyaman. Kalau yang lainnya kan mungkin dia punya memiliki rasa yang sporty gitu ya. Ini ke arah yang nyaman. Bahkan ketika ee saya belokan gitu ya, mungkin saya akan bilang, "Kata siapa sih mobil Tiongkok itu bisa apa namanya enggak asik gitu ya." Padahal ya oke. Eh, body roll-nya masih kerasa, tapi ini rasanya asik gitu loh. Untuk sebuah mobilkok dengan suspensi yang empuk ini rasanya oke dari handlingnya. Kemampuan kemampuan apa namanya? Menikungnya ini masih oke. Terus apa lagi nih? Oh, iya. setiringnya itu bisa diubah modenya bisa comfort. Kalau comfort bisa teman-teman bisa satu jari gitu ya maininnya. Terus kalau misalnya sport dia agak lebih berat tapi sayang cuma bobot setirnya doang yang diubah bukan set suspensinya, bukan apa-apanya cuma bob setirnya. Tapi menurut saya itu cukup untuk membuatnya lebih asik gitu. Handling-nya oke menurut saya, terus suspensinya dia cenderung nyaman. Jadi kalau saya simpulkan nih dari rasa berkendara kalau teman-teman mau jarak jauh gitu ya e dengan adasnya yang lengkap, adaptive cruise control gitu ya, terus ada ICA-nya juga, intelligent cruise assistance-nya juga, terus apalagi traffic jam assist, terus ada blind spot monitor dan juga rear cross traffic alert juga. Ini kalau buat jarak jauh itu oke oke banget gitu sih. Yes, teman-teman. Cherry Tigros ini menurut saya adalah compact SUV yang apa ya? Paling murah harganya. Bukan paling murah sih, paling terjangkau harganya. Dengan harga kompetitif mulai dari Rp249.500 untuk varian convert. Untuk varian ini premium itu Rp279.500 tapi udah dapat banyak banget. Adas udah dapat safety lengkap ada 6 airbag ya dan segala pendukungnya seperti ISOFIX ya. Belum lagi dari segi fitur juga oke dan juga kenyamanannya itu oke banget untuk jarak jauh gitu ya. Ini mobil juga oke. Tapi memang ada beberapa problem di Tigo Cross ini ya. Memang bukan yang paling kencang akselerasinya biasa aja gitu ya. Lalu dari segi konsumsi BBM dibandingkan rivalnya, rivalnya itu ada yang lebih irit tapi dibandingkan pendahulunya Tigo 5X tig cross ini jadi jauh lebih baik. Tapi eh tunggu dulu, ini bukan varian yang terbaik karena Tigross itu masih ada satu lagi varian yang belum rilis yaitu Tigo Cross Hybrid. Mungkin teman-teman akan e lebih kepo dengan tig cross hybrid ya. Seperti apa iritnya, seperti apa performanya dengan keren yang seperti ini gitu. Apalagi dengan harga yang lebih menarik ya mungkin. Itu aja dari saya. Jangan lupa like, subscribe. Terima kasih sudah menonton video ini dan sampai ketemu di video berikutnya ya. Dadah.
