Jungkat

Citroën C3 : Kaki kiri kerja❗ (YouTube Video)

  • 14/09/2025

Simpel tapi enggak semua orang bisa. Transmisi manual. [Musik] Yes, kali ini kita akan bahas Citroen C3 manual. [Tepuk tangan] Hai guys, welcome back Itu Max dengan saya Satria Katana dan sebelah saya sudah ada mobil paling terjangkau dari keluarga Citroen C3 manual. Kalau E3 kan yang listrik ya, yang C3 doang itu pakai mesin 1200 cc manual 5 speed dan sekarang kuncinya bagusnya udah flip kayak gini. Sebenarnya perubahan di mobil ini tuh sudah dibahas sama Hilsat ya 67 bulan yang lalu kalau enggak salah. Sekarang kita kepengen nyobain mobilnya. Jadi setelah perubahan itu rasanya gimana, kita pakai dalam kota gimana? Plus ada satu hal sih yang membedakan mobil ini dengan kebanyakan mobil di kelasnya. Kalau mobil-mobil di kelasnya biasanya LCGC sih ya. Dia ditawarkan dengan dua opsi transmisi, manual tentunya dan otomatis. Otomatisnya bisa CVT, bisa yang masih converter atau gimana gitu ya. Tapi mobil ini hanya ditawarkan dengan transmisi manual aja. Emang sempat ada selentingan yang di city mau dijual, tapi kalau di city dijual harganya akan lumayan mepet dengan C3 Air Cross, tapi ya mungkin resiko dan sebagainya akhirnya enggak dipertimbangkan untuk masuk Indonesia. Dijual doang yang manual. Nah, kita juga akan bahas ya beberapa hal ee tentang transmisi manual ini. Karena transmisi manual ini walaupun dengar-dengar banyak ditinggalkan, tapi juga masih banyak pecintanya. Jadi, enggak usah lama-lama, kita langsung driving aja. Gimana rasanya? Oke, jadi kita mulai driving naik si Citroën C3 facelift lah ya 2025 ini. Dan sebelum kita masuk ke mobilnya, seperti yang saya sebut sebelumnya ya, saya kepengin ngebahas tentang mobil manual di 2025 dan ee kita udah lempar postingan ya di Instagram. nanyain sih lebih tepatnya eh siapa sih yang masih pakai mobil manual sekarang dari follower-follower kita dan ceritain dong pengalamannya apa aja pakai mobil manual masih pakai kenapa ee yang udah enggak pakai juga kenapa dan ribuan orang nge-vote di situ dan banyak banget yang komen entar kita akan cantumin beberapa yang e komennya menarik dan intinya sih kalau ee saya perhatiin ya masih banyak loh yang pakai manual eer itu antara karena mereka enggak tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung gitu ya atau ya masih tinggal di kota besar karena mungkin ee mobilnya punyanya manual gitu ya. Nah, kita akan bahas tiga hal ee yang mungkin jadi consideration gitu ya. Plusnya kalian pakai manual di 2025 dan juga tiga hal lagi yang lain, consideration juga minusnya kalau kalian pakai manual di tahun 2025. Kita mulai dari minusnya dulu ya. Balik lagi ini consideration ya, pertimbangan kalau kalian e udah punya mobil manual, pengin ganti lagi manual atau baru mau pertama kali pengin punya mobil dan pertimbangannya secara budget dan sebagainya itu manual. Pertama kalau kalian pakai mobil manual, kalian akan masuk ke kaum K3 bukan keselamatan keamanan kerja, bukan. Maksudnya kaki kiri kerja. Jadi, kaki kiri kalian enggak akan diam karena kaki kiri kalian harus ngopling. Tapi setidaknya mungkin kalau selorohannya banyak e follower kita, kaki kanan sama kaki kiri besarnya sama. Kanan sama-sama kerja, adil gitu ya. Nah, kaki kiri kalian kerja, tangan kalian akan lebih banyak kerja karena ngoper di 1 2 3 4 5 gitu atau turun lagi. Nah, kalau kalian emang e willingly untuk kakinya kerja dan tangannya lebih kerja ya enggak apa-apa, enggak masalah. Cuma balik lagi kaum kaki kiri kerja dan juga tangan kerja ini akan mulai kagok kalau ketemu yang namanya macet. Terutama kalau kalian kerja di atau kalian hidup di ee kota-kota besar gitu ya. Jadi pertama kaki kiri tangan akan lebih kerja dan kalau macet pasti lebih ribet. Kedua, kalau kaki kalian itu belum disekolahin, ada kemungkinan justru pakai manual karena kan lebih boros. Kenapa? Karena balik lagi eh manual ini benar-benar kita fully in control ya. Kalau kalian eh bejek juga pasti otomatis ee akan lebih boros dan itu kalian untuk beberapa mobil manual tentunya kalian harus tahu switch spot-nya putaran mesin tertentu di mana kalian harus ngoper dan tentunya Citroid di sini ada indikatornya ya. Dan ketiga opsinya enggak banyak. Oke memang ee masih banyak mobil yang ditawarkan opsi antara transmisi manual dan juga transmisi matic. Tapi makin ke sini makin dikit. Beberapa mobil sudah ditawarkan hanya untuk matic only ya. Karena memang penggunanya mungkin kebanyakan ee konsumennya kepenginnya matic. Terutama untuk harga tertentu ya. Kalau kalian harga yang under 200, 200 sampai 300 masih banyak opsi manual. Tapi kalau satu-satunya mobil yang ditawarkan hanya manual mungkin kayaknya tinggal Citroon C3 ini aja. Itu tiga minusnya. Tiga plusnya. Pertama tentunya kalian fully in control untuk mobil kalian. Kalian bisa atur di gigi berapa kalian mau jalan. Kalian mau jalan 40 km/jam, gigi 4, gigi 5 juga monggo kalian kepengin jalan ee gigi 1 sampai 30 km/h juga monggo. Dan itu kepakai banget kalau kalian lagi ngadapin jalan-jalan tertentu. Contoh tanjakan ya, turunan itu ya. Kalian bisa pakaiin ee gigi-gigi ini sesuai dengan kebutuhan kalian. Kedua, balik lagi kalau kaki kalian itu sudah disekolahin, karena kalian balik lagi juga full in control untuk mobil kalian, tentunya kalian bisa mendapatkan efisiensi BBM yang harusnya lebih bagus. Balik lagi ya, matic sekarang zaman sekarang juga udah pintar-pintar. Banyak juga yang konsumsi BBM juga bagus-bagus. So, balik ke opsi kalian masing-masing. Dan yang ketiga, umumnya pada umumnya e perawatan mobil manual itu lebih murah dan lebih mudah. Jadi dibandingkan ee otomatis apalagi ee mobil otomatis yang ribet gitu ya, yang komponennya banyak kayak di City dan sebagainya, itu tentunya mobil manual seperti ini akan lebih e mudah dan murah untuk dirawatnya. Oke, itu untuk masalah permanualan kita bahas masalah mobilnya. Nah, kalau ngomong si manual ini ee pertama visibility dan juga eh NVH. Gimana untuk visibility ini mobil? Saya udah posisiin duduk di posisi duduk paling rendah. By the way, ini kursinya bisa naik turun, recline dan juga sebagainya. Oke, setirnya sayangnya cuma tilt doang dan posisi duduknya di posisi paling rendah seperti yang saya lakukan ini, yang saya coba ini, posisinya masih komending banget. Ini plat mesin aja masih kelihatan untuk sebuah city car ini rasanya SUV banget ya. Visibility ke depan jadinya bagus, spion ke belakang sayangnya ya balik lagi yang masih manual. Tekuknya manual, aturnya juga manual dengan tongkat sakti seperti ini. Tapi minimal ini tongkat sakti ini masih lebih mengembantu daripada enggak ada sama sekali, daripada kalian harus ee totol-totol gitu ya. Tapi memang kesannya secara look jadul banget gitu loh. Ada tongkat sakti kayak gini ya. Nah, ke belakang sebenarnya oke juga, tapi memang kalau ke belakang dibantu dengan sensor parkir dan juga ada e kamera mundurnya. Nah, terus bantingannya gimana ini? Ini salah satu yang kita suka banget dari Citroën. Ini mobil bantingannya enak banget, empuk banget. Kalian kalau ngelewatin jalanan-jalanan yang agak babi ini, kita ngelewatin jembatan nih agak lompat begini enggak berasa. Masih enak banget ini. Turun. Nah, masih enak juga. Bahkan ini depan ada speed trap ya, ada speed bump. Kita lewatin aja gigi dua 40 dan masih enak masih enak banget ini bantingan ciri khas bantingan yang kalian tidak akan dapatkan di harga segini biasanya di harga under 200 atau R00 jutaan deh itu mobil-mobil budget dengan suspensi yang setup-nya juga budget rata-rata keras atau kaku. Kalaupun enggak sekeras atau enggak sekaku itu pun mungkin kentang biasanya. Kalau di mobil ini nyaman banget. Ini memang salah satu eh poin yang mungkin bisa memikat calon konsumen dari mobil ini gitu. Nah, di luar itu juga mobil ini menggunakan ban yang lumayan tebal ya, 195/65. Bob tuh e profilnya 50, 55, 60 dia kasih 65. Jadi emang tebal banget. Tapi memang nanti akan ngaruh ke konsumsi BBM juga sih. Nah, bandingan yang nyaman banget ini kan emang sesuai dengan eh apa ya value-nya dari Citroin ya, flying carpet ride. Tapi memang biasanya flying carpet ride itu lumayan identik dengan mobil-mobil yang secara budget lebih tinggi ya. Tapi ini bisa kita ngomong ini flying carpet ride versi budget. Versi budgetnya aja enak ya, apalagi yang versi enggak budget gitu ya. Nah, selain Flying Carpet Ride, Citro ini kan juga terkenal dengan yang namanya Kukun effect atau efek kepompong gitu ya. Memang kalau kita compare dengan mobil sekelas harganya dari mobil ini ee kekedapan kabin terutama untuk kekatan kekedapan dari samping ya ada motor lewat dan sebagainya itu memang bagus tapi kolong dan juga mesin ini suaranya lumayan masuk. pertama kalau mesin udah 2000-an RPM, 2000 something, 2.500 gitu mulai masuk 3.000 udah masuk banget kali lagi mesin 3 silinder juga ya dan kolong kayaknya bannya sih memang agak berisik ya dan kegedapan kabin dari kolongnya juga enggak terlalu bagus-bagus amat jadinya kolong dan mesinnya itu masuk banget itu untuk masalah kehadapan kabin. Nah, mesin sekarang mesin 1200 cc 3 silinder EB2F ya. Ini mesin yang dipakai sama Citroen C1 dari sejak tahun 2014-an dan tenaganya sekitar 82 E PS di 5750 rpm. Torsinya sekitar 115 e newm di 3.700 kalau enggak salah ya, 3.000-an RPM kalau enggak salah. Jadi kerasa banget ini mobilnya e torsinya jambak. Kalau kita lagi jalan kayak gini kita agak bejek aja. Ini torsinya lumayan berasa untuk mobil sekecil ini ya. Jatuhnya agak seruntulan sih. Terutama dikombinasikan dengan transmisi manual 5 speed yang dia ini ee secara perpindahan giginya atau rasionya itu rapat-rapat. Rasanya kayak kepengin diajak agak ngebut-ngebut aja gitu jadinya seruntulan. Dan ini nih yang agak bahaya nih. Karena kalau kalian bawanya seruntulan dan emang apa ya terbuai dengan ee torsi serta transmisinya jatuhnya nanti enggak irit. Klaim konsumsi BBM-nya sih dari Citroen 19,8 km/l. Tapi kita sendiri sih ngejalanin kalau di mid aja itu e mungkin sekitar 113-an lah. Tapi kita akan e coba full to nanti ya dengan BBM RON92. Karena saya akan masih akan pakai mobil ini beberapa hari ke depan. Nanti saya akan cantumin aja di bawah ee dapat full to full-nya berapa ya. Nah, yang lain yang mendukung mobil ini sebenarnya cocok buat mobil daily dalam kota itu karena tangkinya kecil. Tangki mobil ini cuma 30 L. Jadi ya kalau mobilnya bisa sesuai klaim aja hampir 120 ya dia bisa jalan 600 kilo sih kita enggak terlalu percaya ya. Cuma kalau kita ngomong aja dia bisa dapat 115 saja. 115 dengan 30 L ya bisa 450 kilo itu sudah termasuk oke untuk dalam kota ya. mungkin seminggu sekali ee ngisi bensin atau mungkin bisa lebih dikit sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dan ingat ya, mesin 3 silinder ini dia karena silindernya dia ganjil tentunya dia enggak ini ya, enggak balance biasanya dikasih balance shaft tapi tetap aja mungkin enggak akan balance mesin 4 silinder. Jadi getarannya akan kerasa di putaran-putaran rendah. Dan mobil ini tuh mesinnya berisik dan kasar. Jadi beberapa orang mungkin akan ngerasa kayak suara mesin diesel ya, karena emang mesinnya agak kasar dan juga lumayan berisik suaranya. Nah, masih ngebahas tentang mesin sih. Mesin 3 silinder dengan torsi yang tadi 115 Nm itu perpindahan gigi yang rapat. Ini cocok buat kalian yang suka stop and go dalam kota gitu ya. Jadi ee kebanyakan mainnya di putaran bawah ya. Kalau kalian sering kena apa macet atau mungkin kena ee traffic light ini mobil buat akselerasi sih cukup enak. Plus ee kalian harus ee pahami bahwa mesin 3 silinder itu punya karakteristik yang spesial ya, khusus gitu ya. Ada beberapa switch spot untuk putaran mesinnya dan kalau kalian e agak under gitu ya, agak giginya agak tinggi tapi kalian agak santai, tiba-tiba bisa aja drop gitu. Kalian harus cepat-cepat ee turunin giginya. Bagusnya di sini ada echo indikator. Jadi ada kayak bar gitu ya. Kalau kalian semakin echo ya semakin hijau, semakin e full. Tapi kalau kalian makin boros akan jadi kuning merah gitu ya. Dan ee ada indikator juga harus gigi naik atau gigi turun bantu kalian kalau yang mungkin masih awal-awal banget pakai transmisi manual tapi transmisi manual. Untuk over-opernya juga lumayan presisi, koplingnya juga enteng. Pedal ee remnya juga dia lumayan empuk ya dan bisa ditakar. Tapi mungkin posisi antara kopling ee rem dan juga pedal gasnya ini posisinya agak sempit gitu, agak-agak mepet gitu. Mungkin butuh pembiasaan aja. Nah, terakhir fitur fitur dari mobil ini ya namanya juga mobil budget ya, enggak bisa expect banyak-banyak juga. Kita udah bersyukur karena di versi facelift ini nambah fitur tapi harganya malah turun. Nambah fitur yang paling krusial menurut saya belakang ada ISOFIX airbag-nya jadi en termasuk ada di pilar ya dia ada airbag pilarnya bagus terus dia juga sudah mendapatkan mid atau panel instrumen yang baru yang turunan dari kakaknya si Cri Aircoss udah fully digital dan berwarna pula informatif pula cuma menurut saya enggak terlalu enggak terlalu pintar ya karena saya sudah isi full tank mobil ini ee ee berapa hari yang lalu dan saya sudah pakai mobil ini sejauh 50 km. Tapi sisa range-nya ini baru turun nih kemarin-kemarin 314, 315 malah naik. Ini baru turun 1 kilo 313 padahal saya sudah pakai 50 km lebih. Jadi kayaknya memang ee untuk konsumsi BBM dan average-nya kita enggak bisa sepenuhnya percaya banget sama angka ini. Makanya saya mau full to nantinya ya. Dan yang bagus lagi adalah dia layar 10 inci untuk infotainment-nya ini sudah support Android Auto dan juga Apple CarPlay yang sudah wireless. Itu bagus. Jadi kita enggak usah colok-colok kabel lagi. Kalau mau colok kabel tinggal ee buat ngecas aja gitu ya. Dan juga dia cukup fluid juga. Tampilannya juga mudah dimengerti. Udah sih kalau fitur itu aja. Satu hal mungkin yang fiturnya enggak dikasih dari versi India itu adalah AC digital. AC-nya di sini masih manual aja. ABS, EBD juga masih ada. Pengatur ee ketinggian lampu yang manual juga dia masih ada. Udah kalau fitur sih standar aja ya. Oke, jadi kita udah nyobain ya rasa driving-nya gimana. So far sih sebenarnya masih mirip dengan C3 yang pre faft-nya ya. Tapi memang dengan tangan fitur dan sebagainya dia lebih aman. Sekarang juga bisa lebih bawa anak juga lebih aman. Ada ISOIX dan sebagainya. Dan kita juga mau tunjukin gimana bagasinya dengan koper 28 kabin dan juga ya tas-tas seperti itu. Masih cukuplah. Kalau kalian mungkin diusir sama istri kalian karena ketahuan beli Nintendo Switch 2 ya bisa pakai mobil ini ya. Oke, sebelum kita masuk ke kesimpulan tentang mobil ini, kita akan membahas sedikit beberapa fun fact dan juga plus minus dari mobil ini secara keseluruhan. Pertama, fun fact-nya mobil ini walaupun namanya C3 tapi C yang kita dapat bukan Cri yang di Eropa. CRI yang kita dapat adalah CRI yang versi India, generasi ketiga yang ada di India. Sedangkan sebenarnya secara global C itu sudah generasi keempat. Jadi generasi keempat dan juga generasi ketiga yang di India sekilas agak mirip tapi sebenarnya beda sih. Kalau yang Eropa lebih Eropa bangetlah. Yang ini ya Asia gitu ya. Dan dibandingkan versi India juga dia punya beberapa fitur yang gak ada. Contohnya adalah AC climate control yang digital gitu ya. Di dalam itu enggak ada. Dia masih putar-putar yang ee manual aja gitu. Dan mobil ini juga menjadi salah satu mobil passenger di Indonesia yang hanya ditawarkan untuk opsi manual aja. Enggak ada matic-nya sama sekali. Nah, plus dan minus apa yang kita suka dan apa yang kita enggak suka dari mobil yang kita suka tentunya dia mukan bantingan yang enak. dia punya kegedapan kabin yang lumayan bagus. Mesinnya torsinya berasa banget. Transmisi manualnya juga dia ee cukup rapat ya rasionya. Jadi buat stop and go dia enak. Tapi balik lagi karena dia manual kaum kaki kiri kerja. Mungkin buat kalian yang ee tinggalnya di kota-kota besar yang macet banget yah begitulah build quality mobil ini. Bal budget build quality-nya juga enggak gimana-gimana banget dan juga untuk kabinnya juga enggak terlalu lega. Nah, kesimpulannya buat siapakah mobil ini? Pertama, buat kalian yang masih mau pakai manual. Kalau enggak mau ya ya jangan beli mobil ini gitu, enggak ada maticnya. Kalau masih mau pakai manual, silakan pertimbangkan, silakan test drive. Kedua, kalian kepengin mobil kota aja, dalam kota aja, tapi ee dia punya stens ala SUV, terutama ground curcy-nya lumayan tinggi, 180 mm. Udah lebih dari cukup untuk kota-kota e pada umumnya Jakarta dan sebagainya ngelewatin lubang dan sebagainya masih cukup aman. Dan kalau kalian pertimbangin banget yang namanya bantingan yang nyaman, karena di level mobil ini rata-rata keras atau kaku atau kentang malah kalau mobil ini nyaman banget. Kalau kalian merasa tiga itu ya ee pertimbangan itu silakan coba silakan test drive. Kalian bisa coba mobil-mobilnya Citroin ini di dealin Citroin atau di Stellantis Brand House. Kalau Stelantis Bandhouse itu jual Citroin dan juga jual Jeep ya. So, itu aja dari Autton Max kayaknya. Kita juga mau ucapkan terima kasih pada teman-teman dari Stelantis Brand Houseous yang ada di Surabaya yang sudah pinjamin mobil ini selama berapa hari? Agak lama ya, hampir seminggu. Tapi enggak ada campur tangan apapun dari pihak Stantis terhadap hasil review kali ini. Oke, itu aja. Sampai ketemu di video selanjutnya. Kalau kalian suka boleh like, share teman-teman kalian. Komen juga di bawah, subscribe buat yang belum dan juga mampir ke Instagram, TikTok dan juga website-nya. Saya Satre Katana undur diri. Bye.

Lihat di YouTube